Go Tani untuk Nelayan Diluncurkan, Bupati Gresik : Pencatatan Transaksi BBM Lebih Mudah dan Tepat Sasaran 

GRESIK,1minute.id – Stasiun Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBN) sudah berdiri. Kini Kabupaten Gresik meluncurkan Go Tani, sebuah aplikasi pendataan transaksi bahan bakar berbasis online untuk para nelayan. Para nelayan akan mendapatkan kartu Go Tani yang dapat digunakan dalam bertransaksi. Hal ini diungkapkan bupati saat peluncuran Go-Tani di Balai Desa Campurejo, Kecamatan Panceng pada Jumat, 23 Desember 2022.

“Melalui kartu Go Tani, pencatatan transaksi BBM akan lebih mudah. Sehingga, nantinya kami dapat melaporkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan bahwa penyerapan BBM Solar diterima langsung oleh nelayan,”  ujarnya.

Bupati berharap, dengan adanya data valid penerimaan BBM, maka akan ada penambahan distribusi kuota BBM dari pusat. Untuk mendukung hal tersebut, di tahun 2023 depan, Gus Yani sapaan akrab bupati akan memperbanyak SPBN di Gresik.

“Maka dengan aplikasi ini serta bersama-sama BUMD Gresik Migas, akan membangun SPBN selanjutnya yang berlokasi di Kelurahan Lumpur, Pulau Mengare, dan Kecamatan Ujungpangkah,” ujar Gus Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani, memberikan bantuan sosial  sebanyak 170 paket sembako kepada nelayan Campurejo. Sedangkan,  bantuan sosial 1.000 paket sembako tahap ketiga. Bansos tersebut akan diberikan secara langsung di 7 titik lainnya. Masing-masing adalah Kecamatan Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas serta Panceng. Ini merupakan bansos terakhir yang didistribusikan langsung kepada para nelayan pada tahun ini. 

“Alhamdulillah dapat sembako gratis. Sekarang kondisi cuaca sedang kurang baik jadi susah untuk melaut,” ucap salah satu nelayan Campurejo Muchtar. (yad)

Go Tani untuk Nelayan Diluncurkan, Bupati Gresik : Pencatatan Transaksi BBM Lebih Mudah dan Tepat Sasaran  Selengkapnya

Refleksi Akhir Tahun 2022 DCKPKP Gresik Mendukung Nawa Karsa, Simak Apa Saja Pekerjaan

GRESIK,1minute.id – Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik terlihat megah pada Kamis, 22 Desember 2022. Gedung dua lantai dengan cat tembok dominan warna hijau dan kuning emas itu menunggu untuk diresmikan. Gedung MUI itu berada dalam satu kompleks Masjid Agung Gresik berada Jalan DR.Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik mengucurkan anggaran sebesar Rp 6,17 miliar. Pembangunan dilakukan dengan dua tahap. “Gedung MUI siap untuk diresmikan tahun ini,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam Refleksi Akhir tahun 2022 yang dikemas dalam  “Ngopi Bareng” wartawan pada Selasa lalu, 20 Desember 2022. 

Selain membangun gedung MUI Gresik, DCKPKP Gresik mengerjakan sejumlah program  mengawal Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah itu. Program unggulan tahun ini, diantaranya, pembangunan reservoir Bunder di Desa Dahanrejo Kebomas. Proyek ini menelan anggaran Rp 6,13 miliar.

Kemudian, program pembangunan tower air dan penjernih air di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu dengan anggaran Rp 484 juta. Berikutnya, perluasan SPAM jaringan perpipaan di Jalan Sunan Giri dengan anggaran Rp 19,60 miliar.

GNI KINI : Kondisi GNI paskarevitalisasi dilakukan oleh DCKPKP Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selanjutnya, pembangunan gedung dan penataan landskap bangunan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan finishing dengan anggaran Rp 3,43 miliar. Revitalisasi gedung telah kelar dan diresmikan oleh Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno pada Minggu, 18 Desember 2022. Peresmian GNI, sebagai rangkaian launching Bandar Grissee. 

