PLN Akuisisi Beban Listrik Petrokimia Gresik hingga 11,4 MW dan Kerjasama Layanan REC dengan PT Smelting

GRESIK,1minute.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distrihusi atau UID Jawa Timur  melanjutkan akuisisi beban listrik PT Petrokimia Gresik dengan kapasitas 11,4 Mega Watt (MW) pada 20 Agustus 2024. 

PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan PT Petrokimia Gresik tersebut, telah disepakati kerjasama lanjutan untuk pengalihan listrik mandiri Konsumen Tegangan Tinggi PT Petrokimia Gresik hingga akhir 2026 mendatang.

Senior Manager Niaga PT PLN (persero) UID JawaTimur Martindar Jalu Respati menjelaskan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan kerjasama PLN dan Petrokimia pada program Incentive Captive Power Acquisition atau akuisisi beban listrik yang telah berjalan sejak 2021. “Melalui layanan Captive Power Acquisition, PT Petrokimia akan kembali mendapatkan insentif tarif listrik sekaligus keandalan pasokan Listrik secara penuh dari PLN terlebih dengan kondisi surplus daya di Jawa Timur,” katanya. 

“Program Captive Power Acquisition ini sekaligus sebagai solusi dari PLN dalam mendukung sektor industri untuk semakin mengoptimalkan produktifitas dan efisiensi biaya produksi sehingga pelaku usaha bisa kian fokus dalam mengelola bisnisnya dan mampu meningkatkan daya saing industri,” imbuhnya.

SVP Perencanaan dan Pengendalian Pemeliharaan PT Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, menyatakan kerja sama ini merupakan salah satu wujud sinergi nyata antar BUMN, dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara khusus bagi Petrokimia yang memproduksi pupuk dalam turut mendukung ketahanan pangan nasional. 

“PT Petrokimia sangat puas dengan pelayanan dari PLN dan menjadi semakin yakin untuk terus mempercayakan kebutuhan pasokan tenaga listrik dalam operasional industri kepada PLN sehingga terus mendukung peningkatan efisiensi dan competitive advantage,” kata Iwan.

Dalam kesempatan yang sama, PT Smelting sebuah perusahaan peleburan logam yang berlokasi di jalan Raya Roomo, Kabupaten Gresik, juga turut menyatakan komitmennya dalam penggunaan energi hijau melalui pembelian Renewable Energy Certificate atau REC selama dua tahun hingga 2026.

Environment Administration Section Manager PT Smelting M. Imam Muchsoni menyatakan pembelian REC PLN ini sebagai wujud nyata komitmen PT Smelting untuk berperan aktif mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai Green House Gas Protocol Scope 2.

“Kebutuhan REC ini telah dilayani dengan baik dan cepat oleh PLN UP3 Gresik, dengan pembeliaan REC 100% dari pemakaian tenaga listrik bulanan dari pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) PLTA Cirata (1.008 MW),” terangnya.

Renewable Energy Certificate sendiri merupakan produk layanan PLN bagi pelanggan dalam memudahkan seluruh pelanggan yang membutuhkan pengakuan atas penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) secara transparan, akuntabel dan diakui secara internasional. Setiap sertifikat REC merepresentasikan pemakaian energi listrik per MWh yang digunakan oleh pelanggan telah berasal dari pembangkit listrik non fossil atau EBT.

REC PLN ini diterbitkan melalui sistem tracking elektronik bekerjasama dengan APC-TIGRs yang telah diakui standar internasional. APX Inc. merupakan perusahaan penyedia platform terintegrasi untuk mengakomodir pasar energi dan lingkungan, sedangkan Tradable Instrument for Global Renewables (TIGR) merupakan tracking system atas REC yang diterbitkan dimana setiap sertifikat dilengkapi dengan Serial Number.

