Sosok Rayyan Rabbani, Siswa SD NU 1 Trate Gresik yang Multitalenta, Lukisannya Lolos Open Call Nasional di Vinautism Gallery

GRESIK,1minute.id – Sosok Muhammad Rayyan Rabbani Riyanto yang multitalenta sedang naik daun. Bocah kelas IV International Class Program (ICP) SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik ini tidak hanya hafal 2 juz Alquran. Ia juga pandai melukis. Goresan tangan bocah 10 tahun yang mondok di Ponpes Roudlotut Tholibin Islamiyah asuhan KH.Chotib Hambari putra KH.Muhammad Bashori Mansyur berjudul “Laut Darat Udara” turut menyemarakkan pameran Open Call Skala Nasional di Vinautism Gallery di Citraland Surabaya.

Pameran lukisan berskala nasional. Lukisan ukuran 40×50 cm (3 panel) menggunakan Mix Media ini mendapatkan apresiasi dari Torando Tori, Manager Vinautism Gallery. 

Menurut Muhammad Riyanto, ayahanda Rayyan, sejak kecil memiliki hobi melukis, seni Hadrah, Banjari dan Tilawah. “Cuma setahun ini, Rayyan mulai progres suka sket dan mulai pewarnaan pakai pen Acrylic marker dan tempel tempel,” kata Riyanto yang pelukis Kaligrafi Nasional ini pada Jumat, 27 Februari 2026.

Rayyan pun semakin seregep mengikuti kegiatan berkesenian di tingkat kabupaten. “Yang nasional yang pertama. Kalau di tingkat kota juga pernah,” terang Riyanto yang alumnus Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Islamiyah asuhan KH. Muhammad Bashori Mansyur, Tambak Osowilangun, Surabaya ini.

Riyanto mengatakan, karya Rayyan berjudul Laut Darat Udara terdiri tiga panel menghadirkan sebuah dunia penuh warna melalui teknik mix media. Setiap panel bukan hanya gambar, tetapi cerita yang mengalir dari laut, ke daratan, hingga ke udara. Imajinasi sangat luas. “Seolah-olah kita sedang mengikuti perjalanan sebuah petualangan besar yang keluar dari pikirannya yang ceria,” ujar Riyanto. 

Panel kiri: tentang Laut. Panel pertama memancarkan kehidupan bawah laut yang ramai dan penuh kejutan. Dengan latar warna keemasan yang hangat, Rayyan menggambarkan ikan-ikan lucu, ubur-ubur berwajah ceria, kepiting yang bersiul, dan bahkan kapal kecil yang tampak seperti sedang berlayar melintasi dunia warna-warni miliknya. 

Ganggang laut dan makhluk-makhluk kecil lainnya berdansa di antara ombak, seakan semuanya hidup dan bersahabat. “Laut versi Rayyan adalah tempat yang tidak menakutkan, melainkan taman bermain bagi makhluk,” terang Riyanto.

Panel Tengah: Darat. Pada panel tengah ini, jelas Riyanto, Rayyan mengimajinasikan dunia darat tampil sebagai tempat yang penuh sukacita. Warna ungu cerah menjadi latar bagi berbagai hewan dan manusia yang tampak hidup berdampingan. Ada katak besar yang tersenyum, burung-burung mungil, anak-anak yang bermain, hingga keluarga yang tampak menikmati kebersamaan.

“Rumah-rumah kecil, bunga-bunga yang mekar, dan balon berwarna-warni menambah kesan bahwa daratan adalah tempat yang damai dan hangat. Rayyan menggambar semuanya dengan gaya khas anak-anak bebas, jujur, dan penuh kegembiraan,” tegasnya. 

Kemudian panel kanan yakni Udara. Panel terakhir ini, Rayyan seakan membawa kita terbang tinggi ke langit berwarna merah muda cerah. Di sini, Rayyan memenuhi udara dengan pesawat, helikopter, balon udara, roket kecil, hingga makhluk-makhluk terbang yang tampak seakan berasal dari dunia fantasi. 