“Kami juga telah menjalankan program perluasan SPAM jaringan perpipaan di Kecamatan Kebomas dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggarannya, Rp 33,61 miliar,” jelas Ida Lailatussa’diyah. 

Selain itu, tambahnya, pada tahun 2022, DCKPKP telah menjalankan program perluasan SPAM jaringan perkotaan kegiatan Nasional Urban Water Supply (NUWS) dengan anggaran Rp 12,21 miliar. Program DAK lainnya, adalah DAK integrasi di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu yang meliputi pembangunan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sanitasi. ” Anggaran Rp  7,26 miliar,” bebernya.

Bagaimana rencana tahun 2023 ? Masih menurut Ida Lailatussa’diyah, ada sejumlah program Nawa Karsa yang akan dilakukan, dan melanjutkan program belum tuntas di pemerintahan sebelumnya.

Program dimaksud kata dia, antara lain, pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. Pagu anggaran fisiknya Rp 85 miliar dari APBD Gresik.

Berikutnya, meneruskan program Islamic Center di Balongpanggang. Pekerjaan yang diteruskan pembangunan masjid, jalan dan penghijauan, dengan anggaran Rp 8 miliar. “Diharapkan Hari Raya Idul Fitri tahun depan masjid sudah bisa digunakan,” harapnya. (yad)

PROGRAM CKPKP Gresik 2022

1. Pembangunan Gedung MUI Rp 6,17 miliar

2. Pembangunan Reservoir Bunder di Desa Dahanrejo Kebomas Rp  6,13 miliar

3. Program pembangunan Tower alAir dan Penjernih air di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu Rp 484 juta

4.  Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan di Jalan Sunan Giri  Rp 19,60 miliar

5. Pembangunan gedung dan Penataan Landskap Bangunan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan Finishing  Rp 3,43 miliar. 

6. Program perluasan SPAM jaringan perpipaan di Kecamatan Kebomas dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 33,61 miliar

7. Program perluasan SPAM jaringan perkotaan kegiatan Nasional Urban Water Supply (NUWS)  Rp 12,21 miliar

8. DAK integrasi di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu yang meliputi pembangunan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sanitasi  Rp  7,26 miliar

( Data DCKPKP Gresik dalam Refleksi Akhir tahun bersama wartawan)

Refleksi Akhir Tahun 2022 DCKPKP Gresik Mendukung Nawa Karsa, Simak Apa Saja Pekerjaan Selengkapnya

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit 

GRESIK,1minute.id – Anjun Sunarsih, satu dari sekian perempuan tangguh asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ia seorang single parent. Janda berusia 56 tahun itu menjadi tulang punggung bagi tiga anaknya. Tiga anak Anjun itu bernama Ika Arnita, 35 ; Muhammad Arif Budiono, 29 dan bungsu perempuan berinisial NA, 26. 

Anak pertama dan kedua telah lulus sekolah menengah atas. Namun, mereka belum bekerja. Sedangkan, bungsu berinisial NA, tidak sempat mengenyam pendidikan. Ia diduga kuat mengidap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari itu, Anjun Sunarsih bekerja sebagai buruh jahit konveksi. Penghasilan pun tidak menentu. Kadang mendapatkan upah Rp 12 ribu sehari

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang mendengar kabar Anjun, salah satu warganya  berjuang sendiri untuk menghidupi tiga anaknya mendatangi rumah Anjun di Jalan Kapt. Darmo Sugondo, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tiba rumah Anjun yang sederhana itu. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh, Camat Kebomas Moch Jusuf Ansyori dan Lurah Indro serta sejumlah relawan.

