Bupati Gresik Minta Disnaker Gresik Kawal Serapan Tenaga Kerja Lokal di JIIPE

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat atas keluhan warga untuk bisa bekerja di kawasan Java Integrated Industrial and Port (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani memerintahkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik menjajagi sert memastikan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya tenaga non-skill. Sebanyak 22 lowongan kerja non skill tersedia. Pihak perusahaan pun berkomitmen untuk merekrut tenaga kerja dari ring satu perusahaan.

Selain, Bupati Fandi Akhmad Yani yang menemui perwakilan warga di kantor Dinas Tenaga Kerja Gresik di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu mmenginstruksikan agar Disnaker tidak hanya memantau perusahaan di kawasan JIIPE, tetapi juga perusahaan lain di seluruh Kabupaten Gresik. Setiap perusahaan diminta melaporkan kebutuhan tenaga kerja, baik skill maupun non-skill, kepada Disnaker untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat Gresik.

Kepala Disnaker Gresik Zainul Arifin menyampaikan, bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah kontraktor yang sedang dan akan beroperasi di kawasan JIIPE. Hasilnya, terdapat kebutuhan tenaga kerja baik skill maupun non-skill yang dapat segera diisi oleh warga Gresik. “Kami sudah lakukan koordinasi dengan pihak kontraktor di kawasan JIIPE. Dari hasil itu, ada beberapa kebutuhan tenaga kerja yang terbuka, baik untuk skill seperti operator maupun non-skill seperti helper. Kesempatan ini kami dorong agar benar-benar diprioritaskan untuk warga Gresik,” ujar Zainul Arifin. 

Untuk tenaga skill, ia melanjutkan, kebutuhan yang tersedia, antara lain operator wheel loader, foreman, operator forklift, dan operator crane. Sedangkan untuk tenaga non-skill, terdapat kebutuhan dari lima perusahaan konstruksi dengan total 22 lowongan. “Sejumlah perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk menyerap tenaga kerja warga lokal,” ujar mantan Camat Manyar itu. 

Zainul menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata tindak lanjut pemerintah atas aspirasi masyarakat. “Ini bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Sesuai arahan Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani,Red), kami sudah turun langsung dan memastikan kebutuhan tenaga kerja tersedia untuk masyarakat Gresik,” ujarnya. 

Ia menambahkan, pihaknya  juga akan terus mendampingi proses perekrutan agar benar-benar transparan dan memberi peluang besar bagi warga lokal. “Kami akan kawal sampai tuntas. Harapan kami, warga Gresik bisa segera terserap di industri, baik untuk tenaga skill maupun non-skill,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Gresik berharap keluhan warga dapat segera terjawab dan semakin banyak masyarakat yang terserap di industri strategis tersebut. (yad)

Bupati Gresik Minta Disnaker Gresik Kawal Serapan Tenaga Kerja Lokal di JIIPE Selengkapnya

Lagi, Pemkab Gresik Raih Investment Award Terbaik 1 Jawa Timur, Realisasi Investasi 2024 Rp 37,9 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali meraih Investment Award 2025 kategori Terbaik 1 tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif di Surabaya pada Rabu, 1 Oktober 2025. 

“Penghargaan ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran DPMPTSP Gresik dan tentunya dukungan seluruh masyarakat Gresik. Dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk memberikan layanan terbaik bagi investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Gresik,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik sepanjang tahun 2024, Kabupaten Gresik mencatatkan nilai realisasi investasi sebesar Rp 37,9 triliun, dengan kontribusi 69,13% Penanaman Modal Asing (PMA) dan 30,87% Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Realisasi investasi ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja sebanyak 24.092 orang. Bahkan, tren investasi yang terus meningkat diproyeksikan akan menjadi peluang baru untuk meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja di tahun-tahun mendatang, seiring bertambahnya proyek dan diversifikasi sektor investasi di Gresik. 

Kontribusi terbesar investasi datang dari pertambangan dengan realisasi Rp 15,5 triliun, disusul industri mineral non-logam sebesar Rp 3,55 triliun, industri kimia dan farmasi Rp3,32 triliun, serta perumahan & kawasan industri Rp2,23 triliun.

