Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak

GRESIK,1minute.id – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunanan (Musrenbang) Anak. Musrenbang mengangkat tema “Meraih Cita, Meraih Asa, Bersama Komunitas Anak Gresik Ceria’, kegiatan Ngobrol bareng ini diikuti oleh puluhan perwakilan anak dari beberapa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Tujuannya, ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pemenuhan hak-hak anak sehingga bisa mewujudkan Gresik Kota Ramah Anak, Gresik Nyaman bagi semua warga. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Musrenbang untuk mendapatkan masukan pemikiran dari anak-anak.  Masukan iru berharga untuk kebijakan ramah anak di Kabupaten Gresik. 

Musrenbang anak merupakan komitmen nyata Kabupaten Gresik, yang terus berbenah untuk menjadi Kabupaten yang layak untuk anak. “Kami di Pemerintah Kabupaten Gresik harus memperhatikan seluruh kebutuhan anak-anak di Kabupaten Gresik. Sebagai informasi, di Kabupaten Gresik saat ini terdapat kurang lebih 370 ribu anak. Dan saat ini suaranya diwakili oleh anak-anak disini,” ungkap Bu Min, begitu Wabup kerap disapa pada Senin, 20 Februari 2023.

Oleh karenanya, Bu Min berharap hasil dari Musrenbang anak harus bisa merepresentasikan apa yang menjadi harapan anak-anak di Gresik. Selain itu, Wabup berlatar pendidik itu,  juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak hanya menuntut haknya saja, melainkan juga memenuhi apa yang sudah menjadi kewajibannya.

Kepada jajaran OPD di Kabupaten Gresik, Bu Min menegaskan kebijakan kabupaten layak anak merupakan prioritas yang wajib menjadi perhatian dalam menyusun program dan kegiatan dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Harapan besar kita adalah semua anak di Kabupaten Gresik mendapatkan layanan yang baik serta terpenuhi semua haknya. Bersama dengan anak-anak, bagaimana membuat kabupaten kita ini menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr. Titik Ernawati mengatakan bahwa hasil dari Musrenbang anak  menjadi usulan rencana program pemenuhan dan juga sebagai masukan prioritas pemenuhan hak anak di Kabupaten Gresik.

Kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Bu Min dalam Musrenbang anak, tidak dilewatkan begitu saja oleh anak-anak yang hadir. Dalam sesi diskusi, tidak henti-hentinya anak anak menyampaikan berbagai masukan dan kejadian di lapangan. Mulai dari masalah bullying , sekolah dan tempat ramah anak, masalah edukasi seksual, hingga keberpihakan pada kelompok inklusi tidak lepas dari sorotan. (yad)

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak Selengkapnya

Tanggul Desa Beton Jebol Lagi, Selebar 4 Meteran

GRESIK,1minute.id – Tanggul Desa Beton, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik kembali jebol pada Senin malam, 20 Februari 2023. Lebarnya sekitar 4 meteran. Lebih lebar dibandingkan kali pertama jebol pada Minggu, 19 Februari 2023.

Lokasi tanggul yang jebol akibat tidak kuat menahan derasnya arus membuat air masuk ke areal persawahan dan sebagian area rumah warga yang menempati tanah kavlingan di Desa itu. Pemerintah desa setempat telah menyiapkan tempat pengungsian bagi warga yang terdampak luapan Kali Lamong tersebut.

“Iya, tanggul (Desa Beton) kembali jebol,” kata Gunawan Purna Admaja dikonfirmasi seluler pada Selasa, 21 Februari 2023. Lokasi tanggul yang jebol, katanya, di lokasi yang baru selesai perbaikan penanggulangan. “Arusnya memang sangat kuat. Deras,” tegas mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik itu. 

Akibat tanggul yang jebol itu, puluhan hektar sawah kembali terendam. Air juga masuk ke area tanah kavlingan. “Ada beberapa yang terendam. Kami sudah siapkan tempat evakuasi bagi warga. Lokasinya di Balai desa,” terangnya. Untuk diketahui, Minggu malam tanggul Desa Beton jebol selebar 2 meteran. Air mengalir deras ke areal persawahan. 

