Produksi Migor Surplus 3 Ribu Ton Per Bulan, Tapi Harga Migor Diatas HET


GRESIK,1minute.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut kebutuhan migor di Jatim sebanyak  59 ribu ton per bulan. Produksi migor sebesar 62 ribu ton. Ada surplus 3 ribu ton per bulan. Anehnya, masyarakat masih kesulitan mendapatkan migor sesuai ketentuan pemerintah. 

Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) migor curah Rp 11.500 per liter ; kemasan sederhana Rp 13.500 per liter dan kemasan premium Rp 14.000 per liter. Seorang pedagang gorengan mengaku harus keliling untuk mendapatkan migor itu ke sejumlah pasar ritel modern. Akan tetapi, migor sudah ludes. 

Ia mengaku, sebenarnya telah memiliki langganan migor di pasar tradisional. Pada Kamis lalu, 3 Februari 2022 harga dipatok sebesar Rp 18 ribu per liter. “Tapi, kemarin (Jumat,Red) telah habis,”ujarnya lirih. Operasi pasar menjadi tumpuhan untuk mendapatkan migor. Pedagang kaki lima itu memilih ikut antri membeli migor dalam operasi pasar digelar oleh Dinas Pendapatan Jawa Timur Cabang Gresik di Jalan Panglima Sudirman, Gresik pada Jumat, 4 Februari 2022. 

Operasi pasar itu dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Menjelang salat Jumat, ia mendapatkan dua liter migor seharga Rp 25 ribu. “Kalau di pasar ada barangnya mendingan beli ke pasar. Tidak antri lama,”tegasnya. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menengarai ada mising link terkait distribusi migor di Jawa Timur. Sebab, produksi migor di Jatim sebesar 62 ribu ton per bulan. Sedangkan, kebutuhan masyarakat sebesar 59 ribu ton per bulan. “Ada kelebihan produksi migor sebesar 3 ribu ton per bulan,”katanya.  Akan tetapi, harga migor masih diatas HET yang ditetapkan pemerintah.

Khofifah meminta kepada perusahaan untuk mengeluarkan corporate social responsibility (CSR) untuk membantu melakukan operasi pasar migor sehingga harga bisa sesuai ketentuan pemerintah. “Saya mengharapkan pelaku industri mengeluarkan CSR untuk menstabilkan harga migor,”harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan produsen migor di Gresik. “Segera kami lakukan koordinasi karena masih ada missing link,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Seperti diberitakan, Dinas Pendapatan Jawa Timur Cabang Gresik menggelar operasi pasar migor di kantornya di Jalan Panglima Sudirman, Gresik.  Dalam operasi pasar migor, dinas penghasil di Pemprov Jatim itu menjual migor dibawah HET yakni Rp 12.500 per liter untuk migor kemasan premium. HET seharga Rp 14 ribu.

Setiap warga dibatasi membeli 2 liter. Sebelumnya, PT Wilmar Nabati Indonesia, produsen migor juga menggelar operasi pasar. Sebanyak 1.000 liter migor ludes dalam kurun waktu tidak lebih dari 2 jam. Padahal setiap warga hanya dibatasi maksimal 2 liter migor. (yad)

Produksi Migor Surplus 3 Ribu Ton Per Bulan, Tapi Harga Migor Diatas HET Selengkapnya

Gubernur Pesan Kain Tenun untuk ASN Pemprov Jatim, Pengerajin Kain Tenun Desa Wedani Semringah

GRESIK,1minute.id –  Kampung Devisa Desa Wedani, Kecamatan Cerme , Gresik kedatangan tamu istimewa pada Jumat, 4 Januari 2022. Tamu itu adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur perempuan pertama itu tidak hanya berkunjung di sentra pengrajin sarung tenun itu. 

Tapi, mantan Menteri Sosial itu memesan kain tenun yang mayoritas mempekerjakan kaum hawa itu. Khofifah merencanakan kain tenun pesanannya digunakan untuk seragam pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. 

