Kapolres Gresik Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Kamis, 9 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi momen berkesan yang tak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak istimewa dalam menempuh pendidikan.

Kehadiran Kapolres AKBP Ramadhan Nasution sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan inklusif. Dengan penuh perhatian, ia meninjau langsung proses belajar mengajar guna memastikan para siswa mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Dalam rangkaian kegiatan, alumnus Akpol 2007 ini menyisir sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari kantin, ruang kelas, hingga ruang kreativitas yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan. Ia juga menyempatkan diri melihat berbagai hasil karya siswa yang dipamerkan di toko sekolah.

“Kami ingin memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang layak dan mendukung. Fasilitas yang baik akan membantu mereka mengembangkan potensi secara optimal,” ujar AKBP Ramadhan.

Momen paling menyentuh terjadi saat Kapolres berinteraksi langsung dengan para siswa. Dengan pendekatan humanis, ia bercengkerama, berbagi senyum, hingga memberikan pelukan hangat kepada salah satu siswa. Gestur sederhana tersebut mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memupuk rasa percaya diri anak-anak untuk terus berkarya.

Tak hanya kepada siswa, apresiasi juga disampaikan kepada para guru dan tenaga pendidik. Menurutnya, dedikasi dan kesabaran yang ditunjukkan para pengajar merupakan bentuk pengabdian luar biasa dalam mendidik generasi penerus bangsa. “Mengajar dengan hati adalah tugas mulia. Para guru di sini adalah sosok luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkap perwira dua melati di pundak itu.

Ia berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin erat, khususnya dalam mendukung pendidikan inklusif. Polres Gresik pun berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan dukungan bagi terciptanya generasi yang tangguh, mandiri, dan berkarakter. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Kunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Tumbuhkan Semangat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus  Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar, Cerdas Cermat & Tahfidz se-Jatim

GRESIK,1minute.id – Ratusan pelajar jenjang TK hingga SMP se-Jatim memenuhi hall Gressmall Gresik pada Kamis, 9 April 2026. Mereka berkumpul untuk mengikuti ajang Gress of Champion Vol. II dan Gebyar Tahfidz Quran.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka gelar anak-anak berotak encer juga hafal alquran itu.  Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung hingga Jumat besok, 10 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya menghadirkan kembali ruang-ruang kompetisi intelektual seperti cerdas cermat di tengah perkembangan zaman.

“Kita rindu momentum seperti ini. Anak-anakku sekalian, terus belajar. Jangan takut mencoba. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki mental kuat dan semangat untuk terus berkembang,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi pelajar saat ini, terutama di era digital. Menurutnya, penggunaan game online dan media sosial perlu mendapat perhatian agar tidak mengganggu proses belajar. “Kami sebagai orang tua tentu punya kekhawatiran. Saat ini juga sedang dibahas aturan terkait pembatasan game online dan media sosial. Harapannya, ini bisa membantu anak-anak tetap fokus belajar,” tambah Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu menjelaskan, pelaksanaan tahun ini terasa lebih meriah karena peserta tidak hanya berasal dari Gresik, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur. Ia juga memastikan, pemerintah daerah akan terus mendampingi para peserta yang berprestasi agar bisa melangkah ke ajang yang lebih tinggi.

“Anak-anak yang juara nanti akan kita dampingi untuk ikut kompetisi lain. Ini bagian dari proses mereka untuk berkembang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Hariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk mendorong semangat belajar sekaligus membentuk karakter siswa. “Kami ingin kegiatan ini bisa memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar, berpikir kritis, dan juga membangun karakter yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi ini tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir cepat dan tepat.

Antusiasme peserta pun terlihat sangat tinggi. Gress of Champion diikuti oleh 140 tim dari berbagai daerah seperti Lamongan, Surabaya, Mojokerto, Pamekasan, Malang, dan Sidoarjo. Sementara itu, Gebyar Tahfidz Quran diikuti oleh 228 peserta dari jenjang TK hingga SMP se-Jawa Timur. 

