Gayeng! 1,5 Jam Ngobrol Bareng Gus Miftah dan Gus Yani tentang Kebangsaan di SMA NUSA 

GRESIK,1minute.id – Sekitar 37 persen pelajar dan mahasiswa di Indonesia terindikasi terpapar faham radikalisme. Bagaimana mereka bisa terpapar. Belajarnya dari mana? “Mereka terpapar radikalisme karena belajar dari internet (media sosial),” kata Gus Miftah dalam Talk Show Kebangsaan di halaman SMA Nahdlatul Ulama 1 (NUSA) Gresik pada Sabtu, 18 Maret 2023.

Saking banyaknya siswa yang hadir lapangan bola basket tidak bisa menampung peserta talkshow atau Ngobrol bareng Gus Miftah yang bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman bersama Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. 

Sehingga, peserta ngobrol bareng yang diikuti seluruh siswa SMA NUSA dan siswa kelas IX SMP Negeri se-Kecamatan Gresik meluber hingga di Jalan Raden Santri depan sekolah itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momen ini untuk belajar bersama dan mengaji bersama. “Kita nikmati masa-masa belajar di sekolah ini. Karena saat kita ingin sukses, maka kita harus menyiapkan ilmu seluas-luasnya. Lulus dari SMA bisa melanjutkan kuliah, jangan buru-buru menikah,” ujar Gus Yani.

Ngobrol bareng selama 1,5 jam cukup gayeng karena Gus Miftah dengan joke-joke segarnya “menembak” Agus Syamsudin, Kepala SMA NUSA seakan mati kutu. Sementara, pelajar berulangkali harus tersenyum. “Agus Syamsudin statusnya D2 (Duda),” kata Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Jogjakarta itu membuat siswa tersenyum. 

Kondisi itu, membuatnya prihatin. Realita sosial yang terjadi saat ini, dimana anak muda banyak yang belajar dari internet. “Perlu diperhatikan sumber-sumber keilmuan yang kita pelajari ilmunya. Harus jelas dan tidak menyesatkan. Apalagi disusupi berbagai paham-paham yang menyesatkan,” ungkap Gus Miftah. Ia pun berpesan kepada generasi muda saat ini untuk terus menjaga rasa cinta tanah air, sebagai antitesis paham radikalisme. (yad)

Gayeng! 1,5 Jam Ngobrol Bareng Gus Miftah dan Gus Yani tentang Kebangsaan di SMA NUSA  Selengkapnya

Siswa Kelas IX UPT SMP Negeri 4 Gresik Gelar Karya Daur Ulang Di Ruang Kelas, Begini Kehebohannya!

GRESIK,1minute.id – Siswa kelas IX menggelar pameran hasil karya mereka selama di UPT SMP Negeri 4 Gresik. Gelar Karya siswa terbesar dalam sejarah berdirinya sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik itu digelar sembilan ruang kelas pada Sabtu, 18 Maret 2023. 

18032023-kolamIKAN
Botol plastik bekas menjadi barang menarik berbentuk ikan di tangan siswa kelas IX UPT SMP Negeri 4 Gresik dalam Gelar Karya Seni, Budaya dan Keterampilan (SBK) pada Sabtu, 18 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

« dari 6 »

Temanya bebas memilih. Akan tetapi, karya yang dipamerkan tetap menggunakan bahan utama yakni bahan daur ulang dan ramah lingkungan. Seperti, botol dan gelas plastik, kertas bekas, kain, zat pewarna alami dan bahan lain. 

Sebab, lembaga yang dipimpin oleh  Arif Abd Rohman itu menyandang predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Penggerak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Setiap kelas berlomba menjadi terbaik dan paling menarik bagi pengunjungnya. Pasalnya gelar karya atau pameran ini akan menjadi penilaian dalam praktik mata pelajaran seni, budaya dan keterampilan (SBK).

Menurut Guru SBK UPT SMP Negeri 4 Gresik Sigit Sasongko, Gelar Karya atau pameran kelas IX dalam rangka ujian praktek mata pelayanan seni budaya dan keterampilan (SBK). 