Khofifah tiba di Koperasi Wedani Giri Nata (WGN) sekitar pukul 16.00. Orang nomor satu di Pemprov Jatim mengamati langsung satu per satu kain tenun produksi WGN yang sudah masuk pasar ekspor di mancanegara itu. Khofifah tersenyum senang. Ia pun mengapresiasi hasil karya tangan pengrajin tenun di Desa Wedani itu.

Khofifah menyebut, dirinya sudah banyak melihat di berbagai tempat hasil tenun di beberapa daerah. Dan, tenun di Desa Wedani ini ada sinergitas antarelemen antara Pemkab Gresik dan Bea Cukai. “Disini ada inovasi kerativitas jejaring, desainer, bahan baku, marketplace akses. Semuanya harus menyatu. Dan kebersatuan tim seluruh di Gresik dan dikuatkan di Desa Wedani,”katanya. 

Dikatakan, hasil tenun ini tentu menjadi inspirasi bagi daerah penghasil tenun lainnya dari beberapa generasi. “Kalau di Desa Wedani ini sudah generasi ke empat dengan komunal branding WGN,”imbuhnya. “Bea Cukai, Perindag, dan pelaku tenun semuanya luar biasa,”sambungnya.

Kepala Desa Wedani Hadi Sanjaya mengaku saat ini pemesanan tenun di desanya semakin meningkat. Dan saat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa datang pun memesan tenun untuk seragam Dinas Provinsi Jatim. “Alhamdulillah tadi Bu Khofifah pesan tenun untuk baju dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Provinsi Jawa Timur,”katanya.

Dikatakan, pemesanan untuk pegawai ASN Pemprov itu tentu akan ada motif khusus yang direncanakan. “Kita tunggu saja, karena masih proses pemesanan yang akan dijadikan seragam dinas. Dan tadi disuruh untuk tenun panjang,”ujarnya. 

Hadi bersyukur dimasa pandemi Covid-19 yang belum berujung pesanan terus mengalir. Permintaan melonjak. Hadi optimistis bersama 61 pengusaha tenun bisa memenuhi pesanan. “Satu pengrajin biasanya menghasilkan satu tenun. 61 pengusaha dikali 20 pekerja menghasilkan sekitar 1.200 tenun. Begitupun dengan ekspor ke Timur Tengah berjalan lancar. Dengan dibantu Bea Cukai, Diskoperindag, Gading Mas,”kata bersemangat. (yad)

Gubernur Pesan Kain Tenun untuk ASN Pemprov Jatim, Pengerajin Kain Tenun Desa Wedani Semringah Selengkapnya

Operasi Pasar Migor, Pemprov Jatim Jual Migor Premium Rp 12.500 Per Liter

GRESIK,1minute.id – Operasi pasar minyak goreng semakin gencar dilakukan untuk menstabilkan harga salah satu kebutuhan pokok rumah tangga itu. Antara lain dilakukan di kantor Dinas Pendapatan Jawa Timur Cabang Gresik pada Jumat, 4 Februari 2022.

Operasi pasar migor ini dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Masyarakat menyambut antusiasme pasar murah itu. Sebab, migor kemasan dijual seharga Rp 12.500 per liter. Harga sesusi harga eceran tertinggi (HET) pemerintah Rp 14 ribu per liter.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, operasi pasar ini untuk memastikan harga migor sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Untuk migor curah seharga Rp 11.500 per liter,  migor kemasan sederhana Rp 13.500 per liter dan migor kemasan premium Rp 14 ribu per liter. HET migor itu berlaku mulai 1 Februari 2022.

“Pemerintah pusat mengalokasikan subsidi migor ini sampai Rp 3 triliun,”kata Khofifah pada Jumat, 4 Februari 2022. Namun, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan disejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur, penetapan HET belum bisa maksimal. Sebab, ada kendala. “Ada missing link. rantai pasokan tersendat-sendat,”ujarnya. 