Kepala DPMPTSP Gresik A.M.Reza Pahlevi, melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Imam Basuki menegaskan, komitmen Pemkab Gresik dalam menarik investasi baru. “Sebagai wujud keseriusan menarik investasi, Pemkab Gresik memberikan stimulus fiskal melalui Peraturan Bupati No 80 Tahun 2023 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal,” jelasnya.

Selain DPMPTSP Gresik, penghargaan juga diberikan kepada pelaku usaha. PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik – JIIPE berhasil meraih Investment Award 2024 kategori Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Terbaik 2.

Prestasi Investment Award 2024 ini sekaligus melengkapi capaian Gresik yang pada tahun sebelumnya juga berhasil meraih Juara 1 Investment Award 2023 Jawa Timur. Konsistensi ini menegaskan posisi Gresik sebagai salah satu daerah tujuan investasi paling kompetitif di Jawa Timur. (yad)

Lagi, Pemkab Gresik Raih Investment Award Terbaik 1 Jawa Timur, Realisasi Investasi 2024 Rp 37,9 Triliun  Selengkapnya

Berkebaya, Bawaslu dan KPI Gresik Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Cisiu

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Gresik menggelar Apel Pemantau Pemilu memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Apel yang mengusung tema “Kesaktian Perempuan sebagai Pemantau Pemilu di Akar Rumput Menuju Zero Money Politik dalam Mewujudkan Pemilu yang Bersih dan Berwibawa” ini pusatkan Hutan Mangrove, Pulau Cisiu, Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Peserta apel semua perempuan dan memakai kebaya. Ratusan anggota KPI Gresik yang berasal dari kelompok disabilitas, istri nelayan, lansia, petani, lansia hingga perempuan lintas profesi sangat antusias dalam apel Hari Kesaktian Pancasila ini.

Kegiatan ini menjadi simbol komitmen perempuan dalam mengawal proses demokrasi, khususnya dalam pencegahan praktik politik uang yang berpotensi merusak integritas pemilu. Rofaatul Hidayah, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Bawaslu Gresik menegaskan pentingnya peran perempuan di akar rumput sebagai garda terdepan pengawasan partisipatif.

“Perempuan memiliki kesaktian dalam menjaga nilai kejujuran dan integritas. Dengan keterlibatan aktif perempuan, kita berharap lahirnya pemilu yang lebih bersih, bermartabat, dan bebas dari praktik politik uang,” ujar Rofaatul.

Melalui apel ini, KPI Gresik bersama Bawaslu berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk mendorong pengawasan partisipatif yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga cita-cita pemilu yang jujur, adil, dan berwibawa dapat terwujud. (yad)

Berkebaya, Bawaslu dan KPI Gresik Gelar Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pulau Cisiu Selengkapnya

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika 

GRESIK,1minute.id- Dua pelajar Gresik berhasil merebut medali Perunggu di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Dua siswa berotak encer itu, adalah Fadhil Hisyam, siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Gresik. Fadhil meraih perunggu untuk bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di bidang matematika,  perunggu diraih oleh Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik Kota Baru (GKB).

OSN yang berlangsung di Jakarta pada 21–27 September 2025 itu diikuti ribuan pelajar terbaik dari seluruh Indonesia. Setelah melalui seleksi berlapis mulai dari sekolah, kabupaten hingga provinsi. Fadhil dan Fikri, terpilih mewakili Jawa Timur. Keduanya pun sukses menembus panggung nasional. 

Fikri, sapaan, Muhammad Fikri Rahmansyah dikenal jago matematika sejak sekolah dasar. Bagi sebagian besar, matematika adalah momok. Namun, Fikri  Matematika bagaikan “sarapan” setiap harinya. 

Pada final OSN yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 21-27 September 2025, Fikri “melahap” semua materi dengan lancar.

“Materi geometri menjadi tantangan terberat, tetapi Alhamdulillah bisa dilalui berkat latihan intensif setiap hari,” ujar Fikri dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 30 September 2025.

Guru pembimbingnya, Khotimatul Khusna, menceritakan bahwa Fikri berlatih sekitar lima jam per hari menjelang lomba. “Ketekunannya luar biasa. Fikri tidak mudah menyerah meski menghadapi soal-soal yang sulit,” ungkapnya.

