Libur Lebaran Idul Fitri 2023, Pantai Delegan Jadi Tujuan Favorit Warga, Polres Gresik Patroli Harkamtibmas 

GRESIK,1minute.id–  Libur lebaran  2023  menjadi berkah bagi pengelolaDestinasi wisata alam dan buatan di Kabupaten Gresik. Diantaranya, wisata Pantai Pasir Putih Delegan. Mulai hari  pertama lebaran sampai H+3 lebaran pada Senin, 24 April 2023 wisata alam yang dikelola oleh pemerintah desa (pemdes) Delegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik seakan tidak pernah sepi  pengunjung. 

Ribuan warga mengalir tiada henti mengunjungi destinasi wisata alam yang dengan pasir putih itu. Aparat kepolisian meningkatkan keamanan di tempat wisata alam itu untuk memastikan wisatawan merasa nyaman ketika menghabiskan waktu libur lebaran 2023. 

Kesatuan Samapta Polres Gresik menerjunkan beberapa personil untuk memberikan pengamanan kepada para wisatawan domestik (wisdom) di pantai Delegan itu. Patroli tempat wisata itu dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono, patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) untuk memberikan perasaan aman kepada masyarakat yang sedang berwisata pada libur lebaran 2023.

PATROLI: (kiri) Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono saat melakukan patroli harkamtibmas di tempat wisata Pantai Delegan pada Senin, 24 April 2023 ( Foto : Polres Gresik for 1minute.id)

Selain patroli harkamtibmas, imbuhnya, aparat kepolisian juga memberikan himbauan kepada para wisatawan untuk mematuhi peraturan dan peralatan keselamatan yang ada di tempat wisata.  “Alhamdulillah sampai saat ini suasana tetap kondusif. Aman,” kata AKP Sugeng Sulistiyono pada Senin, 24 April 2023.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan libur cuti bersama Lebaran mulai 19-25 April 2023. Selama libur lebaran itu, aparat kepolisian resor Gresik mengerahkan 247 personil dengan dibantu oleh TNI. Polres Gresik mendirikan satu pos pelayanan ( Posyan ) dan lima pos pengamanan (Pospam) selama mudik lebaran. 

Diantara ratusan personil melakukan pengamanan di sejumlah tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat serta objek vital (obvit) yang ada di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Libur Lebaran Idul Fitri 2023, Pantai Delegan Jadi Tujuan Favorit Warga, Polres Gresik Patroli Harkamtibmas  Selengkapnya

Motor Kehabisan Bensin, Bagian Dalam Sarung Bergerak-gerak! Dibuka Ada 2 Ekor Kambing 

GRESIK,1minute.id – Aparat kepolisian sektor (Polsek) Duduksampeyan menangkap dua pelaku pencuri kambing di Jalan Poros, Desa Kramat, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Dua pelaku bernama Yusuf, 20, warga Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan dan anak berinisial RR, 16, warga Kecamatan Duduksampeyan. 

Selain menangkap dua pelaku curwan ini, anak buah AKP Bambang Angkasa, Kapolsek Duduksampeyan mengamankan dua ekor kambing berjenis kelamin jantan dan betina serta satu unit sepeda motor Yamaha Xivion milik pelaku. Kini, kedua pelaku tersebut menjalani pemeriksaan di Mapolsek Duduksampeyan. 

Bagaimana ceritanya? Informasi yang dihimpun sekitar pukul 01.00 WIB dua lelaki mengendarai sepeda motor Yamaha Xivion terlihat berada di Jalan Poros, Desa Kramat, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Di Jalan tersebut banyak kambing hidup bebas. Kambing milik warga yang tidak dimasukkan kandang ketika malam hari.

Mata Yusuf, pengendara Xivion tertuju pada dua ekor kambing. Yakni, kambing jantan berbulu warna coklat dan kambing betina berbulu kelir hitam. Yusuf menghentikan mesin motor. Ia dan anak berinisial RR turun dan menyergap dua ekor kambing tersebut. Mbek….mbek….mbek… 

Dua pelaku curwan itu membungkam mulut kambing itu dengan lakban warna hitam. Kambing lalu dimasukkan dalam sarung. Dua ekor kambing pun anteng “berselimut” sarung. Dua pelaku kemudian membawanya naik motor. Wusssss….! Dibenak Yusuf dan RR terbayang wajah semringah. Ia bakal bisa berlebaran Idul Fitri dengan memakai baju baru. Yusuf yang pengangguran dan RR yang masih pelajar itu pun senyum-senyum sendiri.

