Siapa yang Bakal Mengisi 9 Kursi Eselon II yang Lowong di Pemkab Gresik. Ini Kandidatnya!

SEKDA Gresik Washil Miftachul Rachman

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 dari 27 kandidat pimpinan Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalani General check up di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Rabu besok, 23 November 2021.
Mereka menjalani tes Kesehatan setelah panitia seleksi terbuka (Pansel) menetapkan mereka melaju ketiga besar.

Belasan pejabat itu memperebutkan menduduki lima kursi jabatan eselon dua yang lowong saat ini. Lima kursi yang belum memiliki pimpinan definitif itu adalah Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik); Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) ; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu (DPM-PTSP) ; Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bappeda).

Sedangkan,12 pejabat lainnya menjalani General check up pada Kamis lusa, 24 November 2021. Mereka kandidat calon pimpinan di Dinas kesehatan (Dinkes) Gresik; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) ; Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan Rakyat. 

Untuk diketahui, panitia seleksi terbuka (Pansel) telah mengumumkan 3 besar jabatan pimpinan Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik. Sebanyak 27 pejabat itu memperebutkan 9 kursi yang lowong di Pemkab Gresik.  

Sembilan kursi yang lowong berdasarkan pengumuman bernomor 09/PANSEL/2021 diteken oleh Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman itu yakni Dinas Pendidikan (Dispendik); Dinas Kesehatan (Dinkes) ; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) ; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu (DPM-PTSP) dan Dinas Sosial (Dinsos). Kemudian, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) ; Direktur Utama RSUD Ibnu Sina dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan Rakyat. 

Mereka yang lolos ketiga besar setelah Pansel melakukan penilaian Seleksi Administrasi, Penelusuran Rekam Jejak, Seleksi Kompetensi dengan Metode Assessment Center, Penulisan Makalah, Presentasi dan Wawancara serta Tes Kesehatan (termasuk Tes Bebas Narkoba). “Keputusan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2021 bersifat final dan mengikat serta tidak dapat diganggu gugat,”ujar Washil dalam surat pengumuman yang diteken Senin, 22 November 2021. 

Untuk tahapan berikutnya, 27 pejabat itu harus menjalani General check up di RSUD Ibnu Sina Gresik. Tes Kesehatan dibagi dua sesi yakni Selasa dan Rabu, 23-24 November 2021. Hari pertama untuk calon kandidat yang menduduki kursi Kadispendik; Kepala DPM-PTSP; DPUTR; Pol PP dan Bappeda. Sedangkan, hari Kamis, untuk posisi Kadinkes; Kadinsos ; Direktur RSUD Ibnu Sina dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan Rakyat. 
Ini 9 kursi dan 27 kandidat pejabat yang bakal mengisi kursi secara definitif itu. (yad)

Nama ini disusun berdasarkan urutan abjad sebagai berikut: 
A. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik. Ali Mahfud ; Daifi  ; S. Hariyanto 
B.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik Achmad Hadi ; Dhiannita Tri Astuti dan Ketuk Pratikno
C. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  Gresik. A.M. Reza Pahlevi  ; Farida Haznah Makruf  dan Subhan
D. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Daerah Gresik. Herawan Eka Kusuma ; Misbahul Munir dan Narto 
E. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja  Gresik. Mochamad Jusuf Ansyori  ; Musnadi dan Suprapto 
F. Asisten Perintahan dan Kesejahteraan  Rakyat Setda Gresik. Moh. Nadlelah ; Oedi Margiantonius dan Suyono
G. Kepala Dinas Kesehatan Gresik. dr. Mukhibatul Khusnah ; dr. Puspitasari Whardani dan dr. Wiwik Susanti 
H. Kepala Dinas Sosial Gresik
Hamim ; Kiki Nuriyadi dan dr. Ummi Khoiroh
I. Direktur RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik
dr. Kartiko Husodo Odi ; dr. Soni  dan dr. Titik Ernawati 

(Data Pansel)

Siapa yang Bakal Mengisi 9 Kursi Eselon II yang Lowong di Pemkab Gresik. Ini Kandidatnya! Selengkapnya

Washil, Ketua OPOP Gresik, Mewujudkan Santripreneur melalui One Pesantren, One Produk

GRESIK,1minute.id – Jabatan Washil Miftachul Rachman bertambah satu lagi. Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik itu terpilih sebagai Ketua One Pesantren, One Produk (OPOP) di Pondok Pesantren (Ponpes) Qomaruddin, Sampaikan, Desa/Kecamatan Bungah, Gresik.  

