Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mengunjungi Warga dan Mengidentifikasi Dampak Pascabanjir Bandang dan Longsor di Bawean

GRESIK,1minute.id – Banjir bandang melanda Pulau Bawean membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu melakukan peninjauan ke lokasi bencana di pulau terluar Gresik yang berjarak 80 mil laut. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menuju lokasi bencana bersama Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir.

Serta mengajak Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan, Kepala DLH Sri Subaidah, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Tony tiba pada Minggu, 5 Maret 2023.

Gus Yani kali pertama mengunjungi Desa Patarselamat, Kecamatan Sangkapura untuk meninjau kerusakan fasilitas umum yang rusak. Diantaranya, kantor balai desa, dan pos kesehatan desa (Poskesdes). Gus Yani melakukan dialog dengan warga Desa setempat. Mendengarkan curhat warga terdampak bencana yang paling mengerikan di kepulau yang dikenal dengan sebutan lain seribu bukit itu. 

Setelah berdialog langsung dengan warga , mantan Ketua DPRD Gresik itu kemudian melanjutkan peninjauan ke Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura. Disini, Gus Yani  meninjau jembatan yang ambruk akibat banjir bandang itu. Berikutnya, menuju UPT SDN 357 Gresik di Desa Sungairujing. Banjir  bandang itu telah memporak-porandakan 4 dari 5 ruang kelas. 

Peninjauan terakhir menuju ke lokasi korban terdampak bencana di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura.  Di desa ini, terdapat 2 rumah roboh, 4 rumah rusak berat, 2 jembatan irigasi dan jembatan penghubung antardesa hanyut diterjang banjir bandang itu. Sebanyak 168 warga yang terdampak bencana alam itu.

BANTUAN WARGA TERDAMPAK BENCANA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Bawean pada Minggu, 5 Maret 2023 ( Foto : Prokopim Setkab Gresik)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kedatangan bersama Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ke Pulau Bawean untuk memastikan upaya pemulihan berjalan maksimal pascabanjir bandang dan tanah longsor.

“Kami sudah melihat langsung kondisi dampak banjir dan longsor. Recovery pascabencana harus segera dilakukan, perbaikan infrastruktur seperti penanganan kerusakan rumah, jembatan dan akses jalan,” katanya. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga akan mendatangkan alat berat, untuk penanganan longsor di beberapa titik desa untuk menormalisasi Kali atau Sungai yang dangkal dan mengalami penyempitan. “Nantinya alat berat disiagakan disini. Secara bergantian melakukan penanganan longsor di Bawean. Selain itu Dinas PUTR dan CKPKP akan siaga melakukan perbaikan fasilitas umum yang rusak dan saluran air bersih warga yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Selain itu, kedatangan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak hanya meninjau lokasi dan warga terdampak bencana. Bupati Fandi Akhmad juga membawa bantuan untuk warga terdampak disana. 

“Tidak hanya memberikan sembako. Yang paling utama mengidentifikasi beberapa wilayah atau desa yang mengalami bencana. “Setelah diidentifikasi akan segera dilakukan penanganan dan pengendalian. Baik mendatangkan alat berat maupun yang akan dilakukan oleh OPD terkait,” katanya. 

Ia menghimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan menjaga kebersihan sungai dan lingkungan serta waspada saat cuaca ekstrim dan intensitas hujan tinggi. Bupati juga meminta kepada camat untuk selalu berkoordinasi dengan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). “Sebagai mitigasi bencana camat juga harus selalu berkoordinasi dengan BMKG. Perubahan iklim menjadi konsentrasi kita bersama apalagi sering terjadi pada malam hari,” tutur bupati. 

