Ning Nurul membantu menaikkan sampah plastik dalam memeriahkan HPSN yang digelar DLH Gresik dan Asbag di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 20 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Peringati HPSN, Ning Nurul Ajak Pilah Pilih Sampah dari Sumber Awal, Rumah atau Kafe


GRESIK,1minute.id – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) diperingati setiap 21 Februari. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersama Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) Gresik menggelar bakti sosial menanam pohon kehidupan, edukasi memilah sampah dan bersih-bersih lingkungan pada Sabtu, 20 Februari 2021.

Bakti sosial HPSN bertemakan “Sampah sebagai Bahan Baku Ekonomi Masa Depan” ini dilakukan di pendapa Balai Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas ini di hadiri Nurul Haromaini, istri Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani. 
Kegiatan diawali senam lingkungan, kemudian penanaman pohon produktif di depan balai desa yang berada di kawasan perbukitan Ngargosari itu. Kemudian dilanjutkan menanam pohon kehidupan dan edukasi kepada masyarakat dan pemilik kafe di sekitar lokasi. 

Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini menanam pohon kendondong. Alumnus Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya itu didampingi ketua Asbag Gresik Siti Fitria.  Usai menanam pohon dilanjutkan mendatangi sejumlah kafe di sekitar lokasi memeriahkan HPSN ini. Tujuannya, sosialisasi memilah dan memilih sampah dari sumber awal.

TANAM POHON : Ning Nurul menanam pohon kehidupan memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu. 20 Februari 2021. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Nurul Haromaini mengatakan aksi peduli lingkungan ini patut mendapatkan apresiasi. Apalagi kegiatan melibatkan semua gender. Laki-laki dan perempuan. Bapak, ibu hingga anak-anak. Sebab, kegiatan ini sangat berdampak sekali dengan lingkungan. “Lingkungan bisa bersih. Karena tiap bulan ada penimbangan sampah,”kata Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini ini. 

Ibu dua anak berusia 28 tahun ini menambahkan, organisasi seperti Asbag ini patut melebarkan sayapnya. Terutama di desa-desa yang belum terbentuk organisasi. Ning Nurul berharap masa kepemimpinan Gus Yani (Fandi Akhmad Yani) bisa menaungi organisasi yang peduli terhadap lingkungan ini. “Biasa organisasi seperti ini terkendala biaya bisa dibantu,”harapnya.

Ketua Asbag Gresik Siti Fitria mengatakan hampir 70 persen sampah di kawasan Desa Ngargosari ini berupa sampah plastik dan kertas. “Kami melakukan edukasi kepada pengurus kafe untuk mengumpulkan sesuai jenis. Memilih dan memilih sampah dari sumber awalnya,”kata Fitri. “Sampah plastik atau kardus, kertas ini bisa menjadi sumber kehidupan,”tegasnya. Sampah yang terkumpul ini bisa ditukar dengan uang atau emas.  (*)

Peringati HPSN, Ning Nurul Ajak Pilah Pilih Sampah dari Sumber Awal, Rumah atau Kafe Selengkapnya

Besok, Program Mengaji untuk Anjal dan Orang Tua Direalisasikan

GRESIK,1minute.id – Iin Budiarti dan Fatimah tidak bisa menahan air mata. Mereka terharu,  senang melihat anak jalanan dan orang tuanya mau belajar mengaji, salat bahkan olah raga. Mereka yang biasanya mendapat stigma kumuh,  lecek, kotor,  jorok serta stempel lainnya berkeinginan hidup bersih dan sehat.

Bagi Bunda Iin dan Fatimah, dua perempuan pembimbing di kawasan anak jalanan di terminal Gubernur Suryo, Gresik, keinginan anjal dan orang tuanya itu bagai sebuah hidayah. Saban Ahad pagi, Iin Budiarti mendatangi kawasan terminal Gubernur Suryo, Gresik. 

Mereka ngobrol bareng sambil mendengarkan harapan mereka. Mendengarkan keinginan anak-anak anjal dan orang tua. Selama ini, kehidupan mereka seakan tidak ada yang mempedulikan.  “Dengan pendekatan hati, dan juga contoh perilaku secara langsung, sehingga kebiasaan baik akan biasa dilakukan bagi penghuni kawasan terminal,”ujar Bunda Iin Budiarti pada Minggu, 14 Februari 2021.