Padahal, lanjutnya, kebutuhan migor di Jatim sebesar 59 ribu ton per bulan. Produksi migor sebesar 62 ribu ton. “Ada surplus 3 ribu ton per bulan,”tegasnya. Gubernur Khofifah menengarai produksi berjalan, tapi proses distribusi tidak selancar yang diperkirakan. Ada missing link. “Kita coba mengurainya diantara refaksinya. Harus segera ada regulasinya. Regulasi ini harus diputuskan secara nasional,”katanya. 

Terkait operasi pasar, Gubernur Khofifah menegaskan, setiap titik digelar oleh Pemprov Jatim harga migor dipatok lebih rendah daripada harga pasar. Ia menyebut harga migor dalam operasi pasar ini kelas premium dengan harga Rp 12.500 per liter.  “Maksimal per KTP hanya membeli 2 liter seharga Rp 25 ribu”

Operasi pasar ini bagian dari proses penetrasi harga pasar. Meskipun tidak terlalu signifikan di masing-masing titik yang dilakukan operasi pasar. (yad)

Operasi Pasar Migor, Pemprov Jatim Jual Migor Premium Rp 12.500 Per Liter Selengkapnya

BPKB Menilai Tata Kelola dan Sistem Pengendalian Internal Pemkab Gresik Baik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meraih penghargaan atas capaian kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) level 3 serta Sosialisasi Penyusunan Daftar Penilaian Resiko di Lingkungan Pemkab Gresik dari BPKP.

Penghargaan itu oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 Februari 2022. Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Inspektorat Setkab Gresik Edy Hadisiswoyo.

Bu Min berharap capaian kualitas APIP di organisasi perangkat daerah (OPD) Inspektorat bisa terus ditingkatkan guna memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal di Pemkab Gresik.  “Jangan berpuas diri, terus tingkatkan karena semakin baik kualitas APIP dalam lembaga inspektorat mudah – mudahan diikuti juga dengan kebaikan pelaksanaa program – program dari seluruh OPD,”katanya.

Bu Min melanjutkan, APIP level 3 itu bukan sekadar pemenuhan dokumen atau infrastruktur namun substansinya kepada implementasi Key Proses Area secara berkelanjutan dan berulang. “Key Proses berulang hingga menjadi budaya kerja dan berkomitmen mengawal tata kelola pemerintahan daerah menuju pemerintahan yang baik dan bersih,”tegas Wabup pertama perempuan di Kabupaten Gresik itu.

Sementara itu, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur Alexander Rubi Setyoadi menjelaskan, pengelolaan keuangan Pemkab Gresik telah akuntabel dan implementasi sistem pengendalian internal sudah memadai, sehingga pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkab Gresik. 

“Kualitas ini menunjukkan bahwa pengendalian internal yang dibangun dan peran APIP Kabupaten Gresik telah mampu mendorong pencapaian indikator tata kelola pemerintahan yang optimal dan sistem pengendalian internal yang memadai,”jelasnya. 

Ia melanjutkan, pengawasan internal efektif apabila lingkungan pemerintahan di daerah melakukan pengendalian berjalan baik. “Impelemtasi kopabilitas APIP yang optimal akan mampu mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, manajemen resiko dan pengendalian yang memadai serta mendorong pencapaian organisasi pemerintah daerah terutama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan yang prima,”katanya. (yad)

BPKB Menilai Tata Kelola dan Sistem Pengendalian Internal Pemkab Gresik Baik  Selengkapnya

Jelang PTM, BIN dan Dinkes Surabaya Gelar Vaksinasi Siswa SD Katolik Santo Vincentius

SURABAYA,1minute.id – Dorongan dari wali murid yang berharap siswa masuk sekolah untuk belajar tatap muka (PTM) berlangsung didalam kelas seperti sedia kala, demikian diungkap Kepala SDK  Santo Vincentius, Kukuh seusai siswanya mendapat vaksin pada Rabu, 2 Februari 2022

“Selama ini para orang tua merasa agak kesulitan dalam mengawasi  belajar anak anaknya dengan sistim daring, pasalnya anak anak cenderung kurang semangat dalam mengerjakan tugas, bahkan sering para orang tua yang dipaksa untuk mengerjakan tugas yang diberikan para guru lewat belajar jarak jauh,”terang Kukuh. 