Untuk diketahui banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah desa di Pulau Bawean pada 2 Maret 2023. Bencana itu, akibat curah hujan tinggi selama 2 hari, mulai 1 Meret 2023. Selain curah hujan tinggi, dikabarkan tanah longsor hutan mulai gundul diduga akibat maraknya penebangan kayu secara ilegal. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Mengunjungi Warga dan Mengidentifikasi Dampak Pascabanjir Bandang dan Longsor di Bawean Selengkapnya

Ribuan Pelajar Di Lapangan Gembus Mengikuti Puncak Harlah IPNU dan IPPNU Di Bungah

GRESIK,1minute.id – Ribuan pelajar Nahdlatul Ulama berkumpul di Lapangan Gembus Jalan Raya Bungah, Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 4 Maret 2023. Kehadiran mereka untuk mengikuti Pelajar NU Bersholawat. Kegiatan puncak rangkaian Hari Lahir (Harlah) IPNU dan IPPNU 

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan peringatan harlah tersebut menjadi media dalam meneruskan perjuangan para ulama terdahulu.

“Melalui kegiatan hari lahir IPNU dan IPPNU ini, dapat menjadi perantara agar kita dapat meneruskan perjuangan para ulama’ dan kiai dalam membangun NU yang lebih baik,” ujar ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Harla Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)  diperingati setiap 24 Februari. Sedangkan, harlah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) diperingati setiap 2 Maret. Tahun ini, dua badan otonomi (banom) memasuki usia 69 dan 68 tahun. Selain Wabup Aminatun Habibah, kegiatan Pelajar NU Bersholawat ini dihadiri 

Munsyid AM Jember Gus Bayu, Ketua Tanfidziah MWC NU Bungah KH. Ala’udin, pengurus PAC Muslimat NU Bungah, pengurus PAC Fatayat NU Bungah, Ketua PAC IPNU dan IPPNU Bungah.

Bu Min melanjutkan  bahwa saat ini pelajar NU memiliki tantangan yang sangat besar di era modern. “Saya berharap IPNU-IPPNU Bungah ini dapat terus berkegiatan positif. Sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan pelajar NU di zaman modern, khususnya di Bungah,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah kegiatan dilakukan untuk memeriahkan Harla ke-69 IPNU dan harlah ke-68 IPPNU itu. Antara lain, ziarah sesepuh, perlombaan Epic (Event Pelajar Integration Competition) yang diisi dengan turnamen e-sport, olimpiade Aswaja, turnamen futsal, dan lomba videografi. Kemudian workshop multimedia dan jurnalistik, pengibaran bendera IPNU dan IPPNU. Dab, Sabtu malam ditutup dengan Pelajar NU Bersholawat.

Ketua PAC IPNU Bungah Ahmad Athoul Hasib mengatakan, dirinya bersama kader-kader pelajar NU akan membantu dalam mengembangkan potensi dari pelajar NU di Bungah. “Tentu saja di generasi sekarang ini kita perlu menunjukkan bahwa kita adalah generasi yang progresif sebagai penerus bangsa,” ujar Hasib. (yad)

Ribuan Pelajar Di Lapangan Gembus Mengikuti Puncak Harlah IPNU dan IPPNU Di Bungah Selengkapnya

Pascabanjir, Bupati Gresik Normalisasi Kali Lamong Dilanjutkan

GRESIK,1minute.id – Banjir luapan Kali Lamong telah surut. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan komitmen untuk melanjutkan normalisasi Kali Lamong. Hasilnya sudah bisa terasakan meskipun belum maksimal. Normalisasi Kali Lamong mulai Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean dan Menganti akan kembali dikemukakan. Sedangkan, anak-anak sungai Kali Lamong juga akan dilakukan inventarisasi pada titik rawan jebol. 

Luapan Kali Lamong yang sempat melanda sejumlah kecamatan di Gresik Selatan disebabkan curah hujan tinggi juga sejumlah tanggul di anak Kali Lamong jebol. Diantaranya, tanggul Desa Beton, Kecamatan Menganti. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat mengungkapkan rencana Pemkab Gresik untuk membuat kolam retensi di tiga titik yakni Benjeng, Kedamean dan Cerme. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani penanganan banjir jangka pendek dengan normalisasi. “Kalau jangka panjang kita bikin kolam retensi. Ini upaya kita, meskipun ini bukan kewenangan kita, tapi kita akan berjuang demi masyarakat karena kita punya martabat,” tegasnya pada Sabtu, 4 Maret 2023.

