Memaksakan Diri Merayakan Tahun Baru di Luar Rumah, Aparat Akan Membubarkan

Jalur penyekatan pengamanan tahun baru dilakukan aparat kepolisian Resor Gresik


GRESIK, 1minute.id – Hujan mulai turun di Kota Santri sekitar pukul 19.25 malam ini.  Mending merayakan tahun baru di rumah. Memaksakan diri merayakan malam pergantian di luar rumah seperti bukan pilihan tepat. 

Sebab, polisi telah menetapkan pemberlakuan jam malam mulai pukul 20.00 atau kurang 35 menit lagi. Selain itu, bahaya corona virus disease 2019 juga semakin mengganas. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama forkopimda mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kota Santri agar merayakan malam tahun baru bersama keluarga di rumah saja.

“Kami akan berlakukan jam malam sejak 20.00 hingga 04.00. Jangan berkumpul di luar rumah, apalagi dalam jumlah besar karena potensi penyebaran virus Covid-19 masih mengancam. Lebih baik di rumah saja bersama keluarga,”imbuh Arief, Kamis 31 Desember 2020.

Apabila masyarakat tetap nekat merayakan malam tahun baru di luar rumah yang menimbulkan potensi penyebaran virus Covid-19, Kapolres secara tegas menyatakan siap mengambil tindakan.

“Mengacu ketentuan gubernur, kami berkomitmen apabila ada yang mengadakan kerumunan, perkumpulan, akan kita minta untuk segera membubarkan diri,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. 

Sikap tegas petugas itu, kata mantan Kapolres Ponorogo itu didasarkan atas surat edaran nomor 736/24068/013.4/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pembatasan Jam Malam Sebelum dan Sesudah Pelaksanaan kegiatan libur Tahun Baru 2021 di seluruh wilayah Jatim. 

“Pembatasan jam malam diberlakukan untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur yang semakin hari terus meningkat,”katanya. 
Arief memastikan, personilnya bersama TNI akan melakukan operasi dan tindakan persuasif di masyarakat jika ada yang berkerumun dan melanggar ketentuan SE Gubernur Jatim itu.

Kapolres pun mengingatkan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan (Prokes). “Vaksin belum diberikan, sehingga protokol kesehatan yang harus dijalankan,”katanya.(*)

Memaksakan Diri Merayakan Tahun Baru di Luar Rumah, Aparat Akan Membubarkan Selengkapnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending


GRESIK, 1minute.id –  Perkembangan kasus corona virus disease 2019 semakin mengkhawatirkan. Jumlah pasien terpapar virus dari Wuhan, Tiongkok itu menunjukkan peningkatan.

Termasuk di Kota Santri, Gresik ini. .Kondisi itu membuat Pemkab Gresik mengkaji ulang rencana ujicoba pembelajaran tatap muka. Semula pemerintah mewacanakan ujicoba pembelajaran tatap muka mulai Senin, 4 Januari 2021.

“Sehubungan meningkatkannya kembali kasus covid nasional maupun regional termasuk dilingkungan pendidikan dihimbau sementara rencana ujicoba pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,”kata Wabup Qosim dalam suratnya tertanggal 30 Desember 2020.

Sementara itu, pantau 1minute.id, sejumlah sekolah jenjang SD hingga SMA sederajat di Gresik telah siap melaksanakan ujicoba tatap muka.  “Tapi, karena anjuran begitu kami hanya bisa nunggu kabar selanjutnya,”kata seorang guru enggan disebut identitasnya itu. 

Disisi lain,  Satgas Covid-19 Gresik meliris perkembangan kasus hari ini,  Rabu 30 Desember 2020. Data Satgas Covid-19, hari ini ada penambahan kasus baru berjumlah 20 orang. Sedangkan, pasien sembuh “hanya” 9 kasus. Sedangkan, meninggal dunia dua orang. 

“Dua orang yang meninggal dunia itu dari Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan dan Padangbandung,  Kecamatan Dukun,”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Kesehatan Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 30 Desember 2020. (*)

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending Selengkapnya

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah


GRESIK,1minute.id – Pagebluk Covid-19 belum berakhir. Bahkan, tren kasus meningkat. Jam malam kembali diberlakukan mulai pukul 20.00 – 04.00, pada Kamis, 31 Desember 2020.

