SIG Bangun Sarana dan Prasarana Atasi Krisis Air Bersih Warga  Rembang dan Blora 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik membangun jaringan pipanisasi dari sumber mata air di terowongan Brubulan ke permukiman warga hingga sejauh 600 meter, serta tandon penampungan air.

“Hasilnya, hampir seluruh warga Pasucen sekarang bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, hingga mencuci, tanpa harus bersusah payah lagi,” kata Kepala Desa Pasucen di Rembang, Jawa Tengah Salamun. 

Pembangunan pipanisasi jaringan air di Desa Pasucen, Kabupaten Rembang dan Desa Ngampel, Kabupaten Blora mengakhiri paceklik air bersih yang berlangsung puluhan tahun. Selamun mengenang masa kecilnya ketika akses air bersih masih menjadi tantangan besar bagi warga desanya, terutama saat musim kemarau. Ia menceritakan bahwa dahulu, warga harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air, dengan menenteng ember dan memikul jerigen.

Selama puluhan tahun. Utamanya saat musim kemarau, warga harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Ngampel Mohamad Astiadi Maryanto yang menyebut bantuan sarana dan prasarana air bersih dari PT Semen Gresik sangat berdampak positif bagi warganya. “Sebelumnya, warga kami kesulitan air. Sekarang, alhamdulillah, air sudah mengalir lancar langsung ke rumah-rumah. Debitnya besar, sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mohamad Astiadi Maryanto.

Dalam kurun waktu 2017 hingga 2024, PT Semen Gresik telah menginvestasikan senilai Rp 582,7 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Pasucen dan Ngampel, meliputi sistem pipanisasi, tandon air, bak penampungan, serta pompa air. Berkat bantuan infrastruktur air bersih tersebut, kini air bersih dapat mengalir langsung ke permukiman warga dengan total penerima manfaat mencapai 457 Kepala Keluarga (KK), yakni 250 KK di Desa Pasucen dan 207 KK di Desa Ngampel.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, bantuan sarana dan prasarana air bersih ini sejalan dengan strategi keberlanjutan SIG untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya yang berada di Desa Ring 1 area operasional Perusahaan. Apalagi, akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

”SIG dan seluruh entitas bisnisnya berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi melalui program TJSL secara terukur dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Bangun Sarana dan Prasarana Atasi Krisis Air Bersih Warga  Rembang dan Blora  Selengkapnya

SIG Wujudkan Mimpi Ratusan Jiwa Warga Nikmati Air Bersih di Tuban

GRESIK,1minute.id –  Ratusan jiwa warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur semringah. Sebab, mimpi mereka selama puluhan tahun bisa menikmati air bersih bisa teralisasi. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang mewujudkan mimpi warga tersebut dengan membangun tandon air berkapasitas 12 ribu liter.

Pembangunan itu sebagai wujud komitmen SIG untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.  SIG membangun sarana dan prasarana air bersih berupa tandon air atas berkapasitas 12.000 liter dan tandon air bawah dengan kapasitas 8.000 liter, serta pipanisasi sepanjang 2 km yang dilengkapi sistem distribusi air ke rumah-rumah warga. Bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi solusi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di dua dusun yang selama ini mengalami krisis air bersih.

Kepala Desa Tuwiri Kulon Dasmiyati, menyampaikan apresiasi atas kontribusi SIG yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Berkat bantuan SIG, kini warganya dapat menikmati kemudahan akses air bersih yang tersalurkan langsung ke rumah.

“Kami, atas nama pemerintah desa dan masyarakat Tuwiri Kulon, menyampaikan terima kasih kepada SIG yang tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga mitra pembangunan desa yang aktif mendampingi masyarakat,” ujar Dasmiyati.

Dasmiyati mengaku sebelumnya warga harus membeli air bersih hingga 4 tangki dengan kapasitas 5.000 liter setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari dan untuk minuman ternak. Biaya yang dikeluarkan pun cukup membebani. “Kini, dengan adanya sumur bor, serta bantuan tandon air dan jaringan pipa dari SIG, warga cukup membayar iuran bulanan yang jauh lebih murah. Saat ini sudah ada 94 kepala keluarga yang merasakan manfaat dari program ini,” kata Dasmiyati.

Menurut Dasmiyati, pengadaan sarana dan prasarana air bersih ini dijalankan melalui skema pembiayaan bersama. Pengeboran sumur didanai Dana Desa (DD), sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah warga difasilitasi program TJSL dari SIG. Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) mengelola fasilitas air bersih ini sehingga operasional dan keberlanjutannya dapat terjaga.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Rasidan, 77, warga Dusun Bulu. Dia menyampaikan rasa syukur atas fasilitas air bersih yang kini mengalir langsung ke rumah warga. “Dulu kami harus beli air, mahal. Tapi sekarang sudah mengalir ke rumah dan biayanya ringan. Terima kasih kepada SIG dan pemerintah desa yang telah memperjuangkan ini untuk warga,” ungkap Rasidan.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG senantiasa menjalankan program TJSL secara terukur dan berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat. Pendekatan ini menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjangkau masyarakat dan menciptakan dampak jangka panjang.

