Tonggak Sejarah bagi Indonesia Dimulai dari Gresik, Kemenkes Mencanangkan introduksi imunisasi PCV Gratis

Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau pencanangan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi di Ruang Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id -Tonggak sejarah bagi Indonesia di mulai dari Kota Santri. Kementerian Kesehatan memusatkan pencanangan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi atau PCV di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021.

Untuk tahap awal imunisasi secara gratis dipusatkan di delapan kabupaten/kota di Jatim dan enam kabupaten/kota di Jawa Barat. Pada 2022 Kementerian Kesehatan menargetkan semua bayi di Indonesia bisa mendapatkan imunisasi PCV ini. “Imunisasi PCV ini investasi jangka panjang. Bukan untuk kita. Tapi untuk generasi Indonesia 20-30 tahun mendatang,”kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutan secara virtual pada Selasa, 22 Juni 2021.

Imunisasi PCV ini, tambah Budi Gunadi, diberikan kepada setiap anak sebanyak 3 dosis, yaitu pada usia 2, 3 dan 12 bulan. Pencanangan introduksi imunisasi Pneumokokus Konyugasi atau PCV dengan konsep kombinasi virtual dan tatap muka. 

Undangan yang hadir Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Perwakilan WHO Indonesia, Perwakilan UNICEF Indonesia, perwakilan CHAI (Clinton Health Access Initiative), perwakilan CDC Indonesia, dan perwakilan Inke Maris & Associates, Mitra Kerja BMGF (Bill and Melinda Gates Foundation) Indonesia. 

VIRTUAL : Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan sambutan virtual pencanangan imunisasi PCV pada Selasa, 22 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Menkes Budi Gunadi Sadikin menambahkan, untuk memastikan kesinambungan program imunisasi nasional PCV, Indonesia melaksanakan pengadaan vaksin PCV melalui mekanisme  Advance Market Commitment (AMC) dimana pembelian dilakukan secara langsung dari Global Supply Division UNICEF dengan harga yang lebih terjangkau. “Saat ini, Indonesia telah menerima 1,6 juta dosis pertama vaksin Pneumokokus Konjugasi (PCV) melalui mekanisme AMC,”kata Menkes Budi Gunadi Sadikin. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menambahkan, dipilihnya kabupaten Gresik sebagai tempat pencanangan imunisasi PCV ada beberapa pertimbangan. Antara lain, sasaran imunisasi tinggi dan fasilitas layanan vaksinasi sekalipun masa pandemi tidak berpengaru, tetap tinggi. “Karena komitmen pemerintahnya sehingga kami harus mengapresiasinya,”kata Maxi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan, pemerintah di tengah pandemi terus berupaya komitmen harus menjalankan inumunisasi PCV.  “Kami akan terus bekerja . Ada PKK yang nanti berkalaborasi dengan akan kalaborasi komunitas lain karena kesehatan bayi menjadi sangat penting,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani sambil menyebut organisasi Fatayat, Aisyah dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim dr Herlin Ferliana mengatakan imunisasi PCV sebelumnya hanya dilakukan mandiri. Untuk sekali dosis Rp 1 juta. Karena harga sangat mahal sehingga hanya masyarakat ekonomi mampu. “Sekarang ini, imunisasi PCV gratis. Kami berharap semua bayi bisa mendapatkan imunisasi ini. Dan, saya optimisme semua bayi bisa mendapatkan imunusasi PCV ini. Gresik Iso (Bisa),”tegas Herlin yang lahir di Gresik ini.

Christopher Elias, President Global Development Program, The Bill & Melinda Gates Foundation menyampaikan pesan, Peluncuran Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) hari ini merupakan langkah kritikal untuk melindungi anak-anak Indonesia dari Pneumonia.

“Kami, mengucapkan selamat pada pemerintah Indonesia dan mitra-mitranya atas momen keberhasilan ini untuk mencegah penyakit yang mengancam keselamatan jiwa dan memastikan anak-anak menggapai potensi mereka seutuhnya,”kata Christopher Elias dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 22 Juni 2021.