Anak-anak melayang dengan parasut, burung berwarna-warni membubung, dan UFO imut ikut meramaikan suasana. Langit menjadi panggung bagi petualangan yang tak berujung, menggambarkan betapa bebasnya imajinasi seorang anak ketika membayangkan dunia dari atas.

“Laut Darat Udara” adalah gambaran bagaimana Rayyan melihat dunia: penuh kehidupan, penuh warna, dan dipenuhi hal-hal yang selalu membuatnya penasaran. Bagi Rayyan, setiap tempat adalah ruang bermain, dan setiap makhluk baik yang nyata maupun imajinatif memiliki tempat di dalam ceritanya. Lewat karya ini, ia mengajak kita semua untuk kembali melihat dunia dengan mata seorang anak: sederhana, ceria, dan tak pernah kehabisan keajaiban. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sosok Rayyan Rabbani, Siswa SD NU 1 Trate Gresik yang Multitalenta, Lukisannya Lolos Open Call Nasional di Vinautism Gallery Selengkapnya

Resmi ! S.Hariyanto & Aminatun Habibah, Jabat Ketua dan Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik 

GRESIK,1minute.id – Amanah S.Hariyanto bertambah satu. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini kini resmi menjadi sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Negeri Surabaya (IKA UNESA) Cabang Gresik. Dewan Pembina adalah Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik periode 2020-2024. 

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA Unesa Bambang DH bersama 14 pengurus Cabang IKA Unesa periode 2026–2031 di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus I Ketintang, Universitas Negeri Surabaya pada Sabtu, 14 Februari 2026.

14 Cabang yakni Malang Raya, Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Trenggalek, Jember, Bojonegoro, Tuban, Kediri, Blitar Raya, Yogyakarta, Gresik, Sampang, dan Madiun.

Ketua Umum PP IKA Unesa Bambang DH, menegaskan bahwa keberadaan organisasi alumni harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi almamater, bukan justru menjadi beban. “Saya selalu menekankan kepada seluruh pengurus, terutama di tingkat cabang, bagaimana IKA ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi almamater. Jangan sampai justru menjadi beban,” ujar Bambang usai pelantikan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas atas dukungan terhadap keberlanjutan organisasi alumni, sekaligus kepada para alumni yang bersedia melanjutkan pengabdian melalui kepengurusan IKA.

Menurutnya, potensi sumber daya Unesa sangat besar. Saat ini jumlah mahasiswa mencapai sekitar 70 ribu orang, sedangkan alumninya telah menembus sekitar 140 ribu orang. Potensi tersebut, lanjutnya, harus diterjemahkan ke dalam program-program konkret yang berdampak langsung bagi kemajuan universitas.

“Yang penting sekarang adalah tindak lanjutnya. Apa yang bisa kita lakukan bersama dan kita pakai untuk kemajuan universitas ke depan,” tegasnya. Ia juga menyoroti keberagaman latar belakang alumni Unesa. Meski dikenal sebagai perguruan tinggi keguruan, banyak alumni yang kini berkiprah sebagai pengusaha hingga pejabat publik.

“Ini sebenarnya modal besar. Banyak alumni yang menjadi pengusaha, banyak juga yang menjadi pejabat. Ini bisa memberikan wawasan dan kontribusi nyata bagi almamater,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PP IKA Unesa Lukman Surya, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus cabang yang dilantik. Ia berharap kepengurusan daerah mampu memperkuat jejaring alumni dan berperan aktif mendukung program organisasi.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unesa Muhammad Sholeh, menambahkan bahwa alumni diharapkan dapat memberi kontribusi yang berdampak, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi, serta ikut membantu mahasiswa aktif Unesa, termasuk dalam akses beasiswa di daerah masing-masing.

