Ini Destinasi Wisata Paling Populer di Kabupaten Gresik, bukan Setigi, tapi …?

GRESIK,1minute.id – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gresik menunjukkan tren positif. Tren meningkat. Pada 2022 jumlah wisatawan domestik dan manca negara ‘hanya” 4.133.282 orang. Pada 2024, wisatawan yang berkunjung ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mencapai 7.038.984 orang.

Merujuk data Gresik dalam Angka 2023,  kenaikkan kunjungan wisata ini, antara lain, disebabkan ada fasilitas hotel dan tempat perbelanjaan barang-barang khas Gresik. Penambahan objek wisata yang terjangkau menambah pesona daerah dan membuat wisatawan lebih nyaman di Kabupaten Gresik. 

Data Dinas Pariwisata, Ekonomi kreatif, kebudayaan, pemuda dan olahraga atau Disparekrafbudpora Gresik, memiliki 37 objek destinasi tempat wisata atau ODTW. Puluhan ODTW itu hanya di daratan atau 16 kecamatan dan dua kecamatan yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak, berada di kepulauan yakni Pulau Bawean. Di dua kecamatan di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean, objek wisata adalah destinasi wisata alam. 

Lalu, destinasi wisata apa yang paling populer di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Destinasi wisata yang paling populer bukan Selo, Tirta, Giri atau Setigi. Berdasarkan @gresiktourism.official , akun resmi Disparekrafbudpora Gresik, kunjungan wisatawan ke Setigi “hanya” 20.333 pada 2024. Pesona Setigi yang berada di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah sempat mencapai keemasan di era Abdul Halim, ketika menjabat sebagai Kepala Desa Sekapuk. 

Desa Sekapuk yang awalnya dikenal sebagai desa miskin mendeklarasi sebagai Desa Miliader karena pariwisata. Pasca Abdul Halim lengser dan terbelit persoalan hukum pesona Setigi meredup. Bahkan, kunjungan wisatawan kalah dengan wisata alam Gosari mendapatkan kunjungan wisata 64.165 orang pada tahun lalu.

Wisata alam yang paling populer adalah Pantai Delegan yang dikenal dengan pasir putih selama 2024 mendapatkan kunjungan 293.059 orang.

Lalu, destinasi apa yang paling populer di Kota Santri, Gresik 2024? Destinasi wisata hati yakni Destinasi wisata religi Sunan Giri di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas, dan Syekh Maulana Malik Ibrahim di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik. Dua makam Waliyullah itu, masing-masing mendapatkan kunjungan sebanyak 1.079.973 orang dan 1.002.121 orang. Kini, Anda bisa mengetahui, mengapa Kabupaten Gresik mendapatkan sebutan lain sebagai Kota Wali. (yad)

Ini Destinasi Wisata Paling Populer di Kabupaten Gresik, bukan Setigi, tapi …? Selengkapnya

Desa Miliarder Terkini, Pasca Pengelola Destinasi Wisata Setigi Abdul Halim Ditahan

GRESIK,1minute.id – Hore…!!! Libur sekolah telah tiba. Di Jawa Timur, libur sekolah semester ganjil 2024/2025 di mulai 23 Desember 2024 hingga 31 Desember 2024. Sejumlah pengelola destinasi wisata bersiap menyambut wisatawan selama libur sekolah serta natal dan tahun baru atau Nataru.

Destinasi wisata Setigi, misalnya. Wartawan 1minute.id mengunjungi tempat wisara Selo, Tirta, Giri atau Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 17 Desember 2024 lalu. Tiba sekitar pukul 13.20 WIB. Tiket masuk Rp 15 ribu dan biaya parkir motor Rp 5.000. 

Siang itu kondisi mamring. Sepi. Hanya satu rombongan mobil Innova berjumlah 7 orang penumpang. Mereka dari Surabaya. “Ini mampir kesini. Dulu ramai, tapi sekarang sepi,” kata Efendi, salah satu pengunjung lirih. 

Destinasi wisata Setigi berdiri diatas lahan seluas 2 hektar. Dulu lahan bekas tambang galian C itu digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Pemerintahan Desa Sekapuk dipimpin Abdul Halim menyulap menjadi tempat wisata yakni Selo, Tirta, Giri alias Setigi. 