“SIG tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut membangun kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan warga. Harapannya, infrastruktur air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan secara optimal, tetapi juga dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk keberlangsungan generasi berikutnya,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

SIG Wujudkan Mimpi Ratusan Jiwa Warga Nikmati Air Bersih di Tuban Selengkapnya

SIG dan Asatu Realty Property Group Dukung Pemerintah Wujudkan 3 Juta Rumah 

GRESIK,1minute.id – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk mendukung program 3 juta rumah kembali ditunjukkan melalui kerja sama dengan Asatu Realty Property Group dalam pembangunan perumahan Graha Asatu Puncak di Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. SIG dan Asatu Realty Property Group akan membangun sebanyak ± 500 unit rumah beragam tipe menggunakan produk bata interlock presisi dalam sembilan klaster.

Kerja sama antara SIG dan Asatu Realty Property Group ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama oleh Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono bersama Direktur Sales & Marketing SIG, Dicky Saelan di perumahan Graha Asatu Puncak pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Bata interlock presisi merupakan produk turunan semen hijau SIG dengan mekanisme kerja bata yang saling mengunci antar balok seperti sistem mainan bongkar pasang. Penggunaan bata interlock presisi memberikan banyak keuntungan dibandingkan material konvensional dalam pembangunan rumah.

Keuntungan memakai bata interlock antara lain, lebih efisien dalam penggunaan material, dan durasi konstruksi lebih cepat dan telah dibuktikan dalam pembangunan contoh hunian tapak ramah lingkungan tipe 36 di IKN dalam waktu 15 hari. 

Produk turunan semen hijau SIG ini juga tahan gempa dan api, serta memberikan tampilan modern dan mampu mengondisikan udara dalam ruangan menjadi lebih sejuk.

Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono mengapresiasi kerja sama SIG dengan Asatu Realty Property Group dalam pembangunan perumahan Graha Asatu Puncak. Kerja sama ini dinilai sebagai dukungan terhadap pemerintah dalam pembangunan 3 juta rumah. Apalagi, proyek ini dibangun menggunakan produk inovatif bata interlock presisi dari SIG yang memiliki banyak keunggulan.

”Kerja sama Ini merupakan gambaran dari gotong royong bersama dalam mewujudkan perumahan untuk rakyat. Ini adalah solusi perumahan yang bisa menjadi percontohan bagi yang lain. Apa yang digagas oleh SIG dan Asatu Realty Property Group untuk membangun rumah berkualitas dan berkelanjutan bagi rakyat harus kita dukung bersama,” kata Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono.

Direktur Sales & Marketing SIG Dicky Saelan mengatakan, perwujudan program 3 juta rumah membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang memiliki kesamaan visi untuk membangun rumah yang berkualitas, layak dan terjangkau, serta memenuhi aspek keamanan. Kesamaan visi ini kembali mempertemukan SIG dengan Asatu Realty Property Group untuk berkolaborasi dalam pembangunan  perumahan Graha Asatu Puncak.

”Melalui produk bata interlock presisi, SIG memastikan masyarakat dapat memiliki rumah yang nyaman dan aman, lebih tahan terhadap gempa dan api, serta ramah lingkungan. Ini adalah keunggulan yang kami harapkan dapat dinikmati oleh semua kalangan, sekaligus bentuk dukungan untuk pencapaian 3 juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Dicky Saelan.

Sementara itu, Direktur Utama Asatu Realty Property Group Joko Santosa menyampaikan rasa bangga dapat bermitra dengan SIG. Menurutnya, Asatu Realty Property Group adalah pionir dalam pembangunan rumah dengan bata interlock presisi di Pulau Jawa. Pembangunan Graha Asatu Puncak, merupakan proyek ketiga yang menggunakan bata interlock presisi menyusul kesuksesan proyek sebelumnya di Kendal, Jawa Tengah dan Bandung Barat, Jawa Barat.

Pada proyek perumahan Bumi Svarga Asri, SIG memasok bata interlock presisi untuk membangun sebanyak 250 unit rumah di Kendal, Jawa Tengah, yang menjadi hunian percontohan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) hijau pertama di Indonesia. Setelah itu, SIG kembali memasok bata interlock presisi pada proyek perumahan Hannan Permai Rendeh sebanyak 250 unit di Bandung Barat, Jawa Barat. Dalam waktu dekat, SIG juga akan mendukung Asatu Realty Property Group dengan memasok produk yang sama untuk membangun rumah di Agung Podomoro Land.