Di tempat yang sama, Ketua IKA Unesa Cabang Gresik S. Hariyanto menyatakan kesiapannya untuk memimpin IKA Unesa Cabang Gresik. Dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pengurus Pusat IKA Unesa. “Secepatnya kami akan melengkapi kepengurusan sekaligus menggelar Pelantikan IKA Unesa Cabang Gresik,” tandasnya penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan Ketua Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik, Aminatun Habibah.  Beliau mengucapkan Selamat dan Sukses untuk Pengurus IKA Unesa Cabang Gresik. “Semoga bisa sinergi untuk pembangunan dan pendidikan di Kabupaten Gresik,” tandasnya. 

Berikut Pengurus IKA UNESA CABANG GRESIK 

A . Pembina :

1. Dr. Aminatun Habibah

2. Suhartoko

3. Didik Hendriyono

B. Pengurus 

1. Ketua : Dr. S. Hariyanto

2. Wakil ketua : Mulyono

3. Sekretaris : Dr. Nur Hamidah

4. Bendahara : Nurul Wafiyah (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Resmi ! S.Hariyanto & Aminatun Habibah, Jabat Ketua dan Dewan Pembina IKA Unesa Cabang Gresik  Selengkapnya

Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 36 siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai mengikuti pembelajaran pada Sabtu, 14 Februari 2026. Opening Ceremony Spring School dibuka oleh Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono di Aula Sekolah. 

Peresmian dilakukan secara sederhana namun penuh haru. Diawali pemasangan atribut secara simbolis. Kemudian, puluhan siswa kelas X itu sungkem dan minta doa kepada orang tua masing-masing agar bisa lancar dalam proses belajar di Spring School ini. 

Siswa Spring School ini merupakan siswa terbaik, hasil dari penjaringan lebih dari 700 siswa di SMK PGRI 1 Gresik. Seleksi berjenjang dilakukan oleh sekolah dan manajemen perusahaan penghasil pegas terbesar di Asia Tenggara yang berpusat di Jalan Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.

Di Spring School PT Indospring ini, siswa akan mendapatkan pembelajaran budaya kerja di industri hingga penggunaan teknologi yang up to date di industri pegas ini selama 3 tahun sejak di kelas X. 

Direktur PT Indospring Tbk Bob Budiono mengatakan, sejak 2013 manajemen PT Indospring berkolaborasi dengan SMK PGRI 1 Gresik membuka Indospring Class bagi siswa kelas XII. Pada 2025, kelas Indospring telah memiliki 15 angkatan. “Tahun ini, kita naikkan menjadi Spring School mulai kelas X,” kata Bob Budiono. 

Selama 3 tahun siswa di Spring School akan mendapatkan pendidikan hard skill dan soft skill. Termasuk budaya kerja di lingkungan industri serta teknologi robotik dan mekatronik. “Materi pembelajaran nanti disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang,” kata Bob Budiono juga menjadi sebagai Direktur Spring School PT Indospring Tbk ini. 

Dengan pendidikan selama 3 tahun, Bob Budiono berharap ketika lulus nanti, siswa Spring School bisa siap kerja di industri. “Kami ingin jadi center excellence. Kenalkan dunia robot dan lainnya kepada siswa,” tegas Bob Budiono.

Opening Ceremony Spring School dihadiri oleh Dian Oktaviana, Kepala Seksi Sekolah Menengah Kejuruan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik,  Juyana, Wakil Ketua Bidang SDM dan Ketenagakerjaan Kadin Gresik dan Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy. Serta para wali murid siswa kelas Indospring.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Gresik Arief Susanto menyebut Spring School adalah kelas istimewa. Sebab, bisa lolos seleksi masuk Spring School ini, siswa kelas X menjalani seleksi ketat. 

Tahap pertama, diikuti sebanyak 700 lebih siswa kelas X. Guru melakukan seleksi menyaring menjadi 200 siswa. Tahap berikutnya, manajemen PT Indospring, perusahaan pegas terbesar di Asia Tenggara menjaring 70 siswa kemudian disaring lagi menjadi 36 siswa. 