“Pesertanya sangat banyak, bahkan pendaftaran harus kami tutup lebih awal karena terus bertambah,” jelas Hariyanto.

Di sisi lain, General Manager Gressmall Gresik Eric Pramono Bangun, menyampaikan bahwa pihaknya senang bisa terus mendukung kegiatan positif seperti ini.

“Kami bangga bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Dinas Pendidikan. Harapannya, Gressmall tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang berprestasi,” ujarnya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Bupati Fandi Akhmad Yani Hidupkan Semangat Kompetisi Pelajar, Cerdas Cermat & Tahfidz se-Jatim Selengkapnya

Wabup Gresik Dorong Lulusan UMG Jadi Wirausahawan, Ciptakan Peluang Kerja

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, mengajak para lulusan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk berani menjadi wirausahawan dan mengambil peran di tengah tantangan global yang semakin dinamis. 

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri Wisuda ke-48 UMG di Gedung Graha Kartini Gresik pada Rabu, 2 April 2026. Sebanyak 593 wisudawan dari jenjang Diploma 3 hingga Strata 2 atau magister resmi dikukuhkan. 

Menurut Wabup Alif, momen ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menentukan arah hidup dan memberi manfaat bagi sekitar. “Wisuda bukan garis akhir, tetapi awal untuk melangkah lebih berani dan berdampak,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia mengingatkan, dunia saat ini sedang menghadapi banyak tantangan mulai dari ketidakpastian ekonomi global hingga perubahan teknologi yang sangat cepat. Namun di balik itu, menurutnya selalu ada peluang bagi mereka yang mau melihat dan berani mengambil langkah.

Karena itu, ia mendorong para lulusan untuk tidak hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang. Ia menyebut Gresik memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, mulai dari sektor industri, perikanan, UMKM, hingga usaha berbasis digital.

“Gresik ini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga ladang peluang. Tinggal bagaimana kita mau melihat dan memanfaatkannya,” ungkapnya.

Selain peluang, ia juga menekankan pentingnya karakter dalam menjalani dunia usaha. Menurutnya, sikap pantang menyerah, disiplin, dan empati menjadi bekal utama agar bisa bertahan dan berkembang. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha muda. Bentuk dukungan tersebut mulai dari pelatihan, akses permodalan, hingga kemudahan perizinan usaha. “Kami ingin lulusan UMG bisa menjadi penggerak ekonomi di Gresik,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Khoirul Anwar, menyampaikan bahwa wisuda ke-48 ini merupakan momentum penting dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja. Ia menambahkan, para lulusan juga diharapkan mampu berkontribusi dan beradaptasi di tengah perubahan zaman.

“UMG berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun wirausaha,” ujarnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Wabup Gresik Dorong Lulusan UMG Jadi Wirausahawan, Ciptakan Peluang Kerja Selengkapnya

Cerita Mahasiswa Luar Negeri Kuliah di UMG Jalani Puasa Ramadan

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi memasuki sepuluh hari terakhir. Waktu yang paling istimewa bagi umat muslim, karena terdapat malam yang mulia, yaitu Lailatur Qodar. Malam seribu bulan.

Bagi Azzam Hesham, puasa Ramadan tahun ini berbeda. Pemuda asal Yaman, satu dari 19 mahasiswa luar negeri yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Mahasiswa Teknik Industri semester II ini untuk kali pertama menjalankan ibadah puasa di Gresik yang dikenal dengan julukan Kota Santri. 

“Awalnya memang sedih karena berpuasa tidak bersama keluarga. Tapi, setelah menjalani ibadah disini terasa sangat nyaman,” ujar Azzam ditemui di Kampus UMG Jalan Sumatera, Gresik Kota Baru (GKB) pada Senin, 9 Maret 2026. Azzam bersama dua sahabatnya, yakni Abdul Rahman Isiya asal Nigiria dan Hozifa Ismail Ali Adam asal Sudan. Mereka didampingi oleh Moh Agung Surianto, Direktur Humas, Protokol dan Kerjasama Nasional UMG. 

