Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402

GRESIK,,1minute.id – Tim pencari dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala-402 terus melakukan pencarian. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat Kota Santri ikut berdoa untuk keselamatan semua awak kapal selama KRI Nanggala-402.

Data dihimpun 1minute.id ada 5 dari 53 menjadi awak kapal KRI Nanggala-402 yang dinyatakan hilang tersebut tinggal di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Mereka adalah Kapten Yohanes : Letda Adhi Laksmono ; Serda Hendro Purwoto ; Serda Syahwi Mapala dan Serda Harmanto. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, 53 awak kapal KRI Nanggala-402 adalah putra terbaik bangsa dan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

BUPATI Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail bersama keluarga kru kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

“Memohon doa kepada seluruh warga Gresik, doa yang terbaik untuk prajurit TNI AL sedang bertugas demi NKRI,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 25 April 2021.

Gus Yani bersama forkopimda, beserta Menteri Sosial Tri Rismaharini, istri Panglima dan istri KSAL  mengunjungi kediaman lima prajurit terbaik bangsa.

Mereka memberikan support moral kepada keluarga patriot bangsa itu. Mereka akan terus memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. 

“Doa kami yang terbaik untuk para prajurit TNI AL yang sedang bertugas di kapal selam KRI Nanggala 402. Semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan keselamatan bagi mereka yang sedang menjalankan tugas demi NKRI,”kata Gus Yani.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika silaturahmi dengan salah satu keluarga awak kapal KRI Nanggala-402 pada Minggu, 25 April 2021

Seperti diketahui, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu, 21 April 2021 dini hari. KRI Nanggala-402 diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali, sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo. 

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali telah tenggelam. Hadi bilang, isyarat subsunk untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam. (yad)

Bupati Gresik Ajak Warga Kota Santri Doa Keselamatan untuk Patriot Bangsa, KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Reaktivasikan G-Jos untuk Isolasi Pekerja Migran yang Mudik

GRESIK,1minute.id – Pondok rehabilitasi Covid-19 stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) reaktiviasi lagi. Reaktivasi pusat isolasi pasien terpapar corona itu bukan karena wabah membludak. 

Akan tetapi, stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik dipersiapkan untuk para tenaga migran yang pulang kampung menjelang lebaran nanti.

Rencana aktivasi stadion G-Jos itu diputuskan dalam rapat koordinasi di kantor Bupati Gresik dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 23 April 2021.

Fokus yang dibahas pada rapat tersebut yaitu mempersiapan segala sesuatunya bagi pekerja migran asal Gresik yang terlanjur mudik ke Gresik. Mereka yang terlanjur mudik tersebut langsung masuk karantina selama 5 hari di Ruang Isolasi Gelora Joko Samudro (G-Jos) Gresik.

“Kita harus membuat kebijakan tentang para pekerja migran ini.Tentu saja, kita tidak dapat menolak para pekerja migran Gresik yang sudah terlanjur terbang dan mendarat di Indonesia. Tidak mungkin kita menyuruh balik Kembali,”kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

“Tentu saja kita harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid 19 agar tidak timbul klaster baru,”sambungnya. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk menyiapkan G-Jos menjadi tempat karantina pekerja migran yang mudik. Selain itu, Dinas Perhubungan juga diminta  menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran ini.

“Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini,”kata Abimanyu. 

Meski sudah ditutup sebagai Ruang Isolasi Covid-19 sejak 29 Meret 2021 seiring menurunnya paparan Covid di Gresik. Namun sarana prasarana ruang isolasi Covid G-Jos degan 140  tempat tidur masih di pertahankan.

Hanya tenaga Kesehatan yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes yang akan masuk ke GJos harus di tes swab lebih dahulu untuk memastikan mereka negatif Covid.

