Akselerasi Program Pemerintah, Petrokimia Gresik Gelar Vaksinasi Gotong Royong


GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik memulai program Vaksin Gotong Royong (VGR) untuk karyawan dan keluarga di lingkungan Petrokimia Gresik pada Senin, 26 Juli 2021. 

VGR yang dilakukan Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia direncanakan berlangsung selama empat pekan tersebut dilaksanakan di Auditorium Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petrokimia Gresik.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan, program VGR Petrokimia Gresik ini merupakan tindak lanjut arahan Pupuk Indonesia selaku holding yang selaras dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021, tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Melalui program ini, perusahaan ingin membantu pemerintah melakukan akselerasi cakupan vaksinasi Covid-19, sehingga terbangun herd immunity (kekebalan kelompok),” ujar Dwi Satriyo dalam keterangan tertulisnya diterima 1minute.id pada Selasa, 27 Juli 2021.

Dalam program VGR, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) sebagai vaksinator dengan target peserta sebanyak 3.179 karyawan dan keluarga di lingkungan Petrokimia Gresik yang belum sempat mengikuti vaksin yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN.

Dwi Satriyo menegaskan bahwa jenis vaksin yang digunakan dalam program VGR ini berbeda dengan vaksin yang digunakan pemerintah untuk program vaksinasi gratis. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinopharm yang telah mendapat persetujuan berdasarkan uji klinis.

“Program Vaksinasi Gotong Royong ini tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi gratis yang sedang dijalankan oleh pemerintah, justru akan membantu mempercepat pencapaian target pemerintah yakni 1 juta vaksin per hari,” tandasnya.

Lebih lanjut, Dwi Satriyo menjelaskan pelaksanaan program VGR ini telah memenuhi syarat sebagai pos pelayanan vaksinasi dan telah mengacu pada standar pelayanan dan standar prosedur operasional sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi. “Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, sehingga data pemberian vaksin tetap terintegrasi dengan data pemerintah,”ujarnya.

VGR : (kiri) Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo bersama jajaran direksi memantau proses vaksinasi untuk karyawan pada Senin. 26 Juli 2021 ( Foto : Humas Petrokimia Gresik for 1minute.id)

Ke depan, Petrokimia Gresik akan menyelenggarakan Batch II Program Vaksinasi Gotong Royong yang akan diikuti oleh karyawan dan keluarga anak perusahaan Petrokimia Gresik. “Secara prinsip, Petrokimia Gresik senantiasa mendukung upaya pemerintah yang bertujuan agar kita semua dapat segera lepas dari pandemi ini,” tandasnya. (yad)

Akselerasi Program Pemerintah, Petrokimia Gresik Gelar Vaksinasi Gotong Royong Selengkapnya

Sebelum Menjalankan Tugas Kemanusiaan, Relawan Pemulasaran Jenazah Jalani Rapid Antigen dan Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Puluhan relawan pemulasaran jenazah siap menjalankan tugas kemanusiaan. Sebelum, beraktivitas para relawan ini menjalani pemeriksaan kesehatan. Rapid test antigen dan vaksinasi untuk kekebalan imun dalam tubuh. 

Swab dan vaksin untuk para pejuang membantu melakukan pemulasaran jenazah yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri ini. Koordinator relawan pemulasaran jenazah Covid-19 Gresik Thoriqi Fajerin mengatakan, setelah menjalani tes kesehatan, relawan akan menyebar di sembilan rumah sakit rujukan untuk pemulasaran.

Sembilan rumah sakit yaitu, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk ; RS Fathma Medika, RS Petrokimia Gresik (RSPG) ; RS Semen Gresik (RSSG) ; RS Randegan Sari, RS Surya Medika, RS Wates Husada, RS Petrokimia Driyorejo dan RSUD Ibnu Sina Gresik. 

“Setiap rumah sakit minimal 9 relawan,”terang Kaji Riki-sapaan-Thoriqi Fajerin pada Senin, 19 Juli 2021. Mereka terbagi tiga sif. Pagi, sore dan malam. Setiap sif bekerja 8 jam. Satu relawan cadangan. 

