SIG Borong 5 Penghargaan di Nusantara CSR Awards 2022

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memborong lima penghargaan Nusantara CSR Awards 2022. Lima itu, kategori Peningkatan Mutu Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi Komunitas, Pengembangan Desa Wisata, Pemberdayaan Penyandang Disabilitas, serta Pemimpin Penginspirasi Praktik CSR.

Nusantara CSR Awards merupakan ajang penghargaan yang diinisiasi oleh The La Tofi School of Social Responsibility. Penghargaan ini ditujukan bagi perusahaan yang dianggap mempunyai komitmen dan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan, demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya menjelaskan, SIG berkomitmen menjalankan sustainability yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Komitmen perseroan tersebut diwujudkan melalui empat pilar Program TJSL BUMN, yaitu pilar Ekonomi, Sosial, Lingkungan, serta Hukum dan Tata Kelola.

“Sebagai perusahaan BUMN, SIG bertanggung jawab untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Penghargaan ini merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk menjalankan program CSR yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” kata Edy Saraya dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 29 Agustus 2022. 

Lebih lanjut Edy Saraya menambahkan, perusahaan memastikan setiap kegiatan operasional yang dilakukan telah bersinergi melalui proses keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat. “Hal ini kami lakukan demi mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan serta upaya menjaga harmonisasi dan tumbuh bersama masyarakat”, imbuh Edy Saraya.

Untuk Penghargaan Nusantara CSR Awards kategori Peningkatan Mutu Pendidikan, SIG dinilai berhasil atas upaya meningkatkan pengembangan dan kualitas masyarakat dalam bidang pendidikan dalam Program SIG Cerdas, melalui bantuan sarana dan prasarana pendidikan, beasiswa pendidikan untuk masyarakat sekitar perusahaan, serta pelatihan guru TPQ.

Pada kategori Pemberdayaan Ekonomi Komunitas diberikan atas upaya inisiatif meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program pemerintah dalam pengentasan kemisikinan di Indonesia. Tahun 2021 SIG telah membina lebih dari 40 ribu kelompok UMKM binaan dengan serapan 80 ribu tenaga kerja yang tersebar di wilayah operasional SIG Group. SIG juga telah membantu UMKM kelompok komunitas naik kelas, termasuk 287 UMKM yang tergabung di Rumah BUMN SIG Rembang.

Kemudian, untuk kategori Pengembangan Desa Wisata, SIG berhasil melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata berbasis komunitas di Desa wisata Balkondes Candirejo, Magelang yang diharapkan dapat memberikan dampak positif pada perbaikan ekonomi masyarakat sekitar.

Berikutnya, kategori Pemberdayaan Penyandang Disabilitas diberikan atas upaya SIG melakukan pembentukan kelompok klaster UMKM dan Rumah BUMN sebagai wadah pembelajaran maupun promosi penjualan yang ramah terhadap kaum disabilitas. SIG melakukan pendampingan melalui workshop penguatan kapabilitas literasi digital UMKM, pelatihan packaging dan pemasaran produk melalui media sosial, hingga pendampingan untuk pengurusan ijin bagi usaha yang dijalankan oleh penyandang disabilitas.

Sedangkan untuk Penghargaan Pemimpin Penginspirasi Praktik CSR, diberikan kepada General Manager of CSR SIG Edy Saraya, karena dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem, tata kelola, dan keberhasilan implementasi program CSR di Perusahaan. (yad)

SIG Borong 5 Penghargaan di Nusantara CSR Awards 2022 Selengkapnya

Tingkatkan Keahlian Pembuatan Kue, SIG Latih Ibu-ibu di 5 Desa Di Gresik, Pulang Dapat Mixer dan Oven 

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)  melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan pembuatan kue untuk ibu rumah tangga di lima desa/kelurahan di Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Sidorukun, Kramatinggil, Kelurahan Sidomoro, Singosari dan Gending. 

Kegiatan itu diikuti 100 ibu rumah tangga ini merupakan upaya dari SIG untuk meningkatkan keahlian dalam pembuatan kue serta upaya membuka peluang usaha guna menambah penghasilan keluarga.

Pelatihan digelar secara bertahap sejak 10 Agustus sampai 7 September 2022 di masing-masing kantor kelurahan dan desa. Pelatihan menghadirkan trainer dari Eva Cake and Bakery Gresik. Pelatihan yang diberikan diantaranya teori dasar membuat kue serta praktik pembuatan aneka cake seperti kue brownies, spikoe, lapis surabaya, roti roll, serta donat. Selain itu, SIG juga memberikan bantuan 100 oven dan mixer kepada para peserta senilai Rp 300 juta.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya menjelaskan, program pemberdayaan ini selaras dengan tema hari Kemerdekaan Republik Indonesia yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Pelatihan ini digelar dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional melalui pengembangan usaha mikro.

“Perusahaan berharap ibu rumah tangga yang selama ini terimbas Covid-19 dapat bangkit bahkan lebih kuat, karena mereka memiliki harapan baru yakni memiliki usaha produksi kue,”ujar Edy Saraya.

