Meriah, Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar PGP Jatim di SMA Negeri 1 Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar dipusatkan di SMA Negeri 1 Gresik di buka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 4 Juli 2023. Kegiatan ini adalah Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 7 di wilayah mitra Provinsi Jawa Timur.

Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, kegiatan ini sangat penting untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pendidikan. Selain itu membangun kesamaan pandangan atas berbagai kebijakan bidang pendidikan serta implementasinya. “Kegiatan panen hasil ini akan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Gresik,” ungkap Wabup perempuan berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaankarib-AminatunHabibah melanjutkan, pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab semua pihak, tak terlepas dari pemerintah dan masyarakat.

“Pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik,” tegas mantan Kepala SMK Assa’adah , Kecamatan Bungah itu. Ia pun mengapresiasi festival hasil panen belajar PGP Angkatan 7 sudah bisa menampilkan hasilnya. Selain belajar sekaligus memberikan ilmu terbaik untuk anak didik nantinya di Kabupaten Gresik.

“Anak-anak kita membutuhkan bimbingan dan motivasi dari guru, persoalan yang ada di Kabupaten Gresik terutama adalah pendidikan. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Gresik tidak eman menggelontorkan anggaran pendidikan,” katanya serius dalam Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Jawa Timur ini dihadiri 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Gresik Kiswanto,  Ketua Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur yang diwakili Yudi Setiyanto dan Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto. Serta, Kepala SMA Negeri 1 Gresik Syafaul Anam. (yad)

Meriah, Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar PGP Jatim di SMA Negeri 1 Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Ajak Jemaah Teladani Akhlaq KH Abdul Karim

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memenuhi Pondok Pesantren (Ponpes) Alkarimi di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun. Jemaah datang untuk ngalab berkah. Menghadiri Haul ke-131 Almaghfurlah KH. Abdul Karim, pendiri Ponpes Alkarimi. 

Tampak hadir ditengah jemaah yang menyemut itu, antara lain, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Habib Umar Muthohar dari Semarang, KH. Muhammad Yusuf Chudlori (Magelang), Ketua PWNU Jatim KH. Marzuqi Musta’mar, Ketua LP. Ma’arif NU Gresik H. Muhammad Mujib, Pengasuh Ponpes Al Karimi KH. Abdul Muhshi dan Camat Dukun Gunawan P. Atmaja, 

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak para jemaah yang hadir meneladani akhlak para ulama dan guru-guru kita terdahulu. “Melalui haul ini, kita akan dapat meneladani sifat para ulama dan guru-guru kita terdahulu. Agar nantinya dapat bermanfaat dalam bermasyarakat terutama dalam beragama,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah pada Senin, 3 Juli 2023.

Ponpes Al Karimi di Tebuwung ini, salah satu pondok tertua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Tahun ini, pondok yang didirikan oleh KH Abdul Karim ini memasuki usia lebih satu abad tepatnya 131 tahun. Pengurus Besar  Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasi karena melampaui usia organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari. NU berusia 1 Abad.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pondok Pesantren Al Karimi yang konsisten membantu Pemkab Gresik dalam mendidik putra putri kita semua,” kata wabup berlatar pendidik itu.

Pada kesempatan itu, Bu Min memaparkan capaian program pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang memasuki tahun ketiga ini. Salah satunya, program mensejahterakan masyarakat. Mulai dari bidang kesehatan hingga peningkatan infrastruktur.

“Saat ini kami di Pemkab Gresik sedang mengerjakan banyak hal. Diantaranya adalah program Universal Health Coverage (UHC) untuk berobat gratis dan peningkatan infrastruktur jalan yang Insya Allah pada 2024 ini akan banyak titik jalan yang kita tuntaskan,” ujarnya. Tahun ini, progres infrastruktur telah berjalan sampai 70%. Sisamya, 30% akan dituntaskan pada 2024 mendatang.

Sementara itu, Kepala Bakorwil Bojonegoro Agung Subagyo mengatakan peringatan haul ini, dapat meningkatkan tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah para kyai, ulama, pengurus, dan santri Ponpes Al Karimi. Sehingga, para santri diharapkan dapat membangkitkan semangat dalam menjunjung tinggi rasa nasionalisme bangsa Indonesia.