Washil, kali pertama menduduki posisi ketua OPOP di Kabupaten/kota di Jatim. Karena baru Kabupaten Gresik yang memiliki pengurus OPOP. Kopilaborasi Sambang Pesantren digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim di Yayasan Ponpes Qomaruddin Bungah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadiri acara Kopilaborasi Sambang Pesantren dalam kesempatan menyampaikan merupakan suatu terobosan besar yang dilakukan oleh Gubernur Jatim dimana OPOP sangat bagus dalam kemandirian pesantren. 

Menurutnya, OPOP merupakan sebuah program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis pesantren melalui pemberdayaan santri, pesantren dan alumni pondok pesantren. “Mari terus kita bangun sinergitas pemerintah dengan masyarakat pemerintah dengan pesantren sudah saatnya kita berfikir kemandirian itu dari pesantren dalam pembentukan karakter santri yang enterpreneur dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani. 

Gus Yani berharap untuk tidak pernah takut dalam mengembangkan usaha sekecil. Apapun usaha itu akan tumbuh besar dengan usaha dan kerja keras. Semangat itu yang harus ditanam oleh adik adik santri. “Tentunya dalam proses pendampingan dan pemasaran juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah Kabupaten,”tegasnya. 

Sekjen One Pesantren One Produk (OPOP) Jatim Mohammad Ghofirin mengapresisasi respon cepat Pemkab Gresik. Ia menyebut  Gresik adalah satu-satunya Kabupaten yang kali pertama merespon dan mengukuhkan pengurus OPOP tingkat Kab/Kota di Jawa Timur. “Di Jawa Timur, baru Kabupaten Gresik yang mengukuhkan Pengurus OPOP,”kata Ghofirin. 

Ia mengatakan Jatim memiliki 6.864 pondok pesantren atau setara 24,76 persen dari total pesantren secara nasional. Pihaknya berharap ini bisa menjadi motor kebangkitan ekonomi berbasis pesantren untuk digarap secara serius dalam perwujudan produk-produk untuk kebangkitan pesantren dan masyarakat sesuai slogan OPOP “Pesantren berdaya masyarakat sejahtera,” tegasnya. 

Pengukuhan Pengurus OPOP ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Plt. Diskoperindag Jatim Mas Purnomohadi, Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa, Pengasuh dan pengurus Ponpes Qomaruddin KH. iklil, Gus Alaudin dan KH. Nawawi.  Serta, sejumlah kepala OPD Pemkab Gresik. 

Plt. Kadiskoperindag Jatim Mas Purnomohadi, mengatakan Santri selain belajar ngaji akan dibentuk sebagai wirausahawan mandiri dan siap berkolaborasi. OPOP yang menjadi unggulan tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Maka Pondok pesantren juga dituntut sebagai agen perubahan dalam kebangkitan Ekonomi sesuai 3 pilar OPOP Provinsi Santripreneur, Pesantrenpreneur, dan Sosiopreneur, Ini dilakukan sebagai upaya pondok pesantren memberikan pendidikan wirausaha kepada santri selain mengaji. (yad)

Washil, Ketua OPOP Gresik, Mewujudkan Santripreneur melalui One Pesantren, One Produk Selengkapnya

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI

GRESIK,1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman resmi menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pria yang mengawali karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1998 itu sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk melakukan akselerasi kebijakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menuju Gresik Baru.

Washil-panggilan akrab-Achmad Washil Miftachul Rachman menamakan program AKSI (Akselerasi, Kolaborasi, Sinergi dan inovasi). Pertama, Akselerasi, kata Washil, program internal tentang sumberdaya manusia. Kepegawaian di lingkungan Pemkab.

“Profesionalitas dan pelayanan,”terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik itu usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati pada Kamis, 30 September 2021.  Sedangkan, kolaborasi akan membentuk teamwork antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Washil berharap antarOPD bisa sinergi dan berinteraksi dengan baik.

Berikutnya, Sinergi sebuah konsep tentang penganggaran.  Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Gresik ini, akan menyinergikan anggaran pusat, daerah maupun CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mendukung penanganan Covid-19 Gresik. 