Pemkab Gresik menggerahkan dua unit ekskavator untuk melakukan penanggulangan pada Senin, 20 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhianita Tri Astuti, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan serta Camat Menganti Gunawan Purna Admaja meninjau lokasi penanggulan. Saat itu, kondisi sedang hujan. 

Namun upaya Pemkab Gresik belum bisa menahan derasnya air kiriman dari bagian hulu yakni Lamongan dan Mojokerto itu. Akibat, tanggul kembali jebol. (yad)

Tanggul Desa Beton Jebol Lagi, Selebar 4 Meteran Selengkapnya

Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Aisyiyah Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik !

GRESIK,1minute.id – Pengurus Daerah  Muhammadiyah dan Aisyiyah menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke XI di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Bungah, Kabupaten Gresik pada Minggu, 19 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka forum tertinggi di dua organisasi kemasyarakatan yang mengusung tema “Membumikan Islam Berkemajuan” itu.

Pada kesempatan ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap pelaksanaan Musyda ke XI Muhammadiyah dan Aisyiyah ini berjalan dengan lancar melahirkan kepengurusan yang solid serta mampu membawa kemajuan Muhammadiyah.

“Mudah mudahan terlahir pemimpin yang bisa membawa kemajuan ketua dan pengurus Muhammadiyah Gresik yang bisa berkolaborasi dengan pemerintah,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah ini dihadiri oleh Pengurus Wilayah  Muhammadiyah (PWM) Jatim Tamhid Mashudi, Ketua PW Aisyiyah Jatim Siti Asma serta Anggota Komisi X DPR RI Zainudin Maliki.

Hadir pula, Ketua DPD PAN Gresik juga anggota DPRD Gresik Faqih Usman, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Anggota DPRD Gresik Partai Demokrat Suberi, Ketua DPC Partai Gerindra Gresik Asluchul Alif, Ketua DPC Partai Umat Gresik Burhan serta Ketua DPD LDII Gresik K.H Abdul Muis.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan pada pelaksanaan Musyda harus menjaga setiap gagasan setiap ide yang dikemukakan seseorang atau organisasi. Jangan sampai menimbulkan perpecahan di tubuh organisasi.

“Musyda ini harus dapat menghasilkan keputusan yang strategis untuk program program Muhammadiyah dan Aisyiyah ke depan,” ungkap Bupati Gresik termuda itu.

Ia berharap organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah ikut berkontribusi dalam penanganan persoalan isu strategis nasional. Di antaranya penanganan stunting, menurunkan angka kemiskinan, serta masalah sampah untuk menuju Gresik Zero Waste.

“Persolan ini diperlukan kolaborasi dengan berbagai stakeholder termasuk Muhammadiyah dan Aisyiyah. Harapannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Ketua PD Muhammadiyah (PDM) Gresik Muhammad In’am mengatakan, pelaksanaan Musyda seharusnya digelar pada 2021. Karena ada wabah Covid-19 pelaksanaan dilakukan tahun ini, 2023. Dalam Musyda ke-XI ini, sebanyak 54 orang masuk dalam daftar calon tetap (DCT).

Dirinya berharap Musyda ini mampu membawa organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah yang lebih maju khusunya di Kabupaten Gresik. “Untuk itu Musyda ini hendaknya memilih dengan hati nurani dan pikiran yang jernih tanpa emosi,” kata In’am. Untuk diketahui, peserta Musyda atau musyawirin akan memilih 13 orang dari 54 orang DCT itu. 

Proses pemilihan menggunakan komperisasi. Setelah mendapatkan 13 orang yang memperoleh suara terbanyak.  Mereka kemudian duduk bersama untuk menentukan ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Periode 2022-2027. (yad)

Musyda ke-XI Muhammadiyah dan Aisyiyah Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik ! Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Kamis, 16 Februari 2023. Operasi pasar untuk menstabilkan harga dan mengurangi inflasi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Diantaranya, minyak goreng. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin operasi pasar migor dengan berkolaborasi Koperasi Pemasaran (Kopsar) Niaga Sejahtera yang memasarkan migor murah merek MinyakKita dengan harga Rp 14 ribu per liter. Dalam operasi pasar ini, Pemkab Gresik melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik mengalokasikan 2.250 dus atau 27 ribu liter. 