Menurut Edy Saraya, Perusahaan memberikan bantuan oven dan mixer agar peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam pelatihan ini. “SIG akan terus mendampingi usaha ibu rumah tangga ini ketika nantinya usaha mereka berkembang, dengan memberikan pelatihan pengemasan, pemasaran menggunakan platform digital dan memfasilitasi kepengurusan sertifikat halal dan BPOM bagi produknya,”kata Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Gresik Fransiska Dyah Ayu mengapresiasi dan berterima kasih kapada SIG yang telah telah membantu pemerintah daerah. “Kabupaten Gresik memiliki sekitar 61 ribu UMKM, dan bisa muncul potensi UMKM baru dari ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini,”ujarnya.

Siska-sapaan akrab-Fransiska Dyah Ayu berharap sinergi pemerintah daerah dan SIG dapat berlanjut karena beberapa daerah di Gresik memiliki potensi ekonomi yang besar seperti potensi perikanan di pulau Bawean yang belum tersentuh. ”Kami berharap mereka dapat mendapat kesempatan yang sama agar dapat berkembang dan sejahtera,”katanya. 

Sunarti, salah satu peserta antusias mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG itu. Menurut ibu rumah tangga asal Desa Sidorukun Gresik itu pelatihan ini menjadi pengalaman berharga baginya. “Semoga nantinya selepas dari pelatihan, berbekal alat yang diberikan, kami bisa mempraktikkan ilmu yang didapat untuk memulai usaha agar bisa menambah penghasilan keluarga,”ujar Sunarti. (yad)

Tingkatkan Keahlian Pembuatan Kue, SIG Latih Ibu-ibu di 5 Desa Di Gresik, Pulang Dapat Mixer dan Oven  Selengkapnya

PT MKI Pasok 1.668 Ton Produk Mortar untuk Pembangunan Gedung BUMN Center

GRESIK,1minute.id – PT Mitra Kiara Indonesia (MKI) memasok 1.668 ton produk mortar  untuk pembangunan gedung BUMN Center. Perusahaan produsen bahan bangunan turunan dari semen ini unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Mulai Desember 2021 hingga Juli 2022, MKI telah memasok 1.668 ton produk mortar untuk kebutuhan material finishing dinding dan lantai pembangunan gedung BUMN Center seluas 24.649 m2.

Gedung BUMN Center merupakan kawasan perkantoran terintegerasi, yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Di desain oleh Kementerian BUMN untuk meningkatkan efisiensi dan sinergi antarperusahaan milik negara.

Coporate Secretary SIG Vita Mahreyni, mengatakan, sebuah kebanggaan bagi SIG dapat berkontribusi dalam pembangunan gedung BUMN Center sebagai mega project yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Hal itu membuktikan kepercayaan tinggi terhadap produk semen dan turunannya yang produksi oleh SIG Group.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan, SIG berkomitmen memberikan jaminan produk melalui proses dan penggunaan bahan baku ramah lingkungan serta memperhatikan faktor keberlanjutan.

“Produk yang di gunakan untuk finishing dinding dan lantai BUMN Center ini Mortar Indonesia Perata Lantai L-1, Mortar Indonesia Perekat Keramik K-1, dan Mortar Indonesia Acian Plester & Beton D-3. Untuk mendukung kelancaran pembangunan tersebut, MKI membangun 2 silo berkapasitas 50 ton di kawasan pembangunan gedung, guna memastikan pasokan produk mortar terjaga”, kata Vita Mahreyni.

MKI menjadi perusahaan penyedia bahan konstruksi, menghadirkan produk mortar berkualitas sebagai solusi dinding, lantai, keramik dan perbaikan bangunan yang ramah lingkungan dan efisien. MKI dilengkapi dengan fasilitas Research & Development Center (R&D) yang merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan pencapaian pertumbuhan industri bahan bangunan di masa depan. 

Selain digunakan untuk membangun BUMN Center, Produk Mortar Indonesia juga digunakan dalam pembangunan besar lainnya diantaranya gedung Data Center Indonesia, perkantoran dan pergudangan ESR GIIC Logistic Park di Cikarang, Jawa Barat.

Produk Mortar Indonesia Perata Lantai L-1 adalah produk mortar instan yang diformulasikan khusus untuk perata lantai untuk aplikasi penambah ketinggian lantai sebelum pemasangan meterial penutup lantai seperti keramik dan granit. Produk ini bisa digunakan di pada lantai interior dan eksterior dan mudah diaplikasikan. 

Produk yang digunakan untuk merekatkan keramik adalah Mortar Indonesia Perekat keramik K-1, produk ini sebagai perekat keramik pada dinding dan lantai, dengan komposisi bahan pilihan yang tercampur secara homogen sehingga hasilnya lebih maksimal. Produk ini bisa mencegah popping pada keramik dan bisa digunakan di interior & eksterior bangunan.

Sedangkan Mortar Indonesia Acian Plester & Beton D-3, yakni produk mortar khusus sebagai acian pada permukaan plester dan beton baik interior maupun eksterior. Produk ini memiliki keunggulan yang dapat diaplikasikan pada interior dan eksterior dinding beton maupun plester, adukan tidak cepat kering sehingga mudah untuk diaplikasikan serta dapat langsung dicat dalam waktu 7 hari setelah aplikasi dan tidak perlu diplamir sebagai bahan dasar pengecatan.

