GRESIK,1minute.id – Markas Polisi Resor Kawasan Khusus segera berdiri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kompleks Java Integrited Industrial and Port Estate (JIIPE) Manyar, Kabupaten Gresik. Groundbreaking pembangunan Mapolres Kawasan itu dilakukan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto pada Rabu, 23 Agustus 2023.
Maket bangunan Mapolres Kawasan terdiri dari pos jaga, gedung Sat Samapta, gedung SPKT, gedung mako utama, gedung reskrim dan narkoba, lapangan olahraga, parkir motor dan mobil. “Polres Kawasan khusus seperti pelabuhan Tanjung Perak dan Bandara, lahan disiapkan bangunan Polres. Kita segera menyiapkan personel yang ada,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto.
Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Bambang Soetiono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung JIIPE selama ini. Telah menjadi bagian dari setiap perjalanan JIPE dari awal berdiri sampai hari ini, terkhusus kepada Kapolda Jawa Timur yang memberikan dukungan pengamanan yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
JIIPE telah ditetapkan sebagai objek vital (obvit) nasional. Di kawasan ini, nantinya akan beroperasi pabrik smelter terbesar di Indonesia, milik PT Freeport Indonesia (PTFI). “MoU kerjasama pengamanan yang telah berprogress dilaksanakannnya groundbreaking bangunan polri yang akan menjadi cikal bakal kantor kepolisian di kawasan industri dan Pelabuhan JIIPE menjadi bukti negara hadir dalam pengembangan kawasan ekonomi dan memberikan rasa aman kepada para pelaku usaha baik domestik maupun investor asing,” kata Bambang Soetiono.
Integrasi kawasan industri dan Pelabuhan, kata Bambang Soetiono, menjadi daya dukung program hilirisasi pemerintah, ekosistem hilirisasi yang mulai terbentuk di JIIPE dan dengan adanya status KEK menjadi daya dorong masuknya foreign direct investment yang diharapkan secara ultimate mencapai USD 16 miliar dalam 15 tahun ke depan dan job creation mencapai 200.000 orang.
Usai melakukan groundbreaking, Kapolda beserta jajaran menuju lokasi penanaman pohon serentak di KEK JIIPE. Total ada pohon 1.280 ditanam di Jawa Timur. Jenis pohon yang ditanam di KEK JIIPE pohon pule, cemara, akasia, durian, mangga dan alpukat. Penaman pohon dilakukan serentak seluruh Polres jajaran di Jawa Timur. (yad)
GRESIK,1minute.id – Puluhan Ribu jemaah memenuhi Stadion Gelora Joko Samudro (GJOS) Gresik pada Selasa malam, 22 Agustus 2023. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri. Jemaah yang memakai busana warna putih itu bagai salju yang bisa mendinginkan suasana hati warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Ribuan jemaah diperkirakan mencapai 70 ribu datang untuk menghadiri Tabligh Akbar bersama Habib Umar Bin Hafidz, salah seorang ulama besar dari Kota Tarim, Yaman. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terharu melihat ribuan jemaah yang memehuni lapangan bola hingga tribun stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu.
Tampak hadir di tabligh akbar itu antara lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Mereka hadir untuk doa bersama bersama ulama yang memiliki garis keturunan khusus, terhubung langsung ke Nabi Muhammad SAW. Beliau tumbuh sebagai ulama yang teguh dalam akidah Ahlussunnah wal Jamaah.
Habib Umar dikenal sebagai pendiri pondok pesantren Darul Mustafa Tarim, Yaman. Murid-muridnya, termasuk dari Indonesia, sukses dalam berdakwah, menciptakan dampak positif seperti pendirian Majelis Rasulullah dan organisasi Muwasala. Diyakini, tabligh Akbar yang dilaksanakan ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah di Kabupaten Gresik. Sebab dihadiri tak kurang dari 70 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sangat terharu sekaligus bahagia menyambut kehadiran Habib Umar di Gresik. Ia pun berulang kali mengucapkan syukur karena Habib Umar berkenan singgah di Kabupaten Gresik.