Puluhan ribu liter migor itu di distribusi ke Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik  ; Pasar Kota Jalan H. Samanhudi dan Pasar Sidomoro Jalan Kapt Dulhasim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

“Untuk menghindari terjadinya penimbunan pembelian kami batasi. Untuk masyarakat maksimal 2 liter,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful dan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah pada Kamis, 16 Februari 2023.

MINYAKKITA : Masyarakat antre membeli minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter dalam operasi pasar migor di Pasar Baru Gresik pada Kamis, 16 Februari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap operasi pasar migor ini bisa kembali menstabilkan harga migor yang sempat menghilang sehingga diatas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. “Operasi pasar akan terus dilakukan sampai puasa hingga lebaran nanti. Sehingga inflasi bisa terkendali,” imbuh Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful Ahmar membantah adanya kelangkaan migor rakyat merek MinyakKita itu. “Stok aman tapi karena distribusi kita yang belum merata,” kata Syaiful Ahmar. Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah pemerataan distribusi. Tidak hanya di Kabupaten Gresik. “Tapi distribusi ke Surabaya Raya (Gresik, Surabaya dan Sidoarjo) plus Mojokerto,” tegasnya. 

Ia menjamin persediaan migor murah sesuai HET Rp 14 ribu per liter sampai lebaran nanti aman. Untuk diketahui kuota nasional migor 450 ribu ton/bulan. Khusus Kabupaten Gresik 1000 ton / bulan. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter Selengkapnya

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard

GRESIK,1minute.id – Semarak Bonsai digelar di Gresmall Gresik. Sebanyak 975 tanaman bonsai dari berbagai pelosok negeri ikut menyemarakkan festival dan lelang bonsai untuk memeriahkan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik. Diantaranya, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Harga bonsai dari puluhan juta hingga seharga mobil Toyota Alphard. 

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Semarak bonsai hasil kolaborasi Dinas Pertanian (Distan) Gresik dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik yang diketuai oleh Muhammad Hamzah Takim itu. 

Semarak Bonsai secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 15 Februari 2023. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Kabupaten Gresik memiliki sentral tanaman hias yang terintegrasi sepanjang 15 kilometer. Sentral tanaman ini tersebar di tiga kecamatan di Gresik Selatan yakni Kedamean, Driyorejo dab Wringinanom. ” Untuk tanaman bonsai ada di Gresik Utara,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Dia berharap semarak bonsai ini bisa menjadi stimulasi bagi semua warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk melakukan budidaya tanaman bonsai. Sebab, budidaya tanaman bonsai tidak memerlukan lahan luas. ” Budidaya bonsai bisa dilakukan di teras depan rumah. Bagi yang memiliki pekarangan bisa di pekarangan,” ujarnya. Budidaya bonsai, imbuhnya, bisa menjadi alternatif profesi. “Karena harga sangat luar biasa,” imbuh Wabup berlatar pendidik ini.

Ketua Umum PPBI Pusat Erwin Lismar mengapresiasi semarak Bonsai di Gresik. Apalagi,  bonsai yang dipamerkan memiliki kualitas seni yang tinggi. “Biasa pemilik menaruh bonsai ini dilantai 3 atau dikarangkeng. Tapi, disini masyarakat bisa menikmati secara umum,” kata Erwin Lismar berseloroh. 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, pihaknya membatasi jumlah peserta dalam semarak bonsai ini. “Andai tidak kami batasi bisa tembus 10 ribu bonsai,” kata Eko. Ia menambahkan tanaman Bonsai ada unik dan langka. Jumlah jutaan jenis. ” Tapi tidak ada satu pun bonsai yang sama persis,” ujarnya. 

Vincen, salah satu peserta mengungkapkan menggemari budidaya bonsai dari orang tuanya. Remaja asal Madura, Jawa Timur membawa bonsai dari tanaman Sancang. Tingginya tidak lebih 40 sentimeter. Umur 4 tahun. Bonsai Sancang ini telah ditawar pengemar bonsai seharga Rp 100 jutaan. “Tapi, saya belum ada niatan untuk menjual,” kata Vincen di lokasi pameran. Semarak bonsai ini akan berlangsung hingga 21 Februari 2023. (yad)

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard Selengkapnya

Desa Gapurosukolilo Lumbung Pangan di Gresik, Bupati Gresik: Berpotensi Mensejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai pusat lumbung pangan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sendiri yang melaunching lumbung pangan di desa yang dikenal Kampung Arab itu pada Selasa, 14 Februari 2023. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad optimistis adanya lumbung pangan ini dapat menjadi wadah yang berpotensi mensejahterakan masyarakat sekitarnya.