SIG menawarkan berbagai varian lengkap produk mortar sesuai fungsi peruntukan, diantaranya sebagai perekat bata ringan, plesteran, acian, hingga perekat keramik dan granit yang sangat dibutuhkan pelanggan. Hadir dalam kemasan dengan merek Mortar Indonesia, untuk memberikan hasil aplikasi lebih maksimal dan berkualitas. (yad)

PT MKI Pasok 1.668 Ton Produk Mortar untuk Pembangunan Gedung BUMN Center Selengkapnya

5 Ribu Paket Sembako Ludes Terjual, SIG bersama BUMN Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM

 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerjasama dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyelenggarakan kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN bertempat di Alun-Alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada Kamis, 21 Juli 2022.

Hadir pada kegiatan ini, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya M. Sinulingga, Bupati Rembang Abdul Hafidz, SVP of Supporting SIG Muchamad Supriyadi serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan kegiatan Pasar Murah ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian SIG sebagai BUMN untuk membantu masyarakat dalam memenuhi  kebutuhan pokok. Pada pasar murah ini, SIG menyediakan 5 ribu paket sembako yang terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak, dan 1 kg gula yang dapat dibeli oleh masyarakat seharga Rp 65 ribu. Jauh lebih murah dibanding harga normal dipasaran. “Alhamdulillah, 5000 paket sembako yang disediakan SIG pada pasar murah habis terjual,”kata Vita Mahreyni.

Selain Pasar Murah, SIG juga menghadirkan 50 UMKM binaan Rumah BUMN SIG di Kabupaten Rembang untuk hadir dalam Bazar UMKM BUMN. “UMKM binaan Rumah BUMN menjual berbagai produk, mulai dari makanan hingga kerajinan khas daerah. Hal ini diharapkan mampu  meningkatkan geliat perekonomian daerah setempat, serta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk  memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produknya,”ujar Vita Mahreyni.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya menyampaikan, masyarakat Rembang bisa sedikit lega karena bisa belanja dengan paket murah yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. “Kami pemerintah Kabupaten Rembang menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari BUMN, mudah-mudahan dapat terus berlanjut,”ujar Abdul Hafidz.

Lebih lanjut, Abdul Hafidz mengungkapkan, bahwa warga Rembang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan, bekerja bidang pertanian dan yang saat ini menggeliat adalah UMKM. Rembang memiliki sebanyak 99 ribu UMKM, hanya memang belum terkoordinir dengan baik, maka perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk BUMN. “Harapannnya para UMKM mendapat dukungan dan dapat dikelola bersama BUMN, memperoleh peralatan yang dibutuhkan dalam skala kecil serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing,”imbuh Abdul Hafidz.

Adanya Pasar Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN ini dirasakan manfaatnya oleh Jasemi, warga asal Desa Leteh, Rembang. Menurutnya kehadiran pasar murah ini sangat membantu, terutama di saat beberapa kebutuhan pokok yang naik. ”Terima kasih kepada BUMN dan SIG semoga kegiatan seperti ini selalu di adakan untuk membantu warga yang membutuhkan”, ungkap Jasemi.

Selain itu, salah satu pelaku UMKM Pasecco, binaan Rumah BUMN SIG, Eny Yuliastuti merasa terbantu dengan adanya kegiatan Bazar. “Alhamdulillah dengan adanya bazar ini penjualan produk kami meningkat. Hari ini yang paling laku minuman dawet siwalan dan es teh yang dicampur dengan daun pegagan. Biasanya kami juga sering ikut kegiatan yang diselenggarakan oleh Semen Gresik, harapannya kegiatan seperti ini  sering dilakukan untuk meningkatkan penjualan UMKM,”ujar Eny Yuliastuti. (yad)

5 Ribu Paket Sembako Ludes Terjual, SIG bersama BUMN Gelar Pasar Murah dan Bazar UMKM Selengkapnya

Gandeng 457 UMKN, Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest 2022, Target Omzet Rp 250 Juta Perhari

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik terus berupaya mendorong kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Diantaranya, menggelar PetroNite Fest 2022 dengan menggandeng 457 UMKM. 

Gelaran bazar rangkaian merayakan Ulang Tahun Emas, 50 Tahun Petrokimia Gresik dipusatkan di Gedung Sarana Olahraga (SOR)  Tri Dharma Petrokimia Gresik itu mulai 15-24 Juli 2022. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Oleh karena itu, Petrokimia Gresik sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang juga salah satu pilar penggerak perekonomian, menaruh komitmen dan perhatian tinggi terhadap UMKM, salah satunya melalui kegiatan ini,”ujar Dwi Satriyo saat pembukaan PetroNite Fest 2022 pada Minggu malam, 17 Juli 2022. 

Setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi, Bazar Petrokimia Gresik kembali hadir. Ratusan UMKM yang terlibat berasal dari mitra binaan perusahaan, Pedagang Kaki Lima (PKL), Masyarakat Sekitar Perusahaan (MSP), perwakilan BUMN, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Diskoperindag Gresik, Dinas Pertanian, dan anak perusahaan Petrokimia Gresik. 

Komoditi yang mereka jual beragam mulai dari kesenian, properti, otomotif, makanan, pakaian, pertanian sampai hiburan. “Melalui kegiatan ini, Petrokimia Gresik memfasilitasi para pelaku bisnis, baik itu mitra binaan maupun UMKM sekitar perusahaan untuk mengenalkan produk yang mereka hasilkan,”tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, Bazar PetroNite Fest ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat dinanti-nanti masyarakat Gresik. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung yang mencapai kisaran 5.000 orang/hari, dengan estimasi rerata transaksi yang dihasilkan mencapai kisaran Rp 250 juta/hari.

