217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 217 ahli waris korban meninggal dunia akibat virus Covid-19 Gresik akan mendapatkan santunan. Santunan korban corona virus disease 2019 ini berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Nominalnya Rp 5 juta.

Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah mengajukan ratusan berkas korban Covid-19 kepada Dinas Sosial Jatim. Ratusan berkas itu telah diverifikasi oleh Dinsos Jatim. “Ada 217 berkas yang sudah dinyatakan lengkap. Sehingga menunggu proses pencairan,”kata Kadinsos Gresik Sentot Supriyohadi dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 17 April 2021.

Dia melanjutkan 217 berkas itu adalah tahap pertama. Berdasarkan data 1minute.id dari Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 16 April 2021 jumlah kasus Covid-19 terakumulasi 5.475 kasus. Kasus sembuh 5.073 kasus. Meninggal dunia 352 kasus. Perawatan atau isolasi mandiri 50 orang.

Artinya, masih tersisa 135 orang (data per 16 April 2021) korban Covid-19 yang ahli warisnya berharap mendapatkan santunan dari Pemprov Jatim itu. “Jumlah 217 orang itu tahap pertama. Dan, berkasnya sudah lengkap,”kata Sentot.

Untuk diketahui Kementerian Sosial menghentikan santunan korban meninggal karena Covid-19. Penghentian santunan Kementerian Sosial (Kemensos) tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Sunarti.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan korban Covid-19 tertuang dalam surat nomor 460/5026/107.4.07/2021 tertanggal 12 Maret 2021. 

Bunyi surat itu, sehubungan penghentian pemberian santunan kematian korban meninggal Covid-19 yang menimbulkan perasaan kecewa ahli waris korban, maka pemerintah Provinsi Jatim akan memberikan santunan bagi masyarakat Jawa Timur yang meninggal dunia akibat Covid-19  sebesar Rp 5 juta akan diberikan kepada ahli waris korban.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghimbau kepada Bupati/walikota untuk mengajukan permohonan pemberian santunan bagi korban meninggal dunia karena Covid-19. Permohonan tahap pertama diprioritaskan kepada ahli waris yang sudah mengusulkann ke kementerian sosial (Kemensos) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim paling lambat 31 Maret 2021.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan 217 orang untuk mendapatkan santunan korban Covid-19. “Proses tahap pertama berkas lengkap 217 orang. Sekarang nunggu pencairan,”ujar Sentot dikonfirmasi melalui WhatApps pada Sabtu,17 April 2021. (yad)

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan Selengkapnya

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas

GRESIK,1minute.id – Kondisi Jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti semakin mengkhawatirkan. Bagian pondasi jembatan yang menghubungkan dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ambles.

Akibatnya, konstruksi bangunan terlihat patah. 
Masyarakat pengguna jalan itu harus ekstrawaspada bila melintasi jembatan itu. Bisa saja sewaktu-waktu bisa ambruk.

Camat Menganti Sujarto mengatakan jembatan Desa Beton itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter. Jembatan sudah lama rusak. “Kerusakan paling parah tahun lalu,”kata Sujarto dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021.

Kondisi kerusakan jembatan semakin parah sehingga pihak desa melarang mobil untuk melintasi jembatan itu. “Hanya kendaraan roda dua yang boleh menyeberang,”katanya. (yad)

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas Selengkapnya

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP

GRESIK,1minute.id – Single identitas untuk semua pelayanan terus diupayakan pemerintah. Antara lain, pelayanan kesehatan dengan menggunakan nomor induk kependudukan yang terdapat di kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  terus mengupayakan capai cakupan pelayanan atau universal health Coverage (UHC) untuk seluruh masyarakat Gresik. Artinya, pada saatnya nanti masyarakat Gresik dapat menikmati layanan Kesehatan hanya dengan Kartu Tanda Penduduk.

Rabu pagi tadi, Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan pematangan program itu dengan mengundang pimpinan BPJS Gresik, pimpinan rumah sakit se-Kabupaten Gresik dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta disaksikan oleh perwakilan DPRD Gresik. 

Rapat tersebut merundingkan kebijakan Bupati di bidang Kesehatan yang sangat ditunggu masyarakat Gresik tersebut.“Program ini merupakan bagian dari tanggungjawab pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. Selain menjadi program prioritas, Kami ingin di era Gresik Baru jumlah angka kemiskinan menurun dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pelayanan Kesehatan,” katanya pada Rabu,14 April 2021.

Bupati berharap, UHC ini ada inovasi dari seluruh peserta rapat dan tidak hanya mengandalkan APBD dalam pembiayaannya. “Sebagai kabupaten industri, kami berharap agar ada optimalisasi dari semua pihak. Baik dari dunia industri dan swasta, pihak rumah sakit dan pelayanan kesehatan di Gresik atau dari program yang lain untuk optimalisasi dalam percepatan program UHC ini,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani serius.