Sekitar 500 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya di Desa Wadak Kidul, Duduksampeyan motor mogok. Kehabisan bensin. Yusuf dan RR mulai panik. Husen, 27, salah satu Desa Wadak Kidul curiga. Ia pun mendatangi mereka menanyakan keperluan dua laki-laki itu ke desanya malam hari. Keringat bercucuran. Dini hari yang cuacanya sejuk tapi mereka berkeringat. Keringat dingin. Ketakutan. Husen semakin curiga, sarung yang mereka bawa mulai bergerak-gerak.

Husen meminta mereka menyingkap isi dalam sarung itu. Ternyata dua ekor kambing. Husen lalu menghubungi perangkat Desa setempat dan diteruskan ke Polsek duduksampeyan. Yusuf dan RR digiring ke Mapolsek. Mimpi Yusuf dan RR memakai baju baru pada lebaran Idul Fitri lenyap. Mereka kini harus memakai rompi warna oranye bertuliskan Tahanan. Lalu siapa pemilik kambing itu? Korban bernama Untung, 51, warga Desa Kramat, Kecamatan Duduksampeyan. 

“Kedua pelaku kami jerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-1 dan  ke-4 KUHP tentang pencurian,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa pada Kamis, 13 April 2023. (yad)

Motor Kehabisan Bensin, Bagian Dalam Sarung Bergerak-gerak! Dibuka Ada 2 Ekor Kambing  Selengkapnya

Perayaan Paskah Kondusif, Aparat Polres Gresik Lakukan Pengamanan Setiap Gereja

GRESIK,1minute.id – Perayaan Paskah di Kota Gresik berlangsung kondusif pada Jumat, 7 April 2023. Umat kristiani menjalankan ibadah dengan khidmat. Aparat kepolisian resor Gresik melakukan pengamanan cukup ketat di semua tempat ibadat umat Kristiani. Sebelumnya, aparat kepolisian melakukan sterilisasi sejumlah gereja.

Diantaranya, Gereja St Perawan Maria di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa sterilisasi dilakukan untuk memastikan lokasi gereja yang akan digunakan untuk pelaksanaan perayaan Paskah terjamin keamanannya.

Dalam kegiatan tersebut, Satuan Samapta Polres Gresik melakukan sterilisasi gereja mulai dari pintu masuk hingga seluruh isi ruangan. Petugas menyisir setiap sudut area gereja untuk dilakukan pemeriksaan, mulai tempat duduk jamaah, dan lainnya.

Dalam penyisiran tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan. Petugas mengimbau kepada pengurus gereja untuk segera melapor ke kepolisian jika menemukan benda atau mencurigai seseorang. “Sterilisasi dan pengamanan di gereja-gereja diharapkan memberi keamanan dan kenyamanan bagi seluruh umat kristiani yang akan menjalankan Paskah,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono menyampaikan bahwa pihaknya akan menerjunkan satu peleton Dalmas dan Unit Pam Ovit dalam pengamanan rangkaian ibadah Paskah 2023. Selain akan ditempatkan di gereja-gereja, pihaknya juga akan menerjunkan tim mobile untuk melaksanakan patroli. “Kita akan terjunkan personel pengamanan selama rangkaian Paskah,” katanya. (yad)

Perayaan Paskah Kondusif, Aparat Polres Gresik Lakukan Pengamanan Setiap Gereja Selengkapnya

Mengendari Mobil Pasutri Nyaru Pembeli,  Eh… Ternyata Pencuri 

GRESIK1minute.id – Polsek Kebomas membekuk tiga pelaku penggarong di toko sembako, Barokah. Tiga pelaku berinisial pasangan suami-istri, AE, 66, dan M, 63, warga Banyuurip Kidul, Sawahan,  Surabaya dan FA, 35, warga Kupang Gunung Jaya, Putat Jaya, Surabaya. 