“Alhamdulillah, kolaborasi dengan SIG semakin solid. Konsumen juga mengakui bahwa rumah bata interlock presisi sejuk saat siang hari, hangat pada malam hari, dan kedap suara. Ke depan, kami akan membangun seluruh unit dengan bata interlock presisi karena mutunya bagus, waktu konstruksinya cepat, dan biayanya murah. Kami berharap semoga kemitraan dengan SIG dapat terus berlanjut,” ujar Joko Santosa. (yad)

SIG dan Asatu Realty Property Group Dukung Pemerintah Wujudkan 3 Juta Rumah  Selengkapnya

Pasok Kebutuhan Semen untuk Pembangunan Tol Bocimi, SIG Dukung Kemajuan Sektor Pariwisata dan Usaha Lokal di Jawa Barat

GRESIK,1minute.id – Proyek Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) yang saat ini telah memasuki pembangunan Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) sepanjang 13,7 km. Kehadiran Tol Bocimi berperan penting dalam mendukung peningkatan konektivitas menuju Jawa Barat bagian selatan yang kaya akan potensi wisata alam. 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) trurut mendukung pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 dengan memasok semen pada Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Sejak Desember 2024 hingga Juni 2025, SIG telah memasok 29.990 ton semen dari total 60.000 ton semen yang akan dipasok hingga akhir proyek.

Jalan Tol Bocimi Seksi 3 akan menjadi jalur alternatif logistik dari dan menuju Sukabumi sehingga mengurangi kepadatan di jalan nasional, sekaligus mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta yang semula bisa mencapai 7 jam menjadi hanya 2 jam. Akses menuju tujuan wisata juga semakin mudah dan diharapkan mendorong perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.   

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, sebagai infrastruktur strategis untuk percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, kehadiran Tol Bocimi akan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan barang, serta memajukan sektor pariwisata di Jawa Barat bagian Selatan, khususnya Sukabumi.

”Jalan Tol Bocimi akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di Sukabumi yang memiliki potensi wisata alam, seperti geopark hingga pantai. Kemudahan akses akan memacu kunjungan ke salah satu daerah dengan tujuan wisata terbaik di Jawa Barat itu, serta membuka banyak peluang ekonomi bagi masyarakat lokal dan membantu UMKM untuk meningkatkan penjualan. SIG bangga dipercaya untuk memasok produk terbaik kami dalam pembangunan proyek ini,” kata Vita Mahreyni.

Selain digunakan dalam pembuatan beton untuk perkerasan jalan Tol Bocimi, semen UltraPro yang dipasok SIG juga digunakan dalam pembuatan beton pracetak (precast), berupa spun pile atau tiang pancang berbentuk bulat dengan rongga di bagian tengah yang berfungsi sebagai fondasi untuk menjaga konstruksi tetap stabil. UltraPro juga digunakan dalam pembuatan girder atau balok horizontal, komponen konstruksi yang berfungsi sebagai penopang utama beban untuk memastikan kekuatan konstruksi.

Vita Mahreyni menambahkan, produk SIG memberikan nilai tambah kemudahan dalam pengerjaan konstruksi dan hasil akhir untuk kekuatan optimal. UltraPro cocok untuk konstruksi jalan tol, bendungan, landasan pesawat terbang, dan struktur bangunan lainnya yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi.

Selain Tol Bocimi, Semen UltraPro telah lebih dulu diaplikasikan di berbagai proyek prestisius di Indonesia, di antaranya Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Jalan Tol Semarang-Demak, Jalan Tol Balikpapan – Samarinda, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, KCIC Kereta Cepat, dan LRT Jakarta.

”Keterlibatan SIG dalam berbagai proyek pembangunan di Indonesia merupakan bentuk kepercayaan stakeholder terhadap keunggulan produk-produk SIG. Sebagai perusahaan bahan bangunan yang terdepan di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG memiliki fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang tersebar luas untuk mendukung pembangunan di Indonesia hingga ke pelosok daerah,” ujar Vita Mahreyni.

Direktur Operasi PT Waskita Beton Precast Tbk Itung Prasaja mengatakan, jalan Tol Bocimi Seksi 3 merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional untuk mempercepat konektivitas wilayah Bogor dan Jakarta menuju Sukabumi. Proyek ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan di jalur arteri eksisting, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat pada umumnya dan di wilayah Sukabumi pada khususnya. Untuk menghasilkan konstruksi yang kokoh, PT Waskita Beton Precast Tbk menggunakan semen UltraPro dari SIG.

