Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang


GRESIK,1minute.id – Perayaan misa Natal di gereja St Perawan Maria malam ini terasa beda. Jemaat yang akan mengikuti misa Natal di gereja berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini harus mendaftar terlebih dahulu. 

Pasalnya, pengurus gereja hanya membatasi maksimal 300 jemaat. “Sampai pukul 17.00 sore ini sudah terdaftar 289 orang yang akan mengikuti misa natal,”kata Koordinator Prokes Gereja St Perawan Maria Joni, Kamis 24 Desember 2020.

Kapasitas jemaat bila dalam kondisi normal sekitar 1.200 jemaat. Gereja katolik berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini akan menggelar misa natal dua gelombang, mulai pukul 19.00 hingga 21.00.

Protokol kesehatan dilakukan mulai gerbang masuk gereja hingga depan pintu masuk gereja yang telah dihiasi pohon natal terbuat dari botol air meneral bekas itu. 

STERILISASI : Sabhara Polres Gresik bersama tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim lakukan sterilisasi gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Di depan pintu masuk gereja telah disiapkan sejumlah tempat cuci tangan, thermo gun untuk mengukur suhu badan jemaat.  
Joni mengatakan, misa Natal ini hanya diikuti orang dewasa. “Jemaat anak-anak berusia dibawah 12 tahun tidak boleh ikut misa natal,”katanya. 

Joni juga menghimbau jemaat yang kurang sehat untuk tidak ikut misa natal.  “Kami sangat ketat dalam ketentuan prokes ini. Karena ini untuk keselamatan jemaat lainnya,”tegasnya. (*)

Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang Selengkapnya

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal


GRESIK,1minute.id – Bupati GresikSambari Halim Radianto mengapresiasi kesiapan gereja menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Misa Natal nanti malam.

Bupati Sambari bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe sekitar pukul 17.00 memantau langsung kesiapan misa natal di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim. 

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik datang setelah tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Sabhara Polres Gresik melakukan penyisiran. 

PANTAU NATAL : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, (dua dari kanan) bersama Forkopimda Pantau Perayaan Natal di Gresik St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan kedatangan untuk memantau langsung terkait pengamanan maupun kesiapan gereja melaksanakan protokol kesehatan. 

“Untuk keamanan, TNI, Polri dan Pol PP siap untuk melakukan pengamanan,”tegasnya.  Terkait dengan protokol kesehatan, Bupati Sambari menyatakan dua gereja yang akan melakukan misa Natal telah melakukan prokes. 

“Alhamdulillah, dua gereja besar telah melaksanakan prokes dengan baik. Tegak lurus,”katanya. 

Di gereja St Perawan Maria misa Natal digelar dua tahap mulai pukul 19.00 hingga 21.00. “Insya Allah semua akan berjalan lancar,”tegas Bupati yang juga Dosen Pasca sarjana Unair Surabaya ini. (*)

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal Selengkapnya

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja


GRESIK, 1minute.id – Tim gegana Sat Brimob Polda Jatim melalukan penyisiran sejumlah gereja di Gresik. Sterilisasi menggunakan metal detektor ini untuk memastikan tidak ada barang berbahaya saat umat Kristiani menjalankan ibadat perayaan Natal. 

Sekitar pukul berapa 16.30, tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Satuan Sabhara Polres Gresik tiba di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik. 

Mereka langsung menyebar untuk melakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor. Mulai dari tempat duduk jemaat hingga altar dilakukan pemeriksaan secara berlapis. 

Selama 30 menit tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, dalam pengamanan Natal ini, mengerahkan 250 personel, gabungan TNI dan Polri.

“Kami dibantu ormas yang suka rela ikut menjaga keamanan di Gresik ini,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail di halaman Gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 ini menambahkan setelah proses sterilisasi akan dilakukan penjagaan.  Penjagaan di gerbang masuk gereja akan melibatkan TNI, Polri dan petugas dari gereja. 

Setiap jemaat yang masuk akan pemeriksaan. “Disini (Gereja St Perawan Maria, Red) jemaat yang ikut misa natal harus mendaftar dulu. Sehingga jemaat yang belum terdaftar tidak bisa mengikuti misa natal,”ujarnya. 

Terkait barang bawaan jemaat, pemeriksaan tetap melibatkan pengurus gereja. “Semua ini dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman jemaat. Sehingga mereka bisa beribadah dengan khidmat,”tegas Arief Fitrianto.  (*)

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja Selengkapnya

Banjir Kali Lamong Menggenangi 4.547 Hektare Sawah, Dinas Pertanian Belum Berdampak Produksi Padi di Gresik

TERENDAM : Area pertanian di Desa Mungungianti, Kecamatan Benjeng, Minggu lalu ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)
GRESIK,1minute.id –  Banjir Kali Lamong membuat ribuan petani kelimpungan. Padi yang mereka tanam terancam puso.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Gresik mencatat lahan pertanian yang terendam banjir tahun itu seluas 4.547 hektare. 

