2020 Berlalu, Memasuki 2021 Berharap Kali Lamong Tertangani

GRESIK,1minute.id – Ratusan rumah di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik masih terendam banjir Kali Lamong, Jumat 1 Januari 2021.

Diantaranya, Sudarsono. Lelaki 60 tahun itu, terlihat duduk di teras rumahnya. Perkakas rumah tangga, seperti kursi ditempatkan di teras karena ketinggian air hanya semata kaki orang dewasa. 

“Teras ini sudah saya tinggikan setengah meter. Kalau bagian dalam rumah sangat dalam,”kata lelaki yang sudah 3 tahun terkena stroke itu ditemui 1minute.id , Kamis 31 Desember 2020.

Luapan Kali Lamong belum surut. Bahkan, cenderung semakin meluasnya. Kini,  masyarakat berada di aliran Kali Lamong hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk bisa menyelesaikan problem banjir tahunan ini. 

Begini kondisi luapan banjir Kali Lamong itu pada Kamis 31 Desember 2020. Memasuki awal tahun masyarakat  hanya berharap Kali Lamong bisa tertangani secepatnya.  (*) 

2020 Berlalu, Memasuki 2021 Berharap Kali Lamong Tertangani Selengkapnya

Air Bah Masuk Jalan Raya Cerme, JPD Tambak Beras Ditutup untuk Semua Kendaraan

Relawan mengoperasikan perahu karet di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik, Kamis 2020. (foto : chusnul cahyadi /1minute.id


GRESIK, 1minute.id –  Air bah luapan Kali Lamong terus mengalir jauh.  Sekitar pukul 08.00 air bah kiriman itu sudah menggenangi Raya Cerme.

Ketinggian air jalan nasional itu setinggi 20 centimeter.  Kendaraan masih bisa lalu lalang. Kondisi berbalik 180 derajat ketika memasuki Jalan Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik.

Jalan desa itu ditutup untuk semua jenis kendaraan bermotor. Mobil hingga motor. 
Berdasarkan data dari Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme jalan poros desa (JPD) berubah bagai telaga dadakan sepanjang 2 kilometer.

Ketinggian air antara 10-50 centimeter. “Sebanyak 150 somah (rumah) tergenangi air setinggi 35 cm,”kata Camat Cerme Suyono.

Diantara ratusan rumah yang terendam air adalah milik Sudarsono. Lelaki 60 tahun itu, sekitar pukul 08.30 terlihat duduk di teras rumahnya.

Perkakas rumah tangga, seperti kursi ditempatkan di teras karena ketinggian air hanya semata kaki orang dewasa. 

“Teras ini sudah saya tinggikan setengah meter. Kalau bagian dalam rumah sangat dalam,”kata lelaki yang sudah 3 tahun terkena stroke itu ditemui 1minute.id, Kamis 31 Desember 2020.

Darsono hanya bisa pasrah menghadapi banjir tahunan ini. “Air bah mulai datang tadi malam (Rabu)  sekitar pukul 20.00,”katanya. 
Dalam pantauan 1minute.id , sejumlah akses jalan dipasang woro-woro kondisi jalan. “Jalan Morowudi di tutup karena banjir”. Pemberitahuan itu dipasang di simpang tiga Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. 

Akan tetapi, masih banyak masyarakat dan pengguna jalan yang nekat menerobos meski harus menuntun sepeda motornya. 

Sementara itu,  Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti juga ditutup oleh masyarakat. Sebab, ketinggian terus bertambah. Hanya sepeda motor yang boleh wira-wiri  melewati jalan akses menuju Benowo, Surabaya itu. 

Banjir Kali Lamong ini untuk kali ketiga di bulan Desember 2020. Dan,  banjir luapan Kal Lamong ini,  sudah berlangsung tahunan. Masyarakat hanya bisa berdoa semoga pihak yang berwewenang bisa segera menuntaskan problem menahun ini. 
“Wis soro, tambah soro (sudah susah semikin susah),”celetuk seorang warga. (*)

Air Bah Masuk Jalan Raya Cerme, JPD Tambak Beras Ditutup untuk Semua Kendaraan Selengkapnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending


GRESIK, 1minute.id –  Perkembangan kasus corona virus disease 2019 semakin mengkhawatirkan. Jumlah pasien terpapar virus dari Wuhan, Tiongkok itu menunjukkan peningkatan.

