Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Emas milik PT Freeport Indonesia di Gresik

GRESIK,1minute.id – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik Pemurnian Logam Mulia (Precious Metal Refinery/PMR) PT Freeport Indonesia atau PTFI pada Senin, 17 Maret 2025. 

Presiden kedelapan itu menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan beroperasinya pabrik penghasil emas atau logam mulia berada Kawasan Ekonomi Khusus Java Integreted Induatrial and Port Estate atau KEK-JIIPE , Gresik, Jawa Timur ini.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hilirisasi industri tambang untuk meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengekspor bahan mentah, tetapi  memproduksi barang jadi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, Presiden mengingatan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab serta menindak tegas aktivitas penambangan ilegal yang merugikan negara.

Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Freeport Indonesia tiba di Gresik melalui Helipad JIIPE dan langsung menuju lokasi smelter menggunakan kendaraan listrik. Setibanya di Smelter PT. Freeport Indonesia, Presiden disambut oleh jajaran direksi perusahaan sebelum memasuki mimbar utama. 

Dalam kunjugan kerja ini Presiden Prabowo didampingi di antaranya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto. Tampak hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar.

Peresmian smelter ditandai dengan prosesi peletakan miniatur emas batangan dan penandatanganan prasasti oleh Presiden, didampingi para pejabat terkait.

Smelter PT. Freeport Indonesia di Gresik merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diinisiasi sejak 2021. Dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun, fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam transformasi industri pertambangan Indonesia, menghasilkan produk olahan bernilai tinggi seperti emas, perak, dan logam mulia lainnya.

Kapolres Gresik.AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI-Polri dan stakeholder yang telah berperan dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama kunjungan berlangsung. 

“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Ini berkat kerja sama yang baik antara Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan semua pihak terkait,” ujarnya. (yad)

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Emas milik PT Freeport Indonesia di Gresik Selengkapnya

Kunjungi Freeport Indonesia, Komisi VII DPR RI Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal dan CSR

GRESIK,1minute.id – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja atau kunker ke PT Freeport Indonesia atau PTFI pada Kamis, 6 Februari 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut mendampingi kunker komisi VII di kawasan ekonomi khusus Java Integrited Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Penyerapan tenaga lokal dan program corporate social responsibility atau CSR, dua topik yang disorot oleh komisi yang membidangi perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan sarana publikasi itu. 

Kegiatan diawali dengan paparan dari jajaran manajemen PTFI terkait progres recovery smelter pascakebakaran, kapasitas produksi, serta kontribusi PT Freeport Indonesia dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional.

Usai paparan dilanjutkan diskusi antara anggota komisi VII DPR RI dengan manajemen PTFI. Nila Yani Hardiyanti, salah satu anggota Komisi VII menyoroti pentingnya optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional smelter. Legislator asal daerah pemilihan atau Dapil X Jatim (Gresik-Lamongan) itu mendorong agar PT Freeport Indonesia untuk memenuhi perekrutan pekerja lokal Gresik sebanyak 60 persen seperti yang diatur dalam Perda No 7 tahun 2022.

“Saya harap PT Freeport Indonesia bisa memberikan kesempatan bagi tenaga kerja lokal khusunya Kabupaten Gresik. Saya mohon kiranya dalam proses perekrutan selalu diumumkan secara transparan kepada masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, legislator muda yang masih lajang asal Gresik ini menekankan juga perlunya peningkatan program CSR yang berkesinambungan agar manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Keberadaan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Gresik memiliki harapan besar bagi masyarakat Gresik yang tentunya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saya ingin agar program CSR PT Freeport Indonesia tidak lagi bersifat konsumtif,” tambahnya.

Seusai diskusi rombongan Komisi VII DPR RI bersama jajaran PT Freeport Indonesia melakukan peninjauan langsung ke area smelter. Mereka melihat proses pengolahan tembaga dari konsentrat hingga menjadi katoda tembaga, yang merupakan bahan baku utama untuk industri elektronik, otomotif, dan infrastruktur.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi PT Freeport Indonesia dalam mengoptimalkan perannya, baik dalam pengembangan industri hilir tembaga maupun dalam kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyampaikan harapan agar kehadiran smelter PT Freeport Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Utamanya dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan program CSR yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen mendukung investasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Kami berharap, selain mendorong pertumbuhan ekonomi, PT Freeport Indonesia ini juga dapat menjadi pusat pemberdayaan tenaga kerja lokal dan program sosial yang berkelanjutan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. (yad)

Kunjungi Freeport Indonesia, Komisi VII DPR RI Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal dan CSR Selengkapnya

Inspeksi Lokasi Kebakaran, Bos Smelter Tony Wenas, Freeport Indonesia Siapkan Pendampingan Psikolog untuk Karyawan

GRESIK,1minute.id – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas melakukan inspeksi ke lokasi kebakaran Common Gas Cleaning Plant, Smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik pada Jumat, 18 Oktober 2024.