Aparat akan membubarkan semua aktivitas perayaan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. “Rayakan tahun baru di rumah saja. Jaga keluarga agar terhindar dari Covid-19,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat rilis capaian kinerja akhir tahun di Mapolres Gresik, Rabu 30 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 itu didampingi Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir,  Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi dan Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus, menambahkan pihaknya tidak segan-segan akan membubarkan aktivitas merayakan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Tindakan tegas itu dilakukan karena ada dasar hukumnya. Perda 22/2020 tentang protokol kesehatan, diantaranya. Serta, maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz. “Lebih baik rayakan tahun baru di rumah bersama keluarga,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Khusus untuk mengantisipasi kerawanan sosial, jelas AKBP Arief, Polres Gresik menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) serentak di Polres dan jajaran Polres Gresik. Sasarannya, adalah peredaran minuman berakohol (mihol) maupun penggunaan knalpot brong. 

“Kami intensifkan operasi cipkon untuk memberikan perasaan aman dan nyaman masyarakat,”tegasnya. “Tentu saja harapannya perayaan tahun baru tetap aman,”imbuhnya. 

Sementara itu, capaian kinerja Polres Gresik menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian kasus kriminalitas di Kota Giri. “Untuk perkara pembunuhan tahun ini semuanya terungkap. Tidak ada tunggakan perkara,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Untuk tahun depan, tambahnya, pihaknya akan memprioritaskan penanganan curat, curas dan curanmor (3C). “Perkara 3C menjadi prioritas kami,”katanya. 

Kapolres Arief menyebutkan, kurun waktu Januari hingga Desember 2020, Polres Gresik menerima laporan 1.117 kasus kejahatan. “Sebanyak 893 kasus atau 80 persen telah diungkap,”terangnya. (*)

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah Selengkapnya

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama


GRESIK,1minute.id – Fokus Grup Diskusi (FGD) terasa gayeng di salah satu hotel di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Sebab, FGD bertujuan menguatkan Kebhinekaan guna menangkal Radikalisme dan Intoleransi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara digagas Polres Gresik menghadirkan narasumber Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian Ali Fauzi Manzi. 

Ali Fauzi yang juga mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah Jawa Timur bersama Amrozi dkk. Selain Ali Fauzi ada tiga pembicara lainnya yakni KH Ahmad Imam Mawardi, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ; KH Chusnan Ali, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik dan Taufiqullah Ahmadi,  Ketua PD Muhammadiyah Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya mengatakan saat ini ancaman untuk merusak persatuan dan kesatuan sudah mulai muncul benih benih. 

Indikasinya, munculnya aksi terorisme, perlakuan mengarah SARA dan kegiatan intoleransi. “Kondisi ini harus kita hindari, kita bersama-sama harus menjaga agar negara Indonesia tetap utuh, NKRI harga mati. Mari kita bersama sama untuk menjaganya,”ujar AKBP Arief Fitrianto.

Saat ini, tambahnya, momen sangat baik karena Allah SWT menciptakan Negara Indonesia adalah negara yang majemuk berupa kebhinekaan, suku bangsa agama dan Ras harus kita syukuri dan jaga bersama. 

Kapolres Arief dan forkopimda mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat Gresik telah menjaga kerukunan antar umat beragama dalam setiap kegiatan dan tidak berbau SARA.

“Termasuk kegiatan Pilbup berjalan dengan aman dan lancar menghasilkan keputusan yang bisa di hormati oleh semua pihak ini merupakan usaha kita bersama sebagai wujud persatuan dan kesatuan,”kata alumnus Akpol 2001.

Ali Fauzi ketika menjadi narasumber FGD digelar Polres Gresik, Selasa 29 Desember 2020 ( foto Polres Gresik for 1minute.id)

Sementara itu, Ali Fauzi menjlentrehkan awal dia sebagai kombatan. Dia mengaku kali pertama belajar menjadi kombatan untuk belajar merakit bom.

“Mulai 1 kilogram hingga 1 ton,”kenang Ali Fauzi yang masih bersaudara dengan Ali Ghufron, Amrozi dan Ali Imron membawakan tema Kembali Merajut Hidup dari Lingkaran Bom Menuju Lingkaran Perdamaian itu.

Dia menjelaskan radikalisme bukan sebuah produk dari keputusan yang singkat tetapi hasil dari proses panjang,  perlahan-lahan mendorong seseorang komitmen pada aksi kekerasan atas nama Tuhan. 

