Transformasi Pelayanan,  Dinkes Gresik Integrasikan Layanan Kesehatan di 32 Puskesmas 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik dan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar workshop di Gedung Nasional Indonesia atau GNI Gresik pada Rabu, 11 September 2024.

Workshop ini menghadirkan narasumber Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua sementara DPRD Gresik Abdullah Hamdi, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna dan Ketua PWI Gresik Deny Ali Setyono. Worshop mengusung tema “Integrasi Layanan Primer di Kabupaten Gresik Mengedepankan Pelayanan sesuai Siklus Hidup” gayeng

Integrasi layanan primer bertujuan untuk menyediakan layanan kesehatan yang terintegrasi dari tahap bayi dalam kandungan, anak, remaja, dewasa hingga usia lanjut.  

Dengan transformasi pelayanan anyar ini,  warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat mengakses pelayanan kesehatan atau yankes yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pada setiap tahap kehidupan. Yankes lebih efisien dan efektif. 

“Saat ini layanan kesehatan yang telah terintegrasi atau diujcobakan di 32 puskesmas di Kabupaten Gresik,” kata Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna pada Rabu, 11 September 2024. “Kedepannya, harapan semua yankes seperti pustu, ponkesdes hingga posyandu bisa teritegrasi,” imbuh dr Khusna. 

Ia megatakan, integrasi pelayanan primer merupakan trasformasi baru pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan integrasi layanan primer ini, para pasien akan mendapatkan kualitas layanan yang semakin baik. 

“Integrasi Layanan Kesehatan Primer adalah upaya untuk mengoordinasikan dan menyelaraskan berbagai layanan kesehatan primer. ILP merupakan salah satu pilar transformasi bidang kesehatan di Indonesia yang melayani mulai dari ibu hamil, bayinya, remaja, dewasa hingga lansia,” ungkapnya.

Layanan primer ini, transformasi pelayanan kesehatan di masyarakat paling bawah, yakni di desa atau kelurahan seperti posyandu,  puskesmas pembantu atau pustu,  pondok kesehatan desa atau ponkesdes hingga puskesmas.

“Ketika pelayanan kesehatan sudah terlayani di desa,  kunjungan ke puskesmas akan berkurang,” ujarnya. Pelayanan teritegrasi ini tidak semudah membalik telapak tangan. Sebab, banyak tantangannya,  mulai sumber daya manusia hingga anggaran. 

“Dengan adanya UHC tentu layanan ini akan sangat terintegrasi. Sehingga harapannya bisa bersinergi dengan legislatif, terutama soal pengawalan anggaran,” tuturnya.

Integrasi layanan ini memiliki beberapa fokus, yaitu menyelaraskan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, Memperluas layanan kesehatan hingga ke tingkat kalurahan dan padukuhan, serta memperkuat pemantauan wilayah setempat.

“Semoga bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” harap dokter Khusna. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan masih banyak problem pelayanan kesehatan yang saat ini menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Ia bersama jajaran sedang fokus menyelesaikan hal tersebut.

Seperti keadaan pustu yang memprihatinkan tapi tak bisa direhabilitasi sebab berada diatas lahan aset desa, gaji kader kesehatan yang masih kecil, dan lainnya.

Gus Yani-begitu biasa disapa-Fandi Akhmad Yani mencontohkan layanan kesehatan di Singapura yang dianggap baik. “Kehebatan negara maju dalam pelayanan kesehatan adalah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, layanan yang ramah dan cepat, peningkatan kapasitas SDM perawat. Ini yang perlu kita contoh dan benahi,” kata Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Ia pun meminta kepada Dinkes dan Kepala Puskesmas agar memikirkan layanan konsultasi kesehatan dengan jarak jauh berbasis teknologi. Hal ini dianggap sangat inovatif untuk mengurangi antrean di Puskesmas saat berobat.

“Mungkin bisa kita coba, nanti honor pelayanannya diambilkan dari dana kapitasi di BPJS. Mungkin bisa dicoba di kota dulu,” kata Gus Yani, orang nomor satu di Kota Santri ini. 