Kenapa di bikin Gelar Karya atau Pameran? Sekolah menginginkan mengekspose hasil kerajinan anak peserta didik kepada teman-teman atau adik kelas serta bapak ibu guru.  “Harapannya siswa lebih percaya diri terhadap hasil karya selama belajar di UPT SMP Negeri 4 Gresik,” kata Sigit Sasongko didampingi guru SBK Fakhruddin Yusuf, dan guru IPS Surya Yetni pada Sabtu,18 Maret 2023.

Selain itu, Gelar Karya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi adik kelas mereka yang saat ini duduk di kelas VII dan VIII SMP Negeri 4 Gresik lainnya. “Ini (Gelar Karya) ini pertama,” sela Fakhruddin Yusuf, guru SBK lainnya. Karya yang dipamerkan bisa karya siswa waktu mereka masih kelas VII, VIII dan IX. Karya di koreksi oleh teman-teman satu kelas sendiri. Mana karya yang layak untuk dipamerkan. 

“Kami, para guru hanya melakukan pendampingan. Keputusan berada di seksi kelas masing-masing,” terangnya. Masih menurut Sigit, ada tiga kreteria penilaian yang dilakukan oleh guru mapel. Pertama, Karya individu masuk ke dalam karya kelas. “Keaktifan panitia kelas masing-masing,” ujarnya.  

Kedua penilaian proses. “Penilaian proses ini berdasarkan waktu deadline. Penyelesaian pekerjaan mulai dekorasi, kebersihan dan kekompakkan,” terangnya. Dan, penilaian ketiga terakhir, daftar pengunjung. ” Ada buka daftar pengunjung di hari pelaksanaan Gelar Karya dan respon dari pengunjung,” tegasnya. Dari tiga kriteria itu, kemudian diambil rata-rata untuk masuk dalam nilai praktek. 

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id , setiap kelas menggemas ruang kelas mereka dengan apik. Ada yang melengkapi dengan kolam ikan , ada mengusung tema halloween atau rumah hantu. Ada menyerupai sebuah gua, ada mengusung tema Harry Potter. Dan, ada memakai baju kustom burung merak berbahan daur ulang plastik, dan karton. Setiap kelas juga membuat brosur yang menarik dengan embel-embel setiap pengunjung mendapatkan snak dan minuman gratis. 

“Siswa setiap kelas urunan sendiri-sendiri. Mulai dekorasi hingga makanan ringan untuk pengunjung,” kata Fakhruddin Yusuf dan diamini oleh Sigit Sasongko dan Surya Yetni. (yad)

Siswa Kelas IX UPT SMP Negeri 4 Gresik Gelar Karya Daur Ulang Di Ruang Kelas, Begini Kehebohannya! Selengkapnya

Sinergi Bangun Kesadaran Peduli Lingkungan dan Perubahan Iklim di Pulau Bawean

“Peran serta anak muda sangat penting dalam merespon ancaman dari kerusakan lingkungan dan perubahan iklim masa kini”

Kesadaran peduli lingkungan perlu di bangun dan disuarakan oleh berbagai pihak baik itu pemerintah dan masyarakatnya. Isu kerusakan lingkungan dan  perubahan iklim adalah tanggungjawab bersama untuk terus menjaga dan melestarikan alamnya, karena pemanasan global yang tambah meningkat, memicu perubahan iklim yang tidak menentu.

Banyak kegiatan-kegiatan masyarakat yang peduli tentang lingkungan, terkait juga tentang masyarakat pesisir pulau Bawean yang perlu terus dibangun sumber daya masyarakat pesisir dan nelayannya, seperti menjaga ekosistem didalam laut contohnya ekosistem lamun dan karangnya, selain itu bagian daratnya mulai dari mangrove dan Nipah, tidak lupa mengenai sampahnya di bibir-bibir pantai, karena itu semua berkaitan dengan keberlangsungan jenis mahluk hidup di laut.

Kegiatan pada umumnya di masyarakat sudah memiliki konsentrasi dan kemauan yang sama untuk menjaga lingkungannya terutama masyarakat adat Bawean  yang mewarisi dalam menjaga dan melestarikan alam sekitar. Semangat ini, perlu dimotivasi dan di bangun oleh pemerintah dan bersama masyarakatnya.