Gayung bersambut, ketika anak anak bisa di vaksin sebagai salah satu syarat untuk pembelajaran tatap muka 100 persen, maka sekolah yang berada di Jl Tidar  no 113, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya langsung mengajukan diri. 

Kepala Puskesmas Sawahan Grace  yang ikut terjun ke lokasi merasa senang, dan dalam kesempatan tersebut berhasil memvaksin 180 siswa-siswi. “Kami beserta tim termasuk dari BIN yang turun di SDK Santo Vincentius ikut bangga, ternyata anak anak begitu dijelaskan betapa pentingnya vaksinasi untuk kekebalan masing masing individu dan juga kelompok masyarakat, serentak anak anak bersedia ikut, ini perlu diapresiasi,”ujar Grece. (yad)

Jelang PTM, BIN dan Dinkes Surabaya Gelar Vaksinasi Siswa SD Katolik Santo Vincentius Selengkapnya

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati 

GRESIK,1minute.id – Konflik berkepanjangan antarwarga di Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mulai diurai oleh Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani datang langsung untuk menyelesaikan di Balai desa setempat pada Rabu, 2 Februari 2022.
M

Sebelumnya, puluhan warga desa setempat mendatangi Mapolsek Panceng. Mereka mendesak tiga warga desa yakni Syaiful Arif, Basir dan Nasihin tidak di proses hukum. Sebab, ketiga warga tersebut dianggap telah membela kepentingan warga setempat. Ketiga warga tersebut berurusan dengan aparat kepolisian atas laporan Suhud, warga setempat. 

Bahkan, untuk membela Syaiful Arif dkk itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama ormas Keagamaan dan organisasi kepemudaan Desa Sumurber membuat pernyataan sikap. Pernyataan sikap berisi 5 poin itu dibacakan oleh Ketua BPD Sumurber Muhammad Natiq dihadapan Bupati Fandi Akhmad Yani, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Suyono, dua anggota DPRD Gresik Suberi dan Fauzi. Serta forum pimpinan Kecamatan Panceng. 

Lima poin itu, bunyinya : Menyikapi aksi massa yang terjadi di Balai Desa Sumurber pada hari Sabtu, 22 Januari 2022 terhadap Suhud.Kami menyatakan sikap sebagai berikut:1. Mengecam keras tindakan saudara Suhud yang melakukan penodaan terhadap simbol kenegaraan tingkat desa dan tindakan-tindakan mengganggu pelayanan publik dan ketentraman masyarakat.2. Mendorong dilakukannya musyawarah mufakat dengan azas kekeluargaan dalam penyelesaian persoalan-persoalan kemasyarakatan3. Menolak dengan tegas dilakukannya penanganan terhadap 3 (tiga) orang terlapor yaitu; saudara Syaiful Arif, Basir dan Nasihin yang telah membela kepentingan masyarakat, dan selama ini pihak kepolisian cenderung diam dan melakukan pembiaran terhadap pelaku (Suhud) yang telah menghina, menodai, dan merendahkan kehormatan simbol Negara yang ada di desa kami4. Pihak kepolisian diharapkan bisa adil dan bijaksana dalam menyikapi persoalan yang terjadi di desa kami5. Mendorong seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat.Demikian pernyataan sikap kami.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada masyarakat tetap tenang dan tidak emosional. Sebab, tidak ada keberkahan dalam pertikaian. Sebab, program pemerintah bisa berjalan bila kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) stabil. “Tadi, Saya kesini melewati jalan yang rusak. Program perbaikan infrasruktur bisa berjalan bila tidak ada saling curiga,”katanya.