“Maka kita khususnya para santri perlu mengambil bagian dan memberikan kontribusi kepada bangsa sesuai kemampuan yang dimiliki,” kata Agung Subagyo mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Ajak Jemaah Teladani Akhlaq KH Abdul Karim Selengkapnya

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas 

GRESIK,1minute.id – Mujiono, 39, merengang nyawa di tangan Bonadi, 44, tetangganya di Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Bagian kepala dan bibir korban berdarah-darah setelah dikepruk oleh tersangka Bonadi menggunakan kayu usuk jati ukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter. 

Setelah dua hari menjalani perawatan di rumah sakit Mujiono meninggal. Bonadi pun meringkuk di hotel prodeo Polres Gresik. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan mati. “Tersangka terancam hukuman  maksimal 7 tahun penjara,” kata Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan pada Senin, 3 Juli 2023.

Menurut keterangan polisi, penganiayaan terhadap korban Mujiono yang dilakukan oleh tersangka Bonadi ini terjadi pada 21 Juni 2023 sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi berada di belakang rumah tersangka di Desa Kesambenkulon. Sejumlah warga setempat melihat korban Mujiono dikepruk dengan kayu jati oleh tersangka Bonadi. 

Kayu berukuran 3 x 5 cm dan pajang 1 meter mengenai bagian kepala dan wajah sehingga membuat korban Mujiono tersungkur. Dalam kondisi korban jatuh tertelungkup itu, tersangka menindih. Seorang warga bernama Budiono melerai dengan cara mendorong tubuh tersangka yang berada diatas tubuh tersangka. 

Setelah itu, korban Mujiono kabur meminta pertolongan kepada Eko, salah montir motor yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Melihat bagian kepala dan wajah korban Mujiono berdarah Eko membawa ke Puskesmas Kesambenkulon untuk mendapatkan perawatan. Sekitar pukul 19.00 WIB, kondisi kesehatan korban semakin drop kemudian di rujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik.  ‘Selama dua hari korban di rawat ke rumah sakit,” ujar polisi. 

Akan tetapi, tuhan berkehendak lain. Korban Mujiono dikabarkan meninggal pada Jumat, 23 Juni 2023 sekitar pukul 07.00 WIB. “Farid, salah satu perangkat desa yang kali pertama mendapat kabar korban meninggal,” jelasnya. 

Kabar Mujiono meninggal setelah dianiaya oleh Bonadi cepat menyebar hingga ke telinga polisi. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan saksi-saksi dan oleh tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah barang bukti, polisi kemudian mengamankan dan menetapkan Bonadi sebagai tersangka. Bonadi langsung di tahan. 

Tersangka Bonadi berdalih murka karena anaknya, bernama Yudan diancam oleh korban Mujiono. “Anak saya diacungi celurit oleh korban,” kata Bonadi di Polres Gresik. Nasi sudah menjadi bubur, karena Bonadi tidak menahan emosi akhirnya meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik karena perbuatannya. (yad)

Anak Diacungi Clurit, Bapak Murka Hajar Tetangga Sampai Tewas  Selengkapnya

Polres Gresik Ringkus Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri 5 Kali

GRESIK,1minute.id – Usia Delima (samaran) masih 13 tahun. Namun, bocah kelas VI Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu harus menanggung beban psikologis yang berat. Delima menjadi korban pencabulan. 

Yang bikin ngelus dada, pelaku adalah ayah tiri, yang seharusnya menjadi pelindung anak, malah “menerkam” anaknya. Pelaku bernama Khoirul Umam. Lelaki 29 tahun ini tinggal di Kecamatan Sidayu. Polisi bertindak cepat. Sejumlah anggota dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap Khoirul Umam di Desa Lewolaga, Kecamatan Titahena, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Penangkapan tersangka cabut itu dipimpin oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ipda Hepi Muslih Riza bersama tim Reskrim Polres Flores Timur NTT. ” Tersangka kami tahan,” tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra di Mapolres Gresik pada Senin, 3 Juli 2023.

Kompol Erika didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan melanjutkan, selain mengamankan tersangka, p0juga menyita barang bukti milik korban Delima berupa sepotong baju warna merah dan celana panjang jenis leging warna hitam.

“Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni Pasal 82 UURI No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang –Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” jelas mantan Waka Polres Jombang itu.

Menurut keterangan polisi, pencabulan yang dilakukan oleh tersangka Khoirul Umam kepada anak tirinya, Delima terungkap pada Rabu, 14 Juni 2023. Hari itu, sekitar 20.00 WIB. Nur Imam menyambangi rumah anak kandungnya, Delima di Kecamatan Sidayu. Saat itu, Nur Imam mendapatkan cerita Delima yang membuat nafas sesak seketika. Delima mengaku tubuhnya digeranyangi oleh ayah tirinya, Khoirul Umam sebanyak lima kali. 