Bos smelter itu melihat dari dekat kondisi unit penghasil asam sulfat yang masih terpasang pita plastik berwarna kuning dengan tulisan  garis polisi, dilarang melintas itu. Tidak aktivitas di lokasi yang terbakar pada Senin, 14 Oktober 2024 sekitar pukul 17.45 WIB itu. 

“Saya melihat langsung bagaimana situasi terkini di lokasi kebakaran. Fokus kami saat ini adalah proses asesmen berjalan lancar dan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Tony usai melakukan inspeksi didampingi Kepala Teknik Tambang Carl Tauran dan Executive Vice President Corporate Planning & Business Strategy Horst Garz dalam siaran pers melalui  WhatsApp Grup atau WAG pada Minggu, 20 Oktober 2024.

Tony mengatakan ada beberapa catatan penting dalam peristiwa ini. Pertama, dari sisi Safety. Aspek ini merupakan poin pertama dari nilai-nilai perusahaan yang wajib dijunjung tinggi seluruh karyawan dan kontraktor PTFI yaitu Safety, Integrity, Commitment, Respect, Excellence (SINCERE). 

Ia bersyukur seluruh karyawan dan kontraktor menjalankan dan menjadikan Safety sebagai pedoman, sehingga ketika terjadi insiden di tempat kerja, tidak ada korban jiwa. 

“Dalam peristiwa ini tidak ada satu pun karyawan yang dilaporkan mengalami cedera. Ini yang betul-betul kami jaga, bahwa dari sisi safety atau keamanan berhasil diterapkan dengan baik sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Artinya kita betul-betul menerapkan standar kerja yang aman di smelter ini,” kata Tony. 

Kedua, pada awal 2024 PTFI telah melakukan semua tahapan commissioning, menjalankan  beberapa kali tahapan pengujian dan sudah melewati tahapan trial and error selama beberapa bulan dari mulai bulan Juni untuk memastikan Smelter PTFI dapat beroperasi dengan aman dan optimal.

“Artinya setiap tahapan kami lakukan dengan sangat hati-hati dan penuh perhitungan. Dari kejadian ini Freeport Indonesia akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya. 

Ketiga, Tony juga mengapresiasi keberhasilan dalam upaya penanggulangan kebakaran tak lepas dari kerja keras Tim Tanggap Darurat PTFI yang bergerak cepat dan tepat. “Seluruh tim terkoordinasi dengan baik sebagai satu kesatuan One Freeport, melibatkan tim dari Gresik, Papua, dan Jakarta untuk mengatasi sehingga api berhasil dikendalikan dalam waktu cepat,” katanya. 

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan gotong royong semua pihak sehingga proses penanggulangan kebakaran bisa terlaksana secara tepat dan terpadu. Total sebanyak 45 orang terjun dalam upaya pemadaman api, terdiri dari Tim Tanggap Darurat PTFI, didukung Tim Pemadam Kebakaran dari Pemkab Gresik, Pemkot Surabaya, Pemprov Katim, Petrokimia Gresik, JIIPE, Kawasan Industri Maspion, dan segenap aparat keamanan. 

Keempat, untuk memastikan kondisi para karyawan pascakebakaran, PTFI menyiapkan  pendampingan khusus oleh psikolog. Karyawan dimaksud adalah yang berada di lokasi kejadian kebakaran. “Melalui asesmen dan pendampingan yang intensif, kami ingin memastikan mereka merasa nyaman, rileks, dan dapat kembali bekerja dengan baik,” katanya. 

“Saya berharap kita dapat melakukan evaluasi ini dengan cepat dan tepat sehingga bisa melanjutkan operasi Smelter PTFI. Hal ini penting bukan hanya bagi PTFI tetapi juga penting untuk bangsa dan negara,” katanya. 