“Lumbung pangan ini sangat bagus, karena berpotensi memberikan manfaat kepada masyarakat terkait kesejahteraannya. Nantinya juga perlu keterlibatan dengan UMKM sekitar, sehingga ada timbal balik dan kolaborasi yang saling menguntungkan,”ujar Gus Yani di depan para undangan dan warga setempat.

Perlu diketahui, lumbung pangan adalah tempat penyimpanan stok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini berguna saat terjadi kekurangan bahan pangan khususnya saat terjadi bencana alam. Sehingga, lumbung pangan menjadi simbol kedaulatan dan kekuatan pangan desa, dalam rangka mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Lebih lanjut, Gus Yani mengatakan, lumbung pangan dapat menjadi solusi menurunkan angka kemiskinan saat ini. Gus Yani juga menuturkan, hal ini sejalan dengan program Internasional Sustainable Development Goals (SDGs), yang salah satu tujuannya guna mengakhiri kemiskinan.

“Ini merupakan amanah dari SDGs program desa. Yang penting kepala desa faham betul tentang SDGs desa. Sehingga ketika lumbung pangan ini sudah punya pendapatan mandiri maka bisa membantu masyarakat dengan leluasa,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Launching Lumbung Pangan Desa Gapurosukolilo ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Abu Hasan juga tokoh agama setempat Habib Ahmad Assegaf.

Sementara itu, Kepala Desa Gapurosukolilo Gresik Hasan Hasyim Al Habsyi mengatakan, lumbung pangan bersama dengan BUMDes akan melaksanakan kegiatan ketahanan pangan desa. Diantaranya, mewujudkan kebutuhan distribusi pangan untuk warga, pengembangan BUMDes di bidang pangan nabati dan hewani, serta kerjasama dengan lumbung pangan provinsi.

Dia juga mengatakan, lumbung pangan bukan hanya memberikan solusi untuk masalah kelaparan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pasokan pangan dan pertanian.

“Melalui lumbung pangan, produsen pertanian dapat menyimpan dan menjual bahan pangan mereka sehingga membantu mereka mengatasi masalah ekonomi,” katanya.

Desa Gapurosukolilo tempat destinasi wisata religi Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Bupati Gresik pertama K.R.T. Poesponegoro. Berdirinya lumbung pangan di Desa Gapurosukolilo seakan mengingatkan kembali masa Syekh Maulana Malik Ibrahim menyebarkan agama Islam. Syekh Maulana Malik Ibrahim mendirikan toko kelontong untuk menemuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim menjual sembako dengan harga yang lebih murah dan membuka praktik pengobatan gratis sehingga menarik simpati masyarakat saat itu masih dominan beragama Hindu/Buddha masuk Islam. 

Kades Hasan juga mengusahakan untuk memperkuat UMKM berbasis pangan lokal. Salah satu caranya, dengan menggelar Festival Arabian Food Centre. Yang mana kuliner arab merupakan bagian dari potensi lokal Desa Gapurosukolilo. Rencana festival tersebut akan digelar saat bulan puasa mendatang di sepanjang jalan desa. (yad)

Desa Gapurosukolilo Lumbung Pangan di Gresik, Bupati Gresik: Berpotensi Mensejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan menganbil sumpah 59 pejabat mulai penjabat tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Gresik pada Kamis, 9 Februari 2023. 

Dari 59 pejabat itu, ada empat pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka (Selter). Eselon mereka naik satu tingkat menjadi eselon II. Mereka adalah Agung Endro Dwi Setyo Utomo menduduki Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Sri Subaedah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dhiannita Tri Astuti Mlmenjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan  Titik Ernawati menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPP PA).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, setelah ini pejabat yang sudah dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan cepat. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo ada beberapa isu nasional yang harus secepatnya diselesaikan. “Isu nasional itu di antaranya pengendalian Inflasi, investasi dan bagaimana menurunkan angka stunting. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yank, yang akrab disapa, Gus Yani itu.