Kepala Cabang BPJS Gresik Tutus Novita Dewi mengatakan jumlah kepesertaan BPJS kesehatan masyarakat Gresik 77,28 persen. Ada peningkatan dari beberapa minggu sebelumnya yang hanya 74 persen. Untuk pembayaran klaim selama 8 bulan terakhir  2020 sebesar Rp 421 miliar, sedangkan jumlah pemasukan iuran peserta selama setahun sebesar Rp 435 miliar.  

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap BPJS juga semakin meningkat. Hal ini sesuai komitmen kami bersama seluruh rumah sakit yang bekerjasama dengan kami untuk tidak melakukan pungutan kepeda peserta BPJS dan tidak diskriminasi dalam layanan,”ujar Tutus.

Menanggapi kepesertaan BPJS masyarakat Gresik meskipun ada peningkatan, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno prihatin. 

Menurut Sekda prosentase kepesertaan BPJS masyarakat Gresik masih dibawah rata-rata prosentase Provinsi Jawa Timur yang mencapai 80,25 persen. “Kami berharap kedepan jumlah masyarakat Gresik yang tercover BPJS akan terus meningkat,” harapnya. (yad)

Matangkan, Layanan Kesehatan Cukup dengan e-KTP Selengkapnya

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan

GRESIK,1minute.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik menjamin ketersedian sembilan barang pokok (sembako) selama Ramadan. 

Memasuki awal bulan suci bagi umat muslim harga komoditas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini masih tergolong stabil. 
Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan pasar.

Utamanya, sebelas komoditas kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan di awal ramadan ini. “Perlu kita waspadai ayam potong, telor, cabai besar dan bawang putih,”kata Agus Budiono kepada wartawan pada Selasa, 13 April 2021.

Ayam potong mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu, dari Rp 36.857 perkilogram menjadi Rp 40.143 perkilogram. Kemudian harga telor saat ini Rp 23.357 per kilogram atau naik seribu rupiah.

Cabai besar saat ini harganya tembus Rp 51.429 per kilogram dari harga sebelumnya hanya Rp 47.143 per kilogram. Harga bawang putih di pasar hanya mengalami kenaikan menjadi Rp 28.286 per kilogram.

Sedangkan dua bahan pokok mengalami penurunan harga di awal ramadan ini. Yaitu cabai rawit dan ikan pindang. “Cabai rawit dari Rp 71.429 per kilogram turun menjadi Rp 67.143 per kilogram. Kemudian harga ikan pindang per besek sekarang Rp 6.500,” ucapnya.

Terkait ketersediaan bahan pangan, Agus memastikan semuanya aman dan terkendali. Bahkan, jajaranya terus memantau harga di tujuh pasar tradisional yang ada di Kota Santri. “Kami berencana untuk menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga,”ujar Agus Budiono.

“Ketersediaannya aman sampai hari raya idul fitri 1442 Hijriah,”imbuhnya. Pihaknya juga memberikan informasi terbaru harga kebutuhan pokok melalui aplikasi Gresikpedia.

Aplikasi yang masuk dalam program 99 hari kerja Nawa Karsa Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini baru bisa diunduh melalui smartphone berbasis android, seputar informasi di Kabupaten Gresik dapat diakses melalui smartphone. (yad) 

Diskoperindag Waspadai Empat Komoditas Selama Ramadan Selengkapnya

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih

GRESIK,1minute.id – Kementerian Agama menetapkan awal bulan Suci, Ramadan pada Selasa besok, 13 April 2021. Umat muslim di Kota Santri, Gresik menyambut suka cita. Mereka memenuhi masjid dan musala untuk salat terawih pertama.

Pantauan 1minute.id di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ratusan jamaah mengikuti salat terawih pertama Ramadan. Pengurus masjid berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik melakukan pengawasan ketat protokol kesehatan untuk mencegah persebaran corona virus disease 2019.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Bupati Ingatkan Takmir untuk Terapkan Prokes saat Tarawih Selengkapnya

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok

GRESIK,1minute.id – Marhaban ya Ramadan. Bulan Suci Ramadan yang ditunggu umat muslim telah tiba. Dua orang perukyat Balai Rukyat Lembaga Falakiyah PCNU Gresik di Bukit Condrodipo menyatakan melihat hilal. 

Terlihatnya hilal itu awal puasa Ramadan diputuskan Selasa besok, 13 April 2021.
Dua orang perukyat itu adalah Haji M. Inwanuddin, 45, perwakilan Lembaga Falakiyah PCNU Gresik dan Kiai Haji Asyhari, 55, dari Surabaya mengaku melihat hilal pada pukul 17.30 dan 17.32 di ketinggian 3 derajat.

