Bupati Gresik dan BPN Gresik Wujudkan Mimpi Warga Kelurahan Lumpur Memiliki Sertifikat Tanah  

GRESIK1minute.id – Mimpi ratusan warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik memiliki sertifikat tanah terkabul. Badan Pertanahan Nasional (BPN) berkolaborasi dengan Pemkab Gresik melalui percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menyelesaikan 493 bidang tanah. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala BPN Gresik Asep Heri menyerahkan langsung ratusan sertifikat tanah kepada warga setempat pada Kamis, 15 Desember 2022. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengingatkan masyarakat agar tidak menggadaikan sertifikat tanah untuk kebutuhan konsumtif. “Jangan menggadaikan atau menjadikan sertifikat tanah sebagai jaminan kredit membeli sepeda motor dan lainnya,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Kamis, 15 Desember 2022.

Menurut Gus Yani, jika sertifikat tanah tersebut digunakan untuk hal konsumtif, maka masyarakat akan terbebani ketika pengembalian uang pinjamannya. “Sertifikat tanah bisa digadaikan dan dijadikan anggunan kredit. Namun, jangan untuk hal yang konsumtif karena akan membebani nanti,” katanya

Oleh karena itu, ia menyarankan menggunakan sertifikat tanah untuk hal produktif. Bupati Fandi Akhmad Yani, mencontohkan  untuk modal usaha yang bisa membangkitkan perekonomian masyarakat. “Gunakan sertifikat tanah ini untuk hal yang sifatnya produktif, seperti mendapatkan pinjaman modal usaha untuk mendirikan warung kopi misalnya. Inilah keuntungannya kalau masyarakat membuat sertifikat atas tanahnya,” kata dia.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menyimpan sebaik mungkin sertifikat tanah telah diterima tersebut. “Jangan sampai memberikan sertifikat kepada orang lain tanpa alasan jelas,” imbuhnya. 

Sebab, kata dia, banyak orang bermasalah setelah memberikan sertifikat tanah kepada orang lain. Ternyata sertifikat tersebut sudah dijadikan jaminan kredit perbankan. Kalau sudah bermasalah dengan perbankan, maka tanah  yang sertifikatnya menjadi agunan akan disita. Artinya, tanah tersebut sudah menjadi milik bank.

“Karena itu, kami ingatkan masyarakat yang sudah menerima sertifikat melalui program PTSL menyimpan dan menggunakannya dengan sebaik mungkin. Sertifikat tanah itu merupakan surat berharga,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPN Gresik Asep Heri dalam laporannya menyebutkan bahwa saat ini ada 493 bidang tanah di Kelurahan Lumpur yang sudah bersertifikat. Masih ada sekitar 600 sertifikat lagi yang sedang dikerjakan.

“Segera akan kami tuntaskan. Sebab harapannya di tahun 2023, tanah masyarakat Gresik harus seratus persen bersertifikat. Mudah-mudahan dapat terealisasi,” katanya. Untuk diketahui Program PTSL merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui kantor ATR/BPN di setiap kabupaten/kota. Program ini, berkerjasama dengan pemerintah daerah melakukan pemetaan dan pengukuran tanah. Hal tersebut bertujuan agar meminimalisir berbagai persoalan di masyarakat dibidang agraria. (yad)

Bupati Gresik dan BPN Gresik Wujudkan Mimpi Warga Kelurahan Lumpur Memiliki Sertifikat Tanah   Selengkapnya

Serahkan Bantuan PKH Inklusif kepada 284 Warga, Ini Pesan Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Inklusif kembali digelontorkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Gresik. Kali ini, PKH Inklusif, salah satu implementasi program Nawa Karsa, Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia, Berdikari) diberikan kepada ratusan warga di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga penerima PKH. Fandi Akhmad Yani menyatakan, penyaluran bantuan ini  untuk meringankan beban masyarakat, dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya, terutama untuk lansia dan difabel.

