Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota

GRESIK,1minute.id – Mobil patroli Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik berjaga di Jalan Gubernur Suryo, Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sejumlah anggota penegak peraturan daerah atau Perda Gresik berdiri mengawasinya. Pagi itu, sekitar pukul 09.10 WIB, tidak ada pedagang kaki lima yang biasa membuka lapak dagangannya berjualan di trotoar jalan. Mereka tampak tertib.

Penjagaan dilakukan oleh Sat Pol PP Gresik karena khawatir pedagang kaki lima balik kucing. Satuan Pol PP Gresik melakukan penertiban pedagang kaki lima atau PKL  mulai Rabu, 11 Deaember 2024 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 12 Deaember 2024 pukul 03.45 WIB. Penertiban PKL ini dilakukan karena mereka berjualan diatas trotoar dan parkir liar. Mereka dianggap melanggar ketertiban umum.

“Penertiban dilakukan berdasarkan Perda nomor 02 tahun 2022 tentangbTibum Tranmas (ketertiban umum dan ketentraman masyarakat),” ujar Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja atau Sat Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sasaran penertiban, katanya, pedagang kaki lima dan parkir liar di sepanjang Jalan Usman Sadar hingga Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Penertiban dilakukan menjelang dini hari itu, karena banyak pedagang berjualan di trotoar jalan. Selain di trotoar banyak pedagang menggunakan mobil pikap parkir dan berjualan. 

“Aktivitas mereka menggunakan trotoar mengganggu tibum tranmas,” tegasnya. Maraknya, penjual itu mengakibatkan kemacetan. “Parkir liar,” tegasnya. Aktivitas PKL dan parkir liar itu, mengakibatkan banyak pedagang di dalam Pasar Baru Gresik  mengeluh sepi. 

“Dengan adanya kegiatan penertiban pedagang  yang berlokasikan  di Jalan Usman Sadar dan Jalan Gub. Suryo ini karena banyaknya pengaduan dari masyarakat sehingga dari pihak Dinas Satpol pp harus turun tangan guna penertiban,” tegasnya. Dalam penertiban ini, Sat Pol PP Gresik bersinergi dengan tim URC Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kodim 0817/Gresik, Garnisun dan Polres Gresik. “Penertiban berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Biasanya, pascapenertiban petugas Pol PP pulang pedagang balik kucing. Akan tetapi, Pol PP Gresik tetap melakukan pengawasan sehingga hingga pukul 10.00 WIB terlihat masih tertib. (yad)

Ganggu Tibum Tranmas, Pol PP Gresik Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Gresik Kota Selengkapnya

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Seksi Profesi dan Pengamanan atau Propam Polres Gresik mengadakan pengecekan kelengkapan pribadi terhadap seluruh personel pada Rabu, 11 Desember 2024.

Pengecekan kelengkapan administrasi pribadi, antara lain,  kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP, Kartu Tanda Anggota atau KTA, Surat Izin Mengemudi alias SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK, serta penampilan sikap tampang personel dilakukan di Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusudo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Setiap anggota di minta menunjukkan semua kelengkapan admistrasi pribadi kepada polisinya polisi itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh anggota mematuhi aturan dan standar operasional yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota memiliki kedisiplinan yang baik, tidak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kelengkapan administrasi pribadi,” ujar AKBP Arief Kurniawan pada Rabu, 11 Desember 2024.

Menurutnya, disiplin internal yang baik akan memberikan dampak positif bagi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. “Kedisiplinan anggota adalah cerminan organisasi. Jika anggota Polri tertib, maka masyarakat akan lebih percaya dan termotivasi untuk mengikuti aturan yang ada,” imbuh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh personel Polres Gresik dinyatakan telah memenuhi kelengkapan administrasi yang diwajibkan.

“Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan bahwa semua anggota memiliki kesadaran yang tinggi terhadap aturan. Ini bukti bahwa kedisiplinan di lingkungan Polres Gresik sudah berjalan dengan baik,” ungkap Ipda Munip.

Kegiatan ini, lanjut Ipda Munip, akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan internal serta pembinaan disiplin untuk menjaga profesionalisme anggota Polri. Melalui langkah ini, Polres Gresik berharap dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap aturan dan etika. (yad)

Polisinya Polisi Cek Kelengkapan Administrasi Anggota Polres Gresik, Ini Hasilnya Selengkapnya

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di UPT SD Negeri Bedilan pada Jumat, 6 Desember 2024. Sosialisasi kali pertama di sekolah berlokasi di Jalan A.K.S.Tubun, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini langkah awal implementasi pemberian makan siang bergizi secara gratis bagi pelajar di Kabupaten Gresik. 