Bu Min dan Ummi Khoiroh disambut hangat oleh Anjun Sunarsih. Di rumah berlantai plesteran semen itu, Bu Min dan Ummi Khoiroh kemudian menuju salah satu kamar di rumah bercat pink tanpa plafon itu. Pintu kamar terbuka. Namun, Bu Min dan Ummi Khoiroh memilih tidak masuk kamar tersebut. Sebab, anak bungsu berinisial NA itu diduga kuat masuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Gadis berusia 25 tahun itu pernah dirawat di RSJ Menur Surabaya. Saat ini, NA menjalani rawat jalan di puskesmas setempat. Beberapa menit Bu Min dan Ummi Khoiroh mengamati anak bungsu Anjun yang tidur-tiduran di dalam kamar sendiri. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu beberapa kali mencoba menyapa anak bungsu Anjun tersebut. Gadis berinisial NA itu tidak meresponnya.

Kondisi tersebut membuat NA belum pernah mengenyam pendidikan formal hingga berusia 26 tahun. Bukan pekerjaan mudah bagi Anjun Sunarsih. Puluhan tahun Anjun Sunarsih, menjadi ibu sekaligus kepala keluarga. Anjun yang tidak lulus sekolah dasar (SD) hanya berprofesi sebagai buruh jahit baju konveksi yang penghasilan tidak menentu. 

DIALOG : Wabup Gresik Aminatun Habibah mendengarkan cerita Anjun Sunarsih dan dua dari 3 anaknya pada Rabu, 21 Desember 2022. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski, keluarga Anjun telah tercover bantuan dari pemerintah. Termasuk biaya perawatan si bungsu, NA. Hanya seorang ibu yang sabar, telaten dan memiliki jiwa kasih sayang yang luar biasa bisa.  Apalagi, ketika si bungsu kumat. Anjun yang menenangkan anaknya tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tujuan mengujungi ke rumah Anjun di Kelurahan Indro karena mendapat kabar ketiga anak mengalami ODGJ. Karena itulah, pihaknya mendatangi rumah untuk memastikan kondisi ketiga anak tersebut. Bu Min menyempatkan bercengkramah dengan Ika Arnita dan Muhammad Arif Budiono. Hanya si anak bungsu tidak diajak bicara. Karena masuk ODGJ.

“Ternyata sehat. Tapi, memang belum bekerja,” kata Bu Min. Saat ini, Ika, anak sulung sehari-hari bekerja membuat manik-manik di rumah.  “Tapi, honornya tidak seberapa,” terang Ketua Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik itu. 

SERAHKAN BANTUAN : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan bantuan uang dan sembako kepada Anjun Sunarsih, ibu tiga anak, salah satu mengidap ODGJ di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min melanjutkan, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik ingin mengirim ke tempat pelatihan supaya mereka bisa mandiri. Sehingga tidak bergantung kerja di perusahaan. Selain itu, kunjung Wabup Aminatun Habibah itu juga bagian dari peringatan Hari Ibu, yang diperingati setiap 22 Desember, besok itu. 

Bu Min memberikan apresiasi kepada Anjun Sunarsih yang dianggap seorang ibu pekerja keras. Membesarkan, merawat dan memberikan nafkah dan kasih sayang kepada ketiga buah hatinya. “Ibunya seorang pekerja keras, ikut konveksi meskipun mesin jahit masih pinjaman. Mudah-mudahan dinsos bisa memberikan bantuan alatnya (mesin jahit),” harapnya.

Sementara itu, Anjun Sunarsih mengaku sangat senang bisa bertemu dengan Wabup Gresik Aminatun Habibah. Apalagi kedatangan tersebut juga memberikan sejumlah bantuan. Selain uang tunai, Bu Min juga memberikan bantuan sembako dari Wilmar Gresik. “Alhamdulilah, senang bisa bertemu bu wabup,” katanya.  (yad)

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit  Selengkapnya

Wabup Gresik Ajak Bu Nyai Nusantara Mencegah Pernikahan Dini untuk Mencegah Stunting 

GRESIK,1minute.id – Bu Nyai Nusantara menggelar silaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Daruttawwabin di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 20 Desember 2022. Momentum itu digunakan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah untuk sosialisasi bahaya pernikahan dini bagi remaja putri.

