GRESIK,1minute.id – Sebuah teladan ditunjukkan Fandi Akhmad Yani terkait larangan mudik lebaran tahun ini. Bupati Gresik berusia 35 tahun itu pun tidak mudik sebagai upaya pemerintah dalam mencegah persebaran Covid-19 Gresik.
Lalu apa saja kegiatan pada H Lebaran orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Gresik itu ? Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini dan dua anaknya mengawali kegiatan Salat Idul Fitri.
Gus Yani dan keluarga Salat di Masjid Al-Ikhlas Nusantara. Gus Yani memakai sarung dan baju takwa dan kopyah haji warna putih. Gus Yani duduk baris kedua di belakang imam. Gus Yani bersama anak sulungnya.
Masjid itu lolasinya di sekitar kediaman pribadi mantan Ketua DPRD Gresik di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Usai salat Id, Gus Yani beserta keluarga menghabiskan waktu di rumah serta bersilaturahmi virtual.
“Selain tidak mudik, kami juga tidak menggelar open house seperti instruksi pemerintah pusat sebagai upaya penanganan pandemi,”kata Gus Yani yang juga Ketua Satgas Covid-19 Gresik ini.
Orang nomor satu di Gresik ini menuturkan, pihaknya menggelar silaturahmi virtual sebagai ganti tidak bisa secara langsung ke kediaman mertuanya, KH Agoes Ali Masyhuri di Tulangan, Sidoarjo.
“Tadi malam, bersama Forkopimda juga menggelar sidak ke pos penyekatan yang ada di sejumlah titik. Semuanya aman dan lancar,” tambahnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Patroli skala besar untuk memastikan tidak ada takbir keliling dilakukan tim gabungan, TNI, Polri dan Pol PP pada Rabu malam, 12 Mei 2021. Tiga pilar memimpin langsung Patroli Pengamanan Malam Takbir dan Hari Raya idul Fitri 1442 H tersebut.
Mereka adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Rute patroli start Makodim 0817 Gresik menuju perbatasan Gresik-Surabaya. Iring-iringan berhenti di Pos Pam Nippon Paint di Segoromadu untuk mengecek personil di perbatasan.
Mereka melanjutkan perjalan menuju Jalan Pahlawan menuju Jalan Setia Budi , Jalan KH Zubair kemudian Jaksa Agung Suprapto kearah Jalan A.Yani, Tridharma dan berakhir di Mapolres Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, patroli skala besar untuk memantau situasi kamtibmas pada saat malam takbir dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling sesuai surat edaran dari Pemerintah Daerah mengingat situasi pandemi Covid-19.
Petugas tidak menemukan ada takbir keliling. Namun, petugas beberapa kali berhenti karena melihat ada kerumunan. “Beberapa lokasi ramai berkumpulnya masyarakat didatangi petugas, sekaligus mengimbau untuk tidak berkerumun dan memakai masker untuk mencegah penyebaran virus corona,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.
Selain itu, menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan konvoi takbir keliling. “Untuk memastikan hal tersebut, malam ini kami melakukan pengecekan di beberapa titik,” ujar mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 24.532 pendidik, tenaga kependidikan serta marbot di Gresik semringah. Sebab, mereka dalam menjalankan kewajiban mendapatkan jaminan perlindungan sosial (JPS). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan itu kepada perwakilan penerima di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Mei 2021.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan kebanggaannya bisa merealisasikan bantuan kepada pendidik, tenaga kependidikan serta marbot di Gresik.
“Saya bersama Bu Min merasa senang bisa merealisasikan bantuan ini. Terus terang ini merupakan desakan Bu Min yang sejak seminggu setelah kami dilantik, beliau selalu meminta kepada saya untuk segera merealisasikan bantuan ini. Tepat dihari yang ke-73 sejak kami dilantik, hari ini akhirnya banuan ini bisa kami realisasikan,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengisahkan tentang bantuan itu.
Gus Yani meminta doa restu, agar dalam menjalankan pemerintahan selalu lancar dan keduanya selalu sehat. Dia berupaya tahun depan bisa lebih siap lagi dalam memberikan bantuan ini dengan jumlah yang lebih besar serta cakupan lebih banyak.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengakui bahwa bantuan ini murni keinginannya. “Betapa sulitnya dalam waktu singkat dan mendesak untuk merealisasikan bantuan ini. Kami berkonsultasi kesana sini sampai ke Gubernur Jawa Timur. Kerena bantuan harus by name by address dan akhirnya Pak Bupati membuat payung hukumnya,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.