“Pemerintah Kabupaten Gresik melalui program-program yang dijalankan akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani yang didampingi Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh pada Kamis, 15 Desember 2022.

Ia berpesan kepada penerima PKH untuk menggunakan bantuan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kebutuhan sehari-hari. Gunakan bantuan sesuai keperluan kebutuhan dan tidak dibelanjakan untuk hal yang tidak  penting. “Mudah-mudahan bantuan PKH ini memberikan manfaat dan terus berkelanjutan, “singkatnya.

Untuk diketahui, PKH Inklusif merupakan program duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang tertuang dalam Program Nawa Karsa, Gresik Seger. Program ini ditargetkan menyisir kelompok masyarakat rentan yakni lansia dan difabel yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan apa pun.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh menambahkan, bantuan PKH Inklusif yang diserahkan kepada warga di Kecamatan Bungah sebanyak 284 orang penerima manfaat. Rinciannya, 233 lansia dan 51 difabel. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp 1,5 juta. “Boleh tetap di tabungan atau dicairkan secara langsung melalui Bank Jatim,” ujar Ummi. (yad)

Serahkan Bantuan PKH Inklusif kepada 284 Warga, Ini Pesan Bupati Gresik  Selengkapnya

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ajak Pengunjung Nostalgia melalui Pameran Arsip Foto

GRESIK,1minute.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik menggelar pameran Arsip Foto di Iconmall Gresik. Sebanyak 50 foto lawas yang dipamerkan selama dua hari, mulai Rabu sampai Kamis, 14 – 15 Desember 2022.

Pameran arsip foto kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik seakan mengajak masyarakat bernostalgia di masa puluhan tahun silam itu. Sebab, arsip foto yang dipamerkan ada yang hasil jepretan 1996 sampai 1970-an. Ada full colour, banyak yang Black and White. 

Puluhan foto kenangan itu berasal dari sejumlah sekolah, komunitas dan dokumen milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik. Yakni, SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik ; SMA Muhammadiyah 1 Gresik ; SMA Semen Gresik- dulu bernama-SMA YWSG (Yayasan Warga Semen Gresik) ; SMP Negeri 4 Gresik dan SD Tratee Gresik. Serta, Yayasan Mataseger Gresik. 

Ratusan pengunjung yang datang secara mengalir itu selama dua hari itu seakan diajak mengenang jaman doeloe (jadoel). Ada arsip foto berupa model pakaian, rambut hingga bentuk sekolah zaman dulu. “Loh itu guru saya,” ujar Mariana, salah satu pengunjung pameran Arsip Foto itu pada Kamis, 15 Desember 2022. 

NOSTALGIA : Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo mengamati Pameran Arsip Foto yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik di Iconmall Gresik pada Kamis, 15 Desember 2022. (Foto : istimewah)
(Foto Atas) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika sekolah di SDNU 1 Trate Gresik pada Juni 1997 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id).

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengapresiasi kegiatan pameran arsip foto yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik itu.  Sekda Washil berharap arsip foto terus dikembangkan dan berkelanjutan. “Bisa memanfaatkan GNI sebagai bagian kenangan. Tidak hanya arsip foto milik sekolah.  Juga, arsip foto milik masyarakat,” kata Sekda Washil saat menutup pameran Arsip Foto Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik pada Kamis, 15 Desember 2022.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo mengatakan, pameran arsip foto ini bertujuan menyusun memori kolektif terhadap perjalanan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang relief Gresik sebagai bagian dari jalur rempah. ” (Gresik) sebagai Jalur rempah ini kami tidak memiliki arsip fotonya. Tapi, ceritanya ada. Kita mendokumentasikan cerita itu sebagai lembaga kearsipan daerah,” tegas Budi Raharjo.