Ketua sementara, DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, legislatif akan mendukung upaya perbaikan pelayanan kesehatan untuk semakin lebih baik. “Bahkan, mungkin nanti dana pokir dewan bisa dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur pelayanan kesehatan,” tegasnya. (yad) 

Transformasi Pelayanan,  Dinkes Gresik Integrasikan Layanan Kesehatan di 32 Puskesmas  Selengkapnya

Peringati WBDD, PMI Gresik Kolaborasi dengan Rumah Sakit Berikan Layanan Kesehatan hingga Mobil Jenazah Gratis 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia atau PMI Gresik berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain ketersedian darah dengan meningkatkan jumlah pendonor darah. Pengurus PMI dibawah komando Achmad Nadlir itu memberikan pelayanan mobil jenazah gratis. 

Layanan baru dari PMI Gresik itu dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersamaan peringatan Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day/WBDD di arena Car Free Day di  Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Ahad pagi, 4 Agustus 2024. WBDD diperingati setiap 14 Juni.

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mendorong pengurus PMI Gresik untuk tidak bosan dan lelah mengajak masyarakat Gresik melakukan donor darah. Sebab, darah sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Karena kita tidak tahu kapan membutuhkan. Sehingga persediaan darah harus ada,” kata Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Ia kembali mengingatkan memori masyarakat tentang wabah corona virus disease 2019 atau Covid-19 yang terjadi awal Maret 2021. Saat itu, ia baru menjabat sebagai Bupati Gresik. “Saat Covid-19, darah bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia,” kenang orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Untuk mendorong masyarakat dan dunia industri aktif partisipasi donor darah, Gus Yani menggagas kompetisi di tingkat kecamatan. “Pengurus PMI harus terus aktif mengajak masyarakat donor darah. Jadi pahlawan PMI di Kecamatan masing-masing,” tegasnya. 

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diinisiasi oleh PMI Gresik sangat meriah. Ribuan warga tumplek-blek di arena Car Free Day di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Selain jalan sehat. Aktivitas pagi di area tanpa asap kendaraan bermotor itu juga di gelar pemeriksaan kesehatan gratis. Semua rumah sakit di Gresik memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat. Diantaranya, RSUD Ibnu Sina Gresik, RS Semen Gresik, RS Petrokimia Gresik dan klinik Parahita. 

Layanan kesehatan mulai tekanan darah hingga pemeriksaan kesehatan mata. Dan, konsultasi laktasi. Semua layanan kesehatan itu gratis untuk warga Gresik. Selain layanan kesehatan itu, juga menyerahkan penghargaan kepada puluhan relawan yang sudah 50 kali lebih donor darah. 

Gus Yani berharap kedepan, PMI Gresik yang memiliki cita-cita tinggi yakni membuka layanan klinik kesehatan bisa terealisasi. “Cita-cita punya klinik PMI. Saatnya bangkit untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Saling membantu dan melayani untuk masyarakat,” harap Gus Yani. 

Sementara itu, Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir mengatakan, pihak secara aktif menjalin kolaborasi dengan semua pihak untuk gemar donor darah. Hasilnya? “Waktu awal Saya menjabat jumlah pendonor darah sekitar 18 ribuan sekarang sudah mencapai 22 ribu,” kata Kaji Nadir, yang juga anggota DPRD Gresik terpilih ini. (yad)

Peringati WBDD, PMI Gresik Kolaborasi dengan Rumah Sakit Berikan Layanan Kesehatan hingga Mobil Jenazah Gratis  Selengkapnya

Keponakan Presiden Joko Widodo sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah dr Riyan Charlie Milyantono, SpTHT-KL sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Gresik Sehati. 

Dokter spesialis kelahiran 1985 ini, juga mendapat tambahan amanah sebagai Pelaksana Tugas atau Plt di rumah sakit umum daerah tipe C berada di Gresik Selatan tepatnya di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. 