Desa Sekapuk yang konon dikenal sebagai desa miskin mendeklarasikan sebagai desa miliarder. Pendapatan dari sektor pariwisata, Setigi. Pascalengser, Halim mendekam di rumah tahanan alias Rutan Polres Gresik atas dugaan penggelapan aset desa. Tempat wisata Setigi yang menjadi fonomenal seakan ikut meredup. 

Sejumlah spot yang menjadi jujugan wisatawan domestik atau wisdom dan wisatawan asing seakan kurang terurus. “Pasca Covid-19 pengunjung terus menurun sampai sekarang,” kata seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya. 

Di era keemasan, pengelola mempekerjakan belasan pemuda desa. “Kini hanya 7 anak. Itu pun dua minggu kerja. Dua minggu libur,” katanya. “Saat ini, kami hanya mengandalkan week end saja,” imbuh lelaki itu. 

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  sejumlah spot menjadi daya tarik wisatawan terasa sepi. Jembatan Peradaban, misalnya. Di spot jembatan 

tidak ada seorang pun wisatawan. Padahal, sebelumnya, spot ini nyaris tidak pernah sepi pengunjung. Weekday apalagi Weekend. “Dasar kolamnya bocor. Sekarang masih perbaikan. Jadi air kolam baru diisi masih di ujicoba lagi,” kata warga lainnya. 

Jembatan peradaban yang mengambarkan peralihan peradaban tradisional menuju era modern memiliki panjang sekitar 200 meteran. Lebar 2 meteran. Di bagian ujung jembatan bercat warna putih, terdapat tiga unit rumah adat Papua. Beratap serabut sapu warna hitam dan berdinding kayu. Instanable. Sedangkan, dibawah jembatan itu terdapat telaga dengan air warna hijau.

Kini, pemandangan di spot jembatan peradaban itu berubah 180 derajat. Sepi. Memasuki masa liburan Nataru, pengelola Setigi berbenah agar bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung. (yad)

Desa Miliarder Terkini, Pasca Pengelola Destinasi Wisata Setigi Abdul Halim Ditahan Selengkapnya

Bangun Sumur Bor, Pemeriksaan Kesehatan hingga Bansos 1.000 Paket Sembako di HUT Bhayangkara 

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau tahun ini, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik tak lagi pusing air bersih. Sebab, Polres Gresik telah membuatkan warga setempat sumur bor. 

Pembangunan sumur bor air bersih dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Selasa, 25 Juni 2024. 

Selain peresmian sumur bor dalam rangkaian HUT ke-78 Bhayangkara itu juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial lainnya, seperti Bakti Kesehatan melalui layanan pemeriksaan kesehatan ( tekanan darah, pemeriksaan dokter, tes gula darah, tes kolesterol, tes asam urat dan pemberian obat) gratis bagi masyarakat umum.

Kemudian, penyerahan bantuan sosial atau bansos sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat melalui zoom meeting dengan Kapolda Jatim Irjen Pol. Imam Sugianto. Serta,

Bakti Religi dengan pemberian bantuan kepada 73 rumah ibadah (Musala, Masjid, Gereja) di wilayah Gresik.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, pembangunan sumur bor air bersih ini merupakan wujud komitmen Polres Gresik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih mengalami kesulitan akses air bersih. 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia emas, serta menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada serentak di Jawa Timur.

“Sumur bor air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang Pilkada serentak. Masyarakat Desa Sukorejo menyambut baik kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik atas bantuan dan kepeduliannya terhadap kebutuhan mereka. (yad)

Bangun Sumur Bor, Pemeriksaan Kesehatan hingga Bansos 1.000 Paket Sembako di HUT Bhayangkara  Selengkapnya

Polres Gresik Gelar Permeriksaan Kesehatan Personil Pam TPS 

GRESIK,1minute.id – Ratusan personil Polres Gresik yang bertugas pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) mengikuti pemeriksaan kesehatan di Mapolres Gresik pada Senin, 12 Februari 2024. Pemeriksaan kesehatan bagian dari Operasi Mantap Brata Semeru 2024.

