Ratusan Aparat Siap Amankan Idul Fitri Tanpa Mudik

GRESIK,1minute.id– Operasi Ketupat Semeru (OKS) dimula Kamis besok, 6 Mei 2021. OKS digelar selama 12 hari hinvga 17 Mei 2021. Untuk memastikan kesiapan OKS itu, Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Gresik pada Rabu, 5 Mei 2021.

Apel dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi. Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan, gelar pasukan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan akhir dalam rangka pengamanan perayaan hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Menjelang lebaran pemerintah mengambil kebijakan larangan mudik terkait kenaikan COVID-19 sebesar 20.03 persen. Kegiatan Ops Ketupat Semeru 2021 harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dengan menyiapkan mental dan fisik, lakukan deteksi dini, antisipasi sedini mungkin, terutama kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas dengan kerja sama sinergi. “Ops Ketupat Semeru laksanakan tugas sebagai ibadah,”ujar Bu Min-panggilan-Wabup Aminatun Habibah.

Dalam Ops Ketupat Semeru ini, melibatkan TNI. Polri dan Pol PP. Juga melibatkan Dishub,Banser, Senkom, Pemuda Muhammadiyah, Saka Bhayangkara, Kokam dan Rapi Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief fitrianto mengatakan, kita pastikan hari ini, semua pasukan telah siap dalam melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2021 dan dukungan masyarakat sangat kami butuhkan, untuk mewujudkan kabupaten Gresik aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Sebenarnya tujuan utama dalam gelaran pasukan ini juga untuk melakukan penyekatan terkait himbauan larangan Pemerintah pusat bahwa Mudik Lebaran ini dilarang. Berikutnya guna mengantisipasi pendisiplinan protokoler kesehatan kepada masyarakat,”kata alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Ratusan Aparat Siap Amankan Idul Fitri Tanpa Mudik Selengkapnya

Mudik Dilarang, Lebaran Dirumah Saja

GRESIK,1minute.id –  Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta seluruh pemerintah daerah untuk melarang warganya untuk mudik, termasuk mudik lokal antar kota dalam provinsi.

Doni menjelaskan, mobilitas penduduk dari satu tempat ke tempat lain pada momen Hari Raya Idul Fitri atau lebaran akan sangat berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

“Mudik lokal pun kita harapkan tetap dilarang, jangan dibiarkan terjadi mudik lokal, kalau terjadi mudik lokal artinya ada silaturahmi, ada salam-salaman, ada cipika-cipiki, artinya bisa terjadi proses penularan satu sama lain,” kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 pada Minggu, 2 Mei 2021 mengutip dari suara.com.

Sementara itu, di ruang Aula Sarja Arya Racana Polres Gresik digelar rapat koordinasi kesiapan Operasi Ketupat Semeru pada Senin, 3 Mei 2021. Rakor ini dipimpin Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Asisten I Setkab Gresik Tursilowanto Hariogi. 

Rakor membahas kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H serta  larangan mudik sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengingatkan anggota yang tugas di lapangan harus bersikap tegas namun tetap humanis. Selain itu, mantan Kapolres Ponorogo itu, tidak lupa mengingatkan anggota untuk menjaga dan melakukan pengecekan kesehatanys. 

“Tugas pokok Polres maupun Polsek jajaran Gresik dibantu TNI dan instansi terkait untuk melaksanakan himbauan larangan mudik lebaran kepada masyarakat demi terjaminnya rasa aman bagi masyarakat,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Ia melanjutkan Operasi Ketupat Semeru 2021 tidak bisa dilaksanakan satu instansi sendiri. Harus ada kerjasama dan sinergitas, gotong royong serta terus mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat terkait larangan mudik dan kedisplinan mematuhi Protokol kesehatan (prokes) dalam melaksanakan ibadah ramadan dan Idul Fitri. (yad)

Mudik Dilarang, Lebaran Dirumah Saja Selengkapnya

Sebelas Tenaga Migran dari Malaysia dan Singapura Masuk Ruang Isolasi di G-Jos

GRESIK,1minute.id – Sebanyak sebelas tenaga migran Indonesia (PMI) digiring masuk ruang isolasi di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik Jumat, 30 April 2021.