Sementara konsep kolam retensi adalah menampung volume air ketika debit mencapai maksimum sungai. Kemudian secara perlahan akan mengalir kembali ke sungai ketika debit di sungai sudah kembali normal. 

Secara spesifik kolam retensi akan menyerap besarnya puncak banjir yang ada di sungai. Sehingga potensi overtopping yang mengakibatkan tanggul dan luapan sungai bisa tereduksi. Kolam retensi akan dibangun 5 hektare dengan kedalaman 4 meter. Sehingga nantinya mampu menampung 200 ribu m³ air. Bila membangun 3 kolam retensi air yang bisa ditampung sebanyak 600 ribu m². 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meninginkan ada kolam retensi juga di Balongpanggang. Jadi, ketika air kiriman dari Mojokerto dan Lamongan bisa masuk ke kolam retensi di Balongpanggang. Hal ini membuat debit air Kali Lamong yang mengalir dari hulu ke hilir bisa berkurang.

Lalu, kolam retensi juga dibangun di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean yang merupakan dataran rendah. Sehingga air bisa tertampung di kolam retensi tidak sampai membuat tanggul anak Kali Lamong jebol lagi. Tak hanya itu, kolam retensi itu juga ada di Cerme. “Dengan adanya pengerukan Kali Lamong dan tiga kolam retensi penampung air ini, setidaknya kita bisa mengendalikan banjir,” mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Pascabanjir, Bupati Gresik Normalisasi Kali Lamong Dilanjutkan Selengkapnya

Giliran Enam Desa Di Kecamatan Duduksampeyan Segera Menikmati Air Umbulan, Pemasangan 3.500 SR Gratis

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mendapatkan air bersih telah teralisasi tahun lalu, 2022. Mereka harus menunggu 30 tahun untuk bisa menikmati air bersih. 

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berusaha mewujudkan mimpi masyarakat Kecamatan Duduksampeyan untuk bisa menikmati air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik. 

Sosialisasi persiapan pekerjaan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan DAK Umbulan mulai dilakukan oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik di salah satu tempat pemancingan di Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dan Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi. Serta, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) di Kecamatan Duduksampeyan.

“Saya berada di Kecamatan Duduksampeyan dalam rangka sosialisasi DAK SPAM Umbulan. Ini merupakan salah satu Program Nawa Karsa, yaitu Gresik Mapan dalam kaitannya dengan pendistribusian air bersih. Kami mendapatkan 3.500 sambungan rumah secara gratis dalam mendukung penyerapan air Umbulan, dimana target kita 1.000 liter per detik bisa terealisasi,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya pada Rabu, 1 Maret 2023.

Dalam sosialisasi ini, terlihat wajah-wajah semringah masyarakat yang bakal mendapatkan air bersih dari Umbulan, Pasuruan itu.  Sebanyak 3.500 sambungan rumah (SR) gratis tersebut rencananya akan digarap di 6 desa di Kecamatan Duduksampeyan, yakni Desa Petis Benem, Desa Wadak Lor, Desa Wadak Kidul, Desa Sumengko, Desa Duduksampeyan, dan Desa Sumari. “Semuanya ditargetkan akan selesai dan bisa mancur menjelang akhir tahun 2023,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ini.

Pemkab Gresik mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat yang dikelola oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik sebanyak 3.500  rumah akan mendapatkan sambungan rumah secara gratis. Airnya berasal dari sumber mata air Umbulan yang sudah layak minum dan sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sementara, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah berharap dukungan penuh dari masyarakat sehingga pekerjaan perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan DAK Umbulan selesai tepat waktu. 