Terakhir, Inovasi. Washil akan mendorong kepala OPD untuk membuat program yang inovatif. “Diharapkan bisa maju satu langkah dari OPD,”ujarnya. Program inovasi ini kerap digaungkan oleh Bupati maupun Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mendorong kepala OPD melakukan terobosan baru. Tidak melakukan copy paste (copas). (yad)

Washil, Sekda Gresik Baru Siap Ber-AKSI Selengkapnya

Washil, Nakhoda Baru Sekretaris Daerah Gresik, Bupati Optimistis Gresik Baru lebih Bermanfaat

GRESIK, 1minute.id – Achmad Washil Miftachul Rachman, nakhoda baru Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik. Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Washil dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 September 2021.

Pelantikan Washil sebagai Sekda Gresik dari hasil seleksi terbuka (Selter) yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) mengakhiri kekosongan jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik. Selama 14 bulan, kursi Sekda dijabat Pj Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pemprov Jatim. 

Fandi Akhmad Yani berharap Sekda Washil bisa menjadi dirigen yang bisa mengharmonisasi jalan roda pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik yang lebih harmonis. Sebab, dimasa pandemi Covid-19 sangat sulit ini dibutuhkan akselerasi, inovasi, kreatifitas dan kerja keras OPD dengan di nakhodai oleh Sekda.

“Sekda Washil mampu mengharmonisasi, membentuk teamwork yang kuat, gotong royong, kolaborasi dengan OPD yang lain,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan kepada wartawan. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis dan Sekda Gresik Washil. 

SK PENGANGKAT SEKDA: Bupati Gresik Fandi Akhmad menyerahkan SK Sekda Gresik kepada Achmad Washil Miftachul Rachman usai pelantikan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 30 September 2021 ( Foto: Humas Pemkab Gresik)

Sebelumnya, Gus Yani dalam sambutannya meminta Washil langsung tancap gas bekerja dan membangun sinergi yang baik antar OPD. “Kita dukung bersama Pak Washil sebagai Sekretaris Daerah, saya harap Pak Washil mampu mengharmonisasi seluruh peran kepala OPD, membentuk teamwork yang kuat, demi mewujudkan Gresik baru yang bermanfaat,”ujar Bupati Yani. 

Seperti diberitakan selama 14 bulan kursi Sekda lowong. Tugas sehari-hari sementara diemban oleh Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno selaku Pj. Sekretaris Daerah. Sesuai dengan amanat undang – undang nomor 5/2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah nomor 11/2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS sesuai dengan persyaratan yang telah dilakukan dengan seleksi terbuka. 

Ada tujuh pejabat eselon II yang melamar sebagai kandidat calon Sekda Gresik. Dua pelamar gugur di seleksi administrasi. Lima orang running tahapan berikutnya. Lima orang itu adalah Kepala DLH Gresik Mokh Najikh ;  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ; Asisten Abu Hasan ;  Kadisnaker Budi Rahardjo dan Kepala Inspektorat Edy Hadisiswoyo.  

Lima kandidat diambil tiga orang. Mereka adalah Achmad Washil Miftachul Rachman  ; Abu Hasan dan Budi Rahardjo. Ketiga nama ini dibawa ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur Jatim. Hasil koordinasi Gubernur Jatim dan rekomendasi KASN memutuskan Washil sebagai Sekda Gresik.  (yad)

Washil, Nakhoda Baru Sekretaris Daerah Gresik, Bupati Optimistis Gresik Baru lebih Bermanfaat Selengkapnya

Washil Sekda Gresik Terpilih?

GRESIK,1minute.id – Tuntas sudah kerja Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik 2021. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Gubernur Jatim dikabarkan telah merekomendasikan satu dari tiga nama calon Sekda Gresik. 

Sumber 1minute.id,  rekomendasi  diberikan kepada Achmad Washil Miftahul Rachman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik.
Informasi yang dihimpun, bila tidak ada aral melintang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Sekda Gresik akan direncanakan pada hari ini, Kamis, 30 September 2021. 

Benarkah ? Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik dr Adi Yumanto masih menutup rapat identitas sekda terpilih. “Mohon maaf, silakan tunggu waktunya,”kata Adi Yumanto di konfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Reza Pahlevi setali tiga uang dengan dr. Ady Yumanto. “Saya detik belum dapat informasinya,”kata Reza dikonfirmasi melalui selulernya pada Kamis, 30 September 2021. 