“REC sebagai solusi dari PLN untuk mendorong penggunaan energi bersih dengan cara yang praktis, cepat dan akuntabel, yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggan PLN,” kata Andi Seno selaku MUP3 Gresik. Ditambahkan bahwa REC yang diterbitkan tidak dapat dibeli atau dipindahtangankan ke pihak lain karena sudah terverifikasi untuk memenuhi standar internasional.

Saat ini telah ada lebih dari 300 Corporate Buyers yang sudah mempercayakan kebutuhan pengurangan emisi karbon dari penggunaan listriknya melalui REC PLN. Dengan meningkatnya antusiasme para pelaku usaha akan produk REC PLN, menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan kapasitas pembangkit EBT di Indonesia guna mencapai target nasional energi terbarukan sebesar 2% pada 2025. (yad)

PLN Akuisisi Beban Listrik Petrokimia Gresik hingga 11,4 MW dan Kerjasama Layanan REC dengan PT Smelting Selengkapnya

Sukses Lahirkan 10 Motif Batik Khas Gresik, Dekranasda Gresik dan PT Smelting Siapkan Pengerajin Go Internasional 

GRESIK,1minute.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik menjalin kerja sama dengan PT Smelting dalam mengembangkan dan mempromosikan batik khas Gresik. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali dan Manager General Affairs PT Smelting Indra SW Junor di kantor PT Smelting pada Senin, 22 April 2024. 

Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini menyampaikan, kerja sama dilakukan sebagai bentuk kelanjutan dari program pengembangan batik khas Gresik yang dilakukan PT Smelting dan Dekranasda sejak 2023 lalu.

Pada 2023, Dekranasda dan PT Smelting mengundang para perajin batik untuk membuat batik khas Gresik yang mengandung unsur-unsur Kebudayaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Baik batik tulis, cap dan sebagainya,” kata Ning Nurul, sapaan akrabnya.

Kemudian, setelah lahir 10 motif batik tulis khas Gresik seperti batik Pamiluto, Sisik Bandeng dan motif khas Gresik lainnya. Selanjutnya Dekranasda Gresik bersama PT Smelting menggelar promosi batik tersebut melalui event, fasyen show dan sebagainya.

“Nah di tahun 2024 ini kami akan melanjutkan promosi batik khas Gresik dengan menggelar seleksi Duta Batik Gresik,” ujar istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. Ning Nurul berharap, dengan upaya bersama Dekranasda yang dilakukan PT Smelting, Batik Gresik semakin di kenal di seluruh pelosok Indonesia dan kancah internasional. “Terimakasih kepada PT Smelting yang telah banyak membantu upaya melestarikan batik khas Gresik,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PT Smelting Irjuniawan P Radjamin menyebutkan, kerja sama ini diharapkan dapat menambah rasa bangga warga Gresik dan pengerajin atas produk batik yang dihasilkan. “Karena sebelum lahir motif batik khas Gresik yang kami kembangkan dengan Dekranasda, belum ada batik khas Gresik yang diakui secara resmi,” tutur Irjuniawan.

Menurutnya, kerjasama ini juga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas para perajin yang tergabung dalam Dekranasda Gresik. Sebab, melalui pelatihan yang digelar bersama antara Dekranasda dan PT Smelting bisa menambah kompetensi dan peningkatan mutu kerajinan masyarakat.

“Kami juga sering mengajak anggota Dekranasda Gresik untuk ikut pameran kerajinan baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Bahkan beberapa produk kerajinan daerah Gresik kami bawa ikut pameran internasional seperti di Jepang tahun lalu,” ujar Irjuniawan P Radjamin. (*)

Sukses Lahirkan 10 Motif Batik Khas Gresik, Dekranasda Gresik dan PT Smelting Siapkan Pengerajin Go Internasional  Selengkapnya

PT Smelting Raih Sertifikat Proper Hijau dari KLHK

GRESIK,1minute.id – Perusahaan peleburan dan pemurnian tembaga PT Smelting (PTS) memperoleh sertifikat Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penyerahan sertifikat Proper Hijau periode 2021-2022 dilakukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jatim Jempin Marbun kepada Presiden Direktur PT Smelting Hideya Sato di Surabaya.