“Kami sangat bersyukur kehadirat Allah SWT yang telah menganugrahkan kepada kita semua untuk dapat memberikan penghormatan kepada seorang wali dan guru yang mulia Assayyid al-fadlil al-Habib Umar Bin Muhammad Bin Hafidz. Kedatangan beliau Insya Allah membawa keberkahan bagi kita semua khususnya warga kabupaten Gresik dan seluruh kaum muslimin secara umum,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa malam, 22 Agustus 2023.
JEMAAH TABLIGH AKBAR: Ribuan jemaah dari seluruh penjuru Indonesia dan luar negeri mengikuti Tabligh Akbar bersama Habib Umar di Stadion Gelora Joko Samudro pada Selasa malam, 22 Agustus 2023 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)
Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan, dalam munasabah yang sangat mulia ini, Pemerintah Kabupaten Gresik turut serta ambil bagian dalam memberi hormat yang paling tinggi atas kedatangan Habib Umar. “Hal ini karena dilandaskan pada kecintaan kami kepada para ulama terutama ulama min Dzurriyati Sayyidina Muhammad SAW,” katanya.
Gus Yani melanjutkan, sejarah kota Gresik yang sarat akan pendidikan dan dakwah dari para wali dan orang saleh khususnya dari kalangan dzuriyat Nabi Muhammad SAW membawa keunikan tersendiri. Seperti halnya keberadaan al-Habib Abu Bakar Assegaf, yang haulnya menjadi salah satu destinasi terbesar kaum muslimin dari berbagai penjuru kota di Indonesia bahkan dari luar negeri.
Ada juga Sunan Giri, Syekh Maulana Malik Ibrahim serta waliyullah lainnya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik. “Atas perjuangan dakwah beliau para Waliyullah, menjadikan Kabupaten Gresik sangat kental dengan nuansa agamis. Sehingga tak heran jika Kabupaten Gresik berjuluk kota wali dan juga kota santri,” katanya.
Gus Yani juga mengungkapkan, bahwa dengan kehadiran al-Habib Umar bin Hafidz ke kota Gresik pada dasarnya menjadi penyambung dakwah dan pertalian sanad serta silaturahmi yang telah dirintis oleh para ulama dan habaib pada zaman dahulu. Disamping itu, Indonesia secara umum sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia merupakan strategic country dalam memproyeksikan Islam yang rahmatan lil alamin.
“Beliau al-Habib Umar merupakan salah seorang dai yang alim allamah berasal dari bumi Hadhramaut wabil khusus Kota Tarim yang mana kota ini terkenal sebagai salah satu pusat pendidikan dan pemikiran Islam rahmatan lil alamin yang menerapkan dakwah Islam melalui pendekatan-pendekatan yang moderat dan dapat mencair di tengah-tengah kehidupan masyarakat di era modern dewasa ini,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.
“Kami selaku tuan rumah sekali lagi menghaturkan penghormatan setinggi-tingginya dan terimakasih tak terhingga atas kesediaan dan kesempatan beliau al-Habib Umar di Gresik ,” sambung Gus Yani.
Ia berharap kepada Allah SWT dengan kehadiran Habib Umar ke Gresik ini dapat membawa keberkahan kepada warga Gresik secara khusus dan kaum muslimin secara umum. Selain itu, ia juga berdoa agar Kabupaten Gresik menjadi kota yang sejahtera serta selalu mendapat curahan kasih sayang dan anugerah dari Allah SWT.
Sebelumnya, Habib Umar berziarah ke makam Habib Abu Bakar bin Muhammad as-Assegaf di Kompleks Masjid Jamik Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Selama 30 menit Habib Umar berdoa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gerakan literasi terus tumbuh di kalangan pelajar di Kabupaten Gresik. Antara lain, siswa di UPT SD Negeri 20 Gresik. Mereka meluncurkan Buku Piknik Literasi di Gedung Nasional Indonesia (GNI) pada Selasa, 22 Agustus 2023.
