Kunjungi Korban Kericuhan Suporter dengan Aparat Kepolisian, Kapolres Gresik Minta Maaf

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengunjungi sejumlah korban luka diduga terkena gas air mata dalam kericuhan suporter dengan aparat kepolisian di Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. 

Perwira dua melati di pundak itu menjenguk korban bersama Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia pada Senin, 20 November 2023. Adhitya Panji Anom kali pertama mengunjungi korban Ahmad Vito Rochim di Perum Cerme Indah, Desa Betiting, Kecamatan Cerme. Vito sempat dirawat di RS Ibnu Sina Gresik akibat terkena gas air mata. Mata sebelah kanan masih dibalut kain perban.

Selama hampir 60 menit Kapolres Adhitya Panji Anom bertemu dengan Vito yang memakai jersey warna kuning berlambang kerbau giras itu. Kunjungan berikutnya menuju ke rumah 

Lutvian Decky. Pemuda 25 tahun ini warga Jalan Kihajardewantoro, Desa Padeg, Kecamatan Cerme. Decky mengalami luka di bagian kepala akibat terkena lemparan batu.

Dalam kunjungannya, Kapolres Gresik menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat laga Gresik United versus Deltras Sidoarjo. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus bentrokan tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada saat laga Gresik United vs Deltras Sidoarjo. Kami juga akan menindaklanjuti kasus bentrokan tersebut secara profesional,” ucap Kapolres Gresik.

Kapolres Gresik juga menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi home visit bagi korban bentrokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi korban. “Kami siap memfasilitasi home visit bagi korban bentrokan. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi korban,” kata Kapolres Gresik.

Kunjungan Kapolres Gresik ini disambut baik oleh keluarga korban. Mereka mengapresiasi upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus bentrokan tersebut. “Kami mengapresiasi upaya kepolisian untuk menyelesaikan kasus bentrokan ini. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata keluarga korban.

Seperti diberitakan, kericuhan antara suporter dengan aparat kepolisian terjadi pascapertandingan Gresik United menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Joko Samudro pada Minggu, 19 November 2023. Dalam laga kelanjutan Liga 2 itu, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu keok 1-2. Kericuhan itu mengakibatkan 7 suporter dan 10 anggota Polres Gresik mengalami luka-luka. Untuk membubarkan aksi itu polisi akhirnya menembakkan gas air mata. (yad)

Kunjungi Korban Kericuhan Suporter dengan Aparat Kepolisian, Kapolres Gresik Minta Maaf Selengkapnya

7 Suporter dan 10 Aparat Keamanan Mengalami Luka-luka, Ricuh Pascapertandingan GU Menjamu Deltras Sidoarjo 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengaku prihatin kericuhan pascapertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Minggu, 19 November 2023. Kericuhan itu mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka. Rinciannya, tujuh korban dari pihak suporter dan 10 orang dari pihak aparat keamanan. Lima diantaranya masih menjalani perawatan hingga dinihari karena mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu.

Menurut Adhitya Panji Anom kericuhan tersebut dipicu oleh kekecewaan suporter Gresik United atas kekalahan tim kesayangan mereka saat menjamu Deltras Sidoarjo. Skor 1-2. Kekecewaan tersebut kemudian diekspresikan dengan melakukan pelemparan batu terhadap kendaraan bus pemain Deltras Sidoarjo.

“Sehingga pihak Kepolisian mengambil langkah-langkah preventif dengan menembakan gas air mata secara prosedur di luar stadion untuk membubarkan massa,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Minggu malam, 19 November 2023. Adhitya didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra dan Humas Polres Gresik melanjutkan peristiwa itu mengakibatkan kerusakan material dan korban luka, baik dari pihak suporter maupun petugas kepolisian.