Dalam pameran Arsip Foto ini, SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik memamerkan foto Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika sekolah bersama teman-temannya memakai seragam sekolah rompi hijau dan celana pendek warna putih serta memakai kopiyah hitam. Foto tersebut dijepret pada Juni 1997. (yad)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ajak Pengunjung Nostalgia melalui Pameran Arsip Foto Selengkapnya

2023 : Pemkab Gresik Melanjutkan Pembangunan Islamic Center dan Mendirikan Rumah Sakit di Gresik Selatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan membangun Rumah Sakit Gresik Sehati di Kecamatan Kedamean dan  melanjutkan proyek pembangunan Islamic Center di Kecamatan Balongpanggang. Pembangunan kedua proyek tersebut akan dilakukan tahun 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan pemantauan di dua lokasi tersebut pada Rabu, 14 Desember 2023. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengajak Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Direktur Utama Rumah Sehat Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik dr Soni.

Serta, Asisten II Pemkab Gresik Edi Hadisiswoyo, Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kabupaten Gresik Imam Basuki, serta Camat Balongpanggang Muhammad Amri. 

Tujuannya, ketiga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut mengawal dua pekerjaan ini hingga tuntas dan sesuai rencana serta spesifikasi teknis yang telah direncanakan. Untuk diketahui Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang mulai dibangun pada 2019. Pembangunan dilakukan secara bertahap alias multiyears. Pandemi Covid-19, pembangunan berhenti. 

Gus Yani kali pertama mengunjungi proyek pembangunan Islamic Center yang berdiri di lahan seluas 5.700 meter persegi (m³) itu. 

Progres lanjutan pembangunan tahap pertama akan menyelesaikan bangunan masjid, gedung kajian Islam dan perpustakaan serta pavingisasi lokasi. Tahap berikutnya  menyelesaikan tempat untuk manasik haji, dan pembangunan sentra kuliner untuk UMKM. 

“Selain pusat kegiatan Islami, diharapkan kawasan Islamic Center ini nantinya menjadi tempat putaran ekonomi yang harus dimanfaatkan warga Balongpanggang,” ujarnya. Setelah mengunjungi Islamic Center, Gus Yani melanjutkan menuju lokasi rencana pembangunan RSUD Gresik Sehati.

Rumah sakit di Gresik Selatan ini berada di Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean.  Bupati Fandi Akhmad Yani berharap dukungan warga terhadap pembangunan RSUD Gresik Sehati yang rencananya akan dimulai di awal tahun 2023.

“RS Gresik Sehati akan menjadi rumah sakit kedua di Kabupaten Gresik, selain dari RSUD Ibnu Sina yang berada di tengah Kota Gresik. Dengan tujuan agar semakin mendekatkan layanan kesehatan untuk masyarakat,” katanya. 

Menurutnya, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan, yang memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Tidak hanya di bidang kesehatan, di semua bidang pelayanan publik. Kami berusaha mendekatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. (yad)

2023 : Pemkab Gresik Melanjutkan Pembangunan Islamic Center dan Mendirikan Rumah Sakit di Gresik Selatan Selengkapnya

Serahkan 356 Motor Dinas untuk Operasional Kepala Desa dan Lurah, Begini Pesan Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyerahkan 356 unit sepeda motor kepada Kepala desa dan lurah. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang menyerahan secara langsung ratusan unit kendaraan roda dua merek Yamaha Nmax sebagai pengganti kendaraan operasional lawas, Suzuki Smash itu di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 13 Desember 2022.

Motor dinas kinyis-kinyis dengan status pinjam pakai itu  untuk meningkatkan kinerja para kepala desa dan lurah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sehingga bisa mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Nawa Karsa. 

Pada 2023, sembilan program prioritas pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, diantaranya, pembangunan infrastruktur. “Tentukan prioritas pembangunan infrastruktur. Padat karya, libatkan masyarakat. Dan, stop pembangunan yang bolak-balik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad ketika memberikan sambutan di Bulan Panutan PBB 2022 di Aston Inn Gresik pada Selasa, 13 Desember 2022. 