Ribuan hektare lahan pertanian itu tersebar di 42 Desa di lima kecamatan yakni Balongpanggang ; Benjeng ; Cerme ; Menganti dan Kedamean. Potensi kerugian di Gresik Selatan itu mencapai miliaran rupiah. 

Tanaman padi yang tergenangi air bah luapan Kali Lamong itu, varietas Ciherang,  Impari dan IR-46 yang usia tanamnya antara 30 hari – 35 hari. 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan pihaknya sudah berupaya membantu akan tetapi masih belum maksimal.  “Kami hanya bisa berupaya membantu para petani dengan mengganti benih padi pada mereka,”ujar Eko Anindito Putro kepada wartawan , Kamis 24 Desember 2020.

“Selain bantuan benih kami juga memberikan bantuan menguras air di sawah dengan mesin pompa,”imbuhnya.   Eko menyebut tetap mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif, salah satunya selalu mengkordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

Apakah bencana alam dan non alam seperti pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap produksi padi di Kota Santri, ini. Eko mengaku tidak terlalu mempengaruhi hasil panen. “Sejauh ini tidak berdampak terhadap produksi padi,”katanya. 

Eko menyebut tetap mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif, salah satunya selalu mengkordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

Sementara banjir hingga pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi hasil panen. “Sejauh ini tidak berdampak terhadap produksi padi,”katanya. 

Adapun lima Kecamatan tersebut adalah, Benjeng terdapat 13 Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 1.863 hektare dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 611 hektar. Sementara, padi potensi mengalami puso (rusak) seluas 17,6 hektar, dengan kerugian mencapai Rp 2.245.001.300.

Kecamatan Balongpanggang terdapat enam Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 713 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir seluas 257 hektar. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil, dengan kerugian mencapai Rp 333.136.250.

Kecamatan Cerme terdapat 17 Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 1.442 hektare dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 790 hektare. Sementara padi mengalami puso (rusak) seluas 250 hektar, dengan kerugian mencapai Rp 3.000.300.250.

Kecamatan Kedamean terdapat satu Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 78 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir seluas 20 hektare. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil dengan kerugian mencapai Rp 72.590.000.

Kecamatan Menganti terdapat lima Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 451 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 85 hektar. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil dengan kerugian mencapai Rp 175.512.250 (*)

Banjir Kali Lamong Menggenangi 4.547 Hektare Sawah, Dinas Pertanian Belum Berdampak Produksi Padi di Gresik Selengkapnya

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU…

GRESIK, 1minute.id –  Tahapan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik selangkah lagi tuntas. Yakni, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di Pilbup Gresik 9 Desember 2020. 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Gresik itu,  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 
Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari patahan dengan selisih 14.233 suara. 

Batas akhir sanggahan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten Gresik itu sudah berakhir Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 
Berdasarkan data rekapitulasi perselisihan hasil pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) dari KPU Pusat yang beredar berantai melalui pesan Whatsapp ada 102 sengketa yang masuk MK per Senin 21 Desember 2020 pukul 17.00.  Pilbup Gresik tidak masuk dalam PHP itu. 

Kapan KPU Gresik akan menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih?   Sumber 1minute.id menyebutkan penetapan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih menunggu hari. Sebab, paslon tidak ada yang keberatan hasil rekapitulasi perhitungan suara.”Tunggu saja,”katanya. 

Sementara itu, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni, enggan berkomentar ada atau tidak sanggahan paslon. Meski,  deadline sanggahan sudah habis sejak Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 

“Kepastianya (belum terima) surat resmi MK melalui KPU RI,”kata Roni, Rabu 23 Desember 2020.

Surat itu berupa buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari MK dikirimkan melalui KPU RI. Bila ada perselisihan hasil pemilu (PHP) berlanjut ke MK. Sebaliknya, tidak sanggahan paslon,  KPU  mengagendakan Rapat Pleno Penetapan Bupati terpilih. 

