9 Mahasiswa MBKM UINSA Surabaya Kick Off Asistensi Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi satu dari lima lokus kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM Universitas Negeri Sunan Ampel atau UINSA Surabaya. 

Kick off asistensi mengajar di satuan pendidikan, MBKM UINSA Surabaya di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik pada Senin, 10 Februari 2025. Sebanyak 9 mahasiswa terdiri dari 5 mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam atau PAI dan 4 orang jurusan Matematika secara resmi diserahkan oleh koordinator Dosen Pembimbing Lapangan atau DPL Dr. Sutini, perwakilan kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya ke pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim  didampingi Waka Kurikulum Rojak dan Guru pembimbing Ning Choiriyah dan Yani Sriana.

Acara serah terima dilaksanakaan di perpustakaan Sekolah. Dr. Sutini terkesan pada acara penyambutan yang luar biasa oleh sekolah.

“Alhamdulillah Saya ketemu guru-guru hebat. Bapak kepala sekolah yang inspiratif, guru saya dan kakak tingkat di Spenda. Saya titipkan 9 mahasiswa saya untuk dibimbing selama 4 bulan kedepan dan akan kami jemput kembali tanggal 16 Mei 2025 mendatang. Saya berharap anak anak MBKM sukses sehat dan dapat belajar dari sekolah yang luar biasa ini,” kata Dr. Sutini.

Pihak kampus berharap selain asistensi, nantinya mahasiswa akan melanjutkan penelitian skripsi juga di sekolah ini agar dapat memberikan kontribusi baik untuk kemajuan pembelajaran di lembaga masing-masing.

Data yang dihimpun wartawan  1minute.id selain di Spenda Gresik, ada empat lembaga pendidikan lainnya yang menjadi pilihan Kampus UINSA Surabaya untuk menjadi tempat kegiatan asistensi mengajar MBKM yaitu, Raudaltul Athfal  Nahdlatul Ulama RA NU Banin-Banat ; Madrasah Aliyah Negeri atau MAN 1 ; MAN 2 dan UPT SMP Negeri 3 Gresik. (yad)

9 Mahasiswa MBKM UINSA Surabaya Kick Off Asistensi Mengajar di UPT SMP Negeri 2 Gresik  Selengkapnya

175 Siswa SDN 71 Gresik Dapat MBG, dari Polres Gresik,  Uenak Seru

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 175 paket makan gizi gratis atau MBG dibagikan ke siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN 71 Gresik di Dusun Mando, Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Senin, 10 Februari 2025.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membagikan langsung ratusan paket MBG itu. Pembagian paket MBG yang diinisiasi oleh Polres Gresik ini berisi nasi putih, ayam bumbu kecap, gurami crispy, sambal goreng tempe, sayur capcay, dan buah jeruk. “Heeemmmm uenak seru,” seru salah satu siswa sambil melahap menu itu.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak sekolah. Selain itu, program ini juga mendukung inisiatif pemerintah dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui asupan makanan bergizi.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Ini adalah wujud kepedulian kami dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda,” ujar alumnus Akpol 2006 itu.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan anak-anak di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik.

Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Gresik.

Selain Kapolres Rovan dan Gus Yani, pembagian MBG ini dihadiri antara lain jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Muspika Cerme, pengurus AKD, pengurus MWCNU Cerme, serta Paguyuban Pengusaha Cerme Barat. 

Terpancar di wajah bocah-bocah belasan tahun itu semringah. Sebab, selain mendapatkan MBG, juga bisa foto bareng dengan orang nomor satu di Kota Santri -sebutah lain-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Giri 1 sebutan lain Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. (yad)

175 Siswa SDN 71 Gresik Dapat MBG, dari Polres Gresik,  Uenak Seru Selengkapnya

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir Buka Gerakan Literasi Sekolah ke-9, Satu Kelas, Satu Buku

GRESIK.1minute.id – Gerakan Literasi Sekolah atau GLS di SMA Negeri 1 Gresik berlanjut. Tahun ini, program satu kelas, satu buku antologi memasuki tahun ke sembilan. GLS ke-9 dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir di Aula Sunan Giri di lantai 2 SMA Negeri 1 Gresk pada Kamis, 30 Januari 2025.

GLS tahun ini, mengusung tema Tumbuhkan Mental Generasi Muda Berani menjadi “Artis Kreatif” ini diikuti seluruh siswa kelas X yang sebanyak 12 kelas di sekolah berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim No 1 Gresik, Jawa Timur ini. 

