Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas di kawasan Bundaran Bunder pada Selasa, 17 Maret 2026.

Penertiban dilakukan oleh korp Sabuk Putih, sebutan lain, Polisi Lalu Lintas dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Petugas melakukan penertiban terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan pembatasan operasional selama masa mudik. 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Pos Pelayanan (Posyan) Masjid Ahmad Dahlan, kawasan Bunder.  Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) selama periode mudik Lebaran.

“Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Kami memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan optimal, terutama dalam mengatur kendaraan angkutan barang yang dibatasi operasionalnya selama masa arus mudik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Kanit Turjawali bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik memimpin langsung personel di lapangan. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengemudi angkutan barang mengenai pentingnya mematuhi jadwal pembatasan operasional demi kenyamanan bersama di jalan raya.

Bagi pengemudi yang kedapatan melanggar aturan di ruas jalan yang dibatasi, petugas memberikan teguran melalui sistem digital menggunakan Aplikasi Teguran Presisi.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum yang tetap mengedepankan edukasi dan profesionalitas. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas Kamseltibcar Lantas.

Kehadiran petugas di titik strategis seperti kawasan Bundaran Bunder diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat aktivitas kendaraan berat pada jam-jam sibuk.

Melalui pengawasan yang intensif ini, Polres Gresik berharap arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat sampai ke kampung halaman dengan selamat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Kelancaran Arus Mudik, Satlantas Polres Gresik Tertibkan Angkutan Barang Selengkapnya

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menyapa masyarakat melalui aksi simpatik bertajuk “Car Free Day Ceria” di depan gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP)  Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 8 Februari 2026.

Suasana Minggu Sehat pun lebih semarak daripada minggu sebelumnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, sekaligus menanamkan budaya keselamatan di jalan raya sejak dini.

Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, personel Satlantas mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada warga. Tak sekadar memberikan imbauan lisan, petugas juga membagikan berbagai perlengkapan keselamatan serta bingkisan menarik kepada pengunjung CFD.

Sejumlah helm standar SNI dibagikan kepada pengendara yang tertib dan kooperatif. Sementara bagi anak-anak, petugas membagikan balon, terompet, dan mainan edukatif sebagai bentuk pengenalan dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat citra Polri sebagai sahabat anak.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan di ruang publik seperti CFD dinilai efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung, santai, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Edukasi tentang keselamatan berlalu lintas kami sampaikan dengan cara yang menyenangkan, namun tetap memiliki makna dan dampak,” ujar AKP Nur Arifin.

Korp Sabuk Putih ini berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Keselamatan di jalan raya, menurutnya, bukan semata soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi kebutuhan bersama demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin 

GRESIK,1minute.id – Operasi Keselamatan Semeru 2026 memasuki hari kedua, pada Selasa, 3 Februari 2026. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik semakin gencar melakukan operasi simpatik maupun sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik.

Satlantas Polres Gresik menggelar aksi simpatik di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) dengan memberikan edukasi langsung sekaligus membagikan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib di kawasan Traffic Light Pos Pantau Lalu Lintas 12.0 GKB.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama jajaran personel Satlantas. Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci dan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat. “Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkas AKP Nur Arifin. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin  Selengkapnya

Cegah Driver Angkutan Umum Ugal-ugalan, Satlantas Polres Sosialisasikan UU Lalu Lintas & Angkutan Jalan ke Markas PO TransJatim

GRESIK,1minute.id – Pasca insiden  pelemparan batu bus TransJatim yang diduga dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negera (ASN) Pemkab Gresik di Jalan Raya Banyuwangi, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik turun gunung. Kesatuan yang dipimpin oleh AKP Nur Arifin menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” bersama para pengemudi Bus TransJatim.  Kegiatan yang bertujuan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Terminal Bunder, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Kegiatan yang inisiasi oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin sebagai upaya membangun komunikasi langsung sekaligus meningkatkan kesadaran hukum para pengemudi transportasi darat (moda), angkutan umum. Agenda tersebut turut melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya, Denpom Kodam V/Brawijaya serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Gresik.