Menurut Bu Min, sudah sejak lama dirinya ingin memberikan bantuan kepada guru non PNS, TPQ, Marbot, dan tenaga kependidikan lain misalnya staf TU di sekolah, tukang kebun, tukang bersih-bersih. Seperti yang disampaikan Bupati, Bu Min mengakui bahwa dengan waktu yang mendesak, pihaknya belum terlalu siap.
“Tentu saja tidak semua penerima manfaat bisa menerima seketika saat ini, karena harus diterimakan langsung tentu saja beberapa orang akan diterimakan setelah lebaran. Semoga Tahun depan bisa lebih siap lagi, sehingga bantuannya bisa lebih besar dan menjangkau lebih banyak,”tegasnya.
Kepala bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa Jaminan Perlindungan Sosial ini terealisasi selain dari dana APBD, juga berasal dari Dana yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) Gresik. “Sebagian bantuan untuk Guru TPQ dan Marbot berasal dari Zakat Infaq dan Shodaqoh yang dikelola Baznas Gresik” katanya.
Rincian Penerima manfaat (PM) Jaminan Perlindungan Jaminan Sosial yaitu, untuk pendidik dan tenaga kependdikan di bawah Kemenag sebanyak 17.094 PM, dibawah naungan Dinas Pendidikan 5.650 PM, Hafidz /Marbot sebanyak 988 PM. Sedangkan dari Baznas diterimakan kepada 600 guru TPQ dan 300 marbot. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.988 penumpang berlayar ke Pulau Bawean. Mereka menyeberangi Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean dari Pelabuhan Gresik untuk merayakan kebaran di tanah kelahirannya.
Ribuan penumpang itu akumulasi antara 28 April hingga 11 Mei 2021. Mereka berlayar dengan menggunakan kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang dan Kapal Motor (KM) Express Bahari 8E. “Tadi pagi penyeberangan terakhir. Ada 325 penumpang yang berangkat menuju Bawean,”ujar Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Amri pada Selasa, 11 Mei 2021.
Selama tiga hari penyeberangan libur. “Penyeberangan kembali aktif pada H+3 lebaran,”kata Amri. Seperti diberitakan, Arus mudik ke Pulau Bawean diprediksi mencapai puncak pada Selasa nanti, 11 Mei 2021. Ada tiga kapal yang melayani penyeberangan ke Pulau Putri itu.
Menurut anggota Komisi DPRD Jatim Samwil, transportasi laut, penyeberangan Gresik ke Pulau Bawean atau sebaliknya, karena dalam satu kabupaten tidak terkena sistem penyekatan. “Walau pun jaraknya melebihi yang lainnya. Jadi memang undang-undang dan aturannya begitu,”kata Samwil, politisi asal Pulau Bawean itu di Kafe Damarkurung Kawasan Bukit Putri Cempo pada Minggu, 8 Mei 2021.
Dia mengatakan, pemerintah dalam upaya mencegah arus mudik antar kota dalam provinsi di Jatim membagi dalam 7 rayon. Gresik,satu rayon dengan Surabaya dan Mojokerto. Khusus transportasi dari Gresik ke Pulau Bawean, atau sebaliknya tetap diperbolehkan karena masih dalam satu kabupaten. Saat ini, ada tiga kapal yang melayani penyeberangan sejauh 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperbolehkan masyarakat dan takmir masjid menggelar Salat Idul Fitri 1442 Hijriah. Syaratnya, mematuhi protokol kesehatan. Dalam pelaksanaan berorientasi pada Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di tiap desa, RW dan RT.
Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat koordinasi yang membahas pembatasan Buka puasa bersama dan peniadaan Halal Bihalal untuk Pejabat dan ASN di Ruang Mandala Bakti Prajapada Senin, 10 Mei 2021.
“Salat Id bisa dilaksanakan bila wilayah desa, RW, RT setempat tidak masuk zonasi merah. Untuk pelaksanaan salat di suatu ruangan masjid dan musalah jumlah jamaah hanya setengah dari kapasitas ruangan masjid,”kata komandan Satgas Covid-19 Gresik ini.
Rakor dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah beserta seluruh anggota Forkopimda Gresik, perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, LDII, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik sebagai tindak lanjut dari hasil rapat yang diikuti oleh Bupati Gresik bersama Gubernur Jawa Timur pada Minggu malam, 9 Mei 2021.
Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh camat serta pimpinan ormas yang hadir untuk mensosialisasikan kepada seluruh takmir yang ada di wilayahnya agar hal ini bisa dilaksanakan mengingat waktunya sudah mendesak.
“Agar tidak terkonsentrasi di satu masjid besar, kami mohon agar Salat Id dilaksanakan di seluruh musala dan lapangan yang ada di wilayah setempat. Yang penting hindari kerumunan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Gus Yani juga meminta agar tidak terjadi kerumunan jamaah membawa plastik untuk tempat sandal. Selain itu, berdasarkan hasil rapat bersama Gubernur, khutbah salat Idul Fitri tidak lebih 7 menit dan membaca surat-surat pendek.
Bupati juga melarang halal bihalal dan open house bagi pejabat dan ASN. Takbir keliling juga dilarang dan diarahkan untuk bertakbiran di masjid atau musala. (yad)
GRESIK,1minute.id – Arus mudik ke Pulau Bawean diprediksi mencapai puncak pada Selasa nanti, 12 Mei 2021. Ada tiga kapal yang melayani penyeberangan ke Pulau Putri itu.
Menurut anggota Komisi D (bidang pembangunan dan perhubungan) DPRD Jatim Samwil, transportasi laut, penyeberangan Gresik ke Pulau Bawean atau sebaliknya, karena dalam satu kabupaten tidak terkena sistem penyekatan.
“Walau pun jaraknya melebihi yang lainnya. Jadi memang undang-undang dan aturannya begitu,”kata Samwil, politisi asal Pulau Bawean itu di Kafe Damarkurung Kawasan Bukit Putri Cempo pada Minggu, 8 Mei 2021.
Dia mengatakan, pemerintah dalam upaya mencegah arus mudik antar kota dalam provinsi di Jatim membagi dalam 7 rayon. Gresik,satu rayon dengan Surabaya dan Mojokerto. Khusus transportasi dari Gresik ke Pulau Bawean, atau sebaliknya tetap diperbolehkan karena masih dalam satu kabupaten.
Saat ini, ada tiga kapal yang melayani penyeberangan sejauh 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik itu. Tiga kapal itu adalah kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang. Gili Iyang, jenis kapal roll on, roll off (Ro-Ro) bisa mengangkut penumpang dan barang. Sedangkan, dua kapal lainnya, Kapal Motor (KM) Express Bahari (EB) 8E dan 6B.
Samwil, anggota Komisi D DPRD Jatim (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
“Kapal EB 6B ini pengganti KM Natuna Express, yang tidak melayari ke pulau Bawean,”kata Samwil. Ia berharap, ketiga kapal itu tetap memberikan pelayanan seterusnya.
“Saya berharap meski tidak lebaran nanti tiga kapal ini sangat membantu. Karena kapal cepatnya hanya 3 jam. Kalau bisa tiap hari ada transportasi laut ke Pulau Bawean,”tegas anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu.
Dua kapal cepat itu kapasitas penumpang masing-masing 360-an seat. “Karena pandemi, kapasitas penumpang maksimal separoh. Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan,” ujarnya.
Bagaimana dengan pesawat terbang? Samwil, legislator kelahiran Pulau Bawean itu, mengatakan, saat ini pesawat perintis yang melayani penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Sidoarjo ke Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean sementara berhenti beroperasi. “Pesawat terbang sementara off karena alasan tertentu,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng bergulir kembali, setelah beberapa tahun hilang karena aktivitas lelang berganti kontes bandeng. Pada Jumat malam, 7 Mei 2021 tradisi ratusan di Kota Santri menjelang hari raya Idul Fitri kembali bergulir di halaman Kantor Bupati Gresik.
Masa pandemi, tradisi biasanya dihelat pada 27 Ramadan itu dikemas berbeda. Pasar, Kontes dan Lelang Bandeng. Saya mulai dari tradisi Pasar Bandeng. Ratusan tahun dipusatkan di Kota Gresik. Pada tahun lalu, tradisi menjelang lebaran Idul Fitri ditiadakan karena pagebluk corona mengganas.
Tahun ini, wabah dari Wuhan, Tiongkok itu belum ada tanda-tanda berakhir. Bupati dan Wabup, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah menggelar tradisi turun temurun dengan konsep berbeda. Pasar Bandeng digelar serentak di sepuluh titik. Inovasi baru. Selain pemerataan perekonomian juga memecah kerumunan masyarakat. Protokol kesehatan diperketat. Harapannya tradisi tetap dipertahankan, perekonomian terungkit tanpa ada tambahan klaster corona virus disease 2019 baru.