Dalam ngobrol santai itu, keta Guru PAUD itu, mereka memiliki mimpi bisa menjalani kehidupan layaknya masyarakat lainnya. Hidup di lingkungan sehat. “Kita begitu bergaul dengan anak-anak dan juga orang tuanya, ternyata mereka butuh bimbingan dalam senam dan mengaji bahkan bacaan dalam salat,”terang Bunda Iin menirukan permintaan warga penghuni terminal.

Bunda Fatimah menambahkan, saat mendampingi ibu-ibu membaca alquran masih banyak menjumpai mereka belum hafal bacaan bahkan gerakan salat. “Baca surat Al Fatihah saja, ibu-ibu yang usianya 40-an tahun ke atas tidak hafal,”kata Fatimah. Fatimah bertekad bisa membimbing, melatih dan mengajarkan ilmu agama, terutama dalam bacaan salat kepada mereka.

“Semoga saya bisa ikut mendampingi dalam pembelajaran ilmu agama, baik pada ibu ibu, juga pada anak anak, karena ini sangat penting bagi kehidupan mereka saat ini dan buat yang akan datang,”paparnya. 
Rencananya, bimbingan agama untuk anak anjal dan orang tuanya itu akan memulai memberikan pembelajaran membaca alquran pada Senin, 15 Februari 2021. (*)

Besok, Program Mengaji untuk Anjal dan Orang Tua Direalisasikan Selengkapnya

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani terus blusukan ke desa-desa. Menyerap aspirasi pagi hari disela Ngowes Berdesa. Kegiatan rutin setiap Sabtu pagi Bupati yang bakal dilantik 17 Februari 2021 itu.

Bupati kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun ini ngowes dari Desa Sumari menuju Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Sabtu, 13 Februari 2021.
Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani menyusuri jalan poros desa.

Kondisi jalan rusak, berlubang dan tergenangi air hujan. Rombongan ngowes harus ekstrahati-hati agar terhindar dari jeglongan jalan rusak. Suami Nurul Haromaini ini sesakali turun untuk menyapa masyarakatan.

Memasuki Desa Gredek, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyempatkan mampir ke tokoh-tokoh masyarakat, melongok aktivìtas pengelolaan bank sampah yang sebulannya menghasilkan Rp 9 juta itu. Gowes Berdesa finish di tanggul telaga Desa Gredek.

Saat itulah puncak gowes. Gus Yani mendengarkan semua keluh kesah warga. Mulai pengelolaan sampah hingga jalan rusak.  Diantaranya JPD antara di Sumari ada SMK Negeri. Sehingga jadi jalur alternatif.

“Jalannya itu rusak Pak Bupati. Apalagi yang jalur Gedang Kulut di Cerme, parah,”ujar Kepala Desa Gredek Bahrul Ghofar. Menyikapi itu, Bupati termuda, kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun itu menyampaikan beberapa konsep Gresik Baru. Diantaranya konsep konektivitas antarkecamatan. Sebagai upaya menumbuhkan ekonomi lokal. 

“Ada perbaikan dan penguatan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai jalur alternatif. Seumpama menghubungkan Kecamatan Duduksampeyan, Benjeng dan Cerme,”ujarnya.Khusus insfrastruktur jalan dan jembatan, pihaknya punya harapan bisa dituntaskan secepat-cepatnya. Sehingga tidak ada lagi keluhan jalan kabupaten maupun pedukuhan yang rusak.

“Kayak saat ini jalan poros Desa Sumari ke Gredek rusak parah,” katanya.Bila sudah terhubung beberapa kecamatan, lanjut Gus Yani, akan ada infrastruktur pendukung. Diantaranya, tempat pengolaan sampah terpadu (TPST).