Mewakili Kasat Lantas, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, didampingi Kaurbinopsnal Satlantas Polres Gresik Ipda Arif Harianto, memberikan pengarahan dan edukasi langsung kepada para driver dan pramugara Bus TransJatim.

Kanit Kamsel Ipda Andreas Dwi Anggoro menekankan pentingnya pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 311, yang mengatur sanksi pidana bagi pengemudi yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan secara membahayakan nyawa atau barang. Para pengemudi diingatkan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab besar yang melekat pada profesi mereka.

“Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya adalah prioritas utama. Oleh karena itu, setiap pengemudi wajib memahami konsekuensi hukum dari perilaku berkendara yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ipda Andreas Dwi Anggoro.

Selain edukasi hukum, juga mengingatkan pentingnya pengecekan rutin kondisi kendaraan sebelum beroperasi agar sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP). Langkah tersebut dinilai krusial untuk mencegah gangguan teknis yang dapat berujung pada kecelakaan lalu lintas.

Dalam kesempatan itu, Ipda Andreas Dwi Anggoro juga memberikan imbauan tegas agar para driver bus TransJatim tidak berkendara secara ugal-ugalan dan selalu mengedepankan sikap disiplin serta etika berlalu lintas. Disiplin pengemudi angkutan umum diharapkan dapat menjadi cerminan pelayanan publik yang aman dan profesional bagi masyarakat Jawa Timur.

Sebagai bentuk keterbukaan dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat, Satlantas Polres Gresik turut mensosialisasikan kanal pengaduan, yakni Call Center Polri 110 serta Hotline Lapor Kapolres (Cak Rama) di nomor 0812-8800-2006, bagi penumpang yang menemukan pelanggaran atau perilaku tidak sesuai aturan.

Kegiatan yang dihadiri oleh pengelola masing-masing koridor PO Trans Jatim tersebut berlangsung interaktif dan kondusif. Melalui kegiatan preventif ini, Satlantas Polres Gresik berharap dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik, sekaligus meningkatkan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Cegah Driver Angkutan Umum Ugal-ugalan, Satlantas Polres Sosialisasikan UU Lalu Lintas & Angkutan Jalan ke Markas PO TransJatim Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik di Ramcheck Kendaraan, BNNK & Dokkes Tes Urine dan Kesehatan Sopir dan Kondektur

GRESIK,1minute.id – Volume kendaraan mulai meningkat di Kabupaten Gresik pada libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tim gabungan terdiri dari Satlantas Polres Gresik, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Kodim 0817/Gresik semakin intensif melakukan rampcheck angkutan umum untuk mendukung kelancaran dan keselamatan arus transportasi.

Ramcheck hari ini, Selasa, 23 Desember 2025 dipusatkan di Terminal Bunder Gresik dilanjutkan dengan tes urine dan pemeriksaan kesehatan kepada pengemudi angkutan umum. Untuk tes kesehatan dan urine ini, tim gabungan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik dan Sie Dokkes Polres Gresik. 

Perwira Pengendali kegiatan dalam rangkaian Operasi Lilin Semeru 2025 ini  yakni Ipda Achmad Andri Aswoko, Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, dan Iptu Sugioto, Kasi Dokkes Polres Gresik. 

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menjelaskan, rampcheck dilakukan untuk memastikan kelayakan operasional kendaraan angkutan umum, meliputi kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan pengemudi dan kondektur.

“Selain pemeriksaan kendaraan, kami juga melakukan tes urine dan pengecekan kesehatan terhadap driver dan kondektur angkutan umum guna memastikan mereka bebas dari narkoba serta dalam kondisi sehat saat bertugas,” ujar AKP Nur Arifin.

Sementara itu, petugas Satlantas Polres Gresik juga memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi, kondektur, dan penumpang angkutan umum. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum Nataru.