Makan gizi gratis akan resmi berjalan pada awal tahun depan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik telah mengalokasikan  di R-APBD Gresik 2025 anggaran makan bergizi dengan harga Rp 10 ribu per siswa.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan  menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bagian dari komitmen mendukung kebijakan nasional dalam pemerataan akses gizi yang layak bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai instansi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda sebagai aset bangsa,” tutupnya.

Sosialisasi makan bergizi gratis ini dihadiri Kasat Binmas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi, Paurmin Bag SDM Polres Gresik Ipda  Ahmadun, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, serta para personel Polwan dan siswa Latja SPN Polda Jatim.

Kasat Binmas IPTU Ali Fauzi menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari implementasi kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Program makan bergizi ini kami laksanakan pertama kali di SD Bedilan sebagai langkah awal mendukung pemberian makan siang bergizi gratis bagi siswa-siswi di seluruh Indonesia. Program ini akan dimulai secara nasional pada 2 Januari 2025,” jelas Iptu Ali Fauzi

Ali Fauzi berharap program ini dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kesadaran akan pentingnya gizi di kalangan pelajar.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan mengapresiasi inisiatif Polres Gresik yang sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam meningkatkan kesehatan generasi muda.

“Kami mendukung penuh program ini. Dengan adanya makan bergizi gratis, kami optimistis anak-anak dapat memiliki kesehatan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, merasa bersyukur karena SD Bedilan terpilih menjadi lokasi pertama sosialisasi program ini. “Alhamdulillah, kami merasa sangat terhormat. Semoga program ini membawa dampak positif bagi anak-anak kami dalam mendukung kecerdasan dan kesehatan mereka,” ungkapnya. (yad)

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan Selengkapnya

Kabur Usai Habisi Nyawa Istri di Gresik, Dibekuk di Jateng Ngaku Menyesal 

GRESIK,1minute.id – Mathias Elu alias M. Leonardus Bone hanya bisa menunduk. Lelaki 41 tahun itu mengaku menyesal telah menghabisi nyawa istrinya, Magdalena Fallo, 40 di rumah saudaranya di Kompleks Perumahan Griya Kencana, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sayangnya, penyesalan yang selalu datang di akhir. Mathias Elu pun tidak bisa melihat istrinya kembali hidup. Ia pun harus menjalani hidup di balik jeruji besi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena perbuatan yang telah dilakukannya.

Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik menangkap tersangka Mathias Elu di kawasan Mranggen, Jawa Tengah usai melakukan penganiayaan hingga istrinya meninggal. 

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Putro mengatakan, korban meninggal dunia akibat ditusuk pakai obeng dan pisau “Selain pakai obeng, korban juga ditusuk pakai pisau oleh tersangka ME (Mathias Elu). Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit,” ujar Kompol Danu di Mapolres Gresik pada Kamis, 28 November 2024. 

Ia melanjutkan, usai membunuh istrinya, pelaku sempat kabur ke Jawa Tengah. Tepatnya, di daerah Demak. Pelaku diamankan di salah satu toko bangunan di Mranggen Jawa Tengah. Mengapa tersangka Mathias Elu tega menghabisi nyawa istrinya?

Kompol Danu menjelaskan, motif pembunuhan karena istrinya diduga berselingkuh dan pernah kepergok oleh tersangka. “Sebelum dibunuh tersangka dan korban sempat terjadi cekcok sebelum akhirnya ditusuk pakai obeng dan pisau sehingga mengalami luka parah lalu meninggal dunia saat mendapat perawatan medis,” jelas perwira satu melati di pundak itu.

