Kali Pertama, Selama 50 Tahun Dishub Gelar Apel Harhubnas di Terminal

GRESIK,1minute.id – Suwari semringah. Sopir bus pariwisata itu dinyatakan lulus sertifikasi pengemudi angkutan pariwisata yang dterbitkan oleh BNSP LSPTI (Badan Nasional Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesi Transportasi Indonesia). Sertifikat profesi diserahkan bertepatan pada Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Terminal Bunder Tipe C Gresik pada Senin, 20 September 2021.

Apel setengah abad Harhubnas kali pertama di Dinas Perhubungan Gresik itu dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Selain Suwari ada 35 sopir lainnya yang mendapatkan sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh LSPTI itu. 

Dishub Gresik menjadikan momentum istimewa itu untuk menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) sebanyak 1.785 orang. BLT sebesar Rp 200 ribu per orang berasal dari anggaran dari APBD Gresik 2021. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, semangat Harhubnas tahun ini bisa membawa Dishub Gresik untuk lebih melayani kepada masyarakat. Ia berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu sehingga transportasi bisa kembali normal. “Saat ini, penumpang terbatas, kita harus bisa melayani lebih baik,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ada dua tugas Dishub yang harus bisa dilaksanakan secara maksimal. Bu Min menyebut tentang penerangan jalan umum (PJU) setelah mendapatkan pelimpahan wewenang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). “Penerangan di desa-desa untuk meningkatkan keamanan. Penerangan di desa ini akan kita genjot,”tegasnya. 

Selain PJU, imbuhnya, penataan parkir harus lebih maksimal. “Sehingga bisa mendongkrak PAD (pendapatan asli daerah),”tegasnya. Sementara itu, Kadishub Gresik Tursilowanto Hariogi menegaskan, dalam sisa dua bulan mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik akan berusaha memberikan dukungan penuh kepada duet Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

“Kami ingin teman di Dishub ada semangat baru membangun Gresik memberikan dukungan besar bagi pemkab Gresik,”tegas Tursilowanto.
Ia mengaku bangga kepada teman-teman Dishub Gresik yang menginisiasi melakukan apel Harhubnas bertemakan “Bergerak Harmonikan Indonesia” ini. “Apel ini sejarah baru bagi Dishub Gresik karena baru kali ini Harhubnas digelar apel di kantor Dishub Gresik,”kata Tursilowanto. 

Sekretaris Dishub Gresik Muhammad Amri menambahkan, untuk memperingati Harhubnas ini dilakukan sejumlah aktivitas sosial untuk masyarakat transportasi di Gresik.  Amri menyebutkan tiga kegiatan memeriahkan Harhubnas di masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Tiga acara itu, penyerahan 36 sertifikat sertifikasi pengemudi angkutan pariwisata yg dterbitkan oleh BNSP LSPTI. Ada 36 pengemudi yang lulus tes sertifikasi ini. “Sebanyak 4 orang dinyatakan tidak lulus,”kata Amri.
Selain itu, pemberian bantuan langsung tunai kepada 1.785 pengemudi dengan total anggaran Rp 357 juta.

“Sasaran sopir angkot, angdes, pariwisata, ojol serta ojek konvensional,”tegasnya. Masa Pandemi Covid-19 ini, sopir mendapatkan pelayanan vaksinasi untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di Gresik. “Vaksinasi kami alokasi 250 dosis kerja sama dengan Dinas kesehatan Gresik,”tegasnya. (yad)

Kali Pertama, Selama 50 Tahun Dishub Gelar Apel Harhubnas di Terminal Selengkapnya

Anggota Perkumpulan BPD Bantu Pemerintah Desa Perbaiki Data di Desa

GRESIK,1minute.id – Big data tentang kependudukan masih belum tertata rapi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berharap anggota Perkumpulan Badan Permusyawaratan Daerah (P-BPD) bisa membantu pemerintah desa untuk melakukan perbaikan data, bersinergi membangun Gresik baru. 