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pengerjaannya. Karena pastinya akan dilakukan penggalian di titik-titik pengerjaan, dan ini bisa mengganggu kenyamaman masyarakat semua. Namun, kami juga membuka seluas-luasnya komunikasi dari masyarakat jika ada kendala. Karena pada dasarnya semuanya kita lakukan untuk kepentingan masyarakat,” kata Ida.

Komitmen yang sama juga ditunjukkan Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi. Dirinya juga memohon maaf jika selama ini pelayanan Perumda Giri Tirta masih kurang maksimal.

“Insya Allah kedepan kami akan terus berbenah agar bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” kata Kurnia Suryandi. (yad)

Giliran Enam Desa Di Kecamatan Duduksampeyan Segera Menikmati Air Umbulan, Pemasangan 3.500 SR Gratis Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi” memberikan bantuan 750 paket sembako untuk disalurkan di sejumlah posko dapur umum bencana banjir Kabupaten Gresik.

Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan 2.000 karung untuk pembuatan tanggul darurat. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh perwakilan perusahaan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik yang saat ini mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur harus hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Timur, khususnya pada saat musibah seperti banjir di Gresik.

“Petrokimia Gresik dalam operasional bisnisnya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas sebagai Solusi Agroindustri. Petrokimia Gresik yang juga anggota holding Pupuk Indonesia ini kehadirannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Satriyo.

Adapun bantuan sembako yang disalurkan setiap paketnya berisi beras 3 kilogram, minyak 1 liter, gula 1 kilogram dan mi instan 5 bungkus. Terkait bantuan ini, Petrokimia Gresik telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik agar jenis bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan dari para korban terdampak luapan Kali Lamong itu.

“Kami berharap bantuan TJSL ini dapat meringankan beban saudara kami yang terdampak banjir. Bantuan ini kami salurkan melalui BPBD untuk didistribusikan ke sejumlah dapur umum seperti di Posko Shelter Cerme, Desa Gadingwatu, Perumahan Omah Indah Menganti dan Perumahan Taman Gading Menganti,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Gresik. Seperti diketahui, banjir sempat merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik akibat tanggul jebol dan luapan sungai. Antara lain Kecamatan Driyorejo, Menganti, Benjeng, Kecamatan Cerme dan Balongpanggang.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa tanggap dengan kondisi apapun yang terjadi di Jawa Timur pada umumnya dan Kabupaten Gresik pada khususnya. Mudah-mudahan banjir yang melanda saudara-saudara kita ini segera surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutupnya.

Sementara itu, luapan Kali Lamong berangsur surut di sejumlah desa yang terdampak. Pemkab Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan pemompaan air untuk mengurangi genangan air. Luapan Kali Lamong ini akibat intensitas curah hujan di wilayah hulu yakni Bojonegoro, dan Lamongan cukup tinggi. Akibat Kali Lamong yang memasuki Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer dari 112 kilometer yang melintasi empat kabupaten/kota meluap.  (yad)

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Lagi, Bupati Gresik Sambangi Warga Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali memantau kondisi banjir luapan Kali Lamong. Sehari sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memantau dan membagikan sembako kepada warga terdampak di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.  

Tadi sore, Jumat, 24 Februari 2023 Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar memantau kondisi banjir di Desa Jono, Kecamatan Cerme. Air bah mulai masuk Desa Jono pada Kamis petang. Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan dan Camat Cerme Umar Hasyim. 

Selain memantau perkembangan banjir luapan Kali Lamong, juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat desa setempat. Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga menyapa warga setempat. Bupati Fandi Akhmad Yani menceritakan selama dua tahun bersama Bu Min, Wakil Bupati Gresik mengupayakan penanggulangan Kali Lamong. Melakukan normalisasi Kali Lamong. 

“Kami sudah dua tahun ini sudah berupaya, dan tidak menunggu karena keterbatasan kewenangan. Karena biasanya terkait sungai banyak kewenangan yang terbatasi, ini kewenangan BBWS atau ini kewenangan pemerintah pusat. Kami berupaya apa yang bisa kita lakukan dalam pengendalian banjir ini akan kita lakukan,” terang Gus Yani.