Dari kejadian tersebut ada korban dari pihak suporter ada 7 orang luka-luka dan dari pihak aparat keamanan sebanyak 10 orang. Lima diantaranya masih menjalani perawatan hingga dinihari karena mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu. (yad)

7 Suporter dan 10 Aparat Keamanan Mengalami Luka-luka, Ricuh Pascapertandingan GU Menjamu Deltras Sidoarjo  Selengkapnya

Pelaku Curanmor Apes, Terendus Polisi, Tinggalkan 2 Unit Motor, 1 Pelaku Ditembak

GRESIK,1minute.id – Satu lagi penjahat yang beroperasi di wilayah hukum Polres Gresik harus merasakan timah panas senjata milik anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik. “Hadiah” itu diberikan karena tersangka berinisial AZ berusaha kabur ketika akan ditangkap. Dua peluru bersarang di bagian kaki kiri pemuda 28 tahun ini yang ditengarai spesialis pencurian kendaraan bermotor di kawasan permukiman di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Diantaranya, kali terakhir beraksi di kawasan permukiman Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023. Sepeda motor Honda Vario milik korban digasak AZ bersama koleganya berinisial UZ, 24, melarikan diri dan masuk daftar pencurian orang ( DPO) itu.

“Pelaku kami amankan ketika beberapa jam setelah kejadian. Tapi, satu pelaku lainnya melarikan diri,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023.

Menurut keterangan polisi, pada Sabtu, 11 November 2023 sekitar pukul 03.00 WIB, anak buah Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik sedang melakukan penggal jalan di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan terjadi kriminalitas jalanan. Tim reserse mobile (resmob) dipimpin oleh Ipda Komang Andhika, Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Gresik melihat ada motor Honda Vario nomor polisi bila dibaca ” M 4444 NJA melintas di Jalan R.A.Kartini, Gresik.  Motor melaju kecepatan tinggi. Dibelakang ada motor Honda Vario lainnya.

Insting polisi mencium gelagat mencurigakan sehingga kemudian melakukan pengejaran. Dua pengemudi motor melaju ke Jalan Mayjend Sungkono, Kebomas. Merasa aksinya tercium polisi, mereka lalu meninggalkan kedua motor tersebut di pinggir jalan. Selanjutnya, kabur dalam semak-semak. Polisi terus melakukan penyisiran hingga menjelang Subuh. Hanya terduga berinisial AZ terlihat. Tembakan peringatan tidak digubris sehingga timah panas diarahkan ke bagian kaki. Tersangka AZ meringis kesakitan.

Dalam  pemeriksaan, pemuda 28 tahun itu “menyanyi” bersama UZ, 24, membongkar pagar dan menggasak sepeda motor warga. Namun, mereka nahas tertangkap sebelum menikmati hasil dari kejahatannya. “Kedua pelaku berangkat dari Surabaya menuju Gresik mencari sasaran,” kata Aldino. Setelah menemukan sasaran, tersangka AZ, 28, sebagai eksekutor turun. Merusak gembok pagar dan menggasak motor milik warga di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.  “Tersangka merusak kunci motor menggunakan kunci T,” imbuhnya. 

Sedangkan DPO UZ tetap berada diatas motor nopol M-4444-NJA itu. Setelah berhasil kabur dengan motor masing-masing. Namun, sepandai-pandai tupai melompak, bisa juga jatuh. “Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” terang Aldhino Prima Wirdhan. (yad)

Tersangka Curanmor Apes, Terendus Polisi, Tinggalkan 2 Unit Motor, 1 Pelaku Ditembak

GRESIK,1minute.id – Satu lagi penjahat yang beroperasi di wilayah hukum Polres Gresik harus merasakan timah panas senjata milik anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik. “Hadiah” itu diberikan karena tersangka berinisial AZ berusaha kabur ketika akan ditangkap. Dua peluru bersarang di bagian kaki kiri pemuda 28 tahun ini yang ditengarai spesialis pencurian kendaraan bermotor di kawasan permukiman di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Diantaranya, kali terakhir beraksi di kawasan permukiman Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023. Sepeda motor Honda Vario milik korban digasak AZ bersama koleganya berinisial UZ, 24, melarikan diri dan masuk daftar pencurian orang ( DPO) itu.