Sementara itu, tersangka Mathias Elu mengaku menyesali perbuatannya terhadap istrinya. Dirinya melakukan hal ini karena sudah tak bisa menahan emosi. “Saya menyesal setelah membunuh istri sendiri, dan tidak ingin mengulangi perbuatan ini lagi,” ungkapnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya obeng, pisau serta motor milik tersangka. Polisi menjerat tersangka dengan pasal 44 ayat 3 UU 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh Mathias Elu kepada istri terjadi pada Sabtu, 23 November 2024 sekitar pukul 14.00 WIB. Siang itu, Mathias Elu mendatangi korban di rumah saudaranya di Kompleks Perumahan Griya Kencana di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pasutri itu terlibat pertengkaran hingga berujung korban meninggal. (yad)

Kabur Usai Habisi Nyawa Istri di Gresik, Dibekuk di Jateng Ngaku Menyesal  Selengkapnya

H-1 Coblosan Pilkada, Polres Gresik Geser Pasukan Pengamanan ke TPS

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak 600 personil Polres Gresik bergeser ke tempat pemuungutan suara atau TPS pada Selasa, 26 November 2024. Pergeseran pasukan pengamanan dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada (Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati atau Pilbup Gresik usai apel di halaman Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pam Pilkada 2024 ini dihadiri pejabat utama Polres Gresik, para Kapolsek jajaran, jajaran Forkopimda Gresik, Kodim 0817/Gresik, Sub Denpom V/4-2 Gresik, Satpol PP, Dishub, dan unsur terkait lainnya. 

Pasukan pengamanan terdiri dari beberapa satuan, termasuk personil Kodim 0817, Denpom/Garnisun, Polsek jajaran, Satpol PP, dan Dishub. 

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyampaikan, pentingnya sinergi dan koordinasi antar-instansi demi menciptakan situasi yang kondusif selama pelaksanaan Pilkada. 

“Tahapan pungut dan hitung suara merupakan momen krusial yang harus kita persiapkan secara matang. Pengamanan yang optimal di TPS akan menjadi kunci untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan aman, tertib, dan damai, serta memperkuat persatuan di tengah perbedaan pilihan masyarakat,” tegas Arief Kurniawan.

Berdasarkan analisa dan evaluasi atau anev, Polres Gresik telah mengidentifikasi 1.866 TPS di wilayah Kabupaten Gresik. Berdasarkan anev itu, Polres Gresik telah melakukan klasifikasi tingkat kerawanan. Yakni, sebanyak 1.640 TPS tergolong kurang rawan dan 228 TPS rawan dan tidak ada TPS yang masuk kategori sangat rawan. 

Untuk mencukupi kebutuhan personel pengamanan, Polres Gresik telah mengerahkan tambahan personel BKO sebanyak 60 anggota ke wilayah yang memerlukan.

Kapolres juga mengingatkan bahwa peningkatan tensi politik jelang pemungutan dan penghitungan suara perlu diantisipasi dengan kewaspadaan tinggi. Ia menekankan pentingnya deteksi dini, profesionalisme, netralitas, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas.

“Personel harus memahami karakteristik wilayah pengamanan dan menjaga sikap profesional tanpa arogansi,” ujar mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Pada kesempatan itu, perwira dua melati di pundak itu mewanti-wanti kepada seluruh anggotanya, antara lain pentingnya sinergitas antar-nstansi, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pelaksanaan tugas sesuai prosedur, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi dalam Pilkada.

Ia juga mengingatkan agar seluruh personel menjaga kesehatan dan menerapkan sistem kerja berpasangan (buddy system) untuk memastikan pengamanan berjalan maksimal. “Kamtibmas yang kondusif tidak akan terwujud tanpa proses persiapan matang dan kerja sama seluruh pihak,” pungkasnya. (yad)

H-1 Coblosan Pilkada, Polres Gresik Geser Pasukan Pengamanan ke TPS Selengkapnya

H-2 Pilkada, Polres Gresik Intensifkan Patroli hingga Cek Gudang Logistik di PPK

GRESIK,1minute.id -H-2 pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak, 27 November 2024. Aparat kepolisian semakin intensif melakukan patroli. Patroli tidak hanya di jalan raya. Juga, menyasar gudang logistik Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK dan kantor Komisi Pemelihan Umum atau KPU Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin langsung memantau keamanan dan ketertiban masyarakat atau sitkamtibmas di wilayah Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menegaskan pentingnya memastikan keamanan logistik Pemilu hingga ke tahapan pergeseran dari Panitia Pemungutan Suara atau PPS ke PPK di 18 kecamatan. Ia juga mengingatkan petugas kepolisian dan jajaran PPK agar memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam menjaga situasi kondusif selama tahapan Pemilu.

“Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polres Gresik untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses Pemilu 2024,” ujar AKBP Arief Kurniawan. Perwira dua melati di pundak itu juga menambahkan bahwa kerja sama yang baik antara semua pihak, termasuk penyelenggara Pemilu dan aparat keamanan, sangat diperlukan untuk menyukseskan agenda demokrasi ini.