“Produk semen SIG mampu memberikan kekuatan dan daya tahan yang baik pada bangunan menjadikannya pilihan utama dalam konstruksi, termasuk yang saat ini kami gunakan untuk menyuplai Beton Readymix (beton siap pakai) dari Batching Plant WSBP Cibadak bermutu tinggi untuk Proyek Tol Bocimi Seksi 3. SIG terbukti dapat terus menjaga kualitas produk dan layanannya sehingga tetap menjadi pilihan utama dalam industri konstruksi,” kata Itung Prasaja.(yad)

Pasok Kebutuhan Semen untuk Pembangunan Tol Bocimi, SIG Dukung Kemajuan Sektor Pariwisata dan Usaha Lokal di Jawa Barat Selengkapnya

SIG Bantu Sekolah Perempuan  Kembangkan Budidaya Jamur Tiram di Sumatera Barat

PADANG,1minute.id – Tingginya konsumsi jamur tiram di Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi prospek bisnis yang menjanjikan dan sukses dimanfaatkan oleh Sekolah Perempuan bersama Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Forum Nagari Baringin dengan merintis usaha budi daya jamur tiram di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Dengan pendampingan dan bantuan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Padang, usaha ini pun terus berkembang dan mampu memproduksi 3-7 kilogram (kg) jamur tiram per hari.

Pengelola UEP Jamur Tiram Sekolah Perempuan Tin Suarni mengatakan, tingginya permintaan jamur tiram di Kelurahan Baringin dan daerah lainnya di Kota Padang melatarbelakangi upaya merintis budidaya jamur tiram. ”Bak gayung bersambut, ide ini mendapat dukungan dari PT Semen Padang berupa fasilitas pendukung dan pendampingan, yang menjadi fondasi awal kesuksesan program ini,” ungkap Tin Suarni.

Budi daya jamur tiram dimulai pada September 2024 bermodalkan bantuan dari PT Semen Padang mulai dari bibit, media tanam, oven, pondok budidaya dan perlengkapan pendukung lainnya. Tin Suarni dengan bangga menceritakan bahwa berawal dari 1.000 media tanam, kini budidaya jamur tiramnya sudah berkembang menjadi 3.000 media tanam dan bisa memanen 3 kg hingga 5 kg jamur tiram per hari, bahkan pernah mencapai panen tertinggi sebanyak 7 kg per hari.

Selain memanen jamur mentah untuk bahan baku olahan, kelompok usaha ini juga melayani pesanan berupa makanan jadi, seperti keripik dan rendang jamur tiram. Ke depan, Tin Suarni berharap Baringin dapat menjadi pusat budi daya jamur tiram di Padang. Selain kondisi cuacanya yang cocok, budidaya jamur tiram juga memiliki potensi ekonomi yang bagus, apalagi saat ini harga jualnya mencapai Rp25 ribu per kg. Peluang ini menjadi kesempatan yang baik bagi ibu rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi keluarganya.

“Terima kasih SIG dan Semen Padang atas dukungan dan bantuannya, sehingga usaha kami dapat berkembang dan hasilnya sangat membantu ekonomi rumah tangga. Semoga sukses selalu agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi lebih banyak masyarakat,” ujar Tin Suarni.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan bahwa program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh PT Semen Padang tidak hanya membantu rintisan usaha baru, namun secara khusus mendukung pemberdayaan perempuan untuk membantu ekonomi keluarga.

“Salah satu fokus SIG dalam keberlanjutan adalah menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang inovatif dan tepat sasaran, sehingga memberikan dampak positif yang optimal dan berkelanjutan. Perkembangan budi daya jamur tiram ini menjadi kontribusi nyata SIG Group dalam memberikan solusi ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Vita Mahreyni. (yad)

SIG Bantu Sekolah Perempuan  Kembangkan Budidaya Jamur Tiram di Sumatera Barat Selengkapnya

Kementerian Perindustrian Menilai SIG Layak Jadi Best Practice Industri Hijau Nasional

BOGOR,1minute.id – Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza melakukan kunjungan kerja ke Pabrik SIG di Narogong, Bogor, Jawa Bara. Kunjungan itu untuk melihat langsung implementasi standar industri hijau yang dijalankan oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Faisol Riza mengatakan industri semen memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan infrastruktur. Faisol Riza bahkan berpendapat bahwa SIG dapat menjadi praktik terbaik dalam penerapan prinsip industri hijau, tidak hanya bagi industri semen secara khusus, namun bagi sektor industri nasional secara umum.