Proper adalah program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Penilaiannya dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Peringkat Hijau merupakan peringkat tertinggi kedua setelah Emas.

Proper merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan. Hal ini sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. Proper juga merupakan perwujudan transparansi dan demokratisasi dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

Dengan perolehan Proper Hijau ini, PT Smelting dapat membuktikan komitmennya sebagai perusahaan peleburan yang sangat peduli pada lingkungan. Tidak hanya itu, PT Smelting pun dapat melakukan efisiensi biaya akibat program-program Proper yang dilakukan seperti efisiensi energi dan air, pemanfaatan dan pengolahan Limbah Non B3 dan B3, pengurangan pencemaran kelingkungan, program CSR, dan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan.

Penghargaan ini merupakan pengakuan dan apresiasi yang diberikan KLHK pada PT Smelting. “Kembalinya PIS mendapatkan predikat Hijau merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan besar. Saya berharap agar kita semua mempertahankan peringkat seperti ini di tahun-tahun mendatang,” kata Presiden Direktur PT Smelting Hideya Sato dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Selasa, 18 April  2023.

Bersama capaian Proper Hijau ini, PT Smelting mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkomitmen melakukan upaya efisiensi energi dan air, pengurangan emisi dan effluent water, pengolahan dan pemanfaatan 1.B3 dan non LB3, pembuatan program-program CSR yang berkelanjutan. Sehingga dapat mengangkat kehidupan masyarakat yang mendapatkan CSR, serta terus melakukan usaha peningkatan keanekaragaman hayati baik untuk flora maupun fauna.

Kepala DLH Jatim Jempin Marbun menyampaikan, Proper merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah, untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan-undangan.

Proper juga merupakan perwujudan transparansi dan demokratisasi dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. “Penerapan instrumen ini merupakan upaya Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip good governance (transparansi, berkeadilan, akuntabel, dan pelibatan masyarakat) dalam pengelolaan lingkungan,” kata Jempin. (yad)

PT Smelting Raih Sertifikat Proper Hijau dari KLHK Selengkapnya

Smelting dan TSI Edukasi Siswa di Pusat Pendidikan Konservasi Elang Jawa Di Cimungkad 

SUKABUMI,1minute.id – Taman Safari Indonesia dan PT Smelting menggelar sosialisasi pendidikan konservasi Elang Jawa (Nisaetus Bartelsi) di Pusat Pendidikan Konservasi Elang Jawa, Cimungkad, Kadudampit Sukabumi pada  Jumat, 27 Mei 2022.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan siswa berasal dari beberapa lembaga pendidikan mendapatkan pengenalan tentang Elang Jawa. Mayoritas siswa sekolah dasar di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu nyaris tidak mengetahui kalau  Elang Jawa menjadi lambang negara, Garuda itu kali pertama ditemukan di daerahnya. “Di hutan ini Elang Jawa menjadi lambang negara Indonesia ini ditemukan,”ucap salah satu trainer.

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indra Exploitasia mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PT Smelting dan Taman Safari itu. Menurut Indra, setelah melakukan meta populasi di 62 kantong populasi ada sekitar 100-500 pasang Elang Jawa di alam bebas.

FOTO BARENG: Peserta sosialisasi pendidikan konservasi Elang Jawa (Nisaetus Bartels) foto bareng dengan undangan di Pusat Pendidikan Konservasi Elang Jawa, Cimungkad, Kadudampit Sukabumi pada  Jumat, 27 Mei 2022. ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Rentang tengahnya 300 pasang, jadi setidaknya ada 600 ekor di alam bebas, nah ini trennya meningkat. Seiring dengan upaya yang dilakukan Smelting dan Taman Safari diharapkan dapat semakin meningkatkan populasi Elang Jawa,”kata Indra.