Termasuk di Kota Santri, Gresik ini. .Kondisi itu membuat Pemkab Gresik mengkaji ulang rencana ujicoba pembelajaran tatap muka. Semula pemerintah mewacanakan ujicoba pembelajaran tatap muka mulai Senin, 4 Januari 2021.

“Sehubungan meningkatkannya kembali kasus covid nasional maupun regional termasuk dilingkungan pendidikan dihimbau sementara rencana ujicoba pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,”kata Wabup Qosim dalam suratnya tertanggal 30 Desember 2020.

Sementara itu, pantau 1minute.id, sejumlah sekolah jenjang SD hingga SMA sederajat di Gresik telah siap melaksanakan ujicoba tatap muka.  “Tapi, karena anjuran begitu kami hanya bisa nunggu kabar selanjutnya,”kata seorang guru enggan disebut identitasnya itu. 

Disisi lain,  Satgas Covid-19 Gresik meliris perkembangan kasus hari ini,  Rabu 30 Desember 2020. Data Satgas Covid-19, hari ini ada penambahan kasus baru berjumlah 20 orang. Sedangkan, pasien sembuh “hanya” 9 kasus. Sedangkan, meninggal dunia dua orang. 

“Dua orang yang meninggal dunia itu dari Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan dan Padangbandung,  Kecamatan Dukun,”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Kesehatan Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 30 Desember 2020. (*)

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending Selengkapnya

Wanda, Anak Buruh Tani Jawara Tahfidz Alquran, Keterbatasan Penglihatan Bukan Penghalang Remaja Bercita-cita menjadi Dosen


GRESIK, 1minute.id – Bagi Wanda Nur Nabilah keterbatasan penglihatan bukan suatu halangan menjadi seorang tahfidz alquran. Ketekunan belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu bisa menjadi jawara dalam lomba tahfidz alquran dihelat Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim belum lama ini. 

Wanda menyisihkan ratusan peserta lainnya se-Indonesia dalam lomba virtual tersebut.  Wanda, anak pasangan Sajib Iswandi, 42 dan Nursiyanah, 37, memiliki keterbatasan melihat. 

Sajib, buruh tani asal Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Gresik mengajari Wanda mengaji setelah menggarap sawah. Kecerdasan Wanda dengan mudah menghafalkannya. “Saya tidak menyangka Wanda bisa menjadi juara,”kata Sajib kepada wartawan, Selasa 29 Desember 2020.

Ibunda Wanda, Nursiyanah menambahkan hampir setiap hari mengajari Wanda mengaji. Karena keterbatasan penglihatan, ibu rumah tangga berusia 37 tahun mengajari Wanda mengaji dengan cara dibacakan. 

“Wanda kemudian menirukannya,”kata perempuan yang hanya sempat mengenyam pendidikan jenjang madrasah Tsanawiyah atau setingkat SMP itu. 

Wanda yang tergolong siswa cerdas itu akhirnya bisa menamatkan SMP di Kecamatan Kedamean. Wanda memiliki impian menjadi dosen itu kemudian melanjutkan SMA Muhammadiyah 1 Gresik. 

“Wanda ini cita-citanya menjadi dosen dan penghafal Alquran,”kata Nursiyanah. Akan tetapi, Nursiyanah sempat ragu. Sebab, ekonomi keluarga sangat sederhana. 

Jarak rumah Wanda di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean ke sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik cukup jauh. Sekitar 35 kilometer. Bila harus pergi-pulang akan kerepotan. Sedangkan, indekos tentu membutuhkan biaya tambahan lagi bagi keluarga Wanda membayar uang kos. 

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik  Ainul Muttaqin mendengar kabar ada calon siswa memiliki keistimewaan menghafal Alquran langsung menerimanya. 

Wanda kemudian ditempatkan di Pondok Madinatul Ilmi, pondok pesantren (Ponpes) dibawah naungan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik. Kemampuan Wanda dalam menghafal Alquran semakin terasa. Karena setiap hari Wanda wajib setoran hafalan ayat Alquran.

Wanda (kiri) ketika belajar mengaji bersama ustad dan temannya. (foto : istimewa)

“Padahal, peserta lomba hafidz adalah siswa-siswa yang tergolong sempurna. Wanda bisa mengalahkan peserta yang tanpa kekurangan dalam panca inderanya,”kata Ainul Muttaqin bangga.

