Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, Polisi, TNI, Pemkab Gresik Sinergi Lakukan Pengawasan Destinasi Wisata 

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor Gresik melakukan pengawasan sejumlah tempat wisata. Pengawasan dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman warga yang sedang healing di liburan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Destinasi wisata yang menjadi pusat pengawasan antara lain, Pantai Delegan. Wisata pantai pasir putih di Desa Delegan, Kecamatan Panceng ini, salah satu destinasi favorit bagi keluarga di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Ratusan bahkan ribuan wisatawan berkunjung di pantai Delegan yang berada di pasisir pantai utara (pantura) Gresik ini.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengikuti arahan Kapolri bersama jajaran Forkopimda dan pejabat utama Polres Gresik menyatakan, arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya aspek keselamatan di seluruh destinasi wisata, khususnya wisata air, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran.

“Pengelola wisata wajib mengutamakan keselamatan pengunjung. Pastikan alat keselamatan tersedia, batasi kapasitas agar tidak terjadi penumpukan, dan lakukan pengawasan ketat di lokasi berisiko tinggi seperti bibir pantai,” tegas AKBP Ramadhan Nasution menirukan arahan Kapolri.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, perwakilan BPBD, Camat Panceng, serta unsur TNI dari Koramil Panceng. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman bagi wisatawan dan pemudik yang berkunjung ke Gresik.

Kapolres Gresik Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan intensif di kawasan wisata. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Bagi pengunjung Pantai Dalegan, perhatikan keselamatan keluarga, terutama saat beraktivitas di air,” ujarnya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Di lokasi wisata, personel kepolisian dari Polsek Panceng bersama Polres Gresik tampak aktif melakukan patroli dan memberikan edukasi langsung kepada pengunjung. Melalui pengeras suara, petugas mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak saat bermain atau berenang di laut, menggunakan pelampung saat beraktivitas di air, serta mematuhi batas aman zona renang yang telah ditentukan.

Pengawasan yang dilakukan secara intensif ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama libur Idul Fitri 1447 H, sehingga masyarakat dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan nyaman.

Dengan langkah preventif dan humanis tersebut, Polres Gresik menargetkan terciptanya perayaan Lebaran yang aman dan minim risiko kecelakaan, khususnya di destinasi unggulan seperti Pantai Dalegan.

Hotline pengaduan Polres Gresik dan Kapolres Gresik dapat dihubungi 24 jam melalui Call Center 110 atau melalui layanan khusus “Lapor Cak Rama” di nomor WhatsApp/Telepon 0811-8800-2006. Warga dapat melaporkan gangguan kamtibmas, laka lantas, maupun tindakan kriminal lainnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan, Polisi, TNI, Pemkab Gresik Sinergi Lakukan Pengawasan Destinasi Wisata  Selengkapnya

Kapolres Gresik dan Dandim 0817/Gresik Pimpin Patroli Skala Besar Naik Trail, Malam Takbir Lebaran Kondusif

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution , Komandan Distrik Militer (Dandim) 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha memimpin patroli berskala besar pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dua pimpinan institusi itu, melakukan patroli menggunakan motor trail bersama para anggotanya. Malam takbir lebaran berlangsung kondusif. Rangkaian pengamanan dimulai dari Pos Pelayanan (Posyan) Bunder dilakukan usai mengikuti Video Conference bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat saat momentum keagamaan. Ia juga menginstruksikan jajaran di daerah untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk gesekan antarwarga, serta memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Usai arahan tersebut, Kapolres Gresik memimpin langsung melaksanakan patroli skala besar. Personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga instansi terkait, dikerahkan menyisir sejumlah titik strategis dan pusat keramaian.

Rute patroli meliputi jalur protokol seperti Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, kawasan Gresik Kota Baru (GKB), hingga Alun-alun Gresik yang menjadi pusat aktivitas warga pada malam takbiran. Puluhan kendaraan dinas dikerahkan guna memastikan kehadiran aparat di tengah masyarakat.

“Kami fokus melakukan penyisiran di jalur-jalur vital, baik kawasan industri maupun pusat kota. Tujuannya memastikan situasi tetap aman serta arus lalu lintas berjalan lancar,” ujar Kapolres AKBP Ramadhan Nasution pada Jumat malam, 20 Maret 2026.

Hingga saat ini kondisi di lapangan terpantau terkendali. Meski terjadi peningkatan aktivitas masyarakat, arus lalu lintas tetap lancar dan tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu keamanan. Ia pun mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama malam takbiran. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, baik aparat maupun warga.