Pemeriksaan kesehatan (Rikkes) yang diikuti 382 personil ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan personil agar dapat melaksanakan tugas pengamanan pencoblosan pada 14 Februari 2024 dengan optimal. Rikkes ini meliputi Tensi (tekanan darah), TB/BB (tinggi badan dan berat badan), Cek GDA (Guadarate, Darah, Asam Urat), EKG (Elektrokardiogram) dan konsultasi dokter.

Selain pemeriksaan kesehatan, personil juga mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang cara menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan bahwa Rikkes ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan personil dalam melaksanakan tugas pengamanan TPS. “Saya berharap dengan Rikkes ini, seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan TPS dapat melaksanakan tugasnya dengan optimal dan dalam keadaan sehat,” kata AKBP Adhitya Panji Anom.

Kegiatan Rikkes ini merupakan bagian dari persiapan Polres Gresik dalam rangka mengamankan Pemilu 2024. Polres Gresik telah mengerahkan seluruh personilnya untuk mengamankan jalannya pemilu 2024 di wilayah Kabupaten Gresik. “Diharapkan dengan persiapan yang matang, Pemilu 2024 di wilayah Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya. (yad)

Polres Gresik Gelar Permeriksaan Kesehatan Personil Pam TPS  Selengkapnya

Bus Wisata Bandar Grissee Beroperasi, Susur Kawasan Heritage Kolonial sampai Kampung Arab

GRESIK,1minute.id – Bus wisata Bandar Grissee mulai beroperasi pada Sabtu, 20 Januari 2024.  Bus susun berkapasitas 40 tempat duduk itu menyusuri sejumlah ruas jalan di Gresik Kota Lama (GKL). Harga tiket Rp 5 ribu. 

Guide Susur Bandar Grissee Imam Wahyu mengatakan, bus susun memiliki kapasitas 40 tempat duduk. Lantai satu dan lantai dua yang tanpa kap. ” Untuk keamanan penumpang hanya diisi 35 penumpang,” kata Wahyu di konfirmasi 1minute.id pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Bus wisata Bandar Grissee ini, start depan GNI Jalan Pahlawan, Alun-alun Jalan KH Wachid Hasyim, Jalan Raden Santri- kawasan heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat- A.K.S Tubun, kamping Arab di Jalan KH Zubair – Jalan Agus Salim dan finish GNI. “Bus hanya berhenti di Bandar Grissee sebentar. Tapi, penumpang tidak turun,” kata Wahyu yang ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gresik itu.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  sekitar pukul 16.40 WIB, bus wisata Bandar Grissee belum penuh. Penumpang didominasi ibu-ibu dan anak memilih untuk duduk di bagian lantai dua bus tersebut. Cuaca mendung ditambah semilir angin menjadi sebuah sensasi baru naik bus tanpa kap itu.

Berdasarkan flayer Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik bus wisata beroperasi dua hari selama sepekan yakni Sabtu dan Minggu. Tiga kali trip, 15.00 WIB – 17.30 WIB ;  pukul 18.30 WIB – 19.30 WIB dan terakhir, pukul 19.30 WIB – 21.00 WIB. Sedangkan tiket dewasa Rp 5 ribu dan anak-anak atau pelajar Rp 3 ribu. “Untuk sementara ini, trip pendek,” tegas Wahyu. (yad)

Bus Wisata Bandar Grissee Beroperasi, Susur Kawasan Heritage Kolonial sampai Kampung Arab Selengkapnya

Dukung Event WSL Krui Pro 2023, Imigrasi Kotabumi Beri Layanan Izin Tinggal untuk WNA

PESISIR BARAT,1minute.id – Pelaksanaan Event World Surfing League (WSL) Krui Pro 2023 QS5000 yang berlangsung di Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung menjadi perhatian berbagai pihak. Mulai dari para pelaku usaha makro maupun mikro, hingga berbagai instansi vertikal maupun daerah. Event berskala internasional ini digelar mulai  12 – 18 Juni 2023.

Ajang ini selain menawarkan suguhan olahraga, pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga turut menawarkan keindahan pariwisata dan budaya daerah. Bahkan, Imigrasi Kotabumi turut hadir langsung untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.

Event ini dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri, Staf Ahli Manajemen Bidang Krisis, Padjar Utomo, selaku perwakilan Kementerian Pariwisata, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, dan Kepala Divisi Keimigrasian Lampung Teodorus Simarmata. Turut hadir pula, Kepala Kantor Imigrasi Kotabumi Imam Setiawan dalam membuka kegiatan.