Sejak pagi tim rukyatul hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik melakukan pengamatan dari Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Sejumlah peralatan teropong bintang dipasang. Untuk melakukan pengamatan benda di angkasa. 

Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik Muchyiddin el Hasan membenarkan ada dua perukyat yang berhasil melihat hilal. Dengan posisi azimut di sisi selatan dan ketinggiannya tiga derajat.

“Hasil rukyatul hilal ini akan dikirimkan ke PWNU untuk kemudian dilanjutkan ke pusat sebagai pertimbangan sidang isbat,”kata Muchyiddin. LF PCNU Gresik, tambahnya, terlebih dulu menyerahkan hasil rukyatul hilal kepada Kementerian Agama (Kemenag) Gresik,  kemudian diserahkan kepada hakim pengadilan agama (PA) Gresik untuk disidangkan.

Sidang isbat  dipimpin Ketua PA Gresik Sugiri Permana itu memutuskan bahwa terlihat hilal dari Balai Rukyat NU Bukit Condrodipo. Dari dua perukyat, hasil yang diperoleh hilal tampak dengan ketinggian tiga derajat.

Pelaksanaan rukyatul hilal penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah digelar pada 29 Syakban bertepatan hari Senin, 12 April 2021 itu dipantau langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Keduanya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan dengan khusyuk.
“Meskipun di Gresik hilal sudah terlihat. Kita tunggu keputusan pusat sebagai bentuk kehati-hatian dan kewaspadaan,”kata Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mewanti-wanti kepada seluruh takmir musala dan masjid, juga seluruh masyarakat agar melaksanakan ibadah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.

“Pakai masker, jaga jarak, pastikan kapasitas tempat salat tidak berkerumun dan bawa alat salat pribadi,”kata Gus Yani. (yad)

Dua Perukyat LF PCNU Gresik Lihat Hilal, Awal Bulan Suci Ramadan Besok Selengkapnya

Ingin Husnul Khotimah, Kerja yang Baik Melayani Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 526 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik naik pangkat. Surat keputusan kenaikkan pangkat (SKKP) diserahkan simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati pada Senin, 12 April 2021.

Rinciannya, 240 pegawai struktural dan 268 fungsional. Mereka tampak semringah. Wabup Aminatun Habibah sempat menanyakan besaran nominal kenaikkan gaji mereka itu kepada Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Gresik Nadlif?

“Kenaikkan sedikit,”jawab Nadlif membuat Bu Min -sapaan-Aminatun Habibah tersenyum.
Bu Min kemudian meminta kepada abdi negara itu untuk tetap bekerja memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Hal ini karena komitmen pemerintahan Gus Yani (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”kata Bu Min serius.

Dia melanjutkan, tidak semua PNS bisa naik pangkat sesuai waktunya. Hal ini tergantung kinerja masing-masing. “Kalau kinerjanya baik, maka saat pensiun nanti akan selalu dikenang dan bisa dijadikan contoh oleh PNS yang lain. Tentu saja pada masa purna tugas nanti menjadi husnul khotimah,”pesan Bu Min. 

Sekretaris Daerah Gresik Abimanya Poncoatmojo Iswinarno saat membacakan laporan mengatakan, jumlah PNS yang naik pangkat pada periode 1 April 2021 ini sebanyak 526 orang. Rnciannya, PNS struktural 240 orang dan fungsional 268 orang.

“Selamat kepada yang naik pangkat, semoga anda semakin bersyukur dan meningkatkan kinerjanya. Tidak semua PNS itu bisa naik pangkat tepat waktu. Hal ini tergantung kinerjanya. Banyak PNS yang terpaksa tertunda kenaikan pangkatnya. Ingat naik pangkat bukan hak, anda perlu instropeksi diri,”katanya.

Dijelaskan oleh Sekda bahwa naik pangkat bukan hak, artinya PNS tidak berhak menuntut BKD bila kenaikan pangkatnya tertunda. “Kalau gaji itu hak dan anda boleh protes bila gajinya tidak sesuai baik besaran atau waktunya,”imbuhnya. (yad)

Ingin Husnul Khotimah, Kerja yang Baik Melayani Masyarakat Selengkapnya

Rukyatul Hilal LF PCNU Dilakukan Senin Besok dengan Protokol Kesehatan

GRESIK,1minute.id  – Lembaga Falakiyah PCNU Gresik akan melakukan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan ini dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Rukyatul hilal kami lakukan Senin besok,”kata Wakil Ketua Lembaga Falakiyah (LF) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik Muchyidin El Hasan dikonfirmasi pada Minggu, 11 April 2021.