Pelantikan dr Riyan Charlie sebagai Kabid Pelayanan Medik ini untuk mempersiapkan operasional rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik itu. “Saya harapkan RSUD Gresik Sehati bisa beroperasi dan melayani masyarakat tahun ini,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani usai pelantikan di ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia atau BKSDM-dulu bernama-Badan Kepegawaian Daerah Gresik Agung Endro Setyo Utomo melanjutkan penunjukkan dr Riyan Charlie Milyantono untuk mempersiapkan operasional dan sumber daya manusia.

“Saya percaya, dokter Riyan Charlie bisa melaksanakan amanah dengan baik,” tegasnya. Operasional RSUD Gresik Sehati bukan pekerjaan yang mudah. Banyak tantangan dan sangat besar. “Tapi, tugas itu sangat mulia. Mudah-mudahan RSUD Gresik Sehati bisa melayani masyarakat di Gresik Selatan tahun ini,” katanya.

SELFI : Riyan Charlie Milyantono (depan) saat swafoto bersama Ibu Negara Iriana (Foto @riyancharlie)

Operasional RSUD Gresik Sehati bisa dilakukan tahun ini karena sudah masuk rencana pembangunan jangka menengah atau RPJMD Nawa Karsa dimasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

“Saya ngawal langsung 2 tahun terakhir, progres (pembangunan) tepat waktu dan ini bentuk komitmen dan konsisten dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik,” tegasnya. 

Terkait progres pembangunan RSUD Gresik Sehati akan diselesaikan pada tahun ini. Khususnya, ruang operasi di lantai V. ” Karena rumah sakit tipe C, izin operasional cukup izin dari Bupati,” tegas Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Siapakah dr Riyan Charlie Milyantono? Sumber 1minute.id menyebutkan Riyan adalah keponakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Riyan Charlie Milyantono menamatkan pendidikan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala dan Leher di Universitas Airlangga. Selain itu, ia juga terhimpun dalam organisasi Perhimpunan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL). 

Sebelum diangkat sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati, Riyan bertugas di RSUD Ibnu Sina Gresik. Dalam unggahan di media sosial, Instagram @riyancharlie kerap mengunggah kebersamaan dengan keluarga Presiden Jokowi. “Family Selfie” yang selalu tidak pernah ketinggalan disetiap acara yang diunggah 10 Desember 2022 terlihat bersama ibu negara Iriana mendapatkan 423 like.

Kemudian, saat halalbihalal dengan Presiden Jokowi dengan narasu Lebaran Tahun ini (Sabtu 22 April 1444 hijriah/2023 M) mendapat 401 like. 

Terpisah, Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan untuk operasional RSUD Gresik Sehati yang tipe C membutuhkan sedikitnya 120-an orang termasuk 5 orang dokter spesialis. “Itu kebutuhan minimal,” tegas dr Mukhibatul Khusnah. (yad)

Keponakan Presiden Joko Widodo sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati  Selengkapnya

Yankes di RSUD Ibnu Sina Gresik Semakin Lengkap, Bupati Gresik Fandi Akhmad Resmikan Gedung Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu 

GRESIK,1minute.id – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ibnu Sina Gresik memilki gedung Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu atau IPKT.  Layanan kesehatan atau yankes teranyar di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik itu pun semakin lengkap. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin mudah dan nyaman. 

RSUD Ibnu Sina Gresik semakin memantapkan sebagai rumah sakit rujukan regional bagi masyarakat di Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung IPKT RSUD Ibnu Sina Gresik ini pada Kamis, 25 Juli 2024.

“Peresmian Gedung IPKT ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni.

“Kami berharap, dengan adanya fasilitas ini, penderita kanker tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan yang memadai. Ini adalah langkah dalam mewujudkan Gresik sebagai kota yang sehat dan peduli terhadap kesehatan warganya,” imbuh Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu.