Menurut Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, secara nasional angka pernikahan dini di Jawa Timur cukup tinggi. Pernikahan dini terjadi dengan berbagai latar belakang yang kompleks, baik dari faktor ekonomi, sosial maupun budaya. “Ini merupakan pekerjaan kita bersama dan ini penting untuk jadi perhatian kita bersama. Pernikahan dini merupakan salah satu gerbang masuk terjadinya stunting pada anak,” tegas Bu Min dihadapan para Bu Nyai.

Bu Nyai Nusantara adalah  sebuah wadah forum pengasuh pesantren putri yang lahir pada tahun 2019. Saat ini, sudah tersebar di 32 kabupaten/kota di Jawa Timur. Bu Min adalah ketua Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik. 

Kabupaten Gresik, imbuhnya, saat ini tengah bekerja keras dalam penurunan stunting. Berkat kerja keras semua pihak, secara nasional Kabupaten Gresik masuk diantara 30 kabupaten/kota yang bisa menurunkan stunting sebesar 10 persen.

Ditambahkan Bu Min, selain stunting pernikahan dini yang terjadi kerap berdampak kurang baik bagi kesehatan pengantin wanita. Ini hubungannya dengan kesiapan organ reproduksi yang masih belum ideal, hingga mental yang terkadang belum cukup siap dalam berumah tangga.

“Kita sebagai Bu Nyai juga memiliki andil disini. Kepada anak-anak kita, ayo diajak untuk jangan menikah muda dulu. Ayo sekolah dulu, atau kegiatan apapun yang positif. Karena jika kita meminta anak-anak kita untuk tidak menikah dini, maka secara tidak langsung kita juga membantu menurunkan angka stunting,” ajak Wakil Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Bu Min mengajak sinergitas Bu Nyai Nusantara dengan semua elemen yang ada. Ini mencakup hubungan yang apik antara berbagai organisasi perempuan lain yang ada, hingga ke masyarakat.

“Kita harus siap untuk bersinergi dengan semua organisasi perempuan, tentunya yang membawa nilai-nilai positif dan berdampak baik pada masyarakat. Tapi, selain itu kita juga harus bisa turun ke bawah dan membaur bersama masyarakat. Kalau tidak begitu, bagaimana kita bisa menyampaikan syiar-syiar Islam,” terang Bu Min.

Perihal hubungan antarsesama manusia, ini diceritakan Bu Min saat pengalamannya menghadiri kegiatan Bu Nyai Nusantara Nasional beberapa bulan lalu di Semarang. Disini, Bu Min mengaku mendapat banyak pencerahan dari beragam pembicara tentang posisi strategis Bu Nyai dan dampak yang muncul apabila bisa berkolaborasi dengan semua pihak.

Terakhir, seperti mewakili kekhawatiran ibu-ibu pada umumnya. Bu Min menyoroti masalah kecanduan gawai pada anak. Masalah ini sudah menjadi hal yang umum dan jamak ditemui. Bu Min menyampaikan bahwa perlu kekompakan baik dari sekolah, maupun orang tua untuk dengan tegas menerapkan batasan-batasan yang diperlukan dalam penggunaan gawai. (yad)

Wabup Gresik Ajak Bu Nyai Nusantara Mencegah Pernikahan Dini untuk Mencegah Stunting  Selengkapnya

Jelang Nataru Harga Kebutuhan Merangkak Naik, Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah 

GRESIK,1minute.id – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Bupati dan  Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Senin, 19 Desember 2022. 

Sejumlah harga kebutuhan secara keseluruhan stabil. Beberapa barang pokok merangkak naik. Diantaranya, harga beras, ayam potong, telur ayam dan minyak goreng.