Imigrasi Kotabumi juga melakukan pengawasan dalam kegiatan perlombaan ini, baik pengawasan para atlet (WNA), tim ofisial maupun tim pendukung serta penonton, agar mereka dapat berkompetisi secara nyaman.

Tidak hanya itu, dalam rangka menyambut dan mendukung pelaksanaan event Internasional tersebut, imigrasi Kotabumi juga memberi “layanan on the spot” kepada para atlet internasional, para ofisial tim dan para pendukung tim. Layanan ini berupa Izin Tinggal Keimigrasian Warga Negara Asing (WNA) terhitung sejak 12-18 Juni 2023.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Bupati Kabupaten Pesisir Barat Agus Istiqlal, dan Ketua PSOI (Persatuan Selancar Ombak Indonesia) Pandu Sjahrir mengapresiasi kehadiran imigrasi Kotabumi. Pasalnya, sudah memberikan kemudahan kepada para atlet, tim ofisial dan pendukung untuk memperpanjang layanan izin tinggal keimigrasian WNA dengan membuka layanan Izin Tinggal Keimigrasian “on the spot” ditempat acara perlombaan berlangsung.

Kepala Kantor Imigrasi Kotabumi Imam Setiawan, juga terjun langsung mengawasi kegiatan para atlet internasional yang ikut berlaga di event tersebut. “Ini sangat penting dilakukan karena event internasional ini diikuti oleh 294 atlet yang berasal dari 14 negara,” ujar Imam Setiawan.

Imam Setiawan mendukung penuh pelaksanaan event WSL tersebut. Utamanya memberikan kemudahan pengurusan izin tinggal WNA selama kegiatan berlangasung. “Kami hadir untuk memastikan agar para atlet wna, para official tim, dan pendukung merasa nyaman,” pungkasnya. (yad)

Dukung Event WSL Krui Pro 2023, Imigrasi Kotabumi Beri Layanan Izin Tinggal untuk WNA Selengkapnya

Pesona Gunung Bromo Belum Tertandingi

PROBOLINGGO,1minute.id –  Pesona Gunung Bromo belum ada tandingannya di Jawa Timur. Statusnya sebagai gunung berapi dengan ketinggian lebih dari 2.329 meter diatas permukaan laut (mdpl)  menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya. 

Menjelang akhir cuti bersama libur lebaran Idul Fitri 2023  di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sesak pengunjung. Begini suasana Gunung Bromo pada Senin, 24 April 2023 dari bidikan fotografer 1minute.id Chusnul Cahyadi menggunakan kamera smartphone menggunakan mode pro dan panorama. (*)

BUKIT CINTA
Wisatawan berjubel di Bukit Cinta untuk melihat "lukisan" Sang Khaliq saat Sunrise di Gunung Bromo pada Senin, 24 April 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 4 »
Pesona Gunung Bromo Belum Tertandingi Selengkapnya

Libur Lebaran Idul Fitri 2023, Pantai Delegan Jadi Tujuan Favorit Warga, Polres Gresik Patroli Harkamtibmas 

GRESIK,1minute.id–  Libur lebaran  2023  menjadi berkah bagi pengelolaDestinasi wisata alam dan buatan di Kabupaten Gresik. Diantaranya, wisata Pantai Pasir Putih Delegan. Mulai hari  pertama lebaran sampai H+3 lebaran pada Senin, 24 April 2023 wisata alam yang dikelola oleh pemerintah desa (pemdes) Delegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik seakan tidak pernah sepi  pengunjung. 

Ribuan warga mengalir tiada henti mengunjungi destinasi wisata alam yang dengan pasir putih itu. Aparat kepolisian meningkatkan keamanan di tempat wisata alam itu untuk memastikan wisatawan merasa nyaman ketika menghabiskan waktu libur lebaran 2023. 

Kesatuan Samapta Polres Gresik menerjunkan beberapa personil untuk memberikan pengamanan kepada para wisatawan domestik (wisdom) di pantai Delegan itu. Patroli tempat wisata itu dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono, patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) untuk memberikan perasaan aman kepada masyarakat yang sedang berwisata pada libur lebaran 2023.