“Saya sudah komunikasi dengan pihak-pihak pengelola sampah modern. Selain untuk upaya zero sampah plastik, juga menyerap tenaga kerja lokal,”katanya. Ditambahkan, bila pihaknya, punya konsep membangun TPA di kecamatan. Atau terkoneksi beberapa kecamatan. Sehingga, sampah tidak lagi terkonsentrasi di TPA Ngipik yang lahannya sewa. (*)

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST Selengkapnya

SIG Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, #MulaiBerubahDariRumah


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) peduli lingkungan. BUMN penghasil semen ini mengajak masyarakat untuk ikut menyelamatkan lingkungan bertajuk #MulaiBerubahDariRumah.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, gerakan ini merupakan rangkaian perayaan 8 tahun transformasi perusahaan. Seperti namanya, gerakan ini dirancang untuk bisa dilakukan dari rumah. Pasalnya,  pemerintah masih memasuki masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). 

SIG ikut ambil peran dengan membuat gerakan tentang lingkungan, keberlanjutan dan pemberdayaan yang mungkin banyak tertunda karena pandemi. “Kami ingin melibatkan komunitas dan masyarakat yang selama ini juga peduli dan cukup dimulai dari rumah,”ujar Hendi Prio Santoso.

Gerakan ini dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas. Caranya, buat foto atau video yang disertai cerita perubahan yang mereka lakukan untuk lingkungan. 

Foto atau video dan cerita tersebut kemudian diunggah di Instagram sesuai dengan misi perubahan yang telah ditentukan. Pastikan akun Instagram tidak di private. Sebelum diunggah, mention @sig.id dan 3 akun instagram teman untuk ikut serta. Kemudian, beri tagar #MulaiBerubahDariRumah dan tagar tambahan sesuai dengan misi yang peserta pilih pada periode 8 Februari – 7 Maret 2021.

Hendi mengatakan, perubahan yang dilakukan tak perlu berskala besar. Langkah kecil yang bisa di lakukan di rumah sudah cukup untuk mengikuti gerakan ini. “Karena tujuannya adalah membangun kesadaran tentang lingkungan hidup dan semangat berkelanjutan,”kata Hendi Prio.

Pada pelaksanaannya nanti, peserta akan diberikan misi mingguan terkait kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial yang bisa dilihat pada akun instagram @sig.id . Foto/video dan cerita dari misi mingguan ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk saling menginspirasi antarpeserta.

“Kebaikan itu menular dan perubahan tak boleh berujung. Melalui gerakan ini, hanya dari rumah, Bumi bisa terselamatkan dan kesejahteraan masyarakat sekitar dapat terbant,”imbuh Hendi Prio.

Di Indonesia sendiri, sebenarnya banyak komunitas yang sudah bergerak ke arah tersebut. Ada komunitas Zero Waste yang mencanangkan gaya hidup ramah lingkungan seperti diet kantong plastik. Ada juga gerakan Lyfe With Less yang mengajak masyarakat bergaya hidup minimalis dengan decluttering.

Ada pula komunitas yang mengolah sampah menjadi kompos, komunitas yang mengajak orang untuk tie die baju lama, hingga gerakan sosial beli di tetangga yang memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Namun banyak dari gerakan ini terhambat seiring pandemi Covid-19 yang merebak. Tapi, toh Bumi tak bisa menunggu lagi. Kerusakan di planet biru ini sudah semakin parah. Sementara kebutuhan mendorong kesejahteraan yang setara juga semakin mendesak.

Karena itulah SIG tergerak untuk menginisiasi gerakan peduli lingkungan. Ayo #MulaiBerubahDariRumah bersama SIG. (*)

SIG Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, #MulaiBerubahDariRumah Selengkapnya

Empat Sekolah di Gresik Sabet Penghargaan Adiwiyata Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat sekolah di Gresik meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jatim. Saat, ini jumlah sekolah adiwiyata mandiri atau nasional berjumlah 29 sekolah.

Empat sekolah peraih Adiwiyata Provinsi Jatim itu adalah UPT SDN 2 Gresik (Karangturi-Gresik) ; UPT SDN 24 Gresik (Kembangan-Kebomas) ; UPT SMPN 10 Gresik (Bungah) dan UPT SMPN 21 Gresik (Panceng).

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Plt Bupati Gresik Moh Qosim pada saat  apel pagi ASN dan para Kepala OPD Pemkab Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 8 Februari 2021. Piagam penghargaan diserahkan langsung kepada kepala sekolah masing-masing.