Gus Yani melanjutkan, pembangunan gedung IPKT merupakan hasil dari sinergi antara RSUD Ibnu Sina bersama Pemkab Gresik dengan Kementerian Kesehatan RI. Untuk diketahui, IPKT di RSUD Ibnu Sina ini merupakan satu dari dua kota di Jawa mendapatkan DAK dari Kementerian Kesehatan RI berupa alat radioterapi dengan nilai Rp 50 Miliar.

“Ini diawali dari inisiatif Dirut RSUD Ibnu Sina, yang berkeinginan agar lahan kosong di kompleks RSUD Ibnu Sina bisa dimanfaatkan. Dengan begitu, maka RSUD Ibnu Sina dapat memberikan layanan lebih banyak kepada masyarakat. Dari sini, kita tindak lanjuti dengan melakukan komunikasi dengan Pak Menteri Kesehatan RI, tentang apa saja yang kita butuhkan. Saya sampaikan urgensi dan strategisnya posisi RSUD Ibnu Sina dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat wilayah Pantura,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.

Selain menyiapkan tenaga medis yang mumpuni, RSUD Ibnu Sina juga tengah menjalin komunikasi terkait perzinan serta dengan BPJS Kesehatan terkait MoU. Dengan begitu, nantinya fasilitas IPKT ini akan bisa melayani pasien UHC (universal Health Coverage). UHC layanan kesehatan bagi masyarakat Gresik cukup membawa identitas kartu tanda penduduk elektronik alias e-KTP yang telah dinikmati sejak 1 Oktober 2022.

Ditempat sama, Wakil Bupati Aminatun Habibah menambahkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar bagi masyarakat Gresik. Namun, adanya fasilitas kesehatan baru di RSUD Ibnu Sina ini diharapkan tetap diiringi dengan gaya hidup sehat oleh masyarakat.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Oleh karenanya, kami berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dengan menghadirkan instalasi yang terpadu dan berkualitas. Namun, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

IPKT di RSUD Ibnu Sina dirancang untuk memberikan pelayanan komprehensif mulai dari deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi bagi pasien kanker. Dengan dukungan peralatan medis canggih dan tenaga medis profesional, diharapkan instalasi ini dapat memberikan layanan terbaik dan meningkatkan harapan hidup pasien kanker bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya.

Dirut RSUD Ibnu Sina dr Soni menjelaskan, penyakit kanker merupakan satu dari lima penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Dalam sepuluh tahun terakhir telah terjadi perubahan pola penyakit penyebab kematian tertinggi, dari yang dulunya penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.

Data BPJS mulai  2017-2022 menunjukkan, angka penyebab kematian di Indonesia sebanyak 87% diakibatkan akibat penyakit tidak menular. Seiring dengan itu, data kematian pada 2023 di RSUD Ibnu Sina sebanyak 75,81% juga diakibatkan penyakit tidak menular. Khusus untuk penyakit kanker, data 2023 menunjukkan sebanyak 1.386 kasus tercatat masuk di RSUD Ibnu Sina.

“Kasus ini rata-rata kita rujuk ke Surabaya, dan antrinya kurang lebih 6 bulan. Insya Allah tahun ini kita bisa meresmikan gedung IPKT ini, SDM kita sudah siap dan alat-alat juga sudah siap. Perizinan akan kita selesaikan sehingga gedung ini bisa segera beroperasional penuh,” tegasnya. (yad)

Yankes di RSUD Ibnu Sina Gresik Semakin Lengkap, Bupati Gresik Fandi Akhmad Resmikan Gedung Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu  Selengkapnya

PWI, Indospring dan Dinkes Gresik Baksos Pemeriksaan Kesehatan, Penanaman Pohon di Pesisir Lumpur 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menggelar bakti sosial (baksos) pemeriksaan kesehatan dan penanaman pohon di pesisir Lumpur pada Jumat, 8 Maret 2024. 