Modus operandi mereka tergolong konvensional yakni pura-pura membeli sembako. Salah satu terduga pamit ke kamar mandi kemudian mengembat barang milik korban bernama Marliya. Toko sembako milik perempuan 58 tahun itu berada di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Informasi yang dihimpun,  Selasa, 4 April 2023 sekitar pukul 17.00 WIB sebuah mobil Daihatsu Sigra nomor polisi (nopol) warna putih L 1725 BAH berhenti di depan toko Barokah yang ditunggu oleh Marliyah. Tiga orang turun dari mobil kelir putih tersebut. Dua lelaki dan satu perempuan belakangan diketahui berinisial AE, 66, dan istrinya, M, 63 tahun. Serta, satu pemuda berinisial FA, 35 tahun.

Mereka lalu berpura-pura membeli sembako. Seorang pelaku berinisial AE meminta izin ke toilet untuk buang air kecil. Awalnya, korban Marliyah tidak curiga. Karena terduga tidak kunjung keluar korban Marliyah mulai curiga dan menyusul masuk ke dalam. Marliyah melihat pelaku nyangking sebuah tas milik korban. Spontan korban Marliyah teriak maling.

Lelaki lanjut usia itu pun kabur bersama istri dan pemuda berinisial FA. Mereka mamacu mobilnya ke arah Jalan Sunan Giri. Mobil yang mereka kendarai sempat menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang parkir di pinggir jalan. Warga yang curiga ikut melakukan pengajaran. Bagai dalam adegan film sejumlah pengendara motor melakukan pengejaran. Di simpang empat Kebomas, pelaku belok ke kanan ke Jalan R.A. Kartini, Gresik. Warga terus mengejar dan berhasil mengehentikan laju mobil Sigra yang dikendarai pelaku. 

Massa yang sudah terlanjur amarah sudah sampai ke ubun-ubun kemudian melampiaskan emosinya kepada pelaku.  Bak…buk…Bak.. buk… Sebagai massa lainnya merusak mobil yang dikendarai oleh pelaku. Beruntung ada patroli anggota Polsesk Kebomas sehingga pelaku terselamatkan. Tiga pelaku dan barang bukti sebuah mobil Sigra serta tas jinjing milik korban Marliyah disita sebagai barang bukti. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Kebomas Kompol Made Jatinegara membenarkan peristiwa yang menggeger warga tersebut. “Anggota Polsek Kebomas yang melaksanakan patroli langsung mengamankan para pelaku dan barang bukti ke Mako Polsekk Kebomas guna prose lanjut,”  tegas Kompol Made Jatinegara pada Rabu, 5 April 2023.

Hasil pemeriksaan, para pelaku berasal dari luar Gresik. AE, 66, perempuan berinisial M, 63. Keduanya warga Banyuurip Kidul, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Serta, FA, 35, warga Kupang Gunung Jaya Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Barang bukti yang diamankan satu unit Daihatsu Sigra warna Putih L 1725 BAH. Gula putih 5 kg, Telor 2 kg, Beras 3 kg dan Tas korban berisi uang Rp 300.000

“Jadi para pelaku berpura-pura membeli sembako, dan saat korban lengah, pelaku mengambil uang dan barang dagangan korban,” tegasnya lagi.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan tindak pidana pencurian yaitu Pasal 362 KUHP Jo Pasal 53 KUHP. Pasal 53 ini menjelaskan tentang selesainya tindak pidana bukan diniati oleh yang bersangkutan, namun akibat diketahui oleh warga. “Ancaman hukumannya yaitu pidana penjara selama-lamanya lima tahun. Sehingga langsung kami lakukan penahanan,” katanya. (yad)

Mengendari Mobil Pasutri Nyaru Pembeli,  Eh… Ternyata Pencuri  Selengkapnya

Berikan Perasaan Aman dan Nyaman Warga, Polres Gresik Gencar Razia Petasan, Penjual Tiarap

GRESIK,1minute.id – Hari ini, Bulan suci Ramadan memasuki hari ke-15. Biasa suara mercon atau petasan terdengar bersahut-sahutan pada malam hari. Kini, suara bising dari mainan berbahaya nyaris tidak terdengar lagi. 

Warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini semakin nyaman beribadah maupun beristirahat malam hari. 

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan, dengan diadakanya razia terhadap pedagang petasan dan kembang api, diharapkan dapat mencegah masyarakat menggunakan barang tersebut saat Ramadan dan lebaran Idul Fitri nanti. “Saya sudah instruksikan ke seluruh jajaran Polsek untuk melaksanakan razia petasan selama Ramadan,” ujar AKBP Aditya Panji Anom pada Selasa, 4 April 2023.