“Seluruh rangkaian pengamanan malam takbir berjalan lancar. Situasi di wilayah Kabupaten Gresik terpantau aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik dan Dandim 0817/Gresik Pimpin Patroli Skala Besar Naik Trail, Malam Takbir Lebaran Kondusif Selengkapnya

Polres Gresik Sidak SPBU, Pastikan Kualitas, Volume Takaran BBM untuk Kenyamanan Pemudik

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor (Polres) Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU). Sidak bertujuan memastikan ketersediaan, kualitas, dan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM), demi menjaga kenyamanan serta keamanan para pemudik

Sejumlah SPBU yang dipelototi. Antara lain, SPBU Ahmad Dahlan dan SPBU Tebaloan. Kedua SPBU ini berada di ruas jalan nasional semakin menjadi jujugan para pemudik. Kegiatan ini sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan BBM seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga mencakup kualitas dan akurasi distribusi BBM kepada masyarakat. “Ada tiga jenis pengecekan, jumlahnya, kadarnya, tercampur atau tidaknya dengan air, tiga hal ini sudah kami cek langsung seluruhnya sesuai,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution pada Rabu, 18 Maret 2026.

Adapun tiga aspek utama yang menjadi fokus dalam sidak ini meliputi Antisipasi Kelangkaan: Memastikan stok BBM, Kualitas Produk dan Akurasi Takaran. Perwira dua melati di pundak itu menambahkan bahwa kegiatan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif selama periode mudik Lebaran, sebagai bagian dari komitmen Polres Gresik dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus kami tingkatkan,” ujar alumnus Akpol 2007 ini.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. Apabila menemukan indikasi kecurangan atau permasalahan di SPBU, warga dapat segera melapor melalui layanan Call Center 110 (bebas pulsa) maupun layanan aduan “Cak Rama” 0811-8800-2006 yang tersedia di kanal resmi Polres Gresik.

Dengan langkah ini, Polres Gresik berharap seluruh proses distribusi BBM selama masa angkutan lebaran dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Sidak SPBU, Pastikan Kualitas, Volume Takaran BBM untuk Kenyamanan Pemudik Selengkapnya

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas di kawasan Bundaran Bunder pada Selasa, 17 Maret 2026.

Penertiban dilakukan oleh korp Sabuk Putih, sebutan lain, Polisi Lalu Lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan pembatasan operasional selama masa mudik. 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos Pelayanan (Posyan) Masjid Ahmad Dahlan, kawasan Bunder.  Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik Lebaran.

“Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan optimal, terutama dalam mengatur kendaraan angkutan barang yang dibatasi operasionalnya selama masa arus mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kanit Turjawali bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik memimpin langsung personel di lapangan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan barang mengenai pentingnya mematuhi jadwal pembatasan operasional demi kenyamanan bersama di jalan raya.

Bagi pengemudi yang kedapatan melanggar aturan di ruas jalan yang dibatasi, petugas memberikan teguran melalui sistem digital menggunakan Aplikasi Teguran Presisi.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang tetap mengedepankan edukasi dan profesionalitas. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kamseltibcar Lantas.

Kehadiran petugas di titik strategis seperti kawasan Bundaran Bunder diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat aktivitas kendaraan berat pada jam-jam sibuk.

Melalui pengawasan yang intensif ini, Polres Gresik berharap arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Selengkapnya

Jelang Lebaran Kapolres Gresik Sidak Pasar, Stok Aman, Harga Cabai makin “Pedas”

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar pada Selasa, 17 Maret 2026.

Sidak untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang hari raya Idul Fitri ini, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution didampingi Kepala Dinas Koperasi. Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Darmawan.

Sasaran sidak antara lain, Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik ; Pasar Modern Superindo, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) hingga rumah potong hewan (RPH) Gresik. 

Hasilnya? Secara umum stok kebutuhan bahan pokok masih dalam kondisi aman dan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.

Meski demikian, terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai dan bawang, yang dipicu faktor cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan sehingga berdampak pada hasil panen petani.

Kepala Dinas Koperindag Gresik Darmawan, menyampaikan bahwa harga bahan pokok di pasaran masih tergolong stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga memastikan distribusi barang berjalan lancar tanpa kendala berarti dari para pedagang. “Dari hasil sidak, harga masih relatif stabil dan stok barang mencukupi. Pedagang juga tidak mengalami kesulitan pasokan, sehingga kebutuhan masyarakat selama Lebaran dipastikan aman,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik ini.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Ia menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan masih cukup dan terjamin.