Ada beberapa kegiatan berbagai pendekatan seperti aksi lingkungan, Edukasi, advokasi, pendidikan dan adat leluhur ( Masyarakat Adat Bawean )  semuanya bersinergi menjaga bumi Bawean dari ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang terjadi di 3 tahun terakhir ini perlu digalakkan.

“Peran serta anak muda sangat penting dalam merespon ancaman dari kerusakan lingkungan dan perubahan iklim masa kini. Kita bisa lakukan mulai dari hal kecil untuk melestarikan lingkungan kita dengan merawat tanaman, menanam pohon, merawat sungai, tidak membuang sampah ke sungai maupun ke pantai serta menjaga kelestarian alam kita mengingat suhu bumi meningkat lebih cepat dari prediksi yang sudah ditentukan”.

Kita berharap, anak muda Bawean bagian dari masyarakat adat Bawean itu sendiri yang merupakan ujung tombak dalam hal menciptakan perubahan akan semakin peduli terhadap isu iklim dan lebih tahu untuk mencintai dan melestarikan alam.

“Kalau kita bersama sama dan semakin sadar untuk mencintai lingkungan, khususnya terkait alam pulau Bawean dari ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, pulau kita akan aman dari berbagai ancaman,”.

Sedikit usulan kami pada pemerintah daerah atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di Bawean.Pemetaan kemampuan tanah atau lahan terkena curah hujan tinggi dalam kategori rentan (agregat tanah kurang mampu menahan run off). Melakukan dan memperhatikan kawasan yang lebih tinggi (dataran tinggi atau medium) agar segera membuat resapan alami dengan tanaman bambu  yang mampu menahan limpahan air run off.

Dan pada desa desa terdampak bisa dipetakan bagaimana model serapan run off saat dalam intensitas tinggi. Pentingnya waduk sebagai penampung dan pengendali debit air di beberapa kawasan yang rawan. “Selain konservasi, alam juga perlu direkayasa secara alami”. 

Oleh : Yusra, S.Pd., M.Si  (Koordinator Penelitian, pendidikan, Pengembangan SDM dan Inovasi dari Perkumpulan Peduli Konservasi Bawean)

Sinergi Bangun Kesadaran Peduli Lingkungan dan Perubahan Iklim di Pulau Bawean Selengkapnya

Ribuan Jemaah dari Indonesia dan Malaysia Menyemut Mengikuti Gresik Bersalawat Bersama Habib Syech dan Gus Yani 

GRESIK,1minute.id – Suasana Kota Santri terasa lebih sejuk pada Selasa malam, 14 Maret 2023. Lebih adem karena ribuan jemaah dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa hingga Malaysia  bersalawat. Mereka mengikuti “Gresik Bersholawat” rangkaian HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik dipusatkan di Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Hampir 5 jam, mulai badal Isya selawat dan doa untuk bermunajat kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW bergema. Diawali tausiyah dari Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dan ditutup oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gresik Sholawat ini merupakan rangkaian dari kegiatan dari peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik Hari. Ia berharap dengan selawatan bisa membawa berkah untuk Kabupaten Gresik.

HANYUT BERSALAWAT: Jemaah perempuan seakan hanyut bersalawat dan berdoa di Gresik Bersholawat di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa malam, 14 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan adanya selawatan di Hari Jadi Kabupaten Gresik ini mudah-mudahan Gresik makin berkah, dijauhkan dari bencana, Gresik yang kondusif, dijauhkan dari pihak-pihak yang ingin merusak kabupaten yang kita cintai ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan, julukan Kota Santri dan Kota Wali, Kabupaten Gresik tetap untuk semua kalangan. Namun, ia tetap berpesan agar tetap menjaga nama baik Kabupaten Gresik sebagai Kota Religi. Warga Gresik heterogen. Dihuni berbagai kalangan.

Ada pekerja, ada pendatang, ada warga Gresik asli. Bandar Grisse juga menunjukan perbedaan suku, agama dan budaya. Semua bisa tinggal ataupun sekedar mampir. “Gresik ini untuk semua, tapi jangan sampai menghilangkan julukan Gresik sebagai Kota Santri. Tetap mendahulukan akhlakul karimah,” katanya. 