Artis Kreatif kependekan dari BerkARya, Berfikir kriTIS, KREatif , inovATif , ProduktIF. Untuk membimbing ratusan siswa membuat karya tulis, sekolah menghadirkan empat orang narasumber.

Empat pembimbing itu, yang dihadirkan oleh sekolah untuk membimbing peserta didik di sekolah unggulan yang memilki tagline ” We Have Pride” (Personal Responsibility in Delivering Excellence)” yakni, Chusnul Cahyadi untuk penulisan Artikel ; Aris Wahyudianto untuk penulisan Esai ; Kris Adji A.W, penulisan penulisan Cerpen, dan Jaenuri untuk Puisi dan Pantun. 

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir mengatakan, siswa yang baik literasinya, tutur katanya santun. Tidak pernah misuh. Kalau pun marah, kata Thohir, siswa yang sering membaca atau gemar membaca menggunakan kosa kata yang baik. “Marah dengan gurindam. Tidak menggunakan kata kasar,” ujar Tohir saat memberikan sambutan dihadapan ratusan siswa kelas X pada Kamis, 30 Januari 2025.

GLS SMANSA Gresik : Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir ketika memberikan sambutan pembekalan Gerakan Literasi Sekolah ke-9 SMA Negeri 1 Gresik pada Kamis, 30 Januari 2025 ( Foto : SMAN 1 Gresik untuk 1minute.id)

Gurindam adalah puisi lama yang terdiri dari dua baris kalimat dalam setiap baitnya. Gurindam berisi nasihat, petuah atau ajaran moral. Untuk bisa mencapai itu, kata Thohir, siswa harus banyak membaca. 

Sementara itu, ketua GLS ke-9 SMA Negeri 1 Gresik Jaenuri memberikan semangat kepada peserta didik untuk terus berproses menjadi yang terbaik. Caranya, sering membaca dan menulis. “Saya optimistis siswa kelas X bisa lebih baik. Ayo kita berproses,” katanya.

Sebelum acara pembekalan penulisan karya antologi, para ketua kelas menandatangi pakta integritas untuk menulis sesuai dengan deadline yakni pada Mei 2025. Setelah tanda tangan pakta integritas, ada pelepasan puluhan balon beraneka warna. Balon itu terbang dan menempel di atap aula Sunan Giri. Pelepasan balon itu menganologikan bahwa kemampuan sangat dangkal sehingga harus terus belajar dengan ekstra keras lagi. (yad)

Kepala SMA Negeri 1 Gresik Tohir Buka Gerakan Literasi Sekolah ke-9, Satu Kelas, Satu Buku Selengkapnya

Puasa Ramadan Tetap Sekolah. Ini Isi SEB Tiga Menteri

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memutuskan selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi siswa tetap masuk sekolah. Libur sekolah selama Ramadan hanya wacana.

Berdasarkan surat edaran bersama atau SEB tiga menteri yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasme ;  Menteri Dalam Nageri atau Mendagri ; dan Menteri Agama atau Menag bernomor 2 Tahun 2025 : Nomor 2 Tahun 2025 dan Nomor 400.1/320/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi disebutkan. 

Pembelajaran di bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah 12025 Masehi sesuai dengan kalender pemerintah tentang awal Ramadan, Idulfitri, dan cuti bersama/libur Idulfitri yang dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan diatur sebagai berikut.

a. Tanggal 27 dan 28 Februari serta tanggal 3, 4, dan 5 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

b. Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. “Selain kegiatan pembelajaran, selama bulan Ramadan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama,” begitu bunyi SEB tiga menteri tertanggal 20 Januari 2025 itu.

Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia.

Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing.

Tanggal 26,27, dan 28 Maret serta tanggal 2,3,4,7, dan 8 April 2025, merupakan libur bersama Idulfitri bagi sekolah/madrasah/ satuan pendidikan keagamaan. “Selama libur ldulfitri, peserta didik diharapkan melaksanakan silaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan,” katanya.

“Kegiatan pembelajaran di sekolah/ madrasah/satuan pendidikan keagamaan dilaksanakan kembali pada tanggal 9 April 2025,” imbuhnya. 

Masih mengutip SEB tiga menteri itu, juga mengatur peran pemerintah daerah, kantor kementerian agama dan orang tua dalam pembelajaran selama Ramadan. 

Peran pemerintah daerah:

1) menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani oleh sekolah.

2) menyelaraskan waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran di sekolah selama bulan Ramadan.