Karena mereka terdepan dalam proses pemulasaran jenazah yang terpapar covid-19. Kesehatan mereka harus mendapatkan perhatian. Apalagi, setelah beraktivitas kemanusian para relawan ini harus berkumpul dengan keluarga. ” Untuk memastikan kesehatan setiap tiga hari relawan menjalani test antigen,”tegas Kaji Riki.

Sepertinya, antusiasme arek-arek Gresik menjadi relawan pemulasaran jenazah terpapar Covid-19 patut mendapatkan apresiasi. Dalam kurun waktu dua hari relawan pemulasaran jenazah yang mendaftar tercatat 91 orang yakni 84 laki-laki dan 7 perempuan. 

Puluhan relawan itu akan ditempatkan di sembilan rumah sakit rujukan pemulasaran jenazah. Mereka berasal komunitas suporter Ultras Gresik ;  GP Ansor ; Pemuda Muhammadiyah ; Fatayat ; Nasyiatul Aisyiyah, dan unsur masyarakat lainnya. Pada Sabtu, 17 Juli 2021 puluhan relawan  menjalani training pemulasaran di gedung Putri Mijil Komplek Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.

Pelatihan dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pelatihan pemulasaran dipimpin Gus Asyifur dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik. (yad)

Sebelum Menjalankan Tugas Kemanusiaan, Relawan Pemulasaran Jenazah Jalani Rapid Antigen dan Vaksinasi Selengkapnya

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri


GRESIK,1minute.id – Hari pertama vaksin untuk masyarakat di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar pada Sabtu, 10 Juli 2021. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi memantau langsung proses vaksinasi dipusatkan di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Selama 2 jam, tiga pilar di Kota Santri itu memantau proses vaksinasi dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali itu. Pemantauan mulai proses validasi pendaftaran online yang dilayani oleh petugas dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Gresik. 

Ada empat orang petugas yang melayani validasi dengan cara mencocoknya nomor induk kependudukan serta lapiran pendaftaran. Butuh waktu rata-rata 10 detikan setiap orang. Kemudian, calon penerima vaksinasi masuk ke gedung WEP II mengambil formulir isian dan mendapatkan kartu vaksinasi. 

Setelah itu, mereka menunggu di ruang olah raga indoor untuk giliran menjalani skrening kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Gresik. Sekitar pukul 12.00 sebanyak 800 orang telah mendapatkan vaksinasi. 

CEK VALIDASI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berdialog dengan peserta vaksinasi untuk semua di WEP pada Sabtu ,10 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, secara keseluruhan program vaksinasi untuk semua berjalan lancar. “Hari pertama ini sudah luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Namun, imbhhnya, pihaknya akan melakukan sejumlah evaluasi untuk hari kedua dan seterusnya. 

“Harapannya vaksinasi masal bisa lancar dan nyaman.Antrian tidak berjubel dan tertib,”ujar Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi dan Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali.

Evaluasi juga akan dilakukan bagian skrening kesehatan. Mantan Ketua DPRD Gresik itu menyebut ada seorang warga yang terpaksa gagal karena kondisi kesehatan dianggap riskan. Padahal, sudah terlanjur menunggu kemudian tidak bisa mendapatkan vaksin. Kedepan skrening dilakukan dibagian awal.

Selain itu, Gus Yani meminta kepada masyarakat untuk membawa pulpen sendiri. Dan, mengatur sendiri kedatangannya. Jangan khawatir tidak mendapatkan vaksin. “Kita pastikan, seribu orang yang sudah terdaftar bisa mendapatkan vaksin,”tegas Gus Yani.

Sementara, Melinda , salah satu peserta vaksinasi menyatakan mengepareasi kebijakan program vaksinasi dilakukan Pemkab Gresik. “Vaksinasi ini, Kami juga bisa ikut mencegah persebaran Covid-19,”katanya usai vaksin di WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021.

VAKSIN untuk Semua : Seorang peserta program vaksin Covid-19 untuk semua di Gedung WEP pada Sabtu, 10 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diberikan, Vaksinasi Center berdiri di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di gedung berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik vaksinasi untuk warga Kota Santri dilakukan saban hari.