Ia berharap pertikaian yang sudah menahun antarwarga bisa diselesaikan secara Musyawarahkan. Ia berjanji warga yang selama ini bertikai akan diundang ke Pemkab Gresik. “Saya akan mengundangnya sendiri. Berupaya tidak ada tukang gosok di Sumurber.Mudah-mudahan an tidak pertikaian lagi,”katanya disambut tepuk sorak warga yang memadati Balai desa setempat itu.

Ia meminta problem yang terjadi bisa diselesaikan melalui jalur Musyawarah. “Kita niatkan damai,”tegasnya dan lagi-lagi me mendapatkan aplaus masyarakat. Terkait rencana pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 47 desa tersebar 18 Kecamatan bisa berjalan lancar. Satu dari 47 desa yang bersiap untuk Pilkades itu adalah Desa Sumurber.

MASSA : Warga Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mendatangi Mapolsek Panceng meminta 3 warga tidak di proses hukum pada Rabu, 2 Februari 2022

Gus Yani meminta kepada panitia Pilkades bisa menjadi momentum pemersatu warga. “Jangan sampai Pilkades sebagai moment pemecah bela,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan. Semua warga diperbolehkan mencalonkan diri. “Asal sesuai dengan aturan yang ada,”ujar Bupati berusia 36 tahun itu. Mengapa? Sebab, Drsa Sumurber memiliki potensi luar biasa,  “Masyarakat berkualitas , banyak orang Santri,”tegasnya.

Untuk diketahui, seorang warga diduga berinisial Shd melabur Balai desa dengan teletong sapi.  Ulah Shd menimbulkan emosi massa. Syaiful dkk emosi kemudian melakukan aksi balasan melabur oknum warga itu dengan teletong sapi. Diduga kuat saat melabur teletong ada unsur kekerasan fisik. Lelaki berinisial Shd kemudian melapor ke Polsek Panceng. 

Kapolsek Panceng AKP Didik H., menyatakan setelah pemeriksaan awal, pihaknya melimpah perkara tersebut ke Polres Gresik. “Perkara sudah kami limpahkan ke Polres tiga hari lalu,”ujar AKP Didik usai acara di Balai Desa Sumurber pada Rabu, 2 Februari 2022. (yad)

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati  Selengkapnya

Ekspor Perdana ke Singapura dan Malaysia, Bupati Sebut Jeruk Nipis Kebonagung Bisa Meningkatkan Imunitas dan Vitalitas 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana jeruk nipis (Citrus aurantifolia) ke Malaysia dan Singapura pada Rabu, 2 Februari 2022. Jeruk nipis petani asal Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah. Ekspor jeruk dilakukan oleh Koperasi Super Lime Kebonagung ini hasil kolaborasi dengan Kantor Bea Cukai, Dinas Diskoperindag, Dinas Pertanian, Asosiasi Gading Emas serta KBRI Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia. 

Ekspor jeruk nipis yang diangkut 6 mobil pikap dilakukan langsung oleh koperasi kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Terobosan baru ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Fandi Akhmad Yani.

Fandi Akhmad Yani mengatakan jeruk nipis Kebonagung ini bisa meningkatkan Imunitas di masa pandemi dan vitalitas. Sebab, jeruk ini mengandung vitamin C sangat tinggi. “Branding (meningkatkan imunitas dan vitalitas) ini harus diangkat untuk mengangkat hasil perkebunan jeruk nipis di Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah ini,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutanya. 

Beberapa hasil kajian menyebut manfaat jeruk nipis (Citrus aurantifolia) telah dikenal sejak lama sebagai tanaman yang kaya manfaat.  Herbal alami, jeruk nipis berkhasiat untuk menghilangkan sumbatan vital energi, obat batuk, peluruh dahak (mukolitik), peluruh kencing (diuretik) dan keringat, serta membantu proses pencernaan.