Sejak diterima di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, para guru di sekolah belum pernah bertemu secara langsung. Karena pembelajaran dalam jaringan (daring). Tapi, Wanda bisa mengukir prestasi.

Dia mengatakan melihat kondisi keluarga Wanda,  beberapa guru di sekolah menawarkan menjadi bapak angkat, juga menjadi pembimbing di dalam pondok. “Kami sebagai pendidik dan pengasuh layak bangga, pasalnya ada kekurangan dipenglihatan, namun bisa mengalahkan yang penglihatannya normal,”ujar Ainul Muttaqin. (*)

Wanda, Anak Buruh Tani Jawara Tahfidz Alquran, Keterbatasan Penglihatan Bukan Penghalang Remaja Bercita-cita menjadi Dosen Selengkapnya

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori dan anggota Polsek Balonganggang memantau banjir luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020


GRESIK,1minute.id – “Alhamdulillah berangsur surut. Mohon doanya kasihan masyarakat,”kata Camat Benjeng, Gresik Suryo Wibowo dikonfirmasi Senin, 28 Desember 2020.

Senin dini hari, sekitar pukul 00.20 air bah Kali Lamong masuk ke Desa Sedapurklagen, Benjeng. Saat itu, masyarakat sedang terlelap tidur kembali terbangun karena Kali Lamong meluap untuk kali ketiga di bulan Desember ini. 

Sekitar pukul 06.00, air bah sudah merambah ke empat desa lainnya. Rumah, sawah, jalan poros desa berubah bagai telaga dadakan. Air luapan ke Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng itu yang rawan ambruk kembali sangat deras. 

“Belum bisa diperbaiki. Untuk antisipasi dijaga masyarakat. Kendaraan besar tidak boleh melintas,”tegas mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 
Kali Lamong kembali meluap pada Minggu malam.

Kondisi jalan desa di Kecamatan Balongpanggang yang tergerus luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020

Ada lima desa di Kecamatan Balongpanggang yang terendam air bermuara dari Mojokerto dan Lamongan itu. 
Lima desa itu adalah Desa Sekarputih , Wotansari, Banjaragung , Pucung dan Karangsemanding.

“Minggu sekitar jam 10 malam air luapan Kali Lamong sudah merenda sejumlah desa di Balongpanggang,”kata Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, Senin 28 Desember 2020.

Mungkin banjir luapan Kali Lamong terbesar dari kejadian sebelumnya. “Tapi, alhamdulillah sekarang mulai berangsur surut karena air luapan hanya lewat,”tegas Tulus. 

Saat ini, pihaknya menutup akses jalan Balongpanggang ke arah Benjeng karena jalan kabupaten di depan kantor PLN Benjeng terendam air luapan Kali Lamong.

“Semua kendaraan dari Balongpanggang ke Benjeng dialihkan melewati Desa Metatu,”kata mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean. (*)

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat Selengkapnya

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto : Segera Audiesi Pemkab untuk Agenda Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer


GRESIK, 1minute.id – Arief Susanto terpilih kembali sebagai Ketua PGRI Gresik.  Kepala SMK PGRI 1 Gresik meraih suara mayoritas dari tiga kandidat lainnya dalam Konferensi Kabupaten (Konkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gresik, Sabtu , 26 Desember 2020.

Konfercab di Gedung PGRI Gresik ini rencana dibuka Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Akan tetapi, bupati berhalangan diwakilkan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin.

Ada empat kandidat yang maju dalam bursa calon ketua  PGRI Gresik periode 2020-2025 ini.  Mereka adalah Arief Susanto ; A. Fathoni  ; Sutrisno dan Suryanto ini. Mereka memperebutkan 771 suara.  Masa pagebluk corona virus disease 2019,  konkab dilakukan secara daring. Pemungutan suara dilakukan di dua tempat pemungutan suara (TPS) 

Dalam peoses demokrasi ini,  patahana Arief Susanto kembali terpilih dengan perolehan suara mutlak. Arief mendapatkan 765 suara. Sedangkan, tiga kandidat lainnya yakni A. Fathoni,  Sutrisno dan Suryanto, masing-masing mengantongi 2 suara. 

Konkab dihadiri Kadispendik Gresik Mahin, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Gresik  Puji Astuti dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus itu berlangsung cukup demokratis. 