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Perkumpulan BPD di salah satu hotel di Kota Batu, Malang. Bimtek selama 2 hari, mulai Sabtu-Minggu, 18-19 September 2021 dibuka Bupati Fandi Akhmad Yani dan ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyatakan, harapan besar dari BPD untuk turut mendukung Desa masing-masing untuk membangun Gresik baru yang lebih baik. “BPD mempunyai peran penting dalam pemerintahan tingkat Desa, saya berharap BPD bisa bersinergi dengan desa sehingga program pemerintah yang ada di tingkat desa bisa berjalan dengan baik dengan dukungan penuh BPD,”harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga berharap semua anggota BPD ini kompak sehingga tidak ada benturan di desa terkait adanya perkumpulan BPD. Selain itu, Gus Yani juga menekankan agar BPD dan Desa bersama-sama dalam perbaikan data guna keberlangsungan pembangunan di desa. 

“Kita bisa mengatasi kemiskinan di tingkat desa itu juga karena berpatokan dengan data. Segala aspek pembangunan di desa juga berdasar pada data. Untuk itu mulai saat ini data-data yang ada di desa harus dibenahi dan ditata dengan baik,”tegas Gus Yani.

TUTUP RAKER: Wabup Gresik Aminatun Habibah berfotobersama peserta raker P-BPD di salah satu hotel di Batu,Malang pada Minggu, 19 September 2021 (foto : humas Pemkab Gresik)

Selain Gus Yani, narasumber lain yakni Kepala Inspektorat Gresik Edy Hadisiswoyo dengan materi tentang peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan pembangunan tingkat desa ;  Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (PMD) Malahatul Farda “Pembinaan dan pemberdayaan fungsi dan tugas BPD’ da  Kepala Dinas KBPP dr Syaifuddin Ghozali  tentang ‘Pemberdayan Perempuan dan Anak di tingkat Desa dan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Nurul Yatim yang memberikan pemaparan tentang ‘ Membangun sinergitas dalam Pemerintahan Desa’. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada BPD membantu mewujudkan program pemerintah daerah dalam dukungan pada pemerintah desa. “Pemerintah daerah memiliki beberapa program yang harus disukseskan, dengan kekompakan BPD ini semoga turut mendukung dan mensukseskan program pemerintah daerah melalui pemerintahan di tingkat desa” ujar Bu Min. 

Sementara itu, Suyanto, Ketua Perkumpulan BPD Gresik mengatakan kegiatan ini bimtek pengurus diharapkan dapat memberikan pengarahan ke desa desa. (yad)

Anggota Perkumpulan BPD Bantu Pemerintah Desa Perbaiki Data di Desa Selengkapnya

Pelayanan jadi Trending Topik, Dirut Giri Tirta Ngungsi Mandi

DIRUT : Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menganggap manajemen perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta gagal merealisasikan rencana kerjanya. Akibatnya, melesetnya target itu, pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat kerap menjadi sorotan masyarakat. Tranding topik di media sosial (medsos).

Bupati Fandi Akhmad Yani meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja dan keuangan Perumda Giri Tirta itu. “Target pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak sesuai target. Pendistribusian air bersih yang menjadi lepas dari target awalnya berdirinya BUMD terkait kinerja internal,”tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai pertemuan di kantor Perumda Giri Tirta pada Jumat, 17 September 2021.

Rapor merah untuk Perumda Giri Tirta. Bagaimana pendapat Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah? Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah tidak menampik Perumda Giri Tirta menjadi tranding topik di medsos.  “Sebulan terakhir ada kebocoran pipa besar sehingga air tidak keluar. Kok yo beruntun. Didekat rumah saya air juga tidak mengalir,”kata Risa.
Bahkan, Direktur Utama Perumda Giri Tirta itu mengaku harus ngungsi mandi ke kantornya.

“Saya sendiri saja, pindah mandi ke kantor,”dalihnya.  Ia mengaku perbaikan kerusakan pipa besar akan kelar satu sampai dua hari kedepan,”kata Risa. Terkait manajem gagal merealisasikan rencana kerjanya? Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mengatakan, penambahan penyertaan modal pemerintah dari APBD Gresik 2019 sebesar Rp 25 miliar belum dilaksanakan seluruh.

“Hanya proyek pipanisasi saluran air dari Desa Kedungrukem, Benjeng sampai Balongpanggang yang selesai tahun ini,”ujar Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah pada Jumat, 17 September 2021. Anggaran Rp 3,6 miliar. Untuk proyek pipanisasi Giri sampai SPBU Veteran dan Giri sampai Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas baru proses lelang.  Risa dengan tegas membantah proyek itu tidak sesuai perencanaan sebelumnya. “Pekerjaan itu sesuai perencanaan. Cuma pelaksaan belum dilaksanakan,”tegasnya. 