PUKUL BEDUG : (ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadinkes Jatim Herlin Ferliana dan Sekretaris Direktorat Jenderal Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu memukul bedug menandai pencananan nasional imunisasi PCV gratis di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Perwakilan WHO Indonesia, Dr. N. Paranietharan, menyampaikan pada 2017, Pneumonia menyumbang 15 persen dari semua kematian anak usia di bawah 5 tahun, dan secara global sejumlah lebih dari 800 ribu anak telah kehilangan nyawa akibat penyakit ini.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar, terjadi peningkatan prevalensi pneumonia pada balita dari 4,3 persen pada 2013 menjadi 5 persen pada  2018. Profil Kesehatan Indonesia pada 2019 mencatat sejumlah 551 balita meninggal dunia disebabkan oleh pneumonia. Pada bayi, bahaya penyakit ini pun jauh lebih besar, yaitu dapat menyebabkan kematian dua kali lebih tinggi dibandingkan pada anak usia 1-4 tahun.

Dr. N. Paranietharan, perwakilan WHO Indonesia, menyatakan bahwa imunisasi PCV adalah salah satu intervensi yang paling ampuh dan hemat biaya untuk mencegah Pneumonia pada anak-anak. “WHO bermitra dengan Pemerintah untuk memastikan vaksin PCV tersedia bagi semua anak, agar terlindungi dari bahaya Pneumonia,”kata N. Paranietharan.

Robert Gass, Perwakilan UNICEF Indonesia mengatakan, hari ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia. “Dengan perluasan imunisasi rutin hingga mencakup vaksin pneumokokus, anak-anak di Indonesia akan lebih terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I,” ucap Robert Gass, Perwakilan UNICEF Indonesia.

“Vaksin ini telah menyelamatkan jutaan hidup anak di seluruh dunia dan UNICEF akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan cakupan imunisasi PCV dan vaksin penting lainnya di Indonesia. Dengan makin banyaknya anak yang teerlindungi, kita akan semakin dekat dengan masa depan yang lebih sehat dan cerah,”imbuhnya.

Sebelumnya, Program Demonstrasi Imunisasi PCV telah dilaksanakan pada 2017 – 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Bangka Belitung. Hasil program demonstrasi menunjukkan cakupan imunisasi PCV dalam kurun waktu tersebut rata-rata di atas 80 persen yang menunjukkan bahwa imunisasi PCV dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Serta tidak dilaporkan adanya KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi yang serius dari pemberian imunisasi PCV. 

CHAI sebagai salah satu mitra pembangunan yang mendukung Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan program imunisasi, melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat, memberikan dukungan teknis terhadap pelaksanaan introduksi dan implementasi imunisasi PCV di lapangan. (yad)

Tonggak Sejarah bagi Indonesia Dimulai dari Gresik, Kemenkes Mencanangkan introduksi imunisasi PCV Gratis Selengkapnya

Liburan Sekolah Tiba, Kemenag Larang Guru dan Siswa Rekreasi, Tren Pandemi Corona Meningkat

Kepala Kantor Kemenag Gresik Markus menjalani test antigen pada Selasa, 22 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Liburan sekolah telah tiba. Sejumlah sekolah dikabarkan telah mengajukan izin untuk melakukan rekreasi. Guru dan siswa. Refreshing dengan tujuan mayoritas ke Malang, Jawa Timur. 

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik dikabarkan telah menerima surat permohonan izin sekolahp melakukan rekreasi itu. Kondisi pandemi menunjukkan tren peningkatan di Jawa Timur sehingga harus berfikir seribu kali untuk meloloskan atau memberikan izin kepada sekolah yang akan melakukan rekreasi tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Gresik Markus ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak memberikan izin rekreasi tersebut. “Kami melarang guru dan siswa rekreasi,”tegas Markus disela mengikuti Pencanangan Nasional Indroduksi Imunisasi Pneumokokus Konyugasi di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 22 Juni 2021.

Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) atau pneumokokus adalah bakteri yang paling umum menyebabkan meningitis (radang selaput otak) pada bayi ataupun anak-anak. Jika bayi sudah terkena bakteri pneumokokus akan sangat sulit pengobatannya. Di Jawa Timur,  pneumococcus atau paru-paru basah menyerang anak-anak ini tergolong tinggi. 

Markus menambahkan, larangan guru dan siswa rekreasi karena kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, sepekan terakhir wabah berawal dari Wuhan, Tingkok itu cenderung meningkat.