Peluncuran buku karya siswa III sampai VI itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sejumlah tokoh juga hadir, diantaranya, penyair “Clurit Emas” KH. D. Zawawi Imron, KH. Thoyib Mubarok, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Haryanto.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi lahirnya buku karya siswa sekolah dasar itu. “Kita harus terus masif mendorong anak-anak kita dalam meningkatkan literasinya, karena sebentar lagi kita akan memasuki bonus demografi. Artinya, potensi anak-anak muda sekarang di uji apakah benar-benar mampu menjadi anak muda yang progresif dan adaptif,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 22 Agustus 2023.
Menurutnya, apabila literasi sukses diterapkan kepada masyarakat, maka bonus demografi berhasil dimanfaatkan. Sebaliknya, jika tidak berhasil maka yang diperoleh adalah bencana demografi. Saat ini, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, Gresik tengah mengalami krisis membaca. Masih banyak pemuda Gresik yang lebih memilih pergi ke warung kopi atau kafe ketimbang perpustakaan. Dampak negatif dari perkembangan media sosial yang terlalu cepat, sehingga menciptakan lingkungan sosial yang kurang produktif.
“Kenyataannya lebih banyak anak muda yang nongkrong di warung kopi ketimbang perpustakaan ataupun rumah ibadah. Maka kita harus kita bekali anak-anak kita agar mereka bisa terbiasa dalam melakukan hal positif seperti membaca dan menulis,” ujarnya nada lirih karena prihatin.
Data yang dirilis Diskominfo Gresik Mei 2023 lalu, diketahui Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Kabupaten Gresik berkategori sedang. Meskipun indikator frekuensi membaca dan frekuensi akses Internet tergolong tinggi, tetapi durasi membaca, jumlah buku yang dibaca, dan durasi akses internet masih tergolong sedang.
Untuk itu, Gus Yani menghimbau para guru dan orang tua, agar membiasakan literasi sejak dini kepada siswa dan anak mereka. Harapannya dapat menjadi sumber wawasan untuk mendongkrak masa depan mereka. “Maka tugas kita adalah bagaimana cara agar mereka bisa suka dan terbiasa. Kita dorong dan biasakan membaca, menulis, menggambar kepada anak didik kita di SD. Mumpung mereka masih fresh,” katanya.
Buku Piknik Literasi karya siswa UPT SD Negeri 20 Gresik ditulis dalam kurun waktu 6 bulan. Mulai Februari sampai Juli 2023. “Mudah-mudahan ini menjadi sebuah karya dan prestasi yang akan menjadi modal kesuksesan untuk anak-anak kita. Semoga ini menjadi hal yang berkelanjutan, dan di contoh oleh UPT SD yang lain,” tutup Gus Yani. (yad)
GRESIK,1minute.id – Koperasi Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) terus berinovasi. Di puncak hari ulang tahun ke-39 K3PG yang dihadiri oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melaunching dua Beras Premium K3PG dan Aplikasi Online Office (On-Off) dalam upaya membangun bisnis kuat layanan hebat.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, K3PG menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Gresik. Saat puncak HUT Koperasi ke-76 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Kabupaten Jember, K3PG meraih sejumlah penghargaan sebagai koperasi terbaik. “Tren ini harus dipertahankan, Saya bersama Bupati Gresik merasa bangga dengan prestasi yang diraih oleh K3PG,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini.
Ia berharap, K3PG bisa berkolaborasi dan sinergi dengan Pemkab Gresik agar kedepan dapat memberikan manfaat lebih besar lagi. Prestasi yang diraih K3PG ini harus menjadi inspirasi bagi koperasi lain di Kabupaten Gresik. Sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Gresik.
“Prestasi K3PG ini harus menjadi virus dapat menular ke gerakan koperasi lain dan membawa kesejahteraan bagi anggota pada khususnya dan masyarakat Gresik pada umumnya,” harapnyam
Selain itu, lanjut wabup, pentingnya digitalisasi di era jual beli yang serba digital saat ini juga penting dalam sebuah koperasi. Maka karyawan diharapkan mampu berinovasi dan menguasai transformasi. “Kita tidak akan bisa menambah konsumen. Bahkan akan kehilangan konsumen jika tidak menguasai digitalisasi,” ungkapnya.