“Pencabulan dilakukan ketika semua tidur,” terang polisi. Sekali, dua kali korban pasrah. Namun, tersangka Khoirul Umam semakin ketagihan membuat psikologis Delima terguncang. Delima semula diam karena diancam oleh ayah tirinya. Akan tetapi, seperti kata pepata, sepandai-pandai menyembunyikan bangkai pasti akan tercium bau busuk.

Pada saat, Nur Imam datang, Delima langsung menceritakan kejadian pahit tersebut kepada ayah kandungnya. “Ayah korban kemudian melaporkan ke kami (Polres Gresik),” kata polisi.  Rupanya, Khoirul Umam mendengar perbuatan laknatnya kepada Delima terbongkar sehingga melarikan diri ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Polisi bergerak dan meringkus Khoirul Umam.. (yad)

Polres Gresik Ringkus Ayah Bejat Cabuli Anak Tiri 5 Kali Selengkapnya

Mahasiswa KKN UPNVJT Berikan Pelatihan Interaktif Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran HACCP 

SURABAYA,1minute.id – Nur Dyah Bela Putri melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo. Dalam KKN itu,  mahasiswa semester VI Jurusan Teknologi Pangan UPN “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada belasan staf dari departemen quality control (QC).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) di industri.

Selain Bela-sapaan akrab-Nur Dyah Bela Putri, acara itu menghadirkan narasumber lainnya dari perusahaan tersebut. Karena pelatihan dilakukan secara interaktif. Di akhir pelatihan juga dilakukan pengerjaan studi kasus dan kegiatan latihan simulasi. 

Menurut Nur Dyah Bela Putri, pengetahuan mengenai keamanan pangan sangat penting untuk dimiliki terutama bagi industri pangan. Industri pangan berperan dalam menyediakan produk makanan yang baik, aman, dan berkualitas bagi konsumen.

“Makanan yang memiliki klaim tersebut harus terjamin keamanannya dan bebas dari kontaminan yang berbahaya,” kata Bela dalam siaran pers yang diterima redaksi 1minute.id pada Minggu, 2 Juli 2023. Mahasiswa semester VI Fakultas Teknik, Jurusan Teknologi Pangan UPNVJT itu melanjutkan, dalam industri pangan, masalah keamanan pangan menjadi prioritas utama, sehingga pada umunya industri mencari suatu sistem yang mampu diterapkan dengan sistem pencegahan. 

“HACCP menjadi pilihan banyak industri pangan karena HACCP merupakan sistem pengendalian keamanan pangan berdasarkan tindakan pencegahan,” ujarnya. Pelatihan dan sosialisasi bertempat di PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo pada 18 Maret 2023.

PT Charoen Pokphand Indonesia Food Division Berbek Plant Sidoarjo merupakan salah satu industri makanan yang bergerak di bidang pengolahan daging menjadi sosis siap santap. Pengetahuan dan kesadaran mengenai HACCP pada Departemen QC di industri tersebut memerlukan pendalaman.

“Saya melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di industri tersebut ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penerapan HACCP di industri,” terangnya. 

Pelatihan yang dilakukan terdiri dari sosialisasi dan pelatihan interaktif berupa pengerjaan studi kasus dan pelatihan simulasi. Penggunaan studi kasus dan latihan simulasi dalam pelatihan interaktif bertujuan untuk melibatkan peserta secara aktif, mendorong pembelajaran berbasis pengalaman, dan memperkuat pemahaman konsep serta aplikasinya dalam konteks pekerjaan.

Hasil dari pelatihan tersebut diketahui memberikan peningkatan pemahaman dan kesadaran Departemen QC dalam menerapkan prinsip HACCP. Hasil ini diperoleh dari membandingkan nilai pengerjaan pre-test dan post-test pada saat pelatihan. Nilai rata-rata dari pengerjaan pre-test dan post-test mengalami peningkatan sebanyak 26,4 poin dengan nilai pre-test sebesar 65,4 poin, sedangkan nilai post-test sebesar 91,8 poin  (yad)

Mahasiswa KKN UPNVJT Berikan Pelatihan Interaktif Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran HACCP  Selengkapnya

Polres Gresik Peduli, Rujuk Saeni, Kakek 74 Tahun Dirujuk RSUD Ibnu Sina Gresik 

GRESIK,1minute.id–  Tubuh Saerni terlihat kurus. Sesekali tubuh kakek 74 tahun itu berguncang ketika batuk. Saeni diduga mengidap penyakit paru-paru. Sudah lebih dari setengah tahun ini, kakek Saeni hanya bisa berbaring diatas tempat tidur dari kapuk.