Gus Yani menjelaskan, sejak awal menjabat langsung memohon izin kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk melakukan normalisasi dengan cara mengeluarkan rekomendasi teknis dalam membantu balai besar dalam upaya normalisasi Kali Lamong.

“Selama ini kami sudah mengupayakan berbagai pembebasan lahan guna pembangunan tanggul dan normalisasi yang mencapai luasannya sudah lebih dari 50%. Kedepan, solusi kami tidak akan berhenti di normalisasi saja. Kami akan mendesain kolam-kolam retensi dengan luasan kewenangan daerah sehingga bisa menampung air yang meluap,” ujar Gus Yani. “Ini butuh gerak cepat, dan apa yang menjadi kewenangan kita akan kita kerjakan,” tegasnya.

Untuk diketahui Kali Lamong memiliki panjang 103 kilometer.  Melintasi 4 Kabupaten/Kota yakni Lamongan, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya. Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58,1 kilometer melintasi kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean, Menganti, dan Kebomas. (yad)

Lagi, Bupati Gresik Sambangi Warga Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Kolam Retensi Di Bangun di 3 Titik, Estimasi Bisa Menampung 600 Ribu Meterkubik Air Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Luapan air bah kiriman Kali Lamong ke Kabupaten Gresik meluas. Selain merambah 13 desa di dus kecamatan Cerme dan Menganti. Pada Kamis malam, 23 Februari 2023 air bah memasuki ke Desa Kedayang dan Prambangan di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Ratusan hektar tambak udang vaname di dua desa itu terendam air bah kiriman dari kabupaten tetangga itu. Pemkab Gresik seakan “berjuang sendirian” untuk mengatasi luapan air kiriman tersebut. Pemkab Gresik pun tidak bisa melakukan intervensi kebijakan kepada daerah.

Kondisi tersebut membuat Pemkab Gresik terus mematangkan rencana pembuatan kolam retensi selain melanjutkan proses normalisasi dan pembebasan lahan di bantaran Kali Lamong tersebut. Ada sejumlah titik yang bakal digunakan pembuatan kolam retensi atawa waduk penampungan air itu. 

Titik tersebut berada di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme ; Desa Cerme, Kecamatan Kedamean dan Desa Sedapurklagen, Kecamatan Benjeng atau di Kecamatan Balongpanggang. Tiga desa itu menjadi langganan banjir karena kondisi geografis atau elevasi terendah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan awal untuk tempat pembuatan kolam retensi itu. Karena air mengalir ke tempat yang lebih rendah. Sehingga tempat kolam penampungan air berada di elevasi terendah. Ia mencontohkan Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme.

Di desa itu, katanya, pemerintah memiliki aset tanah seluas 9 hektar. Namun, Pemkab Gresik tidak akan menggunakan aset tersebut secara keseluruhan. “Kita akan gunakan untuk kolam retensi seluas 5 hektar dengan kedalaman 4 meter,” terangnya usai meninjau warga terdampak banjir Kali Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Kamis, 23 Februari 2023.

Di dua titik lainnya yakni Desa Sedapurklagen dan Cermen, masing-masing seluas 5 hektar. Mengapa 5 hektar? “Sebab, kewenangan Pemkab hanya 5 hektar,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bila satu kolam dengan luas 5 hektar dan kedalaman 4 meter bisa menampung 200 ribu meterkubik (m³) air. “Kita gunakan pintu air, ketika debit air tinggi dan sepadan tanggul sungai, pintu air dibuka untuk gravitasi air turun ke kolam retensi,” terangnya. 