Baksos rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 ini berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan PT Indospring Tbk itu dipusatkan di Langgar Baitul Mahdi, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Kegiatan baksos kesehatan dan penghijauan ini diikuti oleh puluhan warga pesisir dengan antusias. Selain mendapatkan pelayanan kesehatan gratis, mereka juga mendapatkan paket sembako. 

Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari insan pers kepada masyarakat pesisir Kota Gresik. Selain memberikan pelayanan dan cek kesehatan gratis, PWI Gresik juga menanam 100 pohon di sekitar Langgar Baitul Mahdi, Kelurahan Lumpur, Gresik Kota.

“Kami sebagai profesi jurnalistik tidak hanya pandai buat berita tetapi juga ada kepedulian sosial yang ditujukan kepada masyarakat pesisir Kota Gresik. Kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Deni.

SEMBAKO : Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dalam kegiatan Baksos Digelar PWI, PT Indospring Tbk dan Dinkes Gresik di halaman Langgar Baitul Mahdi, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik pada Jumat, 8 Maret 2024 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Industrial Relation Manager PT Indospring Tbk Dias Pipit Chusairy, mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh PWI Gresik. Ia mengatakan bahwa, kolaborasi ini memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan penghijauan.

“Kami berterima kasih kepada PWI Gresik yang telah mengajak kami berkolaborasi dalam kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada warga setempat, khususnya nelayan Lumpur, yang telah menyambut kami dengan baik. Insan pers adalah mitra kami untuk menterjemahkan apa yang ada di perusahaan, juga termasuk apa saja yang ada di Gresik,” tuturnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah mengingatkan tentang pentingnya pola hidup sehat. Selain itu, juga berharap agar kegiatan ini bisa memberikan semangat bagi masyarakat Gresik untuk tetap istiqomah mendukung Gresik menjadi kabupaten percontohan di kancah nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik, dr Mukhibatul Khusnah, mengungkapkan bahwa pola hidup sehat itu sangat penting. Termasuk mengapresiasi adanya kegiatan yang dilakukan oleh PWI Gresik bersama PT Indospring Tbk.

“Bagaimana kita menanam pohon, merawat kehidupan. Termasuk pengecekan kesehatan, untuk mengetahui gimana kondisi kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Gresik, khususnya Kroman, Lumpur, dan Kebungson,” katanya. (yad)

PWI, Indospring dan Dinkes Gresik Baksos Pemeriksaan Kesehatan, Penanaman Pohon di Pesisir Lumpur  Selengkapnya

RJTDC RSUD Ibnu Sina Gresik Segera Beroperasi, dr Soni : Satu Lantai Satu Poli, Nyaman dan Privasi Pasien Terjamin

GRESIK,1minute.id – Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center (RJTDC) RSUD Ibnu Sina Gresik berdiri megah. Investasi yang gelontorkan untuk penbangunan gedung 8 lantai tahap pertama itu sebesar Rp 42 miliar. “Tahap kedua akan dilakukan tahun ini. Masih tahap lelang,” ujar Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni dalam Konferensi Pers di lantai dasar Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center RSUD Ibnu Sina Gresik pada Rabu, 24 Januari 2024.

Mantan Direktur RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean, itu didampingi oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Nana Riana dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah. 

Tahap pertama pembangunan gedung RJTDC membutuhkan waktu 120 hari kerja dengan anggaran sebesar Rp 42 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 53 miliar.  Pembangunan tahap pertama ini, diantaranya, konstruksi bangunan gedung dengan delapan lantai, pemasangan dinding, pelapis lantai, pintu dan jendela. Kemudian, sebagai pekerjaan makanikal, instalasi listrik, instalasi air bersih dan air kotor atau pembuangan dan instalasi hidrant. 

Sedangkan, tahap kedua pagu anggaran sebesar Rp 21 miliar. “Saat tahap proses lelang. Semoga tahun ini bisa selesai dan beroperasi,” kata dokter murah senyum ini. Konsep pembangunan gedung RJTDC berbeda. Nanti, setiap lantai hanya digunakan untuk satu poli atau maksimal dua poli. “Sehingga, pasien akan nyaman dan privasi terjamin,” katanya. 