Model konservasi Elang Jawa yang dikembangkan Taman Safari dan PT Smelting yaitu eksitu link to insitu, yakni pelestarian di luar habitatnya, kemudian dikembalikan ke habitat asli satwa tersebut. “Dan mari jadikan wilayah penyebaran Elang Jawa sebagai wilayah pemantauan dari perburuan liar,”imbuh Indra.

Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manangsang menyampaikan, hingga kini ada 14 ekor Elang Jawa yang dikembangkan secara Eksitu. Sejak 2019, lanjut Jansen, PT Smelting mendorong pengembangan fasilitas konservasi di Taman Safari Bogor. “Yakni pembangunan sangkar pengembangbiakan dan ruang perawatan anakan Elang Jawa,”tutur Jansen dalam sambutannya.

Sementara itu, Senior Manager General Affairs PT Smelting Sapto Hadi Prayetno menyampaikan, hutan damar di lokasi pusat edukasi konservasi Elang Jawa ini semakin menunjukkan tujuannya, yakni sebagai wisata minat khusus, pendidikan konservasi. 

“Program kami ada juga pemberdayaan masyarakat di sini, sudah membentuk beberapa pokja Pokdarwis, Kami memberikan Mesin destilator di Desa Muara dua, membentuk tour guide, pelatihan kerajinan. Tujuannya bagaimana memberdayakan kawasan, untuk kemakmuran bersama,”ujar Sapto.

Bagi Sapto, upaya pelestarian Elang Jawa dan sosialisasi konservasinya seperti mengulang sejarah Bartels yang kali pertana menemukan spesies Elang Jawa di Gunung Gede Pangrango dan membangun pusat konservasi di Cimungkad.

“Dalam waktu dekat, Elang Jawa yang sudah siap akan dilepasliarkan disini. Ada rencana bahwa kami akan mendukung provinsi yang lain. Ada rencana untuk pelepas liaran komodo juga,”paparnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman dalam sambutannya mewakili Bupati Sukabumi menyampaikan kepada peserta sosialisasi, agar tidak hanya sebatas paham isi materi tapi dapat mengkampanyekan pentingnya menjaga Elang Jawa yang terancam punah. 

“Melalui sosialisasi ini pula warga Sukabumi semakin banyak memahami pentingnya menjaga ekosistem,” katanya. Menurut Ade, Kondisi ini sangat miris, dia mengajak semua pihak harus dapat mendorong tumbuh kembang kembali Elang Jawa.

“Kita tahu elang jawa itu rantai makanan puncak, otomatis ekosistem akan terganggu jika spesies dibawah Elang Jawa mengalami ledakan populasi,”katanya.(yad)

Smelting dan TSI Edukasi Siswa di Pusat Pendidikan Konservasi Elang Jawa Di Cimungkad  Selengkapnya

Smelting Inisiasi Bangun Pusat Kerajinan dan Informasi Pariwisata di Sukabumi 

SUKABUMI,1minute.id – Bangunan tiga lantai itu berdiri megah. Dari atas bangunan itu pemandangan sangat elok. Area perkebunan yang membuat semua pengunjung bakal betah berada di sana. Bangunan itu bernama Saung Balik Ka Bumi. Pusat kerajinan dan informasi pariwisata di Desa Kahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 

Bangunan dengan konstruksi baja dan lantai kayu itu bagian strategi pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi PT Smelting di Desa kini berkembang pesat. Secara simbolis program pemberdayaan itu ditandai dengan peresmian pusat kerajinan Saung Balik Ka Bumi oleh Sekda Sukabumi  Ade Suryaman pada Jumat, 27 Mei 2022. 

Hadir dalam peresmian itu Specialist Business Development PT Smelting Yoshiyuki Minami, Senior General Affair PT Smelting Sapto Hadi Prayitno, Camat Kadudampit Yanti Budiningsih, Kades Cikahuripan Ujang Malik Jafar

Saung Balik Ka Bumi menjadi pusat pamer kerajinan dan informasi pariwisata yang dikoordinir oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Cikahuripan. Pokdarwis ini mendapat bantuan pelatihan pengelolaan kelompok kerja (pokja) dan pemodalan dari PT Smelting. 