Pekerjaan tidak bisa cepat dilakukan, imbuhnya, karena pihak harus menyusun detail Engineering Design (DED) , Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta survei. “Penyusunan DED, RAB butuh waktu hampir setahun. Karena harus survei,”dalihnya. Selain itu, ada rencana pengalihan pekerjaan sehingga harus berkonsultasi dengan Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (PBKP). (yad)

Pelayanan jadi Trending Topik, Dirut Giri Tirta Ngungsi Mandi Selengkapnya

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis

SILATURAHMI: Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis sowan ke kediaman KH Muchtar Djamil (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melakukan roadshow, silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) yang dikunjungi diantaranya Ketua PCNU Gresik KH Chusnan Ali ; Pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Ala Nuriyah KH Aminin (Gus Minin). Kemudian, kediaman KH Muchtar Djamil di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bedilan, Gresik dan KH Abdul Ghofur, Jalan Sultan Agung, Desa Sungon Legowo, Kecamatan Bungah.

Selain tokoh agama, alumnus Akpol 2002, itu juga menjalin silaturahmi dengan anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani;  Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti ; Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto. Mantan Kapolres Ponorogo itu juga berkunjung ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Murkus.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Semoga Polres Gresik dengan kepemimpinan AKBP Mochamad Nur Azis mendapatkan ridho dari Allah SWT,”tutur KH Muchtar Djamil.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Saya silaturahmi dan memperkenalkan diri, serta mohon restu agar amanah saya sebagai Kapolres Gresik dapat saya laksanakan dengan baik,”kata Azis.

Menyinggung Covid-19, perwira Polisi dengan dua melati dipundak itu mengharap dukungan tokoh agama serta pemahaman masyarakat terkait program pemerintah percepatan vaksinasi guna mencapai herd immunity. (yad)

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis Selengkapnya

Bupati Minta Inspektorat Audit Teknik dan Keuangan Perumda Giri Tirta

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Inspektorat Eddy Hadisiswoyo mendatangi kantor Perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta pada Jumat, 17 September 2021. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tiba pukul 14.00. Selama 2,5 jam Gus Yani di dalam ruangan Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah. 

Ada apa? “Kami membahas tentang banyaknya keluhan masyarakat. Hampir setiap hari ada keluhan dari masyarakat,”ujar Gus Yani usai pertemuan dengan manajemen Perusda Giri Tirta. “Kami bersama inspektorat duduk bersama untuk melakukan evaluasi kinerja Perumda Giri Tirta,”sambungnya.

Dalam pertemuan tertutup untuk wartawan, mantan Ketua DPRD Gresik, itu mengatakan ada dua keputusan yang telah dilakukan. Dua keputusan itu adalah audit keuangan dan teknik. “Kami ingin tahu karena ada penyertaan modal yang dilakukan pemerintah pada 2019 sebesar Rp 25 miliar yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan sebelumnya,”ujarnya. 

Akibatnya, target pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak sesuai target. “Pendistribusian air bersih yang menjadi lepas dari target awalnya berdirinya BUMD terkait kinerja internal,”tegasnya. Kemungkinan terburuk hasil audit?  Gus Yani berharap tidak menjadi masalah. Tetapi menjadi catatan rapor merah bagi manajemen Perumda Giri Tirta.

“Manajemen Perumda Giri Tirta tidak melaksanakan perencanaan yang seharusnya dilakukan,”tegasnya.
Gus Yani berharap audit teknik dan keuangan ini dalam rangka mitigasi terkait kerugian agar selanjutnya tidak terjadi lagi. 

Terpisah, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak menampik adanya pekerjaan yang tidak sesuai rencana. Dia menyatakan, anggaran penyertaan modal Rp 25 miliar itu tidak sesuai dengan perencanaan karena ada perubahan rencana pekerjaan. 

“Perubahan perencanaan dengan pengalihan pekerjaan itu harus mendapatkan persetujuan BPKP,”ujarnya. Selain persetujuan BPK itu, penyusunan Detail Engineering Design (DED). “Pengunaan anggaran penyertaan modal Rp 25 miliar akan selesai tahun ini,”kata Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah. (yad)

Bupati Minta Inspektorat Audit Teknik dan Keuangan Perumda Giri Tirta Selengkapnya

Wabup Minta IPI Tak Lelah Berkarya untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu


GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada para pengurus Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Gresik untuk tidak pernah lelah dan terus berkarya untuk masyarakat. Hal itu disampaikan Bu Min- sapaan akrab-Wakil Bupati Aminatun Habibah saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT ke-15 IPI Gresik yang dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto di salah satu hotel di Kecamatan Manyar, Gresik pada Kamis, 16 September 2021.