Mereka tiba pondok rehabilitasi corona virus disease 2021 badal Jumat menumpang dua minibus milik Pemkab Gresik. Belasan tenaga migran dari sejumlah kecamatan di Gresik langsung menjalani tes usap, Antigen sebelum ditempatkan di ruang isolasi berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Gresik itu.

Pekerja migran mayoritas dari negeri jiran, Malaysia menjalani isolasi selama tiga hari di pondok rehabilitasi milik Pemkab Gresik. Isolasi pekerja migran ini untuk kali kedua. Sebelumnya, mereka menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya setelah turun dari pesawat mendarat bandara internasional Juanda di Sidoarjo itu.

Makmun, 29, asal Sangkapura, Pulau Bawean satu diantara sebelas tenaga kerja Indonesia yang masuk ruang isolasi berkapasitas 140 tempat tidur itu. Makmun mengaku dirinya kangen kampung halaman. Selama tujuh tahun bekerja di Malsysia belum pernah mudik lebaran. “Kangen suasana lebaran di kampung,”katanya.

Dia mengaku mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Gresik ,Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah semua tenaga migran menjalani isolasi sebelum bertemu dengan keluarga. ” Ya mau bagaimana lagi, demi Indonesia,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Disnaker Gresik Samsul Arifin, menjelaskan, hari ini ada tambahan pekerja migrain yang datang.

“Total ada11 PMI yang dijemput. Enam orang pulang dari Malaysia dan lima lainnya dari Singapura. Mereka wajib menjalani karantina selama tiga hari sebelum diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing,”kata dia.

Sebelas orang itu melakukan tes usap antigen sebelum masuk ke dalam kamar. Hasilnya semua PMI negatif Covid-19. “Termasuk ada satu balita yang ikut dikarantina. Total mulai minggu kemarin ada 16 orang PMI dikarantina,” katanya.

Disisi lain, update data Covid-19 per 30 April 2021 terjadi penambahan 4 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 5.542 kasus. Sembuh tambah dua kasus menjadi 5.137 kasus. Meninggal dunia 353 orang. (yad)

Sebelas Tenaga Migran dari Malaysia dan Singapura Masuk Ruang Isolasi di G-Jos Selengkapnya

Jaga Iklim Investasi, Peringati May Day dengan Baksos Korban Laka Kerja


GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berakhir. Peringatan Hari Buruh Sedunia akan diperingati secara berbeda oleh buruh yang tergabung dalam serikat pekerja- serikat buruh (SP/SB) Gresik.

Mereka akan menggelar bakti sosial dan pemberian santunan kepada korban laka kerja. Rencana itu terungkap dalam  Ngopi Bareng dan Buka Bersama disalah satu rumah makan di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Rabu, 28 April 2021.

Ngopi Bareng dan Buka Puasa Bersama pengurus SP/SB Gresik ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Selain itu, Asisten II Setkab Gresik Ida Lailatus Sa’diyah dan Kepala Dinas Tenaga Kerja ( Kadisnaker) Gresik Ninik Asrukin.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan pemerintah berkeinginan dan berkomitmen jelas untuk penyerapan tenaga kerja lokal dan menjaga iklim investasi di Kabupaten Gresik.

Menjaga iklim investasi, tambahnya,  dibutuhkan kondisi kamtibmas yang kondusif. “Kami mengapresiasi kegiatan DPC SP/SB Gresik melaksanakan kegiatan positif,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Bupati Gresik termuda di Gresik menambahkan berkaitan dengan biaya pelaksanaan rangkaian kegiatan Mayday berupa baksos dan santunan kepada korban Laka Kerja, pihaknya bersama Disnaker Gresik bersedia menjembatani.