“Karena Gresik memiliki potensi perikanan luar biasa. Potensi produksi ikan bandeng Gresik mencapai 80 ribu ton pertahun,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat sambutan pada Jumat malam, 7 Mei 2021. Artinya jika bandeng ini harganya Rp 10 ribu perkilogram, maka putaran ekonomi sektor ikan bandeng mencapai Rp 1 triliun per tahun.
“Ini adalah bentuk kemandirian ekonomi petani tambak,”terang sarjana Ekonomi dari Unair Surabaya itu. Belum termasuk padat karyanya. Kalau bandeng diolah dan melibatkan ibu-ibu misalnya, mencabut duri akan menyerap tenaga kerja.
BBPATI Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah dalam acara kontes dan lelang bandeng di halaman kantor Bupati pada Jumat malam, 7 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Kontes Bandeng. Kontes Bandeng muncul pascalelang bandeng diadakan. Pemenang kontes berjumlah 3 orang, juara 1, 2 dan 3 mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Bandeng itu kemudian diserahkan kepada takmir masjid, panti asuhan hingga pondok pesantren.
“Kontes bandeng untuk menggairahkan petani tambak untuk memelihara bandeng kawak”. Tidak mudah merawat bandeng seukuran bayi itu. Telaten dan perjuangan karena memeliharanya bertahun-tahun.
Tiga bandeng pemenang kontes Pasar dan Lelang Bandeng tahun ini adalah Zainal Arifin warga Desa Watu Agung Kabupaten Gresik berbobot 6,5 kilogram, panjang 86 centimer, umur 8 tahun.
Runner up, diraih Ali Huda, petambak Desa Tanjungwidoro, Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik bobot 5,1 kilogram, panjang 7,3 centimeter, umur 6 tahun. Juara ketiga, bandeng dengan bobot 5,05 kilogram, panjang 83 centimeter dan umur 7 tahun. Bandeng itu milik Syaifullah Mahdi, petambak juga kepala Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah.
“Memelihara bandeng kawak, sama dengan merawat bayi. Karena bandeng kawak itu rentan terserang penyakit,”ujar Sandi-sapaan-Syaifullah Mahdi pada Jumat, 7 Mei 2021. Perawatan antara lain menstabilkan pH keasaman air. Kolam tambak harus dalam.
“Setahun bobot bandeng naik 1 kilogram sudah baik,”katanya. Karena memelihara bandeng kawak sudah tradisi, ia dan petambak lainnya berlomba melakulan budidaya. “Sekarang ini, ada sekitar 20-an bandeng yang umurnya 5 tahunan. Untuk persiapan tahun depan,”katanya tersenyum.
WAKIL RAKYAT : Kontes dan Lelang Bandeng dihadiri ketua partai dan anggota DPRD Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Lelang Bandeng Tradisi kembali dihidupkan kembali oleh duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Konsep berbeda dengan sentuhan kekinian, virtual dan offline. Pandemi COVID-19 menuntut panitia berinovasi untuk mencegah persebaran wabah sekaligus menghidupkan kembali tradisi yang oleh host acara itu vakum sepuluh tahun terakhir.
Peserta lelang adalah bupati/ walikota dan pejabat Pemprov Jatim. Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyebut kalaborasi bupati / walikota begitu akrab. Sangat positif. “50 persen perekonomian Jatim itu ditopang kabupaten dan kota di Gerbangkertasusila,”kata Wagub Emil pada Jumat malam, 7 Mei 2021.
Di era 2000-an, lelang bandeng diikuti oleh pejabat pemerintahan kabupaten, manajer badan usaha milik daerah (BUMD) hingga pimpinan perusahaan yang menjalankan operasional di Gresik. Misalnya, peserta lelang mengatasnamakan paguyuban camat se-Gresik, komunitas kepala organisasi perangkat daerah atau perkumpulan manajer perusahaan.
Pasar, dan Lelang Bandeng, tradisi ratusan yang menurut budayawan Kris Aji , tradisi berlangsung ratusan tahun menjelang lebaran Idul Fitri. “Dulu santri yang mudik lebaran membawa oleh-oleh bandeng karena bandeng Gresik sangat enak,”kata Kris A.W. (*)
GRESIK,1minute.id – Tiga ekor bandeng kawak laku seharga Rp 50,9 juta. Ikan bandeng berat 5 kilogram dibeli oleh Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu seharga Rp 10 juta. Bandeng kedua berat 5,1 kilogram, panjang 73 centimeter dan berumur 6 tahun dibeli Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono seharga Rp 15,4 juta dan bandeng kawak terbesar berat 6,5 kilogram, panjang 86 centimeter dibeli Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seharga Rp 25,5 juta.