“SIG Group telah menjadi contoh bagaimana kinerja industri harus comply (patuh) dengan standar industri hijau. Kami memahami bahwa seluruh perusahaan di sub sektor industri semen memiliki komitmen yang tinggi dan sudah menjadi contoh praktik bisnis terbaik untuk industri yang lain. Kami berharap apa yang sudah dilakukan oleh industri semen bisa diikuti oleh industri dan asosiasi industri di sub sektor yang lain,” kata Faisol Riza pada Senin lalu, 23 Juni 2025.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tentang Perindustrian, penerapan industri hijau didasarkan pada tiga pilar utama, yaitu efisiensi dan efektivitas sumber daya, perlindungan lingkungan, dan manfaat sosial.

“Dengan landasan tersebut, industri hijau tidak hanya mendukung pencapaian target lingkungan tetapi juga sejalan dengan konsep ekonomi hijau yaitu ekonomi yang rendah karbon, hemat sumber daya, dan inklusif secara sosial. Seperti yang telah disampaikan bahwa bagaimana SIG berupaya melakukan inovasi untuk efisiensi sumber daya dan penggunaan energi, bahkan konsistensinya terbukti mendapatkan penghargaan-penghargaan dari Kementerian Perindustrian,” ujar Faisol Riza.

Senada, Ketua Asosiasi Semen Indonesia, Lilik Unggul Raharjo mengatakan, bahwa akselerasi industri hijau sangat penting bagi industri semen. Selain kontribusi terhadap upaya dekarbonisasi di dalam negeri, juga untuk mengantisipasi kebijakan batasan emisi karbon, baik yang akan diterapkan Pemerintah dalam kebijakan Nilai Ekonomi Karbon, dan juga yang ditetapkan oleh negara-negara tujuan ekspor.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Perindustrian kepada SIG selama ini, khususnya dalam perjalanan transformasi menjadi Perusahaan yang menerapkan prinsip industri hijau dan industri 4.0. Sebagai market leader di industri semen nasional, SIG memiliki visi untuk menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di Indonesia yang beorientasi terhadap pelanggan, praktik bisnis terbaik berdasarkan prinsip keberlanjutan, penciptaan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Semangat keberlanjutan SIG didasari oleh kesadaran bahwa pembangunan harus berjalan beriringan dengan kebutuhan umat manusia saat ini. Karena itu, SIG berusaha memetakan tantangan dan peluang untuk bisa fit for the future melalui inisiatif dekarbonisasi, penciptaan solusi-solusi bahan bangunan inovatif, penerapan ekonomi sirkular, konservasi air dan alam, serta penciptaan nilai bagi komunitas masyarakat.

“Komitmen keberlanjutan SIG diperkuat dengan strategi keberlanjutan yang meliputi penciptaan solusi inovatif dan modern, perlindungan terhadap lingkungan, dan penciptaan nilai bagi karyawan dan masyarakat. Ketiga pilar keberlanjutan tersebut diwujudkan melalui penerapan tata kelola yang baik dan menjunjung tinggi kepatuhan hukum, etika, dan integritas,” kata Indrieffouny Indra.

Saat ini, SIG hadir dalam representasi merek-merek semen kantong terkemuka yaitu Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, Thang Long, Semen Baturaja dan Semen Merdeka. Berkat inisiatif keberlanjutan yang dilakukan, produk semen SIG telah mencapai 38% lebih rendah emisi karbon daripada produk yang dihasilkan secara konvensional. Tidak hanya semen kantong, tapi juga semen curah dan produk beton siap pakai.

Komitmen keberlanjutan SIG semakin mantap dengan lini bisnis pengelolaan limbah ramah lingkungan bernama Nathabumi yang memiliki fasilitas pengelolaan limbah terbesar se-Asia Tenggara. Melalui Nathabumi juga, SIG memelopori penerapan teknologi refuse-derived fuel (RDF) pertama di Indonesia yang terletak di Cilacap, Jawa Tengah. Untuk mencapai industri hijau, SIG juga berfokus pada upaya penciptaan nilai bagi masyarakat dengan melibatkan mereka dalam rantai pasok Perusahaan, seperti penyediaan suplai biomassa, serta pengelolaan dan pemanfaatan RDF.

“Atas berbagai upaya yang telah dijalankan, SIG berhasil meraih tiga penghargan PROPER Emas, lima PROPER Hijau, dan Green Leadership tahun 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). SIG juga berhasil meraih berbagai penghargaan dari Kementerian Perindustrian, antara lain penghargaan Industri Hijau 2024, penghargaan National Lighthouse Industry 4.0, serta INDI 4.0,” tutup Indrieffouny Indra. (yad)

Kementerian Perindustrian Menilai SIG Layak Jadi Best Practice Industri Hijau Nasional Selengkapnya

Akselerasi Program 3 Juta Rumah, SIG dan Timah Properti Berkolaborasi dalam Pembangunan Perumahan di Bekasi

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmennya mendukung pemerintah dalam mewujudkan program 3 juta rumah. Melalui portofolio bisnis SobatBangun, SIG dan PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti) berkolaborasi dalam pembangunan Cluster Alexandrite di Perumahan Familia Urban, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kolaborasi antara SIG dengan Timah Properti ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama kedua belah pihak pada Februari lalu. Dalam pembangunan Cluster Alexandrite, SIG dipercaya untuk memberikan jasa konstruksi dan memasok kebutuhan bahan bangunan ramah lingkungan untuk pembangunan 53 unit rumah tipe 60 dan VAR (bervariasi sesuai kebutuhan konsumen).