Terpisah, Ketua KPU RI Arief Budiman dikonfirmasi melalui Whatsapp belum memberikan jawaban. Meski,  konfirmasi yang dikirim 1minute.id terlihat dua centang warna biru alias terbaca. (*)

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU… Selengkapnya

Jaga Kamtibmas Gresik Tetap Kondusif, Polres Gelar Forum Silaturahmi Dai Kamtibmas


GRESIK,1minute.id – Suasana Kota Santri tetap kondusif. Kondisi aman, nyaman ini menjadi harapan setiap orang. Apalagi, ditengah maraknya intoleransi belakangan ini. Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menjaga kamtibmas tetap menjaga kamtibmas Gresik kondusif.  

Demi menjaga kamtibmas kondusif  menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru ( Nataru) itu Polres Gresik menggelar Forum Silaturahmi Kamtibmas di salah satu hotel di Kecamatan Manyar, 22 Desember 2020. 

Sejumlah tokoh agama hadir. Diantaranya, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq ; Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Khusnan Ali ; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqullah A.Ahmadi dan Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik Abdul Muis.
Kemudian, Kepala Kantor Kemeterian Agama (Kemenag) Gresik Markus ; Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi serta Kepala Kesbangpol Gresik Darman.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada para kiai dan ulama di Kota Santri ini telah memberikan himbauan dalam menjaga Kamtibmas di Gresik selama Pilbup Gresik. 

“Pilkada Gresik 2020 bisa berjalan aman kondusif. Kondisi itu tidak lain sebagai bentuk kedewasaan masyarakat Gresik dan dukungan para kiai dan ulama untuk senantiasa memberikan himbauan dalam menjaga Kamtibmas di Gresik,”AKBP Arief Fitrianto, Selasa 22 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 ini meminta dukungan masyarakat dan doa restu kiai, ulama menyampai pesan-pesan Kamtibmas melalui jalur dakwah. Pada massa saat ini banyak terjadi intoleransi umat beragama menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Kedepan memohon kepada para kiai dan ulama untuk senantiasa menyampaikan pesan pesan positif kepada warga masyarakat diwilayahnya masing-masing,”harap perwira dua melati di pundak itu. 

Sementara itu, Ketua Dai Kamtibmas Gresik KH Khusnan Ali menambahkan, kondisi kamtibmas Gresik yang kondusif ini berkat lindungan Allah SWT. 

Keamanan, tambahnya,  adalah bentuk tanggungjawab Kepolisian. Akan tetapi,  hal ini tidak lepas dari peran para kiai dan ulama dimana dalam keimanan masyarakat yang semakin tangguh, Insya Allah hal tersebut menjadi korelasi dimana menjadikan masyarakat yang aman dan sehat khususnya dimasa pandemi covid 19.

“Kegiatan ini dapat menyambung gerakan dan aktifitas yang tujuanya menciptakan situasi Gresik yang aman, sejuk dan sejahtera dengan terbentuknya sinergitas dalam berkhidmat di masyarakat sesuai dengan peran masing-masing,”harap mantan Ketua MUI Gresik ini.  (*)

Jaga Kamtibmas Gresik Tetap Kondusif, Polres Gelar Forum Silaturahmi Dai Kamtibmas Selengkapnya

Laporan Siwaslu Cepat dan Akurat, Bawaslu Gresik Dinobatkan Terbaik oleh Bawaslu RI


GRESIK, 1minute.id – Kerjakeras pengawas dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik berbuah penghargaan dari Bawaslu Republik Indonesia.

Penghargaan diberikan oleh Divisi Pengawasan Bawaslu RI kepada Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Bawaslu Gresik sebagai pengguna Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu) terbaik pertama dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020.

Piagam penghargaan diserahkan Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu RI Mochammad Afifuddin  di sela kegiatan evaluasi pelaksaan Pilkada Serentak 2020 Nasional di Malang, Senin 21 Desember 2020. 

Ketua Bawaslu Gresik Imron Rosyadi, mengungkapkan  apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengawas mulai Pengawas TPS, Kelurahan/Desa, sampai Kecamatan atas kerja kerasnya dalam mengawasi pelaksaan Pilbup Gresik 2020.

“Semoga penghargaan ini bisa membayar kerja keras mereka. Tanpa PTPS, pengawas desa dan kecamatan, Bawaslu Gresik tidak akan bisa mendapat penghargaan ini,”kata Imron, Selasa 22 Desember 2020. 

Sementara itu, Koordinator Divisi PHL Bawaslu Gresik Muhammad  Syafi’ Jamhari menambahkan salah satu kriteria penilaian Bawaslu RI adalah kecepatan dan akurasi dalam laporan Siwaslu.

“Alhamdulillah, kerja keras pengawas akhirnya berbuah manis. Laporan Pengawas TPS pada 9 Desember pukul 20.00 masuk 2.017 dari 2.267 TPS . Pada 10 Desember data sudah 100 persen. Artinya, Bawaslu Gresik sudah bisa melihat hasil perolehan Pilkada Gresik 2020 secara menyeluruh,”ujarnya.