“Besok pagi ini,  Sabtu,  24 April 2021 semua tenaga yang ada di Gejos sebanyak 54 orang akan kami tes swab kembali. Selanjutnya langsung kita melaksanakan aktivitas,”ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Selain kebijakan karantina pekerja migran, pada rapat tersebut memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Rakor kali ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail dan Wakapolres Gresik, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Perusahaan PJTKI dan seluruh anggota Satgas Covid 4. (yad) 

Reaktivasikan G-Jos untuk Isolasi Pekerja Migran yang Mudik Selengkapnya

Larangan Mudik di Adendum Lebih Ketat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melakukan adendum aturan mudik. Pembaruhan mudik semakin ketat. Selain melarang mudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Pemerintah bakal melakukan pengetatan prosedyr perjalanan masyarakat mulai 22 April sampai 5 Mei, dan dari 18 hingga 24 Mei 2021.

Pemerintah  memutuskan mengetatkan aturan perjalanan mudik. Selain melarang mudik dilakukan pada 6 hingga 17 Mei 2021, pemerintah juga bakal mengetatkan prosedur perjalanan bagi mereka yang berpergian pada 22 April sampai 5 Mei 2021, dan dari 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Ketentuan baru tersebut tertera dalam Addendum Surat Edaran nomor 13 tahun 2021 yang dikeluarkan 21 April 2021.

Surat edaran tersebut ditandatangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana selaku Ketua Satgas Penanganan Covid 19 Doni Monardo.

“Maksud dari Surat Edaran ini adalah mengatur pengetatatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama 14 hari peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H + 7 perjalanan mudk (18 Mei -24 Mei 2021),” demikian tertulis dalam surat edaran.

Adapun tujuan adendum yang menambah waktu pembatasan mudik itu ialah untuk mengantisipasi arus pergerakan penduduk. Hal ini untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid 19. Sebelumnya pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 yang membatasi larangan mudik pada 6 sampai 17 Mei 2021. (*)

Larangan Mudik di Adendum Lebih Ketat Selengkapnya

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup

GRESIK,1minute.id – Muhammad Yunus tidak bergairah. Padahal, ia baru mendapatkan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebagai penilik kabupaten.

Ada 38 orang penilik dan 8 orang pamong belajar lainnya senasib dengan Yunus itu. Mengapa mereka tidak semringah sehingga wadul kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Sejak tertibnya peraturan bupati (Perbup) nomor 1 tahun 2021, TTP yang mereka terima hanya 60 persen, kurang 40 persen per Februari 2021. Karena itulah, Yunus, koordinator penilik meminta kepada Wabup perempuan pertama di Kota Santri ini untuk membatalkan Perbup nomor 1 tahun 2021 itu. 

“Sampai pada bulan Januari 2021, TPP yang kami terima masih utuh seratus persen (sesuai dengan aturan Perbup nomor 07/2020). Tapi sejak diterbitkan Perbup 01/2021 penerimaan TPP kami hanya 40 persen. Kami juga belum menerima penjelasannya terkait susutnya TPP kami,” kata Yunus. 

Menurut keterangan beberapa penilik, tentang tugas kerja penilik yang mengadu saat ini tidak bisa dianggap enteng. Mereka yang selalu berada di lapangan setiap saat selalu mendampingi Lembaga PAUD di Gresik. Bahkan saat malam haripun ketika Lembaga PAUD membutuhkan tugas pendampingan dan menyusun akreditasi, para penilik ini siap berangkat.

Sedangkan Pamong yang di Gresik ini hanya ada 8 orang ini bertugas memberikan pelajaran kepada Lembaga non formal. Antara lain, menyelenggarakan sekaligus menjadi pengajar pada kelompok belajar paket A, B dan C. Pamong belajar juga memberikan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, IT bahkan pelatihan kepada kelompok ibu-ibu yang ada pada Lembaga-lembaga non formal yang lain.  

Menanggapi keluhan para penilik dan pamong belajar, Wabup Gresik Aminatun Habibah berjanji mempelajari perbup 01/2021 yang dikeluhkan mereka itu kepada dinas pendidiksn dan BPPKAD Gresik. 

“Tolong beri saya semua dokumennya. Nanti, Saya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya dengan bagian hukum, Dinas Pendidikan, BPPKAD serta pihak lain yang berkompeten,”kata Bu Min -sapaan-Wabup Aminatun Habibah. (yad)

TPP Cair 60 Persen, Penilik Kabupaten dan Pamong Belajar Wadul Wabup Selengkapnya

Pedagang Buah Minta Direlokasi. Ini Alasannya

GRESIK,1minute.id – Puluhan pedagang buah Pasar Kota Gresik dan aktivis gerakan penolak lupa (Gempal) berunjukrasa di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 April 2021.