Dalam proyek ini, kata Vita, SIG memberikan layanan jasa konstruksi seperti penentuan dan pengikutsertaan mitra kontraktor SobatBangun dalam tender kontraktor pelaksana proyek, sekaligus layanan pemantauan terhadap pelaksanaan proyek. Sementara itu, bahan bangunan yang dipasok berupa semen multifungsi jenis PCC (Portland Composite Cement) dan beton siap pakai (readymix). Hingga Mei 2025, SIG telah memasok  semen sebanyak 2.257 zak dan beton siap pakai sebanyak 315m3.

Semen PCC dari SIG merupakan semen ramah lingkungan dengan tingkat emisi karbon yang dihasilkan dari proses produksi sebesar 494kg CO2/ton semen, lebih rendah dibandingkan rata-rata semen konvensional sebesar 800kg CO2/ton semen. Emisi karbon produk semen PCC SIG juga tercatat lebih rendah hingga 38% dibandingkan emisi karbon semen konvensional.

”Pembangunan Cluster Alexandrite telah dimulai sejak Februari 2025 dengan progres pengerjaan mencapai 30% dan ditargetkan rampung pada akhir 2025. Estimasi total bahan bangunan yang akan dipasok oleh SIG hingga akhir proyek sebanyak 6.318 zak semen dan 1.136 m3 beton siap pakai. SIG bangga dapat berkolaborasi dengan Timah Properti dalam proyek ini dan berkontribusi dalam mendukung program 3 juta rumah,” kata Vita Mahreyni.

Vita Mahreyni menambahkan, SIG terus mengoptimalkan portofolio bisnisnya untuk mendukung pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital. SobatBangun adalah platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan untuk kebutuhan renovasi dan pembangunan, mulai dari kebutuhan desain (arsitek), interior, tenaga pembangun (kontraktor), konstruksi, pengisian perabotan rumah, dukungan finansial, hingga instalasi solar panel.

“SIG senantiasa menghadirkan produk dan layanan berkualitas untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Khususnya bagi pengguna jasa SobatBangun, SIG siap memberikan end-to-end services, mulai dari pendampingan proyek, proses pembangunan yang aman dan transparan, pasokan material yang berkualitas, dan mitra yang terpercaya,” ujar Vita Mahreyni.

Direktur Utama Timah Properti Abdul Kamaroes menyampaikan, bahwa kerja sama antara Timah Properti dengan SIG di bidang jasa konstruksi dan penyediaan bahan bangunan memberikan nilai bersama bagi kedua belah pihak, khususnya bagi Timah Properti, karena kerja sama ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pekerjaan rumah dan infrastruktur di Cluster Alexandrite.

“Kerja sama dengan SIG juga memastikan ketersediaan dan kelancaran pasokan bahan bangunan khususnya semen dan beton siap pakai yang merupakan komponen utama pekerjaan konstruksi di Cluster Alexandrite, Familia Urban, terjaga dengan baik,” ujar Abdul Kamaroes. (yad)

Akselerasi Program 3 Juta Rumah, SIG dan Timah Properti Berkolaborasi dalam Pembangunan Perumahan di Bekasi Selengkapnya

Rumah BUMN SIG Sukses Bawa Kopi Rembang Tembus Pasar Nasional

GRESIK,1minute.id – Penikmat Kopi Lelet Pandawa tidak hanya warga Rembang, Jawa Tengah. Kopi racikan Mohammad Totok Wahyudi, 42, ini telah merambah hampir semua Kabupaten/Kota di Indonesia. Di bawah binaan Rumah BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Rembang (RB Rembang) yang dikelola oleh anak usahanya, PT Semen Gresik, Kopi Lelet Pandawa mampu mencatatkan pertumbuhan bisnis yang signifikan.

Mohammad Totok Wahyudi, 42, pemilik usaha Kopi Lelet Pandawa di Desa Sendangagung, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, bersyukur menjadi bagian dari RB Rembang sejak tahun 2020. Ia mengaku, RB Rembang berperan besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis Kopi Lelet Pandawa. Tidak hanya dibekali pelatihan administratif dan manajemen bisnis untuk menjalankan usahanya, tetapi juga penguatan branding hingga perluasan pasar melalui digital marketing, sehingga memperkuat daya saing produknya.