Bagi Azzam, berpuasa di Gresik, Indonesia hampir sama dengan di Yaman, rerata 14 jam per hari. Durasi puasa Ramadan di Yaman, salah satu yang terpendek di kawasan Timur Tengah. Cuaca juga nyaris sama berkisar antara 15 sampai 40 derajat celcius. “Badal tarawih juga sama banyak orang baca Alquran (tadarus). Ini yang membuat Saya nyaman,” katanya. 

Ia menceritakan, tiga tahun terakhir ini pemerintah Yaman tidak lagi menerapkan libur sekolah selama Ramadan. “Sama juga disini (Indonesia) selama Ramadan tetap kuliah,” katanya sambil tersenyum. 

Abdul Rahman Isiya asal Nigiria mengaku merasa nyaman belajar di UMG ini. Bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Akuntansi semester II ini, puasa Ramadan 2026 adalah pengalaman pertamanya. Ia mengaku tidak merasa kendala. Termasuk menu Sahur. Rahman mengatakan, bisa belajar di Indonesia sangat menyenangkan. 

“Di negeri kami, Indonesia itu sangat terkenal, apalagi kalau musim haji banyak kita temui jamaah asal Indonesia. Saya suka belajar di kampus ini karena silaturahmi dan persaudaraan yang ditunjukkan warga di sini sangat. Ini saya lihat kalau ketemu, baik di masjid atau di tempat lain,” ujar pemuda penggemar olah rada basket ini.

Mimpi besar Rahman saat ini, adalah bisa mengabdikan keilmuannya yang diraih di Indonesia untuk negerinya. Rahman setelah meraih gelar sarjana Ekonomi dari UMG berkeinginan melanjut studi magister hingga doktoralnya di Indonesia. “Saya ingin menjadi dosen di negara Saya,” katanya. Untuk meraih mimpi itu, Rahman, Azzam maupun Hozifa Ismail Ali Adam berfokus untuk belajar. “Belum punya berpikiran untuk berpacaran,” ujar mereka. 

(Searah jarum jam) Abdul Rahman Isiya asal Nigiria ; Azzam Hesham (Yaman) , Hozifa Ismail Ali Adam (Nigeria), Direktur Humas, Protokol dan kerjasama nasional UMG Moh Agung Surianto, dan Rektor UMG Prof Khoirul Anwar berdialog bersama 3 dari 19 luar negeri yang kuliah di UMG pada Senin, 9 Maret 2026 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Rektor UMG Prof Khoirul Anwar menegaskan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa asal luar negeri untuk menempuh pendidikan di UMG ini.

Kesempatan ini terutama diberikan kepada mahasiswa asal kawasan Timur Tengah dan Afrika yang banyak didera konflik atau perang saudara, sehingga membuat para kawula mudanya mendambakan suasan yang tenang dan nyaman untuk belajar.

“Di negara asalnya, umumnya terjadi konflik sesama warga negara atau perang saudara, sehingga para kawula muda yang masih ingin menempuh Pendidikan tinggi, memilih Indonesia sebagai tempat belajar, termasuk di UMG ini. Untuk itu, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mereka yang ingin meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkap Prof Khoirul Anwar pada Senin, 9 Maret 2026.

Didampingi Dr Moh. Agung Surianto,  Direktur Humas, Protokol, dan Kerja Sama Nasional UMG, Prof Khoirul mengatakan, kampus yang dipimpinnya menjadi salah satu pilihan bagi mahasiswa asing sejak lima tahun terakhir. Tahun ini, sebanyak 19 mahasiswa asing kini mempah pendidikan tinggi di UMG. 

Merka di antaranya berasal dari, Yaman, Pakistan, Sudan, Nigeria, Komoro, juga Thailand. “Kami juga memberikan kesempatan kepada adik-adik di Palestina untuk belajar di kampus ini dengan skema beasiswa. Ini bagian dari aspek kemanusiaan yang kami kembangkan,” tambah Prof Khoirul.     

Sementara Agung menambahkan, banyaknya mahasiswa asal luar negeri ini menguatkan stigma, bahwa UMG tidak saja menjadi kampus pilihan bagi mahasiswa dalam negeri dari berbagai daerah. Lebih dari itu, UMG mendapat kepercayaan dari warga dunia.