Untuk motor yang lama tetap dijadikan untuk motor operasional di kantor balai desa masing-masing. Operasional desa siaga dan lainnya. Sebab, meski sudah terhitung lama, motor tersebut masih menjadi aset Pemkab Gresik. Semuanya bertujuan menunjang pelayanan kepada masyarakat. 

Selain itu, Gus Yani, berharap semua kades dan lurah harus melayani, melindungi dan terus berupaya menyejahterakan masyarakat desa dan kelurahan masing-masing, termasuk dalam mengalokasikan Dana Desa (DD). Dia berharap dana tersebut sebagian digunakan untuk mendukung program Pemkab Gresik dalam rangka pengentasan kemiskinan dan stunting. “Angka kemiskinan turun. Stunting turun. Harus di jaga,” pesannya. (yad)

Serahkan 356 Motor Dinas untuk Operasional Kepala Desa dan Lurah, Begini Pesan Bupati Gresik  Selengkapnya

Nizar Hanya Butuh Waktu 3 Hari untuk Bangun Istana Negara, Bupati Gresik Hadiahi Kursi Roda 

GRESIK,1minute.id – Muhammad Nizar Ruba’anut Thahiraty, salah satu penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ia penyandang tunagrahita dan tunadaksa. Anak pasangan Achmad Amaluddin dan Erma Suryani, berusia 25 tahun ini belum bisa membaca dan menulis. Akan tetapi, Nizar adalah remaja yang istimewa. Sebab, Ia memiliki kepekaan terhadap nada. Serta memiliki jiwa seni tinggi.

Ada puluhan album Islami yang telah diaransemen oleh Nizar dengan menggunakan keyboard. Puluhan lagu hasil aransemennya kemudian direkam dalam kepingan compact disk. Judulnya, antara lain ; “Doa Keluar Rumah ; Aku Punya Cita-cita ; dan Ucapkan Salam”. Kelebihan lainnya, Nizar, remaja disabilitas bisa mandiri. Bahkan, ia melakukan mobilitas menggunakan sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi. 

Selain mengaransemen lagu Islami, Nizar juga pandai membuat berbagai miniatur berbahan utama kertas koran. Karya Nizar bersama orang tuanya, Achmad Amaluddin menjadi koleksi orang terkenal. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengoleksi miniatur masjid Madinah ; Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengoleksi miniatur kapal pinisi. “Awal 2021, kami rencana pameran di Jakarta. Tapi, pandemi Covid-19 keburu datang. Sehingga pameran gagal,”ujar Achmad Amaluddin ditemui di pameran Industri dan UMKM di Gressmall pada Selasa, 13 Desember 2022.

ISTANA NEGARA: Nizar membutuhkan waktu 3 hari membuat Istana Negara dari kertas koran ini. Istana kertas ini ikut dipajang di Pemeran Industri dan UMKM yang digelar DPMPTSP Gresik di Gressmall pada Selasa, 13 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pameran selama 2 hari itu yang digagas oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Atap (DPM-PTSP) ini di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 13 Desember 2022. Nizar Craft, salah satu UMKM yang ikut dalam pameran itu. Sedangkan, industri yang berpartisipasi, diantaranya,  PT Smelting dan Wilmar Nabati Indonesia. 

Achmad Amaluddin mengatakan, rencana pameran di Jakarta itu telah menyiapkan miniatur Istana Negara. “Kami hanya butuh waktu 3 hari untuk membuat Istana Negara itu,” terang Achmad Amaluddin. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyempatkan mengunjungi stan Nizar. Melihat Nizar, duduk di kursi roda butut, Bupati berusia 37 tahun ini menjanjikan memberikan kursi roda yang lebih baik. (yad)

Nizar Hanya Butuh Waktu 3 Hari untuk Bangun Istana Negara, Bupati Gresik Hadiahi Kursi Roda  Selengkapnya

Kinerja BPPKAD Gresik Kinclong, Target Pendapatan PBB 2022 Rp 140 Miliar, Realisasi Rp 147,7 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Kinerja Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik di sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) menunjukkan tren positif. Pendapatan terus meningkat sejak tiga tahun terakhir, 2020 sampai 2022.

