Pemakaian Plastik Diperkirakan Meningkat Selama Ramadan, Bupati Gresik Ajak Warga Gunakan Wadah Ramah Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melalui Kementeri Agama menetapkan 1 Ramadan 1444 Hijrah jatuh pada Kamis besok, 23 Maret 2023. Datangnya bulan suci yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim itu disambut sukacita. Pun, di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak  seluruh warga Gresik mengisi kegiatan selama Ramadan ini dengan meningkatkan amal ibadah. “Kerja tetap bersemangat, tarawih, tadarus,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani usai mengikuti Rukyatul hilal awal Ramadan bersama tim Rukyat dari Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 22 Maret 2023.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak melarang warga untuk melakukan sahur on the road, buka puasa bersama maupun bagi-bagi takjil. Karena kaum muslimin sangat berbahagia ketika bulan Ramadan. “Cuma kami mengajak kepada masyarakat terkait konsumsi selama Ramadan ini akan meningkat. Otomatis jumlah plastik ini harus difikirkan. Sampah plastiknya,” katanya. 

Untuk mengurangi sampah plastik, Gus Yani mengajak warga Gresik mengganti bungkus plastik dengan bahan yang ramah lingkungan. “Bungkusnya bisa memakai kertas atau bahan lain yang ramah lingkungan,” ujarnya. Pemkab Gresik telah berkomitmen untuk mengurangi pemakaian sampah plastik. (yad)

Pemakaian Plastik Diperkirakan Meningkat Selama Ramadan, Bupati Gresik Ajak Warga Gunakan Wadah Ramah Lingkungan  Selengkapnya

Aktivis Lingkungan Punguti Sampah di Pesisir Pantai Labuhan Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ratusan aktivis dari berbagai sekolah, pramuka, instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) peduli lingkungan di Pulau Bawean melakukan aksi sosial pada Kamis, 5 Januari 2023.  Bakti sosial dengan memungut sampah yang “terdampar” di sepanjang pesisir Dusun Labuhan, Desa Tanjung Ori, Kecamatan Tambak. 

Tumpukan sampah itu memanjang hingga 500 meter di pesisir jalan lingkar Bawean itu. Bakti Sosial memungut sampah di dekat bandara Harun Thohir itu melibatkan organisasi kepanduan, Pramuka Penegak dari Madrasah Aliyah (MA) MIDA Kepuh Teluk ; MA Miftahul Ulum, Sukaoneng ; SMP/SMA Islamiyah ; SMP Negeri 1 Tambak dan PKPPS PENABER. Mereka berkolaborasi dengan organisadi perangkat daerah dan pemerintah desa setempat, Koramil dan kepolisian setempat. Serta aktivis Perkumpulan Konservasi Bawean. 

Bakti Sosial dimulai pukul 08.00 WIB. Puluhan siswa telah berkumpul di pesisir Dusun Labuhan yang memiliki pemandangan alam yang bagus itu. Mereka membawa sejumlah perlengkapan untuk memungut sampah yang sebagai besar adalah sampah plastik itu.

Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tambak Hasanuddin mengapresiasi antusiasme aktivis lingkungan membersihkan pesisir pantai Labuhan ini. “Kegiatan ini (bersih-bersih pantai) akan kami agenda secara rutin. Mungkin sebulan sekali,” kata Hasanuddin. 

Sementara itu, perwakilan Perkumpulan Konservasi Bawean Yusra menambahkan,  kegiatan bersih pantai ini, bagian kepedulian bersama dan untuk  mengurangi potensi pencemaran pesisir pantai dan laut, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir pantai.

“Menjaga kelestarian pesisir pantai Pulau Bawean yang memiliki potensi cukup besar ini, merupakan ruang hidup masyarakat, baik wisata pantai maupun pemanfaatan sumberdaya pesisirnya,” ujarnya. 

Menurut Yusra, tumpukan sampah di pesisir Pantai Labuhan itu adalah akibat dari kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan di lautan. Karena saat ini, cuaca ekstrim, ombak tinggi dan angin kencang membuat sampah itu hanyut dan menumpuk di sepanjang pesisir pantai Labuhan ini. (yad)

Aktivis Lingkungan Punguti Sampah di Pesisir Pantai Labuhan Bawean  Selengkapnya