Terpisah,  Budi Raharjo,  kandidat calon Sekda hanya berharap Sekda terpilih nanti bisa lebih maksimal membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan kabupaten Gresik. “Semoga Sekda terpilih amanah,”kata Budi Raharjo yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik. (yad)

Washil Sekda Gresik Terpilih? Selengkapnya

Berkas Administrasi Lengkap, 5 Pelamar Sekda Gresik Melaju Tahapan Kedua

Pj. Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Seleksi Terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik memasuki babak baru. Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Sekretaris Daerah Gresik telah mengumumkan lima dari tujuh pelamar yang telah memenuhi persyaratan administrasi pada Jumat, 10 September 2021.

Pansel mengumumkan hasil seleksi administrasi melalui website bkd.gresikkab.go.id. Dalam pengumuman  Nomor 02/PANSEL/2021, ini lima pelamar yang lolos seleksi administrasi itu adalah Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik ; Edy Hadisiswoyo,  Kepala Inspektorat Gresik ; Abu Hassan, Asisten ; Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala DPUTR Gresik dan Budi Raharjo, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik. 

Kelima kandidat itu, selanjutnya running tahapan berikutnya yakni menyerahkan makalah (format PDF) dan materi presentasi (PTT) paling lambat 13 September 2021 pukul 24.00. Makalah tersebut akan presentasikan oleh kelima calon Sekda itu kepada pansel pada 15 September 2021. 

Sedangkan, dua pelamar lain yakni Andhy Hendro Wijaya, Staf Ahli Bupati dan Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik tidak lolos seleksi tahap awal yakni seleksi administrasi. Sumber menjelaskan kedua pejabat eselon II-B itu, administrasi tidak lengkap.

Pj Sekretaris Daerah Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, lima orang kandidat yang lolos seleksi administrasi bisa dilihat di website bkd.gresikkab.go.id. “Tahap berikutnya, membuat makalah dan pemaparan dihadapan pansel,”kata Abimanyu dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Jumat, 10 September 2021.

Setelah presentasi dan wawancara, kelima pelamar akan menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani. Setelah itu, pansel menetapkan tiga dari lima calon terbaik kepada Bupati. “Nanti, Bupati mengusulkan calon Sekda Gresik yang dipilih kepada Gubernur Jatim dan KASN,”imbuh Abimanyu yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim. 

Ia berharap proses Selter JPT berlangsung lancar sehingga Pemkab Gresik memiliki sekda definitif. “Semoga proses belajar lancar,”harap Abimanyu yang sudah 1 tahun, 20 hari jabatan Pj Sekda Gresik ini.  

Seperti diberitakan Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah (Selter Sekda) Pemkab Gresik telah dibuka sejak Jumat, 3 September 2021. Selter Sekda dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021.

Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agust 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Merujuk laman bkd.gresikkab.go.id bernomor 01/PANSEL/2021 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik pendaftaran dan penerimaan dokumen serta penelusuran jejak mulai 3-9 September 2021. 

Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 September 2021. Kemudian, Seleksi kompetensi dengan metode assesment center mulai 13-17 September 2021. Lalu, penyerahan makalah pada 20 September 2021. Prestasi dan wawancara pada 21 September 2021 , Pengumuman hasil akhir Seleksi pada 22 September 2021. Kemudian tes kesehatan jasmani dan rohani pada 23 September 2021.

Penyampaian 3 calon JPT Pratama kepada Bupati Gresik pada 27 September 2021 dan usai penetapan calon Sekretaris Daerah Gresik kepada Gubernur Jatim dan KASN. 

Dalam ketentuan yang diteken oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka PJT Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik  Heru Purwaka menegaskan, dokumen yang akan diproses adalah softcopy yang sudah sesuai ketentuan dan persyaratan panitia, keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Panitia seleksi tidak memungut biaya dalam bentuk apapun,”tegas Heru Purwaka dalam surat pengumuman bernomor 1/PANSEL/2021 tertanggal 3 September 2021 itu. (yad)

Berkas Administrasi Lengkap, 5 Pelamar Sekda Gresik Melaju Tahapan Kedua Selengkapnya
ILUSTRASI PELANTIKAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah ratusan ASN di hall parkir Selatan Kantor Bupati pada Senin, 30 Agustus 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selter Sekda Gratis, Ini Tahapan Seleksinya

PELANTIKAN PEJABAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mutasi, rotasi dan promosi 438 ASN Pemkab Gresik pada Senin, 30 Agustus 2021 (Foto Dok Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah (Selter Sekda) Pemkab Gresik telah dibuka sejak Jumat, 3 September 2021. Selter Sekda dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021. Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agustus 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Merujuk laman bkd.gresikkab.go.id Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik pendaftaran dan penerimaan dokumen serta penelusuran jejak mulai 3-9 September 2021. 

