Naik Motor Modifikasi, Aam :  Nyaman Serasa Naik Alphard 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Muhammad Amanatullah memiliki sepeda motor menjadi kenyataan. Butuh waktu panjang bagi Aam, panggilan pelukis menggunakan kaki itu. “Alhamdulillah keturutan duwe (punya) sepeda roda tiga setelah sekian lama hanya janji-janji dari sana-sana,”katanya kepada 1minute.id pada Sabtu,16 Juli 2022.

Aam mengaku telah melakukan test drive motor barunya itu. “Koyok numpak Alphard. Mesin mantap. Langsung greng,”ujarnya sambil tersenyum. Raut muka Aam memancarkan rasa kebahagiaan itu. Aam mengaku sudah puluhan tahun mimpi bisa memiliki motor roda tiga. Kondisi ekonomi keluarga membuat Aam harus menunda mewujudkan mimpinya itu.

Sebelumnya, aktivitas Aam yang alumnus.Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu menggunakan sepeda onthel dengan tiga roda. Onthel itu digerakkan dengan kakinya. Bukan diengkol. Tapi didorong salah satu kakinya. Onthel itu karya orang tuanya. 

“Pingin duwe motor wis suwe. Puluhan tahun mas! Alhamdulillah, akhirnya bisa terwujudkan,”katanya. Aam adalah pelukis menggunakan kaki. Sejak lahir pemuda dinobatkan sebagai The Best Motivator pada Yudisium ke-40 UMG pada 2022 bertubuh pendek. Kedua kaki dan tangannya pendek. Namun, alumnus SMP Negeri 4 Gresik itu, memiliki semangat luar biasa. Keterbatasan fisik tidak membuat patah semangat. 

ONTHEL AAM : Kepala SD MUGEB Moh Nor Qomari bersama Muhammad Amanatullah, pelukis difabel pada Sabtu, 16 Juli 2022. Selama ini onthel roda tiga menemani aktivitasnya, ngajar ngaji di TPQ, kuliah , serta aktivitas lainnya (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di kampungnya di Jalan R A.Kartini, Gresik , Aam mengajar ngaji untuk anak-anak sekolah dasar. Aam yang alumnus SMA Semen Gresik itu juga kerap mendapatkan undangan untuk menjadi motivator. Ia yang jago melukis dengan kaki itu pernah tampil di program televisi. Seperti Kick Andy serta Hitam dan Putih. 

Meski, kunci motor sudah dikantongi. Akan tetapi, Aam belum memakainya. Sebab, Aam mengaku belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). “Senin (Lusa) Saya ngurus SIM,”ujarnya bersemangat.  Motor matik yang dimodifikasi menjadi roda tiga itu hasil donasi siswa dan guru SD Muhammadiyah 1 GKB (MUGEB). Sebelum diserahkan kepada Aam, pihak sekolah telah melakukan modifikasi dengan disesuaikan anatomi tubuh Aam. 

“Modifikasinya, kami mengajak Aam,”kata Kepala SD MUGEB Gresik M Nor Qomari pada Sabtu, 16 Juli 2022.  Aam terlahir pendek. Ia memiliki kaki dan tangan pendek. Aktivitas Aam tertumpuh pada kakinya. Modifikasi meliputi tuas gas, rem, tombol starter, tombol lampu sein, dan tombol bel seluruhnya berada di bawah. Semuanya dalam jangkauan kaki Aam. 

Selain itu, modifikasi dilakukan di bagian jok motor. Tujuannya, agar tubuhnya tak terlalu maju dan langsung menempel pada bagian steering, ada pula kerangka penyangga elastis yang dilapisi karet. Dengan begitu, badan Aam tetap nyaman saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. “Butuh waktu 14 hari untuk memodifikasinya,”jelas Ari. (yad)

Naik Motor Modifikasi, Aam :  Nyaman Serasa Naik Alphard  Selengkapnya

Donasi Siswa dan Guru SD MUGEB Wujudkan Mimpi Aam, Pelukis Difabel Memiliki Motor Matik

GRESIK,1minute.id – Mimpi Muhammad Amanatullah memiliki sepeda motor menjadi kenyataan. Penyerahan simbolis motor hasil donasi siswa dan guru dilakukan di event Mugeb Achievement di Hall GressMall  pada Sabtu,16 Juli 2022. 

Ajang penghargaan siswa prestasi di SD Muhammadiyah 1 GKB (SD MUGEB) terasa lebih spesial. Aam, begitu biasa disapa, berulangkali mengucapkan rasa syukurnya. Kegiatan itu dihadiri seluruh siswa serta wali siswa kelas I sampai VI SD MUGEB tahun ajaran 2022/2023.  Aam, sapaan akrab, pelukis difabel mendapatkan undangan khusus dari sekolah berlokasi di Jalan Belitung, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) itu. 

Sekolah yang dipimpin oleh M. Nor Qomari itu telah menyiapkan motor matik yang telah dimodifikasi khusus untuk Aam. Nur Qomari yang menyerahkan secara simbolis kunci motor itu kepada Aam. Aam pun terlihat semringah. Ia tersenyum senang karena bisa memiliki motor matik. Suasana pun menjadi haru.

Nur Qomari menceritakan pihaknya berusaha mewujudkan mimpi Aam bermula dari program Fun and Happy With Kak Aam yang digelar SD MUGEB selama dua hari, 15-16 Juni 2022. Kegiatan di sela classmeting itu berlangsung seru. Mulai pagi hingga sore, Aam yang alumnus Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu mengajari siswa melukis. 