Di tempat sama, Direktur Utama (Dirut) PT. Petrokimia Gresik sekaligus Dewan Penasehat K3PG Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, sejak didirikan K3PG sudah berkembang pesat dan berprestasi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. “Ada sejumlah prestasi yang dinobatkan kepada K3PG di ajang internasional di Bangkok Thailand, Singapore, Jakarta dan terakhir di Provinsi Jawa Timur,” kata Dwi Satriyo Annurogo.
Dirinya menjelaskan, sesuai arahan Wakil Menteri (Wamen) BUMN bahwa kegiatan usaha ada 3 indikator keberhasilan. Pertama sustainable (berkelanjutan), kedua growth (bagaimana bisa tumbuh), ketiga sejauh mana perusahaan itu menguasai transformasi digital. Sebab banyak perusahaan yang diambil alih karena salah satunya tidak menguasai IT.
Maka tiga hal ini sangat penting. Bagaimana suatu usaha harus berkelanjutan, tumbuh dan bertransformasi dibidang teknologi dalam menghadapi tantangan perubahan saat ini,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Pengurus K3PG Awang Djohan Bachtiar mengatakan, dalam momen HUT ke-39 ini kami mengangkat Tagline “ENERGIC” yang merupakan akronim dari Excellent (Unggul), Nimble (Gesit), Expert (Ahli), Reliable (Terpercaya), Growth (Tumbuh), Innovative dan Care (Peduli). “Tagline ini merupakan semangat yang harus dimiliki setiap insan di K3PG. Energic atau tidak pernah lelah dalam mensejahterakan anggota,” terang VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik ini.
Dijelaskan, hasil yang diraih K3PG sekarang tidak dapat dilihat dari kinerja hari ini saja. Tapi merupakan rantai berkesinambungan perjalanan K3PG selama hampir empat dekade ini. “Berawal dari sudut kantor K3PG di GOR Tri Dharma pada tahun 1984. Kini K3PG memiliki 9 unit usaha 3 anak perusahaan dengan target penjualan tahun 2023 sebesar Rp 871,9 milliar. Angka ini lebih besar atau sekitar 118 persen dari realisasi tahun 2022,” ungkap Awang. (yad)
GRESIK,1minute.id – Misi besar diemban para atlet Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Gresik pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) VIII Jatim pada 25-31 Agustus 2023 di Sidoarjo.
Meraih medali emas agar bisa mengharumkan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di ajang tersebut. Untuk mencapai tugas mulia itu, mereka harus berlatih ekstrakeras. Selain itu, doa diantaranya dari yatim piatu. Nah, menjelang keberangkatan ke Sidoarjo, para atlet drum band itu menyempatkan memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dari berbagai sekolah di Gresik.
Ada tiga sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Kecamatan Kebomas yang mereka sambangi. Yakni, SD Almadany, TK Pelangi, dan TK Dharma Wanita. Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak-anak yatim binaan Yayasan Yatim Annur Gresik. “Ya, ini maunya anak-anak (para atlet, Red). Katanya, biar ada keseimbangan persiapan fisik dan mental atau rohani,” ujar Hadi Biantoro, Manajer Giri Santri Drum Crops, klub drum band yang akan mewakili Kabupaten Gresik di laga Prorprov Jatim VIII Sidoarjo pada Senin, 21 Agustus 2023.
Dikatakan, kedatangan para atlet yang sekaligus menyerahkan bingkisan itu sebagai bentuk kepedulian mereka kepada anak-anak yatim. Terlepas dari semua, para atlet yang akan bertanding sekalian minta doa kepada anak-anak yatim agar dalam perjalanan pertandingan nanti lancar, sukses, dan menjadi juara umum.
Tim drum band. Giri Santri Drum Crops dijadwalkan berangkat pada Rabu lusa, 23 Agustus 2023 itu terdiri atas 25 atlet. Mereka akan didampingi 6 tim official dan pelatih. Dari 8 nomor yang akan dipertandingkan, Gresik akan mengikuti 7 nomor dan ditargetkan mampu menyapu bersih ketujuh nomor yang diikuti. Pada gelaran Porprov yang berlangsung di Jember 2022 lalu, Gresik mampu menggondol 5 medali (1 emas dan 4 perak).