“Pelaku kami amankan ketika beberapa jam setelah kejadian. Tapi, satu pelaku lainnya melarikan diri,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023.

Menurut keterangan polisi, pada Sabtu, 11 November 2023 sekitar pukul 03.00 WIB, anak buah Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik sedang melakukan penggal jalan di sejumlah ruas jalan yang dianggap rawan terjadi kriminalitas jalanan. Tim reserse mobile (resmob) dipimpin oleh Ipda Komang Andhika, Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Gresik melihat ada motor Honda Vario nomor polisi bila dibaca ” M 4444 NJA melintas di Jalan R.A.Kartini, Gresik.  Motor melaju kecepatan tinggi. Dibelakang ada motor Honda Vario lainnya.

Insting polisi mencium gelagat mencurigakan sehingga kemudian melakukan pengejaran. Dua pengemudi motor melaju ke Jalan Mayjend Sungkono, Kebomas. Merasa aksinya tercium polisi, mereka lalu meninggalkan kedua motor tersebut di pinggir jalan. Selanjutnya, kabur dalam semak-semak. Polisi terus melakukan penyisiran hingga menjelang Subuh. Hanya terduga berinisial AZ terlihat. Tembakan peringatan tidak digubris sehingga timah panas diarahkan ke bagian kaki. Tersangka AZ meringis kesakitan.

Dalam  pemeriksaan, pemuda 28 tahun itu “menyanyi” bersama UZ, 24, membongkar pagar dan menggasak sepeda motor warga. Namun, mereka nahas tertangkap sebelum menikmati hasil dari kejahatannya. “Kedua pelaku berangkat dari Surabaya menuju Gresik mencari sasaran,” kata Aldino. Setelah menemukan sasaran, tersangka AZ, 28, sebagai eksekutor turun. Merusak gembok pagar dan menggasak motor milik warga di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas.  “Tersangka merusak kunci motor menggunakan kunci T,” imbuhnya. 

Sedangkan DPO UZ tetap berada diatas motor nopol M-4444-NJA itu. Setelah berhasil kabur dengan motor masing-masing. Namun, sepandai-pandai tupai melompak, bisa juga jatuh. “Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” terang Aldhino Prima Wirdhan. (yad)

Pelaku Curanmor Apes, Terendus Polisi, Tinggalkan 2 Unit Motor, 1 Pelaku Ditembak Selengkapnya

Setahun Edarkan SS di Pulau Bawean, Polisi Sita 31,86 Gram Sabu-sabu dari Madura

GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba di Pulau Bawean semakin mengkhawatirkan. Satuan Polisi Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik menangkap Supandi. Lelaki 44 tahun ini, salah satu Bandar gede di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. 

Dalam penggerebekan menjelang Mahrib di rumah lelaki 44 tahun di Dusun Gejem-gejem, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu polisi menyita barang bukti sebanyak 31,86 gram. Barang bukti yang diamankan di Pulau Bawean ini terberat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini.

Puluhan gram kristal bening sudah dikemas dalam psaket hemat (Pahe) dengan berat 0,8 gram sampai 2 gram. Siap untuk meracuni para pemuda kepulauan yang  berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu. Beruntung, polisi cepat mengendus niat jahat Supandi itu. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, Pengungkapan kasus peredaran sabu-sabu berawal dari informasi masyarakat bahwa ada peredaran sabu-sabu di Pulau Bawean. Sejumlah anggota Reskoba Polres Gresik dipimpin oleh Kaur Bin Ops Satreskoba Hajar Widagdo berangkat dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean. Mereka berangkat menggunakan kapal cepat, Express Bahari dengan perjalanan 3-4 jam. 

Polisi melakukan pengintaian. Sekitar pukul 17.00 pada 9 November 2023 polisi bergerak memuju rumah Supandi di Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak itu. “Pelaku kami amankan dirumahnya,” kata AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Penjabat sementara (Ps) Kasatreskoba Polres Gresik Iptu Joko Supriyanto di Mapolres Gresik pada Selasa, 14 November 2023. 