Terobosan anyar itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk program percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik.Pendaftaran melalui daring atawa online dengan mengunduh aplikasi gresikpedia. Lalu pilih Layanan Publik , gulir ke bawa dikelompok Info Covid-19 kemudian pilih Daftar Vaksin dengan memasukkan nomor induk kependudukan, nomor hanfphone.

Admin akan mengirimkan notifikasi hari pelaksaan vaksin. Masyarakat menunjukkan notifikasi dan membawa fotokopi TKP elektronik. (yad)

Bupati Gresik : Sudah Terdaftar Pasti Dapat Vaksin, Atur Kedatangan dan Bawa Pulpen Sendiri Selengkapnya

Gubernur Targetkan 300 Ribu Vaksinasi, Serbuan Vaksin jadi Model di Jatim

GRESIK ,1minute.id – Lonjakan kasua Covid-19 membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melakukan percepatan vaksinasi. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menargetkan 300 ribu vaksinasi saban hari di Jatim. 

Hal itu diungkapkan Gubernur Khofifah ketika meninjau progran Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Selasa, 6 Juli 2021. Vaksinasi masal dengan target 3 ribu dosis dilakukan dengan kurun waktu tiga hari itu dihelat oleh Kodim 0817 Gresik.

“Vaksinasi di Gresik harus menjadi model untuk kabupaten/kota di Jatim,”ujar mantan Menteri Sosisl itu. Ia mengatakan serbuan vaksinasi diselenggarakan Kodim 0817 Gresik ini patut diapresiasi. Sebab, pelayanan vaksinasi kepada masyarakat tanpa melihat asal usul berdasarkan kartu tanda penduduk.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyempatkan  ngobrol dengan masyarakat yang menunggu giliran vaksinasi. Mereka mengaku berasal dari Pacitan, Ponorogo , Lamongan dan seterusnya.

“Untuk membentuk hert immunity atau kekebalan kelompok, semua diberikan pelayanan sama. Seperti di Gresik ini,”puji Gubernur Khofifah. Sebab, terbentuknya hert imminity semua yang ada di komunitas Gresik harus tervaksin minimal 70 persen,”tegasnya.

ANTUSIASME : Masyarakat menyambut antusias Serbuan Vaksin digelar Kodim 0817 Gresik di Gedung WEP pada Selasa, 6 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saya apresiasi dan terima kasih layanan vaksinasi diberikan kepada seluruh warga tanpa dipersyaratkan TKP Gresik. Karena herd immunity harus terbangun untuk mereka yang beraktivitas disini atau sering membangun koneksitas dengan Gresik,”ungkapnya.

Selain pelayanan vakrinasi tanpa disyaratkan KTP Gresik. Khofifah berharap pelayanan vaksinasi sistem all in one. Artinya, penyelenggaran vaksinasi bisa dilakukan TNI, Polri, Pemkab, atau perusahaan dengan menggunakan satu basis data.

“Pencapaian dan kemungkinan ekspansi titik mana akan lebih mudah.Satu data itu nanti dikoordinasi oleh bupati atau yg ditunjuk sehingga vaksin menjadi kesatuan keselamatan nyawa, jiwa kesehatan bagi masyarakat,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Gedung WEP akan dijadikan pusat vaksinasi di Gresik. “Sehingga setiap hari, ada kegiatan vaksinasi,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. Mantan ketua DPRD Gresik itu menambahkan kabupaten Gresik dianggap paling cepat melakukan vaksinasi. “Sampai hari ini lebih dari 230 ribu masyarakat mendapatkan vaksinasi,”tegasnya. 

Sementara itu, antusiasme masyarakat untuk vaksinasi cukup tinggi. Hingga pukul 11.30 sudah tercatat 900-an dari kuota seribu orang dihari pertama vaksinasi. “Kami tetap sesuai skedul, 3 ribu dosis vaksinasi selama 3 hari,”kata Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. (yad)

Gubernur Targetkan 300 Ribu Vaksinasi, Serbuan Vaksin jadi Model di Jatim Selengkapnya