PATROLI: (kiri) Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono saat melakukan patroli harkamtibmas di tempat wisata Pantai Delegan pada Senin, 24 April 2023 ( Foto : Polres Gresik for 1minute.id)

Selain patroli harkamtibmas, imbuhnya, aparat kepolisian juga memberikan himbauan kepada para wisatawan untuk mematuhi peraturan dan peralatan keselamatan yang ada di tempat wisata.  “Alhamdulillah sampai saat ini suasana tetap kondusif. Aman,” kata AKP Sugeng Sulistiyono pada Senin, 24 April 2023.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan libur cuti bersama Lebaran mulai 19-25 April 2023. Selama libur lebaran itu, aparat kepolisian resor Gresik mengerahkan 247 personil dengan dibantu oleh TNI. Polres Gresik mendirikan satu pos pelayanan ( Posyan ) dan lima pos pengamanan (Pospam) selama mudik lebaran. 

Diantara ratusan personil melakukan pengamanan di sejumlah tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat serta objek vital (obvit) yang ada di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Libur Lebaran Idul Fitri 2023, Pantai Delegan Jadi Tujuan Favorit Warga, Polres Gresik Patroli Harkamtibmas  Selengkapnya

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Destinasi wisata baru dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat sore, 16 Desember 2022. Destinasi anyar itu bernama Bandar Grissee. Tempat hangout itu berpusat di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan / Kabupaten Gresik. 

Bandar Grissee menambah khazanah baru bagi masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dan Indonesia. Sebab, Bandar Grissee menyajikan nuansa lain. Ada nuansa religi, budaya dan edukasi. Wisatawan bisa mengunjungi tempat-tempat destinasi itu di Gresik Kota Lama (GKL). Untuk mengunjungi destinasi yang ada di Bandar Grissee tidak cukup sehari. Karena itu, rangkaian launching Bandar Grissee ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar selama 3 hari, Jumat sampai Minggu, 16-18 Desember 2022. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sholahuddin Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri puncak launching Bandar Grissee pada Minggu, 18 Desember 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Bandar Grissee akan menjadi salah satu ikon budaya dan toleransi terbaik di Kabupaten Gresik dan Indonesia. “Kami merasa bangga, karena Bandar Grissee ini punya banyak sekali keunikan. Salah satunya adalah budaya dan toleransi. Karena disini kita diapit oleh tiga kawasan yang berbeda sejak dulu. Ada Kampung Arab, Kampung Pecinan, dan Kampung Kolonial yang memiliki kebudayaan yang berbeda,” ujarnya. Tentu saja, Kampung pribumi. 

Menurut beberapa literatur, Bandar Grissee sendiri sudah ada sejak sekitar tahun 1.400 M, merujuk pada zaman Sunan Giri. Dinamakan Bandar karena lokasinya yang  dekat dengan pelabuhan. Sedangkan Grissee yang merujuk pada sebutan Gresik saat zaman kolonial. Perancangan tempatnya sendiri berdasarkan potret gambar yang telah ada sejak dulu.

Tampak hadir di acara launching Bandar Grissee yang dipusatkan di Gardu Suling ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto. Serta, perwakilan perusahaan dan para Pegiat kebudayaan di Kota Santri ini. 

Dalam pembukaan kali ini juga diserahkan hadiah lomba kontes videografi yang digelar beberapa waktu lalu. Dengan Juara I Ahmad Kholilullah dengan judul “Bandar Grissee”, Juara II Arendra Afriansyah dengan judul “Melekat Kisah Peradaban”, Juara III Muhammad Fathurrochman dengan judul “Kota Kita Bandar Grissee”. (yad)

Bandar Grissee Resmi Dilaunching,  Wabup Gresik : Ikon Budaya dan Toleransi di Indonesia  Selengkapnya

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan

GRESIK,1minute.id – Satu lagi destinasi wisata hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Wisata Kemudi Warrior. Wisata susur sungai ini di launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 15 Oktober 2022. 

Masyarakat semakin banyak alternatif tempat berwisata. Apalagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah fokus berkolaborasi mewujudkan desa wisata. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik, khususnya yang ada di desa. Membangun Desa, Menata Kota. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas antara pemerintah dan desa itu wajib dalam mewujudkan desa wisata. ” (Desa Wisata) tidak mungkin dapat dicapai hanya dengan cara bekerja yang biasa-biasa saja, maka kita butuh yang namanya akselerasi dalam bekerja,”kata Fandi Akhmad Yani saat lauching Desa Wisata “Kemudi Warrior ” di Desa Kemudi, Kecamatan Duduksampeyan  Kabupaten Gresik.