Barang haram itu, disimpan di kolong almari kamar Supandi. Penyidik menjerat tersangka Supandi dengan pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang narkotika. Selain mengedarkan, tersangka juga memakai narkotika itu dengan ancaman maksimal 20 tahun atau denda maksimal Rp 8 miliar. 

Tersngka Supandi mengaku sudah selama setahun menjadi pengedar narkoba di Pulau Bawean. Ia mengaku mendapatkan barang itu dari Pulau Madura. Barang diantar menggunakan perahu dari Pulau Madura ke Pulau Bawean. Selama ini jalur “tikus” ini nyaris tidak terendus aparat kepolisian. Pelanggan Supandi tidak hanya warga Kecamatan Tambak. Tapi, juga warga Kecamatan Sangkapura. “Semuanya orang dewasa. Ada juga nelayan,” katanya di Mapolres Gresik. (yad)

Setahun Edarkan SS di Pulau Bawean, Polisi Sita 31,86 Gram Sabu-sabu dari Madura Selengkapnya

Kotak Pemilu 2024 Tiba, Polisi Ngepam Gudang Logistik KPU

GRESIK,1minute.id – Kotak suara Pemilu 2024 tiba di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada Rabu, 8 November 2023. Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Gresik melakukan pengamanan logistik yang disimpan di Kompleks Akses Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas itu. Pengamanan secara terbuka dan tertutup. Pengamanan terbuka dilakukan oleh Sabhara Polres Gresik dengan membawa senjata laras panjang. Sedangkan, pengamanan tertutup dilakukan oleh Satuan Intelkam tanpa uniform. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjelaskan, kepolisian selalu memberikan jaminan keamanan dengan menjaga stabilitas keamanan di gudang tempat penyimpanan logistik Pemilu 2024 dengan melakukan pengamanan di wilayah gudang KPU Kabupaten Gresik. 

“Personel Polres Gresik melakukan pengaman selama 1×24 jam dengan rutin melakukan pengawasan wilayah sekitar gudang tersebut dan melakukan pengecekan di dalam dengan memantau kamera CCTV pengawas yang terpasang di gudang,” ujar Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom pada Rabu, 8 November 2023.

Setiap pelaksanaan kegiatan kepolisian personel yang melakukan patroli juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar masuk gudang. “Pemeriksaan ini untuk memastikan personel dan kondisi gudang KPU dalam keadaan yang aman dan kondusif,” tegasnya. Dengan melakukan pengamanan diharapkan logistik pemilu 2024 dapat terdistribusi dengan aman dan lancar. (yad)

Kotak Pemilu 2024 Tiba, Polisi Ngepam Gudang Logistik KPU Selengkapnya

Pimpinan Parpol Deklarasi Pemilu Damai di Mapolres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pimpinan partai politik peserta Pemilu 2024 berkumpul di Mapolres Gresik pada Selasa, 7 November 2023. Mereka berkumpul untuk mendeklarasikan Pemilu Damai di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Deklarasi Pemilu Damai itu disaksikan oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kasdim 0817/Gresik, perwakilan Pengadilan Negeri Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik, Komisioner KPU Gresik Makmun. 

Sedangkan, pimpinan partai politik yang hadir diantaranya, Ketua DPC PKB Gresik Moch Abdul Qodir, Ketua DPC PDI-P Gresik Mujid Riduan, Ketua DPC Gerindra Asluchul Alif, Ketua DPC PPP Gresik Khoirul Huda, Ketua DPD PAN Gresik Faqih Usman, Ketua Partai Demokrat dan pimpinan partai lainnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengungkapkan, deklarasi ini merupakan bentuk komitmen setiap stakeholder yang damai, aman, dan lancar pada Pemilu 2024.