Sementara itu, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah meminta jemaah yang  menyemut di halaman kantor Bupati Gresik berpesan agar selalu menghormati habaib dan kiai yang berada di Gresik. Sebab, hal itu menjadi kunci ketenteraman dan keberkahan Kabupaten Gresik.

MENYEMUT: Ribuan jemaah bersama syechermania mengikuti Gresik Bersalawat di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa malam, 14 Maret 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Ada dua pesan saya, jaga ulama habaib dan kiainya. Selain itu tetap menjaga kerukunan, Insyaallah Gresik tetap aman dan nyaman,” ucap Gus Miftah.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf semakin menambah suasana Gresik Sholawat semakin bergema. Lantunan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW terus bergema selama 1,5 jam bersama syechermania. Habib Syech biasa datang tepat waktu,  pada acara ini mengaku terlambat datang. Ia pun meminta maaf. Mengapa Habib Syech terlambat datang? “Saya lupa membawa udeng. Mau datang kesini tanpa surban nanti warga Gresik pangling,” katanya. 

Ia pun akhirnya keliling Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk membeli udeng. Namun, tidak ada yang menjualnya. “Surban yang saya pakai malam ini dikasih sahabat saya. Alhamdulillah, terlambat membawa berkah. Mendapatkan udeng,” seloroh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. (yad)

Ribuan Jemaah dari Indonesia dan Malaysia Menyemut Mengikuti Gresik Bersalawat Bersama Habib Syech dan Gus Yani  Selengkapnya

Perbaikan Mutu Pendidikan,  Wabup Gresik Inginkan Pengajar Lebih Inovatif dan Kreatif 

GRESIK,1minute.id – “Saya di sini ingin menjalin komunikasi dengan teman-teman kepala SD. Mari bersama-sama kita memajukan sekolah kita dengan cara masing-masing. Sebagai kepala sekolah, panjenengan harus kreatif dan punya inovasi. Kita ketahui, pendidikan ini akan selalu disorot oleh masyarakat, karena pendidikan adalah layanan dasar yang dibutuhkan oleh semua orang”.

Pesan itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika bertemu tenaga pendidik se-wilayah kerja (Wilker) Gresik Selatan di UPT SD Negeri 228 Gresik pada Selasa, 14 Maret 2023.

Pertemuan bertajuk Pembinaan Dinas dalam Peningkatan Layanan ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto diikuti para kepala sekolah dasar negeri dan pengawas dari empat kecamatan yakni Kecamatan Menganti, Driyorejo, Kedamean dan Wringinanom. 

Bu Min melanjutkan tenaga pengajar dituntut untuk kreatif dan inovatif. Untuk bisa kreatif dan inovatif, pengajar terus mengupdate ilmu pengetahuannya. Sebab, pendidikan, salah satu program prioritas Nawa Karsa yakni Gresik Cerdas. Perhatian Pemkab Gresik kepada bidang pendidikan ini, antara lain, pengalokasian anggaran sebesar 30 persen.

“Sebagai pengguna anggaran terbesar di Pemkab Gresik, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Gresik,” harap Wabup berlatar pendidik itu. “Tujuan kita adalah menjadikan anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholihah. Kita niati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengajak di tiap sekolah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hal ini, merupakan salah satu solusi terkait berbagai permasalahan yang masih menjadi kendala dalam dunia pendidikan di Gresik. (yad)

Perbaikan Mutu Pendidikan,  Wabup Gresik Inginkan Pengajar Lebih Inovatif dan Kreatif  Selengkapnya

19 Siswa Sanggar Daun Gelar 65 Karya Lukis  “Memori Bahagia#2”

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 19 siswa Sanggar Daun kembali menggelar pameran di galeri lukisan lantai 2 Icon Mall Gresik pada Minggu, 12 Maret 2023. Puluhan anak dari kelas Gresik, Surabaya dan Sidoarjo itu memajang 65 karya seni media cat air dan cat akrilik. Hasil goresan tangan anak-anak belasan tahun itu rata-rata ukuran dibawah 1 meter. Selain seni lukis juga fotografi. Ada 5 karya fotografi ukuran 90×60 cm. 