Bu Min mengatakan, sebagai tenaga kependidikan, IPI mempunyai tugas melakukan kegiatan pengendalian mutu, melakukan evaluasi dampak program PAUD, pendidikan kesetaraan dan keaksaraan. Serta, pendidikan dan pelatihan pada jalur pendidikan non formal dan informal.

“Mengacu pada tugas dan fungsi IPI tersebut, Saya berharap kepada seluruh jajaran pengurus untuk tidak pernah lelah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui fungsinya sebagai pengendali mutu dan melakukan evaluasi terhadap lembaga pendidikan non formal,”katanya.

Dirinya juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para penilik yang selama ini berkontribusi dan memberikan manfaat bagi keberlangsungan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Melalui momentum ini, saya sangat mengapresiasi atas segala bentuk kontribusi yang telah IPI berikan bagi keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Gresik,”imbuh Bu Min.

Pada kesempatatan itu, Bu Min menegaskan komitmen pemerintah  mendukung dan mensupport terhadap program dan tugas IPI demi terwujudnya jalur pendidikan non formal di Gresik yang memiliki komptensi dan bermutu. (yad)

Wabup Minta IPI Tak Lelah Berkarya untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu Selengkapnya

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door

GRESIK,1minute.id – Presiden Jokowi memantau vaksinasi digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Kota Santri secara video conference pada Senin, 13 September 2021. Telekonfrensi dilakukan Presiden Jokowi di SMA Negeri 1 Cerme dan sembilan lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Di lembaga pendidikan itu mendapatkan kuota sebanyak 1.250 dari 5 ribu  vaksin dosis pertama untuk pelajar dan masyarakat Gresik.  

Selain di SMA Negeri 1 Cerme, vaksinasi yang diinisiasi lembaga telik sandi itu dilakukan di Perguruan YPI Darussalam Cerme, MAN 1 Gresik, serta masyarakat Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan tujuan vaksinasi kepada pelajar agar mereka sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19. “Supaya para pelajar kita, semua tetap sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19 dan bisa segera menggelar pembelajaran tatap muka,”ujarnya.

Ditambahkan Presiden Jokowi, pihak sekolah, supaya aktif berperan serta dan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar di tempatnya masing-masing.

“Yang juga penting, sudah berada di level 3 atau level 2 kepada seluruh bapak dan ibu kepala sekolah, kejar Bapak maupun Ibu Bupati dan Walikota untuk segera vaksinasi kepada pelajar-pelajar kita ini agar bisa segera diselesaikan, bisa dirampungkan. Bisa dibantu dari Pak Kabinda, dari Polri, dari TNI, semuanya, yang penting kecepatan harus bisa segera diselesaikan untuk vaksinasi para pelajar, agar bisa segera pembelajaran tatap muka terbatas,” ucapnya.

Kepala BIN (Kabinda) Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, agenda vaksinasi dengan 5.500 dosis vaksin yang dipersiapkan tersebar di empat titik. 
Rinciannya, SMA Negeri 1 Cerme sebanyak 1.250 dosis ; pelajar SMP, SMA dan SMK di YPI Darussalam Cerme sebanyak 1 250 dosis ; Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik di Kecamatan Bungah dan masyarakat di alokasi 2.500 dosis .

“Kami juga melaksanakan vaksinasi door to door masyarakat di Kecamatan Kebomas, kita menyasar warga dan para petambak,” kata Rudy. Rudy mengatakan agenda vaksinasi tidak hanya berlangsung di Gresik. Vaksinasi juga akan digelar di Kabupaten/ Kota lain yang ada di Jawa Timur. “Seminggu ada tiga kali, kami akan bekerja sama dengan Dinas kesehatan setempat, TNI dan Polri,”tegasnya.

Untuk diketahui, masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali berakhir 13 September 2021. Persebaran Covid-19 di Gresik semakin melandai. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasukkan Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) dari level 2 turun level 1. Dari zona kuning ke zona hijau.