“Kita ketahui bersama, tahun 2024 ini ada pemilihan umum serentak, mulai dari presiden, legislatif, dan kepala daerah. Maka harapannya melalui deklarasi ini mampu menciptakan suasana yang kondusif di kalangan pendukung maupun peserta Pemilu,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Karenanya, Wabup mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan menjelang maupun sesudah Pemilu 2024. “Dalam mewujudkan hal tersebut, tidak hanya menjadi tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerja sama berbagai pihak. Sehingga, kami berharap agar kita saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi ini,” tegasnya.

Senada, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menegaskan bahwa lewat deklarasi damai ini, diharapkan menjadi momentum kesadaran bersama dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Gresik.

“Mari kita jaga dan sukseskan Pemilu 2024 di Kabupaten Gresik ini dengan aman, lancar, damai, dan bermartabat. Bersama-sama, kita hindari isu-isu yang berbau SARA, berita hoax dan bernada provokasi yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Pimpinan Parpol Deklarasi Pemilu Damai di Mapolres Gresik  Selengkapnya

Polisi Tembak Kaki Jambret yang Tewaskan Ibu RT , Ternyata Jukir Alun-alun Gresik 

GRESIK,1minute.id – Waspada. Penjahat jalanan bergentayangan. Sasarannya adalah emak-emak. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menembak satu penjahat jalanan yang beraksi di Jalan Dr Soetomo, Gresik beberapa waktu lalu. 

Penjahat itu bernama Abdillah Faruq Shiddiq alias AFS, 30 tahun. Ia mengaku asal Kroman, Gresik ini dilumpuhkan oleh anak buah AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik dengan timah panas di kedua kakinya. Ia pun pincang ketika polisi merilis hasil ungkap kasus kepada wartawan di Mapolres Gresik pada Selasa, 7 November 2023.

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan bahwa tersangka berinisial AFS  bekerja sebagai tukang parkir di Alun – alun Gresik. Modus operandinya tersangka menjalankan aksinya dengan cara mengambil barang berharga milik korbanya yang sedang berkendara sendirian di Jalan Raya.

“Tersangka AFS mengaku hasil dari kejahatannya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari,” ujar AKBP Aditya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan pada Selasa, 7 November 2023.

Ia melanjutkan, pada saat tersangka AFS menjalankan aksinya memepet kendaraan milik korban bernama Ratna Agustini ,49, warga Komplemks Perumahan Griya Sekar Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas. 

“Tersangka kami berikan tindakan tegas karena saat ditangkap melawan petugas. Tersangka kami jerat pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas mantan Kapolres Blitar itu. Selain menangkap tersangka, anak buah Aldhino juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Suzuki Spin warna hitam dengan nomor polisi (nopol) W 2762 LM yang digunakan tersngka saat menjalankan aksinya, uang tunai sebesar Rp 303.000 dan pakaian dan celana yang digunakan oleh  tersangka.

Sementara itu tersangka AFS mengatakan dirinya saat menjalankan aksinya memilih pengendara motor seorang wanita yang berkendara sendirian.  “Saya memilih korban yang berkendara sendirian. Uang hasil menjambret untuk kebutuhan sehari – hari dan baru sekali melakukannya,” dalilnya. Untuk diketahui, seorang ibu rumah tangga bernama Ratna Agustini “dikerjai” penjahat di Jalan Dr Soetomo, Gresik pada Jumat, 3 November 2023.

Pagi itu, korban yang tinggal di Komplemks Perumahan Griya Sekar Kedaton, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas hendak pergi ke Pasar Gresik. Korban mampir ambil uang ke anjungan tunai mandiri (ATM) di salah satu bank. Setelah itu, korban Ratna Agustini belanja. 

Nah, ketika pulang dari Pasar Gresik itu, korban Ratna Agustini dibuntuti oleh pelaku belakangan diketahui bernama Abdillah Faruq Shiddiq. Memasuki Jalan Dr Soetomo, pelaku beraksi memepet motor korban dan menyambar dompet yang ditaruh di dasbord motor matik korban. Korban Ratna Agustini lalu mengejar pelaku hingga ke Jalan R.A Kartini, Gresik. 