Tahun ini, target pendapatan PBB sebesar Rp 140 miliar. Realisasi mencapai Rp 147,7 miliar atau 105,5 persen per 9 Desember 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi pencapaian organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah kendali A.M.Reza Pahlevi tersebut. 

“Saya mengapresiasi (capaian kinerja sektor PBB) baik kepala desa, kelurahan, kecamatan yang terus fokus dalam peningkatan pajak PBB,” kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad usai acara kepada wartawan di Hotel Aston Inn Gresik pada Selasa, 13 Desember 2022. 

Sebanyak 142 desa telah lunas membayar PBB. Diantaranya, desa di Kecamatan Balongpanggang dan, Tambak, Pulau Bawean. Sedangkan, ratusan desa lainnya masih belum lunas PBB. Desa-desa yang belum lunas karena memang target terlalu tinggi. “Prinsipnya secara akumulatif peningkatan pendapatan dari PBB ini dari tahun sebelumnya,” terang Gus Yani. 

Bagaimana dengan sejumlah perusahaan yang belum membayar pajak selama bulan Panutan PBB ini. Gus Yani mengatakan, ada  beberapa perusahaan memang yang lunas PBB. “Ya ada yang memang belum,” katanya.  Penagihan tetap terus dilakukan oleh petugas. Gus Yani tidak menyebutkan nama perusahaan yang mokong belum melunasi PBB tersebut. 

Selain itu fokus pada perusahaan yang belum melunasi PBB, ujarnya, pihaknya juga melakukan penagihan kepada para pemilik tanah kaplingan. “Untuk kaplingan kita tingkatkan ya! Kadang-kadang pemiliknya bukan orang Gresik. Kita harus tetap fokus ke sana kesadaran untuk bayar pajak khususnya,” tegasnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menjlentrehkan target dan realisasi PBB 2022. Washil mengungkapkan, target pendapatan sektor PBB sebesar Rp 140 miliar. Sedangkan, realisasi telah mencapai Rp 147,7 miliar per 9 Desember 2022. “Realisasi PBB mencapai 105,5 persen dari target,”kata Washil dalam sambutannya. 

Capaian kinerja positif itu bisa dilakukan oleh DPPKAD Gresik dengan melakukan berbagai ikhtiar. Diantaranya, melakukan penagihan langsung kepada wajib pajak (WP). Selain itu, berkolaborasi dengan desa, kelurahan dan kecamatan. “Dengan capaian itu, membuat kesadaran wajib pajak meningkat,” tegas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP – kini menjadi- Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman/DCKPKP) itu. (yad)

Kinerja BPPKAD Gresik Kinclong, Target Pendapatan PBB 2022 Rp 140 Miliar, Realisasi Rp 147,7 Miliar  Selengkapnya

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar 

GRESIK,1minute.id – Kamar dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia Kabupaten Gresik dan Jawa Timur serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB) di Poedak Galery pada Senin, 12 Desember 2022.

Pelatihan selama seminggu diikuti 19 peserta ini menggandeng IHK Trier (Kadin) Jerman ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pelatihan kali ketiga yang dilakukan oleh Kadin Gresik dalam kurun waktu setahun terakhir ini sebagai  program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk mengupdate keterampilan sehingga bisa relevan dengan kebutuhan perusahaan. Saat ini, Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB). 

“Seperti yang kita tahu, Gresik adalah Kota industri. Disamping itu, pada tahun 2022 investasi di Gresik juga cukup tinggi. Ini artinya bahwa Kabupaten Gresik ini akan membutuhkan banyak sumber daya manusia yang mumpuni,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Gresik Aminatun Habibah itu.