Salah satu peserta stan yang ada di bazar PetroNite Fest adalah “Kampung Pisang Trepan”. Ketua Kelompok Pemuda Kreatif, Khoirul Amin selaku pengelola stan mengungkapkan bahwa, selama empat hari ini, total omzet yang mereka dapatkan sekitar Rp 2 juta dari penjualan kerajinan berbahan pelepah pisang, seperti topi dan tas, serta penjualan produk makanan.

Sebagai perbandingan, omzet penjualan selama satu bulan biasanya berkisar Rp 7 juta hingga Rp 8 juta. Artinya 25 persen omzet dalam sebulan bisa didapatkan hanya dalam waktu empat hari saja di PetroNite Fest. “Selama beberapa kali mengikuti pameran di berbagai daerah, di PetroNite Fest inilah yang pengunjungnya paling ramai. Di sini kami sepuluh hari, Insya Allah penjualan akan lebih besar lagi,”ungkapnya.

Tingginya omzet penjualan juga dirasakan oleh stan Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG). Dwi Anggraeni Futurhesa, penanggung jawab stan mengatakan, omzet penjualan mangga, alpukat, jeruk dan degan jeli dalam sehari bisa mencapai Rp 2,5 juta, atau Rp 10 juta selama empat hari. “Produk yang kami promosikan di sini adalah produk UMKM binaan K3PG,” imbuhnya.

Selain sebagai ajang promosi dan bertransaksi, keberadaan bazar PetroNite Fest ini juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Gresik. Pasalnya, selain melibatkan UMKM, acara pembukaan bazar PetroNite Fest juga melibatkan komunitas kesenian daerah Jawa Timur, khususnya yang ada di Gresik. Mulai dari Pencak Macan, Penari Perkusi, Reog Singa Bangoran, hingga iring-iringan becak hias yang berasal dari abang becak di sekitar perusahaan. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi kegiatan bazar ini karena sangat membantu pertumbuhan UMKM di Gresik, khususnya bagi para start up atau pemula. Sebab melalui kegiatan ini, omzet usaha UMKM bisa meningkat, dan produknya bisa semakin dikenal bagi yang masih mengawali usahanya, lebih-lebih pengunjungnya sangat ramai dan tidak hanya berasal dari Gresik saja.

“Saya berharap ke depan Petrokimia Gresik terus berinovasi untuk membantu pertumbuhan UMKM, khususnya di Gresik. Setelah rekor MURI untuk 50.000 jenang jubung, nanti apalagi gitu yang melibatkan bisa UMKM Gresik. Saya juga berharap Petrokimia Gresik terus menjaga sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Gresik agar program-programnya selalu tepat sasaran,”ujar Fardah. (yad)

Gandeng 457 UMKN, Petrokimia Gresik Gelar PetroNite Fest 2022, Target Omzet Rp 250 Juta Perhari Selengkapnya

Ulang Tahun Emas Petrokimia Gresik Sajikan 50 Ribu Jubung, Masuk Rekor MURI 

GRESIK,1minute.id – Catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bertambah satu pada Minggu malam, 17 Juli 2022 malam. PT Petrokimia Gresik memecahkan rekor baru yakni 50 ribu jubung. Pemecahan rekor MURI dilakukan disela acara seremoni pembukaan PetroNite Fest 2022 di halaman Gedung Sarana Olahraga (SOR) Tridharma Petrokimia Gresik. Rangkaian kegiatan merayakan Ulang Tahun Emas Petrokimia Gresik. 

Puluhan ribu jenang Jubung, salah satu makanan khas Gresik itu dibuat oleh 35 pengusaha UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Piagam penghargaan MURI itu diserahkan oleh Sri Wijayati, perwakilan MURI kepada Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo.

“50 ribu jubung tidak hanya rekor di Indonesia. Tapi, masuk museum rekor dunia Indonesia,”kata Sri Wijayati dalam sambutannya. Tapi, imbuhnya, tadi tim penilai melakukan penghitungan. Ternyata, belum genap 50 ribu jubung. “Agar genap 50 ribu, Saya mohon pak Dirut untuk melengkapinya,”imbuhnya.

JUBUNG KHAS GRESIK: Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik dengan menghadirkan 50 ribu jubung, jajanan khas Gresik tercatat di MURI 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dwi Satriyo Annurogo kemudian maju dan memasang satu biji jubung dalam ornamen berlogo 50 Beyond Infinity. Logo berganbar keemasan. Sri Wijayati mengapresiasi pemecahan rekor MURI dengan menggandeng puluhan UMKM di Gresik ini. “50 ribu jubung ini dikerjakan oleh 35 UMKM. Ini luar biasa,”pujian. 

Jubung adalah jajanan mirip jenang terbuat dari ketan hitam yang di taburi wejan. Biasanya Jubung ditempatkan dalam selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang. Warga Gresik menyebut Ope. Proses pembuatan butuh waktu sampai sehari. 24 jam. Mulai dari merendam ketan, mengggiling, memasak hingga membungkusnya. 