Bagaimana dengan rencana pendidikan tatap muka (PTM) pada tahun ajaran baru pada Juli 2021 nanti? Markus mengatakan, untuk rencana PTM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, pihaknya masih akan melakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. (yad)

Liburan Sekolah Tiba, Kemenag Larang Guru dan Siswa Rekreasi, Tren Pandemi Corona Meningkat Selengkapnya

Ayo Patuhi Prokes, Pagebluk Covid Kembali Menelan Korban Jiwa

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan dan mengajak masyarakat di Kampung Kramatlamgon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik untuk memakai masker dalam beraktivitas beberapa waktu lalu (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) semakin mengkhawatirkan. Pasien terpapar virus corona terus bertambah. Jumlah kasus baru lebih banyak dari kasus sembuh. Pada Senin, 21 Juni 2021 merujuk data Satgas Covid-19 Gresik ada penambahan kasus baru 15 orang sehingga terakumulasi menjadi 5.813 kasus.

Sedangkan, Pasien sembuh bertambah 4 orang menjadi 5.331 kasus. Meninggal dunia bertambah satu menjadi genap 360 orang dan isolasi 122 orang. Rincian tambahan kasus konfirmasi itu yakni Kecamatan Manyar  ada 6 kasus tersebar di Desa Yosowilangun dan Suci, masing-masing 3 kasus. Kemudian, Kecamatan Sidayu ada satu kasus dari Desa Wadeng dan Kecamatan Gresik ada 8 yakni dari Desa Pekauman 2 kasus ;  Kroman (1), Sukodono (1), Tlogopojok (3) dan Karangturi (1)

Sementara kasus sembuh yakni Kecamatan Driyorejo dari Desa Petiken 3 kasus ; Kecamatan Dukun dari Desa Lowayu 1 kasus. Konfirmasi meninggal di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas. 

Dalam laman www.yankes.kemkes.go.id sejumlah rumah sakit di seluruh Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik prosentasi  Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit di Gresik semakin tinggi. 

Misalnya, RSUD Ibnu Sina Gresik pukul 14.00, ruang isolasi tanpa tekanan negatif ada 30 bed dan tersisa 3 bed ;  NICU khusus Covid-19, ada  8 bed, tersisa 5 bed. Hampir semua rumah sakit berdasarkan laman itu, prosentase BOR lebih dari 70 persen. Hanya RS Umar Mas’ud di Pulau Bawean yang tergolong aman karena 6 bed yang disediakan belum terisi.

Kondisi mengkhawatirkan itu, membuat Bupati Gresik mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan. Surat bernomor 360/81/437.34/2021 tertanggal 20 Juni 2021 itu diteken oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

SURAT BUPATI : Surat himbauan pembatasan kegiatan untuk menekan angka persebaran covid-19.

Isinya, diantaranya melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (hajatan, seremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan) ; Menerapkan pengaturan jam malam terhitung mulai 20 Juni 2021. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam setiap kesempatan selain mengajak masyarakat mematuhi prokes dan berdoa untuk masyarakat Gresik untuk diberikan kesehatan dan Covid-19 cepat berakhir. “Patuhi protokol kesehatan, karena covid belum berakhir,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Ayo Patuhi Prokes, Pagebluk Covid Kembali Menelan Korban Jiwa Selengkapnya

PPAG Siap Patuhi Prokes dan Jadwal Ngelapak untuk Dukung Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Komitmen pedagang kaki lima di Alun-alun Gresik membantu mencegah persebaran Covid-19 patut diapresiasi. PKL yang tergabung dalam Paraniaga Pedagang Alun-alun Gresik (PPAG) sepakat memenuhi anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan membuka lapak sesuai surat edaran dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Gresik.

Pendamping PPAG Bagas Hariyanto menyatakan, pedagang sudah berkomitmen untuk ikut mencegah persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) dengan menerapkan protokol kesehatan. “Komitmen anggota PPAG sudah kita sampaikan ke Diskoperindag,”kata Bagas ketika menghubungi 1minute.id pada Senin, 21 Juni 2021.

Selain penerapan prokes, tambahnya, anggota PPAG juga mematuhi anjuran dari Diskoperindag untuk berjualan mulai Jumat hingga Senin. Aturan berjualan itu sudah kami sosialisasikan kepada anggota. “Dan kita sudah ada jadwal untuk buka tutupnya,”tegas aktivis salah satu lembaga swadaya masyarakat di Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

SURAT EDARAN : Diskoperindag mengeluarkan surat edaran untuk PKL Alun-alun Gresik wajib mematuhi Prokes ( foto : ist )

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Abu Hasan mengatakan, penertiban PKL di Alun-alun Gresik berdasarkan kesepakatan pedagang dengan pemerintah. Mereka, kata Abu Hasan, bersurat ke Pemkab Gresik meminta kelonggaran berjualan selama empat hari dalam sepekan. Yakni, Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. Permohonan berjualan selama empat hari diajukan oleh PKL.