Pintu Keselamatan

Selain melakukan inspeksi, Tony Wenas juga meresmikan Masjid Babussalam yang berada di area Smelter PTFI. Masjid yang bermakna Pintu Keselamatan ini berkapasitas 1.000 orang dan merupakan fasilitas ibadah yang dibangun Freeport Indonesia untuk karyawan dan kontraktor. 

“Peresmian Masjid Babussalam yang bermakna ‘pintu keselamatan’ ini merupakan simbol bahwa PTFI menerapkan pentingnya keselamatan dan juga sesuai dengan SINCERE sebagai nilai-nilai perusahaan,” kata Tony. 

Mengakhiri sambutannya saat meresmikan masjid, Tony berharap Masjid Babussalam tidak hanya menjadi tempat beribadah bagi karyawan, tetapi juga ruang untuk memperkuat 

kebersamaan dan semangat positif di lingkungan kerja, serta meningkatkan kualitas diri setiap individu sehingga seluruh karyawan dapat terus berkarya bagi kebaikan Freeport Indonesia dan bangsa Indonesia. “Selamat atas peresmian Masjid Babussalam, semoga membawa berkah bagi kita semua,” katanya. (yad)

Inspeksi Lokasi Kebakaran, Bos Smelter Tony Wenas, Freeport Indonesia Siapkan Pendampingan Psikolog untuk Karyawan Selengkapnya

Pabrik Asam Sulfat Smelter Freeport Indonesia di Gresik Terbakar

GRESIK1minute.id – Pabrik asam sulfat smelter PT Freeport Indonesia terbakar pada Senin sore, 14 Oktober 2024. Asap hitam akibat terbakarnya pabrik yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integreted Industrial and Port Estate atau KEK JIPPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terlihat hingga radius 2 kilometer.

Dalam video yang beredar di sejumlah  WhatApps Grup atau WAG kebakaran terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Dalam video terdengar suara ledakan cukup keras. Ledakan itu membuat sejumlah pekerja panik. Pekerja yang memakai seragam lapangan atau wearpack yang populer dengan sebutan katelpak bergegas dievakuasi menggunakan bus menuju tempat aman. 

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia atah PTFI Katri Krisnati membenarkan adanya kejadian kebakaran di Pabrik Asam Sulfat Smelti PTFI. Tim tanggap darurat PTFI bergerak cepat menangani dan sedang berusaha memadamkan api tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Keselamatan para karyawan merupakan prioritas kami,” kata Katri Krisnati melalui pesan WAG pada Senin, 14 Oktober 2024.

Kebakaran pabrik asam sulfat smelter PTFI ini terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Pabrik ini diresmikan oleh Presiden Joko Wudodo atau Jokowi pada 23 September 2024. Pabrik smelter terbesar di dunia direncanakan berproduksi secara penuh akhir Desember 2024 mendatang. (yad)

Pabrik Asam Sulfat Smelter Freeport Indonesia di Gresik Terbakar Selengkapnya

Presdir PTFI Tony Wenas : Smelter Freeport Indonesia di Gresik Siap Beroperasi Juni 2024

GRESIK,1minute.id – Presiden Direktur atau Presdir PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengunjungi proyek smelter PTFI dan memastikan Smelter PTFI di kawasan Java Integreted and Industrial Port Estate atau IIPE , Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur siap beroperasi pada Juni 2024.

“Hari ini saya berkunjung ke Smelter untuk memantau perkembangan penyelesaian  pembangunan Smelter PTFI. Saat ini kami tengah melakukan proses commissioning yaitu pengujian, percobaan, trial, untuk memastikan peralatan dan sistem yang didesain, diinstal, dan dioperasikan sudah sesuai sebagai upaya menyelesaikan proyek smelter ini untuk selesai secara substansial. Diharapkan pada bulan Juni sudah bisa beroperasi,” kata Tony pada Sabtu, 25 Mei 2024.

Ia menjelaskan pembangunan smelter merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah mineral dan mendukung kebijakan hilirisasi industri yang dicanangkan oleh pemerintah.

Proyek smelter kedua PTFI yang dibangun sejak Oktober 2021 ini dirancang mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas peleburan konsentrat tembaga sebesar 1.7 juta ton per tahun, yang menjadikan smelter ini sebagai tempat pemurnian tembaga dengan desain terbesar di dunia. 