Perwira dua melati itu menegaskan kegiatan razia itu bertujuan memberikan jaminan rasa aman dan nyaman warga masyarakat Gresik secara umum terlebih dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. “Razia kami gencarkan, karena banyak warga yang curhat ke kami bahwa masih ada penyalahgunaan kembang api dan mercon seperti dipakai untuk perang mercon maupun kembang api,” jelas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Alumnus Akpol 2002 itu menambahkan, selain melakukan razia, petugas juga menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama pemuda remaja untuk tidak bermain petasan. “Kami tidak main-main untuk petasan atau mercon ini, jangan sampai ini mengganggu kenyamanan warga dalam beribadah di bulan Ramadan,” tegasnya.

Instruksi razia petasan dan mercon itu dilaksanakan oleh Polsek Balongpanggang.. AKP M. Zainuddin memimpin langsung razia petasan dan mercon dengan mendatangi sejumlah pelapak musiman yang bermunculan bagai jamur di musim hujan. AKP M.Zainuddin, yang mendatangi sejumlah lapak musiman yang menjajakan mercon itu. Kepada para pedagang kembang api AKP Zainudin memeriksa lapak dan mengingatkan agar tidak menjual petasan. (yad)

Berikan Perasaan Aman dan Nyaman Warga, Polres Gresik Gencar Razia Petasan, Penjual Tiarap Selengkapnya

Satu Korban Luka-luka, Polisi Amankan 22 Pemuda Diduga Terlibat Tawuran

GRESIK1minute.id – Puluhan anak belasan tahun diamankan Polsek Menganti pada Minggu, 2 April 2023. Mereka diamankan karena diduga terlibat tawuran di Jalan Raya Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Tawuran menjelang sahur itu mengakibatkan seorang pemuda bernama Habib Mahlufi, 19, warga Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun Minggu, 2 April 2023 sekitar pukul 01.00 WIB aparat kepolisian mendapatkan kabar muncul gerombolan pemuda di Jalan Raya Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti. Sejumlah anggota Polsek Menganti bersama piket reserse kriminal (Reskrim) menuju lokasi dan membubarkan mereka. 

“Setelah kami bubarkan anggota kemudian melanjutkan patroli menyisir sejumlah wilayah,”  kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Menganti AKP Inggit Prassetiyanto pada Minggu, 2 April 2023. Setelah polisi meninggalkan lokasi, gerombolan pemuda itu satu per satu kembali lagi. Mereka berkumpul seakan ada yang mengkomando.

“Anggota belum balik ke mako (Mapolsek) dapat kabar terjadi tawuran. Kami langsung balik ke lokasi Jalan Raya Desa Pelemwatu,” imbuhnya. Sebanyak 22 pemuda yang berada di lokasi kejadian diamankan. Mereka berusia antara 16 tahun hingga 24 tahun. Belasan pemuda berasal dari Gresik, Lamongan dan Surabaya. Selain mengamankan belasan pemuda, polisi juga menyita 13 unit sepeda motor milik mereka. 

“Kami kami amankan untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, perkara kami serahkan ke Polres Gresik,” imbuh mantan Kapolsek Gresik Kota itu. Inggit mengatakan penyebab tawuran antarpemuda ditengarai akibat salah paham. (yad)

Satu Korban Luka-luka, Polisi Amankan 22 Pemuda Diduga Terlibat Tawuran Selengkapnya

Nekat Bobol Rumah Tetangga untuk Menebus Jenazah Kakak Ipar 

GRESIK,1minute.id – Falich tertunduk malu. Malu kepada orang tua, dan warga satu kampung setelah pemuda 32 tahun itu dicokok polisi karena ditengarai membobol rumah Ismail, 58, tetangganya di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

Falich menggasak sebuah gawai dan uang tunai Rp 37,05 juta. Uang puluhan juta dimasukkan ke dalam kaleng roti ditaruh di dalam lemari. Falich berdalih nekat membobol rumah tetangga untuk menebus biaya jenazah kakak iparnya di salah satu rumah sakit di Lamongan sebesar Rp 9 juta. Meski, niat Falich baik membantu kerabatnya. Namun, perbuatan Falich melanggar aturan perundang-undangan.

Polisi menjerat Falich dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan  ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Sidayu AKP Khairul Alam mengatakan pembobolan rumah Ismail, 58, di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu terjadi  pada Kamis, 23 Maret 2023 sekitar pukul 19.30 WIB. 