Selain itu, Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani telah mengagendakan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada para ketua SP/SB. “Pelaksanaan vaksinasi untuk para Ketua DPC SP/SB Gresik akan dilaksanakan Jumat,  30 April 2021 pukul 16.00 di Pendopo Alun-alun Gresik,”kata Gus Yani.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapresiasi rencana baksos dilakukan anggota SP/SB Gresik untuk merayakan May Day, diperingati setiap 1 Mei itu.

“Semoga komunikasi akan semakin  baik.Tak mudah dalam menciptakan situasi yang kondusif, dibutuhkan peran serta semua pihak termasuk masyarakat dan serikat buruh di wilayah kabupaten Gresik,”kata alumnus Akpol 2001 itu. (yad)

Jaga Iklim Investasi, Peringati May Day dengan Baksos Korban Laka Kerja Selengkapnya

Kajari Gresik : Kades Diperbolehkan Mengalokasikan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid

GRESIK,1minute.id –  Kepala Desa tidak perlu risau dan khawatir mengalokasi dana desa untuk menbantu menanggulangan wabah corona virus disease 2019 (Covid-19). Mengalokasi anggaran pembelian masker, hand sanitizer hingga membelikan pulsa seluler untuk rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW). 

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto mengatakan, kepala desa diperbolehkan mempergunakan sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19. 

“Jangan takut kalau ada yang menakut-nakuti dan mengancam, tentang penggunaan dana desa untuk covid laporkan ke kami,” kata Kajari Gresik Heru Winoto dalam Rapat Koordinasi  pelaksanaan dan evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Gresik pada Rabu, 28 April 2021.

Rakor itu bertujuan untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih mengefektifkan para ketua RT dan RW ini dihadiri forkopimda.  Alokasi sebagian dana desa untuk penanggulangan virus corona tetap harus akuntable, transparan sehingga penggunaan dana desa sesuai aturan yang berlaku. Tidak boleh ada mark up dan korupsi dalam pelaksanaannya.

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan peran serta RT dan RW dalam melaksanakan PPKM di tingkat Desa. Bahkan Bupati mensarankan agar menggunakan sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

“Tidak mungkin kita mengerahkan RT dan RW untuk kegiatan PPKM mikro ini kalau dana desa tidak mendanai. silahkan beli masker, hand sanitizer, desinfektan bahkan pulsa untuk Ketua RT dan RW untuk kebutuhan koordinasi,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Kajari Gresik : Kades Diperbolehkan Mengalokasikan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid Selengkapnya

Perkuat Peran RT dan RW, Bupati Sarankan Kades Gunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Corona

GRESIK,1minute.id – Larangan mudik lebaran bukan basa-basi. Pemerintah semakin intens menyosialisasikan surat edaran (SE) 13 /2021 tentang peniadaan mudik lebaran yang diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021. 

Pemkab Gresik telah menyiapkan tempat isolasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang memiliki kapasitas 140 tempat tidur untuk para pekerja migran Indonesia (PMI) maupun masyarakat yang mbandel pulang kampung. 

Rabu pagi tadi, 28 April 2021 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengumpulkan seluruh kepala desa se-Gresik di halaman parkir selatan Kanto Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pertemuan bertajuk Rapat Koordinasi pelaksanaan dan evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Gresik. Rakor itu bertujuan untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih mengefektifkan para ketua RT dan RW ini dihadiri forkopimda. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan peran serta RT dan RW dalam melaksanakan PPKM di tingkat Desa. Bahkan Bupati memerintahakan agar menggunakan Sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

“Tidak mungkin kita mengerahkan RT dan RW untuk kegiatan PPKM mikro ini kalau dana desa tidak mendanai. silahkan beli masker, hand sanitizer, desinfektan bahkan pulsa untuk Ketua RT dan RW untuk kebutuhan koordinasi,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Mengapa perkuat RT dan RW ? Menurut Gus Yani, yang paling tahu tentang warga adalah RT dan RW. Dia lebih tahu warga yang pulang mudik dan yang menjadi pekerja migran. Bagaimana dia mau melaporkan ke pemerintah desa kalau tidak diberi pulsa?