Dia mengibaratkan aksi radikalisme itu sebagai penyakit komplikasi.”Akar terorisme tidaklah tunggal bahkan saling berkaitan. Karena itu cara penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan metode tunggal,”tegasnya. 

“Penangannya harus banyak aspek, perspektif dan metedologi. Ibarat sebuah penyakit, terorisme ini termasuk penyakit yang sudah mengalami komplikasi, butuh dokter spesialis dan juga obat yang tepat,”katanya dalam diskusi yang di moderotori Muhammad Toha, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik itu.  (*)

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama Selengkapnya

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah)

GRESIK,1minute.id – Kepala daerah terpapar corona virus disease 2019 bertambah. Yakni, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Bupati terpapar Covid-19 setelah menjalani tes usap PCR karena kondisi badan kurang bugar pada Senin, 28 Desember 2020.

Bagaimana kondisi bupati asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun,  Gresik itu?  

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali, kondisi kesehatan Bupati Sambari berangsur membaik. “Saat ini sudah kembali fit,”kata drg Syaifudin Ghozali dalam keterangan pers di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Ghozali didampingi Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menambahkan langsung menjalani isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya. 

“Saat ini keadaan Bupati dalam keadaan baik, dan katanya sudah Kembali bugar,”tegas Ghozali lagi. 

Masih menurut Kadinkes Ghozali, terdeteksinya Bupati Gresik terpapar Covid-19 setelah atas permintaan SWAB PCR. “Beliau meminta SWAB karena merasa badannya tidak fit. Sehingga kami dari dinas kesehatan segera melakukan pemeriksaan dan ternyata hasilnya positif,”terangnya.

Saat itu, tambahnya, menjelang Maghrib, Bupati Sambari melakukan isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Dinkes kemudian melakukan tracing dengan melakukan tes usap ke sejumlah orang yang pernah kontak erat dengan Bupati Sambari. 

“Sebanyak 20 orang yang di tracing pasca terpaparnya Bupati Sambari. Mereka adalah para keluarga serta beberapa orang dekat yaitu ajudan dan sekretaris pribadi dan beberapa orang lainnya. Beberapa hasilnya sudah keluar dan hasilnya semuanya negatif,” tegas Ghozali.

KETERANGAN PERS : Satgas Covid-19 Gresik ketika memberikan keterangan pers terkait perkembangan kesehatan Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020

Dinkes kemudian melakukan pemeriksaan swab lanjutan sekitar 40 – 50 orang yang pernah kontak erat dengan bupati yang juga dosen pascasarjana di Unair Surabaya itu. 

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi meminta doa kepada masyarakat Gresik agar Bupati Sambari kembali sehat dan terbebas dari Covid-19.

“Kami minta doanya kepada masyarakat Gresik untuk kesehatan kita semua. Kami berharap kepada masyarakat agar tetap melaksakan protokol kesehatan yang ketat,”katanya. (*)

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik Selengkapnya

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori dan anggota Polsek Balonganggang memantau banjir luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020


GRESIK,1minute.id – “Alhamdulillah berangsur surut. Mohon doanya kasihan masyarakat,”kata Camat Benjeng, Gresik Suryo Wibowo dikonfirmasi Senin, 28 Desember 2020.

Senin dini hari, sekitar pukul 00.20 air bah Kali Lamong masuk ke Desa Sedapurklagen, Benjeng. Saat itu, masyarakat sedang terlelap tidur kembali terbangun karena Kali Lamong meluap untuk kali ketiga di bulan Desember ini. 

Sekitar pukul 06.00, air bah sudah merambah ke empat desa lainnya. Rumah, sawah, jalan poros desa berubah bagai telaga dadakan. Air luapan ke Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng itu yang rawan ambruk kembali sangat deras. 

“Belum bisa diperbaiki. Untuk antisipasi dijaga masyarakat. Kendaraan besar tidak boleh melintas,”tegas mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 
Kali Lamong kembali meluap pada Minggu malam.

Kondisi jalan desa di Kecamatan Balongpanggang yang tergerus luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020

Ada lima desa di Kecamatan Balongpanggang yang terendam air bermuara dari Mojokerto dan Lamongan itu. 
Lima desa itu adalah Desa Sekarputih , Wotansari, Banjaragung , Pucung dan Karangsemanding.

“Minggu sekitar jam 10 malam air luapan Kali Lamong sudah merenda sejumlah desa di Balongpanggang,”kata Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, Senin 28 Desember 2020.