Kerja keras dan ketekunan dalam belajar akhirnya berbuah manis. Keberhasilan Fikri membawa pulang medali Perunggu  disambut penuh rasa syukur oleh Kepala Spemdalas, Yugo Triawanto. “Prestasi Fikri bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Gresik. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi,” tuturnya.

Selain medali perunggu, Fikri juga menerima uang pembinaan sebesar Rp 5 juta dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bagi Spemdalas, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan doa dapat membawa hasil gemilang. Harapannya, Fikri dan siswa-siswa lain terus menorehkan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melansir dari laman Pusat Prestasi Nasional, Kemendikdasmen OSN 2025 terbagi menjadi tiga bidang studi, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Matematika. Untuk bidang IPA diikuti sebanyak 2.332 siswa ; IPS 2.236 siswa dan Bidang Matematika 2.331 siswa. (yad)

Dua Siswa asal Gresik Sabet Medali Perunggu OSN 2025 di Jakarta, Fadhil Bidang IPS & Fikri, Bidang Matematika  Selengkapnya

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik bisa menikmati menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 29 September 2025. MGB kali pertama sejak program nasional itu digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir langsung pelaksanaan perdana program MBG. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto serta Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Gresik A. Syifaul Qulub. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik (Spensagres) Beri Avita Prasetiya serta seluruh siswa mulai kelas VIII sampai IX yang berjumlah 969 anak. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. “Pemerintah daerah mendukung penuh program ini. Kami berharap, dengan adanya makanan bergizi setiap hari di sekolah, siswa dapat belajar lebih fokus, semangat, dan tentunya lebih sehat,” ujar dokter Alif. 

Untuk mendukung kelancaran distribusi MBG, Pemkab Gresik telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas mengawasi pelaksanaan di sekolah-sekolah penerima manfaat. “Sepuluh hari lalu kami sudah membentuk tim Satgas. Kami minta sekolah dan dapur MBG menjalin komunikasi yang baik, agar makanan bisa langsung di konsumsi siswa saat tiba di sekolah. Tidak boleh ada penundaan,” tegasnya.

Zahra, siswa kelas IX mengaku senang dengan adanya program ini. “Senang bisa dapat makan gratis. Jadi bisa menghemat uang jajan,” ungkapnya singkat. Dengan dimulainya program MBG di SMP Negeri 1 Gresik, diharapkan sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Gresik segera menyusul. Pemerintah daerah menargetkan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar di Indonesia.  (yad)

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG  Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Rumah Soni Saputra di Jalan Harun Thohir 17, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik terbakar pada Ahad pagi, 28 September 2025. Kebakaran yang diduga dipicu oleh kompor itu tidak menimbulkan korban jiwa. 

Namun, kejadian pada 00.49 WIB itu membuat warga di perkampungan padat penduduk itu panik. Mereka bersyukur, api tidak sampai merembet ke rumah tetangga karena petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi tempat kejadian kebakaran (TKK). 

Setelah api, padam sebagian warga pun melanjutkan tidur nyenyak. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan call center 112 sekitar pukul 00.50 WIB dari seorang warga bernama Ny Azka Melia. “Delapan personil dengan dua unit mobil damkar tiba di lokasi pukul 00.58 WIB. Karena kondisi lalu lintas sepi,” ujar Suyono.

Ketika tiba di lokasi kejadian, terang Suyono, warga setempat sudah memadati lokasi kebakaran. Mereka datang untuk memadamkan api dengan alat seadanya. “Ada bawa ember, panci dan lainnya. Tapi, upaya warga belum bisa memadamkan api,” terangnya. Delapan personil dengan dua unit mobil damkar kemudian melakukan penyemprotan. Melokalisir bara api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya. 

“Kami meninggalkan lokasi kejadian sekitar setengah dua (pukul 01.28 WIB) karena api sudah padam,” ungkap mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik ini. Suyono menyatakan, berdasarkan penuturan sejumlah warga kebakaran diduga dari kompor. “Korban mungkin lupa mematikan kompor sebelum keluar rumah,” katanya.  Ia bersyukur, kebakaran yang kali ke-60 di bulan September 2025 ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia pun mengimbau kepada semua warga untuk melakukan pengecekan alat elektronik, kompor dan barang yang mudah terbakar sebelum meninggal rumah. “Kondisi cuaca panas saat ini berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegas mantan Kepala Bagian Humas , kini Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik ini. (yad)

Diduga Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Gresik Terbakar  Selengkapnya

Kapolres Gresik Pimpin Panen Raya Jagung 5 Ton di Dusun Srembi untuk CPP

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik melakukan Panen Raya Jagung di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 26 September 2025. Panen jagung kwartal ketiga ini menghasilkan 5 ton. Hasil panen langsung diserahkan kepada Bulog untuk memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). 