“Penertiban dilakukan sesuai dengan pengajuan mereka hanya boleh berjualan 4 hari dalam seminggu,”ujar Abu Hasan dikonfirmasi pada Minggu, 20 Juni 2021. Pihaknya, tambah mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB), telah mensosialisasikan pembatasan berjualan di Alun-alun hanya empat hari yakni Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. “Hari Selasa hingga Kamis  di Alun-alun harus bersih dari PKL,”tegasnya.

Dalam surat dari Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro periode kesepuluh karena adanya peningkatan kasus corona virus disease 2019 di Gresik, untuk menekan persebarannya kegiatan perdagangan tidak terjadi kerumunan  sehingga harus dilakukan pembatasan. Pada Jumat, Sabtu dan Senin, buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00. Sedangkan, Minggu mulai pukul 06.00 – 21.00. (yad)

PPAG Siap Patuhi Prokes dan Jadwal Ngelapak untuk Dukung Pemerintah Cegah Persebaran Covid-19 Selengkapnya

Bu Min Nakhoda Baru IKA PMII Gresik, Dipilih Aklamasi di Muscab


GRESIK,1minute.id – Aminatun Habibah, nakhoda baru Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik. Wakil Bupati Gresik itu terpilih secara aklamasi dalam musyawarah cabang (PMII) ke-II di salah satu hotel di Gresik pada Minggu, 20 Juni 2021.

Konfercab dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Bupati meminta para alumni bisa melahirkan sejumlah gagasan, terutama tentang konsep pemulihan ekonomi dan pembangunan daerah di masa pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir. 

Gus Yani-panggilan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani menilai alumni PMII memiliki integritas tinggi, sehingga melahirkan gagasan dan ide untuk kemaslahatan bersama dalam berbangsa dan bernegara. Ia berharap alumni PMII berkontribusi pada pemberian sumbangan gagasan mengenai pembangunan daerah, utamanya bersama pemerintah melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. 

“Ayo terus bersinergi. Kita bersama-sama terus berbuat yang lebih baik ke depan untuk masyarakat Gresik. Saya yakin dengan potensi yang ada, IKA PMII Gresik ini bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat,”ujarnya.

Sementara Bu Min berharap, para alumni Kader PMII di Kabupaten Gresik bisa membantu pemerintah dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kita bersama-sama bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun dan mensejehterakan masyarakat. Atas kepercayaan ini semoga  amanah,”kata alumni PMII UIN Jogjakarta ini.

Mantan Ketua IKA PMII Gresik demisioner Ahmad Zainudin mengatakan, terpilihnya Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah secara aklamasi karena forum melihat beliau sebagai alumni kader PMII yang memiliki kemampuan yang baik dalam bermasyarakat dan berorganisasi. 

“Forum rapat konfercab IKA PMII menghendaki atas beliau Wakil Bupati Gresik Bu Min menjadi Ketua IKA PMII periode 2021- 2026,”kata Zainudin. (yad)

Bu Min Nakhoda Baru IKA PMII Gresik, Dipilih Aklamasi di Muscab Selengkapnya

Diduga Pelaku Curanmor, Terlanjur Digebuki, eee… Ternyata Maling Helm

GRESIK,1minute.id – IkhwanuI Mubin menjadi bulan-bulan masa di Alun-alun Gresik pada Sabtu malam, 19 Juni 2021. Pemuda 39 tahun dihajar karena diduga mencuri helm merek Cargloss warna putih milik korban Moch Revaldo Hermawan, 16. 

Korban yang tinggal di  Kompleks Perumahan Banjarsari Asri, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik itu menaruh helm  yang harga dipasaran Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu itu spion motornya. Pelaku yang asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojosari, Moiokerto itu mengembatnya.

Informasi yang dihimpun, terduga pelaku  IkhwanuI Mubin tiba di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 19 Juni 2021 sekitar pukul 18.00. Lelaki 39 tahun itu lalu memarkir motornya di depan Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Terduga memarkir di dekat motor korban yang terdapat helm Cergloss warna putih itu.