Mungkin banjir luapan Kali Lamong terbesar dari kejadian sebelumnya. “Tapi, alhamdulillah sekarang mulai berangsur surut karena air luapan hanya lewat,”tegas Tulus. 

Saat ini, pihaknya menutup akses jalan Balongpanggang ke arah Benjeng karena jalan kabupaten di depan kantor PLN Benjeng terendam air luapan Kali Lamong.

“Semua kendaraan dari Balongpanggang ke Benjeng dialihkan melewati Desa Metatu,”kata mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean. (*)

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat Selengkapnya

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto : Segera Audiesi Pemkab untuk Agenda Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer


GRESIK, 1minute.id – Arief Susanto terpilih kembali sebagai Ketua PGRI Gresik.  Kepala SMK PGRI 1 Gresik meraih suara mayoritas dari tiga kandidat lainnya dalam Konferensi Kabupaten (Konkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gresik, Sabtu , 26 Desember 2020.

Konfercab di Gedung PGRI Gresik ini rencana dibuka Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Akan tetapi, bupati berhalangan diwakilkan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin.

Ada empat kandidat yang maju dalam bursa calon ketua  PGRI Gresik periode 2020-2025 ini.  Mereka adalah Arief Susanto ; A. Fathoni  ; Sutrisno dan Suryanto ini. Mereka memperebutkan 771 suara.  Masa pagebluk corona virus disease 2019,  konkab dilakukan secara daring. Pemungutan suara dilakukan di dua tempat pemungutan suara (TPS) 

Dalam peoses demokrasi ini,  patahana Arief Susanto kembali terpilih dengan perolehan suara mutlak. Arief mendapatkan 765 suara. Sedangkan, tiga kandidat lainnya yakni A. Fathoni,  Sutrisno dan Suryanto, masing-masing mengantongi 2 suara. 

Konkab dihadiri Kadispendik Gresik Mahin, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Gresik  Puji Astuti dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus itu berlangsung cukup demokratis. 

Ketua PGRI Gresik terpilih Arief Susanto (kanan)

Ketua PGRI Gresik terpilih Arief Susanto mengatakan, sesuai dengan visi dan misi PGRI serta Tema konfrensi kabupaten (Konkab) kali ini, “Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Profesi dan Perannya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Abad 21”. 

Maka, tambah Arief,  PGRI selalu berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru guna meningkatkan mutu pendidikan.

“Bukan  hanya untuk anggota PGRI, namun untuk seluruh guru di semua jenjang dan lapisan, utamanya guru honorer agar benar-benar mendapat perhatian dari pemerintah dengan penghasilan yang layak,”ujar Arief, Minggu malam,  27 Desember 2020. 

Agenda utama PGRI Gresik itu segera dikomunikasikan dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Selama ini para guru honorer sudah mendapat perhatian dari Pemkab namun masih sangat perlu ditingkatkan perhatiannya,”tegas Arief. (*)

Susunan Pengurus PGRI Gresik hasil konferensi kabupaten Gresik Periode 2020-2025

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto : Segera Audiesi Pemkab untuk Agenda Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer Selengkapnya

Sulap Bukit Kapur Suci Jadi Bumper, Eduwisata hingga Wisata Religi


GRESIK, 1minute.id – Lahan bekas galian C di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik bakal disulap sebagai tempat bumi perkemahan (Bumper). 

Untuk mewujudkan program itu,  pemerintah desa (pemdes) setempat bersama Forum Komunikasi Warga Suci  (FKWS) serta sejumlah komunitas pecinta alam yang melakukan penghijauan, Minggu, 27 Desember 2020.  Ada 99 pohon yang ditanam sebagai langkah awal untuk manfaatkan bekas tambang itu. 

Ketua FKWS M Jauhan Farhad mengatakan  acara ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian alam, konservasi hutan kota, juga sebagai salah satu upaya dalam meminimalisir terjadinya perubahan iklim global yang berbahaya bagi Bumi kita.

“Kami terus berkomitmen untuk terus menghijaukan hutan kota ini, apalagi  Gresik sebagai kota industri yang menghasilkan banyak polusi udara, bagi kami satu pohon mempunyai manfaat besar bagi keberlangsungan hidup manusia,”ujar Farhad.