“Kami bersama pemerintah daerah telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil. Stok masih aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga mengingatkan pedagang agar tetap mematuhi HET demi menjaga stabilitas harga,” tegasnya.

Adapun harga rata-rata sejumlah bahan pokok di Gresik, antara lain, beras premium Rp 14.900/kg, beras medium Rp12.600/kg, cabai rawit Rp 90.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, telur Rp 29.000/kg, daging ayam Rp 44.000/kg, dan daging sapi Rp 113.000/kg. Secara umum, harga masih dalam batas wajar meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas.

Selain itu, hasil sidak di Rumah Potong Hewan menunjukkan bahwa ketersediaan daging sapi dan unggas juga dalam kondisi aman. Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menyiagakan tenaga pemotong untuk memastikan pasokan tetap terjaga selama periode Lebaran. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Jelang Lebaran Kapolres Gresik Sidak Pasar, Stok Aman, Harga Cabai makin “Pedas” Selengkapnya

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Tinjau Pos Yan Alun-alun Gresik. Ini Lokasi Pospam dan Posyan Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan peninjauan langsung Pos Pelayanan (Posyan) Idul Fitri 1447 Hijriah di Alun-alun Gresik pada Minggu, 15 Maret 2026.

Pada lebaran tahun kepolisian mendirikan satu posyan dan lima pos pengamanan (Pospam). Pada pengecekan di Posyan Alun-alun di depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik, Kapolres Ramadhan menyempatkan dialog dengan warga dan penjual takjil di sentra Takjil Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. 

Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta memberikan semangat kepada para pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan pos.

Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama momentum hari raya ini, Kapolres Ramadhan didampingi Padal Pospam Ipda Cipto Suciono bersama personel yang terlibat dalam Surat Perintah (Sprint) pengamanan, serta anggota Saka Bhayangkara yang turut membantu kegiatan pelayanan masyarakat.

AKBP Ramadhan Nasution melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari kesiapan fisik personel, kelengkapan peralatan operasional, hingga fasilitas pelayanan yang disiapkan bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintas di kawasan pusat Kota Gresik.

“Kami ingin memastikan seluruh personel dalam kondisi siap siaga, baik dari segi fisik, peralatan maupun fasilitas yang ada di Pos Pelayanan. Dengan kesiapan maksimal, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal serta situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan arahan kepada personel agar senantiasa menjaga kesehatan di tengah tingginya intensitas pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Ia juga meminta anggota meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya di titik-titik keramaian masyarakat.

Selain itu, mengucapkan terimakasih kepada personel Pos Pam juga Saka Bhayangkara atas dedikasinya dalam pengamanan serta menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan sikap humanis dan responsif, terutama kepada para pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Melalui pengecekan langsung ini diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas pengamanan secara optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar selama berada di wilayah Kabupaten Gresik. 

Berikut Pos Yan dan Pos Pam Ops Ketupat Semeru 2026 di Wilayah Hukum Polres Gresik. 

1 Posyan Bunder

5 Pos Pam

• RestArea Wringinanom 

• ⁠Simpang 4 Legundi, Driyorejo 

• ⁠Alun-alun Gresik

• ⁠Exit Tol Manyar

• ⁠Pelabuhan Gresik

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Tinjau Pos Yan Alun-alun Gresik. Ini Lokasi Pospam dan Posyan Polres Gresik  Selengkapnya

12 Hari Operasi Pekat, Polres Gresik Amankan 85 Tersangka, Ini Hasilnya!

GRESIK,1minute.id – Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2026 berakhir 8 Maret 2026 lalu. Selama 12 hari, mulai 25 Februari sampai dengan 8 Maret 2026. Selama dua pekan itu, Kepolisian Resor Gresik dan jajaran telah berhasil mengamankan 85 tersangka. 

“Selama 12 hari Operasi Penyakit Masyarakat, kami menangani sebanyak 78 kasus dengan 85 tersangka,” tegas Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat Konferensi Pers di Mapolres Gresik pada Kamis, 12 Maret 2026.

Barang bukti yang diamankan, antara lain, 2 kilogram bahan peledak (handak) alias serbuk  petasan ; 12,73 gram sabu-sabu, 521 botol minuman keras (miras) atau minuman beralkohol (mihol) ; 462 botol arak serta uang tunai Rp 2,8 juta. Kemudian, 3.211 butir obat keras pil warna putih berlogo LL alias Pil Koplo.