“Dulu saya hanya berangkat dari semangat ingin menjaga tradisi minum kopi di pesisir Kabupaten Rembang. Namun setelah bergabung dengan RB Rembang, kami mendapatkan banyak pelatihan, peluang untuk promosi, hingga perluasan jejaring usaha, yang justru membuat saya lebih termotivasi untuk terus melangkah maju,” ujar Totok, sapaan akrab, Mohammad Totok Wahyudi.

Totok mengungkapkan, usaha yang dirintis sejak Oktober 2019 silam dengan modal awal Rp 25 juta itu, kini telah mengalami banyak perkembangan dari segi pemasaran. Berbekal alat sangrai kopi sederhana, Totok mulai mengenalkan kopi racikannya yang khas kepada kerabatnya, lalu memasarkannya di toko kelontong dan pasar tradisional secara mandiri.

Saat ini, Totok menjalankan usaha dengan dibantu 14 orang karyawan yang merupakan warga Desa Sedangagung, mulai dari proses produksi kopi, pengemasan, hingga distribusi. Kopi Lelet Pandawa tidak hanya dipasarkan di wilayah Rembang, tapi juga menjangkau pasar yang lebih luas seperti Blora, Pati, Kudus, Jepara, Demak, hingga Tuban di Jawa Timur. Bahkan dengan peran e-commerce, Totok mampu menjangkau pemasaran hingga Provinsi Jawa Barat, Kalimantan dan Bali.

Dengan kualitas premium dan racikan otentik tanpa campuran seharga Rp 19 ribu per bungkusnya, Kopi Lelet Pandawa kini mampu menjual hingga 2.100 bungkus per hari dan meraih omzet rata-rata Rp 30 juta per hari.

”Alhamdulillah, banyak sekali manfaat yang saya rasakan semenjak menjadi bagian dari RB Rembang. Bahkan, kami dibantu membangun jaringan dengan sesama pegiat UMKM. Terima kasih SIG dan Semen Gresik, semoga ke depan semakin banyak UMKM yang bisa dirangkul. Semua pengalaman ini membuat kami semakin termotivasi untuk terus berkembang,” imbuh Totok.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, kepedulian terhadap UMKM melalui pendampingan dan pembinaan yang dilakukan oleh SIG di RB Rembang, Jawa Tengah, terus melahirkan pengusaha-pengusaha sukses yang ikut berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah dan membuka lapangan pekerjaan.

“Sejak beroperasi pada 2020, Rumah BUMN SIG di Rembang telah mendampingi 495 UMKM naik kelas yang diikuti dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1.869 orang. Pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan lapangan kerja dan mendorong kewirausahaan, serta pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Vita Mahreyni.

Di balik aroma khas kopi yang mengepul di tiap cangkirnya tidak hanya mempertahankan tradisi minum kopi masyarakat pesisir utara Jawa, tetapi juga membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing secara nasional. (yad)

Rumah BUMN SIG Sukses Bawa Kopi Rembang Tembus Pasar Nasional Selengkapnya

Pemkab Jombang Kirim Perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melakukan pengiriman perdana 10 ton refuse-derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari hasil olahan sampah ke PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban. 

RDF yang diproduksi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai bahan bakar substitusi batu bara pada proses produksi semen di Pabrik Tuban.

Pengiriman perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban ditandai dengan prosesi pecah kendi oleh Bupati Jombang, Warsubi dan Project Management Sr Officer SIG, Ita Sadono di depan truk pengangkut RDF di area TPA Banjardowo, Jombang akhir pekan lalu

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, produk RDF dari Kabupaten Jombang ini akan meningkatkan porsi penggunaan bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen di SIG Pabrik Tuban. Pengiriman perdana yang masih bersifat uji coba ini, nantinya akan ditindaklanjuti dengan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara SIG dan Pemkab Jombang.

Vita Mahreyni menambahkan, sebelumnya SIG Pabrik Tuban terlebih dahulu telah memanfaatkan RDF sebagai substitusi batu bara yang berasal dari beberapa wilayah di Jawa Timur meliputi Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Ponorogo, dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

“Pemanfaatan RDF merupakan bentuk kepedulian SIG untuk membantu pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Pada sisi lain, pemanfaatan RDF juga membantu Perusahaan mendapatkan bahan bakar alternatif untuk substitusi batu bara dalam proses produksi dan mendukung tercapainya target penurunan emisi karbon,” kata Vita Mahreyni.

Bupati Jombang, Warsubi menyampaikan apresiasi atas dukungan SIG yang siap menampung dan menjadi offtaker RDF dari TPA Banjardowo, Jombang dengan bantuan mesin pemilahan dan pengolahan sampah dari Emission Reduction In Cities dari Jerman melalui Kementerian PU untuk menghasilkan RDF yang bernilai ekonomis.