Sehingga debit air Kali Lamong sepanjang 58 kilometer ini akan berkurang karena mencari kantong-kantong penampungan air. “Bila di Balongpanggang ada kolam retensi, air akan berkurang 200 ribu meterkubik. Dan, seterusnya. Idealnya setiap kecamatan yang berada di kawasan Kali Lamong harus memiliki kolam retensi,” tegasnya. Kolam retensi rencana akan dibangun pada 2024. (yad)

Kolam Retensi Di Bangun di 3 Titik, Estimasi Bisa Menampung 600 Ribu Meterkubik Air Kali Lamong  Selengkapnya

Banjir Kali Lamong Meluas, Bupati Gresik dan Kapolres  Kirim Bantuan Gunakan Perahu Karet

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong ngamuk. Air bah kiriman itu terus mengalir hingga jauh. Ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan normalisasi dan melakukan penyedotan air belum bisa mencegah air surut. Bahkan, semakin mengalir jauh karena ada sejumlah tanggul jebol.

Data didapat 1minute.id air bah merambah 13 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Cerme dan Menganti. Rinciannya, Di Kecamatan Cerme di Desa Morowudi, Dungus, Pandu, dan Iker-Ikergeger. Ketinggian air rata-rata selutut orang dewasa. Desa Morowudi, terdampak paling parah. Ada 175 unit rumah yang terendam. Jalan Raya Morowudi ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Arus lalu lintas dialihkan lewat Pasar Cerme ke arah Benjeng. Dan, juga arah sebaliknya. 

Sedangkan di Kecamatan Menganti, air bah luapan Kali Lamong menggenangi Desa Boboh, Bringkang, Mojotengah, Pranti, Putat Lor, Beton, Gading Watu , Boteng dan Hendrosari. Simpang tiga Jalan Raya Boboh menuju Benowo, Surabaya ditutup untuk semua kendaraan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom kembali melakukan pemantauan perkembangan banjir luapan Kali Lamong itu pada Kamis, 23 Februari 2023. Gus Yani dan Kapolres Adhitya mendatangi sejumlah warga di Desa Morowudi yang terdampak paling berat akibat banjir kiriman itu. 

Mereka mendatangi rumah dan memberikan bantuan kepada warga terdampak dengan naik perahu karet. Sebab, ketinggian air di Jalan Raya Morowudi itu mencapai pinggang orang dewasa. Selama 60 menit, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad dan AKBP Adhitya blusukan  menemui warga terdampak banjir. Dalam dialog bersama dengan warga Desa Morowudi, Gus Yani seakan ikut merasakan kesusahan yang dialami warganya akibat luapan Kali Lamong itu. “Sekarang sudah memasuki hari kelima. Air surut 5 centimeter. Naik lagi 10 centimeter,” kata seorang warga di Desa Morowudi.

DIALOG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berdialog dengan warga terdampak luapan Kali Lamong di Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Kamis, 23 Februari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kondisi itu yang membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin. “Saya ikut merasakan prihatin,” kata Gus Yani didampingi Kapolres Adhitya usai melakukan peninjauan lokasi banjir di Desa Morowudi pada Kamis, 23 Februari 2023. Banjir luapan Kali Lamong ini menjadi perhatian serius pemerintah. Sejumlah upaya untuk mencegah banjir cepat surut telah dilakukan. “Kami sudah mengajak BBWS melakukan penyedotan dengan mesin pompa air kekuatan besar tapi belum bisa surut,” imbuhnya. 

Penyebabnya, ada kondisi geografis di kecamatan Cerme dan lainnya lebih rendah dari bagian hulu. Selain itu, intensitas curah hujan yang sangat tinggi.  “Kondisi itu membuat sejumlah desa yang tergenangi air kiriman lama suratnya,” katanya. 

Untuk menanggulangi banjir kiriman ini, Pemkab Gresik harus berjuang sendiri. Sebab, Pemkab Gresik tidak melakukan intervensi kebijakan kepada kabupaten lain. “Mudah-mudahan dalam satu atau dua hati ini bisa surut,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menambahkan, penanganan yang dilakukan oleh Pemkab Gresik sudah on the track. “Pemkab Gresik telah membuka dapur lapangan (dapur umum) untuk mensuplai kebutuhan warga terdampak ini. Dan posko kesehatan. Kami akan terus membantu Pemkab untuk ikut untuk meringankan beban warga yang terdampak,” kata AKBP Adhitya Panji Anom. 

