Aparat Hadir Ditengah Warga, Tahun Baru Aman dan Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Pergantian Tahun di Kota Santri-sebutan lain Kabupaten Gresik berlangsung aman dan kondusif. Dalam pengamanan tahun baru ini, Polres Gresik menyiagakan 600 personil. 

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat, sampai berakhirnya pergantian Tahun 2023, situasi kamtibmas di Kabupaten Gresik aman terkendali, tutup,”  kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Minggu, 1 Januari 2023.

Patroli keamanan dilakukan oleh forkopimda di sejumlah titik keramaian. Mulai Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas ; Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik ; Alun-alun Kota Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Dan, destinasi anyar yakni Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. 

AKBP Nur Azis memimpin langsung patroli keamanan itu bersama Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, Asisten Setkab Gresik Suyono ke sejumlah tempat keramaian itu.  Pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tempat favorit di perkotaan itu ramai warga. Nur Azis yang alumnus Akpol 2002 menyempatkan berdialog bersama warga yang ditemuinya.

Menurut Nur Azis, bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas. “Petugas harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat merayakan malam tahun baru 2023,” katanya.

Sebelumnya, Nur Azis memimpin apel Gelar Pasukan Pengamanan Tahun Baru di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu sore, 31 Desember 2022. Dalam apel itu, perwira dengan melati di pundak itu meminta petugas juga harus hadir di titik rawan gangguan keamanan sebagai bentuk pencegahan.Selain itu, potensi gangguan keamanan harus bisa dianalisa dan diantisipasi. Sehingga masyarakat dapat dengan aman merayakan malam tahun baru. Tak hanya itu, petugas juga harus terus melakukan patroli demi memberikan kenyamaan bagi masyarakat.

Kemudian dilanjutkan penggelaran personil di tempat – tempat yang diperkirakan akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang akan memperingati detik-detik pergantian tahun, yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

“Penggelaran personil juga berada di titik titik penggal jalan yang rawan laka dan macet agar arus lalulintas tetap lancar dan tertib, serta sebagai bentuk pencegahan tindak kriminal dan gangguan keamanan pada malam pergantian tahun,” bebernya. Ia mengimbau, agar seluruh masyarakat Gresik, agar tidak melakukan euforia dengan perayaan ataupun pesta yang berlebihan. “Tetap waspada dengan berbagai tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas,” tutur dia. (yad)