Hadir dalam acara itu,Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik Hamzah Takim, Pimpinan Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya Mulyono, Asisten I Suyono, para kepala Organisasi perangkat daerah (OPD) serta Kepala Desa Kemudi Mochammad Lazin. 

Kemudi Warrior, merupakan wisata susur sungai, yang menggunakan perahu dengan kapasitas 18 orang. Perahu tersebut merupakan hasil Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pegadaian senilai Rp 55 juta. Gus Yani- sapaan akrab Fandi Akhmad Yani melanjutkan, terwujudnya desa wisata ini tidak terlepas dari program Presiden Joko Widodo.

“Jadi desa wisata ini adalah titipan program dari presiden, wisata ini menjadi prioritas pak presiden di 2023 yang harus dikembangkan. Yang mana selanjutnya warga sekitar akan diarahkan untuk untuk berwisata di desa-desa, tujuannya adalah untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat desa,”ujarnya.

Secara langsung, Gus Yani juga mengarahkan untuk seluruh elemen masyarakat agar turut serta membantu proses pengembangan wisata, khususnya karang taruna. Mengingat potensi dari Desa Kemudi sendiri masih cukup besar dengan nilai plusnya yang masih alami.

“Kembangkan agar terus berkelanjutan, tidak hanya berhenti disini, kita lihat potensi lingkungan ini masih alami. Banyak jenis hewan dan burung yang ada disini, sehingga bisa nantinya dijadikan sebagai wisata edukasi anak-anak,” tandasnya. Pariwisatamerupakan sektor yang bersifat multiplier effect, yaitu suatu keadaan dimana pengembangan  pariwisata  mampu mempengaruhi perkembangan sektor- sektor lain yang mendukung keberlangsungan sektor pariwisata.

UMKM, misalnya. Pada kesempatan itu, Gus Yani menyerah secara simbolis nomor izin berusaha (NIB) kepada pemilik usaha Otak-otak Bandeng dan Susu Kedelai. Gus Yani mengingatkan, agar seluruh usaha yang ada termasuk UMKM dan wisata, melek terhadap perkembangan teknologi.Harapannya di 2023 Desa Kemudi akan menjadi salah satu Desa Mandiri di Gresik. “Kita manfaatkan teknologi sekarang ini agar bisa memaksimalkan usaha kita, mulai dari offline sampai dengan online.” ujarnya.

Pimpinan Pegadaian Kanwil XII Surabaya Mulyono mengatakan, bantuan dari Pengadaian tidak akan berhenti disini. Dirinya menuturkan akan memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menunjang performa dari pelaku UMKM. Untuk itu, Mulyono juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan pembinaan kepada Desa Kemudi. Dengan pembinaan, dia akan memastikan usaha yang dijalankan masyarakat lewat KUR dari Pegadaian akan dapat berkembang pesat.

“Kita membina tidak hanya jualan saja, tapi bagaimana warga dalam menjaga kredibilitas atau performa sebagai pengusaha agar menghasilkan dan berkah,”ucapnya.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani juga menyampaikan, PKK selalu mendukung program di desa agar dapat berkembang dari desa maju menjadi Desa Mandiri. “Kita dari PKK terus mendorong dari pokja 1 sampai 4 supaya PKK di masing-masing desa berjalan berkesinambungan dengan desa, karena kalau PKK di suatu desa itu maju biasa akan berbanding lurus dengan pemdesnya,”ujarnya.

Desa Wisata “Kemudi Warrior”, satu-satu desa wisata di Kecamatan Duduksampeyan. Sejumlah pihak berharap, Kemudi Warrior sebagai pematik adanya desa wisata lainnya. 

“Adanya desa wisata ini, menjadi pemicu untuk desa yang lain dalam bersaing secara sehat mengembangkan desanya,”harap Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi diamini Kades Kemudi Mochammad Lazin. (yad)

Bupati Gresik Launching Kemudi Warrior, Desa Wisata Susur Sungai Pertama di Duduksampeyan Selengkapnya