Tentang ketinggian Bulan ketika rukyat dilakukan, Muchiyidin, menyatakan merujuk dari beberapa metode hisab Tadqiqi ketinggian hilal diatas 2 derajat. “Senin besok tinggi hilal antara 2° 52′ 08″ sampai 3° 38′ 39”,”kata Muchyidin yang juga Waka Kesiswaan SMA NU 2 Gresik ini.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah pada Senin besok, 12 April 2021. Sidang isbat akan digelar pada 29 Syakban ini. Hal ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Rangkaian sidang isbat akan diawili dengan penjelasan posisi hilal dan pelaksanaan rukyatul hilal awal Ramadan. Penetapan awal Ramadan apabila posisi hilal berada di ufuk berkisar antara 2 derajat 37 menit sampai 3 derajat 36 menit. (yad)

Rukyatul Hilal LF PCNU Dilakukan Senin Besok dengan Protokol Kesehatan Selengkapnya

Bangun TPST di Wilayah Gresik Selatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana membangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Gresik Selatan. Pembangunan TPST itu akan mengangkut sampah warga rumah tangga di lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menemui aktivis lingkungan di Ruang Dhurung, Bawean Kompleks Kantor Bupati pada Kamis, 8 April 2021. TPST ini akan mengurangi tumpukan sampah di TPA Ngipik yang sudah sangat penuh.

“TPST di wilayah selatan, mudah-mudahan pada tahun ini bisa kita lakukan kerjasama dengan pihak ketiga,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Pihaknya dalam membangun Gresik Baru mengajak segala elemen untuk memberikan saran dan masukan.

Termasuk masyarakat maupun LSM pemerhati lingkungan yang menemukan tumpukan sampah di bahu jalan yang dibuang sembarangan. Cukup dilaporkan melalui melalui smartphone aplikasi Gresikpedia.

“Saya mengajak teman-teman pemerhati sampah, kami sudah melaunching aplikasi Gresikpedia, agar jarak komunikasi masyarakat dengan pemerintah dekat. Ada tumpukan sampah dilaporkan,”kata Bupati Gresik termuda itu.

Tidak hanya LSM, tambahnya, pemerhati sampah dan masyarakat saja yang melapor. Gus Yani meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi.

“DLH kita punya dua unit mobil sikat sampah liar kondisi sampah-sampah teratasi, yang selama ini ditumpuk orang tidak punya tangggung jawab. Ada komunikasi masyarakat dengan pemerintah, saya minta DLH memberi tahu masyarakat mobil itu ke daerah mana saja, ke selatan atau ke utara,”katanya.

Gus Bupati juga meminta DLH untuk menggelar audiensi virtual melalui zoom bersama kepala desa dan pemerhati lingkungan di Gresik. Tujuannya agar ada perubahan yang lebih responsif di tingkat desa. (yad)

Bangun TPST di Wilayah Gresik Selatan Selengkapnya

Sambut Ramadan, Rumah Anjal Gelar Lomba Azan, Pasang Mukena


GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan kurang hitungan jari. Namun, suasana bulan suci yang dinantikan umat muslim itu sudah terasa rumah belajar anak jalanan di terminal Gubernur, Gresik pada Kamis, 8 April 2021.

Mereka menggelar perlombaan azan, pasang sarung, mukena, membaca doa salat , buka puasa hingga peragaan busana. Gelaran sederhana menyambut Ramadan dan Hari Kartini ini membuat para keluarga senyum-senyum. Mereka senang. 

Perlombaan yang bagi membikin orang dewasa dan anak yang biasa mengais rezeki di jalanan terlihat ceria. Menurut Iin Budiarti, perlombaan menjelang Ramadan bertujuan mengajak anak anak asuh untuk menyemarakkan, disamping membuat suasana gembira menyambut Ramadan.

“Kami juga melatih dan membiasakan dan memasang perlengkapan serta mengajari doa-doa dalam salat,”terang ustadzah Iin Budiarti.
Sebab, anak anak jalanan yang biasanya  ngamen dan ngemis juga perlu sentuhan budaya dan kebiasaan yang Islami. Dalam peombaan busana dewasa Ny Sutinah, 45, terpilih sebagai pertama. 

LOMBA AZAN : Agung, peserta lomba azan di rumah anak jalanan di terminal Gubernur Suryo, Gresik pada Kamis, 8 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, Agung terpilih sebagai juara pertama azan. Agung keseharian ngamen di simpang empat Sidomoro, Gresik. “Sudah sangat lama tidak pernah azan. Sempat sedikit grogi,”ujar Agung sambil tersenyum.

Hj Fatimah, salah seorang pengajar di rumah belajar anjal  berharap kepada peserta lomba untuk tetap giat dan istiqomah dalam melaksanakan kehidupan yang Islami.

“Untuk pemenang lomba kali ini, jangan dilihat hadiahnya, namun semangat dalam menyongsong bulan Ramadan dan sekaligus membiasakan budaya Islami,”harap pengasuh di Ponpes Kholidiyah ini. (yad)

Sambut Ramadan, Rumah Anjal Gelar Lomba Azan, Pasang Mukena Selengkapnya