Mengetahui korban mengejar, tersangka kemudian mengurangi kecepatan kemudian menyenggol bodi motor korban sampai oleng dan terjatuh. Tubuh korban Ratna Agustini terhempas membentur aspal jalan sehingga membuat korban Ratna Agustini akhirnya meninggal. (yad)

Polisi Tembak Kaki Jambret yang Tewaskan Ibu RT , Ternyata Jukir Alun-alun Gresik  Selengkapnya

Polisi Buru Bos Mucikari Prostitusi Online, Penyewa 4 Kamar di Icon Apartemen

GRESIK,1minute.id – Penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Gresik terus memburu lelaki berusia MM. Lelaki 34 tahun asal  Bantergebang, Bekasi itu ditengarai sebagai bos mucikari prostitusi online di Icon Apartemen yang digerebek Satreskrim Polres Gresik pada 30 Oktober 2023 lalu. Dalam penggrebekan itu, anak buah AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik itu mengamankan seorang mucikari dan menetapkan sebagai tersangka berinisial Y, 21, warga Singajaya, Garut, Jawa Barat. Dan, dua pekerja seks komersial berisial SA, 19, warga Bogor dan SF, 21, warga Indramayu. 

“Tersangka berinisial MM, kami masukkan dalam DPO (Daftar Pencarian orang),” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom didampingi Kasatreskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Selasa, 7 November 2023. Dalam pemeriksaan sejumlah saksi dan tersangka mucikari berinisial Y, terungkap peran lelaki berinisial MM adalah menyewa empat kamar yakni kamar 941, 1131, 1132 dan 1138 icon apartemen. Ia kemudian merekrut mucikari dan pekerja seks komersial. Buronan MM memberikan fasilitas kepada mereka gratis.

Selain itu, bos mucikari asal Bantergebang, Bekasi menjanjikan gaji Rp 3 juta bila mendapatkan 24 “pasien” per bulan. Artinya setiap hari seorang pasien. Libur 4 hari selama sebulan. Setiap pasien mendapat pekerja seks komersial mendapatkan bagian lebih kurang Rp 125 ribu. DPO berinisial MM yang menetapkan tarif short time Rp 600 ribu dan bisa ditawar seharga Rp 300 ribu melalui aplikasi perencanaan. “Operator aplikasi adalah tersangka berinisial Y dan menjemput pelanggan di lobi apartemen untuk dibawa ke kamar,” ujar Aldhino. 

Penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik menjerat tersangka berinisial Y dengan pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP,  berbunyi : Barang siapa sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dan menjadikannya sebagai pekerjaan atau kebiasaan dan barang siapa mengambil keuntungan dari perbuatan cabul seorang wanita dan menjadikannya sebagai mata pencaharian mereka yang melakukan ancaman hukuman : Hukuman penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan. (yad)

Polisi Buru Bos Mucikari Prostitusi Online, Penyewa 4 Kamar di Icon Apartemen Selengkapnya

Krisis Air Bersih, Polres Gresik Gelontorkan 10 Ribu Liter untuk Warga Dua Desa

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau belum berakhir. Warga di sejumlah desa kelimpungan mencari air bersih. Polres Gresik kembali turun tangan menggelontor 10 ribu liter air bersih ke Desa Kambingan dan Desa Dungus, Kecamatan Cerme pada Selasa, 31 Oktober 2023. Distribusi air bersih itu dipimpin langsung Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan baksos air bersih ini dilakukan untuk membantu warga karena kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Gresik. Kepedulian Polri untuk membantu warga mendapatkan air bersih.

“Berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban warga masyarakat Desa Kambingan dan Dungus yang membutuhkan air bersih,” ucap Kapolres Gresik Adhitya Panji Anom. 