Peran kantor wilayah Kementerian Agama provinsi/ kantor Kementerian Agama kabupaten/ kota:

1) menyiapkan perencanaan kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan untuk dipedomani madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

2) Menyelaraskan waktu peiaksanaan kegiatan pembelajaran di madrasah/ satuan pendidikan keagamaan selama bulan Ramadan.

Peran orang tua/wali:

1) orang tua/wali membimbing dan mendampingi peserta didik dalam melaksanakan ibadah.

2) memantau peserta didik pada saat melaksanakan kegiatan belajar mandiri.

Demikian Surat Edaran Bersama ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dipergunakan sebagaimana mestinya. (yad)

Puasa Ramadan Tetap Sekolah. Ini Isi SEB Tiga Menteri Selengkapnya

Kick Off Spenda, Sekolah Pertama di Gresik jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google Resmi Dimulai

GRESIK,1minute.id– Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto.  Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi Ariyanto Latif dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu.

Para guru Spenda Gresik sangat antusias mengikuti acara tersebut. Karena mereka mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dari pemateri Kristianto dan dilanjutkan penyampaian meteri oleh Google Coach Trainer Yudi Ariyanto Latif yang juga guru TIK SMP Negeri 3 Sinjai, Sulawesi Selatan. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, setelah elaksanaan kick off dilanjutkan pelatihan level zero selama 4 hari. Kemudian, dilanjutkan untuk training google education level 1 dan 2 oleh pihak Google. “Jika semua tahapan sudah dilalui maka pihak Google akan mengundang sekolah untuk mengambil plakat Sekolah Rujukan Google ke Jakarta,” terang Salim pada Jumqt, 3 Januari 2024.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

Kick Off Spenda, Sekolah Pertama di Gresik jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google Resmi Dimulai Selengkapnya

Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah semester ganjil yang bertepatan libur akhir tahun berakhir. Hari ini, Kamis. 2 Januari 2024 seluruh siswa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai masuk sekolah.

Seluruh sekolah telah bersiap menyambut peserta didik. Mulai Sekolah Dasar hingga jenjang sekolah menengah atas atau SD hingga SMA sederajat. Di SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, diantaranya. Ada yang berbeda di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini.

Sebuah replika Piala Adiwiya Mandiri, penghargaan tertinggi di bidang lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup terpajang di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Replika Piala Adiwiyata Mandiri setinggi 2 meter semakin mempercantik taman sekolah yang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG itu. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengatakan, hari pertama kegiatan belajar mengajar atau KBM semester genap 2025 diawali Khotmil Quran bagi seluruh guru dab siswa muslim.

Khotmil Quran ini dilakukan serentak se Jawa Timur dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. 

“Khatmil quran diikuti seluruh guru, pengawas, staf dan peserta didik untuk memperingati Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama,” kata Salim pada Kamis, 2 Januari 2025. 

Sementara itu, Wakil Kepala bidang Kurikulum Spenda Gresik Rozak pada kesempatan apel pagi hari pertama KBM melakukan sosialisasi kegiatan terbaru dari Kementerian Pendidikan yakni 7 kebiasaan baru, antara lain, pertama bangun pagi, kedua, Ibadah, ketiga sarapan pagi dan keempat, senam pagi. Kebiasaan baru kelima adalah bermasyarakat, keenam tidur cepat dan terakhir, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Juga kebiasaan yang baik lainnya berdoa awal pelajaran selain 3S (senyum, salam dan sapa),” kata Rozak dihadapan ratusan siswa kelas VII hingga IX di halaman sekolah.

Sehari sebelum masuk sekolah telah melakukan persiapan bersama para petugas kebersihan didampingi koordinator lingkungan melakukan penyemprotan anti nyamuk ( fogging dan penyemprotan anti Rayap di tiap ruang kelas dan sudut sekolah untuk antisipasi nyamuk DB serangan rayap.

“Selain itu, juga menguras dan mbersihkan toilet, melengkapi fasilitas ibadah dan kantin dan mempercantik taman depan serta pengecatan sekolah,” terang Mohammad Salim yang hobi menulis itu. (yad)

Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru Selengkapnya

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik

GRESIK,1minute.id – Bila sekolah dasar negeri di Gresik, Jawa Timur mulai kalah bersaing dengan sekolah madrasah atau sekolah swasta. Sebaliknya, Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri di Gresik masih menjadi pilihan utama bagi wali murid maupun calon siswa.

Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik masih belum miliki rencana menambah sekolah di jenjang SMP Negeri ini. Jenjang SMP Negeri saat berjumlah 35 sekolah ; SMP swasta berjumlah 87 lembaga pendidikan.