“Silahkan anda para Kepala Desa dan Camat harus berinovasi, bagaimana Covid itu bisa tertanggulangi dan pertumbuhan ekonomi di desa harus jalan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Tentang pengamanan pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik ke Gresik. Bupati mengingatkan akhir-akhir ini frekuensinya makin besar. Dia menyatakan, sebelum ke Gresik para PMI sudah diamankan sejak kedatangan di Bandara Internasional Juanda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Sejak dari Bandara, PMI ini langsung dikarantina selama 2 hari. Kalaupun sakit mereka langsung dirujuk dirumah sakit. Bila sehat maka diserahkan kepada Pemkot dan Pemkab,”ujar bupati Gresik termuda ini.

Ia melanjutkan, untuk PMI asal Gresik langsung diarahkan ke ruang isolasi di pondok rehabilitasi Gelora Joko Samudro (GJOS) selama 3 hari. “Yang perlu kita perhatikan PMI yang tidak melalui bandara. Ini hanya RT RW yang harus melapor ke Kades atau Camat,”tegas Bupati nada serius. (yad)

Perkuat Peran RT dan RW, Bupati Sarankan Kades Gunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Corona Selengkapnya

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Mata Ishaq Wahyu Maulana terlihat berkaca-kaca. Siswa kelas VI SDN 1 Sidokumpul, Gresik mengaku teringat ayahnya yang meninggal pada November 2021. “Tadi saya diantar ibu kesini (Masjid Al Inabah Pemkab Gresik,Red),”kata anak keempat dari lima bersaudara asal Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik itu.

Kiki hadir bersama ratusan anak yatim dalam acara santunan 1000 anak yatim yang digelar Baznas Gresik. Masa pandemi corona virus disease 2019 ( Covid-19) santunan dilakukan secara serentak dibagi tiga zona. Yakni, zona satu meliputi empat kecamatan dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik.

Santunan diberikan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kajari Gresik Heru Winoto, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shofiq dan Ketua Baznas Gresik Abdul Munif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa kepada ribuan anak yatim itu bangsa Indonesia.

KASIH SAYANG : Ketua MUI Gresik KH M Mansoer Shodiq disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Baznas Gresik Abd Munif dalam santunan 1.000 anak yatim di masjid Al Inabah Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mohon doanya semoga pandemi covid-19 segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 27 April 2021.
Selain berdoa untuk keselamatan bangsa, mantan Ketua DPRD Gresik itu, berdoa semua keluarga dan masyarakat Kota Santri diberikan kesehatan.

Bupati Gresik termuda itu, mengapresiasi santunan 1000 anak yatim yang dilakukan Baznas Gresik. Karena pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah memperhatikan adik-adik, anak-anak kulo. Semoga bisa sedikit meringankan mereka,”imbuh Gus Yani.

Ketua Baznas Gresik Abd Munif mengatakan, santunan 1000 anak yatim untuk mengajak masyarakat untuk cinta zakat. “Kita ingin berbagi kebahagian di bulan suci Ramadan,”kata Munif saat memberikan sambutan. Sebelumnya, anak-anak yatim ini mendapatkan pencerahan dari Kak Komang Upada. (yad)

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim Selengkapnya

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan menindak tegas masyarakat nekat mudik lebaran. Selain akan memutar balik. Pemudik yang selintutan melanggar surat edaran larangan mudik akan diinapkan ke pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Tindakan tegas itu dilakukan bertujuan untuk menekan laju persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat yang tetap bepergian selama periode larangan mudik wajib di karantina di Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk melakukan testing dan isolasi. Ini dilakukan setibanya mereka di lokasi tujuan.

