Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel-Data R4 Sebar 1,7 Juta Data Debitur

GRESIK,1minute.id – Satreskrim Polres Gresik mengamankan empat orang yang diduga menjual data pribadi tanpa izin. Ada 1,7 juta data debitur yang disebarluaskan tanpa izin. Pencurian data pribadi melalui aplikasi ilegal Gomatel – Data R4 Telat Bayar yang beroperasi di wilayah Gresik. 

Kejahatan siber ini masih terus didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Gresik. Pengungkapan ini berawal dari patroli siber yang rutin dilakukan jajaran Satreskrim Polres Gresik. Dari patroli tersebut, petugas mendapati informasi viral yang menjadi atensi publik terkait aplikasi yang digunakan oleh debt collector ilegal untuk mengakses data pribadi masyarakat. Data debitur tersebut tidak hanya berasal dari Kabupaten Gresik. Termasuk data debitur yang berada di luar Kabupaten Gresik turut disebarkan.

Kanit Tindak Pidana Tertentu  (Tipidter) Satreskrim Polres Gresik Iptu Komang Andhika Haditya Prabu, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam setelah menemukan indikasi pelanggaran serius terhadap perlindungan data pribadi.

“Karena data pribadi seseorang disebarluaskan di sana, informasi tersebut kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi,” ujar Iptu Komang di Mapolres Gresik pada Kamis, 18 Desember 2025.

Iptu Komang menjelaskan, aplikasi Gomatel Data R4 Telat Bayar dapat diakses secara umum dan bahkan sempat tersedia di Play Store. Aplikasi tersebut menggunakan sistem berbasis langganan, dimana data debitur diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu. Dari hasil pemeriksaan, diketahui salah satu saksi berperan sebagai pembuat atau aplikator aplikasi ilegal tersebut.

“Salah satu saksi berperan sebagai aplikator. Selain itu, ada saksi lain yang berperan mencari data debitur dengan cara bekerja sama dengan sejumlah finance,” jelasnya. Hingga saat ini, data debitur yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar 1,7 juta orang, dan jumlah tersebut masih terus didalami oleh penyidik.

“Data debitur tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi bernama Gomatel R4 untuk kemudian diperjualbelikan secara berlangganan. Kami masih mendalami kemungkinan adanya penambahan data,” beber Iptu Komang.

Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Polres Gresik juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tidak menjadi korban intimidasi debt collector ilegal. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak pernah takut bila ada oknum yang mengaku debt collector menghentikan kendaraan di tengah jalan,” tegasnya.

Masyarakat diminta untuk menanyakan legalitas petugas yang mengaku sebagai debt collector. Jika tidak dapat menunjukkan identitas dan surat resmi, segera melapor ke kepolisian. “Jika tidak bisa menunjukkan legalitasnya, segera lapor ke polisi. Karena tindakan tersebut bisa diidentifikasi sebagai begal berkedok debt collector,” pungkasnya.

Sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Polres Gresik membuka layanan pengaduan cepat melalui hotline “Lapor Cak Roma” di nomor 0811-8800-2006, atau masyarakat dapat langsung mendatangi kantor kepolisian terdekat apabila menemukan aktivitas mencurigakan. (yad)

Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel-Data R4 Sebar 1,7 Juta Data Debitur Selengkapnya

2021 Angka Laka Menurun, Korban Meninggal Naik

GRESIK,1minute.id – Kinerja Satuan Polisi Lalu lintas  (Satlantas) Polres Gresik selama 2021 menekan angka kecelakaan lalu lintas berhasil. Angka kecelakaan dan korban luka-luka mengalami penurunan. Akan tetapi, korban meninggal mengalami kenaikan dibandingkan 2020.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi (anev) disebutkan selama 2021 jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik berjumlah 641 kejadian mengakibatkan 733 orang mengalami luka-luka dan 183 orang meninggal. 

Pada 2020, angka kejadian laka lantas mencapai 643 kejadian, korban luka-luka (luka ringan dan parah) sebanyak 773 orang dan meninggal 144 orang. Merujuk data tersebut, kejadian laka lantas menurun 2 kejadian pada 2021. 

Selain kejadian laka lantas, Polres Gresik membeberkan penanganan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) yang selama 2021 menerima laporan sebanyak 1.135 kasus. Sebanyak 944 kasus telah diselesaikan. Atau sekitar 83 persen. Sisanya, 191 kasus dalam proses penyelidikan dan penyidikan. 
Diantara kasus menonjol yang bisa diungkap adalah pembunuhan janda di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti. Kemudian, pengungkapan peredaran pupuk tanpa label Standard Nasional Indonesia (SNI) di Kecamatan Sidayu menyita barang bukti sebanyak 12 ton pupuk dan seorang tersangka.

Berikutnya, menggagalkan tindak pidana perdagangan orang di tempat penampungan di Kecamatan Duduksampeyan. Modusnya, pelaku tidak memiliki izin yang sah menampung tujuh orang selama 7 bulan yang dijanjikan kerja sebagai tenaga kerja Indonesia dengan meminta bayaran Rp 16 juta.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengungkapkan, selama tahun ini pihaknya menerima laporan sebanyak 1.135 kasus di bidang reserse kriminal. Sebanyak 944 kasus di antaranya berhadil diselesaikan atau diungkap. Sisanya masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis mengatakan, keberhasilan kinerja Polres Gresik tidaklah semata-mata hasil kerja keras Polisi. Melainkan, hasil dari sinergi Polri dengan masyarakat, lembaga dan tokoh agama.”Saya mengucapkan terima atas dukungannya,” kata Aziz dalam konferensi pers di halaman Mapolres Gresik pada 30 Desember 2021.

Sebelum mengakhiri sambutan, alumnus Akpol 2002 itu, mengajak masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk menjaga ketertiban umum, stabilitas, meningkatkan kewaspadaan dan menumbuhkan kesadaran hukum sehingga menciptakan kehidupan masyarakat yang kondusif dan memadani. “Selamat tahun 2022,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad)

Jumlah Laka Lantas  2020 & 2021

  2020           2021  Keterangan

Kejadian            643             641    turun 2 kasus

Luka-luka          773             733  turun 40 kasus.

Meninggal        144             183    naik 39 kasus
(Data Polres Gresik)

2021 Angka Laka Menurun, Korban Meninggal Naik Selengkapnya