Ketua PGRI Gresik terpilih Arief Susanto (kanan)

Ketua PGRI Gresik terpilih Arief Susanto mengatakan, sesuai dengan visi dan misi PGRI serta Tema konfrensi kabupaten (Konkab) kali ini, “Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Profesi dan Perannya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Abad 21”. 

Maka, tambah Arief,  PGRI selalu berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru guna meningkatkan mutu pendidikan.

“Bukan  hanya untuk anggota PGRI, namun untuk seluruh guru di semua jenjang dan lapisan, utamanya guru honorer agar benar-benar mendapat perhatian dari pemerintah dengan penghasilan yang layak,”ujar Arief, Minggu malam,  27 Desember 2020. 

Agenda utama PGRI Gresik itu segera dikomunikasikan dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Selama ini para guru honorer sudah mendapat perhatian dari Pemkab namun masih sangat perlu ditingkatkan perhatiannya,”tegas Arief. (*)

Susunan Pengurus PGRI Gresik hasil konferensi kabupaten Gresik Periode 2020-2025

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto : Segera Audiesi Pemkab untuk Agenda Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer Selengkapnya

Sulap Bukit Kapur Suci Jadi Bumper, Eduwisata hingga Wisata Religi


GRESIK, 1minute.id – Lahan bekas galian C di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik bakal disulap sebagai tempat bumi perkemahan (Bumper). 

Untuk mewujudkan program itu,  pemerintah desa (pemdes) setempat bersama Forum Komunikasi Warga Suci  (FKWS) serta sejumlah komunitas pecinta alam yang melakukan penghijauan, Minggu, 27 Desember 2020.  Ada 99 pohon yang ditanam sebagai langkah awal untuk manfaatkan bekas tambang itu. 

Ketua FKWS M Jauhan Farhad mengatakan  acara ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian alam, konservasi hutan kota, juga sebagai salah satu upaya dalam meminimalisir terjadinya perubahan iklim global yang berbahaya bagi Bumi kita.

“Kami terus berkomitmen untuk terus menghijaukan hutan kota ini, apalagi  Gresik sebagai kota industri yang menghasilkan banyak polusi udara, bagi kami satu pohon mempunyai manfaat besar bagi keberlangsungan hidup manusia,”ujar Farhad.

Bumper : Bukit Kapur Desa Suci, Kecamatan Manyar ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Bukit kapur suci berlokasi di Jalan Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik ini akan dipergunakan berbagai aktivitas untuk masyarakat. Dantaranya, bumi perkemahan (Bumper) Wisata Religi Kidang Kuning, Pembangunan Musala, Arena motor cross, spot foto dan UMKM.

Kepala Desa Suci Ahmad Rizal mengatakan Desa Suci, salah satu tempat strategis di tengah Kota Gresik. “Kami  berencana akan membuat Bumper. Rencana ini kami buat untuk memanfaatkan lahan yang selama ini tidak digunakan,”kata Rizal. 

Rencana itu, tambah Rizal, melihat perkembangan di era pendidikan, padatnya penduduk dan banyaknya sekolah di Kabupaten Gresik. “Bumper menjadi salah satu daya wisata yang menarik untuk masyarakat. Bumper bisa digunakan untuk pelatihan, pendidikan anak dan wisata alam bagi para wisatawan,”katanya. 

Selain itu diharapkan perkembangan bumper yang ada di desa suci ini nantinya bisa membangun disektor ekonomi bagi masyarakat. Disisi lain, pembangunan Langgar Kidang kuning menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah desa dalam  membangun wisata religi Kidang Kuning.

Kidang kuning adalah salah satu makam seorang ulama yang berpengaruh besar dalam syiar agama Islam yang ada di Gresik yang makamnya berada di lokasi tambang di Desa Suci.

“Nanti kedepanya pasca tambang ini akan dipergunakan untuk kemanfaatan bagi seluruh masyarakat dan untuk membangun ekonomi terutama di sektor UMKM. Dan, kami butuh dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat,”tegasnya.  (*)

Sulap Bukit Kapur Suci Jadi Bumper, Eduwisata hingga Wisata Religi Selengkapnya

Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang


GRESIK,1minute.id – Perayaan misa Natal di gereja St Perawan Maria malam ini terasa beda. Jemaat yang akan mengikuti misa Natal di gereja berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini harus mendaftar terlebih dahulu. 