Patroli dan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Gresik dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Pemilu 2024, sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat dalam menyongsong pesta demokrasi. (yad)

H-2 Pilkada, Polres Gresik Intensifkan Patroli hingga Cek Gudang Logistik di PPK Selengkapnya

18 Hari Asta Cita, Polres Gresik Amankan 19 Tersangka Judol dan Judi Konvensional

GRESIK,1minute.id – Wakil Kepala Polisi Resor atau Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari segala bentuk praktik perjudian dan penyalahgunaan narkoba. Peran keluarga untuk melakukan pengawasan dan pencegahan menjadi kunci utama. 

“Kami dari Polres Gresik mengimbau kepada masyarakat menghindari segala bentuk praktik perjudian baik secara online maupun perjudian secara konvensional, menjauhi penyalahgunaan narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar. Pentingnya peran keluarga di tengah-tengah masyarakat, sangatlah penting sebagai bentuk pengawasan kepada keluarganya apabila sudah terjadi pastinya akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata Kompol Danu saat konferensi pers  hasil ungkap kasus di Mapolres Gresik pada Kamis, 14 November 2024.

Konferensi Pers hasil ungkap kasus Asta Cita 100 Hari Presiden Prabowo Subianto, Polres Gresik mengungkap 32 kasus dengan 37 tersangka. Puluhan orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan itu hasil ungkap kasus selama 18 hari. Mulai 28 Oktobet sampai 14 November 2024.

Kasus judi online dan konvensional menjadi atensi Polres Gresik. Kompol Danu mengungkapkan, selama 18 hari itu, telah mengungkap 15 kasus dengan 15 tersangka. Sedangkan, judi konvensional hanya satu kasus dengan empat tersangka.

” Program 100 hari Asta Cita masih berjalan 18 hari.  Sehingga masih ada waktu 82 hari untuk melakukan penindakan dan pengungkapan,” kata Kompol Danu yang didampingi Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdan dan Kasat Reskoba Polres Gresik Iptu Joko Suprianto.

Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari smartphone hingga uang tunai. (yad)

18 Hari Asta Cita, Polres Gresik Amankan 19 Tersangka Judol dan Judi Konvensional Selengkapnya

Terduga Pelaku yang Ngepruk Kepala Istri dengan Linggis Menyerahkan Diri ke Polsek Driyorejo

GRESIK1minute.id – Terduga pelaku tidak  kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT berinisial M menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo. Lelaki 40 tahun yang berprofesi sebagai sekuriti menyerahkan diri usai mengepruk kepala istri berinisial Y, 37, 

dengan linggis pada Kamis, 14 November 2024 pukul 09.00 WIB. Kabar yang beredar di desa setempat, tindak kekerasan yang dilakukan lelaki asal Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditengarai gara-gara kalah judi online alias judol. 

Benarkah ? Informasi yang dihimpun di kepolisian tindakan kalap lelaki berinisial M itu bukan karena judol. “Cek-cok karena korban minta cerai,” ujar sumber di kepolisian. Ia menjelentrehkan, pada Kamis, 14 November 2024 sekitar pukul 08.30 WIB pasangan suami-istri, M dan Y terlibat perang mulut di teras rumah yang berlantai keramik warna putih itu.

Pertikaian mulut terjadi dikarenakan korban meminta cerai kepada pelaku. Sebab, istri menganggap suami telah memilki wanita idaman lain alias WIL. Tudingan itu, membuat pelaku kalap. Kemudian, pelaku mengambil sebuah linggis yang berada di dalam rumahnya dan menghantamkan ke bagian kepala korban. 

Keprukan besi seukuran ibu jari orang dewasa itu membuat korban klenger. Darah segar tercecer di lantai teras rumah. Tubuh korban yang memakai kaus warna ungu dengan celana kolor tiga perempat bercorak garis putih dan hitam sekarat. 

Kejadian memilukan dan membuat warga di Desa Banjaran ngelus dada alias prihatin berdatangan. Terduga pelaku kabur. Warga setempat bersama dengan aparat kepolisian dan TNI membawa korban yang mengalami luka dibagian kaki serta kepalanya ke RS Petrokimia Gresik di Kecamatan Driyorejo. Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Driyorejo AKP Musirham membenarkan kejadian terebut. Ia mengatakan, awalnya pelaku dan istrinya terlibat pertengkaran, kemudian pelaku menganiyaya korban menggunakan sebilah besi (Linggis) hingga mengenai kaki dan kepala korban.