Ia mencontohkan poli kulit, privasi pasien yang akan terjamin karena tidak bersama pasien poli lainnya. Selain kenyamanan dan privasi, gedung RJTDC akan menggunakan sistem pelayanan digitalisasi. Mulai pendaftaran calon pasien mendapat barcode kemudian mendapatkan pelayanan. 

TAHAP PRATAMA: Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center (RJTDC) RSUD Ibnu Sina Gresik diestimasikan beroperasi tahun ini, 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Saya berharap nantinya semua pasien rawat jalan hanya cukup dilayani di dalam satu gedung ini,” ujarnya.  Saat ini, pelayanan poli dilakukan di gedung lama di lantai satu. Ada sejumlah poli pelayanan. Sehingga, semua pasien berjubel dalam satu tempat. Ketika pasien harus ambil obat atau jalani pemeriksaan lainnya dilakukan di ruang lainnya. Mereka harus jalan. Sehingga, menyulitkan pasien. 

“Nanti Saya inginkan semua layanan rawat jalan cukup di dalam gedung ini,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, pembangunan Gedung Rawat Jalan Terpadu dan Diagnostic Center (RJTDC) RSUD Ibnu Sina Gresik, satu dari sepuluh proyek strategis daerah (PSD) Gresik.

“Karena masuk proyek strategis daerah sehingga Bupati Gresik ( Fandi Akhmad Yani, Red) meminta Kejaksaan Negeri melakukan pendampingan. Agar proyek berjalan sesuai dengan rencana,” kata Nana Riana usai melakukan pemantauan kondisi bangunan gedung RJTDC pada Rabu, 24 Januari 2024.

Nana Riana mengaku puas dengan pekerjaan pembangunan gedung tersebut. Sebab,  pembangunan gedung selesai sesuai dengan rencana. “Kami ( Seksi Intelijen) melakukan pengawasan nyaris setiap hari. Apalagi,  gedung ini juga lewat kami setiap harinya,” ujarnya. 

Apakah pembangunan tahap kedua mendapatkan pengawasan dari korp Adhyaksa yang berkantor di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu. “Saya belum mengetahui.  Mudah-mudahan menjadi proyek strategis daerah (PSD). Kalau PSD pendampingan dilakukan oleh intelejen. Kalau bukan PSD pendampingan dilakukan oleh Datun (Perdata dan Tata Usaha),” katanya. (yad)

RJTDC RSUD Ibnu Sina Gresik Segera Beroperasi, dr Soni : Satu Lantai Satu Poli, Nyaman dan Privasi Pasien Terjamin Selengkapnya

Peringatan Maulid  Nabil Muhammad SAW, Klinik Asyifa Medika Luncurkan Ambulans Gratis

GRESIK,1minute.id – Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu dinantikan oleh umat muslim dunia. Termasuk di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Momentum istimewa ini, dijadikan oleh manajemen Klinik Asyifa Medika Bawean meluncurkan mobil ambulans gratis untuk masyarakat di Pulau berjarak 80 mil laut dari Kabupaten Gresik itu.

Direktur Utama Klinik Asyifa Medika Bawean Ilham Syifa’ mengatakan, ambulans gratis ini diperuntukkan untuk semua warga di Pulau Bawean yakni di Kecamatan Tambak dan Sangkapura.  “Khususnya warga duafa dan ekonomi kurang mampu,” kata Ilham Syifa’ pada Kamis, 28 September 2023.

Ambulans gratis itu, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Pulau Putri-sebutan lain- Pulau Bawean yang sedang membutuhkan. “Jadi bagi masyarakat yang membutuhkan ambulans baik itu orang sakit maupun orang meninggal. Kami ingin membantu di bidang transportasi khususnya bagi masyarakat dhuafa masyarakat miskin dan masyarakat tidak mampu,” imbuh alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu. 