“Jadi siswa Spring School PT Indospring ini adalah anak-anak yang memiliki kompetensi yang baik,” ujarnya. Meski kelas istimewa, biaya pendidikan tetap sama dengan siswa kelas X lainnya. Bahkan ada 7 dari 36 siswa Spring School yang gratis. Mereka anak yatim piatu dan duafa. “Tolong belajar sungguh-sungguh jangan sekali kali melanggar,” katanya.

Arief melanjutkan untuk pembelajaran siswa Spring School ini, sekolah telah membeli dua unit robot karena nanti ada mekatronik. “Ini gurunya masih belajar.  Saya datangkan guru dari luar. Selain itu, sekolah juga telah pesan 3 unit robotik dari luar negeri,” tegasnya. Ia berharap kelak siswa Spring School PT Indospring Tbk ini bisa menjadi siswa bisa dibanggakan orang  tua dan sekolah. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Siswa Spring School PT Indospring Tbk bersama SMK PGRI 1 Gresik mulai Pembelajaran Budaya Kerja, Robotika dan Mekatronik  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Negeri Pertama Raih Predikat Sekolah PAIS Berkarakter dari Kemenag 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) menjadi Sekolah Piloting PAIS (Pendidikan Agama Islam Sekolah) Berkarakter di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026.

Sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim ini, adalah satu-satunya sekolah negeri jenjang SMP yang menjadi program percontohan dari Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Jawa Timur 2026 untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah umum.

Launching Sekolah Piloting PAIS Berkarakter disambut suka cita tenaga pendidik, siswa dan orang wali siswa. Mereka tumplek-blek di halaman sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik.

Kepala Seksi PAIS Kemenag Gresik Ahmad Yahya mengatakan peresmian program PAIS berkarakter untuk UPT SMP Negeri 2 Gresik ini sudah sangat pas. “Spenda sudah menerapkan kegiatan rutin keagamaan diantaranya TBTQ, Tahfidz, Hotmil dan tadarus Qur’an pagi jam ke Nol, Sholat duha, Duhur, literasi Al Quran dan penanaman Akhlaq mulia dengan penerapan Fiqhun nisa’,” kata Ahmad Yahya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri  2 Gresik Mohammad Salim mengucapkan terima kasih kepada Kemenag Gresik atas penunjukan Spenda Gresik sebagai Sekolah Piloting PAIS Berkarakter. UPt SMP Negeri pertama yang mendapatkan predikat sebagai Sekolah Berkarakter Keislaman di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. 

“Saya sangat berterima kasih kepada kenenag yang telah memilih Spenda sebagai piloting Sekolah PAIS berkarakter Tingkat Jawa Timur 2026. Semoga program ini mampu memberikan kontribusi terhadap kualitas pembelajaran dan meningkatkan mutu lulusan yang berakhlaq karimah amin,” kata Salim.

Komite Sekolah H. Ubaidilah satali tiga uang dengan Salim. “Saya atas nama  komite sekolah sangat apresiasi terhadap kualitas layanan sekolah dimana untuk pembentukan karakter saat ini sangat dibutuhkan untuk membentengi generasi muda agar tidak tergerus oleh zaman,” ujarnya. 

Ketua OSIS SMP Negeri  2 Gresik Nabila mengaku sangat senang dan bangga dengan program ini karena dapat meningkatkan pengalaman belajar agama di sekolah negeri tapi mirip pondok pesantren. “Semoga lulusan Spenda menjadi manusia yang taat beragama dan membahagiakan orang tuanya kelak,” katanya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Negeri Pertama Raih Predikat Sekolah PAIS Berkarakter dari Kemenag  Selengkapnya

Smamio GKB Gresik Gelar Supercamp UTBK 2026, Ready in Mind, Solid in Team

GRESIK,1minute.id – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik menggelar kegiatan Supercamp UTBK 2026 dengan mengusung tema “Ready in Mind, Solid in Team”. Kegiatan ini dilaksanakan di Blessing Hills, Trawas, Kabupaten Mojokerto selama dua hari, Selasa dan Rabu, 3-4 Februari 2026.

Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dengan didampingi 11 guru pendamping. Suasana udara sejuk khas pegunungan Trawas menyelimuti rangkaian kegiatan, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan. 

Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Mereka merasa lebih semangat karena mengerjakan soal ujian tulis berbasis komputer (UTBK) di luar kelas dan di luar lingkungan sekolah. “Belajar UTBK di alam terbuka itu seru dan tidak membosankan. Kami jadi lebih fokus, rileks, dan termotivasi untuk menghadapi UTBK nanti,” kata salah siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Anis Shofatun, menyampaikan bahwa Supercamp UTBK ini dirancang sebagai bentuk persiapan komprehensif bagi siswa dalam menghadapi UTBK yang akan berlangsung pada April 2026. “Kegiatan Supercamp ini untuk mempersiapkan siswa menghadapi UTBK bulan April 2026 baik secara akademik, mental, dan spiritual,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemantapan UTBK dalam Supercamp dikemas secara menarik dan interaktif. Beberapa kegiatan unggulan antara lain UTBK Escape Roomdan Battle of Brain, yang dipadukan dengan pelaksanaan pretest dan posttest. “Hal ini bertujuan untuk melihat posisi kemampuan mereka saat ini, materi apa yang masih lemah dan bagian mana yang sudah kuat. Sehingga dalam dua bulan ke depan menuju SNBT, sekolah dapat memberikan treatment yang tepat,” lanjutnya.

Kegiatan outdoor learning dengan nuansa alam yang menyejukkan ini diharapkan mampu meningkatkan daya nalar siswa serta membuat mereka semakin familiar dengan pola soal UTBK. “Dengan suasana yang berbeda, siswa diharapkan lebih rileks namun tetap fokus dalam belajar,” pungkas Dr. Anis. (yad)

Penulis : Fitri Dewi Sundari | Editor: Chusnul Cahyadi 

Smamio GKB Gresik Gelar Supercamp UTBK 2026, Ready in Mind, Solid in Team Selengkapnya

Pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih SKK Paripurna Nasional 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik meraih predikat Sekolah Siaga Kependudukan (SKK) Paripurna. Sekolah yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ini, menjadi pioner untuk satuan pendidikan jenjang SMP di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik yang mendapatkan predikat tertinggi yang disematkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), dulu bernama, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah satuan pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga ke dalam mata pelajaran atau kurikulum, ekstrakurikuler serta budaya sekolah. Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang sadar isu kependudukan, berperilaku sehat dan berencana sejak dini.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menceritakan, pihaknya bersama tim SKK sekolah melakukan studi tiru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik. Selanjutnya, melakukan workshop penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Terintegrasi SSK. 

“Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KBPPPA) Gresik, kami ikut asesmen monitoring dan evaluasi SSK. Alhamdulillah berkat kerja keras TIM sekolah kita meraih predikat paripurna,” ujar Salim melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 3 Februari 2026.

Implementasi yang telah dilakukan oleh Spenda Gresik adalah mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam materi pembelajaran. Di Spenda Gresik, kegiatan yang dilakukan, antara lain, pelatihan, seminar dan workshop tentang isu kependudukan bagi Guru, TU dan murid ; Kegiatan ekstrakurikuler, Duta Genre, Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yakni sudut baca yang terkait dengan isu kependudukan dan proyek komunitas yang berfokus pada sekolah Aman Nyaman dan Menyenangkan.