Terduga Mubin lalu pergi ke toilet. Setelah itu, naik ke bagian selasar Alun-alun. Ia naik selasar untuk memantau situasi lapangan. Dalam hitungan menit, Mubin turun lalu mengembat helm milil korban Moch Revaldo Hermawan, 16, warga Kompleks Perumahan Banjarsari Asri, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik.

Nahas, aksi yang tidak terpuji dilakukan Mubin, yang bekerja di salah satu pabrik di kawasan Wringinanom itu diketahui korban dan diteriaki maling. Mubin, 39, asal Desa Lengkong, Kecamatan Mojosari, Moiokerto itu digebuki massa. Mubin ditolong anggota Satpol PP yang bertugas menjaga pendapa rumah dinas Bupati Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasetiyanto mengatakan, ada empat anggota Polsek Gresik Kota menuju lokasi kejadian di depan Pendapa Bupati di Alun-alun Gresik itu. Mereka adalah Aiptu Jamal, Aipda Koko, Aipda Agus Setiawan dan Bripka Ical. “Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Tapi, bukan pelaku curanmor,”kata AKP Inggit dikonfirmasi Minggu, 20 Juni 2021. (yad)

Diduga Pelaku Curanmor, Terlanjur Digebuki, eee… Ternyata Maling Helm Selengkapnya

Diduga Melanggar Kesepakatan dan Potensi terjadi Persebaran Covid, PKL Alun-alun Segera Ditertibkan


GRESIK,1minute.id – Tren kenaikkan kasus corona membuat satgas Covid-19 bekerja lebih keras menekan angka persebaran di Kota Santri, Gresik. Antara lain, Satgas akan menertibkan para penjual kaki lima (PKL) di Alun-alun Gresik. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Abu Hasan mengatakan, penertiban PKL di Alun-alun Gresik berdasarkan kesepakatan pedagang dengan pemerintah. Mereka, kata Abu Hasan, bersurat ke Pemkab Gresik meminta kelonggaran berjualan selama empat hari dalam sepekan. 

Yakni, Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. Permohonan berjualan selama empat hari diajukan oleh PKL. Sebelumnya, mereka hanya boleh berjualan dua hari yakni Sabtu dan Minggu. “Sekarang mereka berjualan setiap hari di Alun-alun. Penertiban dilakukan sesuai dengan pengajuan mereka hanya boleh berjualan 4 hari dalam seminggu,”ujar Abu Hasan dikonfirmasi pada Minggu, 20 Juni 2021.

PKL ALUN-ALUN : Suasana pagi di Alun-alun Gresik pada Minggu, 20 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pihaknya, tambah mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB), telah mensosialisasikan pembatasan berjualan di Alun-alun hanya empat hari yakni Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. “Hari Selasa hingga Kamis  di Alun-alun harus bersih dari PKL,”tegasnya.

Penertiban PKL ini, untuk mencegah terjadinya kerumunan massa. Dalam surat dari Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro periode kesepuluh karena adanya peningkatan kasus corona virus disease 2019 di Gresik, untuk menekan persebarannya kegiatan perdagangan tidak terjadi kerumunan  sehingga harus dilakukan pembatasan. 

Pada Jumat, Sabtu dan Senin, buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00. Sedangkan, Minggu mulai pukul 06.00 – 21.00. Dalam pengamatan  1minute.id  pada Minggu pagi, kawasan Alun-alun terasa begitu ramai. Separoh Alun-alun di sisi selatan “dikuasai” pedagang. Mulai, penjual pakaian, makanan hingga arena bermain. Orang tua dan anak-anak tumblek blek. Ada yang masker. Sedangkan, sisi utara yang rindang karena tanaman digunakan masyarakat untuk olah raga. Kondisi lebih lengang. (yad)

Diduga Melanggar Kesepakatan dan Potensi terjadi Persebaran Covid, PKL Alun-alun Segera Ditertibkan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Teken MoU Pembelian Gas dengan KEI untuk Pabrik Amoniak-Urea

GRESIK,1minute.id – PT Petrokimia Gresik  meneken kontrak pembelian gas dengan Kangean Energy Indonesia (KEI). Nota kesepahaman (MoU) diteken oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satryo Annurogo dengan President Director KEI Ltd., Minoru Kuniyasu dalam event “Oil & Gas Investment Day” di Jakarta pada Kamis, 17 Juni 2021.