Desa Kebonagung memiliki potensi jeruk nipis besar. Lahan kebun jeruk nipis seluas 450 hektare. Jeruk nipis bisa di panen setiap bulan. Rata-rata hasil panennya 2 ton sampai 3 ton per hektare per bulan.  Dengan kapasitas yang besar itu, imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, perlu adanya strategi pengembangan. Diantaranya, pemasarannya harus diperluas. Selain pasar lokal juga pasar ekspor. “Untuk memperluas pangsa pasar,  pengurus koperasi harus lebih banyak bekerja di luar,”ujarnya. 

Gus Yani menganalogikan, pengurus koperasi memiliki mental seperti sopir angkutan umum yang terus mencari penumpang. “Artinya pengurus koperasi harus rajin memasarkan. Mencari pangsa pasar baru. Fokus pengembangan pasar Sedangkan petani fokus menanam, menjaga kualitas jeruk nipis,”ujarnya. 

Di akhir sambutan Gus Yani mengajak bergerak bersama UMKM Gresik untuk terus semangat menembus pasar luar negeri dan mudah mudahan Koperasi Super Lime ini menjadikan Kebonagung menjadi Desa Devisa atas Produk Perkebunan.

Kasi Kepabeanan dan Cukai V KPP Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, menambahkan koperasi yang sudah dibentuk oleh Pemdes Kebonagung diharapkan berani melakukan ekspor sendiri. “Bea Cukai, Diskoperindag dengan Asosiasi Gading Emas akan selalu siap berkolaborasi untuk meningkatkan Ekspor Jeruk Nipis hasil perkebunan Desa Kebonagung,”tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Kebonagung Lubis Farisman menceritakan nasib petani jeruk nipis di desanya pada 2020. Ia menyebut diawal pandemi Covid-19 kondisi pertanian di Kebonagung sangat memprihatinkan. “Harga jeruk nipis terendah.  Harga jeruk nipis hanya Rp 700 per kilogram,”terangnya. (yad)

Ekspor Perdana ke Singapura dan Malaysia, Bupati Sebut Jeruk Nipis Kebonagung Bisa Meningkatkan Imunitas dan Vitalitas  Selengkapnya

Pasar Pahing Sidayu Ditempat Penampungan Bergairah, Pemkab Revitalisasi Pasar Sidayu Tahun Ini

GRESIK,1minute.id – Ratusan pedagang Pasar Sidayu membuka lapak di Alun-alun Sidayu pada Senin, 31 Januari 2022. Mereka berjualan di tempat penampungan sementara pascabencana kebakaran pada Minggu, 30 Januari 2022. Suasana tempat penampungan ratusan pedagang riuh. Maklum, sedang pasaran, Pahing. Momentum yang paling di tunggu oleh pedagang di pasar berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu. 

“Untuk sementara, sesusi arahan pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun. Sehingga, perekonomian tetap jalan,”kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro,  Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono pada 31 Januari 2022.

Pihaknya telah memasang tenda untuk para pedagang. “Dan, hari ini (Senin, Red) bertepatan dengan Pasaran Pahing semua pedagang sudah berjualan di tempat penampungan sementara,”tegasnya. Terkait revitalisasi Pasar Sidayu yang dibangun masa Kolonial Belanda pada 1881 Masehi itu, Diskoperindag akan segera diwujudkan. “Tahun ini, revitalisasi akan dilakukan,”tegasnya. 

Berapa kerugian yang dialami 259 pedagang yang kiosnya ludes di lahap amuk si jago merah, Agus Budiono, mengestimasikan cukup besar. “Estimasi kerugian pedagang sekitar Rp 5,1 miliar,”tegasnya. 

Terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M. Syahrul Munir menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengajukan penggunaan biaya tidak terduga (BTT) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022.