Mereka turun jalan mendesak Diskoperindag Gresik merelokasi sementara pedagang pasar buah ke pintu utama asar berlokasi di Jalan H. Samanhudi, Gresik itu. Saat ini, 26 pedagang buah ngumpul satu blok dengan pedagang ayam dan ayam potong. Akibatnya, dagangan mereka tidak laku.

Karena tempatnya becek, kumuh, berbau, tidak ada lampu penerangan. Anehnya, lagi lima pedagang buah lainnya izinkan jualan di pintu utama pasar.

Dalam aksi ini, pedagang yang merasa mendapatkan diskriminasi pelayanan itu membawa dua wadah berisi buah yang membusuk. “Kami menduga ada indikasi tidak beres dalam penempatan stan pedagang,”kata Kurniawan.

Mat Kasan, Ketua paguyuban pedagang buah di Pasar Kota Gresik mengatakan, dirinya bersama 25 pedagang buah sudah puluhan tahun bersabar ditempatkan di blok penjual ayam dan ayam potong. Sejak 1990-an. 

“Stan berada ditempat basah, bau dan tanpa lampu sehingga jualan tidak laku,”ujar Mat Kasan. Padahal, kami sudah memiliki surat izin menempati (SIM). “Waktu, tahun 90-an saya beli stan ukuran 2 meter persegi sebesar Rp 160 juta,”ujar kakek 70 tahun itu.

Stan buah semula ditempatkan di bagian tengah (kini area bermain anak) digusur ke bagian belakang. “Pascakebaran kami dipindah ke blok pedagang jualan ayam dan potong ayam. Kondisi tempat basah, bau dan kumuh. Buah tidak laku dijual,”terang kakek 8 cucu tinggal di Jalan KH Abdul Karim, Gresik.

Setiap pedagang pindah lokasźi diobrak. “Tapi, mengapa lima pedagang buah lainnya dibiarkan. Sedangkan kami diobrak,”tegas kakek 8 cucu ini. Dugaan adanya diskriminasi itu berungkali dilaporkan ke petugas pasar. Namun, tidak ada tanggapan. 

Setelah 30 menit berorasi, mereka ditemui Kepala Diskoperindag Agus Budiono di depan gerbang masuk kantor bupati. Akan tetapi, pedagang minta bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sekitar pukul 11.30, Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak perwakilan bertemu ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati.

Anja, salah satu akvitis Gepal mengatakan Bupati Fandi Akhmad Yani merespon baik aspurasi pedagang. “Intinya tadi, pak Bupati segera memerintahkan Diskoperindag dan UPT Pasar Gresik memberikan fasilitas yang memadai kepada para pedagang,”kata Anja. (yad)

Pedagang Buah Minta Direlokasi. Ini Alasannya Selengkapnya

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil

GRESIK,1minute.id – Suasana Pasar Baru Gresik terlihat sepi pada Rabu, 21 April 2021.  Sejumlah pedagang memilih untuk tidur sambil menunggu pembeli.  Pedagang lainnya memilih bercengkrama dengan tetangga kios. Karena pengunjung pasar berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik bisa dihitung dengan jari. Daya beli masyarakat belum pulih akibat wabah corona setahun terakhir ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Gresik. Sidak untuk mengetahui persediaan dan harga sembako selama puasa suci Ramadan. 
Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah merasa lega karena harga kebutuhan relatif stabil.

“Stok aman, harga relatif stabil,”ujar Bu Min didampingi Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga pada Rabu, 21 April 2021.

PKL : Pedagang pakaian di trotoar depan Pasar Baru Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementera itu, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengaku bersyukur harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Hanya satu atau dua kebutuhan ada kenaikkan,”ujarnya. 