Namun, terang Ari-panggilan-Nur Qomari, Aam tidak sekadar memberikan materi belajar  menggambar dan melukis. Aam yang dinobatkan sebagai The Best Motivator pada Yudisium ke-40 UMG 2022 ini menyelinginya dengan memberikan cerita menginspirasi kepada siswa SD MUGEB. Aam menceritakan tentang dirinya yang sejak lahir dalam kondisi fisik kurang sempurna. Tetapi, tetap bisa berprestasi. Aam mengaku pernah tampil di sejumlah program di televisi. Antara lain, Kick Andy, serta Hitam dan Putih.

“Sekarang Saya anggota AMFPA (Association of Mouth and Foot Painting Artist) bermarkas di Swiss,”kata Ari menirukan cerita Aam membuat siswa terkagum. Keren!. Aam, satu-satunya pelukis asal Gresik yang tergabung di AMFPA itu. Proses belajar melukis pun terasa lebih menyenangkan. 

Pada kesempatan itu, Aam yang pelukis menggunakan kaki juga memamerkan sejumlah karyanya. Ada lima karya Aam yang laku dalam pameran itu. Total senilai Rp 10 juta. Namun, untuk mewujudkan mimpinya memiliki motor mesin masih jauh panggang dari api. 

Pihak sekolah kemudian menggugas melakukan donasi untuk mewujudkan mimpi Aam. Selama Juni 2022 terkumpul donasi siswa dan guru Rp 13,5 juta dan donasi tranfer Rp 2,1 juta. “Sehingga total donasi yang terkumpul Rp 15,6 juta,”kata Ari pada Sabtu,16 Juli 2022. Uang hasil donasi itu digunakan untuk mewujudkan mimpi Aam.

“Tadi pagi dalam Mugeb Achievement, secara simbolis kunci motor kami serahkan kepada ustad Aam,”kata Ari. Sebutan Ustad disematkan, lanjutnya, karena tahun ajaran baru, sekolah merekrut Aam sebagai guru ekstrakuliner menggambar dan melukis. 

Terpisah, Aam mengaku sangat senang bisa memiliki motor. “Alhamdulillah keturutan duwe (punya) sepeda roda tiga setelah sekian lama hanya janji-janji dari sana-sana,”katanya.  “Terima kasih SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik yang sudah mewujudkan mimpi saya untuk memiliki sepeda roda tiga mesin,”imbuhnya. (yad)

Donasi Siswa dan Guru SD MUGEB Wujudkan Mimpi Aam, Pelukis Difabel Memiliki Motor Matik Selengkapnya

Akhir Januari 2022, Seluruh Anak Usia 6-11 Tahun di Gresik Tervaksinasi

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi anak 6-11 tahun terus digeber di Kabupaten Gresik. Satuan Tugas Covid-19 Gresik menargetkan seluruh anak usia 6-11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama akhir Januari 2022. Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen bisa berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ada tiga sekolah yang melakukan vaksinasi kepada anak-anak hari ini, Selasa, 11 Januari 2022. Tiga lembaga pendidikan itu adalah SD Muhammadiyah GKB (Mugeb) sebanyak 463 siswa ; SD Al Ibrah 300 murid dab SD Yayasan Islam Malik Ibrahim (YIMI) Gresik sebanyak 200 siswa.

Vaksinasi di SD Mugeb dipusatkan di Lapangan Futsal. Vaksinasi untuk siswa kelas I, II dan V itu terasa beda. Sebab, menghadirkan dua orang berkostum superhero  Ironman dan Captain America. Tampak hadir digelaran vaksinasi Merdeka itu antara lain Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosih dan sejumlah anggotanya. 

AKBP Much Nur Azis mengatakan, vaksinasi kepada anak-anak memerlukan perhatian khusus. Tokoh superhero Captain America dan Iron Man didatangkan membantu menghibur anak-anak. Selain itu ada juga tokoh kartun BoboiBoy. Di SD YIMI badut iku menghibur anak-anak saat menerima dosis vaksin. “Anak-anak bisa belajar dengan baik, vaksinasi merdeka ini serentak di seluruh Indonesia,”kata Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis. 

Vaksinasi Sinovac: Muhammad Rifky Putra Cahyadi, siswa SD Muhammadiyah GKB (Mugeb) mendapatkan vaksinasi dosis pertama di lapangan futsal sekolahnya pada Selasa, 11 Januari 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Vaksinasi di Gresik secara keseluruhan mencapai 85 persen termasuk lanjut usia (lansia). Vaksinasi anak mencapai 51,69 persen hingga hari ini. Alumnus Akpol 2002 ini menargetkan akhir bulan Januari vaksinasi seluruh anak-anak usia 6-11 tahun sudah divaksin. “Dua pekan atau kurang dari satu bulan ini anak-anak di Gresik sudah kita vaksinasi semuanya termasuk yang ada di Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura semuanya,”kata mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Alumnus Akpol 2002 ini mengingatkan agar masyarakat yang telah menerima dosis vaksin untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sebab, wabah coronavirus disease 2019 belum berakhir. Masih ada varian baru, Omicron yang harus menjadi kewaspadaan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Meski, varian baru kali pertama ditemukan di Afrika Selatan belum ditemukan di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Akhir Januari 2022, Seluruh Anak Usia 6-11 Tahun di Gresik Tervaksinasi Selengkapnya