Tidur di rumah sederhana di Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Dinding rumah ayah delapan anak, dua diantaranya meninggal itu belum diplester semen, sehingga terlihat batu bata putihnya itu. Selama ini, Saeni berobat menggunakan kartu Indonesia Sehat (KIS).

Namun, jarak rumah Saeni di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah dengan rumah sakit umum daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik sekitar 27 kilometer sehingga kesulitan berobat. Kabar Saeni sedang berbaring di rumah sederhana itu, terdengar oleh Iptu Sugioto. Kepala Seksi Dokkes Polres Gresik itu bergegas menuju rumah Saeni.

Ia membawa peralatan medis sederhana itu memeriksa kesehatan Saeni. Iptu Sugioto, adalah dokter andalan di Polres Gresik. Ia beberapa kali terlihat terjun langsung untuk memberikan pemeriksaan kesehatan kepada warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 
Antara lain, Mbah Siti, 82 tahun dan adiknya, Mbah Simah, 80 tahun. Mereka tinggal di Dusun Karangploso, Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Juli 2020 lalu. Dua bersaudara ini  yang sama-sama mengalami kebutaan karena faktor usia.

RUJUK PASIEN : Tim Urs Dokkes Polres Gresik ketika mengevakuasi Saeni, 74, warga Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik untuk perawatan ke RSUD Ibnu Sina Gresik pada Sabtu, 1 Juli 2023 ( Foto: Polres Gresik for 1minute.id)

“Setelah kita lakukan pemeriksaan awal di kediamannya, yang bersangkutan perlu tindakan medis lebih lanjut. Kondisi Perlu infus dan lain-lain mengembalikan kondisi Saeni lebih baik,” ucap Kasi Dokkes Polres Gresik Iptu Sugioto pada Sabtu, 1 Juli 2023. 

Bersama anggota Polres Gresik langsung mengevakuasi Kakek Saeni dari dalam kamar menuju mobil ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik.

Keluarga kakek Saeni, Muhammad Lipin, 42, mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Polres Gresik. “Terimakasih kepada bapak Kapolres atas bantuannya kepada bapak saya Saeni. Atas partisipasinya, Polres Gresik datang ke rumah saya membantu bapak Saeni,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mendoakan agar kakek Saeni segera sembuh. Sehat seperti sediakala usai mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

“Selama ini kakek Saeni mengalami sakit dan dalam momen Hari Bhayangkara yang ke-77 ini, sehingga saya selaku Kapolres berkoordinasi dengan Dokkes Polres Gresik, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa untuk memberikan bantuan berupa paket sembako dan merujuk kakek Saeni ke rumah sakit,” ucap Kapolres. (yad)

Polres Gresik Peduli, Rujuk Saeni, Kakek 74 Tahun Dirujuk RSUD Ibnu Sina Gresik  Selengkapnya

Polwan Polres Gresik Bagikan Makan Siap Saji, Santri  Ponpes Salafiyah Nurul Ulum Semringah

GRESIK,1minute.id – Krop Bhayangkara genap berusia 77 tahun, Sabtu besok, 1 Juli 2023. Puluhan anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Gresik melakukan memasak makanan untuk dibagikan kepada sejumlah pondok pesantren (Ponpes) dab masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Diantaranya, Ponpes Salafiyah Nurul Ulum Nargosari, Kecamatan kebomas Kabupaten Gresik. Menu makanan itu lauknya daging. Daging kurban yang telah disebelih di Polres Gresik. Puluhan santri semringah. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Lantas AKP Agung Fitransyah menjelaskan keterlibatan anggota Polwan pada kegiatan kali ini merupakan bentuk loyalitas serta pelayanan prima bagi masyarakat. “Ini adalah bentuk loyalitas serta pelayanan kami anggota Polwan kepada masyarakat, apalagi menjelang hari Bhayangkara ke – 77,” terang AKP Agung Fitransyah. Sebanyak 50 kotak makanan siap saji yang distribusikan. 