PUSAT KERAJINAN DAN INFORMASI PARIWISATA : (ki-ka) Kades Cikahuripan Ujang Malik Jafar, Specialist Business Development PT Smelting Yoshiyuki Minami, Camat Kadudapit Yanti Budiningsih, Sekda Sukabumi Ade Suryaman, pendamping warga dan Senior General Affair PT Smelting Sapto Hadi Prayitno berdialog di dalam Saung Balik Ka Bumi pada Jumat, 27 Mei 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sama hampir 3 bulan, anggota Pokdarwis Saung Balik Ka Bumi mendapatkan pelatihan manajerial, pengeloaan UMKM hingga membentuk 4 Pokja. Yakni Pokja Kerajinan, Pokja Wisata, Pokja Pengelolaan sampah dan kebudayaan.

Sekda Sukabumi Ade Suryaman mengapresiasi keberadaan Saung Balik Ka Bumi bantuan PT Smelting ini. Dengan terbentuknya Pokdarwis dan pokja yang dibina menjadikan pemberdayaan masyarakat Cikahuripan makin baik. “Kami hanya pesan tolong pokja dan pokdarwis yabg sudah dibentuk digiatkan lagi pemberdayaanya hingga membawa manfaat bagi anggota dan masyarakat Desa Cikahuripan. Dan kami Pemkab Sukabumi akan terus mendorong sinergi antara masyarakat dengan PT Smelting agar yang sudah terbentuk ini menjadi lebih baik,”terang Ade Suryaman.

Senior GA Manager PT Smelting, Sapto Hadi Prayetno mengungkapkan, pihaknya melaksanakan program CSR dalam bentuk pemberdayaan masyarakat kepada warga Desa Cikahuripan. Ini merupakan komitmen PT Smelting dalam memberikan manfaat positif kepada warga melalui pelatihan, pembentukan pokja dan pendirian pusat kerajinan Saung Balik Ka Bumi.

“Harapan kami, pemberdayaan ini bisa memghidupkan kembali geliat perekonomian masyarakat dan kegiatan sosial kebudayaan yang nantinya akan menjadi daya tarik wisata hingga menjadi destinasi tujuan wisata,”kata Sapto Hadi Prayetno.

Di tempat yang sama, Burhan, Ketua Pokdawris Saung Balik Ka Bumi mengaku sangat terbantu dengan program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi PT Smelting. Kini anggota sudah memiliki unit unit usaha di bidang wisata, pengelolaam sampah, pembuatan kerajinan serta kebudayaan.  Masyarakat kini aktif berkegiatan mulai membuat kerajinan, mengolah sampah jadi bahan bakar  hingga meramaikan pusat kerajinan.

“Terima kasih PT Smelting yang telah membantu kami hingga masyarakat Desa Cikahuripan mendapat manfaat dari kegiatan ini,”pungkas Burhan. (yad)

Smelting Inisiasi Bangun Pusat Kerajinan dan Informasi Pariwisata di Sukabumi  Selengkapnya

Wabup Dorong Industri Lebih Sinergi dengan Ponpes dan SMK untuk Mengentas Pengangguran

GRESIK,1minute.id –  PT Smelting membagikan ratusan lemari besi atau loker ke sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Manyar, Bungah dan Sidayu. Kegiatan yang mengandeng Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Gresik itu dipusatkan di SMK Assa’adah, Kecamatan Bungah pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Bantuan loker itu diserahkan oleh Assisten Manager General Affair PT Smelting Indra Junor kepada Ketua PC RMI NU Gresik KH. Ala’uddin dan disaksikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Gresik Aminatun Habibah mengharapkan sinergi antara industri dengan pondok pesantren (Ponpes) harus terus dijalin. Apalagi Gresik dikenal sebagai Kota Santri.