Lelang Bandeng secara virtual kali pertama dalam event tahunan Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng ini dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak , Bupati Lamongan Yuhronur dan Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono. Dan, tuan rumah Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.
Lelang dimulai setelah panitia Tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Pemkab Gresik menetap tiga pemenang kontes di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021. Bandeng seukuran bayi itu hasil budidaya petani tambak di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Pulau Mengare di Kecamatan Bungah.
Lelang dimulai dari juara tiga kontes Ikan bandeng milk Syaifullah Mahdi, petani tambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Bandeng dengan berat 5 kilogram itu dibuka dengan harga perdana seharga Rp 8 juta.
PETAMBAK : Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati dan Wabup Gresik ,Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bersama petambak pemenang kontes bandeng di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat malam ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )
Penawar tertinggi adalah Wali Kota Batu, Malang dengan harga Rp 10 juta. Lelang kedua bandeng petambak Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik berat 5,1 kilogram harga penawaran perdana Rp 10 juta. Setelah mengalami beberapa kali penawaran akhirnya Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono ditetapkan sebagai penawar tertinggi dengan harga Rp 15,4 juta.
Lelang semakin gayeng, untuk bandeng kawak peraih juara pertama dengan berat 6,5 kilogram. Bandeng dengan panjang 86 centimeter, umur 6,5 tahun itu dengan harga penawaran perdana Rp 15 juta. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menawar dengan harga Rp 18 juta.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan penawaran menjadi Rp 20 juta. Bupati Muhdlor menambah Rp 4 juta menjadi Rp 22 juta. Wali Kota Pasuruan Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menawar Rp 22,5 juta. Peserta lelang semakin “panas”.
Bupati Lamongan Yuhronur satu meja dengan Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah mengangkat telunjuk menawar Rp 25 juta. Gus Ipul akhirnya angkat tangan menyerah. “Ampun….!kata mantan Wagub Jatim membuat undangan yang hadir ger.geran.bWali Kota Surabaya Eri Cahyadi kemudian menaikkan harga Rp 200 ribu menjadi Rp 25, 2 juta dan akhirnya menjadi penawar tertinggi.
WAGUB JATIM Emil Dardak dan tiga bandeng kawak di Pasar dan Lelang Bandeng di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Wagub Jatim Emil Dardak mengapreasi langkah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menggelar lelang bandeng dalam tradisi Pasar, Kontes dan Lelang Bandeng ini.
Dia mengaku baru kali pertama melihat langsung lelang bandeng seukuruan bayi itu. “Ketika dapat undangan saya penasaran, ternyata bandeng sebesar gini,”ujar Wagub Emil Dardak dalam sambutannya. Bentuk apresiasi gelaran dengan protokol kesehatan itu, Wagub Emil menyumbang penawaran perdana sebesar Rp 8 juta.
Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan hasil lelang bandeng akan digunakan untuk membantu anak-anak disabilitas di Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik. Rencana mulia itu menarik empati peserta lelang virtual dan offline untuk partisipasi.
Peserta adalah Walikota dan Bupati di Jatim itu. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berterima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani telah memberikan kesempatan partisipasi untuk membantu para penyandang disabilitas di Kota Santri.
Sedangkan, Wali Kota Batu, Malang Dewanti Rumpoko mengapresiasi gebrakan Pemkab Gresik dalam menggelar Lelang Bandeng secara virtual. “Gebrakan luar biasa untuk mengungkit perekonomian. Saya maju mundur,”ujar Dewanti Rumpoko. Apalagi, tambahnya, hasil lelang untuk anak-anak disabilitas. “Sukses terus terutama untuk anak disabilitas,”tegas Dewanti. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dua anggota tim pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengunjungi Pemkab Gresik. Mereka adalah AKBP Irianto dan Diana. Mereka tertarik cara pemkab Gresik mengerem lonjakan persebaran pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.
Diana, anggota tim Pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengungkapkan tujuan kunjungannya ke Gresik dalam rangka melakukan analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik.
“Kabupaten Gresik merupakan bagian dari wilayah di tujuh provinsi Jawa dan Bali, bisa mencegah lonjakan dengan lebih mengamankan daerah pemukiman, pasar, terminal, mal dan beberapa tempat keramaian yang lain,”puji Diana.