Merujuk data Penerimaan Peserta Didik Baru 2024 Dispendik Gresik, calon siswa tidak bisa tertampung di SMP Negeri jumlah 2.961 orang. Rinciannya, jalur afirmasi kuota 1.123, pendaftar 1.736 siswa dan diterima 1.053 siswa ; jalur perpindahan orang tua kuota 373, pendaftar 167 , diterima 166 ; jalur zonasi kuota 4.420, pendaftar 5.573, diterima 4.062 ; dan jalur prestasi kuota 2.281, pendaftar 2.583, diterima 1.837 anak.

“Pada PPBD tahun depan, jalur zonasi kemungkinan tetap ada. Tapi, prosentase kami masih menunggu permendiknasmen,” ujar Kepala Bidang atau Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan mendampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto dalam Refleksi akhir tahun di Ruang Ainul Yaqin lantai 2 Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024.

Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka sempat mewacanakan penghapusan jalur zonasi pada PPDB. Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen melakukan pengkajian. Banyak pihak yang menganggap jalur zonasi masih relevan untuk mendorong pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan, tidak ada lagi sekolah favorit di Gresik. Karena semua calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk sekolah negeri. Di Kota Gresik, terdapat empat SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto ; SMP Negeri 2 Gresik berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ; SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. “Saat ini, tidak ada istilah sekolah favorit,” kata S.Hariyanto. (yad)

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik Selengkapnya

SD Negeri di Gresik Mulai Kurang Diminati Siswa 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik menggelar refleksi kinerja akhir tahun 2024. Kadispendik Gresik S. Hariyanto yang memimpin paparan kinerja organisasi perangkat daerah atau OPD berkantor di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik di Ruang Ainul Yaqin pada Senin, 30 Desember 2024. 

S.Hariyanto mengklaim kinerja Dispendik Gresik sangat baik. Indikatornya adalah sejumlah penghargaan yang telah diraih sepanjang 2024. Penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Ombudsman hingga Bupati Gresik.

Dari ombudsman, penghargaan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) dengan nilai 92,84. “Kualitas tertinggi di zona hijau,” kata S. Hariyanto didampingi Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik Syifaul Qulub.

“Tahun depan, kami berharap kualitas pelayanan publik meningkat minimal 96,” imbuhnya. Selain penilaian tingkat kepuasan pelayanan publik, S.Hariyanto juga menjlentrehkan sejumlah program yang telah direalisasikan tahun ini. 

Sejumlah program itu, di antaranya, penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Pusat dan Daerah. Pada 2024, Bosda telah disalurkan untuk SD/MI sebesar Rp 46.544.860.000. Rinciannya, 389 SD Negeri sebesar Rp 18,90 miliar dan 444 SD Swasta sebesar Rp 27,56 miliar. “Tidak semua daerah (kabupaten/kota,Red) memberikan Bosda,” katanya.

Pencarian Bosda, imbuhnya, sempat tersendat. Yakni, Bosda 2023 dicairkan akhir November 2024. “Pernah (pencairan bosda) terlambat, ramainya bagai kebakaran,” terang S.Hariyanto.

Selain bosda, S.Hariyanto juga memaparkan rehabilitasi sekolah. Ia menyebut, pada 2021 sekitar 70 persen kondisi sekolah di Gresik tergolong rusak (ringan, sedang dan berat). Berdasarkan pemetaan kebutuhan rehabilitasi infrastruktur sekolah membutuhkan anggaran Rp 400 miliar.

Pada 2022, katanya, pokok pikiran atau pokir anggota DPRD Gresik ada yang dialokasikan untuk pembangunan infrastrktur sekolah negeri. “Puncaknya tahun ini, sekolah negeri banyak bantuan (pokir dewan),” ujarnya. Pokir adalah pokok pikiran. Jadi pokir merupakan usulan pengadaan barang dan jasa dari anggota DPRD berdasarkan aspirasi masyarakat. Bentuknya, proyek pengadaan barang atau jasa. 

Selama Januari hingga Desember 2024, jenis pekerjaan adalah pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas; pembangunan sarana prasarana dan unitilitas sekolah serta pembangunan laboratorium. Penerima bantuan 1sanggar kegiatan belajar atau SKB ; 3 TK Negeri ; 50 SD dan 18 SMP Negeri. ” Total 134.paket. Tidak ada penunjukkan langsung. Jadi murni tender dan swakelola,” terangnya.