Bupati Gresik juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani telah mulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas mulai PAUD hingga SMA sederajat sejak 31 Agustus 2021. Untuk memastikan proses PTM berjalan lancar, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada guru untuk menjalani swap antigen secara berkala.

Sementara itu, Plt kepala SMA Negeri 1 Cerme Ainur Rofiq tidak bisa menutupi rasa bahagianya. Dia mengaku bangga, sekolah yang dipimpinnya bisa termasuk dalam agenda sepuluh sekolah terpilih dalam video conference bersama Presiden Jokowi, dan sekaligus dihadiri secara langsung oleh Kabinda Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar beserta jajaran.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi sekolah kami. Dari sepuluh sekolah di Indonesia, kami termasuk di dalamnya. Semua anak-anak, semua guru, menyambut dengan gembira. Apalagi vaksin yang telah kami tunggu-tunggu, akhirnya bisa dilaksanakan pada hari ini,” kata dia.

Di tempat lain, di Desa Prambangan , Kecamatan Kebomas, selain menggelar vaksinasi di balai desa, juga menyasar petani tambak yang sedang bekerja di tambak, dan juga melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah. (yad)

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door Selengkapnya

Ketua PT Surabaya Sebut Anjungan Mandiri PTSP Pengadilan Negeri Gresik Terbaik Se Jatim

GRESIK,1minute.id – Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro mengapresiasi inovasi pelayanan di Pengadilan Negeri/Hubungan Industrial Gresik.  Inovasi itu berupa sistem pelayanan yang berbasis teknologi, Anjungan Mandiri Pelayanan Terpadu Satu Pintu (AM-PTSP).

Sistem anyar dengan teknologi informasi ini diterapkan dengan tujuan agar masyarakat pencari keadilan dapat dilayani secara optimal dan juga dapat menghindari segala bentuk penyimpangan dilingkungan peradilan. Inovasi Anjungan Mandiri PTSP itu secara resmi dilaunching oleh Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro pada Senin, 13 September 2021.

Menurut Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro mengatakan, sistem pelayanan yang berbasis teknologi, Anjungan Mandiri Pelayanan Terpadu Satu Pintu baru ada di dua Pengadilan Negeri di Jawa Timur. 
“Akan tetapi, Anjungan Mandiri PTSP milik PN Gresik ini yang terlengkap dan terbaik se-Jatim,”tegas Herri usai Launching di Kantor PN Gresik pada Senin, 13 September 2021. Herri didampingi Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

LAUNCHING: (ki-ka) Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Herri Swantoro dan Wabup Gresik Aminatun Habibah dalam Launching Anjungan Mandiri PTSP PN Gresik pada Senin, 13 September 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Anjungan Mandiri ini, imbuhnya, pelayanan serba teknologi ini secara otomatis terekam. Mulai dari proses pelayanan hingga persidangan. Sehingga pantauan lebih mudah dilakukan. “Anjungan Mandiri PTSP PN Gresik ini  semoga dapat sepenuhnya dimanfaatkan oleh Masyarakat pencari keadilan, mereka akan mendapatkan pelayanan prima dan dapat dilakukan secara virtual. Tanpa ketemu dengan petugas PTSP, masyarakat bisa lansung mendapatkan pelayanan baik keperdataan, pidana maupun hubungan industrial,” ujarnya.

Herri dan Wabup Aminatun Habibah sempat menjajal teknologi Anjungan Mandiri di ruang pelayanan publik. Dalam ruangan itu terdapat tujuh perangkat komputer untuk pelayanan mandiri masyarakat yang dilengkapi dengan CCTV untuk berkonsultasi dengan petugas PTSP. Herri melakukan komunikasi dengan petugas di bagian pelayanan Pidana, Perdata dan PHI serta Hukum dan beberapa pelayanan lain. 