Event itu disaksikan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman serta Menteri ESDM Arifin Tasrif. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa, melalui kesepakatan ini Petrokimia Gresik berencana membeli gas bumi dari Lapangan Gas Wilayah Kerja Kangean yang diperkirakan onstream pada 2027 mendatang.  Besaran yang akan ditentukan kemudian.

Gas dari KEI ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan gas pabrik pupuk Amoniak-Urea (Amurea) eksisting, atau pabrik lainnya. Seperti diketahui, gas bumi merupakan bahan baku penting untuk memproduksi pupuk bersubsidi jenis Urea, NPK, dan ZA. 

“Untuk itu dibutuhkan jaminan pasokan gas bumi yang berkelanjutan agar target produksi pupuk tidak terganggu, sehingga ketahanan pangan nasional dapat terjaga,”ujar Dwi Satriyo. Saat ini kebutuhan gas bumi Petrokimia Gresik mencapai 144 MMSCFD, yang dipenuhi dari beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Gas tersebut digunakan untuk memenuhi produksi pupuk bersubsidi maupun komersial di perusahaan dengan tagline Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.

Lebih lanjut, Dwi Satriyo menjelaskan bahwa kebutuhan gas bumi bagi Petrokimia Gresik semakin penting untuk mendukung program related diversified industry atau meneruskan hilirisasi produk.

Salah satunya adalah rencana pembangunan pabrik Soda Ash, yang akan memanfaatkan gas CO2 hasil samping dari pabrik Amoniak sebesar 174 ribu ton. Program ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah atau profitabilitas.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan pemerintah untuk pemenuhan gas bagi Petrokimia Gresik. Pemenuhan ini tidak hanya dirasakan oleh perusahaan semata, tapi juga pertanian di Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman menyatakan bahwa gas bumi adalah komponen yang sangat penting bagi industri pupuk. Sehingga kepastian pasokan dan ketersediannya sangat menentukan keberlanjutan dan pengembangan perusahaan. 

Oleh karena itu, Bakir juga mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM), yang telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 89 Tahun 2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri. 

“Melalui surat keputusan tersebut, Pupuk Indonesia bisa mendapatkan harga gas yang kompetitif sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan daya saing,”ujar Bakir. (yad)

Petrokimia Gresik Teken MoU Pembelian Gas dengan KEI untuk Pabrik Amoniak-Urea Selengkapnya

Gasak Gawai, Jual Via Facebook, Uangnya untuk Istri dan PIL, Arif Residivis Diringkus Polisi


GRESIK, 1minute.id –  Cinta segi tiga yang dijalani Arif Rahman Hakim mengantarkannya ke hotel prodeo. Pasalnya, untuk membiayai istri dan perempuan idaman lain (PIL)-nya, lelaki asal Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ini dengan cara mencuri smartphone. 

Arif ditangkap ketika mencuri gawai milik seorang warga di Jalan Kyai Syafi’i , Desa Suci, Kecamatan Manyar sekitar pukul 03.00. Smsrtphone korban sedang di charger. Nahas, ketika kabel pengisi baterai dicabut, gawai berdering. 

Korban yang seorang pendekar itu terbangun. Arif pun tertangkap massa lalu digebuki. Dalam pemeriksaan polisi geleng-geleng kepala. Sebab, bapak tiga anak berusia 26 tahun bolak-balik keluar dan masuk penjara. Sejak bebas dari penjara pada Januari 2021, Arif mengaku sekitar 8 kali mencuri habdphone.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti mengatakan, pelaku merupakan seorang residivis, sudah bolak-balik keluar masuk penjara karena kasus pencurian.

“Tersangka  baru bebas Januari 2021 ini adalah pemain lama, seorang residivis, bebas usai mendapat asimilasi dan kembali melaksanakan aksinya di Gresik. Mulai dari wilayah Kecamatan Panceng, Ujungpangkah dan Manyar,”terang Bima Sakti.

Modusnya, terang alumnus Akpol 2013, tersangka berpura-pura numpang ke toilet sambil celingukan mencari sasaran. Lokasi yang dijadikan sasaran oleh tersangka adalah warung kopi, musala, pom bensin dan rumah. Setiap beraksi selalu memilih waktu dinihari.