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro, VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik Rama Yusron Harbiansyah, yang ikut memanen komoditas pokok itu secara langsung. 

Mereka didampingi oleh perwakilan Badan Urusan Logistik (Bulog) Surabaya Yudith Amany serta Ketua Kelompok Tani Epit Subiantoro dan Kepala Desa Kembangan Ngadimin. 

“Kami berharap dengan kontribusi panen jagung serentak ini, ketahanan pangan di Gresik maupun nasional semakin kuat. Dengan begitu, stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat dapat terjaga,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. 

Panen jagung serentak Polres Gresik menjadi bukti nyata kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia yang berdaulat pangan. Hasil panen raya kemudian dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan hasil panen dari Polres Gresik kepada Bulog. 

Di kegiatan panen raya serentak yang diinisiasi Mabes Polri di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh Polres Gresik di Desa Kembangan ini digelar pasar murah untuk masyarakat Desa Kembangan.Diantaranya, beras SPHP. Wabil khusus warga desa setempat bisa menebus beras seharga Rp 57 ribu per 5 kilogram. “Semoga bisa meringankan beban ekonomi masyarakat,” kata AKBP Rovan. (yad)

Kapolres Gresik Pimpin Panen Raya Jagung 5 Ton di Dusun Srembi untuk CPP Selengkapnya

BPPKAD Gresik Optimistis Realisasi PAD Capai 95 Persen

GRESIK,1minute.id – Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik optimistis pendapatan asli daerah (PAD) mampu menembus capaian rata-rata 95 persen dari target yang telah ditetapkan. Optimisme itu hasil dari rapat kerja BPPKAD bertemakan “Evaluasi Pendapatan Tahun 2025 dan Persiapan Target Pendapatan Tahun 2026” pada Jumat, 26 September 2025.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menegaskan bahwa pendapatan daerah adalah pondasi bagi seluruh program pembangunan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga layanan publik tidak akan berjalan baik tanpa pendapatan yang terkendali.

“Hanya tiga pos yang diperkirakan belum bisa maksimal, yakni Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), hotel, dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Karena itu strategi pengelolaan harus tepat, gunakan gas dan rem secara seimbang. Tahun 2026 harus menjadi pijakan yang lebih solid bagi BPPKAD dalam mendukung keberlanjutan APBD Gresik,” tandas dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif pada Jumat, 26 September 2025.

Ia pun mengingatkan bahwa capaian pendapatan bukan sekadar angka, melainkan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi amanah masyarakat. “Pendapatan yang optimal berarti pelayanan publik yang lebih baik, itu komitmen yang harus kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya, dalam rapat kerja tersebut menyampaikan optimisme. Dikatakan bahwa secara keseluruhan capaian rata-rata bisa menembus 95% dari total target yang telah ditetapkan.

“Capaian saat ini adalah Rp 796,86 miliar dengan target Perubahan APBD (P-APBD) tahun 2025 Rp 1,098 triliun atau 72,56% dari target. Karena itu saat ini kita lakukan evaluasi bersama, kita yakin bisa tembus 95% nanti di penghujung tahun 2025,” tegas Andhy.

Sejumlah pos pajak daerah menunjukkan perkembangan positif. Hingga 26 September 2025, capaian sementara tercatat: BPHTB telah mencapai 62,97% dengan target minimal 92% hingga akhir tahun, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan Minuman 82,8% optimistis mencapai 115%, PBJT Tenaga Listrik 72,8% dengan target capaian 98%.

Untuk PBJT Hotel mencapai 55,6% ditargetkan akan mencapai 70%, PBJT Hiburan mencapai 85% ditargetkan 105%, PBJT Parkir, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pajak reklame, pajak air tanah, dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang rata-rata telah mencapai capaian 74%, ditargetkan bisa mencapai 100% di penghujung tahun 2025. Sedangkan untuk pajak mineral bukan logam dan bantuan (MBLB) ditargetkan bisa direalisasikan sebesar 72% dari target.