“Khususnya di Pulau Bawean. Sekarang cukup representatif. SD Negeri Bawean hampir sama dengan sekolah di daratan,” imbuhnya. S.Hariyanto mengakui, terkait kualitas sekolah dasar negeri masih kalah dengan sekolah swasta. Karena itulah, banyak sekolah dasar negeri yang kekurangan murid. Ia pun berjanji akan terus memperbaiki sumber daya manusia di sekolah negeri. “Mari kita kolaborasi untuk meningkatkan mutu sekolah negeri,” tegasnya. (yad)

SD Negeri di Gresik Mulai Kurang Diminati Siswa  Selengkapnya

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center

GRESIK,1minute.id – Ratusan anak berkebutuhan khusus atau ABK riang. Mereka bernyanyi, menari bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024.

Wajah mereka terlihat semringah. Usai flas mob anak-anak istimewa itu kemudian naik mobil keliling kantor Bupati Gresik berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu. Mobil kelir hitam dengan setrip warna merah itu bertuliskan BankJatim Peduli. 

Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid yang menyerahkan tiga unit mobil kinyis-kinyis itu secara simbolis kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gebyar Hari Disabilitas Internasional yang mengusung tema “Aku dan Keistimewaanku” itu.

Tiga unit mobil tanggung jawab sosial masyarakat atau Corporate Social Responsibility atau CSR Bank Jatim itu nantinya digunakan untuk antar jemput terapi anak ABK ke UPT Resource Center atau RC Dinas Pendidikan Gresik. “Mulai tahun depan, 3 unit mobil untuk antar jemput anak ABK. Nanti RC Dinas Pendidikan Gresik yang akan membuat jadwal,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia juga meminta kepada orang tua yang memiliki anak istimewa yang membutuhkan antar jemput untuk melapor call center Gresik, 112. “Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik dan tentunya Resource Center ini menjadi sebuah unggulan agar Kabupaten Gresik semakin inklusif tidak meninggalkan atau mengecualikan sekelompok orang khususnya ABK. Semuanya punya hak yang sama mendapatkan kebermanfaatan di Kabupaten Gresik,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

FLAS MOB : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menari bersama di Gebyar Hari Disabilitas Internasional 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid mengatakan, Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur tidak hanya fokus mengelola bisnis, tetapi juga selalu berkomitmen memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Jawa Timur melalui Corporate Social Responsibility (CSR) bankjatim peduli.

Bank Jatim, katanya, turut andil dan mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menciptakan Gresik yang Inklusif dan ramah disabilitas. “Tiga unit mobil bantuan Corporate Social Responsibility Bank Jatim ini adalah sebagai alat transportasi untuk memfasilitasi antar jemput bagi anak-anak disabilitas dalam memperoleh kesempatan yang lebih luas mengakses Pendidikan, perawatan dan pendampingan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Gresik memiliki tiga UPT Resource Center yakni UPT RC di Jalan Proklamasi, Kecamatan Gresik, Wringinanom dan Pulau Bawean. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan anak berkebutuhan khusus di Gresik lebih dari 1.000 anak. Akan tetapi, baru 200 ABK yang intens melakukan terapi di dua UPT Resource Center. “Mobil CSR bantuan Bank Jatim ini nanti yang digunakan untuk antarjemput anak-anak kebutuhan khusus ini,” kata S.Hariyanto. 

Ditempat sama, Wulan, salah orang tua anak ABK tuna netra mengaku senang, Pemkab Gresik menyediakan mobil antar jemput. “Selama ini, Saya nge-grab untuk antar terapi ke UPT RC. Sekali terapi ongkos tranportasi Rp 60 ribu,” kata perempuan yang tinggal di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru itu. (yad)

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik kick off penerapan kandidat sekolah rujukan google atay KSRG. Sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim ini, adalah satu-satu sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mohon doa restu semoga berjalan sukses dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik untuk bijak menggunakan media sosial,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 18 Desember 2024.

Spenda, kata Salim, berkomitmen menjadi Sekolah Rujukan Google dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik yaitu Gresik Cerdas. Pada 14 Oktober 2024 mengadakan studi tiru ke SMP Negeri 3 Madiun, sekolah yang sudah lebih dulu menerapkan pembelajaran berbasis Google. 

“Pada 2 Januari 2025 sebanyak 17 guru atau tenaga pendidik akan memulai workshop guna sertifikasi Google level 0 dan dilanjutkan menuju Level 1 bersama pihak google,” terang Salim yang juga penulis itu.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google  adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik Selengkapnya