” Pelaku berinisial MID sudah menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo dan masih dilakukan pemeriksaan,” ujarnya pada Kamis, 14 November 2024. Ia melanjutkan karena ini kasus kekerasaan dalam rumah tangga (KDRT) maka kami limpahkan Polres Gresik. “Pelaku dan barang bukti kami lakukan pelimpahan ke Unit PPA Satreskrim Polres Gresik,” tegasnya. (yad)

Terduga Pelaku yang Ngepruk Kepala Istri dengan Linggis Menyerahkan Diri ke Polsek Driyorejo Selengkapnya

Kalah Judol, Suami Kalap Pukul Kepala Istri dengan Besi di Driyorejo

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur geger pada Kamis, 14 November 2024. Mereka berbondong-bondong menuju rumah korban berinisial Y. Korban tergeletak di teras rumah berlantai keramik warna putih dengan kepala berceceran darah segar.

“Korban diduga dipukul dengan linggis oleh terduga suami korban,” kata sumber  1minute.id  pada Kamis, 14 November 2024. Kejadian memilukan dan membuat warga ngelus dada alias prihatin itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Usai melakukan penganiayaan hingga korban kelenger bersimbah darah, terduga pelaku berinisial M melarikan diri. “Korban dibawa mobil ambulan milik Polsek Driyorejo,” katanya. Dalam sebuah video yang diterima wartawan 1minute.id, sejumlah aparat dari Polsek Driyorejo dan Koramil Driyorejo mendatangi tempat kejadian perkara. Aparat terlihat menyita sebuah besi mirip linggis sepanjang 1 meteran. 

Di bagian lain, terlihat darah berceceran di teras lantai rumah yang sederhana itu. “Kata orang-orang disana, pelaku adalah kalaps karena terjerat judol (judi online),” ujarnya.

Benarkah ? Kapolsek Driyorejo AKP Musihram dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan dari anggota. “Saya masih di Polres Gresik. Belum ada laporan anggota di grup tentang kejadian itu,” katanya melalui telepon. “Coba nanti saya cek dulu,” imbuhnya. (yad)

Kalah Judol, Suami Kalap Pukul Kepala Istri dengan Besi di Driyorejo Selengkapnya

Polwan Patroli Mengendarai Motor Listrik, Kapolres Gresik : Perubahan Kecil Berdampak Besar untuk Lingkungan

GRESIK,1minute.id – Ada pemandangan beda di jalanan Kota Gresik pada Selasa, 5 November 2024. Sejumlah polisi wanita alias Polwan Polres Gresik melakukan patroli menggunakan sepeda motor listrik. 

Mereka adalah anggota Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik yang tergabung dalam “Srikandi Giri”. Terobosan anyar ini untuk menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pionir dalam mengkampanyekan gaya hidup ramah lingkungan di tengah masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan mengharapkan semakin banyak instansi dan masyarakat yang tergerak untuk menggunakan kendaraan listrik. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat mendukung pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik agar semakin banyak masyarakat yang merasa nyaman beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

“Patroli Srikandi Giri membuktikan bahwa perubahan kecil dapat membawa dampak besar. Dengan kesadaran dan tindakan nyata, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang. Mari bersama-sama wujudkan Gresik yang lebih hijau dan lestari,” ujar AKBP Arief Kurniawan. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca, mengungkapkan bahwa penggunaan kendaraan listrik dalam patroli merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari.

“Kami ingin menunjukkan bahwa penegakan hukum dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan. Dengan kendaraan listrik, kami tidak hanya menjaga keamanan lalu lintas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi gas buang yang menjadi penyebab utama polusi udara,” tegas AKP Derie.

Patroli Srikandi Giri bukan sekadar kegiatan rutin. Setiap perjalanan menjadi ajang edukasi bagi masyarakat. Para Polwan tak segan mengajak pengguna jalan untuk berdialog, membagikan tips berkendara aman, dan menjelaskan pentingnya menjaga lingkungan. 

Dengan ramah dan santun, mereka mensosialisasikan manfaat kendaraan listrik serta mengajak masyarakat untuk turut beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. (yad)

Polwan Patroli Mengendarai Motor Listrik, Kapolres Gresik : Perubahan Kecil Berdampak Besar untuk Lingkungan Selengkapnya