Seperti diketahui, dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara dalam Pilkada Serentak 2020, Bawaslu menggunakan alat bantu teknologi informasi Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu).

Selain itu, Siwaslu juga sebagai pedoman fokus pengawasan sekaligus alat bantu pelaporan dan rekapitulasi hasil pengawasan Pilkada Serentak 2020. (*)

Laporan Siwaslu Cepat dan Akurat, Bawaslu Gresik Dinobatkan Terbaik oleh Bawaslu RI Selengkapnya

Satgas Batasi 25 Persen Kapasitas Gereja, Jemaat GKI Daftar Lewat WA, Anak-anak dan Lansia Tidak Boleh

Jemaat GKI Gresik


GRESIK, 1minute.id – Sejumlah pengurus gereja mulai mempersiapkan menggelar Perayaan Hari Natal. Diantaranya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik. 

Umat kristiani merayakan perayaan kelahiran Yesus Kristus di masa pandemi Covid-19 akan beda dengan tahun-tahun sebelumnya.  Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengurus gereja di Gresik ini.

Yakni, mematuhi protokol kesehatan (prokes). Selain itu, untuk mencegah terjadinya penyebaran corona virus disease 2019,  Satgas Covid-19 Gresik hanya merekomendasikan jemaat yang hadir hanya 25 persen dari kapasitas gereja. 

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan hasil rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik memperbolehkan umat kristiani untuk merayakan Natal di gereja maupun tempat beribadah. 

“Tapi, tetap mematuhi protokol kesehatan,”kata Reza dikonfirmasi Selasa 22 Desember 2020. Prokes pencegahan penyebaran virus corona adalah memakai masker, menjaga jarak (physical distancing) dan mencuci tangan dengan air mengalir. 

“Dalam rakor forkopimda disepakati batasan 25 persen dari kapasitas tempat ibadah,”kata Reza yang juga Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 

Terpisah, jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gresik Joko Pratomo mengatakan, pengurus gereja telah menyiapkan perayaan Natal 2020 mengacu peraturan satgas Covid-19. 

Untuk peribadatan Natal, tambah Joko, pengurus membatasi jemaat maksimal 100 orang. “Jemaat harus daftar lewat Whatsapp,”ujar Joko dikonfirmasi melalui telepon, Selasa 22 Desember 2020.

Pengurus juga telah menyiapkan tempat cuci tangan, petugas memeriksa suhu badan dan wajib bermasker. “Untuk jemaat anak-anak dan usia diatas 50 tahun tidak diperbolehkan,”ujar Joko yang juga Ketua Forum Masyarakat Pencinta Keberagamaan (Formagam) Gresik itu. 

Dia menambahkan perayaan Natal di GKI Gresik dilakukan dua kali. Pertama pukul 16.00 dilakukan di gereja. Sedangkan, perayaan malam hari, pukul 19.00 dilakukan secara steaming alias daring.  “Upaya itu dilakukan untuk mendukung pemerintah untuk penanganan covid-19,”katanya. (*)

Satgas Batasi 25 Persen Kapasitas Gereja, Jemaat GKI Daftar Lewat WA, Anak-anak dan Lansia Tidak Boleh Selengkapnya

Deadline Sanggahan Hasil Rekapitulasi Habis, KPU Kini Nunggu BRPK untuk Tetapkan Paslon Niat, Bupati dan Wakil Bupati Gresik

Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah

GRESIK,1minute.id – Batas akhir sanggahan hasil rekapitulasi sudah berakhir. Sekitar pukul 03.25 tadi pagi, Selasa 22 Desember 2020. Batas waktu sanggahan itu berdasarkan waktu KPU Gresik merampungkan penghitungan suara Pilbup tingkat Kabupaten di salah satu hotel di Gresik, Kamis 17 Desember 2020. 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Gresik itu,  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 
Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari incumbent dengan selisih 14.233 suara. 

Namun penyelenggara pemilu belum menetapkan Niat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. KPU memberikan batas waktu paslon untuk melakukan sanggahan paling lama 3×24 jam berdasarkan jam kerja. 

Nah,  tadi pagi sekitar pukul 03.25 adalah deadline akhir sanggahan hasil rekapitulasi itu.   Bila ada sanggahan akan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebaliknya, paslon legawa KPU akan menetapkan Gus Yani dan Bu Min sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan dari Mahkamah Konstitusi (MK) melalui KPU Pusat. “Sampai pagi ini belum ada pemberitahuan dari KPU Pusat,”ujar Akhmad Roni dikonfirmasi melalui Whatsapp, Selasa 22 Desember 2020.