Mula-mula, ketan yang sudah di rendam selama 12 jam ini, di giling hingga halus. Saat bersamaan, parutan kelapa di ambil sarinya, kemudian di masak hingga kental. Kemudian, tepung ketan di masukkan wajan sambil di campur sari kelapa yang sudah masak. Untuk memperoleh rasa yang lebih enak, adonan juga di tambah telur ayam.

Proses memasak adonan ini, adalah proses paling lama. Untuk menghasilkan Jubung terbaik, membutuhkan waktu 6 jam hingga adonan benar-benar kental. Tak heran, jika juru masaknya adalah kaum adam karena adonan jubung harus di aduk terus menerus. Setelah kental, adonan Jubung di tambah gula pasir secukupnya. 

Untuk 5 kilogram ketan, perlu 2 kilogram gula pasir. Adonan kemudian di bungkus untuk siap di jual. Ciri khas bungkusan Jubung adalah daun pinang muda yang di lilit mirip gelas mini. 

Capaian rekor MURI 50 Ribu Jubung ini, menambah Piagam MURI yang berada di Kabupaten berjumlah penduduk 1,2 juta jiwa ini. Sri Wijayati menyebutkan sejumlah Rekor MURI di Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini. (yad)

Grafis

Kegiatan bedah rumah dalam waktu sehari (2006) ; Sertifikasi nasional tukang batu (2008) ; Pembangunan sekaligus 118 rumah keramik (terbanyak) dan pavingisasi sepanjang 29,5 km (2009)  ; Menggambar desain tema lingkungan hidup serentak dengan jumlah 254.532 peserta (2009) ; Imunisasi peserta terbanyak (2011) ; Kontes Ayam Ketawa peserta terbanyak  (2013) ; Menyanyi Mars UKS peserta terbanyak (2013) ; Pengunjung bazar Ramadan terbanyak dengan mengenakan busana sarung (2016) ;   Penampilan massal seni Rodhat Ishari  (Ikatan Seni Hadrah Indonesia)  Kabupaten Gresik dengan peserta 18.600, dan jumlah ini terbanyak se-Indonesia (2016) ; Rekor 50 Ribu Jubung, Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik (17 Juli 2022)

(data diolah 1minute.id)

Ulang Tahun Emas Petrokimia Gresik Sajikan 50 Ribu Jubung, Masuk Rekor MURI  Selengkapnya

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Program SIG Mandiri menggelar workshop Penguatan Kapabilitas Literasi Digital dan Kemasan Produk UMKM binaan di Hotel AstonInn.

Workshop dan pelatihan yang diikuti 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Gresik, Lamongan dan Bojonegoro itu gelar dua hari mulai Kamis, 14 Juli 2022. Pelatihan 40 UMKM ini, SIG bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik  (UMG).

Materi pelatihan diantaranya penggunaan platform media sosial Instagram sebagai bentuk penerapan literasi digital bagi UMKM, packaging produk, pengelolaan informasi produk, pembelajaran dan praktik foto produk menggunakan smartphone, hingga penerapan aplikasi editing visual untuk menunjang pemasaran di media digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, era digital saat ini dengan kemajuan  teknologi dan internet, setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan mudah. Selayaknya pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produknya.

“Kalau produk dan kemasannya sudah bagus, maka harus ditunjang dengan digital marketing juga. Misalnya foto yang bagus untuk promosi itu seperti apa, lalu perlu disisipkan karakter tulisan yang menarik agar lebih memikat, semua kita ajarkan di sini,”kata Edy Saraya.

Menurutnya, pelaku UMKM yang mampu menerapkan digital marketing dengan tepat bisa mencapai potensi pertumbuhan pendapatan lebih besar. Inilah pentingnya mempelajari digital marketing, karena bisnis yang tidak menerapakan hal tersebut akan tertinggal dari kompetitornya. 

“Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum besar penggunaan media sosial untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga produk yang dipasarkan tidak hanya dikenal di kawasan lokal saja, namun bisa menjangkau pasar yang lebih luas,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG dalam upaya meningkatkan kompetensi UMKM, khususnya di Kabupaten Gresik. Harapannya, UMKM  mampu naik kelas. 

“Semoga dengan adanya kerja sama antara SIG dan UMG melalui pelatihan digital ini, UMKM yang menerapkan metode tradisional menjadi modern, lalu menjadi nasional, dari nasional nantinya diharapkan mampu go global,”jelas Malahatul Fardah.

M. Anhar Khusnani, salah pelaku UMKM bidang handicraft senang. Sebab, pemilik usaha songkok berlabel Songkok Lukis Sekaone. “Dengan adanya pelatihan ini, kami sebagai pelaku UMKM dapat mendalami pembelajaran mengenai media digital khususnya untuk kebutuhan promosi produk agar lebih menarik, sehingga mampu menaikkan penjualan dan omzet tentunya,” ungkap Anhar Khusnani. (yad)

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Selengkapnya

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Membagikan 9 Ribu Paket Sembako dan 1000 Bingkisan kepada Tukang Becak

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik membagikan sebanyak 9 ribu paket sembako  kepada masyaraka sekitar  pada Jumat,15 Juli 2022. 

Ribuan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, mi instan dan kecap dibagikan secara simbolis oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo kepada warga Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik.