“Dari prestasi tahun lalu, kami yakin tahun ini tim kami mampu tampil lebih bagus lagi dan mampu membawa medali lebih banyak lagi. Karena itu, anak-anak berinisiatif menyantuni anak-anak yatim sekaligus minta doa restu sebelum bertanding,” ujar Hadi. Selain memberikan santunan, para atlet para atlet juga melakukan ziarah ke makam Sunan Giri dan Syekh Maulana Malik Ibrahim.
Dibalik kerja keras dan prestasi Giri Santri Drum Crops yang smepat membawa nama harum Kabupaten Gresik, ada kenyataan yang ironis. Ternyata, tim drum band ini belum memiliki peralatan sendiri untuk berlatih. Selama ini, kalau berlatih mereka meminjam ke beberapa sekolah yang memiliki peralatan drum band.
“Mau gimana lagi, sudah bertahun-tahun kami ajukan peralatan itu. Tapi juga belum ada jluntrungnya. Padahal, adanya peralatan drumband itu vital untuk berlatih. Kami yakin, kalau punya perlengkapan sendiri, anak-anak bisa lebih maksimal berlatih dan meriah prestasi. Ya, moga-moga kali ini didengar oleh pihak-pihak yang berkompeten membina dan mengembangkan drum band ini,” ungkap Bendahara Umum Pengkab PDBI Gresik M. Arif Wahyudi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Satu lagi Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R) beroperasi di Kabupaten Gresik. Hari ini, Minggu, 20 Agustus 2023, Bupati Gresik Fandi Akhmad meresmikan TPS3R di Desa Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Sebelum, TPS3R Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah dengan kapasitas 4 ton per hari.
TPS3R di Desa Petikan ini menempati aset yang mangkrak sejak 2008 lalu. Bupati Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan pengolah sampah, Refuse Derived Fuel sering disingkat dengan RDF. Alat yang memiliki kapasitas input sampah sebesar 250 Kg/jam ini, nantinya akan beroperasi untuk memilah sampah untuk kemudian diolah menjadi bahan bakar berkelanjutan.
“Setelah saya resmikan hari ini, saya harap ini akan terus berlanjut dan berkembang. Urusan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan juga ada andil partisipasi masyarakat dari tingkat desa,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Pengolahan sampah di Desa Petiken, memiliki arti penting dalam upaya pelestarian lingkungan. Hal ini karena Desa Petiken tergolong desa yang padat penduduknya, ditambah dengan perkembanban kawasan perumahan yang masif.
“Sampah yang dihasilkan di kawasan Desa Petiken ini sekitar 12 ton per hari. Dan mesin yang saat ini sudah kita instal di TPS3R ini kapasitasnya 6 ton per hari. Memang secara hitungan masih kurang, tapi ini kita mulai dan semoga ini menjadi embrio dalam penanganan sampah berbasis desa,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Pemkab Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup, terus melakukan upaya terintegrasi dalam penanganan sampah. Di TPS3R ini contohnya, pengolahan sampah dilakukan mulai dari pemilahan, pencacahan, hingga pemrosesan dengan hasil akhir berupa pelet. Pelet ini kemudian bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, kompos, hingga bahan bakar yang dipakai UMKM sekitar.
Sebagai salah satu wilayah industri, ia menghimbau kepada perusahaan yang menghasilkan sampah plastik untuk ikut bersama peduli lingkungan.
“Mari kita bersama-sama peduli lingkungan. Ketika mereka menjadi produsen sampah plastik, mereka juga memilki tanggung jawab sosial terhadap sampah plastik yang di produksi. Maka kami menyarankan agar mereka bersama-sama lewat program CSR-nya dengan Pemkab Gresik untuk menyiapkan fasilitas pengolahan sampah,” tegas Bupati Yani.