Selain itu, tambahnya, pencegahan keluar masuk orang menjadi perhatian dianggap baik. Diana hanya mengusulkan pengetatan daerah perbatasan. “Daerah perbatasan juga harus diperketat,”pinta Diana.
Dua tim pakar Covid-19 ini diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir di ruang Graita Eka Praja (GEP) Kantor Bupati Gresik pada 6 Mei 2021.
Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota Satgas Covid-19 Gresik mengatakan Gresik saat ini kembali masuk pada zona oranye. “Kami sempat masuk zona kuning, saat itu kami sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),”cerita Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Selama dua pekan PTM telah melaksanakan random test PCR untuk murid dan guru. “Hasilnya semuanya negatif, dan Alhamdulillah tidak terjadi kluster baru,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu bangga.
Gus Yani menyinggung tentang penanganan dan potensi kerawanan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gresik. Bupati mengatakan bahwa pihaknya lebih dulu mempersiapkan segala sesuatunya.
“Kami menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat karantina para PMI. Setelah dikarantina di Surabaya oleh Pemprov Jawa Timur. Para PMI tersebut juga langsung masuk karantina di GJos selama tiga hari sebelum dipulangkan ke desa asalnya,”ujar bupati termuda Gresik itu.
Perkembangan vaksinasi juga dipaparkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia mengatakan vaksinasi masih terus dilakukan di Gresik. Vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) terlaksana sebanyak 100 persen, Pelayanan publik 41,88 persen dan lansia 4,95 persen. Bupati menyatakan bahwa pihaknya tetap menunggu kekurangan vaksin yang akan dialokasikan ke Kabupaten Gresik.
“Belajar dari kasus pemulihan ekonomi ditengah pandemik. Kami sudah melakukan antisipasi dengan penguatan satgas covid yang ada di pasar dan tempat keramaian lainnya. Prokes tetap kami utamakan,”kata alumnus Fakultas Ekomomi Unair Surabaya ini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Problem perkotaan berupa kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Manyar, Gresik menjadi perhatian pemerintah kabupaten Gresik. Rencananya, jalan nasional di pantai utara Gresik itu akan dilakukan pelebaran sepanjang 3,1 kilometer.
Mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Rencana pelebaran jalan Deandles itu terungkap rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Ruang Graita Eka Praja (GEP) di Kantor Bupati pada Rabu, 5 Mei 2021.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan jangka pendek Pemkab sudah berinisiatif memasang water barrier mulai depan gerbang masuk Kawasab Industri Maspion (KIM) hingga tugu Manyar. Sedangkan, dalam jangka panjang, akan membuat kajian pelebaran jalan sepanjang 3,1 kilometer.
“Sudah punya satu konsep kedepan, hari ini mulai hasil rapat tersebut mengerucut kita siapkan perencanaan kajian karena semua dilandasi kajian tersebut,”terang Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 5 Mei 2021.
Saat ini, pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer untuk pelebaran jalan nasional di Gresik bagian Utara (Pantura) itu. Untuk kebutuhan secara pastinya dilakukan studi kelayakan (feasibility study) diestimasikan selesai sebelum Agustus 2021.
“Kembali lagi kita harus dasari dengan perencanaan sebelum Agustus sudah selesai, bulan Agustus sudah masuk Musrenbangnas,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.
Sedangkan untuk jangka pendek rapat koordinasi akan berkelanjutan mencari solusi bagaimana mengurangi kemacetan tersebut. Karena Jalan Raya Pantura Manyar itu melintasi kawasan industri Maspion dan lainnya. “Kita harus rekyaasa lalu lintas jalan raya manyar tidak sampai macet begitu parah,” terangnya.
Sementara, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan pada BBPJN Oktaviano Dewo Satriyo Purbo pada pembahasan usulan 2022 pelebaran jalan satu kilo dulu. “Mungkin kita pembahasan pelebaran satu kilo dahulu mulai dari Exit Tol Manyar sampai Jembatan Manyar,”kata dia.
Pihaknya meminta untuk mengurangi kemacetan di Manyar. Maka kendaraan besar yang akan masuk keluar Kawasan Industri Maspion akan diatur kembali. Jika kendaraan masuk di pintu timur maspion, maka pintu keluar sisi barat, taman di bahu jalan dijadikan jalur lambat.
Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Muspika Manyar akan segera bertemu dengan seluruh perusahaan yang akan dilintasi pelebaran jalan. (yad)