Selain sembako kepada masyarakat sekitar perusahaan, Petrokimia Gresik juga berbagi bingkisan kepada 1000 tukang becak di halaman Gedung Diklat di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Gresik. Bagi-bagi sembako dan bingkisan ini bertajuk Petrokimia Gresik Peduli Berbagi,  Berbagi Berkah kepada masyarakat ini,  rangkaian HUT Ke-50 Petrokimia Gresik. Ulang tahun emas perusahaan solusi agroindustri bertemakan “Beyond Infinity”.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, Petrokimia Gresik Peduli Berbagi, Berbagi Berkah sebagai ungkapkan rasa syukur karena bisa menjalankan tugas yang diembankan pemerintah untuk memperkuat ketahananan pangan di Indonesia. 

“Saat ini, Petrokimia Gresik telah berusia 50 tahun,”ujar Dwi Satriyo usai acara pada Jumat,15 Juli 2022. Keberlangsungan perusahaan tidak lepas dari dukungan dan doa dari masyarakat. “Bentuk rasa syukur, kami akan menjalin hubungan lebih baik dengan masyarakat,”katanya. Dukungan dan doa masyarakat itu, membuat perusahaan bisa menyeselaikan tugas-tugas dari pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan di Indonesia. 

BERTEMU TUKANG BECAK : Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Petrokimia Gresik Peduli Berbagi, Berbagi Berkah kepada 1.000 tukang becak di halaman Gedung Diklaim Diklat Petrokimia Gresik pada Jumat, 15 Juli 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Tentu, kegiatan ini tidak berhenti disini. Kami akan terus lakukan.  Sehingga Petrokimia Gresik bisa semakin dekat dengan masyarakat,”katanya. Petrokimia Gresik Peduli Berbagi,  Berbagi Berkah ini,  Dwi Satriyo Annurogo didampingi Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono. 

Petrokimia Gresik tahun ini genap berusia 50 tahun pada 10 Juli 2022. Ulang tahun emas, perusahaan solusi agroindustri anggota Pupuk Indonesia itu menggelar sejumlah event. Petro Nite Fest bakal dimulai nanti malam di halaman SOR Tridharma Petrokimia Gresik. “Bazar nanti malam itu, menggandeng UMKM yang di sekitar perusahaan di Gresik,”kata Dwi Satriyo. 

Untuk diketahui pada 2021 Petrokimia Gresik berhasil membukukan laba sebesar Rp1,94 triliun atau 175% dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,11 triliun dengan laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Begitu juga realisasi tingkat Kesehatan Perusahaan yang memperoleh skor 81,50 dengan predikat Sehat AA atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 76,00 predikat Sehat A.

Capaian tersebut tentu bisa diraih Petrokimia Gresik karena didukung oleh terobosan-terobosan  insan di perusahaan. Sepanjang  2021 inovasi Petrokimia Gresik mampu menciptakan nilai tambah atau value creation riil sebesar Rp 240,68 miliar. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 82% karyawan yang terus berpikir improvement. (yad) 

Petrokimia Gresik Berbagi Berkah, Membagikan 9 Ribu Paket Sembako dan 1000 Bingkisan kepada Tukang Becak Selengkapnya

Petrokimia Gresik Kenalkan Teknologi Drone untuk Pupuk Granul, Pertama di Indonesia 

GRESIK, 1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan,  digital farming menjadi salah satu strategi intensifikasi pertanian yang sudah seharusnya diaplikasikan di era industri 4.0 ini, untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus pendapatan petani.

“Selama tiga tahun ini Indonesia memang tidak melakukan impor (beras, Red), tapi apabila kita tidak melakukan apa-apa sekarang, maka krisis pangan akan terjadi di negara kita. Untuk itu kita harus terus melakukan perbaikan dan inovasi yang berkelanjutan,”tandas Dwi Satriyo dalam talk show bertajuk “Petro AgriTalk : Digital Farming, Ancaman atau Peluang untuk Sektor Pertanian” di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik, Jalan Tridharma Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 14 Juli 2022.

Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri, anggota holding Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen mendukung digitalisasi pertanian itu. Salah satu teknologi digital farming yang diperkenalkan Petrokimia Gresik dalam rangkaian acara Petro AgriTalk adalah teknologi drone untuk pengaplikasian pupuk jenis granul. 

Drone yang didemonstrasikan di area Buncop Petrokimia Gresik ini merupakan percontohan perdana untuk pupuk granul, karena selama ini drone hanya digunakan untuk pupuk jenis cair. Sedangkan pupuk yang diaplikasikan adalah produk andalan Petrokimia Gresik, Phonska Plus Formula 15-15-15.

“Drone yang kita terbangkan ini merupakan teknologi dari Thailand, dan mudah-mudahan bisa kita adaptasi karena sangat bermanfaat bagi pertanian Indonesia,”ujar Dwi Satriyo.

Pemanfaatan drone untuk pemupukan akan menghemat biaya produksi bagi petani, dimana salah satu item cost yang mahal dalam budidaya pertanian adalah tenaga kerja. Sedangkan drone cukup dioperasikan oleh satu orang dan mampu melakukan pemupukan antara 40-60 Ha/hari dengan hasil penyebaran pupuk yang lebih presisi.