Bumper : Bukit Kapur Desa Suci, Kecamatan Manyar ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Bukit kapur suci berlokasi di Jalan Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik ini akan dipergunakan berbagai aktivitas untuk masyarakat. Dantaranya, bumi perkemahan (Bumper) Wisata Religi Kidang Kuning, Pembangunan Musala, Arena motor cross, spot foto dan UMKM.

Kepala Desa Suci Ahmad Rizal mengatakan Desa Suci, salah satu tempat strategis di tengah Kota Gresik. “Kami  berencana akan membuat Bumper. Rencana ini kami buat untuk memanfaatkan lahan yang selama ini tidak digunakan,”kata Rizal. 

Rencana itu, tambah Rizal, melihat perkembangan di era pendidikan, padatnya penduduk dan banyaknya sekolah di Kabupaten Gresik. “Bumper menjadi salah satu daya wisata yang menarik untuk masyarakat. Bumper bisa digunakan untuk pelatihan, pendidikan anak dan wisata alam bagi para wisatawan,”katanya. 

Selain itu diharapkan perkembangan bumper yang ada di desa suci ini nantinya bisa membangun disektor ekonomi bagi masyarakat. Disisi lain, pembangunan Langgar Kidang kuning menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah desa dalam  membangun wisata religi Kidang Kuning.

Kidang kuning adalah salah satu makam seorang ulama yang berpengaruh besar dalam syiar agama Islam yang ada di Gresik yang makamnya berada di lokasi tambang di Desa Suci.

“Nanti kedepanya pasca tambang ini akan dipergunakan untuk kemanfaatan bagi seluruh masyarakat dan untuk membangun ekonomi terutama di sektor UMKM. Dan, kami butuh dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat,”tegasnya.  (*)

Sulap Bukit Kapur Suci Jadi Bumper, Eduwisata hingga Wisata Religi Selengkapnya

Waspada, Jembatan Klampok, Benjeng Rusak, Tergerus Banjir Kali Lamong

Jembatan Klampok, Kecamatan Benjeng, Gresik (foto : istimewa)

GRESIK, 1minute.id – Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng nyaris runtuh. Gerusan air bah Kali Lamong membuat badan jalan hingga plensengan ambrol. 

Masyarakat hanya menaruh bebatuan dan batang kayu sebagai tanda badan jembatan rusak. Badan jalan di atas jembatan Klampok itu rusak diketahui Kamis malam, 24 Desember 2020. Kondisi ini tentu berbahaya bagi pengendara. 

Camat Benjeng Suryo Wibowo belum bisa di konfirmasi karena gawainya tidak aktif. Sedangkan, Kapolsek Benjeng AKP Lukman Sholeh Hadi mengatakan,  kendaraan roda empat dan dua tetap bisa melewati jembatan itu. “Tapi, tetap hati-hati,”kata Lukman. 

Jembatan Klampok yang miring dan sebagian plengsengan ambrol karena gerusan air bah luapan Kali Lamong. Selama Desember 2020, Kali Lamong meluap dua kali. Masyarakat tetap harus waspada karena curah hujan masih cukup tinggi. (*)

Waspada, Jembatan Klampok, Benjeng Rusak, Tergerus Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Pastikan Kondusif, Kapolres dan Dandim Roadshow ke Pospam dan Posyan


GRESIK,1minute.id – Meski kondisi kamtibmas Gresik kondusif. Namun,  aparat TNI dan Polri tetap melakukan  kewaspadaan tinggi dalam memberikan pengamanan Natal 2020.

Untuk memastikan kondisi keamanan itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail melakukan road show sejumlah tempat di Kota Giri ini, Jumat 25 Desember 2020. 
Diantaranya, Pos Pengamanan (Pospam) di Exit Tol Kebomas dan Pos Pelayanan (Posyan) Iconmall.

Sekitar pukul 09.00, mereka berangkat dari Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Gresik di Jalan R.A Kartini,  Gresik. 
Mereka langsung menuju pospam exit Tol Kebomas. Setelah pengecekan personil, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menuju posyan Iconmall. 

Dalam kesempatan itu, kedua perwira di Kota Santri ini mewanti-wanti kepada seluruh anggota jangan lengah. “Selalu waspada dan hati hati dalam pelaksanaan tugas,”pesan Arief Fitrianto didampingi Taufik Ismail. (*)

Pastikan Kondusif, Kapolres dan Dandim Roadshow ke Pospam dan Posyan Selengkapnya