Isu penanganan sampah di Kabupaten Gresik terus mendapat perhatian Bupati Fandi Akhmad Yani dan jajarannya. Tahun ini, Pemkab Gresik menargetkan dua TPS berbasis kecamatan di Menganti dan Kedamean bisa beroperasi. Bila dua TPS3R Desa dan 2 TPS berbasis kecamatan beroperasi beban tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik akan sangat berkurang. (yad)
GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran terjadi hampir setiap hari di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini. Kurun waktu 20 hari terakhir ini, Dinas kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mencatat ada 53 kejadian kebakaran.
Artinya, ada 2 kali kebakaran setiap hari yang harus ditangani oleh petugas Damkarmat Gresik. Sebagai besar lahan yang terbakar adalah ilalang. “Sudah berulang saya mengingatkan jangan membakar sampah sembarangan apalagi tanpa ada pengawasan sangat berbahaya, ” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Minggu, 20 Agustus 2023.
Dia lalu menceritakan kebakaran yang terjadi di Jalan Diponegoro Gang Makam, Desa Kedanyang. Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik sekitar pukul 06.30 pada Minggu, 20 Agustus 2023. Pagi itu, ditengarai ada warga membakar sampah di dekat pergudangan kayu milik Jianto. Tiupan angin membuat api cepat merembet karena banyak bahan kering yang mudah terbakar. Agung, salah satu warga melihat api membesar dan memasuki lahan gudang kayu milik Jianto melaporkan kejadian itu Dinas Damkarmat Gresik. Beruntung petugas Damkarmat Gresik cepat datang. Sehingga, api tidak sampai merembet gudang kayu tersebut.
“Api diduga dari Aktivitas pembakaran sampah oleh warga di dekat atau sebelah gudang tanpa adanya pengawasan. Dan akhirnya api menyambar kayu di sekitar tersebut lalu api semakin membesar,” terang Sinaga. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik mulai membahas Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2023. Pembahasan dilakukan setelah DPRD Gresik menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD Gresik 2023.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam paparannya mengatakan pada perubahan APBD 2023 ada efisiensi belanja daerah mencapai Rp 335,7 miliar. Pasang surut perkembangan ekonomi serta perubahan kebijakan mendorong pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan sejumlah rasionalisasi program kerja.
“Terutama pada sektor belanja yang sifatnya penunjang, tanpa mengurangi standar pelayanan terhadap masyarakat,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani Dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Gresik pada Jumat pekan lalu, 19 Agustus 2023.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, bahwa rasionalisasi tersebut tidak mempengaruhi program prioritas yang telah dicanangkan. Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, penanganan banjir Kali Lamong, hingga pembangunan RS Gresik Sehati. “Juga di sektor kesehatan dan program pengentasan kemiskinan. Akan tetap dilanjutkan sesuai perencanaan,” kata dia.
Demikian halnya pada sektor pendapatan daerah yang juga mengalami penurunan target. Mulanya, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp 3,877 triliun. Masing-masing bersumber dari pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer. “Setelah dilakukan kajian, mengalami penurunan target menjadi Rp 3,69 triliun,” terangnya.
RAPAT PARIPURNA: (kiri-kanan) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir dan 3 Wakil Ketua DPRD Gresik Nursaidah , Mujid Riduan dan Ahmad Nurhamim dalam rapat paripurna di DPRD Gresik ( Foto : Humas DPRD Gresik)
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir mengatakan, sesuai yang pemaparan bupati penurunan APBD 2023 tidak terlalu signifikan. Masih diangka Rp 3,690 triliun. “Kami memang berupaya agar pendapatan tahun ini bisa sama dengan target di tahun 2022 lalu sekitar Rp 3,6 triliun,” kata Abdul Qodir kepada wartawan.
Tahun lalu, lanjut Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu, dari target Rp 3,6 triliun pemerintah bisa merealisasikan Rp 3,4 triliun. Padahal, tahun lalu belum ada perubahan NJOP pada PBB dan potensi pendapatan yang lain. “Jadi dengan adanya kenaikan NJOP PBB dan sejumlah potensi pendapatan baru kami optimis bisa diangka Rp 3,6 triliun,” kata Qodir optimistis.