Perwira dua melati ini, meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama orang tua harus memperhatikan anak-anak yang sedang bermain di area banjir. “Orang tua harus menjaga anak-anaknya. Dan, melarang anaknya untuk berenang di daerah banjir. Karena kita tahu kapan volume air besar sehingga arusnya tiba-tiba naik. Sehingga bisa berpotensi menimbulkan kerawanan bagi anak-anak,” katanya.

Selain itu, Kapolres Adhitya juga menghimbau masyarakat tidak memaksakan diri tetap tinggal di rumah bila kondisi air terus meningkat. “Jika kondisi rumah sudah tidak layak lagi (banjir) silakan mengungsi di tempat yang sudah disediakan. Jadi jangan dipaksakan tetap dirumah khawatir ada arus listrik yang bisa membahayakan penghuni rumah tersebut,” katanya. 

Namun, Kapolres Adhitya bersyukur sampai saat ini, belum ada evakuasi warga yang terdampak banjir Kali Lamong itu. “Data kami, sejak 2 hari lalu warga mulai kembali ke rumah masing-masing,” katanya. (yad)

Banjir Kali Lamong Meluas, Bupati Gresik dan Kapolres  Kirim Bantuan Gunakan Perahu Karet Selengkapnya

Prasasti baru, Bupati Gresik Resmikan Gedung MUI Termegah di Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik memiliki gedung baru dan megah. Gedung MUI termegah di Jawa Timur itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 Februari 2023. Gedung dua lantai itu berada dalam kompleks Masjid Agung Gresik Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik berdiri diatas lahan seluas 17.058 meter persegi (m²).

Peletakan batu pertama pembangunan gedung MUI ini dibangun ketika masih ada wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Saat itu, 2021 diawal pemerintahan duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah memerintah Kabupaten Gresik. Gus Yani-Bu Min, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021. Pembangunan dilakukan dua tahap, 2021 dan kelar Desember 2022. 

Gedung MUI di dominasi warna hijau toska dan kuning emas terlihat megah. “Saat itu kondisi anggaran sedang tidak baik karena adanya pandemi Covid-19. Semoga gedung ini membawa barokah,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 22 Februari 2023. Ia menceritakan, gagasan pembangunan gedung MUI Gresik mulai 2019. Saat itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Sedangkan, Ketua fraksinya adalah Much Abdul Qodir-kini-Ketua DPRD Gresik. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik membangun gedung ini, katanya, MUI mempunyai peran strategis dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dinamika yang ada di Gresik diperlukan peran, fatwa atau nasehat MUI dalam menjaga iklim yang kondusif. Bupati juga mengapresiasi MUI Gresik atas capaian tata kelola organisasi sosial keagamaan terbaik Jawa Timur. Ini prestasi luar biasa selain sebagai Himayatul Ummah dan Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah.

“MUI Gresik telah melakukan berbagai kegiatan seperti membantu pemerintah dalam berbagai persoalan masyarakat. Mulai dari penanganan Covid-19, kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, dan fatwa keagamaan,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Jawa Timur KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, peran Pemerintah Kabupaten Gresik yang dipimpin Gus Yani sangat luar biasa atas terwujudnya pembangunan kantor MUI Gresik.

“Dengan di bangunnya kantor MUI ini sangat muftadol. Gresik merupakan berlabuhnya penyiar Islam di Nusantara yaitu Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri,” tutur Kiai Mutawakkil, panggilan akrab Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo.