Gus Yani menyebut, di Kabupaten Gresik angka stunting semula dari 24 persen pada 2022 turun menjadi 10 persen. Kita tidak boleh lengah, ini harus terus kita turunkan semaksimal mungkin. Selain itu kematian ibu dan anak juga menjadi potret pemerintah pusat.

“Dibutuhkan koordinasi bersama teman-teman media, bagaimana terobosan dan inovasi yang dikembangkan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Gresik. Ini menjadi contoh spirit dan keteladanan Puskesmas yang lain,” katanya.

Lebih lanjut bupati mengatakan, isu yang lain disebut Presiden tidak ada lagi investasi yang terlambat, harus dicari solusi dan permasalahannya apakah ini disebabkan adanya data yang kurang siap atau faktor penyebab lainnya.

“Loyalitas menjadi ornamen dalam melaksanakan pekerjaaan jadikan energi untuk dijalankan. Sebab loyalitas menjadi penghubung dalam organisasi dari bawah sampai atas,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, sampah juga menjadi persoalan, bagaimana pengurangan sampah di wilayah Gresik Selatan terintegrasi di TPA Belahanrejo. Setelah itu TPA Ngipik kita tangani bersama bagaimana sampah itu tidak sampai di bawa ke kota. Menurut bupati, hari ini isu yang ditanya oleh masyarakat yaitu Infrastruktur. “Alhamdulillah pengendalian banjir sudah dilakukan, ada lagi juga keluhan masyarakat yaitu kerusakan jalan,” kata Gus Yani mengingatkan. 

“Anggaran Rp 300 miliar khusus untuk infrastruktur, jangan sampai ada keterlambatan terkait lelang. Anggaran ini harus digunakan semaksimal mungkin kita prioritaskan dan harus bisa terealisasi di tahun 2023,” imbuhnya. Turut mendampingi Bupati Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini. (yad)

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas Selengkapnya

DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik Sinergi dan Kolaborasi Penegakan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Lokal

MEDAN,1minute.id – Iklim investasi di Kabupaten Gresik makin menggeliat. Tercatat selama 2022, investasi di Gresik mencapai angka Rp 31,6 triliun. Pesatnya investasi itu belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Gresik. 

Pada 2022, tingkat pengangguran terbuka di Gresik mencapai 8 persen. Turun 3 persen dari tahun sebelumnya mencapai 11 persen. Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRD Gresik Syahrul Munir menjelaskan sebenarnya sudah ada regulasi terkait investasinya itu. Yakni Perda 7/2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

”Pada aturan baru ini, perusahaan wajib mengisi lowongan pekerjaan yang dibutuhkan 60 persen dari tenaga kerja lokal. Ini harus dipahami para pengusaha,” ungkap Syahrul di acara Workshop Hari Pers Nasional bertema “Upaya Meningkatkan Pendapatan Daerah di Tengah Pesatnya Investasi” di Medan pada Rabu malam, 8 Februari 2023.

Workshop digelar oleh Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik secara luring dan daring. Dua narasumber yakni Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PWI Jawa Timur Luthfi Hakim dan Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan hadir secara luring di Medan, Sumatera Utara. Sedangkan, Syahrul Munir hadir secara daring dari Gresik, Jawa Timur. 

Meski sudah ada perda, imbuh Syahrul Munir, praktik di lapangan berbeda. Banyak perusahaan yang belum mematuhinya. Sehingga tenaga kerja lokal belum terserap maksimal. “Selain itu, minimnya pengawasan juga menjadi penyebab ketimpangan tersebut,” tegas anggota Komisi II DPRD Gresik itu. 

Dalam kesempatan ini, Syahrul Munir juga memberikan sejumlah rekomendasi. Antar lain pengawasan dan pemberlakuan peraturan daerah (Perda) yang ada, ranperda pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD) bagian dari peluang peningkatan investasi, forum sinergi dengan pelaku usaha khususnya yang berada di kawasan industri. 

Aktivasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk kolaborasi dengan kawasan industri, kolaborasi dengan media untuk membantu menginformasikan peluang investasi sekaligus menampilkan bahwa Gresik merupakan kabupaten investasi yang aman, nyaman, dan menguntungkan.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan angka pengangguran terbuka mengalami penurunan 3 persen pada 2022. “Saat ini, angka pengangguran terbuka sekitar 8 persen,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Meski Perda 7/2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan sudah digedok, namun yang menentukan jumlah kuota pekerja lokal adalah Disnakertans Jatim. “Faktanya memang begitu. Untuk itu, kami pun berupaya untuk mencari solusi lain,” katanya. 

Solusi yang dimaksud Aminatun ialah menggagas berdirinya rumah vokasi. Rumah Vokasi ini bertujuan menyiapkan SDM yang dibutuhkan perusahaan sejak di sekolah SMK. Untuk itu, Pemkab bekerjasama dengan Kadin, Apindo, Himpi untuk terjun langsung ke sekolah-sekolah. “Jadi orang-orang industri ini menjadi guru di sekolah untuk melatih siswa SMK sesuai dengan kebutuhan industri,” terangnya. 

“Sehingga jika investasi di Gresik semakin masif, tenaga kerja lokal sudah siap,” imbuhnya. Meskipun, Aminatun tak ingin generasi muda di Gresik menjadi pekerja. “Kalau bisa jangan jadi pekerja. Semoga semakin banyak pemuda yang akan menjadi pengusaha,” tandasnya. 

Selain itu, lanjut Aminatun Pemkab Gresik juga tengah berupaya meningkatkan PAD dengan berbagai upaya. Seperti melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan usaha industri yang ditengarai melakukan usaha maupun perluasan bangunan tanpa izin. Sebab, ada retribusi yang wajib dibayarkan ketika pemilik usaha melakukan perluasan tempat.

Artinya, ada potensi anggaran yang tidak masuk ke kas daerah karena ulah pengusaha yang nakal. Karena itu, pengawasan terhadap bangunan usaha yang tidak sesuai luasan yang tertera di dalam izin mendirikan bangunan (IMB) akan ditindak dan ditertibkan.

“Banyak industri setelah di cek ternyata belum memiliki izin bangunan. Nah ini juga kita kejar,” terangnya. Di satu sisi, pemkab juga akan memberikan kemudahan perizinan dasar. Salah satunya dengan melakukan pendampingan permohonan dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). 

“Kami juga mendampingi pelaku usaha dalam mengajukan permohonan PBG (persetujan pembangunan gedung). Sehingga pelaku usaha mendapatkan informasi dalam pengajuan izin. Terutama bagi para pelaku UMKM,” pungkasnya. 

Pada kesempatan itu, Bu Min mengajak para jurnalis di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bersinergi dengan Pemkab Gresik. 

“Mudah-mudahan wartawan di Indonesia semakin bisa memberikan manfaat dan barokah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Begitupun juga dengan teman-teman wartawan di Kabupaten Gresik, mari terus bersinergi dengan Pemkab Gresik untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bu Min disambut tepuk tangan. (*)

DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik Sinergi dan Kolaborasi Penegakan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Lokal Selengkapnya

Rais Aam PBNU : Nahdliyin Siap Menyongsong Abad Kedua Lebih Solid, Satu Komando

SIDOARJO, 1minute.id – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar mengajak kepada semua warga Nahdliyin agar siap untuk memasuki abad kedua NU. 

“Kita harus punya hati dan otak dobel. Ibarat mobil punya dua gardan yang siap menggerakkan seluruh anggotanya, elemen-elemennya, dan untuk mendapatkan energi kekuatan di dalam memasuki abad kedua ini,” kata KH Miftachul Akhyar saat menyampaikan sambutan pada Puncak Resepsi 1 Abad NU di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur pada Selasa, 7 Februari 2023. Puncak Resepsi 1 Abad NU ini, disiarkan secara langsung melalui NU channel di youtube. 

Menurutnya, memasuki abad kedua NU, Nahdliyin perlu menata mental yang lebih kuat lagi, tidak mudah terbawa arus pihak luar. Sebuah prinsip harus ditanamkan kuat di dalam diri Nahdliyin. Ini menurutnya bekal yang harus dimiliki warga NU untuk mengarungi abad kedua NU. Menurut Kiai Miftah, sapaan akrabnya, harus diperhatikan warga NU saat ini agar NU di abad kedua makin maju dan menjadi organisasi yang lebih solid.