“Saya dan Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) berharap dukungan industri bagi sekolah maupun pesantren di Gresik. Baik bantuan program atau sarana pembelajaran untuk kepentingan santri,”ujarnya.  Lebih lanjut, Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah,  juga mendorong adanya perusahaan mampu mengurangi jumlah pengganguran di Gresik.

“Kami berharap industri semakin banyak menyerap tenaga kerja warga Gresik. Dengan begitu diharapkan pula angka pengangguran dapat berkurang dan masyarakat Gresik bisa sejahtera,” harap Wabup.

Indra Junor mengatakan pemberian lemari besi ke pondok pesantren (Ponpes) merupakan bagian dari program CSR perusahaan. “Ada 142 lemari besi bekas karyawan yang kami bagikan,”ujarnya. Ditambahkan Indra, sebelum diberikan kepada ponpes, terlebih dulu lemari besi direkondisi. Sehingga seperti baru. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi pondok,”katanya.

Sementara itu, Ketua PC RMI NU Gresik KH. Ala’uddin mengaku senang atas kepedulian Smelting ke sejumlah ponpes di tiga kecamatan. “Nantinya lemari ini dapat dimanfaatkan untuk menyimpan berkas atau barang-barang pondok,”ungkap Gus Ala-panggilan akrab-KH. Ala’uddin didampingi Sekretaris RMI NU Gresik Imam Junaidi. “Kami tentunya berharap, semakin banyak perusahaan yang peduli dengan pondok,” imbuhnya. (yad)

Wabup Dorong Industri Lebih Sinergi dengan Ponpes dan SMK untuk Mengentas Pengangguran Selengkapnya

Smelting Salurkan CSR Rp 1 Miliar ke Desa Roomo

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim didampingi Direktur Bisnis dan Pemasaran PT Smelting Tatsuya Inoue memberikan bantuan simbolis kepada masyarakat Desa Roomo, Manyar Rabu, 19 Agustus 2020. ( foto : 1minute.id)

GRESIK, 1minute.id—Ditengah masa pendemi Covid-19. Semua harga kebutuhan mengalami kenaikkan. Daya beli masyarakat menurun. Pencairan bantuan corporate social responsibility (CSR) bagai sebuah oase bagi masyarakat. Di sebuah lapangan parker sub kontraktor  perusahaan peleburan dan permurnian tembaga, PT Smelting mencairkan bantuan kepada masyarakat Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik sebesar Rp 1 miliar pada Rabu, 19 Agustus 2020. 

Bantuan itu diserahkan langsung Direktur Bisnis dan Pemasaran PT Smelting Tatsuya Inoue dan Wakil Bupati Gresik Moh Qosim. Menurut Tatsuya Inoue, bantuan CSR kepada Desa Roomo, Kecamatan Manyar itu diberikan sejak 2014. Selama ini, tambahnya, bantuan tersebut dialokasikan untuk program kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.  ”Pembagiannya melalui yayasan Sumur Giwang Roomo,”ujar Inoue dengan bahasa Indonesia.

Bantuan CSR tersebut berdasarkan UU 6/2014 tentang Desa dan peraturan lainnya tentang hibah. ”Dana CSR PT Smelting ke Desa Roomo disalurkan lewat APBDes,”katanya. Saat ini, CSR yang disalurkan Rp 571.382.000.  ”Sedangkan yang sudah disalurkan sejak Januari hingga Agustus Rp 428.618.00,”urainya.

Bantuan CSR tersebut berdasarkan UU 6/2014 tentang Desa dan peraturan lainnya tentang hibah. ”Dana CSR PT Smelting ke Desa Roomo disalurkan lewat APBDes,”katanya. Saat ini, CSR yang disalurkan Rp 571.382.000.  ”Sedangkan yang sudah disalurkan sejak Januari hingga Agustus Rp 428.618.00,”urainya. (*)

Smelting Salurkan CSR Rp 1 Miliar ke Desa Roomo Selengkapnya