“Alhamdulilah, ketika kita melakukan ujicoba Anjungan Mandiri dengan petugas tidak ada kendala, baik visual video maupun kemampuan materi yang dijelaskan oleh petugas,”jelasnya. Sebelumnya, Herri berpesan pemimpin dan personil harus kompak dan sepaham, tidak ada batasan dalam melakukan upaya perbaikan pelayanan untuk mewujudkan peradilan transparan dan akuntabel. (yad)

Ketua PT Surabaya Sebut Anjungan Mandiri PTSP Pengadilan Negeri Gresik Terbaik Se Jatim Selengkapnya

Pandemi Covid-19, Produksi Pertanian Gresik Meningkat, Bupati Terima Penghargaan Bakti Tani Nasional

PENGHARGAAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan Bakti Tani Nasional di Istana Wapres pada Senin, 13 September 2021 (Foto : Tangkapan layar youtube)

GRESIK,1minute.id – Sektor pertanian mampu menerobos disrupsi ditengah wabah pandemi Covid-19. Buktinya, produktivitas hasil pertanian meningkatkan. Kerja keras para petani di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diganjar penghargaan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL)  pada Senin, 13 September 2021.

Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 di Istana Wapres Jakarta dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin ini diikuti diantaranya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kehadiran Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ini untuk menerima penghargaan dalam kategori Peningkatan Produksi Padi Tertinggi Nasional. Gresik menyabet juara V. 

Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kerjakeras petani dalam peningkatan padi. “Pemkab Gresik sangat mengapresiasi kerjakeras petani dalam peningkatan produksi padi. Kita harus fokus dalam sektor pertanian khususnya padi,”tegas Gus Yani usai menerima Penghargaan melalui pesan WhatsApp.

“Ketahanan pangan swasembada pangan,”tegasnya. Gus Yani menegaskan  Pemkab Gresik berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan melakukan sejumlah strategi ditengah keterbatasan lahan, hama tikus dan kelangkaan pupuk. Strategi Pemkab, antara lain, menginisiasi terbentuknya BUMD Pangan dan menetapkan peta lahan pertanian dan pangan berkelanjutan (LP2B) di Gresik. 

Selain sektor pertanian padi, Pemkab Gresik juga akan mengenjot komoditas lainnya yang berpotensi ekspor. Sektor komoditas itu adalah Porang ; Jagung ; Buah-buahan ; Tebu dan Kacang Hijau.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan, penghargaan Bakti Tani Nasional 2021 ini, ada dua kriteria yang digunakan yakni, provitas dan produksi. “Dua kreteria itu, pertanian Gresik mengalami peningkatan,”tegas Eko dikonfirmasi melalui selulernya pada Senin, 13 September 2021. (yad)

Pandemi Covid-19, Produksi Pertanian Gresik Meningkat, Bupati Terima Penghargaan Bakti Tani Nasional Selengkapnya

Perumda Giri Tirta Pontensi Merugi Miliaran Rupiah, Komisi II Rekomendasi Pemkab Evaluasi Manajemen

GRESIK,1minute.id – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Gresik 2021 telah digedok oleh DPRD Gresik pada Kamis, 9 September 2021. Pengesahan P-APBD 2021 dilakukan melalui rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah secara virtual.

Struktur P-APBD Gresik 2021 yakni Pendapatan Rp 3.291.997.122.262 bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 1.153.264.477.750 ;  Pendapatan transfer Rp. 2.033.293.321.444 dan Pendapatan lain-lain yang sah Rp 105.439.323.068. Sedangkan, Belanja Daerah sebesar Rp 3.597.937.590.465.  Defisit anggaran sebesar Rp 305.940.468.203.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik Muchammad Zaifuddin yang mendapat tugas membacakan rangkuman laporan rekomendasi hasil pembahasan dari komisi- komisi setelah memdalami bersama organisasi perangkat daearh (OPD) terkait menyebutkan semua komisi telah melakukan efisiensi anggaran. 

Diantaranya, Ia menyebutkan Komisi I, hasil pembahasan terdapat efisiensi belanja di Dinas Pertanahan sebesar Rp. 9 miliar  berasal dari pengurangan kegiatan dari waduk Sukodono dan pengurangan dari belanja modal Kali Lamong. “Pengadaan kendaraan dinas pada Sekretariat DPRD sebesar Rp 1,2 miliar dialihkan kegiatan lain dan tersisa anggaran sebesar Rp 252.000.000 serta  usulan penambahan belanja sebesar Rp 3.404 558 191,”papar Zaifuddin.

Kemudian, Komisi II, hasil pembahasan untuk target pendapatan pada P-APBD Gresik 2021 sebesar Rp 3. 304 334 484 004 sesuai hasil kesepakatan awal rapat Banggar dan tim anggaran (timang) Pemkab Gresik. Juga ada usulan penambahan belanja sebesar Rp 156. 070.778.174.