Pengumuman hasil seleksi administrasi pada 10 September 2021. Kemudian, Seleksi kompetensi dengan metode assesment center mulai 13-17 September 2021. Lalu, penyerahan makalah pada 20 September 2021. Prestasi dan wawancara pada 21 September 2021 , Pengumuman hasil akhir Seleksi pada 22 September 2021. Kemudian tes kesehatan jasmani dan rohani pada 23 September 2021.

Penyampaian 3 calon JPT Pratama kepada Bupati Gresik pada 27 September 2021 dan usai penetapan calon Sekretaris Daerah Gresik kepada Gubernur Jatim dan KASN. Dalam ketentuan yang diteken oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka PJT Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik  Heru Purwaka menegaskan, dokumen yang akan diproses adalah softcopy yang sudah sesuai ketentuan dan persyaratan panitia, keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

“Panitia seleksi tidak memungut biaya dalam bentuk apapun,”tegas Heru Purwaka dalam surat pengumuman bernomor 01/PANSEL/2021 tertanggal 3 September 2021 itu. Seperti diberitakan, hampir setahun kursi Sekda Gresik kosong. Jabatan tertinggi ASN di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu kini dijabat Pj Sekda Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim. 

Merujuk ketentuan Selter Sekda sedikit ada 13 ASN yang bisa mengikuti Selter Sekda Gresik ini. Dalam catatan 1minute.id,  mereka diantaranya 1. Andhy Hendro Wijaya, staf Ahli Bupati (2) Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  (3) Eddy Hadisiswoyo, Kepala Inspektorat (4) Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DPUTR (5) Abu Hasan, Asisten (6) Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik.

Berikutnya (7) Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (8) drg Saifudin Ghozali, Kepala KBPPPA (9) Budi Raharjo, Kadisnaker (10) Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Permukiman (11) Darmawan, staf Ahli (12) Nuri Mardiana, Kepala BPPKAD (13) Ninik Asrukin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Mereka telah menjabat minimal dua kali sebagai kepala Dinas atau Kepala Badan, berusia dibawah 56 tahun, eselon II-B. (yad)

Selter Sekda Gratis, Ini Tahapan Seleksinya Selengkapnya

Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Gresik Dibuka

Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno ( Foto : Chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik akan segera terisi. Siapa yang paling layak menduduki jabatan tertinggi ASN di Lingkungan Pemkab Gresik itu? Sabar. Sebab, tahapan baru berjalan. Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik membuka Pendaftaran mulai 3 – 9 September 2021. Sebab, jabatan tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik ini lowong sejak Maret 2020 lalu. 

Hampir setahun lowong. Saat ini dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt). Plt Sekda Gresik itu adalah Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno yang merangkap menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah Pemprov Jatim itu. “Mulai kemarin (Jumat) Selter Sekda dibuka,”ujar Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno pada Sabtu, 4 September 2021. 

Selter Sekda  dilaksanakan setelah turunnya Surat Ketua KASN Nomor: B-2455/KASN/7/2021 tertanggal 21 Juli 2021. Perihal Rekomendasi Rencana Selter JPT Pratama di Lingkungan Pemkab Gresik, dan Surat Mendagri Nomor: 821/5503/OTDA tanggal 26 Agust 2021, Perihal Rekomendasi Penjelasan atas Permohonan Pelaksanaan Selter JPT Pratama Sekda Kabupaten Gresik.

Ketua pansel adalah Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan anggota yang terdiri dari Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Rektor STAI Qamaruddin Bungah, dan 2 akademisi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. 

Syarat untuk mengikuti selter Sekda ini adalah aparatur sipil negara (ASN) eselon II-B, minimal 2 kali menjabat sebagai Kepala Dinas atau Kepala Badan dan berusia maksimal 56 tahun. 