Sedangkan untuk sektor belanja daerah masih dipatok diangka Rp 3,7 triliun dari awalnya sebesar Rp 4,085 triliun. Nantinya kekurangan
pendapatan akan ditutup dengan Silpa 2022 sebesar Rp 59 miliar. “Sehingga pendapatan dan belanja bisa imbang diangka Rp 3,7 triliun,” tegasnya. Kini, dokumen perubahan yang disampaikan bupati akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD Gresik selama beberapa pekan kedepan. (yad)
GRESIK,1minute.id – Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen paling ditunggu bagi para narapidana. Sebab, pada hari kemerdekaan itu, Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan remisi atau diskon potong kurungan penjara.
Di rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Gresik, misalnya. Tahun ini, ada sebanyak 427 narapidana yang mendapatkan remisi khusus Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 13 diantaranya langsung bebas alias hidup merdeka di luar jeruji penjara.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan narapidana yang menerima remisi umum atau pengurangan masa hukuman merupakan warga binaan yang selama ini aktif mengikuti kegiatan serta patuh dan taat menjalankan program Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik Kanwil Kemenkumham Jatim. “Pemberian remisi tersebut merupakan reward atau penghargaan atas ketaatan dalam menjalankan program Rutan Gresik,” ujarnya usai Upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Bupati pada Kamis,17 Agustus 2023.
Ia berharap, para warga binaan Rutan Gresik yang mendapatkan remisi bisa berperilaku lebih baik lagi. Sebaliknya, yang belum mendapat remisi, dia meminta agar tidak putus asa dan tetap mentaati peraturan. “Serta proaktif pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Rutan Gresik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Rutan Gresik Disri Wulan Agus Tomo melalui Plh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Anis Handoyo menuturkan bahwa ratusan narapidana yang menerima remisi rata-rata merupakan tahanan dari kasus pencurian. Termasuk mereka yang langsung bebas. “Ada 13 orang yang langsung bebas, kebanyakan kasus pencurian,” tuturnya.
Lebih lanjut Anis Handoyo mengungkapkan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik Kanwil Kemenkumham Jatim memiliki total sebanyak 860 warga binaan terhitung hingga 4 Agustus 2023. Jumlah itu meliputi 536 narapidana dan 324 tahanan. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ratusan ribu warga Kabupaten Gresik telah merasakan manfaat program jaminan kesehatan atau universal Health Coverage (UHC) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sejak Oktober 2022, warga Kabupaten Gresik yang berobat cukup membawa kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Kini, bertepatan peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja rentan dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para ketua rukun tetangga dan rukun warga (RT dan RW) Se-Kabupaten Gresik.
“Ini menjadi suatu bentuk mitigasi, bahwa Pemkab Gresik memberikan perlindungan jaminan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Karena selama ini pekerja rentan tidak punya jaminan perlindungan keselamatan kerja,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menjadi Inspektur upacara (Irup) HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Agustus 2023.
Awal Januari 2023, Bupati Fandi Akhmad Yani menginstruksikan pemerintah desa mendaftarkan 100 pekerja rentan di BPJS Ketenagakerjaan dengan menggunakan dana desa. Sehingga, kurang lebih terdapat 330.000 pekerja rentan yang mendapat jaminan perlindungan. Sedangkan, Pemkab Gresik juga mengalokasikan anggaran melalui APBD Gresik jaminan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada ketua rukun tetangga (RT).dan rukun warga (RW) se-Kabupaten Gresik. Totalnya, mencapai 7.800 orang.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Gresik memberikan santunan kepada ahli waris penerima jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan. Nurul, salah satu ahli waris penerima santunan mengaku cukup terbantu dengan santunan yang diberikan Pemkab Gresik dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Musibah yang terjadi ini sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Karenanya dengan santunan ini, pastinya akan sangat terbantu. Saya mau menyekolahkan anak-anak agar pendidikannya bisa lebih tinggi dari orang tuanya. Terima kasih kepada Pak Bupati, Pemkab Gresik, dan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Nurul. (yad)