BTT, imbuhnya, bisa diajukan oleh pemerintah daerah dalam keadaan darurat termasuk keperluan mendesak, termasuk recovery atau renovasi pasar yang terbakar. “Pemerintah bisa ambil dana untuk recovery kebakaran dari pos Biaya Tak Terduga atau BTT. Kemudian, sosialisasi call center kebakaran menjadi sangat penting untuk antisipasi di kemudian hari mengingat Damkar sudah menjadi Dinas sendiri,” ujar Syahrul pada Senin, 31 Januari 2022.

Bantuan tak terduga, sambungnya, bisa diajukan pemerintah daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gresik. Kemudian hasil evaluasi penggunaan dana akan disampaikan kepada DPRD Gresik. “Domainnya ada di DPPKAD, mereka lebih faham teknis penggunaan BTT,” terang Syahrul. 

Seperti diberitakan sebanyak 259 dari 527 kios di Pasar Sidayu ludes terbakar pada Minggu pagi, 30 Januari 2022. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Polisi masih menyelidiki penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Musibah yang dialami ratusan pedagang yang membuka lapak yang dibangun pada masa Kolonial Belanda itu menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau ke lokasi kebakaran. 

Bupati berusia 36 tahun langsung memutuskan merelokasi pedagang di tempat penampungan sementara di Alun-alun Sidayu yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian kebakaran. Relokasi itu dilakukan agar perekonomian masyarakat tetap jalan.

Selain merelokasi, Bupati Fandi Akhmad Yani juga menjanjikan secepatnya melakukan revitalisasi Pasar Sidayu yang memiliki nilai historis yang konon  dibangun di masa kejayaan Kanjeng Sepuh, Adipati Sidayu yang makannya di kompleks Masjid Jamik Sidayu yang lokasi sisi barat dari Alun-alun Sidayu itu. (yad)

Pasar Pahing Sidayu Ditempat Penampungan Bergairah, Pemkab Revitalisasi Pasar Sidayu Tahun Ini Selengkapnya

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebanyak 257 dari 527 kios hangus terbakar. Kebakaran hebat di pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik itu diduga akibat korsleting listrik.  

Kebakaran menjelang Salat Subuh ini menjadi perhatian serius Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi kebakaran pasar yang berdiri sejak zaman kolonial Belanda itu. Pasar Sidayu berada di sisi utara Alun-alun Sidayu itu mulai buka Badal Subuh hingga pukul 12.00. Pada, hari pasaran yakni Pahing, pasar buka sampai pukul 15.00.

Selama 3 jam, Bupati Fandi Akhmad Yani berada ditengah-tengah pedagang yang terkena musibah kebakaran itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang pagi memakai baju koko warna putih dan berkopiyah mendengarkan keluhan pedagang setempat. Sesekali Bupati 36 tahun itu memeluk pedagang untuk menenangkan mereka. 

PASAR DARURAT: Sejumlah pedagang mulai berjualan di Alun-alun Sidayu karena tempat jualan mereka di Pasar Sidayu terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani kemudian memutuskan aktifitas pedagang pasar tidak boleh terhenti. Untuk sementara, pedagang diperbolehkan membuka lapak di Alun-alun Sidayu. Pemkab akan mendirikan tenda untuk para pedagang berjualan di Alun-alun. Revitalisasi Pasar Sidayu akan dilakukan secepatnya.

“Secepatnya kita akan koordinasikan dengan DPRD dan pihak terkait. Mohon doanya agar pemulihan pasar ini dapat kita lakukan secepatnya,”kata Gus Yani. Dalam pengamatan 1minute.id,  amuk si jago merah terjadi pukul 04.00. Pasar masih tutup. Tiba-tiba api menyembul ke angkasa. Dalam hitungan menit api membesar dan meluluhlantakkan 259 dari 527 kios yang ada. 