Polres Gresik berkomitmen untuk terus menindak tegas berbagai bentuk penyakit masyarakat guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kabupaten Gresik.

“Operasi ini merupakan upaya kami menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjaga kesucian bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” tegas alumnus Akpol 2007 itu.

Dari sejumlah pengungkapan tersebut, polisi juga menyita berbagai barang bukti yang cukup signifikan. Pada kasus perjudian dan kejahatan umum, petugas mengamankan 25 unit telepon seluler, uang tunai sebesar Rp2.888.000, satu bilah parang, serta akses ke empat akun situs judi online.

Selain itu, dalam penindakan terhadap peredaran bahan peledak ilegal, polisi menyita 2 kilogram serbuk petasan yang diduga akan diedarkan menjelang Ramadan.

Sementara dari pengungkapan kasus narkotika, aparat mengamankan 12,732 gram sabu, 4,86 gram ganja, serta 3.211 butir pil koplo berlogo “LL”. Petugas juga menemukan sejumlah alat hisap berupa bong dan pipet kaca yang digunakan oleh para pelaku.

Tak hanya itu, dalam operasi yang sama, polisi juga menertibkan peredaran minuman keras ilegal dengan menyita 462 botol arak dan 521 botol miras berbagai merek yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Diakhir kegiatan dilakukan pemusnahan ratusan botol miras hasil operasi pekat semeru 2026. Polres Gresik menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyakit masyarakat guna menjaga ketertiban wilayah, terutama selama bulan Ramadan.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. “Masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center 110 atau melalui layanan Lapor Kapolres Gresik (Cak Rama) di nomor 0811-8800-2006,” pungkasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

12 Hari Operasi Pekat, Polres Gresik Amankan 85 Tersangka, Ini Hasilnya! Selengkapnya

Kapolres Gresik Sidak Kesiapan Senpi Dinas Anggota, Jaga Kamtibmas Kondusif Jelang Idul Fitri

GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah memasuki malam 20 Ramadan pada Senin, 9 Maret 2026. Lebaran Idul Fitri tinggal hitungan jari. Polres Gresik memperketat pengawasan internal dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap kesiapan senjata api (senpi) dinas milik personel.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan operasional aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Gresik seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri.  

Pemeriksaan yang dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dan jajaran Seksi Profesi Pengamanan (Sipropam) bersama Bagian Logistik Polres Gresik tersebut menyasar puluhan senjata api dinas, baik laras pendek maupun laras panjang, yang dipegang oleh personel Polres hingga jajaran Polsek.

Dalam kegiatan ini, setiap anggota yang memegang senjata api diwajibkan menunjukkan senpi dinas beserta kelengkapan administrasinya untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh.

Pengecekan dilakukan secara detail dan menyentuh berbagai aspek penting guna memastikan senjata api berada dalam kondisi siap pakai serta digunakan sesuai prosedur. Beberapa komponen yang diperiksa antara lain kondisi fisik senjata, kelengkapan amunisi, serta legalitas administrasi kepemilikan.

Petugas memeriksa kebersihan senjata serta memastikan seluruh mekanisme berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan kendala saat digunakan. Selain itu, jumlah dan kelayakan amunisi turut dihitung dan dicocokkan dengan data inventaris.

Tidak kalah penting, masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) juga diperiksa guna memastikan setiap personel yang memegang senjata telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan guna menjaga profesionalisme anggota di lapangan.

“Pengecekan ini adalah bentuk pengawasan internal yang ketat. Kami ingin memastikan seluruh senjata api dalam kondisi baik serta personel yang memegangnya tertib secara administrasi,” ujarnya di sela kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Melalui pemeriksaan ini, Polres Gresik tidak hanya memastikan kesiapan alat material (almat), tetapi juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas.

Pengawasan tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, mencegah penyalahgunaan senjata api, serta memastikan penggunaan kekuatan oleh aparat tetap terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dengan kondisi senjata yang terawat dan personel yang disiplin, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sehingga perayaan Idulfitri di Kabupaten Gresik dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.(*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Sidak Kesiapan Senpi Dinas Anggota, Jaga Kamtibmas Kondusif Jelang Idul Fitri Selengkapnya

Polres Gresik Amankan Pemuda 19 Tahun asal Trenggalek Bawa 2 Kilogram Serbuk Petasan

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik mengamankan seorang pemuda berinisial HDP, 19 tahun di Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti. Pemuda asal Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek diamankan oleh unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik karena diduga mengedarkan serbuk petasan. Beratnya, 2 kilogram. 