“Pelaku diperkirakan masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pintu belakang rumah.  Rumah dalam  keadaan kosong karena ditinggal penghuni melakukan ibadah salat tarawih di masjid,” kata AKP Khairul Alam pada Minggu, 26 Maret 2023. Pelaku mencuri barang berupa satu unit handphone dan uang  tunai sebesar Rp 37.050.000 yang disimpan di dalam kaleng roti dan dimasukkan kedalam almari baju. 

Aksi solo dilakukan oleh Falich ini nyaris sempurna. Polisi sempat kesulitan mengendus karena minim saksi dan tidak meninggalkan jejak di tempat kejadian perkara (TKP). Seperti pepatah tidak ada kejadian kejahatan yang sempurna.  Buktinya, kerja keras tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sidayu bisa mengendus dan menangkap terduga pelaku setelah 3 hari pascakejadian. 

AKP Khairul menambahkan dalam pemerikaan tersangka mengakui perbuatannya. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti (barbuk) sebuah smartphone dan uang tunai Rp 28,05 juta. ” Tersangka menggunakan uang Rp 9 juta untuk menebus jenazah kakak iparnya di salah satu rumah sakit di Lamongan,” kata Khairul menirukan pengakuan Falich. (yad)

Nekat Bobol Rumah Tetangga untuk Menebus Jenazah Kakak Ipar  Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satreskrim Polres Gresik Amankan Trio Penjual dan Barbuk 1 Pikap Mihol

GRESIK,1minute.id – Aparat kepolisian memperketat peredaran minuman beralkohol (mihol) menjelang Ramadan di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Polisi harus hunting untuk mengendus peredaran mihol. 

Hasilnya? Sebanyak 101 dus mihol berbagai merek berhasil diamankan oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik di perbatasan Gresik dengan Lamongan. Tepatnya,  di sebuah warung kopi (warkop) di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. 

Ratussn botol mihol itu diangkut satu unit mobil pikap. Selain menyita ratusan botol mihol, anak buah Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik juga mengamankan tiga pria terduga penjual minuman yang memabukkan  itu. Tiga tersangka itu bernama Khoirul Fathin, 46, warga Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan ; Taufiqul Kamal, 23, asal Desa Serah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik dan Lutfi,  26, warga  Ambenganwatu Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, penggagalan peredaran mihol ketika anggota Reskrim Polres Gresik melakukan hunting di perbatasan Gresik dengan Lamongan.  Sekitar pukul 15.30 WIB mencurigai adanya transaksi jual-beli mihol di salah satu warkop di Desa Doudo, Kecamatan Panceng. 

Kecurigaan petugas benar. Telah terjadi transaksi jual beli minuman keras kemudian melakukan interogasi terkait surat izin penjual mihol. Namun, mereka tidak bisa menunjukannya. “Akhirnya anggota mengamankan dan membawa ke Polres Gresik untuk  penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan pada Senin, 20 Maret 2023.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka Khoitul Fathin 15 dus (180 botol) jenis angur merah dan 1 dus (24 botol) bir. Dari tersangka Kamal diamankan 5 kardus royal brewhouse  (100 botol), 2 Kardus Soju (40 botol), 2 botol mixmax , 2 botol drum 4 botol vodka gepeng, 5 botol whisky gepeng, 2 botol iceland 700ml,4 botol iceland 350 Ml, 1 botol druk 630 Ml, 2 botol anggur putih, 2 botol Guiness 320ml.

Tersangka Lutfi diamankan Anggur merah Gold 34 dus, Anggur merah 5 dus, ice land 700 ml 2 dus, ice land 500 ml 6 dus, anggur kolesom 14 dus, New port blue 6 dus, New port red 2 dus, anggur putih 1 dus, prost 4 dus, dan singaraja 4 dus. Kaporles menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Kegiatan Operasi Pekat Semeru 2023 sebagai upaya pemeliharaan stabilitas kamtibmas jelang memasuki bulan Suci Ramadan.  (yad)

Jelang Ramadan, Satreskrim Polres Gresik Amankan Trio Penjual dan Barbuk 1 Pikap Mihol Selengkapnya

3 Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Di Mengare dan Bawean 

GRESIK,1minute.id – Peredaran narkoba beralih ke kepulauan. Pulau Bawean dan Pulau Mengare, menjadi sasaran baru para pengedar sabu-sabu. Warga di kepulauan yang religius harus ekstrawaspada. Indikasi peredaran barang haram ke warga kepulauan berdasarkan hasil ungkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik dalam sepekan terakhir ini.