Sekitar pukul 07.00, petugas Damkar Gresik berhasil menguasai amuk si jago merah. Pembasahan hingga pukul 13.00 masih terus dilakukan. Meski, terbakar pedagang masih bersyukur. Sebab, tidak semua barang dagangan ludes. Bahkan, sebagian barang dagangan belum dikirim. “Kami baru kulakukan. Tapi, barang akan dikirim besok (Senin Pahing,Red),”kata seorang pedagang. 

Pahing adalah hari pasaran di Pasar Sidayu. Biasanya, banyak pembeli. Saking banyaknya calon pembeli jam operasional pasar buka hingga badal Asar. “Hari biasa, jam 9-an sudah sepi,”kata Maskur, warga setempat ditemui 1minute.id pada Minggu, 30 Januari 2022. (yad)

Bupati : Secepatnya Berkoordinasikan dengan DPRD untuk Revitalisasi Pasar Sidayu  Selengkapnya

Pasar Sidayu, Dibangun Zaman Kolonial, Kios yang Terbakar Dulu Lahan Parkir

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu pagi, 30 Januari 2022. Ratusan kios ludes terbakar. Ratusan kios dahulunya tempat parkir kendaraan pengunjung pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Pasar Sidayu memiliki memiliki historis cukup panjang. Sebab, pasar yang berlokasi disisi utara Alun-alun Sidayu itu dibangun pada masa Kolonial Belanda. Saat itu, Sidayu masih menjadi kadipaten dengan seorang pemimpin yang juga tokoh agama bernama Raden Adipati Suryo Diningrat (pada versi lain dikenal juga dengan Suryo Adiningrat), putra Sayid Abdur Rohman Sinuwun Solo dinobatkan menjadi Bupati di Sidayu dengan gelar Kanjeng Sepuh Sidayu pada 1817 Masehi.

Kanjeng Sepuh lahir pada 1784 Masehi. Pada masa kekuasaannya, Kanjeng Sepuh dikenal sebagai sosok yang berani dalam menentang diskriminasi yang dilakukan Belanda terhadap pribumi. Selain pemimpin yang berani, Kanjeng Sepuh juga dikenal sebagai pemuka agama. Makam Kanjeng Sepuh berada di dalam Kompleks Masjid Jamik Sidayu atau sisi barat Alun-alun Sidayu. Jaraknya tidak lebih dari 1 kilometer Pasar Sidayu. 

Menurut Kepala Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu Sujari, Pasar Mriyunan ini dibangun sejak pemerintah Kanjeng Sepuh. “Zaman kolonial Belanda,”katanya ditemui 1minute.id di lokasi Pasar Sidayu pada Minggu, 30 Januari 2022. Pasar Sidayu dahulu berbentuk huruf U. “Bagian kios yang terbakar itu, dulunya tempat parkir,”imbuh Sujari.

KOKOH : Konstruksi bangunan Pasar Sidayu masih terlihat kokoh. Pasar Sidayu yang ludes terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ini dibangun pada zaman Kolonial Belanda (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Purnomo, salah satu setempat setali tiga uang dengan Sujari. Ia mengatakan berdirinya Pasar Sidayuberbarengan dengan Pasar Keputran, Surabaya. “Setahu Saya pasar Sidayu ini dibangun sekitar 1881,”katanya pada Minggu, 30 Januari 2022.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id, bekas bangunan memiliki konstruksi sangat kokoh. Tiang penyangga dari cor. Sedangkan atap berbahan kayu jati. Pada 2007, Pemkab Gresik menambah ratusan kios baru. Kios di bangun belakang gerbang pintu masuk bergaya Kolonial Belanda.  Bangunan baru berkonstruksi tiang baja dan tanpa penyekat. Kios baru tidak tersentuh api. Selamat. 

Selain bangunan baru, ada penambahan lapak atau kios di dalam area pasar. Akibatnya, parkir kendaraan pedagang atau pengunjung pasar berada di luar pasar. Dekat Alun-alun Sidayu. (yad)

Pasar Sidayu, Dibangun Zaman Kolonial, Kios yang Terbakar Dulu Lahan Parkir Selengkapnya