Plt Bupati Gresik Moh Qosim menyampaikan selamat kepada para Kepala Sekolah yang telah berjuang sehingga dapat meraih penghargaan lingkungan sekolah sehat tertinggi di Jawa Timur.

“Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat yang nantinya akan melecut kinerja masyarakat sekolah untuk lebih giat lagi dalam membangun sekolah sehat. kalau sudah meraih penghargaan di tingkat propinsi, agar diperbaiki lagi untuk maju ke tingkat nasional,”kata Qosim.

Lebih jauh, Qosim mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan ini amat penting untuk membentuk kesehatan lingkungan untuk masyarakat sekolah dan sekitarnya. Apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini. “Anda semua telah berjasa untuk meningkatkan lingkungan masyarakat yang sehat,”kata Qosim.

Dimasa pandemik ini, imbuhnya, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan terutama lingkungan sekolah. Kesehatan dapat mendukung masyarakat untuk sehat. Sesuai penelitian, ternyata 45 persen kesakitan diakibatkan oleh lingkungan yang kurang baik. “Tingkatkan terus dan terus untuk ikut menggalakkan disiplin protokol kesehatan di masa pamdemi ini,”pesan Qosim. 

Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SMPN 21 Matokan menyatakan, menciptakan kondisi sekolah Adiwiyata tidak mudah. Mulai dari penyiapan lingkungan yang tertata rapi dan asri sampai menyiapkan dokumen lingkungan.

“Seluruh komponen sekolah serta siswa harus bisa bekerjasama. Mereka mengerjakan semua keperluan termasuk mengajak masyarakat di sekitar sekolah untuk sadar lingkungan hijau adalah lingkungan sehat sekolah,”katanya kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.(*)

Empat Sekolah di Gresik Sabet Penghargaan Adiwiyata Jawa Timur Selengkapnya

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas

GRESIK,1minute.id – Seorang calon pengguna jasa perahu penyeberangan tercebut aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021. Korban diduga bernama Hary Hermawan, 50, warga Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Tim SAR gabungan dari Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan masyarakat sedang melakukan pencarian korban. Hingga pukul 15.15, korban belum ditemukan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi mengatakan, pencarian masih terus dilakukan petugas gabungan. “Sampai saat ini belum ditemukan,”kata Kompol Wavek dikonfirmasi melalui Whatsapp pada Minggu, 31 Januari 2021.

Menurut Kapolsek Wavek berdasarkan keterangan sejumlah saksi menceritakan sekitar pukul 08.00 korban Hary Hermawan mengendarai sepeda hendak menyeberang ke desa sebelah, Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo. 

Hary lalu menggunakan jasa perahu penyeberangan yang ada di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik itu. Operator perahu tambang adalah Ari Santoso, 57, warga Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman,  Sidoarjo.

Korban Hery menaiki sepeda motor naik perahu penyebrangan. Bagi Hery naik perahu penyeberangan sudah kerap dilakukan. Sehingga, tidak rasa kekhawatiran. Akan tetapi, entah mengapa pagi itu Hery seperti grogi. Sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya. 

Akibatnya, Hery dan motornya kecebur ke aliran sungai Kali Mas itu.  Arus sungai yang kencang karena musim hujan ditengarai korban dan motornya hanyut. “Saat ini masih proses pencarian korban,”tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin. (*)

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas Selengkapnya

Tiga Perahu Penangkap Ikan Gunakan Jaring Trawl Diamankan Polisi Air Polres Gresik

GRESIK, 1minute.id – Ratusan ekor ikan itu tertangkap jaring. Ikan besar hingga anak -anak ikan. Terumbuh karang pun “tersapu” jaring dari tiga perahu nelayan asal Desa Campurrejo, Kecamatan Panceng, Gresik. Setiap perahu memiliki tiga anak buah perahu. 

Maklum tiga perahu nelayan dikemudikan Sain, 43, Mustakim, 48, dan Enderik, 28, katerogi jaring trawl. Beruntung Polisi Air (Polair) Polres Gresik mendeteksi kegiatan nakal yang penangkap itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan tiga perahu tersebut ditangkap sekitar pukul 08.00 alur pelayaran Barat Surabaya (APBS) wilayah Gresik. “Pagi itu anggota melakukan patroli di alur pelayaran barat Surabaya,”kata AKP Ade,  Sabtu 30 Januari 2021.