“Sasaran berupa handphone, dari hasil penyelidikan total sekitar 7 sampai 8 handphone hasil curian dijual di Facebook, dengan cara diposting di grup Facebook. Handphone curian dijual dengan harga Rp 300 ribu,”terang Bima.

Uang hasil kejahatan digunakan oleh tersangka untuk apa saha ? Arif mengaku uang hasil mencuri digunakan kebutuhan rumah tangga, istri dan tiga anaknya. “Juga untuk pacar,”kata Arif yang kerap mengendarai motor sport itu. (yad)

Gasak Gawai, Jual Via Facebook, Uangnya untuk Istri dan PIL, Arif Residivis Diringkus Polisi Selengkapnya

Living Laboratory Maritime Pertama di Indonesia Berdiri di Dermaga Pesona Pekelingan Gresik

GRESIK, 1minute.id – Sejumlah nelayan terlihat melakukan keel laying (peletakan lunas awal dari konstruksi) kapal di Dermaga Pesona Pekelingan, Kecamatan Gresik pada Jumat, 18 Juni 2021.

Momentum bersejarah bagi para nelayan di pesisir Pekelingan itu disaksikan oleh Kepala Dinas Perikanan Gresik Choirul Anam, VP Humas PT Petrokimia Gresik Awang Djohar Bachtiar, Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa, Kasat Polair Polres Gresik AKP Poerlaksono dan pengurus persatuan penyelam tradisional pelestari kawasan pantai (Parasandi) Gresik untuk merayakan Hari Dermaga Nasional yang diperingati setiap 16 Juni itu. 

Keel laying ini bagian dari pencanangan Living Laboratory Maritime yang diinisiasi nelayan setempat bersama UMG ; Petrokimia Gresik dan Pemkab Gresik. Living laboratory atau  sebuah laboratorium hidup adalah konsep penelitian, yang dapat didefinisikan sebagai ekosistem inovasi terbuka yang berpusat pada pengguna, berulang , sering beroperasi dalam konteks teritorial (misalnya kota, aglomerasi, wilayah atau kampus), mengintegrasikan penelitian bersamaan dan proses inovasi dalam kemitraan publik-swasta-masyarakat.

Laboratorium hidup di pesisir Pekelingan khusus tentang maritim akan digunakan sebagai tempat antara lain, doking kapal terapung, edu eco wisata, klinik kapal dan pelestarian lingkungan. “Jadi Living Laboratory Maritime ini kali pertama di Indonesia,”ujar Dosen Teknik Perkapalan UMG Ali Yusa pada Jumat, 18 Juni 2021.

VP Humas PT Petrokimia Gresik Awang Djohar Bachtiar mengatakan, pelatihan ini sangat berarti bagi para nelayan dan mahasiswa. Sebab, mereka bisa menaikkan kapabilitas dan keahlian. “Ini langkah awal. Pilot project dengan bahu membahu semua elemen dan semakin meningkatnya kapabilitas dan keahlian akan menjadi jujugan masyarakat lainnya,”ujar Awang.

Keel Laying : Nelayan sedang menyesaikan pekerjaan pembuatan kapal berbahan fiberglass di Dermaga Pesona Pekelingan di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik pada Jumat, 18 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kepala Dinas Perikanan Gresik Choirul Anam menambahkan, laboratorium hidup khusus maritim ini sesuai dengan program Nawa Karsa keempat Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Nawa Karsa keempat ini tentang Agropolitan. “Kemandirian nelayan, kebersihan lingkungan. Alhamdulillah pendanaan didukung Petrokimia Gresik sehingga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan,”kata Choirul Anam.

Sebab, di Living Laboratory Maritime ini, lanjutnya, kapal rusak diambilalih UMG dibantu pendanaan oleh Petrokimia Gresik untuk perbaikannya. “Berdirinya tempat ini akan mengajak nelayan sekitarnya bisa belajar disini,”katanya. 

Sementara itu, dalam pengamatan  1minute.id  sejumlah nelayan sedang menyelesaikan pembuatan kapal berbahan fiberglass. Kapal itu berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton. Mahasiswa teknik perkapalan ikut melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass ini. (yad)

Living Laboratory Maritime Pertama di Indonesia Berdiri di Dermaga Pesona Pekelingan Gresik Selengkapnya