“Dengan demikian, SSK dapat membantu murid menjadi warga negara yang peduli dan bertanggung jawab terhadap isu kependudukan,” ujar Salim. Data yang didapat wartawan  1minute.id ,  ada tiga satuan pendidikan di Kabupaten Gresik yang masuk kategori SKK Paripurna. Tiga sekolah itu, adalah SMA Negeri 1 Kedamean; MAN 1 Gresik dan UPT SMP Negeri 2 Gresik. “Insya Allah di Hari Kependudukan piagam akan diterimakan,” kata Salim. Hari Kependudukan Nasional biasanya diperingati bersamaan dengan Hari Populasi Sedunia yang diperingati setiap 11 Juli. (yad)

Pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih SKK Paripurna Nasional  Selengkapnya

Pertama di Gresik, Kancabdin Gresik Resmikan Gedung Research Center dan Student Center Smamio GKB  

GRESIK,1minute.id – SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB kini memiliki gedung Research Center dan Student Center. Gedung itu diresmikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik Eko Agus Surandfi pada Kamis, 22 Januari 2026.

Peresmian gedung itu menjadi tonggak penguatan budaya akademik dan pengembangan karakter di sekolah.  “Diresmikannya Research Center dan Student Center diharapkan menjadi tonggak penguatan budaya akademik dan pengembangan karakter di sekolah,” ungkap Ulyatun Nikmah, Kepala Smamio dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Peresmian ini bertepatan dengan Milad ke-11 Smamio ini mengusung tema “Green Growth, Bright Future”. Milad tahun ini menyoroti perjalanan sekolah dalam menghadirkan inovasi, prestasi, dan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan inspiratif yang melibatkan alumni, siswa, dan mitra strategis dan peresmian ini menjadi simbol komitmen lembaga dalam peningkatan kualitas sarana pendidikan.

Peresmian gedung riset yang pertama di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini ditandai dengan seremoni peresmian digital yang dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik Eko Agus Surandfi  didampingi Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal PWM Jawa Timur Prof Khozin , Ketua PDM Kabupaten Gresik Muhammad Thoha Mahsun serta kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Ulyatun Nikmah ini menjadi tonggak penguatan budaya akademik dan pengembangan karakter di sekolah dan sebagai dukungan penuh bagi siswa dalam menjalankan aktivitas organisasi IPM dengan menyediakan fasilitas terbaik untuk mendukung kegiatan akademik dan nonakademik.

Research Center dan Student Center ini dirancang dengan konsep modern dan multifungsi. Beberapa fasilitas yang tersedia meliputi: laboratorium dan riset, ruang organisasi sekolah seperti IPM, KM3, dan HW, sekaligus ruang pembinaan kepemimpinan, ruang diskusi. Fasilitas ini diharapkan mampu mendukung berbagai kegiatan mahasiswa, mulai dari kegiatan organisasi, pelatihan, hingga kegiatan santai yang mempererat hubungan antarwarga sekolah.

Research Center diharapkan mampu melahirkan karya riset yang inovatif serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Sementara itu, Student Center menjadi pusat organisasi sekolah seperti IPM, KM3, dan HW, sekaligus ruang pembinaan kepemimpinan, kreativitas, dan karakter siswa melalui kegiatan yang positif dan kolaboratif. 

Sekolah berharap dapat mencetak generasi yang berilmu, berkarakter kuat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan serta bersaing di tingkat global.(*/yad)

Penulis: Yanita Intan Sariani

Editor: Chusnul Cahyadi 

Pertama di Gresik, Kancabdin Gresik Resmikan Gedung Research Center dan Student Center Smamio GKB   Selengkapnya
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik Ulyatun Nikmah bersama Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Malang, Prof. Rosa Andrie Asmara dalam MoU pengembangan karier dan masa depan siswa setelah lulus sekolah di Polinema Malang, 13 Januari 2026 (Foto : smamio untuk 1minute.id)

SMAMIO Gresik Jalin Kerjasama dengan Polinema, Dukung Karier Lulusan

GRESIK,1minute.id – SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) menandatanganani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema). MoU dua institusi pendidikan ini sebagai upaya memperkuat dukungan terhadap pengembangan karier dan masa depan siswa setelah lulus sekolah dilakukan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperluas jejaring pendidikan dan membuka wawasan siswa terhadap berbagai pilihan studi lanjutan, khususnya di bidang vokasi dan terapan. Melalui MoU ini, diharapkan terjalin sinergi yang saling menguatkan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Politeknik Negeri Malang, manajemen SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, serta guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan dialog terbuka mengenai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan.

Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang memiliki arah karier yang jelas. “Kerja sama dengan Politeknik Negeri Malang ini kami harapkan dapat membuka wawasan siswa tentang pendidikan vokasi dan dunia kerja, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih konkret mengenai pilihan studi dan karier setelah lulus,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sekolah tidak hanya bertugas mengantarkan siswa lulus, tetapi juga mendampingi mereka dalam merancang masa depan. “Kami ingin siswa mampu mengenali potensi diri, minat, dan bakatnya, serta mendapatkan pendampingan yang tepat sesuai dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Politeknik Negeri Malang, Prof. Rosa Andrie Asmara, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik dalam membangun kolaborasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan siswa.

“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi vokasi. Melalui kolaborasi ini, kami berharap siswa mendapatkan pemahaman lebih awal mengenai dunia pendidikan terapan dan peluang karier yang dapat mereka tempuh,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen Politeknik Negeri Malang dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Kami terbuka untuk berkolaborasi dalam berbagai program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa, sekolah, dan dunia pendidikan secara luas,” tambahnya.

Melalui MoU ini, kedua institusi sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif, seperti pengenalan dunia perguruan tinggi vokasi, pendampingan karier siswa, kegiatan edukatif, serta penguatan kompetensi siswa yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan adanya kerja sama ini, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik berharap dapat terus menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi pengembangan diri siswa, sekaligus memperkuat peran sekolah dalam membimbing peserta didik menuju masa depan yang lebih terarah dan berdaya saing. (*/yad)

Penulis : Dwanda Putra  Editor: Chusnul Cahyadi 

SMAMIO Gresik Jalin Kerjasama dengan Polinema, Dukung Karier Lulusan Selengkapnya

Jelang TKA SMP, Wabup Gresik Inginkan Tendik Ubah Metode Pelajaran Matematika Menyenangkan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meminta para tenaga pendidik (Tendik) mengubah cara mengajar matematika agar lebih menyenangkan. Pelajaran matematika tidak menakutkan lagi bagi sebagian siswa.

“Yang sedang kita pikirkan adalah bagaimana matematika bisa menjadi pelajaran yang menyenangkan. Saya hanya menitipkan satu pesan penting, yakni kejujuran,” ujar Wabup Asluchul Alif saat membuka pelatihan guru di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Januari 2026.

Menurutnya, pembelajaran yang jujur, baik dalam proses mengajar maupun menilai, menjadi fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan. Tanpa itu, target peningkatan hasil belajar hanya akan menjadi angka di atas kertas.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan guru bertajuk Pembelajaran Diferensiasi dan Motivasi Siswa ala Jepang yang digelar pada selama 3 hari, 12–14 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti 321 guru SD dan SMP se-Kabupaten Gresik, serta dihadiri Staf Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga  Prof. Biyanto.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mengajarkan konsep matematika secara inovatif dan menyenangkan. Guru didorong keluar dari pola pembelajaran yang kaku, menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan ramah bagi siswa. “Pelatihan ini memperkuat numerasi guru sekaligus mensosialisasikan pembelajaran ala Jepang. Tujuannya jelas, menyiapkan peserta didik menghadapi TKA April 2026,” kata Hariyanto.

Ia menyebutkan, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA sederajat tahun 2025 secara nasional menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Nilai rata-rata Bahasa Indonesia tercatat 57,39, Matematika 37,23, dan Bahasa Inggris 26,71. “Angka ini menjadi peringatan serius. Karena itu, kami berharap di Gresik tidak ada lagi nilai TKA di bawah 5 untuk SD dan SMP pada April mendatang. Target minimal Matematika 6,00 dan Bahasa Indonesia 7,00,” tegasnya.