“Tadi, kita dapati beras ada kenaikan. Ayam potong dan minyak cenderung naik juga, tapi tidak banyak. Kalau ikan cenderung turun harganya,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat sidak. Harga beras medium dan premium mengalami kenaikkan antar 2-3 persen. 

Daging ayam potong dari Rp 32 ribu menjadi Rp 36 ribu perkilogram. Telur ayam dari berada dikisaran Rp 28 ribu sampai Rp 29 ribu perkilogram. Sedangkan, gula stabil di harga Rp 13 ribu perkilogram dan minyak goreng Rp 14 ribu per liter. 

“Maka, ini akan menjadi evaluasi kita, bagaimana strategi kita dalam mengendalikan pasokan dan harganya agar lebih stabil. Salah satunya adalah Pasar Murah yang kita buka di Kelurahan Telogopojok,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Sidak pemantauan harga dilakukan oleh dua pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diikuti Forkopimda serta Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro, perwakilan dari BPS (Badan Pusat Statistik) Gresik. 

Pada kesempatan itu, Gus Yani dan Bu Min  juga mengomentari kondisi pasar yang kurang bersih. Harapannya, pasar harus selalu dalam keadaan bersih sehingga para pengunjung merasa nyaman. “Kepada dinas terkait saya harapkan agar cepat menanggapi kondisi pasar yang seperti ini. Karena nanti para pengunjung dari dalam maupun luar Gresik pasti akan kesini. Tidak enak kalau pasarnya terlihat kotor dan kurang nyaman.” tegas Gus Yani. (yad)

Jelang Nataru Harga Kebutuhan Merangkak Naik, Pemkab Gresik Gelar Pasar Murah  Selengkapnya

Ngaji Bareng Gawagis, Gus Yani : Banyak Bupati, Kapolres, Jenderal TNI dan Polri Alumni Pondok 

GRESIK,1minute.id – Ribuan santri dan siswa sekolah / madrasah se-Kabupaten Gresik mengikuti Ngaji Bareng Para Gawagis di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Senin, 19 Desember 2022. Gawagis merupakan perkumpulan para Gus-gus atau kiai-kiai muda Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Ngaji Bareng para Gawagis ini, Puncak Hari Santri Nasional (HSN) ke-7 rangkaian Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama. Terlihat hadir di acara itu diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani ; KH. Umar Thoha, KH Khisni, putra almarhum KH Umar Burhan, Gus M. Maksun, cucu almarhum KH Salim. Serta, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang juga Ketua Nyai Nusantara Kabupaten Gresik. 

Di hadapan para santri, Gus Yani menegaskan, menjadi seorang santri harus percaya diri. Tidak boleh punya rasa minder. “Lulusan pondok sudah mempunyai wawasan intelektual yang luar biasa.  Banyak bupati, Kapolres, bahkan jenderal TNI dan Polri banyak yang berlatar belakang pondok pesantren,” ujar Gus Yani.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dunia pesantren saat ini menjadi sebuah kebutuhan di tengah kemajuan teknologi yang saat ini dirasakan. Dalam pesantren, para santri selain dibekali dengan ilmu pengetahuan, juga dibekali dengan pemahaman tentang agama. Ini merupakan suatu bekal yang sangat penting untuk dimiliki generasi muda.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, pentingnya bagi generasi muda untuk tidak berhenti menuntut ilmu. Pesan ini disampaikan tidak hanya kepada murid, melainkan juga kepada para pengajar. 