“Kami terus kembangkan dan membuka ruang bagi adik-adik calon mahasiswa di luar negeri untuk belajar di kampus ini,” ujar Agung. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Cerita Mahasiswa Luar Negeri Kuliah di UMG Jalani Puasa Ramadan Selengkapnya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Resmikan Revitalisasi Lab IPA SMAMIO dan 50 Sekolah di Gresik dan Lamongan 

GRESIK,1minute.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan 51 revitalisasi dan rehabilitasi 51 satuan pendidikan di Gresik dan Lamongan. Program revitalisasi dan rehabilitasi di wilayah kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik ini pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengalokasikan anggaran Rp 69,70 miliar.

Rinciaannya, untuk satuan pendidikan jenjang SMA, SMK dan SLB negeri maupun swasta di Kabupaten Lamongan sebanyak 31 sekolah dengan anggaran Rp 42,29 miliar. Sedangkan untuk satuan pendidikan di Kabupaten Gresik sebanyak 19 sekolah sebesar Rp 27,4 miliar. Rinciannya, SMA 10 sekolah anggaran Rp 8,6 miliar dan SMK.9 sekolah Rp 19,33 miliar.

Salah satu sekolah yang mendapatkan fasilitas revitalisasi tersebut di Kabupaten Gresik adalah SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik atau yang dikenal sebagai Smamio. Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menandatangani prasasti peresmian sebagai simbol diresmikannya Laboratorium IPA sebagai Research Center serta ruang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) sebagai Student Center di sekolah tersebut.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti secara simbolis yang nantinya akan dipasang di masing-masing sekolah penerima program. Khofifah menegaskan bahwa prasasti tersebut tidak sekadar menandai selesainya pembangunan, tetapi juga menjadi pengingat agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat bersama.

Penandatanganan prasasti tersebut disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, MBA, serta Kepala Smamio Ulyatun Nikmah. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya pemanfaatan fasilitas baru yang diharapkan mampu mendukung penguatan budaya riset sekaligus pengembangan kepemimpinan pelajar di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan peresmian ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan guna mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis riset. Dengan adanya fasilitas laboratorium yang representatif, diharapkan siswa dapat lebih aktif melakukan eksperimen dan penelitian ilmiah.

“Laboratorium menjadi ruang tumbuhnya semangat penelitian siswa. Kita berharap fasilitas ini mampu mendorong lahirnya kreativitas, inovasi, serta kemampuan berpikir kritis di kalangan pelajar,” ujar Khofifah.

Terpisah, Kepala Smamio Ulyatun Nikmah, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di sekolahnya. Menurutnya, kehadiran Laboratorium IPA sebagai Research Center dan ruang IPM sebagai Student Center akan memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk berkembang.

“Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pengembangan riset sekaligus ruang pembinaan kepemimpinan pelajar sehingga siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan kolaborasi yang kuat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Melalui peresmian ini, Smamio Gresik semakin memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, inspiratif, serta mendukung lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing. (*)

Penulis : Ulyatun Nikmah | Editor : Chusnul Cahyadi 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Resmikan Revitalisasi Lab IPA SMAMIO dan 50 Sekolah di Gresik dan Lamongan  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik Kolaborasi Unit PPA Satreskrim Polres Gelar Penyuluhan Anti Bullying 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar penyuluhan anti bullying di halaman sekolah di Jalan KH Kholil, Gresik pada Jumat, 6 Maret 2026. Penyuluhan ini menghadirkan  pembicara Ipda Hendri Hadiwoso, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik.

Penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan diikuti 761 murid, mulai kelas VII sampai IX. Antusiasme siswa di Sekolah Piloting PAIS (Pendidikan Agama Islam Sekolah) Berkarakter di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik oleh Kementerian Agama (Kemenag) luar biasa. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, penyuluhan anti bullying ini sangat bermanfaat bagi anak pelajar dalam upaya berikhtiar mencegah terjadinya perundungan. Apalagi dalam penyuluhan ini juga anak-anak diajarkan 

cara mengatasi diri saat menjadi korban bullying serta bagaimana anak melindungi diri juga kepada siapa murid lapor diri.

“Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Salim. Ia mengatakan, ada beberapa poin penting dalam penyuluhan anti bullying ini. Pertama, mencegah kekerasan. Dimana bullying dapat menyebabkan kekerasan fisik, emosional dan psikologis pada korban. Kedua, meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif bullying dan pentingnya menghormati orang lain. 

Manfaat ketiga dalam penyuluhan ini, Membangun empati dimana penyuluhan dapat membantu siswa memahami perasaan korban bullying dan mengembangkan empati. Berikutnya, penyuluhan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Dan, manfaat penyuluhan terakhir adalah mengurangi stigma terhadap korban bullying dan meningkatkan kesadaran  bahwa bullying bukan salah korban.

Sementara itu, Fairuz, Wakil Ketua OSIS Spenda Gresik mengaku senang sekolah ada acara dialog dengan kepolisian terkait perundungan. ” Kami menjadi lebih mawasdiri dan peduli terhadap lingkungan berteman agar sekolah menjadi aman nyaman dan menyenangkan,” ujar Fairuz. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

UPT SMP Negeri 2 Gresik Kolaborasi Unit PPA Satreskrim Polres Gelar Penyuluhan Anti Bullying  Selengkapnya

Sosok Rayyan Rabbani, Siswa SD NU 1 Trate Gresik yang Multitalenta, Lukisannya Lolos Open Call Nasional di Vinautism Gallery

GRESIK,1minute.id – Sosok Muhammad Rayyan Rabbani Riyanto yang multitalenta sedang naik daun. Bocah kelas IV International Class Program (ICP) SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik ini tidak hanya hafal 2 juz Alquran. Ia juga pandai melukis. Goresan tangan bocah 10 tahun yang mondok di Ponpes Roudlotut Tholibin Islamiyah asuhan KH.Chotib Hambari putra KH.Muhammad Bashori Mansyur berjudul “Laut Darat Udara” turut menyemarakkan pameran Open Call Skala Nasional di Vinautism Gallery di Citraland Surabaya.

Pameran lukisan berskala nasional. Lukisan ukuran 40×50 cm (3 panel) menggunakan Mix Media ini mendapatkan apresiasi dari Torando Tori, Manager Vinautism Gallery. 

Menurut Muhammad Riyanto, ayahanda Rayyan, sejak kecil memiliki hobi melukis, seni Hadrah, Banjari dan Tilawah. “Cuma setahun ini, Rayyan mulai progres suka sket dan mulai pewarnaan pakai pen Acrylic marker dan tempel tempel,” kata Riyanto yang pelukis Kaligrafi Nasional ini pada Jumat, 27 Februari 2026.

Rayyan pun semakin seregep mengikuti kegiatan berkesenian di tingkat kabupaten. “Yang nasional yang pertama. Kalau di tingkat kota juga pernah,” terang Riyanto yang alumnus Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Islamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini.

Riyanto mengatakan, karya Rayyan berjudul Laut Darat Udara terdiri tiga panel menghadirkan sebuah dunia penuh warna melalui teknik mix media. Setiap panel bukan hanya gambar, tetapi cerita yang mengalir dari laut, ke daratan, hingga ke udara. Imajinasi sangat luas. “Seolah-olah kita sedang mengikuti perjalanan sebuah petualangan besar yang keluar dari pikirannya yang ceria,” ujar Riyanto. 

Panel kiri: tentang Laut. Panel pertama memancarkan kehidupan bawah laut yang ramai dan penuh kejutan. Dengan latar warna keemasan yang hangat, Rayyan menggambarkan ikan-ikan lucu, ubur-ubur berwajah ceria, kepiting yang bersiul, dan bahkan kapal kecil yang tampak seperti sedang berlayar melintasi dunia warna-warni miliknya. 

Ganggang laut dan makhluk-makhluk kecil lainnya berdansa di antara ombak, seakan semuanya hidup dan bersahabat. “Laut versi Rayyan adalah tempat yang tidak menakutkan, melainkan taman bermain bagi makhluk,” terang Riyanto.