Smelter dilengkapi Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Waste Water Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process.

Saat ini konsentrat hasil produksi PTFI sebesar 60% di ekspor dan sisanya 40% dimurnikan di dalam negeri melalui PT Smelting di Gresik Jawa Timur menjadi katoda tembaga. Namun lumpur anodanya yang mengandung emas dan perak masih di ekspor. 

Nantinya jika smelter kedua ini beroperasi, pemurnian lumpur anoda 100% akan dilakukan di dalam negeri. “Tentunya terdapat banyak tantangan dalam menyelesaikan smelter tembaga single-line dengan desain terbesar di dunia. Namun tim proyek smelter, kontraktor dan sub kontraktor sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Begitu juga dukungan dari Pemerintah Pusat dan Daerah kepada PTFI agar dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu,” kata Tony. (yad)

Presdir PTFI Tony Wenas : Smelter Freeport Indonesia di Gresik Siap Beroperasi Juni 2024 Selengkapnya

Wamenaker Ajak Pekerja Smelter PTFI Sukseskan Hilirisasi

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meninjau proses pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Gresik, Jawa Timur pada Senin, 18 Meret 2024. Wamenaker didampingi Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi berdialog dengan perwakilan karyawan Smelter PTFI. Ia mengatakan smelter PTFI ini adalah bagian penting dari hilirisasi yang dicanangkan pemerintah. 

“Saat ini kita harus membangun hilirisasi. Dahulu kita hanya mengirimkan barang mentah, saat ini kita bisa mengolahnya di dalam negeri dan memberikan nilai tambah buat bangsa kita sendiri,” katanya. Wamenaker juga mengajak para pekerja bekerja dengan optimal sehingga turut berperan mendukung suksesnya program hilirisasi. “Harapannya smelter PTFI bisa berproduksi dengan baik dan bisa menjadi contoh baik bagi smelter perusahaan lain. Mewujudkan sistem perusahaan yang baik dan sistem menajerial perusahaan yang baik,” katanya. 

Afriansyah menitip pesan kepada pekerja agar selalu menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat menurunkan angka kecelakaan kerja sesuai dengan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan pembangunan smelter PTFI saat ini sudah sesuai dengan target. Pihaknya optimis Smelter PTFI akan selesai tepat waktu hingga kapasitas produksi penuh pada Desember 2024.  Smelter tembaga dengan Design Single Line terbesar di dunia ini memurnikan konsentrat tembaga dengan 

kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. Jenpino menambahkan keberadaan Smelter PTFI juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui penyerapan tenaga kerja. (yad)

Wamenaker Ajak Pekerja Smelter PTFI Sukseskan Hilirisasi Selengkapnya

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen

GRESIK,1minute.id – Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) di Manyar, Gresik terus dikebut. Progres proyek pabrik peleburan tembaga dan emas sejak dicanangkan pada 12 Oktober lalu oleh Presiden Joko Widodo itu, menunjukkan tren kemajuan.

”Saat ini progres pekerjaan sudah 8 persen,”kata VP Corporation Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam Coffee Morning di AstonInn, Gresik Kota Baru (GKB) Gresik pada 26 November 2021.

Sebanyak 1.800 tiang panjang telah dibenamkan di lahan proyek yang dikerjakan oleh PT Chiyoda  International Indonesia (CII) itu. Pekerjaan saat ini berfokus pada pemadatan lahan smelter tersebut. Smelter ini bakal mengolah 1,7 juta ton konsetrat tembaga  dan 480 ribu ton logam tembaga per tahun. Selama pembangunan proyek smelter itu akan dibutuhkan 40 ribu tenaga kerja.

”Tapi, saat operasi nanti hanya bisa menyerap seribu tenaga kerja,”kata Riza. Karena pabrik pengolahan konsentrat menjadi tembaga menggunakan teknologi modern. ”Tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya kualifikasi high skill,”imbuhnya.

Riza menyebut pembangunan smelter akan kurang menguntungkan bila pemerintah tidak mendorong terjadinya hilirisasi usaha. Pabrik pendukung itu,bisa pabrik mobil listrik, pabrik smartphone dan lainnya yang membutuhkan bahan baku tembaga.”Smelter Freeport ini ibaratnya menyediakan bahan dasarnya saja,”katanya.