“Anak-anakku sekalian, santri-santri serta bapak ibu guru semua, mari kita senantiasa mencari ilmu sepanjang hayat. Dengan bertambahnya ilmu dan akhlak, maka tingkah laku kita menjadi tingkah laku yang sesuai dengan akidah,” terang Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Puncak peringatan HSN Kabupaten Gresik menghadirkan tiga Gawagis sebagai pemateri dalam sesi Ngaji Bareng. Ketiga gawagis tersebut adalah Gus Lathoif, Gus Amak dan Gus Robith. (yad)

Ngaji Bareng Gawagis, Gus Yani : Banyak Bupati, Kapolres, Jenderal TNI dan Polri Alumni Pondok  Selengkapnya

Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Wisata Heritage, Bandar Grissee Bisa Menjadi Heritage City 

GRESIK,1minute.id – Wisata Heritage, Bandar Grissee menjai ikon baru di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Menteri Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Menperekraf) Sandiaga Sholahuddin Uno memberikan apresiasi langkah pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah menjadikan kawasan Gresik Kota Lama (GKL) sebagai destinasi wisata. 

“Wisata Heritage yang mempertahankan plurarisme, Interaksi antarbangsa. Ada wisata  religi yang menginspirasi. Nilai-nilai luhur yang dimanfaatkan wisata heritage. Haritage City

Mari kita kembangkan. Siap mendukung semua?” kata mas Menteri-panggilan akrab-Sandiaga Uno pada Minggu malan, 18 Desember 2022.

Menurut Unesco, kata Sandiaga Uno, haritage city dapat memperkuat karakter suatu tempat, membuka peluang bisnis dan memberikan pendapatan lebih tinggi karena ternyata pascapandemi ini ekonomi kita masih penuh tantangan. “Mencari kerja gampang atau susah,” tanya Sandiaga dijawab koor susah. 

Karena itu, Sandiaga Uno, mengajak semua stakeholder untuk membantu UMKM. “Makanya kita bantu UMKM kareba bisa menciptakan 97 persen di lapangan peluang kerja. Wisata menciptakan 6 kali lipat jumlah lapangan kerja dibandingkan sektor lainnya . Oleh karena itu kami mendukung Heritage City,”tegasnya.

Wisata Heritage, Bandar Grissee, kata Sandiaga Uno, tergolong lengkap dan langka. “Dan (disini) warisan kolonial yang kaya ragam ada juga warisan budaya dari Arab, China, Kolonial serta tentunya warisan budaya anak bangsa Harapannya terus melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi karena kita ditargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” tegasnya. 

“Saya akan berjuang bersama Bupati dan jajarannya untuk membangkitkan ekonomi berbasiskan pariwisata dan ekonomi kreatif. Kami akan memastikan kebangkitan ini sama-sama dirasakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan, untuk memulihkan dan membangkitkan sektor parekraf. Kami ucapkan apresiasi terbaik untuk bandar Grissee,” ujar Mas Menteri-panggilan akrab-Sandiaga Uno.

Rangkaian launching Bandar Grissee selama tiga hari, mulai Jumat, 16 Desember 2022. Warga Kota Santri menyemut memadati kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan / Kabupaten Gresik. Pada hari ketiga, Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri rangkaian launching Bandar Grissee.

Sandiaga Uno menginjakkan kaki kali pertama di kawasan Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Pahlawan, Gresik. Mas Menteri kemudian keliling sejumlah ikon di Kota Santri dengan menumpang mobil listrik karya SMK PGRI Gresik.  Yang menjadi driver mobil listrik tanpa kap adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Rombongan melewati Kampung Arab di Jalan Basuki Rahmat, Kemudian mampir ke rumah dinas Bupati di Alun-alun Gresik untuk Salat Magrib. Kemudian, Mas Menteri dan Gus Yani melanjutkan ke sejumlah tempat. (yad)

Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Wisata Heritage, Bandar Grissee Bisa Menjadi Heritage City  Selengkapnya

“Wajah” Glowing GNI sebagai Titik Nol Gresik ?

GRESIK,1minute.id – Selubung seng Gedung Nasional Indonesia (GNI) sudah dibuka. Wajah gudang berusia 62 tahun pada 17 Agustus 2022 lalu banyak berubah. Kondisi luar bangunan gedung berada di Jalan Pahlawan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu lebih kinclong. 