Pameran Seni Lukis dan Fotografi bertajuk “Memori Bahagia#2”  itu akan dipajang selama sebulan tepatnya hingga 12 Mei 2023 nanti. Puluhan karya seniman cilik itu telah lolos kurasi yang dilakukan oleh Arik S. Wartono, pendiri dan pembina utama Sanggar DAUN itu. 

Seniman yang terlibat yakni Ahmad Gavin Fahmi ; Anas Abidin Sangaji ; Annisa Nismara Halimah ; Aphrodita Raisha Putri R, dan Ariel Ramadhan. Kemudian, Candice J. Z. Aleeya Rahman ; Damara Azka Yudith ; Dhafira Khairuna Arifin, serta Glenys Cailyn Bachumaira. Selanjutnya, Isabell Nufail Roses ; Prisha Amaira Pamungkas ; Raisya Rahmania Prameswari ; Samurai Rajendriya Jalu, dan Yohanes Muriellus Lionel H.

Sedangkan fotografer cilik yakni Azalea Amarindra ; Javiera Alin Yuditha ; Malya Sasmaya ; Raden Anggoro, dan Shahira Aqeela Hakim.

Menurut pendiri Sanggar Daun Gresik Arik S.Wartono, pameran seni lukis dan fotografi untuk eksplorasi gagasan merupakan pilar utama dalam mengembangkan kreativitas anak. “Setelah itu baru mengajarkan kemampuan teknis sambil terus menstimulasi agar setiap anak mampu mengembangkan teknik melukisnya sendiri yang unik sesuai karakter pribadinya masing-masing,” kata Arik pada Minggu, 12 Maret 2023.

Ia melanjutkan, setelah semua itu mampu berjalan dengan baik terbukti sampai mampu memberi manfaat ekonomi. “Setiap anak DAUN kita program agar karyanya bisa laku terjual dengan standart harga karya seni meski mereka masih usia anak,” ujarnya. (yad)

19 Siswa Sanggar Daun Gelar 65 Karya Lukis  “Memori Bahagia#2” Selengkapnya

Wabup Gresik Kick Off BLiSPI Youth Cup Di G-JOS, 12 Pemain Terbaik TC ke Malaysia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik  Aminatun Habibah melakukan kick off Turnamen BLiSPI Youth Cup Dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Gresik pada Sabtu, 11 Maret 2023.

Turnamen antarklub sepakbola pelajar dihelat oleh Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) ini diikuti 24 tim berasal dari 18 Provinsi. Ada dua kategori BLiSPI Youth Cup U-12 Putra dan U-16 Putri berlangsung hingga Senin lusa, 14 Maret 2023. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan BLiSPI yang menjadikan G-JOS sebagai venue turnamen. “Semoga melalui perhelatan ini melahirkan talenta pemain sepak bola nasional yang handal. Saya atas nama pemerintah daerah sangat mendukung turnamen ini sebab turut meramaikan dunia sepak bola Indonesia pada umumnya dan sepak bola Gresik pada khususnya,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Ia juga berpesan kepada para tim agar menjunjung tinggi sportivitas bertanding. “Selamat bertanding kepada para tim. Junjung tinggi sportivitas dan bermain sebaik mungkin,” katanya.

Ketua Umum BLiSPI Subagja Suihan menuturkan, turnamen ini bekerjasama dengan Pemda Gresik serta manajemen Gresik United. Ia mengatakan, turnamen tersebut merupakan agenda untuk menyeleksi pemain muda berbakat di Indonesia yang nantinya akan dikirim ke Kuala Lumpur Malaysia.

“Rencana semula ada 34 peserta, namun dikarenakan situasi dan kondisi yang kurang memungkinkan jadi dipersempit menjadi 24 peserta,” ucapnya. Ia menjelaskan, regulasi untuk pemain dengan kategori U-12 putra, yakni dengan ketentuan pemain kelahiran maksimal 2011 dan 2012. Sedangkan untuk Putri U-16 pemain kelahiran 2007, 2008 dan 2009.