Ia melanjutkan dengan adanya rancanga  peraturan daerah (raperda)  Penyelenggarakan Ketenagakerjaan, maka saat ini yang harus benar-benar disiapkan adalah kompetensi SDM. “Jangan sampai kesempatan yang ada, tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Gresik lantaran kompetensinya yang belum mumpuni. Lantas, kesempatan tersebut akhirnya diambil oleh masyarakat wilayah lain,” ujarnya.

Ketua  Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menambahkan, Kabupaten Gresik sangat strategis dan dengan banyaknya investasi dan industri yang muncul di sini. “Tujuan kegiatan kita hari ini adalah untuk memperoleh tenaga kerja yang betul-betul kompeten. Yang melatih nanti dari IHK Tier Jerman, dan yang menguji juga dari Jerman. Oleh karena itu, nantinya sertifikat yang diterima peserta juga bertaraf internasional, berstandar Jerman,” tegasnya.

Diikuti oleh 19 peserta, pelatihan ini akan berjalan mulai tanggal 12 – 18 Desember 2022. Sejatinya, kegiatan pelatihan bersama IHK Tier Jerman hari ini merupakan kali ketiga diadakan di Kabupaten Gresik. 

Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal berharap, peserta setelah mendapatkan sertifikat Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar, diharapkan peserta bisa melanjutkan mengikuti pelatihan sehingga mendapatkan sertifikat master training. “Semoga pelatihan ini bisa berjalan lancar dan hasilnya bisa membanggakan,” harap Rizal. (yad)

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar  Selengkapnya

PC Muslimat NU Gresik Ingin Dirikan Pondok Lansia

GRESIK1minute.id – Ketua III Pengurus Wilayah (PW)  Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur Lilik Nur Kholidah Badrus melantik Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Pelantikan pengurus organisasi kemasyarakatan, salah satu Badan Otonom Jamiyah Nahdlatul Ulama masa bakti 2022-2027 diketahui oleh Aliyah Ghozali ini dilakukan di Aula Giri Loka Aston Inn Gresik pada Minggu, 11 Desember 2022.

PC Muslimat NU sepakat akan mengedepankan program pondok lansia yang belum terealisasi sejak tahun lalu. Hal ini disampaikan oleh ketua baru PC Muslimat NU Gresik Aliyah Ghozali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan berusaha memberikan kemudahan dalam menjalankan program PC Muslimat NU Gresik. “Saya sangat mendukung dengan pembangunan pondok lansia ini. Karena di Gresik sendiri masih sedikit rumah lansia. Dan itu juga bukan milik muslimat. Maka, ayo Muslimat NU Gresik bersama pemerintah saling bersinergi untuk mewujudkannya,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Bupati juga mengatakan, selama persyaratan lengkap, pondok lansia akan mudah untuk didirikan.”Karena era sekarang itu seluruh perizinan dapat diakses dengan mudah secara online. Yang penting kita selalu berkoordinasi, apa yang dibutuhkan langsung kita diskusikan.” sambungnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga menambahkan, selain pondok lansia, Muslimat NU Gresik juga harus berkembang. Mulai dari pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan.

“Kita juga harus mengembangkan jangkauan kita. Fokus memberikan pendidikan mulai dari RA/TK, menjaga kesehatan terutama pengendalian AIDS, serta membantu pemerintah dalam mendata masyarakat miskin melalui DTKS,” ujar wabup.

Tidak hanya itu saja, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, juga menginginkan agar Muslimat NU Gresik dapat mandiri dan produktif. Sehingga, dapat menjadi sumber perekonomian yang dapat membantu anggotanya dan masyarakat sekitar.

“Jadilah muslimat yang produktif, karena isu kemiskinan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak cukup pemerintah memberikan bantuan, tapi masyarakatnya juga harus menjadi lebih produktif dan kreatif.” tandasnya.

Disisi lain, untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik juga telah berupaya dalam membantu mendirikan kantor Muslimat NU Gresik. Kantor tersebut akan menjadi markas utama para ibu-ibu muslimat dalam merencanakan serta menjalankan program-programnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, saat ini tantangan muslimat adalah era perkembangan teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang terlampau cepat dapat mempengaruhi tumbuh kembang generasi muda. Dimana hal ini merupakan salah satu misi dari Muslimat NU untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.