“Wajah” glowing bangunan yang peletakan batu pertama dilakukan oleh R.Soekarso, Bupati Kepala Daerah TK II Kota Surabaya paskarevitalisasi dilakukan oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik. Revitalisasi tahap pertama menggunakan sebesar Rp 1.637.448.264,69. 

GNI ANYAR
Kondisi Gedung Nasional Indonesia di Jalan Pahlawan, Kecamatan/Kabupaten Gresik paskarevitalisasi dilakukan oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik pada Sabtu, 17 Desember 2022. (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

« dari 3 »

Revitalisasi tahap dua merujuk pada plakat terpasang di halaman GNI yang pengerjaan dimenangkan oleh CV Jamus Mashurin ini dengan nilai kontrak Rp 3,09 miliar. Sehingga total anggarannya mulai tahun 2021 dan 2022 kurang lebih Rp 4,6 miliar. 

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  GNI, ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu terlihat indah. Di bagian depan dan tempat duduk di dekat taman bagi para pengunjung. Gedung terlihat lebih indah. Sedangkan, halaman bagian utara juga dilengkapi kursi dan meja bergaya minimalis. “Nyaman,”kata Rachel, pengunjung GNI pada Sabtu, 17 Desember 2022.

Gedung Nasional Indonesia (GNI) akan ditetapkan sebagai tetenger pusat Gresik Kota Lama yang terdapat Bandar Grissee. GNI akan ditetapkan sebagai Titik Nol Gresik. (yad)

“Wajah” Glowing GNI sebagai Titik Nol Gresik ? Selengkapnya

Salurkan Bansos Seribu Paket Sembako, Bupati Gresik Disambati BBM dan Pendangkalan Perairan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat jaring pengaman sosial. Mengurangi dampak sosial paskapandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan sembako. Kali ini, membagikan seribu paket sembako tahap kedua di delapan titik. Diawali kepada nelayan di Desa Ngimboh dan Banyuurip. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah.

Sebelumnya, bantuan serupa digelontorkan untuk warga di Kecamatan Kebomas. Penyerahan seribu paket sembako di Balai Desa Ngimboh diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 16 Desember 2022.

Fandi Akhmad Yani mengharapkan, bansos daru Pemkab Gresik ini bisa meringankan beban para nelayan yang kesulitan melaut. “Kami terus berupaya memberikan perhatian kepada para nelayan. Semoga dengan bantuan ini dapat sedikit membantu para nelayan Gresik,” kata GusYani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Dalam pertemuan dengan nelayan di Desa Ngimboh, Gus Yani, mendapatkan keluhan dari nelayan setempat. Yakni, kesulitan mendapatkan bahan bakar dan perairan mengalami sedimentasi sehingga menjadi dangkal. 

Terkait kesulitan bahan bakar untuk nelayan, Gus Yani mengatakan, pihaknya akan membangun stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN). “Tahun 2023 PT Gresik Migas akan segera membangun SPBN lagi di wilayah Ujungpangkah. Tidak hanya di sini, tapi juga di beberapa titik yang lain. Seperti Sidayu dan Mengare (Kecamatan Bungah,Red),” ujarnya.

Bagaimana dengan perairan mengalami pendakalan ?  Gus Yani berjanji melakukan koordinasi secepatnya ke pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur. “Secepatnya akan koordinasi untuk mendapatkan izin teknis terkait pengerukan. Hal ini karena kewenangan pesisir pantai saat ini dipegang oleh Pemprov Jatim,” ujarnya. 

“Segera, Dinas Perikanan akan maju ke Provinsi meminta izin agar bisa dikerjakan sendiri. Karena alat berat kita sudah punya. Tinggal izinnya, agar pengerjaan tidak menjadi ilegal,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Moh. Nadlilah menambahkan, saat ini pengajuan izin telah masuk ke Pemprov Jatim. Rencananya, apabila sudah mengantongi izin, tahun depan akan segera dapat direalisasikan untuk pengerukan. “Ketika izin turun maka tahun depan akan dapat kami susun anggarannya,” kata mantan Camat Manyar itu.