Panel Tengah: Darat. Pada panel tengah ini, jelas Riyanto, Rayyan mengimajinasikan dunia darat tampil sebagai tempat yang penuh sukacita. Warna ungu cerah menjadi latar bagi berbagai hewan dan manusia yang tampak hidup berdampingan. Ada katak besar yang tersenyum, burung-burung mungil, anak-anak yang bermain, hingga keluarga yang tampak menikmati kebersamaan.

“Rumah-rumah kecil, bunga-bunga yang mekar, dan balon berwarna-warni menambah kesan bahwa daratan adalah tempat yang damai dan hangat. Rayyan menggambar semuanya dengan gaya khas anak-anak bebas, jujur, dan penuh kegembiraan,” tegasnya. 

Kemudian panel kanan yakni Udara. Panel terakhir ini, Rayyan seakan membawa kita terbang tinggi ke langit berwarna merah muda cerah. Di sini, Rayyan memenuhi udara dengan pesawat, helikopter, balon udara, roket kecil, hingga makhluk-makhluk terbang yang tampak seakan berasal dari dunia fantasi. 

Anak-anak melayang dengan parasut, burung berwarna-warni membubung, dan UFO imut ikut meramaikan suasana. Langit menjadi panggung bagi petualangan yang tak berujung, menggambarkan betapa bebasnya imajinasi seorang anak ketika membayangkan dunia dari atas.

“Laut Darat Udara” adalah gambaran bagaimana Rayyan melihat dunia: penuh kehidupan, penuh warna, dan dipenuhi hal-hal yang selalu membuatnya penasaran. Bagi Rayyan, setiap tempat adalah ruang bermain, dan setiap makhluk baik yang nyata maupun imajinatif memiliki tempat di dalam ceritanya. Lewat karya ini, ia mengajak kita semua untuk kembali melihat dunia dengan mata seorang anak: sederhana, ceria, dan tak pernah kehabisan keajaiban. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sosok Rayyan Rabbani, Siswa SD NU 1 Trate Gresik yang Multitalenta, Lukisannya Lolos Open Call Nasional di Vinautism Gallery Selengkapnya

Resmi ! S.Hariyanto & Aminatun Habibah, Jabat Ketua dan Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik 

GRESIK,1minute.id – Amanah S.Hariyanto bertambah satu. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini kini resmi menjadi sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Negeri Surabaya (IKA UNESA) Cabang Gresik. Dewan Pembina adalah Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik periode 2020-2024. 

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA Unesa Bambang DH bersama 14 pengurus Cabang IKA Unesa periode 2026–2031 di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus I Ketintang, Universitas Negeri Surabaya pada Sabtu, 14 Februari 2026.

14 Cabang yakni Malang Raya, Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Trenggalek, Jember, Bojonegoro, Tuban, Kediri, Blitar Raya, Yogyakarta, Gresik, Sampang, dan Madiun.

Ketua Umum PP IKA Unesa Bambang DH, menegaskan bahwa keberadaan organisasi alumni harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi almamater, bukan justru menjadi beban. “Saya selalu menekankan kepada seluruh pengurus, terutama di tingkat cabang, bagaimana IKA ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi almamater. Jangan sampai justru menjadi beban,” ujar Bambang usai pelantikan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas atas dukungan terhadap keberlanjutan organisasi alumni, sekaligus kepada para alumni yang bersedia melanjutkan pengabdian melalui kepengurusan IKA.

Menurutnya, potensi sumber daya Unesa sangat besar. Saat ini jumlah mahasiswa mencapai sekitar 70 ribu orang, sedangkan alumninya telah menembus sekitar 140 ribu orang. Potensi tersebut, lanjutnya, harus diterjemahkan ke dalam program-program konkret yang berdampak langsung bagi kemajuan universitas.