“Tantangan Muslimat hari ini sangat berbeda dengan Muslimat 5-10 tahun yang lalu. Hari ini tantangan terbesar adalah masifnya perkembangan digital. Terutama yang dialami oleh anak-anak,” tuturnya. (yad)

PC Muslimat NU Gresik Ingin Dirikan Pondok Lansia Selengkapnya

Masyarakat Gresik Deklarasi Siap Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan di Halaqah Ulama dan Umara 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar Halaqah Ulama dan Umara di Aula Masjid Agung Gresik (MAG) pada Sabtu, 10 Desember 2022. Acara bertajuk “Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan” menghadirkan pembicara 

Sekan FISIP UIN Sunan Ampel Dr. Abdul Chalik itu, dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua Tanfidziyah PCNU KH Mulyadi, Ketua Pengadilan Agama Rachmad Hidayat, dan Asisten I Suyono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada kesempatan tersebut menyampaikan, sejarah tidak mencatat atau membuat prasasti nama-nama netizen yang suka mencela, mencaci maki apalagi menghasut. “Di era digital dan kemajuan teknologi saat ini, setiap lapisan masyarakat menjadi bagian dari pengguna teknologi termasuk media sosial,” ungkap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dikatakan Bupati, apabila menemukan persoalan atau perselisihan, sebaiknya jangan disampaikan melalui media sosial terlebih dulu, apalagi permasalahan yang seharusnya tidak disebarluaskan. Ditambah lagi dengan maraknya aksi gangster akhir-akhir ini yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

“Melalui forum ini, pemerintah daerah, kiai, ulama dan umara, sudah menunjukkan perannya dalam ikut menjaga kondusifitas di Kabupaten Gresik,” katanya. Gus Yani mengapresiasi MUI dan seluruh pengurusnya, yang sudah menyelenggarakan acara ini. Menurutnya tema yang diangkat sangat pas dengan kondisi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terjadi baru-baru ini.

“Mari bersinergi, bersama – sama kita jaga kondusifitas di Kabupaten Gresik,” tutup Bupati Gresik Gus Yani. Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik KH Mansoer Sodiq mengatakan, tugas MUI yang terberat adalah menyatukan umat dengan Islam washatiyah.

“Munculnya kelompok yang menyebarkan ajaran Islam yang extrim dan radikal. Berpengaruh kepada situasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka dari itu perlu kita jaga kerukunan,” kata Kiai Mansoer Sodiq.

Dikatakan, dalam waktu dekat akan menghadapi tahun politik yang berpotensi berpengaruh pada stabilitas keamanan. Karena ada kelompok yang memancing situasi ditengah perhelatan kontestasi politik. “Melalui Halaqoh ulama dan umara ini, kita duduk bersama, untuk membuat hidup damai tanpa saling menyalahkan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir menambahkan, pemerintah daerah bertanggung jawab, dalam penyelenggaraan toleransi kehidupan bermasyarakat, dan melindungi setiap orang dari gangguan ketertiban pada lingkungan masyarakat di daerah. “Ini sudah tertuang dalam Perda 16 tahun 2020, tentang toleransi kehidupan bermasyarakat, “katanya.

Menurut Qodir, MUI merupakan rumah besar umat Islam, bertugas membimbing umat sekaligus sebagai mitra pemerintah daerah. “Baik buruknya umat ditentukan ulama dan umara, disini letak tugas ulama dan umara sesuai peran dan fungsinya,” ujarnya. Usai sambutan dilakukan penandatanganan deklarasi halaqoh ulama dan umara “Masyarakat Gresik Siap Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan”. (yad)

Masyarakat Gresik Deklarasi Siap Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan di Halaqah Ulama dan Umara  Selengkapnya