Ketua Rukun Nelayan Ngimboh Arifin  mengatakan, dirinya sangat bersyukur dengan bantuan yang diberikan. Harapannya, bantuan ini akan semakin merata. Menurutnya, saat ini hanya sekitar 20% nelayan yang mendapat bantuan tersebut di Desa Ngimbo.

“Di Desa Ngimbo ini ada sekitar 225 nelayan. Dan yang mendapatkan bantuan baru 44,” ujarnya. Penyaluran 1.000 bansos tahap 2 ini akan diberikan secara langsung di 8 titik. Yakni, Kecamatan Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas. Penyaluran tahap 3 sendiri akan dilakukan di Campurejo secepatnya. (yad)

Salurkan Bansos Seribu Paket Sembako, Bupati Gresik Disambati BBM dan Pendangkalan Perairan  Selengkapnya

Peduli Gempa Cianjur, Misi Kemanusiaan Pemkab Gresik Gelontor Ribuan Ikan Bandeng untuk Perbaikan Gizi Korban

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas paket bantuan ke korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat pada Jumat, 16 Desember 2022. Misi kemanusiaan dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berupa kebutuhan dasar korban, seperti popok,  kebutuhan wanita, tenda, dan selimut.

Selain itu, ini ada yang berbeda. Sebab, Pemkab Gresik menggelontorkan aneka makanan bahan ikan bandeng sebanyak 100 kilogram dan olahan Ikan Bandeng sebanyak 1.000 ekor. Bupati Fandi Akhmad Yani melepas bantuan kemanusiaan senilai Rp 0,5 miliar diangkut menggunakan 4 unit truk dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dari Kantor Bupati Gresik. 

“Kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat turut berempati atas musibah yang terjadi di Cianjur. Mudah-mudahan sedikit bantuan ini bisa memberikan keringanan kepada saudara-saudara kita di Cianjur,” ungkap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Asisten Suyono dan Wakil Ketua I Baznas Gresik Riyadlotus Sholichah

Gus Yani  mengungkapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak, dari masyarakat, Baznas, ASN dan pensiunan ASN. Sehingga dalam hasilnya mampu mengumpulkan bantuan yang totalnya lebih dari Rp 500 juta.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan terkait pengiriman bantuan berupa makanan  bahan olahan Ikan Bandeng kepada korban bencana gempa yang mengakibatkan ratusan korban meninggal itu. Gus Yani mengatakan bahwa Kabupaten Gresik mengirimkan makanan berupa Bandeng, selain karena di Kabupaten Gresik yang terkenal sebagai lumbung Bandeng, juga karena masyarakat Cianjur membutuhkan sumber makanan yang segar dan bergizi. “Bahan makanan ini disana kebanyakan adalah mi instan. Oleh karenanya kita sengaja kirim ikan Bandeng kesana sebagai sumber bahan makanan yang penuh gizi,” tegasnya.

Untuk diketahui, tim BPBD berangkat dengan empat mobil yang berisi bantuan kemanusiaan kepada korban bencana gempa bumi Cianjur. Turut dalam rombongan Kepala BPBD Gresik Darmawan, yang mengawal iring-iringan misi kemanusiaan ini hingga tiba di Cianjur.

Untuk diketahui, gempa bumi Cianjur terjadi pada 21 November 2022 pukul 13:21:10 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 6,84 LS – 107,05 dan kedalaman 11 km dengan magnitudo 5,6. Hingga kini, sudah puluhan kali gempa susulan. (yad)

Peduli Gempa Cianjur, Misi Kemanusiaan Pemkab Gresik Gelontor Ribuan Ikan Bandeng untuk Perbaikan Gizi Korban Selengkapnya