Roni kini menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) MK melalui KPU Pusat. “Masih nunggu konfirmasinya dari MK melalui KPU RI,”imbuh Roni. 

Seperti diberitakan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik Soeyanto mengatakan, jika berpedoman pada Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) nomor 6 Tahun 2020 tentang Beracara Perselisihan Hasil Pilbup (PHP) , selisih hasil suara yang bisa dibawah ke MK adalah 0,5 persen dari suara sah. 

Hal itu selaras dengan Pasal 158 ayat 2 UU Pilkada. Bunyinya, Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa , pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak 0,5 persen dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota.

Jumlah penduduk Kota Santri sekitar 1,2 juta jiwa. “Jadi, dengan selisih satu persen berdasarkan real count KPU akan sia-sia bila dibawah ke MK,”tegas Soeyanto kepada 1minute.id, Selasa 15 Desember 2020.

Ketua tim kuasa hukum QA Hariyadi pernah menyatakan, paslon QA telah legawa terhadap hasil Pilbup. Sehingga, paslon tidak melakukan upaya gugatan di MK.

Terpisah, Ketua tim Pemenangan Niat Khoirul Huda tetap meminta pendukung dan simpatisan Niat untuk menunggu penetapan hasil KPU Gresik.

“Jawaban KPUmasih menunggu surat dr MK melalui KPU RI terkait BRPK,”kata Huda yang juga Sekretaris DPC PPP Gresik itu. (*)

Deadline Sanggahan Hasil Rekapitulasi Habis, KPU Kini Nunggu BRPK untuk Tetapkan Paslon Niat, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Selengkapnya

Donasi Korban Banjir Mengalir, Delapan Desa di Kecamatan Cerme Masih Tergenangi Banjir Kali Lamong

Seorang warga Desa Mungungianti, Kecamatan Benjeng membersihkan bak menggunakan air banjir di depan rumahnya, Minggu 20 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi)

GRESIK,1minute.id – Banjir Kali Lamong masih menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Cerme, Gresik, Senin 21 Desember 2020.

Masyarakat berada di aliran Kali Lamong masih dilanda kekhawatiran . Pasal, curah hujan di masih cukup tinggi. Kali Lamong berpotensi kembali meluap.  

Data dihimpun 1minute.id, ada delapan desa yang masih tergenangi air luapan Kali Lamong di Kecamatan Cerme. Delapan desa itu adalah Sukoanyar ; Dungus ; Guranganyar dan Iker-ikergeger. Kemudian,  Desa Pandu ; Jono ; Tambakberas dan Morowudi. 

Masih merujuk data tersebut, dari delapan desa yang tergenangi banjir Kali Lamong itu ada dua desa tergolong cukup parah. Dua desa itu adalah Desa Tambakberas dan Guranganyar.

Di Desa Tambakberas, tercatat ada 200 somah atawa rumah tergenangi air setinggi 30-50 centimeter. Kemudian,  Desa Guranganyar terdapat 150 rumah yang kebanjiran setinggi 30-70 centimeter. 

Camat Cerme Suyono ketika dikonfirmasi mengatakan, desa yang tergenangi banjir Kali Lamong terus berkurang. “Siang tadi tercatat hanya delapan desa yang terdampak,”katanya dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Senin 21 Desember 2020.

Sebagian besar air luapan Kali Lamong menggenangi jalan poros desa (JPD) , sawah dan tambak. Untuk JPD yang terparah adalah ruas jalan Tambakberas-Jono panjangnya sekitar 2 kilometer. “Tapi, ketinggian airnya antara 35 hingga 70 centimeter,”kata mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 

DISTRIBUSI SEMBAKO : H. R. M. Thohir memimpin langsung bakti sosial Keluarga Besar PT Hasil Bantuan Grup kepada masyarakat korban banjir Kali Lamong, Senin 21 Desember 2020 ( foto : ist)

Sementara itu, masyarakat yang peduli korban luapan Kali Lamong itu masih terus mengalir. Diantaranya, keluarga besar PT Hasil Bantuan Grup. 

Perusahaan yang dipimpin H.R. M.Thohir membagikan 600 paket sembako untuk masyarakat di dua desa di Kecamatan Cerme yakni Tambakberas dan Dungus. Serta Desa Deliksumber, Kecamatan Benjeng.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,”kata H Thohir, Senin 21 Desember 2020. (*)

Donasi Korban Banjir Mengalir, Delapan Desa di Kecamatan Cerme Masih Tergenangi Banjir Kali Lamong Selengkapnya