“Produksi RDF yang baru dikirimkan sebanyak 10 ton masih tergolong sedikit, pasalnya SIG siap menampung 50 ton RDF per hari, atau berapa pun yang mampu diproduksi TPA Banjardowo. Kita berharap kapasitas produksi mampu meningkat seiring waktu. Kerja sama dengan SIG ini membawa harapan baru bagi Pemkab Jombang untuk menyelesaikan persoalan sampah yang terus berkembang, dengan harapan dapat meningkatkan produksi RDF secara berkelanjutan dan bertahap mengatasi masalah sampah di Kabupaten Jombang,” ujar Warsubi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menambahkan, dengan populasi penduduk 1,4 juta jiwa, potensi sampah di Jombang mencapai 530 ton per hari. Selama ini sampah-sampah tersebut diambil, diangkut, diolah, dipilah dan sisanya dibuang ke landfill. 

“Alhamdulillah, setelah ada kerja sama dengan SIG, cara kami mengolah sampah ada perubahan. Setelah kita olah dan pilah, sampah yang tidak punya nilai ekonomis tinggi yang dulu dibuang ke landfill,sekarang kita olah jadi RDF,” kata Miftahul Ulum. 

Saat ini TPA Banjardowo mampu memproduksi 6 – 10 ton RDF per hari, yang diolah dari 30 – 40 ton sampah. Ke depan, volume produksi RDF ini secara bertahap akan terus ditingkatkan sehingga nilai ekonomis yang diperoleh Pemkab Jombang juga bertambah. “Harapan kami RDF yang dikirim memiliki kualitas yang baik, agar sampah di Jombang tidak makin menumpuk di TPA, bahkan yang sudah menggunung puluhan tahun bisa kami olah menjadi RDF,” ungkap Miftahul Ulum. (yad)

Pemkab Jombang Kirim Perdana RDF ke SIG Pabrik Tuban Selengkapnya

SIG Pasok Semen Khusus untuk Proyek Tol Padang–Sicincin, Tol Pertama di Sumatra Barat

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) turut berkontribusi dalam pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Jalan Tol Padang-Sicincin itu merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Padang–Pekanbaru. Jalan tol yang membentang sejauh 36,6 km ini merupakan jalan tol pertama di Provinsi Sumatra Barat yang melintasi 5 kecamatan dan 15 nagari di Kabupaten Padang Pariaman. Hingga Maret 2025, SIG telah memasok 88 ribu ton bahan bangunan untuk pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin tersebut.

Tol Padang–Sicincin menjadi proyek infrastruktur strategis yang tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatra Barat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh antara Padang dan Sicincin menjadi hanya 30 menit dari sebelumnya sekitar 1,5 jam melalui jalan nasional. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, mengatakan SIG sebagai perusahaan bahan bangunan terbesar di Indonesia turut bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Tol Padang–Sicincin yang tidak hanya membantu mempercepat konektivitas antara Provinsi Sumatra Barat dan Riau, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka akses baru ke sentra-sentra produksi lokal dan pariwisata. 

“Tol Padang–Sicincin dapat menjadi katalis bagi investasi baru di sektor logistik, perdagangan, dan pariwisata, sehingga memperkuat daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatra Barat secara berkelanjutan. Kontribusi SIG dalam proyek ini merupakan bukti kepercayaan yang tinggi dari para pemangku kepentingan terhadap kualitas produk SIG,” kata Vita Mahreyni.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Padang–Sicincin menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah karena termasuk dalam perubahan peraturan terbaru mengenai PSN, yaitu Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Tol di Sumatra.

Untuk memastikan kekuatan dan keandalan konstruksi Jalan Tol Padang-Sicincin dalam jangka panjang, SIG melalui anak usahanya yakni PT Semen Padang memasok semen UltraPro yang memiliki banyak keunggulan: mudah diaplikasikan, waktu kering optimal, kuat lentur yang lebih baik, dan hasil akhir dengan kekuatan maksimal. 

UltraPro sangat sesuai dengan kebutuhan konstruksi jalan tol, bendungan, landasan pesawat terbang, dan struktur bangunan lain yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi.

Lebih lanjut Vita Mahreyni menegaskan bahwa SIG, dengan dukungan fasilitas produksi dan distribusi terluas di Indonesia, siap mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. “Kami menjamin kelancaran pasokan bahan bangunan untuk menyukseskan pelaksanaan proyek dengan kualitas dan kuantitas produk yang terjaga,” tutup Vita Mahreyni. (yad)

SIG Pasok Semen Khusus untuk Proyek Tol Padang–Sicincin, Tol Pertama di Sumatra Barat Selengkapnya