Investasi pembangunan smelter ini mencapai USD 4 miliar atau setara Rp 42 triliun. Mengapa di Gresik? Riza menyebut, Gresik sebagai lokasi pabrik smelter karena memiliki sejumlah keunggulan. Antara lain, limbah asam sulfat digunakan untuk bahan baku pembuatan pupuk. Limbah lainnya diserap untuk pabrik semen. 

”Selain itu, pasokan listrik di Jawa Timur masih cukup besar,”katanya. Smelter  dengan desain single line ini terbesar di dunia, karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Seperti diberitakan, perusahaan smelter terbesar PT Freeport Indonesia (PTFI) menempati lahan di JIIPE. Perusahaan smelter ini memiliki kapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta 480 ribu ton logam tembaga serta fasilitas precious metal refinery (PMR). Perusahaan tersebut memiliki desain single line terbesar di dunia. Dari desain single line itu, PTFI mampu menghasilkan 600 ribu koper per tahun. (yad)

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen Selengkapnya

Presiden Jokowi : Smelter Kapasitas 1,7 Juta Ton Konsentrat Tembaga, Proses Pembangunan Dibutuhkan 40 Ribu Naker

GRESIK,1minute.id –  Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Manyar, Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021. Pabrik pemurnian tembaga dan emas dibangun dengan investasi USD 4 miliar atau setara Rp 42 triliun diatas lahan seluas 100 hektare.

Presiden Jokowi menyebutkan, untuk pembangunan pabrik pemurnian tembaga ini akan menyerap 40 ribu tenaga kerja. Belum nanti pabrik peleburan dan pemurnian tembaga ini beroperasi. “Menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan ini gol yang penting bagi rakyat dan tentu saja membuat bangsa kita semakin Mandiri semakin maju,”ujar Jokowi yang dikutip melalui saluran YouTube Biro Pers,Media dan Informasi

Sekretariat Negara pada Selasa, 12 Oktober 2021.
Smelter yang dibangun oleh PT Freeport Indonesia ini mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun dan 480 ribu ton logam tembaga. “Saya dapat laporan smelter yang akan dibangun ini dengan desain single line ini terbesar di dunia, karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun,”kata Presiden Jokowi.

Presiden menalogikan 1,7 juta ton konsentrat tembaga itu bila diangkut dengan truk kapasitas muatan 3-4 ton akan berjajar 600 ribuan unit truk di KEK Gresik. “Coba bayangkan,”selorohnya.  Potensi kekayaan sumber daya alamtersebut, ujar Presiden, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi Indonesia, bagi kesejahteraan masyarakat. 

“Jangan sampai kita memilki tambang,konsentrat, hilirisasinya ada di negara lain, seperti tadi disampaikan pak Menteri ada di Spanyol, ada di Jepang, nilai tambahnya berarti yang menikmati mereka. Inilah kenapa smelter yaitu di provinsi Jawa Timur karena itu pemerintah sebuah kebijakan strategis,”ujar Presiden Jokowi.

KUNKER PRESIDEN: (ki-ka) Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Joko Widodo dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK, Manyar, Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021 ( foto : ist )

Hilirisasi hasil industri dilakukan dengan harapan Indonesia menaikkan pendapatan negara. “Ini memperkuat hilirisasi industri akan perintah satu per satu perusahaan apapun, swasta maupun BUMN yang berkaitan dengan tambang Minerba untuk masuk ke hilirisasi agar komoditas kita lebih tinggi nilainya tidak kirim dalam bentuk material memberikan nilai tambah bagi negara,”ujar Presiden Jokowi.

Groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK Gresik dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif , Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan setelah pemerintah Indonesia menguasai 51 persen saham PT Freeport Indonesia, kinerja, inovasi dan transformasi terus berlangsung. Pertumbuhan pendapatan Freeport mengalami kenaikan 100 persen dibanding tahun lalu. Pada 2020 pendapatan Freeport Rp 50 triliun, tahun ini, kata Erick Thohir, diestimasikan menjadi Rp 105 triliun. Keuntungan bersih pada 2020 Rp 10 triliun, pada tahun ini diestimasikan menjadi Rp 40 triliun. “Pertumbuhan itu karena harga copper naik dan terus dilakukan efisiensi,”kata Erick Thohir. (yad)

Presiden Jokowi : Smelter Kapasitas 1,7 Juta Ton Konsentrat Tembaga, Proses Pembangunan Dibutuhkan 40 Ribu Naker Selengkapnya