Ia mengaku prihatin, ketika ada warga di Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura membutuhkan mobil ambulans untuk membawa pasien baik dari rumah ke rumah sakit, dari rumah menuju pelabuhan untuk menjalani rujukan kerap kesulitan. “Kesulitan mobilnya, tidak ada sopir mobil ambulans dan lainnya. Nah, kami tergerak untuk memberikan solusi kepada masyarakat yang membutuhkan. Gratis,” tegasnya. 

Peluncuran mobil ambulans gratis itu tepat pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,  katanya, karena ini bentuk kecintaan Nabi Muhammad SAW. ” Kecintaan kami kepada Baginda Rasulullah, maka kami dengan senang atas kehadiran beliau (Nabi Muhammad SAW) dan juga sebagai umatnya ingin memberikan sumbangsih transportasi secara gratis kepada masyarakat baik itu orang sakit orang meninggal dari kapal ke rumahnya dari rumahnya ke rumah sakit atau dari rumah sakit ke rumahnya ataupun sebaliknya,” katanya.

Ilham meminta doa kepada seluruh warga di Pulau Bawean agar bisa terus memberikan manfaat kepada warga. “Kami ingin ikut berpartisipasi di dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat biar masyarakat tidak merasa keberatan atau merasa terbebani dari biaya-biaya untuk ambulans. maka dari itu kami mohon dukungan dari semua pihak terutama doa dan restunya ini adalah untuk sebagian kecil pengabdian kami sebagai warga masyarakat Bawean,” ujarnya. (yad)

Peringatan Maulid  Nabil Muhammad SAW, Klinik Asyifa Medika Luncurkan Ambulans Gratis Selengkapnya

Ponpes Bumi Aswaja Gelar Pengobatan Gratis

GRESIK1minute.id – Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Aswaja di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik menggelar pengobatan gratis pada Sabtu, 22 Juli 2023. Ratusan warga berbondong-bondong memeriksakan kesehatan. 
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi kegiatan bakti sosial di ponpes uang dipimpin oleh KH. Achmad irsyadul Ibad itu.

“Ini merupakan sebuah agenda yang baik, karena panjenengan semua bisa mendapatkan pengobatan gratis langsung oleh dokter. Saya ucapkan terima kasih kepada Ponpes Bumi Aswaja karena telah menginisiasi kegiatan ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dihadapan ratusan warga yang mayoritas lanjut usia dan anak-anak itu.

Ia melanjutkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala bisa dilakukan di puskesmas maupun rumah sakit. Semua beban biaya akan ditanggung oleh Pemkab Gresik melalui Program Universal Health Coverage (UHC).

Saat ini, UHC di Gresik telah mencapai angka 99,6%.  Artinya hampir seluruh masyarakat Kabupaten Gresik berjumlah 1,31 juta telah terjamin kesehatannya. “Sebetulnya panjenengan semua juga bisa mendapatkan pengobatan gratis di puskesmas atau klinik kesehatan seperti di klinik Pratama MWCNU Dukun ini. Bahkan yang tidak punya BPJS pun tidak apa-apa. Karena Pemkab Gresik telah menggratiskan semuanya. Asal punya KTP dan berobatnya di lingkungan Kabupaten Gresik,” terang Wabup perempuan berlatar pendidik itu. 

Bu Min juga mengajak warga untuk senantiasa menjaga kesehatan tubuh masing-masing. Menurutnya, badan yang sehat merupakan kunci dalam beraktivitas. Maka, langkah pencegahan seperti pemeriksaan gratis ini dapat menjadi hal yang positif dalam menjaga kesehatan diri. 

“Saya katakan sehat itu mahal sekali, karena mau melakukan apapun ya tergantung kesehatan kita. Maka ayo kita jaga kesehatan kita dengan menjaga pola makan. Dan semoga Allah SWT juga senantiasa memberikan kita kesehatan selalu,” pungkasnya. (yad)

Ponpes Bumi Aswaja Gelar Pengobatan Gratis Selengkapnya

Semarakkan Peringatan HBA, Kejari Gresik Gelar Baksos Donor Darah, Periksa Kesehatan dan Khitan Massal, Gratis!