DIRESMIKAN: Gedung baru MUI Gresik diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 22 Februari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)1

Dirinya berharap, MUI Gresik untuk menjalin hubungan yang harmoni dengan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya kemaslahan masyarakat. MUI merupakan wadah berkhidmat para Kiai, Ulama, Cendekiawan untuk kepentingan umat, bangsa dan negara. “Hari ini Gus Bupati mengajarkan kita suatu bagian kemulyaan. Melalui kebijakannya dalam membangun kantor MUI Gresik untuk kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Dirinya, juga mengajak meningkatkan khidmah melalui peran MUI. Di antaranya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan, melalui instrumen-instrumen keagamaan sesuai dengan tujuan untuk kebaikan.

Selain itu, memediasi masyarakat dan pemerintah melalui pelayanan keumatan, menjadi rujukan pemerintah dan masyarakat melalui keputusan keagamaan. Terakhir peran MUI menjaga harmoni antarumat beragama dalam kebhinekaan beragama.

“MUI Jatim memiliki 3 program prioritas, yaitu meningkatkan kualitas syiar keagamaan, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta mengembangkan ekosistem ekonomi halal,” tegasnya.

Sementara, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodiq mengaku bersyukur, MUI Gresik memiliki kantor baru. Menurutnya, hal ini tak lepas dari keseriusan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “MUI merupakan rumah Islam, memiliki peran strategis sekaligus mitra pemerintah yang tidak bisa dipisahkan dan saling melengkapi,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan diresmikannya gedung baru MUI ini tentunya menjadi energi positif untuk pelayanan kepada umat. Komitmen sinergitas itu akan kita lakukan terus menerus di berbagai persoalan umat.

“Hubungan simbiosis mutualisme tersebut juga terjadi di Gresik, berbagai persoalan keagamaan dan keumatan diselesaikan bersama sama sesuai peran dan fungsi masing-masing, “kata Kiai Mansoer Sodiq. (yad)

Prasasti baru, Bupati Gresik Resmikan Gedung MUI Termegah di Jawa Timur  Selengkapnya

Pemkab Gresik Bangun Kolam Retensi Cegah Air Bah Meluap ke Permukiman 

GRESIK,1minute.id – Normalisasi Kali Lamong terus dilakukan oleh Pemkab Gresik. Namun, ikhtiar itu belum bisa mencegah musibah banjir karena intensitas hujan sangat tinggi dalam dua pekan terakhir. 

Sejumlah desa di lima kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Kedamean dan Menganti sempat terendam air bah kiriman dari hulu yang berada di Mojokerto maupun Lamongan. Kini, air bah mulai surut di sejumlah desa kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Namun, potensi Kali Lamong meluap masih cukup besar karena curah hujan berdasarkan prakiraan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya masih belum berakhir.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dua minggu terakhir ini pihaknya terus memantau perkembangan cuaca untuk melakukan mitigasi bencana. “Namun curah hujan memang sangat tinggi sehingga Kali Lamong meluap. Ditambah ada tanggul yang jebol,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meresmikan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik pada Rabu, 22 Februari 2023.

Tinggi curah hujan itu membuat air bah menggenangi sawah, jalan poros desa, hingga rumah-rumah warga yang berada di bantaran Kali Lamong. Kondisi itu, imbuhnya,  membuat pihaknya harus melakukan sejumlah langkah agar air Kali Lamong tidak meluap ke kawasan permukiman. Langkah yang akan dilakukan diantaranya membangun kolam retensi atau kolam atau waduk penampungan air sementara di sejumlah kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng, Kedamean dan Cerme. 

“Pembangunan kantong-kantong penampungan air sementara ini akan kita mulai tahun 2024,” terangnya. Kantong penampungan air sementara itu, diharapkan bisa mengurangi dampak air luapan Kali Lamong. “Sehingga air tidak deras. Air bisa habis sebelum masuk kota,” katanya.  Pembangunan penampungan air sementara itu harus dilakukan oleh Pemkab Gresik karena pihaknya tidak bisa melakukan intervensi kebijakan di Kabupaten/kota lainnya yang berada di aliran Kali Lamong itu. (yad)

Pemkab Gresik Bangun Kolam Retensi Cegah Air Bah Meluap ke Permukiman  Selengkapnya