Dalam pantauan 1minute.id, dua harga kebutuhan tren naik adalah ayam potong dan daging sapi. Harga ayam potong naik Rp 286 menjadi Rp 24.214 perkilogram. Harga daging sapi naik Rp 429 menjadi Rp 99.734 perkilogram. “Kalau daging sapi yang baik Rp 100 ribu sak kilone,”ujar seorang pedagang. (yad)

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil Selengkapnya

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari ke-9 pada Rabu, 21 April 2021. Kondisi pasar swalayan maupun tradisional terlihat mulai ramai pengunjung.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko swalayan Serikat Jaya dan Pasar Baru.

Di toko swalayan Serikat Jaya Wabup Aminatun Habibah memantau perkembangan sembako yakni beras, gula dan minyak goreng. Pagi itu, kondisi swalayan di Jalan R.A Kartini, Gresik  itu mulai ramai pengunjung. 

Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah didampingi Kadiskoperindag Agus Budiono, dan Kadis Pertanian Eko Anindito langsung njujuk tempat beras. Bu Min lalu melihat list harga toko dengan versi diskoperindag. Terlihat juga Ketua Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo. “Secara keseluruhan stok barang cukup. Harga stabil,”ujar Bu Min.

SEMBAKO : Wabup Gresik Aminatun Habibah, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo melihat stok dan harga gula di swalayan di Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik meminta penggelola swalayan untuk menerapkan protokol kesehatan. “Semoga pandemi corona cepat berakhir. Sehingga daya beli masyarakat meningkat,”harap Bu Min.

Manajer Toko Serikat Jaya Li Hong Song berharap puasa dan lebaran tahun ini ada peningkatan daya beli masyarakat. “Tahun lalu, sudah setengah mati. Tahun ini, Januari dan Februari juga sangat sulit,”kata Li Hong Song. Bulan Maret mulai merangkak naik daya beli masyarakat. “Tapi, Saya tidak bisa memprediksi kondisi pasar. Karena kondisi pandemi,”ujar Song.(yad)

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman Selengkapnya

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka lebar kepada forum kerukunan umat beragama (FKUB) Gresik untuk bersama-sama membangun masyarakat Gresik. Kekuatan bangsa Indonesia karena adanya toleransi umat beragama. Hal demikian juga yang terjadi di Gresik. 

“Beragam agama yang ada di Indonesia bisa guyub dan rukun berdampingan bisa kita lihat juga pada kehidupan masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani menangapi keinginan Ketua FKUB Gresik KH Afif Ma’sum dalam pidatonya yang disampaikan oleh Wakil Ketuanya In’am agar Pemerintah hadir pada kehidupan keagamaan pada Selasa, 20 April 2021.

Bupati  hadir bersama Forkopimda Gresik membuka acara sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama nomor 9/2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8/ 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat.

Selain anggota FKUB yang beranggotakan para tokoh agama di Gresik ini, kegiatan di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati ini juga dihadiri oleh 250 orang berbagai elemen hingga tingkat rukun warga.

Gus Yani-sapaan- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para anggota FKUB dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di seluruh wilayah Gresik. 

“Kami dan masyarakat sangat merasakan bahwa peran FKUB sudah sangat banyak dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat. Selama ini FKUB sudah berperan dalam menjaga dan memupuk kerukunan antarumat beragama di Gresik, itu bukan pekerjaan yang mudah,”ujar Gus Yani.

“Kita berharap ada peningkatan peran FKUB dalam merawat kerukunan di Indonesia, tentu dengan dukungan optimal dari pemerintah daerah,”imbuhnya. (yad)

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan


GRESIK,1minute.id – Mujib Riduan risau. Wakil Ketua DPRD Gresik itu khawatir jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti tiba-tiba ambruk. Sebab, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Beton, Kecamatan Menganti dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean rusak berat. 

Konstruksi rawan ambles karena tidak kuat menahan beban yang ada diatasnya. Selain pejalan kaki, pengendara sepeda motor tetap boleh lalu lalang diatas jembatan selebar 4 meter, panjang 15 meter itu.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyebut jembatan tersebut harus dibongkar total. Politisi PDIP ini melihat pondasi jembatan yang menghubungkan dua kecamatan yakni Menganti dan Kedamean itu sudah tidak layak. Sehingga harus di revitalitasasi.

Kontruksi retak-retak dan tidak layak jika dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Apalagi kendaraan truk bermuatan melintas jalan milik Kabupaten itu. Mujid mengaku berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Gresik namun tak kunjung direspon. 