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ulum Ustad Jauharudin mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Gresik yang berkenan memberikan bantuan daging siap saji kepada kami. “Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan pak Kasat lantas Khususnya Polwan Polwan Gresik yang berkenan datang dan menyalurkan daging siap saji kepada kami, Semoga bisa bermanfaat bagi kami,“ kata ustad Jauharudin. (yad)

Polwan Polres Gresik Bagikan Makan Siap Saji, Santri  Ponpes Salafiyah Nurul Ulum Semringah Selengkapnya

Motor Sport Vs Honda Grand Adu Banteng,Dua Meninggal, Tiga Luka-luka

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Raya Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Kabupaten Gresik pada Rabu dini hari, 29 Juni 2023. Kecelakaan dua pengendara motor itu mengakibatkan dua orang meninggal dan tiga orang luka parah. Korban meninggal dan luka-luka dibawah ke Rumah Sakit Wates Husada dan Rumah Sakit Wali Songo.

Korban meninggal adalah berinisial DBF, 14, warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan Ariyani Marfianto, 20, warga Desa Talun, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan, korban luka-luka berinisial WS, 14, dan DM, 14. Keduanya warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan Ahmad Rizal, 21, warga  Desa Dawarblandong, Mojokerto. 

Informasi yang dihimpun, Rabu, 29 Juni 2023 pukul 01.00 WIB, tiga pelajar usai melakukan takbir keliling. Perut mereka lapar dan mencari makan di Pasar Kedungpring. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Grand nomor polisi (Nopol) L 3837 WU. Pelajar berinisial WS membonceng dua temannya, yakni berisial DM dan BDF. 

Selesai makan, ketiga pelajar yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor tujuan pulang ke rumahnya. Motor melaju dengan kecamatan sedang. Sekitar 400 meter dari utara Masjid As Syuro tepatnya di Jalan Raya Desa Kedungpring. Dari berlawanan melaju pengendara motor Honda CBR nopol S 5136 SU. Motor lanang itu di joki oleh Ahmad Rizal, 21, membonceng Ariyani Marfianto, 21. Keduanya, warga Desa Dawarblandong, Mojokerto. 

Karena kondisi jalan sepi, Rizal diduga memacu motor spor kelas pemula dengan cepatan tinggi. Karena di depan masjid terdapat trafficon alias kerucut lalu lintas yang digunakan untuk pengaturan lalu lintas bersifat sementara itu, Rizal, pengendara motor CBR memilih jalur ke tengah.  

Karena kecepatan tinggi motor spor yang dikendarai oleh Rizal beradu banteng dengan pemotor Honda Grand yang dikendarai pelajar berinisial WU. Benturan adu mocong sangat keras sehingga beberapa orang terpental. DBF, 14, warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan Ariyani Marfianto, 20, warga Desa Talun, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto meninggal di lokasi kejadian. Kondisi kedua korban menggerikan.

Tiga orang lain yakni WS, DM dan Ahmah Rizal mengerang kesakitan. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Balongpanggang AKP M. Zainuddin dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.  “Korban meninggal dan luka-luka telah dibawah kerumah sakit,” kata Zainuddin. (yad)

Motor Sport Vs Honda Grand Adu Banteng,Dua Meninggal, Tiga Luka-luka Selengkapnya

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Sebagian umat muslim akan melakukan Salat Idul Adha 1444 Hijriah pada Rabu besok, 18 Juni 2023. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban yang memenuhi syarat termasuk umur hewan kurban. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat penjualan hewan kurban di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sasaran yang dituju antara lain, di Pondok Permata Suci ( PPS). Ada sejumlah penjual hewan kurban di lokasi di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Petanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro, dan Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Iswahyudi melihat langsung kondisi puluhan hewan kurban.

“Jadi kita memastikan kesehatannya, apakah sudah vaksin dan terbebas dari Penyakit Kuku dan Mulut (PMK). Sehingga nanti diharapkan bisa terjual semua biar pedagang senang,” ujar Bu Min. 

Pada Idul Adha 1444/ 2023 M ini, stok hewan kurban di Gresik mencapai 7.372 sapi jantan, 7.150 ekor kambing, dan 2.148 domba. Pedagang hewan kurban berjumlah 189 pedagang lapak yang tersebar di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dua yang lain belum dilakukan pemantauan adalah Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean sekitar 80.mil laut dari pusat Kota Gresik. 