Operasi penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan ini berawal dari laporan masyarakat pada Sabtu malam, 28 Februari 2026 yang menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran serbuk petasan di wilayah Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Selatan Unit Resmob Polres Gresik segera melakukan penyelidikan di lapangan. Setelah melakukan pengintaian dan penyisiran di sekitar lokasi, petugas mendeteksi keberadaan pelaku di salah satu warung kopi di Desa Pelemwatu. Pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WIB petugas langsung melakukan penyergapan. “Tersangka kami amankan saat berada di warung kopi,” tegas Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya.

Dari tangan tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran bahan peledak ilegal. Barang bukti tersebut antara lain 2 kilogram serbuk petasan siap edar, satu unit telepon seluler Redmi Note 10S warna biru yang diduga digunakan untuk transaksi, serta satu unit sepeda motor Honda Megapro warna hitam dengan nomor polisi AG-2954-YZ yang digunakan sebagai sarana transportasi.

Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain dalam peredaran bahan peledak tersebut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 306 KUHP terkait kepemilikan dan peredaran bahan peledak ilegal,” tambahnya.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitarnya.

Untuk pengaduan terkait kejahatan, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan kamtibmas, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam secara gratis. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan melalui layanan “Cak Rama” Polres Gresik di nomor 0811-8800-2006 melalui WhatsApp maupun telepon. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Amankan Pemuda 19 Tahun asal Trenggalek Bawa 2 Kilogram Serbuk Petasan Selengkapnya

Tim SAR Gabungan Temukan Penumpang Kapal Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik

GRESIK,1minute.id – Kerja keras tim SAR gabungan melakukan pencarian penumpang Kapal Motor (KM) Dharma Ferry VII yang dilaporkan jatuh ke laut pada Senin, 2 Maret 2026 akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Pelabuhan Maspion, Gresik pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 10.12 WIB. Korban bernama Muslich, 37, asal Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. 

“Jenazah ditemukan mengambang di depan Pelabuhan Maspion. Berdasarkan koordinasi dan identifikasi awal terkait pakaian yang dikenakan, diduga kuat ini adalah korban yang jatuh dari kapal pada 2 Maret lalu,” ujar Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardhita pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pada Senin, 2 Maret 2026 seorang penumpang kapal motor (KM) Dharma Ferry VII dilaporkan jatuh ke laut alias Man Over Board (MOB). Saat itu, melintasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Tim gabungan Sat Polairud Polres Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Laut, serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) melakukan pencarian. 

Untuk mempercepat proses pencarian, tim membagi wilayah penyisiran menjadi tiga sektor utama. Sisi Selat Madura disisir oleh Basarnas, jalur tengah dipantau armada KPLP, sementara sisi utara, meliputi area Pelabuhan Petrokimia, Maspion, Jasatama hingga Semen Gresik menjadi fokus Satpolairud Polres Gresik bersama Ditpolairud Polda Jatim.

Sekitar pukul 10.12 WIB, setelah hampir dua jam penyisiran di hari ketiga pada Rabu, 4 Maret 2026, petugas melihat sosok jenazah mengambang di perairan depan Pelabuhan Maspion. Tim kemudian mendekat dan memastikan temuan tersebut adalah korban yang selama ini dicari.

Berdasarkan manivest penumpang kapal korban diketahui bernama Muslich, 37, wiraswasta asal Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Kasat Polairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardhita menyampaikan bahwa ciri-ciri fisik dan pakaian pada jenazah yang ditemukan identik dengan laporan korban yang jatuh dari KM Dharma Ferry VII.

Jenazah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses Visum et Repertum (VER).

Proses identifikasi lebih lanjut dilakukan oleh Tim Inafis Polres Gresik guna memastikan identitas secara resmi. Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan agen kapal Dharma Ferry VII untuk menghubungi keluarga korban di Nganjuk.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Polres Gresik menghimbau seluruh operator kapal dan penumpang untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi standar keselamatan pelayaran guna mencegah insiden serupa terulang kembali. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim SAR Gabungan Temukan Penumpang Kapal Dharma Ferry VII yang Jatuh di Laut Gresik Selengkapnya