Sementara itu, untuk venue BLiSPI Cup, Subagja menjelaskan telah diputuskan dengan menggunakan dua lapangan pertandingan. “Jadi, untuk venue lapangan akan dihelat di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Semen Gresik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa untuk gelaran partai final akan diselenggarakan di Stadion Gelora Joko Samudro. Tim talent scouting akan menentukan 12 pemain terbaik kategori putra U-12, dan kategori putri U-16 yang nantinya masuk training centre.

“Bagi para pelatih dan para pembina agar disampaikan kepada orang tua dari sekarang, bahwa pada tanggal 14 Maret, timnas pelajar Indonesia yang terpilih akan masuk dalam training center, dan pada tanggal 17 kita bertolak ke Kuala Lumpur dari Bandara Juanda Surabaya,” jelasnya. (yad)

Wabup Gresik Kick Off BLiSPI Youth Cup Di G-JOS, 12 Pemain Terbaik TC ke Malaysia  Selengkapnya

Mengare Bersalawat Harlah 1 Abad NU, Bupati Gresik : NU Sedang Nyusun Kekuatan untuk Nyebarkan Kebaikan

GRESIK,1minute.id – Majelis Wakil Cabang  Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bungah menggelar Tahlil Akbar & Mengare Bersalawat untuk  memperingati Harlah 1 Abad NU. Tahlil akbar dipusatkan di Pulau Mengare, Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis malam, 9 Maret 2023.

Tahlil akbar di desa penghasilan ikan bandeng dan bandeng kawak ini dihadiri ribuan santri. Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama hadir. Diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, Rais Syuriah MWCNU Bungah KH. Tohawi Hadi, Ketua Tanfidziah MWCNU Bungah KH. Ala’udin serta penceramah kondang KH Anwar Zahid.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, MWCNU Bungah merupakan contoh teladan bagi MWCNU yang ada di  Kabupaten Gresik. “Saya telah melihat rekap kemandirian NU dari laporan PCNU, bahwa MWCNU Bungah saat ini menjadi pelopor untuk MWCNU se Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani melanjutkan saat ini organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia ini  tengah menyusun kekuatan bersama. Bukan dalam arti yang negatif, melainkan demi kepentingan masyarakat. “NU menyusun kekuatan bukan untuk berhadapan dengan kekuatan lain. Tetapi, untuk menyebarkan kebaikan-kebaikan dalam rangka kebersamaan. Maka kita harus bersama-sama, ini bukan saatnya untuk kita saling bersinggungan,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi menambahkan, melalui agenda tahlil akbar ini, dapat menumbuhkan rasa persatuan dan persaudaraan antaranggota NU. Disamping itu, dia juga merasa bangga dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tahlil akbar. “Ini merupakan bentuk nyata dari slogan NU saat ini, yaitu merawat jagad, membangun peradaban,” ujar pengasuh Pondok Pesantren 

Darul Ihsan Menganti Gresik/ Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhar Menganti ini. 

Ketua Tanfidziah MWCNU Bungah KH. Ala’udin mengatakan kegiatan tersebut merupakan ajang dalam beristikamah sebagai kader NU. Menurutnya, hal tersebut adalah lumrah karena NU dinilai menjadi milik bersama. “Maka ayo terus beristiqomah dalam mengikrarkan diri sebagai santrinya Mbah Hasyim Asy’ari. Kita besarkan dan lestarikan, jangan sampai NU jadi melempem,” katanya.

Tahlil akbar ini agenda rutin tahunan. Namun, dua tahun akibat wabah pandemi Covid-19 tahlil dilakukan terbatas. Dan tahun ini, tahlil akbar yang ditunggu para Nadhliyin itu bisa digelar lagi. Peserta pun membludak. (yad)

Mengare Bersalawat Harlah 1 Abad NU, Bupati Gresik : NU Sedang Nyusun Kekuatan untuk Nyebarkan Kebaikan Selengkapnya

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak semua stakeholder untuk peduli pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Pembinaan yang tepat, bisa berpotensi menemukan talenta dari ABK yang cemerlang.

Hal itu diungkapkan Bu Min- sapaan akrab- Wabup Aminatun Habibah pada acara peringatan Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day) di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus pada Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Kamis, 9 Maret 2023.