“Karantina dilakukan difasilitas yang telah disediakan Pemkab. Yang berprokes ketat dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah alias gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melakukan inspeksi di G-Jos bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir pada Senin, 26 April 2021.

Pusat rehabiilitasi di G-Jos direaktivasi untuk antisipasi buruh migran yang akan pulang kampung pada lebaran Idul Fitri nanti. Pusat rehabilitasi Covid-19 memiliki 140 tempat tidur.
Sejak 29 Maret, tempat isolasi itu ditutup seiring perkembangan wabah Covid-19 yang menunjukkan tren menurun. Gresik semula masuk zona merah kini masuk zona kuning.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan siap melakukan penyekatan dan memutar balik pemudik bandel. “Bila ditemukan pemudik yang nekat, akan dikembalikan ke daerah asal,”tegas Alumni Akpol 2001 tersebut.

Senada, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menandaskan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Polres maupun Pemkab Gresik dalam pengamanan larangan mudik lebaran 2021. 

Forkopimda Gresik mewanti-wanti potensi terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Fitri. Oleh sebab itu peniadaan mudik lebaran oleh pemerintah ini bukan sekedar surat edaran, namun akan ada tindakan tegas dilapangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi. Yakni 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur. Bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali menjelaskan kepada Bupati, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres Gresik tentang kesiapan GJOS sebagai tempat isolasi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang pulang ke Gresik. (yad)

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan Selengkapnya

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik segera dilanjut. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik menekan surat perintah kerja (SPK) tahap dua proyek terowongan kali pertama di Gresik itu.

“Sudah ada pemenang. Segera dilakukan pekerjaan,”kata Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi 1minute.id pada Senin, 26 April 2021.

Pembangunan tahap dua proyek terowongan ini menghubungkan Kompleks Perumahan Randuagung dengan Perumahan Gresi Kota Baru ini diperkirakan membutuhkan waktu 4 bulan. “Secara pasti, hubungi binamarga,”ujar Gunawan.

Proyek Underpass tahap dua ini membutuhkan anggaran Rp 5 miliar. Proyek tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. 

Dalam pengamatan 1minute.id pada Senin, 26 April 2021 belum terlihat adanya aktivitas pembangunan dari sisi Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan GKB. Bangunan trowongan masih ditutup pagar seng. Sedangkan, dinding yang longsor dikerupi terpal warna biru.

Seperti diberitakan, proyek underpass dikerjakan mulai tahun lalu, 2020. Tahap pertama pekerjaan konstruksi dengan anggaran sekitar Rp 4,23 miliar. Proyek dikerjakan CV Wijaya asal Lamongan. Tahun ini, anggaran sekitar Rp 4,9 miliar. Selama dua tahap proyek yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik sekitar Rp 9,1 miliar. (yad)

Proyek Underpass Dilanjutkan, Pekerjaan Butuh Waktu 4 Bulan Selengkapnya

Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402

GRESIK,1minute.id –  Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui istri awak kapal KRI Nanggala-402 di Kompleks Perum Kota Baru Driyorejo (KBD) pada Minggu, 25 April 2021.

Mantan Wali Kota Surabaya itu ditemui  keluarga Kapten Yohannes di ruang tamu. Risma didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Istri KSAL Veronica Yudo Margono dan istri Koarmada II Surabaya Ria I.N.G Sudihartawan.

Dalam pertemuan Risma memberikan dukungan moril kepada para istri patriot bangsa yang menjadi awak kapal selam, KRI Nanggala-402 itu. 
Pencarian kapal  masih terus dilakukan oleh TNI Angkatan laut, Basarnas dan lainnya. Risma memintan keluarga prajurit untuk bersabar. 

Masyarakat Indonesia tetap mendoakan untuk yang terbaik bagi putra-putra terbaik di KRI Nanggala-402 itu.  “Tadi hanya memberikan nasihat saja supaya sabar,”kata Risma.

Seperti diberitakan, sebanyak 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes ; Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat. 

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402 Selengkapnya