Anggota Polair Polres Gresik berpatroli dengan lambung kapal X-1029 itu melintas di perairan Mengare.  “Anggota melihat  tiga perahu nelayan menggunakan jaring trawl,”terangnya.

Penggunaan mata jaring trawl atawa pukat harimau, jelas Alumnus Akpol 2007 itu,  bisa menyebabkan rusaknya biota laut. “Biota laut yang masih kecil ikut tertangkap,”tegas perwira tiga balok di pundak itu. 

BARANG BUKTI : Ikan berbagai jenis dan ukuran yang ikut tertangkap jaring pukat harimau milik nelayan diamankan Satuan Polisi Air Gresik, Jumat 29 Januari 2021

Tatkala terpergok anggota, ketiga perahu nelayan menarik hasil tangkapannya. “Kapal Patroli langsung menghampiri dan mengamankan ketiga perahu itu,” tambahnya.

Ratusan ekor jenis ikan berbagai ukuran, tiga perahu dan tiga set jaring trawl (pukat harimau) juga ikut di sita sebagai barang bukti. “Barang bukti itu kami serahkan ke Dinas Perikanan Gresik,”jelasnya. 

Penyidik Sat Polair Polres Gresik menjerat mereka Pasal 86 Jo pasal 9 Jo pasal 100 huruf (b) UU No 45/2009 tentang Perikanan. (*)

Tiga Perahu Penangkap Ikan Gunakan Jaring Trawl Diamankan Polisi Air Polres Gresik Selengkapnya

SIG Prioritaskan Bantuan Medis untuk Korban Gempa di Mamuju, Sulawesi Barat

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni (kedua dari kanan berhijab hitam) menyaksikan penanganan korban gempa yang dilakukan oleh tim dokter.
GRESIK,1minute.id –  Duka yang dialami korban gemba bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat menggerakkan empati masyarakat Indonesia. Diantaranya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

SIG melalui program Corporate Social Responbility (CSR) memberikan bantuan peralatan medis serta logistik untuk para pengungsi yang menjadi korban bencana gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6,2 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat lalu 15 Januari 2021.

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso menyampaikan, melalui program SIG Peduli, perseroan bergerak cepat membantu para korban gempa bumi dengan menerjunkan tim tanggap darurat yang terdiri dari Sekretaris Perusahaan beserta tim CSR SIG.

Tim tanggap darurat dari SIG berangkat Jumat dan Sabtu, 15 -16 Januari 2021 atau beberapa jam pasca terjadinya gempa bumi. Tim tanggap darurat SIG membawa bantuan kebutuhan logistik. Kebutuhan pokok diantaranya bahan makanan, pakaian, tenda, terpal, perlengkapan bayi, perlengkapan mandi, selimut, peralatan medis, serta obat-obatan. 

Selain itu, SIG juga memberikan genset sebagai kebutuhan elektrifikasi penanganan korban atau operasi yang sifatnya emergency untuk kebutuhan tim dokter dalam menangani pasien. 

”Prioritas utama kami adalah penanganan medis untuk para korban serta bahan makanan, tenda dan terpal untuk pengungsian,”ujar Hendi Prio Santoso.  Selain menerjunkan tim tanggap darurat bencana, Hendi melanjutkan, PT Semen Tonasa (SIG Group) juga mendirikan posko “Semen Tonasa Peduli” di Hotel Meganita, Mamuju.

Posko tersebut digunakan untuk memberikan layanan kesehatan dan pusat distribusi bantuan. “Kami turut prihatin dan peduli atas bencana yang menimpa warga di sejumlah titik wilayah Kabupaten Mamuju. Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban serta mempercepat pemulihan pasca bencana,”kata  Hendi Prio Santoso.

SIG juga bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang dipimpin oleh Guru besar FK Unhas Prof. Dr. Idrus Paturusi bersama beberapa dokter spesialis untuk memantau lokasi serta membantu korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulawesi Barat. 