Sejumlah langkah antisipatif telah dijalankan. Untuk penguatan Bahasa Inggris, Pemkab Gresik bekerja sama dengan Kampung Inggris Pare melalui pilot project di SDN 4 Petrokimia Gresik dan SMP Plus Jauharul Maknuun Sidayu. Di sekolah tersebut, ekosistem Bahasa Inggris telah dibangun, melibatkan tenaga tata usaha, siswa, hingga petugas kebersihan.

Sementara untuk matematika, pendekatan pembelajaran ala Jepang dipilih agar siswa terbiasa bernalar, memahami konsep, dan menikmati proses belajar. Pemkab Gresik menargetkan peningkatan nilai TKA berjalan konsisten dan mampu menembus 10 besar tingkat Provinsi Jawa Timur.

Pelatihan ini terlaksana melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Gresik dengan dukungan program CSR dari PT Petrokimia Gresik sebagai bagian dari komitmen memperkuat kualitas pendidikan daerah. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Jelang TKA SMP, Wabup Gresik Inginkan Tendik Ubah Metode Pelajaran Matematika Menyenangkan Selengkapnya

Membangun Sinergi, Menyatukan Aksi  Raker Foskam SMA-MA Jatim

PACITAN,1minute.id – Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) SMA dan MA Muhammadiyah se-Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) di MA Muhammadiyah 1 Pacitan. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari, 6 – 7 Januari 2026 mengusung tema “Building Synergy for Outstanding Muhammadiyah Education”.

Rapat kerja ini diikuti oleh 30 pengurus Foskam yang terdiri dari para kepala sekolah Muhammadiyah jenjang SMA dan MA dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarpimpinan sekolah serta merumuskan program kerja strategis guna meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan Muhammadiyah. 

Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai agenda penting, antara lain, penguatan kolaborasi antarsekolah, peningkatan kualitas manajemen sekolah, serta pengembangan program unggulan yang selaras dengan visi pendidikan Muhammadiyah. Diskusi berlangsung secara aktif dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur.

Melalui Rapat Kerja ini, Foskam diharapkan mampu menghasilkan rumusan program yang aplikatif dan berkelanjutan, sehingga dapat mendorong terwujudnya pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Kegiatan kali ini berlangsung dalam suasana yang berbeda dan menyenangkan. Bertempat di lingkungan sekolah yang asri di pinggir sungai, kegiatan raker terasa lebih sejuk, nyaman, dan kondusif untuk berdiskusi serta merumuskan program kerja.

Ketua Foskam Mukhlasin menegaskan bahwa Rapat Kerja ini menjadi wadah strategis untuk membangun sinergi antarsekolah Muhammadiyah.

“Tema membangun sinergi sekolah Muhammadiyah bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama untuk saling menguatkan, berbagi praktik baik, dan bergerak searah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan sinergi yang solid, sekolah Muhammadiyah akan semakin unggul dan berdaya saing,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Ahad, 11 Januari 2026.

Panitia penyelenggara kegiatan Raker menyampaikan bahwa persiapan dan pelaksanaan berjalan lancar berkat kerja sama seluruh tim.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Kami berusaha menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif agar seluruh peserta dapat fokus berdiskusi dan merumuskan program kerja. Selain itu, lokasi yang asri di pinggir sungai memberikan energi positif bagi peserta sehingga rapat kerja dapat berlangsung produktif dan penuh inspirasi,” jelas Sekretaris Foskam Jatim Ulyatun Nikmah.

Kegiatan Raker ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan ukhuwah antar kepala sekolah Muhammadiyah. Semoga seluruh program Foskam periode tahun 2026-2027 yang telah dirumuskan membawa keberkahan, kemajuan pendidikan, dan manfaat sinergitas bagi civitas akademika. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Membangun Sinergi, Menyatukan Aksi  Raker Foskam SMA-MA Jatim Selengkapnya