Dari hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 20 driver dan kondektur mengikuti tes urine dan pemeriksaan kesehatan. Seluruhnya dinyatakan negatif narkoba dan dalam kondisi sehat, sehingga layak untuk mengemudikan angkutan umum. Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum, serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Lilin 2025. (yad)

Satlantas Polres Gresik di Ramcheck Kendaraan, BNNK & Dokkes Tes Urine dan Kesehatan Sopir dan Kondektur Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik dan Dishub Lakukan Ramcheck, Ipda Andreas : Jangan Main-main Soal Keselamatan Penumpang 

GRESIK,1minute.id- Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur bersama Dishub Gresik dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggelar pengecekan keselamatan kendaraan (ramcheck) terhadap sejumlah armada bus di Terminal Bunder pada Selasa, 9 Desember 2025.

Pengawasan terhadap moda transportasi publik diperketat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini menjadi salah satu upaya preventif dalam mengantisipasi tingginya arus perjalanan masyarakat saat libur akhir tahun, sekaligus memastikan angkutan umum yang beroperasi dalam kondisi layak, aman, dan siap mengangkut penumpang jarak jauh.

Pelaksanaan ramcheck dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, mewakili Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin. Sedikitnya 10 unit bus antarkota dan tujuan wisata menjalani pemeriksaan menyeluruh. Pengujian teknis meliputi kondisi pengereman, ban, lampu, wiper, dan kelengkapan alat keselamatan penumpang. Selain itu, petugas memverifikasi dokumen laik jalan (KIR), perizinan trayek, serta persyaratan operasional lainnya.

Tidak hanya inspeksi teknis, tim gabungan juga memberikan edukasi langsung kepada sopir dan awak bus mengenai pentingnya menjaga kesiapan armada selama periode libur panjang. Mereka diminta memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum keberangkatan guna meminimalkan potensi kecelakaan.

“Ramcheck ini bentuk langkah preventif menyambut libur Nataru 2026. Kami minta tidak ada yang main-main soal keselamatan penumpang. Mulai dari kondisi teknis kendaraan hingga kelengkapan dokumen harus 100 persen laik jalan,” tegas Ipda Andreas.

Ia menegaskan, pihaknya siap memberikan tindakan tegas apabila ditemukan armada yang tidak memenuhi standar keselamatan. Hal itu dinilai penting sebagai bentuk perlindungan dan jaminan keamanan bagi masyarakat yang memanfaatkan angkutan umum.

Melalui kegiatan ramcheck yang dilaksanakan secara rutin dan intensif ini, pemerintah daerah bersama kepolisian berharap layanan transportasi di wilayah Gresik dapat berjalan aman, nyaman, serta bebas dari ancaman gangguan keselamatan sepanjang periode Nataru tahun ini. (yad)

Satlantas Polres Gresik dan Dishub Lakukan Ramcheck, Ipda Andreas : Jangan Main-main Soal Keselamatan Penumpang  Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Gandeng Ojol Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik tak pernah lelah melakukan edukasi untuk menekan angka kecelakaan lalu di wilayah hukum Polres Gresik. Dalam operasi Zebra Semeru 2025, selain penindakan tilang elektronik dan konvensional. Juga, dilakukan pencegahan melalui sosialisasi untuk keselamatan bagi pengendara.

Pada Rabu, 26 November 2025, Kesatuan yang dipimpin oleh AKP Nur Arifin, Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Gresik melakukan sosialisasi kepada komunitas pengemudi ojek online (ojol). Sosialisasi dilakukan di Warung Ojol di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Jajaran Satlantas menyampaikan berbagai imbauan penting terkait keselamatan berkendara dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025.