“Yang penting sekarang adalah tindak lanjutnya. Apa yang bisa kita lakukan bersama dan kita pakai untuk kemajuan universitas ke depan,” tegasnya. Ia juga menyoroti keberagaman latar belakang alumni Unesa. Meski dikenal sebagai perguruan tinggi keguruan, banyak alumni yang kini berkiprah sebagai pengusaha hingga pejabat publik.

“Ini sebenarnya modal besar. Banyak alumni yang menjadi pengusaha, banyak juga yang menjadi pejabat. Ini bisa memberikan wawasan dan kontribusi nyata bagi almamater,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PP IKA Unesa Lukman Surya, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus cabang yang dilantik. Ia berharap kepengurusan daerah mampu memperkuat jejaring alumni dan berperan aktif mendukung program organisasi.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unesa Muhammad Sholeh, menambahkan bahwa alumni diharapkan dapat memberi kontribusi yang berdampak, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi, serta ikut membantu mahasiswa aktif Unesa, termasuk dalam akses beasiswa di daerah masing-masing.

Di tempat yang sama, Ketua IKA Unesa Cabang Gresik S. Hariyanto menyatakan kesiapannya untuk memimpin IKA Unesa Cabang Gresik. Dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pengurus Pusat IKA Unesa. “Secepatnya kami akan melengkapi kepengurusan sekaligus menggelar Pelantikan IKA Unesa Cabang Gresik,” tandasnya penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan Ketua Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik, Aminatun Habibah.  Beliau mengucapkan Selamat dan Sukses untuk Pengurus IKA Unesa Cabang Gresik. “Semoga bisa sinergi untuk pembangunan dan pendidikan di Kabupaten Gresik,” tandasnya. 

Berikut Pengurus IKA UNESA CABANG GRESIK 

A . Pembina :

1. Dr. Aminatun Habibah

2. Suhartoko

3. Didik Hendriyono

B. Pengurus 

1. Ketua : Dr. S. Hariyanto

2. Wakil ketua : Mulyono

3. Sekretaris : Dr. Nur Hamidah

4. Bendahara : Nurul Wafiyah (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Resmi ! S.Hariyanto & Aminatun Habibah, Jabat Ketua dan Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik  Selengkapnya

Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 36 siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai mengikuti pembelajaran pada Sabtu, 14 Februari 2026. Opening Ceremony Spring School dibuka oleh Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono di Aula Sekolah. 

Peresmian dilakukan secara sederhana namun penuh haru. Diawali pemasangan atribut secara simbolis. Kemudian, puluhan siswa kelas X itu sungkem dan minta doa kepada orang tua masing-masing agar bisa lancar dalam proses belajar di Spring School ini. 

Siswa Spring School ini merupakan siswa terbaik, hasil dari penjaringan lebih dari 700 siswa di SMK PGRI 1 Gresik. Seleksi berjenjang dilakukan oleh sekolah dan manajemen perusahaan penghasil pegas terbesar di Asia Tenggara yang berpusat di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Di Spring School PT Indospring ini, siswa akan mendapatkan pembelajaran budaya kerja di industri hingga penggunaan teknologi yang up to date di industri pegas ini selama 3 tahun sejak di kelas X. 

Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono mengatakan, sejak 2013 manajemen PT Indospring berkolaborasi dengan SMK PGRI 1 Gresik membuka Indospring Class bagi siswa kelas XII. Pada 2025, kelas Indospring telah memiliki 15 angkatan. “Tahun ini, kita naikkan menjadi Spring School mulai kelas X,” kata Bob Budiono. 

Selama 3 tahun siswa di Spring School akan mendapatkan pendidikan hard skill dan soft skill. Termasuk budaya kerja di lingkungan industri serta teknologi robotik dan mekatronik. “Materi pembelajaran nanti disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang,” kata Bob Budiono juga menjadi sebagai Direktur Spring School PT Indospring Tbk ini. 

Dengan pendidikan selama 3 tahun, Bob Budiono berharap ketika lulus nanti, siswa Spring School bisa siap kerja di industri. “Kami ingin jadi center excellence. Kenalkan dunia robot dan lainnya kepada siswa,” tegas Bob Budiono.