Pasalnya, pengurus gereja hanya membatasi maksimal 300 jemaat. “Sampai pukul 17.00 sore ini sudah terdaftar 289 orang yang akan mengikuti misa natal,”kata Koordinator Prokes Gereja St Perawan Maria Joni, Kamis 24 Desember 2020.

Kapasitas jemaat bila dalam kondisi normal sekitar 1.200 jemaat. Gereja katolik berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini akan menggelar misa natal dua gelombang, mulai pukul 19.00 hingga 21.00.

Protokol kesehatan dilakukan mulai gerbang masuk gereja hingga depan pintu masuk gereja yang telah dihiasi pohon natal terbuat dari botol air meneral bekas itu. 

STERILISASI : Sabhara Polres Gresik bersama tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim lakukan sterilisasi gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Di depan pintu masuk gereja telah disiapkan sejumlah tempat cuci tangan, thermo gun untuk mengukur suhu badan jemaat.  
Joni mengatakan, misa Natal ini hanya diikuti orang dewasa. “Jemaat anak-anak berusia dibawah 12 tahun tidak boleh ikut misa natal,”katanya. 

Joni juga menghimbau jemaat yang kurang sehat untuk tidak ikut misa natal.  “Kami sangat ketat dalam ketentuan prokes ini. Karena ini untuk keselamatan jemaat lainnya,”tegasnya. (*)

Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang Selengkapnya

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal


GRESIK,1minute.id – Bupati GresikSambari Halim Radianto mengapresiasi kesiapan gereja menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Misa Natal nanti malam.

Bupati Sambari bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe sekitar pukul 17.00 memantau langsung kesiapan misa natal di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim. 

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik datang setelah tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Sabhara Polres Gresik melakukan penyisiran. 

PANTAU NATAL : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, (dua dari kanan) bersama Forkopimda Pantau Perayaan Natal di Gresik St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan kedatangan untuk memantau langsung terkait pengamanan maupun kesiapan gereja melaksanakan protokol kesehatan. 

“Untuk keamanan, TNI, Polri dan Pol PP siap untuk melakukan pengamanan,”tegasnya.  Terkait dengan protokol kesehatan, Bupati Sambari menyatakan dua gereja yang akan melakukan misa Natal telah melakukan prokes. 

“Alhamdulillah, dua gereja besar telah melaksanakan prokes dengan baik. Tegak lurus,”katanya. 

Di gereja St Perawan Maria misa Natal digelar dua tahap mulai pukul 19.00 hingga 21.00. “Insya Allah semua akan berjalan lancar,”tegas Bupati yang juga Dosen Pasca sarjana Unair Surabaya ini. (*)

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal Selengkapnya

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja


GRESIK, 1minute.id – Tim gegana Sat Brimob Polda Jatim melalukan penyisiran sejumlah gereja di Gresik. Sterilisasi menggunakan metal detektor ini untuk memastikan tidak ada barang berbahaya saat umat Kristiani menjalankan ibadat perayaan Natal. 

Sekitar pukul berapa 16.30, tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Satuan Sabhara Polres Gresik tiba di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik. 

Mereka langsung menyebar untuk melakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor. Mulai dari tempat duduk jemaat hingga altar dilakukan pemeriksaan secara berlapis. 

Selama 30 menit tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, dalam pengamanan Natal ini, mengerahkan 250 personel, gabungan TNI dan Polri.

“Kami dibantu ormas yang suka rela ikut menjaga keamanan di Gresik ini,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail di halaman Gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 ini menambahkan setelah proses sterilisasi akan dilakukan penjagaan.  Penjagaan di gerbang masuk gereja akan melibatkan TNI, Polri dan petugas dari gereja. 

Setiap jemaat yang masuk akan pemeriksaan. “Disini (Gereja St Perawan Maria, Red) jemaat yang ikut misa natal harus mendaftar dulu. Sehingga jemaat yang belum terdaftar tidak bisa mengikuti misa natal,”ujarnya. 

Terkait barang bawaan jemaat, pemeriksaan tetap melibatkan pengurus gereja. “Semua ini dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman jemaat. Sehingga mereka bisa beribadah dengan khidmat,”tegas Arief Fitrianto.  (*)

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja Selengkapnya