Pengemudi ojek online dipilih sebagai sasaran utama karena tingginya intensitas mobilitas mereka yang setiap hari berinteraksi langsung dengan dinamika lalu lintas. Keselamatan dalam berkendara tak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga pada penumpang serta pengguna jalan lain.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini menitikberatkan pada sejumlah pelanggaran prioritas yang dominan terjadi di lapangan. Salah satunya adalah penggunaan telepon seluler saat berkendara, yang kerap dilakukan pengemudi ojol saat menerima pesanan hingga memantau navigasi. “Kami memahami bahwa ponsel adalah alat kerja utama rekan-rekan ojol. Karena itu, kami mengimbau agar penggunaannya tetap bijak dan aman,” ujar AKP Nur Arifin.

Ia menekankan agar pengemudi selalu menepi di lokasi aman ketika harus mengecek aplikasi atau membaca rute perjalanan. “Berhenti sejenak untuk memastikan arah perjalanan lebih aman daripada memecah konsentrasi di tengah kepadatan jalan,” tambah perwira tiga balok di pundak itu.

Selain itu, korp sabuk putih itu juga mengingatkan pentingnya menjaga kecepatan dalam batas wajar, serta memastikan helm terpasang dengan benar setiap saat. Kedisiplinan mematuhi arus lalu lintas dan rambu-rambu juga menjadi poin utama, mengingat pengemudi ojol sering melintasi kawasan padat yang menuntut kewaspadaan tinggi.

Melalui pendekatan dialogis ini, Satlantas Polres Gresik berharap para pengemudi ojek online dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsistensi dalam menjaga keselamatan selama bekerja.

“Operasi Zebra Semeru 2025 yang berlangsung hingga 30 November mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan. Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Gresik. Semoga setiap perjalanan selalu tiba dengan selamat,” tutup AKP Nur Arifin. Inisiatif kolaboratif antara kepolisian dan komunitas ojol ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam menciptakan ruang lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat. (yad)

Satlantas Polres Gresik Gandeng Ojol Tekan Pelanggaran Lalu Lintas Selengkapnya

Hari ini Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Di Gresik ada 7 Fokus untuk Tekan Angka Fatalitas Kecelakaan 

GRESIK,1minute.id – Operasi Zebra Semeru 2025 mulai hari ini, Senin, 17 November 2025. Serentak di wilayah Polda Jatim. Ops Zebra akan berlangsung sampai 30 November 2025. Fokus meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka fatalitas kecelakaan.

Di Polres Gresik menandai dimulainya Ops Zebra Semeru menggelar Apel Pasukan di halaman Mapolres Gresik di Jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. Kegiatan ini menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan seluruh personel sebelum operasi diterapkan secara menyeluruh di wilayah hukum Polres Gresik.

Hadir dalam kegiatan antara lain Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro, para Kabag, Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta unsur TNI dari Kodim 0817, Denpom, dan Garnisun. Kehadiran Satpol PP dan Dinas Perhubungan Pemkab Gresik mencerminkan kuatnya sinergi lintas instansi dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan, bahwa Jawa Timur merupakan wilayah dengan tingkat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

“Provinsi Jawa Timur adalah wilayah dengan mobilitas tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Pertumbuhan ekonomi yang positif turut menaikkan volume kendaraan, yang berdampak pada meningkatnya risiko pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Rovan.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Jatim hingga Oktober 2025 terdapat 22.815 kejadian kecelakaan, 2.792 korban meninggal dunia. AKBP Rovan menilai angka tersebut sebagai peringatan keras bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi komitmen bersama seluruh pihak.

Operasi Zebra Semeru 2025 mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif yang humanis untuk membentuk perilaku berkendara lebih tertib. Tujuh sasaran pelanggaran utama meliputi:

1. Tidak menggunakan helm SNI

2. Tidak memakai sabuk pengaman

3. Menggunakan ponsel saat berkendara

4. Melawan arus

5. Pengendara di bawah umur

6. Melebihi batas kecepatan

7. Mengemudi dalam pengaruh alkohol atau kendaraan tidak layak jalan

Penindakan dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement alias tilang elektronik, yakni ETLE Statis, ETLE Mobile, dan Tilang Manual, dengan komposisi 95% ETLE dan 5% manual. Tilang manual sementara dibatasi hanya oleh perwira guna menjaga akuntabilitas penegakan hukum.