“Pendidikan dan pembinaan yang diberikan secara tepat akan memunculkan bakat terpendam dari ABK tersebut,” ungkap Wabup berlatar pendidik itu.

Menurut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, selain menggunakan pola teknologi dan pengetahuan yang baik.  Metode dalam mendidik anak dengan cara islami. Salah satunya yang sudah diterapkan yaitu membaca Al Quran isyarat metode Amakasa dan Amlaba.

Dikatakan, tujuan metode amakasa dengan bahasa isyarat tangan sambil bersuara ini anak-anak bisa berbicara atau mengaji. Sedangkan metode amlaba akan memudahkan anak dalam pembelajaran Al Quran dan memudahkan ABK membaca dan melatih melafalkan Al Qur’an.

“Dua metode ini harus selalu berkaitan, semoga metode ini mudah diterima dan bermanfaat sekali oleh anak anak dan dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki,” harapnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam waktu dekat akan mendirikan tiga lagi Resource Centre untuk wilayah utara, wilayah selatan dan Kepulauan Bawean.

“Pemerintah daerah juga akan mendorong desa. Menjadi desa inklusi yang dikhususkan untuk anak inklusi dan berkebutuhan khusus,” tegasnya. Peringatan World Hearing Day dihadiri oleh Direktur Hearing Aid East Java – Perth Australia Vicki Richardson, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT Resource Centre/layanan pendidikan ABK Gresik Innik Hikmatin, Perwakilan UPT Puskesmas Alun Alun dan UPT Puskesmas Sukomulyo serta Ketua Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher Manusia (Perhati-KL) Jatim Utara dr. Nilo.

Pada kesempatan itu, mereka mengapresiasi fasilitas RC Gresik yang memiliki program membaca Al Quran isyarat dengan metode Amakasa dan Amlaba. (yad)

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami Selengkapnya

G-JOS Jadi Venue Kejurda Atletik Jatim Terbuka 2023

GRESIK,1minute.id – Kado Kabupaten Gresik mendapat kepercayaan sebagai venue penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik  Jatim Terbuka 2023. Kado manis sebagai warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang sedang merayakan HUT Ke-49 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik tepat hari ini, Kamis, 9 Maret 2023.

Selain itu, Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) menjadi salah satu tempat penjaringan cabang olahraga (cabor) atletik kualifikasi PON XXI/2024. Ada sekitar 1.032 atlet yang berlaga dari 19 provinsi di tanah air. Untuk kategori yang dipertandingkan, yakni maraton, lempar lembing, lempar galah, tolak peluru dan  lempar cakram. Pembukaan kualifikasi PON dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 9 Maret 2023.

Pembukaan dihadiri oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Timur Nur Hasan, Ketua KONI Jatim M. Nabil, Kadispora Jatim Pulung Chausar serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dan Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani  menyampaikan terima kasih lantaran G-GJOS menjadi venue pilihan diadakannya event olahraga bergengsi ini. “Ini merupakan momen kehormatan atas terselengganya ajang olahraga atletik yang dipusatkan di Gelora Joko Samudro ini. Kami selaku Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih,” katanya

Kepada pada atlet yang berlaga, khususnya atlet dari Gresik, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengucapkan selamat bertanding dan senantiasa menjunjung tinggi sportifitas. “Jaga nama baik daerah masing-masing dengan menjunjung tinggi sportifitas,” kata Gus Yani. 

Terpisah G-JOS sebagai venue Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Jawa Timur cabor atletik menjadi angin segar bagi pelaku UMKM Gresik dan mempercepat pemulihan ekonomi. Sebab, event itu diprediksi bakal memiliki efek domino karena menyedot banyak pasang mata bakal tertuju ke stadion berada di Jalan Raya Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu. 

“Mudah-mudahan dengan adanya event ini maka akan lahir berbagai dampak positif. Ekonomi masyarakat terutama UMKM turut berjalan, fasilitas pemerintah juga turut termanfaatkan serta memotivasi KONI Gresik untuk semakin intens memajukan olahraga di Kabupaten Gresik, terutama dalam melahirkan atlet-atlet yang berkompeten,” imbuhnya. (yad)

G-JOS Jadi Venue Kejurda Atletik Jatim Terbuka 2023 Selengkapnya