Di kepulauan Bawean yang berjarak 80 mil laut, anak buah AKBP Adhitya Panji Anom, Kapolres Gresik mengamankan dua orang tersangka. Mereka berinisial NH, 30, warga Desa Kepuh Legundi dan AW. warga Desa Kepuh Teluk. Keduanya berada di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Pengedar dan pemakai. Bila di daratan  biasanya transaksi jual beli dilakukan malam hari. Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean transaksi sabu-sabu dilakukan pagi hari, sekitar pukul 08.00 WIB.

“Ada dua orang pelaku yang kami amankan di Pulau Bawean.  Keduanya adalah pengedar sabu-sabu,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasatreskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno pada Rabu, 15 Maret 2023.

Berikutnya, anggota Satresnarkoba Polres Gresik menyasar ke Pulau Mengare,  Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Pulau Mengare terdapat tiga desa yakni Kramat, Tanjung Widoro dan Watuagung. Mayoritas warga adalah petani tambak. Mengare dikenal dengan ikan bandeng yang gurih dan tidak bau tanah. Petambak di pulau  langganan menjuarai kontes ikan bandeng kawak di Pasar dan Lelang Bandeng di Gresik. 

Pulau ditengarai menjadi sasaran para bandar dan pengedar narkoba. Dugaan polisi mendekati kebenaran. Seorang pemuda berinisial MN, 41, asal Desa Watuangung dibekuk. Tersangka yang diduga pengedar sabu-sabu ini sedang berada di warung kopi di desanya sekitar pukul 18.30 WIB. ” Kami berhasil gagalkan peredaran narkoba di Mengare. Seorang tersangka dengan tiga poket sabu-sabu kami amankan,” tambah AKP Tatak Sutrisno. Dalam penggeledahan di rumah tersangka polisi kembali menemukan barang bukti dua klip sabu-sabu masing-masing berat kotor 0,93 gram dan 1,35 gram. 

Polisi menjerat ketiga pengedar di dua kepulauan itu dengan  Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (yad)

3 Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Di Mengare dan Bawean  Selengkapnya

15 Rumah Warga Sawahan Disapu Angin Lesus, TNI-Polri Melakukan Perbaikan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 rumah di Dusun Sawahan, Desa Balongmojo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik di sapu angin puting beliung pada Selasa, 28 Februari 2023. Puluhan rumah itu mengalami rusak. Sebagai besar genteng rumah rusak. Berterbangan. Hujan yang mengguyur Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik membuat korban angin lesus itu nginap kerumah kerabat atau tetangga. 

Aparat gabungan dari TNI-Polri bersama warga setempat turun tangan. Mereka gotong royong memperbaiki bagian genteng rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung itu pada Rabu, 1 Maret 2023. Gotong royong dipimpin oleh Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal dan Danramil Benjeng Kapt Inf Mashudi.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Benjeng Iptu Alimin Tunggal 

mengatakan kehadiran TNI-Polri merupakan wujud kepedulian kepada warga yang sedang mengalami musibah bencana. ” Semoga kehadiran TNI-Polri setidaknya bisa membantu meringankan beban warga utamanya yang saat ini rumahnya rusak akibat bencan angin puting beliung,” kata Iptu Alimin. 

Angin puting beliung menerjang puluhan rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB pada Selasa, 28 Februari 2023. “Mengingat saat ini musim penghuhan, kita semua harus waspada dan tetap berhati-hati dimanapun berada. Banyak doa kepada Tuhan Tang Maha Esa, agar kita semua diberikan keselamatan,” tutupnya.

Sutikno, salah satu warga Desa Balongmojo yang rumahnya rusak, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya TNI dan Polri dalam perbaikan atap rumahnya. Mengingat, perbaikan akan memakan waktu lama jika dikerjakan sendiri. 

“Alhamdulillah, pasca kejadian angin puting beliung, bapak-bapak TNI dan Polri datang untuk membantu kami warga Desa Balongmojo yang terkena dampak angin puting beliung. Mulai dari membersihkan puing-puing, hingga membantu perbaikan atap rumah. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih,” ungkap Sutikno. (yad)

15 Rumah Warga Sawahan Disapu Angin Lesus, TNI-Polri Melakukan Perbaikan  Selengkapnya