Opening Ceremony Spring School dihadiri oleh Dian Oktaviana, Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik,  Juyana, Wakil Ketua Bidang SDM dan Ketenagakerjaan Kadin Gresik dan Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy. Serta para wali murid siswa kelas Indospring.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto menyebut Spring School adalah kelas istimewa. Sebab, bisa lolos seleksi masuk Spring School ini, siswa kelas X menjalani seleksi ketat. 

Tahap pertama, diikuti sebanyak 700 lebih siswa kelas X. Guru melakukan seleksi menyaring menjadi 200 siswa. Tahap berikutnya, manajemen PT Indospring, perusahaan pegas terbesar di Asia Tenggara menjaring 70 siswa kemudian disaring lagi menjadi 36 siswa. 

“Jadi siswa Spring School PT Indospring ini adalah anak-anak yang memiliki kompetensi yang baik,” ujarnya. Meski kelas istimewa, biaya pendidikan tetap sama dengan siswa kelas X lainnya. Bahkan ada 7 dari 36 siswa Spring School yang gratis. Mereka anak yatim piatu dan duafa. “Tolong belajar sungguh-sungguh jangan sekali kali melanggar,” katanya.

Arief melanjutkan untuk pembelajaran siswa Spring School ini, sekolah telah membeli dua unit robot karena nanti ada mekatronik. “Ini gurunya masih belajar.  Saya datangkan guru dari luar. Selain itu, sekolah juga telah pesan 3 unit robotik dari luar negeri,” tegasnya. Ia berharap kelak siswa Spring School PT Indospring Tbk ini bisa menjadi siswa bisa dibanggakan orang  tua dan sekolah. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Negeri Pertama Raih Predikat Sekolah PAIS Berkarakter dari Kemenag 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) menjadi Sekolah Piloting PAIS (Pendidikan Agama Islam Sekolah) Berkarakter di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026.

Sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim ini, adalah satu-satunya sekolah negeri jenjang SMP yang menjadi program percontohan dari Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Jawa Timur 2026 untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah umum.

Launching Sekolah Piloting PAIS Berkarakter disambut suka cita tenaga pendidik, siswa dan orang wali siswa. Mereka tumplek-blek di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Gresik Ahmad Yahya mengatakan peresmian program PAIS berkarakter untuk UPT SMP Negeri 2 Gresik ini sudah sangat pas. “Spenda sudah menerapkan kegiatan rutin keagamaan diantaranya TBTQ, Tahfidz, Hotmil dan tadarus Qur’an pagi jam ke Nol, Sholat duha, Duhur, literasi Al Quran dan penanaman Akhlaq mulia dengan penerapan Fiqhun nisa’,” kata Ahmad Yahya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri  2 Gresik Mohammad Salim mengucapkan terima kasih kepada Kemenag Gresik atas penunjukan Spenda Gresik sebagai Sekolah Piloting PAIS Berkarakter. UPt SMP Negeri pertama yang mendapatkan predikat sebagai Sekolah Berkarakter Keislaman di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

“Saya sangat berterima kasih kepada kenenag yang telah memilih Spenda sebagai piloting Sekolah PAIS berkarakter Tingkat Jawa Timur 2026. Semoga program ini mampu memberikan kontribusi terhadap kualitas pembelajaran dan meningkatkan mutu lulusan yang berakhlaq karimah amin,” kata Salim.

Komite Sekolah H. Ubaidilah satali tiga uang dengan Salim. “Saya atas nama  komite sekolah sangat apresiasi terhadap kualitas layanan sekolah dimana untuk pembentukan karakter saat ini sangat dibutuhkan untuk membentengi generasi muda agar tidak tergerus oleh zaman,” ujarnya. 

Ketua OSIS SMP Negeri  2 Gresik Nabila mengaku sangat senang dan bangga dengan program ini karena dapat meningkatkan pengalaman belajar agama di sekolah negeri tapi mirip pondok pesantren. “Semoga lulusan Spenda menjadi manusia yang taat beragama dan membahagiakan orang tuanya kelak,” katanya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Negeri Pertama Raih Predikat Sekolah PAIS Berkarakter dari Kemenag  Selengkapnya