Dalam penyaluran bantuan, Perseroan bekerjasama dengan Pemerintah setempat, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perusahaan BUMN lain yang terlibat dalam gerakan kepedulian bencana gempa Mamuju. (*)

SIG Prioritaskan Bantuan Medis untuk Korban Gempa di Mamuju, Sulawesi Barat Selengkapnya

Genangan Air Luapan Kali Lamong Surut, DPUTR Perbaiki Tanggul Jebol


GRESIK,1minute.id – Curah hujan meredah. Genangan air banjir berasal dari luapan Kali Lamong di sejumlah desa di Kecamatan Cerme berangsur surut. 

Rabu malam 13 Januari 2021 lima desa yang terlihat genangan air di rumah warga terdampak banjir Kali Lamong itu. Genangan air di rumah terdampak itu, diantara di Desa Jono ada 43 somah atawa rumah. Lalu, di Desa Tambak Beras sebanyak 100-an rumah,  Desa Dungus ada 20 unit rumah dan Desa Guranganyar tercatat 150 rumah. 

Sedangkan, Desa Banjarsari air kiriman dari hulu Kali Lamong yang berada antara Mojokerto dan Lamongan itu hanya jalan poros desa dan area tambak. Luasnya 265 hektare.  Sejauh mata memandang yang terlihat hamparan air. Tidak terlihat lagi batasan tambak satu dengan lainnya.

Kondisi genangan mulai surut itu, digunakan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk memperbaiki sejumlah tanggul yang ambrol. Tanggul jebol akibat gerusan air bah Kali Lamong itu terdapat di Desa Jono dan Tambakberas. 

Menurut Camat Cerme Suyono, tanggul yang jebol di dua desa diperbaiki dengan cara menutup menggunakan urukan tanah. “Pengurukan menggunakan ekskavator,”tegas Suyono,  Rabu 13 Januari 2020.

Alat berat itu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR ) Gresik.  “Perbaikan sementara,”imbuh mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik ini. 
Ketika pekerjaan perbaikan tanggul dilakukan jalan poros desa di Desa Jono masih setinggi 20 centimeran.

Dalam pantauan 1minute.id, tanggul Desa Jono di dekat rumah penduduk. Akibatnya, selama kurun waktu tiga pekan terakhir, kawasan permukiman penduduk itu tergenangi air banjir Kali Lamong. Bahkan, pondok kesehatan desa (Ponkesdes) setampat kebanjiran.  (*)

Genangan Air Luapan Kali Lamong Surut, DPUTR Perbaiki Tanggul Jebol Selengkapnya

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam

GRESIK,1minute.id – “Air (banjir) datang lagi,”kata Sutrisno, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu malam, 11 Januari 2021.

Nada bicara lelaki 59 tahun itu terasa lirih. Sedih dan prihatin. Sebab, banjir luapan Kali Lamong itu hampir tiga minggu. Sempat surut sehari,  air bah kiriman itu kembali menggenangi desa dan ratusan rumah warga setempat.

Data Posko Bencana Alam di Kecamatan Cerme pukul 12.00 hari ini, Senin 11 Januari 2021 ada delapan desa yang kembali kebanjiran. Delapan desa itu, adalah Jono,  Tambak Beras, Dungus dan Banjarsari. Kemudian,  Desa Iker-ikergeger,  Guranganyar, Morowudi serta Pandu.

Ratusan rumah tergenangi banjir setinggi 25-40 centimeter. Banjir susulan untuk kali ketiga periode Desember 2020 hingga 11 Januari 2021 ini diperkirakan akan semakin besar.

Karena curah hujan berdasarkan perkiraan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Surabaya masih cukup tinggi hingga akhir Januari 2021.

Masyarakat berada di aliran Kali Lamong tidak bisa banjir kiriman itu. Apalagi, sejumlah tanggul di daerah aliran Kali Lamong panjangnya puluhan kilometer yang ambrol dan belum sempat mendapatkan perbaikan.

“Berdasarkan pantauan kami, saat ini banjir Kali Lamong menggenangi delapan desa,”kata Camat Cerme Suyono, Senin 11 Januari 2021. (*)

Surut Semalam, Kali Lamong Meluap Lagi, Ratusan Rumah Terendam Selengkapnya