Ke depan, imbuhnya, teknologi ini diharapkan dapat melengkapi program Makmur yang selama ini dijalankan Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih baik. Yaitu mengolaborasikan lembaga perbankan, asuransi, offtaker, dan Petrokimia Gresik sebagai motor penggerak bertugas menyiapkan pupuk, pestisida, dan melakukan pengawalan budidaya pertanian.

Menurutnya, kehadiran teknologi dalam Program Makmur dapat meningkatkan pengetahuan teknis petani, seperti dosis pupuk yang tepat melalui rekomendasi Mobil Uji Tanah, pemilihan bibit unggul, atau agro input lain dengan cara yang lebih efisien. Begitu juga dengan sistem informasi mengenai cuaca atau kondisi pasar akan membantu ketepatan petani dalam pengambilan keputusan.

“Teknologi drone ini akan menyempurnakan peranan Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik,” imbuh Dwi Satriyo. Lebih lanjut, Dwi Satriyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang diinisiasi Pupuk Indonesia (Persero) dengan MarkPlus, Inc. Melalui kerja sama ini, produk-produk pengembangan Petrokimia Gresik ke depan akan disinergikan dengan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pemupukan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian.

Masih kata Dwi Satriyo, selain dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian, pengenalan digital farming juga menjadi sarana untuk semakin meningkatkan ketertarikan generasi muda terjun di sektor pertanian. Mengingat generasi muda identik dengan teknologi dan segala sesuatu yang praktis.

“Sejak pandemi Covid-19, terdapat kenaikan angkatan kerja muda untuk sektor pertanian dari 18 persen menjadi 20 persen lebih. Ini adalah angin segar bagi sektor pertanian Indonesia yang harus terus kita dorong dengan kemajuan teknologi,”pungkasnya.

TEKNOLOGI DRONE: Hermawan Kartajaya menuangkan pupuk granul di dampingi Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo untuk simulasi pemupukan menggunakan teknologi drone di Buncob Petrokimia Gresik pada Kamis, 17 Juli 2022 ( Foto: Humas Petrokimia Gresik)

Selain Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, pembicara lainnya adalah Hermawan Kartajaya (Founder & Chairman MarkPlus Inc.), Ir. Jaka Widada (Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada) dan Dimas Eko Prasetyo (SEVP Operation PT Perkebunan Nusantara X).

Kegiatan diikuti oleh 128 peserta yang berasal dari mahasiswa fakultas pertanian, petani muda, dinas pertanian, perusahaan BUMN, dan stakeholder pertanian lainnya ini juga menghadirkan perwakilan dari NAC Drone Thailand, yang berperan mendukung pelaksanaan simulasi drone Petrokimia Gresik, sekaligus memberikan wawasan mendalam soal transformasi menuju industri 4.0.

Dalam kesempatan ini, Hermawan Kartajaya  mengajak stakeholder pertanian di Indonesia untuk belajar teknologi pertanian dari Thailand yang saat ini terbilang lebih maju. Dengan spirit ASEAN, ia berharap akan ada alih teknologi untuk kemajuan pertanian di tanah air.

“Manusia dan teknologi akan berjalan berdampingan. Kegiatan teknis pemupukan bisa dilakukan drone. Sedangkan, petani bisa melakukan hal-hal yang lebih produktif. Sehingga produktivitas pertanian dapat terus digenjot,”ujar Hermawan.

Ia juga mengapresiasi langkah Pupuk Indonesa (Persero) yang menugaskan anak usahanya, dalam hal ini Petrokimia Gresik, untuk menjadi percontohan perdana penggunaan drone untuk pupuk jenis granul. “Di bidang pupuk tanah air, Pupuk Indonesia Group ini adalah yang terbesar, jadi kita memang mengutamakan Pupuk Indonesia Group untuk kolaborasi ini,” tandas Hermawan. (yad)

Petrokimia Gresik Kenalkan Teknologi Drone untuk Pupuk Granul, Pertama di Indonesia  Selengkapnya

Rayakan Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik Siapkan Enam Strategi Ekspansi Bisnis

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik genap 50 tahun. Ulang tahun emas. Perusahaan Solusi Agroindustri itu menyiapkan enam strategi ekspansi bisnis sebagai upaya menjaga sustainability perusahaan, kemajuan pertanian, serta memperkuat industri kimia nasional. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia GresikDwi Satriyo Annurogo dalam Peringatan HUT ke-50 Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur.

Dwi Satriyo mengungkapkan, capaian Petrokimia Gresik saat ini tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja, tapi harus dilihat dari perjalanannya menaklukkan berbagai tantangan dari masa ke masa. Petrokimia Gresik yang pada awal berdirinya hanya memiliki pabrik Amoniak-Urea dan ZA. Kini, bertransformasi menjadi perusahaan Solusi Agroindustri yang memproduksi varian pupuk terlengkap di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

“Meski demikian, kita tidak boleh berpuas diri, karena tantangan dan perubahan adalah hal yang mutlak. Karena itu, Petrokimia Gresik membutuhkan inovasi dan transformasi yang luar biasa untuk memenangkan masa depan,” ujar Dwi Satriyo.

Dalam hal ini, Petrokimia Gresik telah menyiapkan sejumlah strategi untuk melakukan ekspansi bisnis tidak sebatas menjadi perusahaan solusi agroindustri saja, tetapi juga centra petrochemical industry di masa mendatang. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung dalam HUT tahun ini, yakni “Beyond Infinity”, yang dapat diartikan sebagai semangat untuk terus melampaui batas-batas yang ada.