“Saya kordinasi dengan dinas PU pak Gunawan (Kepala dinas PUTR) tidak bisa dihubungi, kondisinya seperti ini kita harus koordinasi secepatnya. Terkait masalah anggaran P-APBD akan kita laksanakan secepatnya, kita angggarkan, PU butuh berapa karena ini sudah tidak bisa direhab, kemiringan seperti ini,” terang Mujib pada Minggu, 18 April 2021.

Mujib menyebut kondisi jembatan itu rusak paling parah terjadi pada tahun lalu, setiap tahunnya ada kerusakan, kerusakan tergerus air sehingga retak-retak. Ditambah lagi jalur ini juga jalan alternatif. “Dilewati truk pembawa material. Tidak ada masalah kalau jembatannya bagus. Warga Menganti, Benjeng, Balongpanggang bisa lewat sini, jalan alternatif Domas Menganti menuju Desa Gluranploso, Kecamatan Kedamean,” paparnya. 

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2 miliar, tidak hanya pembangunan jembatannya saja, meliputi plengsengan minimal 20 meter kanan kiri untuk menjaga kekokohan jembatan.

“Ini bongkar total, ini pasti prioritas program visi misi Gus Yani , infrastruktur ini menjadi prioritas. Misalkan ini ambruk akan menyulitkan arus masyarakat di dua kecamatan ini, perekonomian warga yang bekerja di Surabaya atau ke pasar maupun Gresik kota. Tahun ini harus tuntas,”tegasnya lagi.

Pihaknya mengimbau, kendaraan besar seperti truk jangan melintasi jalan ini dahulu, karena bahaya. “Jika terus dilewati karena kontruksi ini sudah ambruk, kalau nanti ambruk membahayakan, bisa menelan korban jiwa karena tingginya dari sungai sekitar tiga meter lebih,”katanya. 

Salah seorang pengendara kendaraan roda dua bernama Andy mengaku terganggu saat melintas. Karena harus ekstra hati-hati. Apalagi kondisi jembatan itu miring. “Sangat menganggu karena sering lewat sini. Pesannya terutama truk bermuatan itu dihentikan dulu, kasihan warga.

Harapan saya karena disini juga jalan alternatif ketika jalan morowudi terendam banjir luapan Kali Lamong biar warga tidak terganggu karena ini parah sekali,”kata dia.

Seperti diberitakan, jembatan Desa Beton rusak parah.Konstruksi bagian bawah telah patah. Jembatan menghubungkan Desa Cermen, Kecamatan Menganti akhirnya ditutup untuk kendaraan roda empat. “Hanya pengendara roda dua yang boleh melintas,”kata Camat Menganti Sujarto. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan Selengkapnya

Program Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta Merambah Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Program Nawa Karsa “Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta” merambah Pulau Bawean. Belasan bayi yang lahir di pulau berjarak 80 mil dari pusat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik itu langsung memiliki akta kelahiran dan masuk dalam kartu keluarga.

Direktur Rumah Sakit Umar Masud Bawean dr. Tonny S. Hartanto mengatakan ada 17 pasien yang telah melakukan persalinan setelah launching. Rinciannya, 13 bayi telah mendapatkan akta. Sedangkan empat sisanya masih belum diajukan karena kurang lengkap. 

“Seperti belum ada nama bayi. Kemudian ada yang belum lengkap KTP bapak atau ibunya,” katanya pada Minggu, 18 April 2021.

Dari 13 persalinan yang sudah lengkap, buah hati mereka sudah tercatat di akta dan kartu keluarga yang baru. “Penyerahan secara simbolis akta kelahiran program Gresik Baru. Bayi Lahir pulang Bawa akta atas nama Keysa,” kata dia. 

Imatun Najibah, salah satu ibu yang baru melahirkan terlihat semringah. Sebab, ia tidak lagi ribet mengurus akta bayinya dan meng update kartu keluarganya. “Kami sangat terbantu program ini. Terimakasih Pemkab Gresik dan RSUD Umar Masud,”katanya dengan logat Bawean. (yad)

Program Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta Merambah Pulau Putri Selengkapnya