Sementara itu, Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo menambahkan kegiatan ini untuk membantu warga masyarakat yang membutuhkan air bersih. “Mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, Polri selalu hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam masa-masa sulit seperti saat ini,” tegasnya. (yad)

Krisis Air Bersih, Polres Gresik Gelontorkan 10 Ribu Liter untuk Warga Dua Desa Selengkapnya

Manajemen RBNP Bantah Sediakan Tempat Esek-esek, Polisi Gerebek Apartemen Icon Gresik 

GRESIK,1minute.id – Manajemen PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP), pengembang kawasan komersial Iconmall akhirnya angkat bicara terkait pengerebekan polisi dugaan adanya prostitusi terselubung di apartemen Icon ersebut. 

Direktur RBNP David Yurianto menegaskan, pihaknya tidak menyediakan tempat untuk bisnis yang melanggar aturan hukum maupun peraturan daerah. Antara lain, melarang pemilik unit  tempat esek-esek, narkoba dan minuman berakohol (mihol). ” Pihak kami mengetahui aturan sesuai perda di kabupaten Gresik. Dan sudah aturan tertulis adanya larangan terkait hal tersebut dan ada kausulnya,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 1 November 2023. David didampingi Building Manager Wisnu Kusuma Wardana melanjutkan, sebagai pengelola pihaknya telah melakukan tindakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).  Kalau terkait sewa menyewa kamar menjadi tanggungjawab pemilik Unit.

“Pihak kami tidak bisa melarang, seharusnya pihak pemilik unit harusnya melapor. Kedepan akan memperketat aturan. Kedepanya akan membuat fingger print bagi pengunjung yang masuk,” tegasnya. Untuk diketahui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menggerebek sejumlah kamar di apartemen Icon, Kecamatan Kebomas.  Dalam penggrebekan itu, aparat mengamankan seorang wanita diduga mucikari berinisial N, 23 tahun serta mengamankan empat perempuan muda yang diduga berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Penyidik menetapkan mucikari N sebagai tersangka.

KLARIFIKASI: (kiri) Direktur RBNP David Yurianto, Building Manager Apartemen Icon Wisnu Kusuma Wardana (tengah) ketika memberikan klarifikasi kepada wartawan terkait penggerebek salah satu kamar apartemen yang diduga untuk bisnis esek-esek pada Rabu, 1 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Apartemen Icon memiliki 770 unit kamar. Sebanyak 600-an unit telah terjual. Dari 600-an unit yang terjual itu yang terisi 300-an unit. Sebanyak empat unit dari 300-an unit yang telah ditempati disinyalir digunakan untuk bisnis esek-esek.

Building Manager Icon Apartement Gresik Wisnu Kusuma Wardana mengatakan pihak kami sudah membuat aturan – aturan untuk pemilik unit dan bagi penyewa. “Atas kejadian tersebut itu oknum – oknum pribadi. Kalau terkait penyewaan kamar kemarin itu ada transaksi sendiri sama pemilik dan tidak ada laporan ke pihak kami,” ucapnya. 

Saat ditanya apakah ada sanksi untuk pemilik unit, Wisnu Wardana menuturkan terkait sanksi hanya memberikan himbauan saja terkait larangan protitusi, mabuk mabukan dan kriminalitas. “Hanya teguran dan meberikan himbauan terkait aturan SOP di apartemen harus di patuhi,” tuturnya. 

Lebih lanjut Wisnu Wardana mengungkapkan bahwa sebenarnya sistem keamanan di apartemen itu sudah cukup ketat. Mulai dari pendataan penghuni atau penyewa unit hingga para tamu. Termasuk patroli rutin petugas keamanan. “Untuk keamanan security sudah hafal pemilik apartemen apabila ada orang yang tidak kenal pengunjung tapi tetap dimintai data diri,” pungkasnya. (yad)

Manajemen RBNP Bantah Sediakan Tempat Esek-esek, Polisi Gerebek Apartemen Icon Gresik  Selengkapnya