“Saudaraku, tentu saya yakin para muassis NU hadir di tengah kita, menyaksikan kesanggupan kita untuk menyongsong abad kedua ini. Untuk lebih baik menjadi organisasi yang sistemik, organisasi yang munadzdzam, organisasi yang satu komando,” tegas Kiai Miftah melansir dari NU Online.

Di akhir pidato, Kiai Miftah berterima kasih kepada segenap jamaah Resepsi Puncak 1 Abad NU. Ia berharap NU di abad kedua makin bisa berkiprah untuk masyarakat. “Terima kasih semuanya, terutama organisasi-organisasi kemasyarakatan, organisasi keislaman yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Terima kasih semuanya. Semoga kita di dalam menjalani 1 abada NU dan titik nol hari ini kita berangkat untuk menyongsong abad yang kedua, semoga diberikan maunah, kesehatan yang prima,” harapnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama jajaran pengurus PBNU yang lain. Tampak pula Nahdliyin dari berbagai unsur tidak kurang dari 1 juta orang. (yad)

Rais Aam PBNU : Nahdliyin Siap Menyongsong Abad Kedua Lebih Solid, Satu Komando Selengkapnya

Sinergi ‘Tri Maskada’ , Surabaya Raya Siap Sukseskan Puncak Resepsi Satu Abad NU

GRESIK,1minute.id – Puncak resepsi Satu Abad Nadhlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo digelar Selasa, 7 Februari 2023. Memasuki H-2 Hari Lahir (Harlah) Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam terbesar di Indonesia sudah lebih dari 1 juta warga Nadhliyin yang menyatakan siap hadir langsung ke Sidoarjo. 

Bahkan ada yang menyebut telah tembus mencapai 2 juta warga Nadhliyin yang sudah mendaftar melalui Google form. Persiapan tuan rumah menyambut kedatangan warga Nadhliyin dalam Puncak Harlah ke-100 NU telah rampung. 

Berbagai wilayah sekitar Sidoarjo sudah melakukan koordinasi dengan apik demi suksesnya acara. Persiapan ini termasuk tiga kepala daerah wilayah Surabaya Raya yang dikenal sebagai ‘Tri Maskada’. Mereka adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

Ketiga kepala daerah milenial ini mengunjungi Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu siang, 5 Februari 2023 (5/2) siang. Ketiganya tampak berbincang hangat membahas sejumlah hal, terutama yang berkaitan dengan peran tiga kepala daerah tersebut.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam keterangannya menjelaskan, dukungan dari kepala daerah di Surabaya Raya adalah bukti kecintaan kepada NU dan kepada Indonesia.

“Kami dari Gresik, selain tentu akan sangat banyak warga Gresik yang datang ke Sidoarjo, juga akan mendukung dari berbagai aspek, seperti transportasi, kesehatan, dan relawan untuk membantu para jamaah yang hadir pada 7 Februari nanti,” ujarnya

Sebelumnya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga mengajak seluruh keluarga besar NU Gresik, untuk bersama-sama hadir di Sidoarjo dengan penuh kebahagiaan. Dirinya juga mengingatkan bahwa warga Nadhliyin Gresik adalah warga yang mandiri, karenanya semuanya harus dipersiapkan dengan kesiapan masing-masing dan tetap patuh pada arahan panitia.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali selaku tuan rumah Resepsi Satu Abad NU mengatakan bahwa secara historis ketiga wilayah (Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya) memiliki jalinan yang sangat erat dalam lahirnya NU. 

Hubungan yang erat inilah yang akan terus dijaga hingga saat ini lewat kolaborasi dalam berbagai hal. Di antaranya adalah saling dukung untuk penyiapan kekuatan SDM maupun fasilitas pendukung guna menyukseskan Satu Abad NU, seperti pengerahan relawan Tagana hingga tenaga kesehatan.

“Nanti akan saling support dengan berbagai elemen panitia lainnya. Pokoknya kita dukung penuh, ada dapur umum, bantuan logistik, pos kesehatan, pengamanan, dan sebagainya,” ujar Muhdlor Ali. Pengecekan persiapan hari ini juga dilakukan oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. (yad)

Sinergi ‘Tri Maskada’ , Surabaya Raya Siap Sukseskan Puncak Resepsi Satu Abad NU Selengkapnya