Di Pulau berjuluk Pulau Putri itu, rata-rata warganya langsung membeli ke peternak setempat. Sedangkan untuk Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang telah terbit mencapai kurang lebih 516 surat.

Dari inspeksi yang dilakukan wabup bersama jajaran, didapatkan kepastian bahwa hewan kurban yang ada di Kabupaten Gresik relatif aman. Distan Gresik belum menerima adanya laporan terkait hewan kurban yang terserang penyakit.

“Semuanya sudah kita vaksin, dan Insya Allah dengan penanganan dan pengawasan yang tepat dari kita dan dokter hewan, dapat meminimalisir terjadinya serangan penyakit terhadap hewan kurban.” ujar Eko Anindito Putro. (yad)

Kadistan Gresik: Hewan Kurban Aman, Sudah Vaksinasi Selengkapnya

Arif Rosyidi, Mantan Penyidik Tipikor Jadi Anggota DPRD Gresik: Saya Berharap Tidak Ada Lagi Proyek Molor 

GRESIK,1minute.id – Arief Rosyidi, resmi sebagai anggota DPRD Gresik periode 2019-2024. Ia menggantikan Eddy Santoso, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Gresik yang mundur dari partai yang digawangi oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu. Eddy yang Mantan Ketua DPC PD Gresik ini memilih ikut konstestasi di Pemilihan legislatif (Pileg) 2024 dari Partai NasDem. 

Pengambilan Sumpah atau Janji anggota pengganti antarwaktu (PAW) DPRD Gresik itu dilakukan di ruang paripurna DPRD Gresik pada Selasa, 27 Juni 2023. Selain Arief Rosyidi ada satu anggota DPRD Gresik lain yakni Mubin, mantan anggota DPRD Gresik dua periode itu, menggantikan posisi Didik Widodo, anggota Fraksi Amanat Pembangunan (FAP) DPRD Gresik karena mundur dari PAN. Didik pada Pileg 2024 maju lewat PKB dari daerah pemilihan (Dapil) Gresik 1 (Kebomas dan Gresik). 

Wakil Ketua DPRD Gresik Achmad Nurhamim mengatakan, Arif Rosyidi akan menempati di komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik. “Beliau mantan penyidik di Polres Gresik akan memperkuat fungsi pengawasan DPRD Gresik,” ujar Nurhamim dalam konferensi pers usai pelantikan di gedung DPRD Gresik pada Selasa, 27 Juni 2023. Nurhamim didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Nursaidah, dan dua anggota yang baru dilantik yakni Arief Rosyidi dan Mubin. 

Siapa Arief Rosyidi? Arief Rosyidi adalah pensiunan Polisi. Pangkat terakhir adalah Ajun Komisaris Polisi (AKP). Jabatan terakhir di korp Bhayangkara adalah Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik. Arief dikenal lurus selama menjadi polisi. Sejumlah perkara besar sempat ditangani oleh Arief Rosyidi. Antara lain, korupsi Pembangunan fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) di Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Tersangka adalah oknum anggota DPRD Gresik. Perkara korupsi ini ditangani Polres Gresik pada 2007. Saat itu, Arif Rosyidi masih berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu).

Pada 2008, Arif Rosyidi bersama tim penyidik dari Unit Tipikor Polwitabes Surabaya-kini-Polwitabes Surabaya menetapkan 5 orang tersangka korupsi reklamasi di Pulau Bawean dengan nilai kerugian negara Rp 1,2 miliar. Tiga tersangka itu, ada 3 aparatur sipil negera (ASN) dan dua orang kontraktor. 

Sementara itu, Arief Rosyidi berjanji akan melakukan pengawasan terhadap jalan roda Pembangunan di Kabupaten Gresik. Arief mengatakan, masih banyak program pembangunan yang tidak sesuai jadwal. “Kami akan melakukan pengawasan yang lebih ketat, harapan kedepan tidak ada proyek yang molor,” kata Arief Rosyidi. 

Arief Rosyidi dan Mubin memiliki sisa mengabdi selama 14 bulan. Namun, Arief Rosyidi dan Mubin bisa melanggeng menduduki kursi DPRD Gresik bila terpilih dalam Pileg 2024. “Insya Allah akan maju di Pemilu Legislatif 2024,” kata Arief. (yad)

Arif Rosyidi, Mantan Penyidik Tipikor Jadi Anggota DPRD Gresik: Saya Berharap Tidak Ada Lagi Proyek Molor  Selengkapnya