Merujuk aturan tersebut, persaingan menuju kursi tertinggi ASN di lingkungan Pemkab Gresik semakin ketat. Sebab, ada puluhan ASN yang layak. Mereka memiliki kans sama untuk menduduki kursi tertinggi di sebagai ASN. Siapa saja mereka berdasarkan catatan 1minute.id diantaranya adalah : 

1. Andhy Hendro Wijaya, staf Ahli Bupati.  (2) Mokh Najikh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  (3) Eddy Hadisiswoyo, Kepala Inspektorat.  (4) Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DPUTR. (5) Abu Hasan, Asisten (6) Nanang Setiawan, Kepala Dinas Pertanahan Gresik (7) Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  (8) drg Saifudin Ghozali, Kepala KBPPA (9) Budi Raharjo, Kadisnaker  (10) Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Permukiman (11) Darmawan, staf Ahli (12) Nuri Mardiana, Kepala BPPKAD (13) Ninik Asrukin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

“Mereka memiliki peluang sama. Karena telah 2 kali menjabat Kepala Dinas atau Badan. Usia juga dibawah 56 tahun,”kata sumber dilingkungan Pemkab Gresik ini. (yad)

Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Gresik Dibuka Selengkapnya

Menjelang Akhir Jabatan, Plt Bupati Pamitan, Melaunching Tiga Buku dan Meresmikan Infrastruktur

GRESIK,1minute.id – Plt Bupati Gresik Moh Qosim memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 15 Februari 2021. Apel Senin pagi itu diikuti aparat sipil negara (ASN) di lingkungan sekretariat daerah.

Dihadapan peserta apel itu, wakil bupati dua periode itu menyempatkan pamitan kepada para abdi negara di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Sebab, Rabu lusa, 17 Februari 2021, ia bersama pasangan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto akan mengakhiri masa jabatannya selama dua periode.

Posisinya, akan digantikan oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, Bupati – Wabup Gresik terpilih dalam gelaran Pilbup 9 Desember 2021.

Plt Bupati Qosim di hadapan peserta apel  juga mengajak seluruh pegawai berdoa bersama untuk kesembuhan Bupati Sambari Halim Radianto yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Selain mengajak berdoa bersama, Qosim juga melaunching buku yang ditulis Bupati Sambari. Buku tersebut diantaranya ‘Gresik Lawan Covid, Wali Songo dalam Membangun Gresik, Gresik Terintegrasi Membangun Dunia dan Gresik Parakarta’.

Buku Gresik Lawan Covid-19, ada sebuah buku yang menceritakan upaya duet kepemimpinan Sambari-Qosim (SQ) menangani, mencegah terjadinya penyebaran wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok. Penanganan berupa kebijakan serta rangkuman pemberitaan tentang perkembangan Covid-19 dari berbagai pemberitaan. Media cetak dan online. 

Buku ini, inisiasi Bupati Sambari dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Gresik Siti Jaiyaroh. Buku diterbitkan oleh DPK Gresik.

“Sebelum mengakhiri jabatan bersama Pak Sambari. Saya juga meresmikan sejumlah pembangunan infrastruktur antara lain jalan underpass, Jembatan Pandu, Jembatan Kemudi, Islamic Center, Kantor Kejaksaan Gresik, Makodim 0817, rusunawa, dan beberapa infrastruktur di Pulau Bawean,”ujar M.Qosim.

Qosim bersama Bupati Sambari meminta maaf bila selama memimpin Gresik 10 tahun. Plus minus duka maupun suka pasti ada. “Pastinya saya dengan Bupati Sambari pasti ada kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja. Untuk itu, secara pribadi saya minta maaf,” ujarnya.

Ia menambahkan, 17 Februari 2021 nanti Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) dilantik. Harapan saya bupati dan wakil bupati yang baru dibantu untuk mensukseskan pembangunan di Gresik.

Sementara Pj Sekda Pemkab Gresik Abimanyu menuturkan, selama kepimimimpinan Bupati Sambari-M.Qosim 10 tahun menorehkan tinta emas dengan beberapa macam, dan hal ini sudah mendapatkan apresiasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. “Prestasi Kabupaten Gresik sudah tidak diragukan lagi. Baik tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (*)

Menjelang Akhir Jabatan, Plt Bupati Pamitan, Melaunching Tiga Buku dan Meresmikan Infrastruktur Selengkapnya