GRESIK,1minute.id – “Kamu sekarang menjadi pria sejati. Sudah di khitan. Besar nanti pingin jadi apa?” tanya Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Nana Riana pada bocah belasan tahun itu di kantornya pada Selasa, 11 Juli 2023. “Pingin jadi pemain bola,” jawab bocah itu. Kajari Nana yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah pun tersenyum. 

“Ini buat beli bola,” lanjut Kajari Nana sambil memasukkan amplop ke saku bocah tersebut. Anak bungsu dari 4 bersaudara itu semringah. “Alhamdulillah, matur suwun, pak Kajari,” ucap si anak itu. Suprapno, ayah bocah itu pun ikut tersenyum. Ia bahagia. Sebab, lelaki 40 tahun tinggal di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas itu  bisa memenuhi keinginan anaknya, sunat. Ia sebelumnya sudah merencanakan untuk mengkhitan anak bungsu itu ke dokter. Namun, belum memiliki biaya. Biaya sunat diperkirakan sebesar Rp 1 juta.

“Alhamdulillah akhirnya bisa khitan gratis,” ungkapnya. Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menggelar bakti sosial memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-63 pada Selasa, 11 Juli 2023. Dalam kegiatan dipusatkan di kantor kejaksaan berlokasi di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu selain khitan massal. Juga, ada pemeriksaan kesehatan. Semuanya gratis untuk masyarakat dan keluarga korp Adhyaksa. Serta, donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik. 

Kepala Kejari Gresik Nana Riaya mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke– 63 ini diadakan kegiatan sosial. Mulai dari kegiatan khitan kepada warga Gresik, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan khitan anak-anak ini mengundang anak-anak dari masyarakat sekitar Kantor Kejari Gresik. Harapannya, anak-anak yang sudah berani khitan bisa melaksanakan khitan dengan gratis saat libur sekolah.

“Khitan merupakan kegiatan menjaga kesehatan dan kebersihan bagi umat muslim, sehingga kita adakan khitan untuk anak-anak dari masyarakat sekitar,” kata Nana Riana.

Sedangkan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, diharapkan masyarakat dan pegawai Kejari Gresik dapat mengotrol kondisi kesehatannya, agar selalu sehat dalam menjalankan tugas sehari-hari. “Agar masyarakat dan pegawai Kejari ini bisa memeriksakan kesehatannya, sehingga bisa untuk menjalankan tugas sehari-hari. Termasuk kegiatan donor darah, kita membantu masyarakat yang membutuhkan darah,” katanya.  (yad)

Semarakkan Peringatan HBA, Kejari Gresik Gelar Baksos Donor Darah, Periksa Kesehatan dan Khitan Massal, Gratis! Selengkapnya

Polres Gresik Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Pesisir Kelurahan Lumpur 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar kegiatan pengobatan gatis dan vaksinasi massal di Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 26 Juni 2023. Bakti sosial (baksos) rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-77. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu mendapatkan pengobatan gratis dapat dirasakan oleh masyarakat

“Bakti kesehatan pengobatan gratis dan vaksinasi massal ini merupakan bentuk kepedulian polri kepada masyarakat,” ujar Kompol Erika.

Diharapkan dengan dilaksanakanya kegiatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, mampu membangun kemitraan, kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

“Selama kegiatan berlangsung warga mendapat pelayanan berupa pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan GDA, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan Asam urat, pemeriksaan Gula darah dan pemberian obat setelah konsultasi dengan dokter,” tutur mantan Waka Polres Jombang itu. Selain pengobatan gratis, pihaknya juga melaksanakan bakti sosial dengan membantu sembako secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara Kasi Dokkes Iptu Sugioto menjelaskan, tercatat 100 warga yang secara antusias mengikuti pengobatan gratis di wilayah pesisir Gresik ini. (yad)

Polres Gresik Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Pesisir Kelurahan Lumpur  Selengkapnya