Kapolres menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra bukan sekadar penindakan, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian. “Kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen Polri dalam melaksanakan reformasi,” tegas alumnus Akpol 2006 itu.

Menutup amanatnya, AKBP Rovan meminta seluruh personel mengedepankan profesionalisme selama operasi berlangsung. “Laksanakan tugas dengan ikhlas. Kedepankan langkah preemtif dan edukatif. Tegakkan hukum secara tegas namun humanis. Jaga integritas, dan hindari segala bentuk pelanggaran,” pesan perwira dua melatih di pundak itu. (yad)

Hari ini Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Di Gresik ada 7 Fokus untuk Tekan Angka Fatalitas Kecelakaan  Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Sabet Dua Penghargaan dari Polda Jatim 

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik meraih dua penghargaan dalam Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas dan Lomba Kawasan Tertib Lalu Lintas yang digelar oleh Polda Jawa Timur.

Dua penghargaan itu, yakni, Juara Harapan 2 Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas dan Juara Kategori Terbersih Lomba Kawasan Tertib Lalu Lintas. Penganugerahan penghargaan yang dihadiri Waka Polda Jatim Brigjend Pol Pasma Royce, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Iwan Saktiadi serta para Kasat Lantas dan Kanit Kamsel dari seluruh jajaran Polda Jatim digelar Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki  Julianda Putera Buna, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat Gresik yang turut berperan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif antara personel di lapangan dan masyarakat. Semoga menjadi penyemangat kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Satlantas Polres Gresik dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas serta mewujudkan kawasan yang aman, nyaman, dan berbudaya tertib di wilayah hukum Kabupaten Gresik. (yad)

Satlantas Polres Gresik Sabet Dua Penghargaan dari Polda Jatim  Selengkapnya

Aipda Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik Kawal Ambulans Sirine Rusak, Selamatkan Pasien Kritis

GRESIK,1minute.id – Mobil ambulans membawa pasien kritis terjebak kemacetan di ruas jalan pantai utara (Pantura) Gresik pada Rabu, 15 Oktober 2025. 

Sopir ambulans panik. Pasalnya, sirene ambulans mati. Hanya lampu rotator yang menyala. Beruntung, ada motor patroli Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik yang berada di sekitar lokasi. “Sirinenya rusak, Pak. Kami sedang bawa pasien darurat ke Rumah Sakit Semen,” ujar sopir itu kepada Aipda Bambang Kurniawan.

Anggota Satlantas Polres Gresik itu kemudian memberikan pengawalan. Motor gede (moge) yang di kendarai Aipta Bambang menyalahkan sirene motor patroli untuk membuka jalan sehingga memberi ruang mobil ambulans melaju.

Dengan kecepatan terkendali, Aipda Bambang mengawal ambulans menembus kepadatan lalu lintas sore hari. Kendaraan lain menepi, memberikan jalan, memahami bahwa setiap detik berarti bagi nyawa di dalam ambulans itu.

Sesampainya di Rumah Sakit Semen Gresik, pasien langsung ditangani oleh tim medis. “Terima kasih kepada Bapak Polisi Satlantas Polres Gresik atas pengawalannya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak,” ucap salah satu keluarga pasien dengan mata berkaca-kaca. Menanggapi ucapan itu, Aipda Bambang hanya tersenyum. “Sudah tugas kami, Bu,” katanya singkat. 

Sementara Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menyampaikan, aksi cepat dan tulus itu menjadi bukti bahwa di balik seragam, ada sisi kemanusiaan yang selalu siaga. Di jalanan yang bising dan sibuk, Aipda Bambang menunjukkan arti sebenarnya dari motto “Polisi hadir untuk masyarakat.” (yad)

Aipda Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik Kawal Ambulans Sirine Rusak, Selamatkan Pasien Kritis Selengkapnya