Legislator Partai Gerindra itu menyinggung tentang kondisi perusahaan air minum daerah (Perumda) Giri Tirta. Badan usaha milik Pemkab Gresik ini, kata Zaifuddin, mengalami potensi kerugian Rp 2 miliar pada tahun ini. 

“Terkait dengan Perumda Giri Tirta, diestimasi sampai akhir tahun 2021 terjadi potensi loss pendapatan minus Rp 2 miliar. Untuk itu, Perumda Giri tirta mengajukan penyertaan modal sebesar Rp 7 miliar untuk pembangunan reservoir Bunder. Komisi II merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi mendalam baik itudalam segi manajemen SDM maupun keuangan mengingat potensi Giri Tirta pada akhir tahun ini dalam posisi merugi,”tandas dia.

Bagaimana dengan Komisi III dan IV? Komisi III, sambungnya,  hasil pembahasan ada efisiensi belanja OPD mitra sebesar Rp 5,1 miliar. Sedangkan usulan penambahan belanja sebesar Rp 1,3 miliar  yang  salah satunya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar Rp1,023 miliar yang digunakan untuk perbaikan kontainer sampah yang kondisinya sudah yang tidak layak

“Komisi IV secara umum tidak ada penambahan belanja di OPD karena sudah terakomodir. Termasuk usulan penambahan belanja dari Dinas Kesehatan sebesar Rp 3.142.141.958 yang digunakan untuk kartu Gresik Sehat. Sesuai dengan penjelasan dari timang bahwa anggaran tersebut menggunakan alokasi belanja tidak terduga (BTT),”urainya.

Karena estimasi target pendapatan di P-APBD 2021 sudah tidak dapat ditingkatkan lagi, sesuai hasil kesepakatan awal antara badan anggaran dan tim anggaran maka dilakukan efisiensi belanja di setiap OPD. “Dan, penambahan belanja hanya diprioritaskan pada belanja yang bersifat perencanaan dan analisis potensi,”urai dia.

Seperti diberitakan rapat evaluasi komisi II dengan manajemen Perusda Giri Tirta mengungkap fakta mencengangkan. Kebocoran air sekitar 40 persen. Atau sekitar 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini. 

1minute.id mengilustrasikan, tarif air rumah tangga (R-1) seharga Rp 1.500 m³, uang terbuang Rp 6.871.860 per 3 bulan atau Rp 2.290.620.000 per bulan. Akan tetapi, tarif air berjenjang potensi kerugian semakin membengkak. 
Ilustrasinya, pelanggan R-1 pemakaian air 20 m³ per bulan rekening tagihannya Rp 59.500 perbulan atau tarif  air Rp 2.975 per m³ dikalikan volume kebocoran 4,5 juta m³ potensi pendapatan yang hilang sama dengan Rp 14.629.189.000 per tiga bulan atau Rp 4.543.063.000 per bulan. 

Meski potensi kehilangan cukup besar, Risa mengaku cash flow alias arus kas keuangan Perusda Giri Tirta masih cukup baik. “Keuangan aman. Setiap bulan dapat uang. Dodol banyu kan dapat uang. Meski tidak ada batinya (laba) karena harga jual air di subsidi,”ujarnya. 

Manajemen perusahaan berkantor di Jalan Raya Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu mulai mewacanakan kenaikkan tarif. Direktur Utama Perusda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak membantah terkait kenaikkan tarif air itu. “Sudah 3,5 tahun tarif air tidak naik. Sesuai peraturan pemerintah pusat  setiap tahun tarif harus dievaluasi,”kata Risa-sapaan-Siti Aminatus Zariyah dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis, 3 Juni 2021.

Namun, Risa buru-buru mengatakan, wacana kenaikkan tarif itu masih lama. “Itu solusi. Tapi masih wacana. Masih lama, masih lama,”imbuhnya. Terkait kebocoran hingga 40 persen atau setara 4.581.240 dari total produksi 11.465.902 meter kubik selama triwulan I tahun ini, ia tidak membantahnya. “Tingkat kebocoran sekitar 40 persen, 39 persen. Normalnya 25 persen,”katanya. (yad)

Perumda Giri Tirta Pontensi Merugi Miliaran Rupiah, Komisi II Rekomendasi Pemkab Evaluasi Manajemen Selengkapnya