Salah satu tantangan yang tengah dihadapi Petrokimia Gresik adalah dampak perang di kawasan Eropa yang mempengaruhi harga dan pasokan bahan baku pupuk di pasar global. Khususnya fosfat dan kalium yang merupakan bahan baku NPK dan tidak tersedia di tanah air.

Seperti diketahui, Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2,7 juta ton per tahun, sehingga membutuhkan pasokan kedua bahan baku tersebut dalam jumlah yang besar.

Strategi pertama yang dicanangkan untuk menjaga pasokan NPK di Indonesia adalah dengan menjajaki pembangunan pabrik NPK di Yordania. Langkah strategis ini dilakukan bersama holding Pupuk Indonesia, untuk mendekatkan pabrik NPK Petrokimia Gresik dengan sumber bahan baku, sehingga diharapkan dapat mengefisienkan biaya produksinya.

Strategi kedua dan ketiga adalah peningkatan produktivitas NPK nasional dengan melakukan konversi pabrik, dari pabrik pupuk Fosfat menjadi pabrik NPK Phonska V, serta mempersiapkan pendirian pabrik baru NPK Phonska VI.

“Ketiga langkah strategis tersebut tidak hanya akan mengamankan produktivitas NPK nasional, tapi juga memperkuat posisi Petrokimia Gresik sebagai produsen NPK terbesar di Indonesia, bahkan Asia. Sehingga kesempatan untuk ekspansi pasar internasional semakin terbuka lebar, tentunya setelah memenuhi kebutuhan pupuk di dalam negeri,”tadas Dwi Satriyo.

Strategi keempat, struktur bisnis perusahaan yang erat kaitannya dengan bahan baku gas juga menjadi perhatian Petrokimia Gresik, dimana perusahaan akan melakukan penjajakan untuk mendapatkan suplai gas baru dari Utara Pulau Jawa. Pasokan gas ini rencananya akan dimanfaatkan untuk pengembangan pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III atau pengembangan lainnya.

“Jika Petrokimia Gresik berhasil memperoleh pasokan gas yang baru, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas pupuk Urea melalui pengembangan pabrik Amurea III. Sehingga ke depan kita tidak hanya menjadi leader di pasar NPK, tapi juga Urea,”ujarnya.

Strategi Petrokimia Gresik yang kelima, tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pupuk saja, tapi juga mendorong kemajuan industri kimia nasional. Diantaranya pembangunan pabrik Soda Ash berkapasitas 300.000 ton per tahun, dengan memanfaatkan produk hilir dari pabrik Amoniak-Urea berupa CO² yang diolah menjadi bahan baku pembuatan Soda Ash.

“Nantinya ini akan menjadi produk Soda Ash pertama buatan dalam negeri untuk membantu mengurangi ketergantungan impor Soda Ash yang mencapai 1 juta ton per tahun,”tandas Dwi Satriyo.

Seperti diketahui, kebutuhan Soda Ash nasional sangat tinggi sebagai tumpuan bahan baku berbagai produk yang banyak kita temui sehari-hari, seperti sabun, deterjen, kertas, tekstil, keramik, gelas, kaca dan lain sebagainya.

Selanjutnya, komitmen Petrokimia Gresik untuk kemajuan industri kimia nasional juga tampak dari strategi keenam, yakni upaya Petrokimia Gresik melakukan scale up pabrik Green Surfactant. Produk ini mendapatkan sambutan baik dari industri minyak dan gas setelah kali pertama dipasarkan pada 2021.

Green Surfactant Petrokimia Gresik, lagi-lagi menjadi produk surfaktan pertama buatan dalam negeri yang dapat menggantikan penggunaan surfaktan berbasis hydrocarbon, sehingga lebih ramah lingkungan. Produk ini berfungsi untuk meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, bahkan mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi. 

“Ini membuktikan bahwa Petrokimia Gresik tidak hanya unggul dalam ke-pioneer-an produk pupuk saja, tetapi juga produk lainnya yang dapat memperkuat struktur industri kimia nasional. Inilah kira-kira yang akan menjadi arah masa depan Petrokimia Gresik,”ujar Dwi Satriyo.

Luncurkan Rumah Transformasi

Lebih lanjut Dwi Satriyo menjelaskan, keunggulan Petrokimia Gresik sebagai pioneer dalam menciptakan berbagai hal baru dapat terwujud berkat DNA inovasi dan transformasi yang dimiliki setiap insan di perusahaan. Oleh karena itu, untuk mewadahi  ide-ide atau gagasan tersebut, Petrokimia Gresik sekaligus meresmikan Rumah Transformasi di kawasan SOR Tri Dharma pada momen peringatan HUT emas. HUT Petrokimia Gresik diperingati setiap 10 Juli.

“Rumah Transformasi ini dihadirkan untuk memaksimalkan ide dan menggali gagasan yang lebih besar lagi. Dengan demikian, tradisi inovasi yang diwariskan dari generasi Petrokimia Gresik terdahulu bisa terus terjaga sebagai modal bagi perusahaan untuk terus bertransformasi di era-era mendatang,” pungkasnya. (yad)

Rayakan Ulang Tahun Emas, Petrokimia Gresik Siapkan Enam Strategi Ekspansi Bisnis Selengkapnya