Andhy menambahkan, strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah terus diperkuat melalui digitalisasi layanan, kerja sama lintas perangkat daerah, serta sinergi dengan pihak swasta. Inovasi dan terobosan juga akan terus dikembangkan, guna menghadapi berbagai tantangan fiskal pada tahun 2026. “Kami tidak hanya fokus mengejar target, tapi juga memperbaiki sistem agar lebih transparan, akuntabel, dan ramah bagi wajib pajak,” jelasnya. (yad)

BPPKAD Gresik Optimistis Realisasi PAD Capai 95 Persen Selengkapnya

Depo Logistik Proyek BLP Property di PPS-2 Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Depo logistik proyek pengembang perumahan Bumi Lingga Pertiwi (BLP) properti di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) terbakar pada Jumat, 26 September 2025.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran membuat penghuni kompleks perumahan berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik panik. Apalagi, asap hitam membumbung tinggi. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono, pihaknya menerima laporan kebakaran depo logistik proyek BLP Property sekitar pukul 15.08 WIB. Menurut keterangan pelapor Rahmat, kata Suyono, sore itu depo logistik BLP Property di Kompleks Perumahan PPS-2 di Jalan Raya Permata Boulevard kosong. 

Di depo logistik berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik terdapat bangunan semipermanen alias bedeng yang digunakan tempat menginap oleh pekerja bangunan. Rahmat, kata Suyono, tiba ada salah bedeng yang terbakar. Rahmat lalu meminta pertolongan pekerja untuk melokasir bara api gagal. 

“Karena saat itu, angin sangat kencang sehingga cepat besar dan merembet ke bedeng lainnya,” terang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu pada Jumat, 26 September 2025. Sebanyak sebelas personil dengan menggunakan satu unit mobil damkar, dua unit kendaraan dan tiga unit tangki air dari luar akhirnya bisa menjinakan amuk si jago merah sekitar pukul 18.30 WIB.

“Kebakaran di PP2 adalah kebakaran ke 57 pada September ini,” terang mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik itu. Ia pun menghimbau kepada masyarakat selalu melakukan pengontrolan aliran listrik, tidak bakar sampah sembarangan karena cuaca sedang panas. (yad)

Depo Logistik Proyek BLP Property di PPS-2 Gresik Terbakar Selengkapnya

Goodbye Kabel Semrawut, Tahap Awal Pemkab Gresik Tanam Kabel di Kawasan Heritage 

GRESIK,1minute.id –  Dinas Pekerja Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik bakal melakukan penataan ulang jaringan utilitas kabel udara ke kabel bawah tanah di wilayah perkotaan.

Untuk mewujudkan rencana itu, DPUTR Gresik menggelar Rembug Utilitas di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 25 September 2025. Rembug Utilitas yang dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif ini, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, anggota Komisi III DPRD Gresik Yuyun Wahyudi, Kepala DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti. Serta, pimpinan provider jaringan telekomunikasi.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa relokasi kabel udara ke bawah tanah merupakan bagian dari upaya penataan infrastruktur utilitas. Agar lebih rapi dan aman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di jalan raya.

“Banyak warga mengeluh karena kabel serabut mengganggu akses jalan, menimbulkan risiko keselamatan, dan mengurangi estetika lingkungan. Sebagai pemerintah daerah, kita tidak boleh acuh,” ujarnya.

Penataan ini, menurutnya, akan dimulai dari tujuh ruas jalan yang berada di kawasan heritage. Proses awal akan dilakukan dengan sistem ducting, yakni pemasangan saluran kabel di bawah tanah.

“Apabila berjalan sesuai rencana, diharapkan akan memberikan berbagai manfaat keamanan masyarakat melalui penataan kabel, memperindah wajah kota agar tampak lebih tertib, serta mewujudkan kepastian infrastruktur sebagai bagian dari pembangunan kota yang modern dan berkelanjutan,” ucap dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia melanjutkan bahwa relokasi ini bukan hanya sekadar memindahkan kabel, melainkan menjadi langkah awal menuju transformasi wajah baru Gresik. “Kami berharap operator jaringan terus konsisten melakukan pemeliharaan. Jangan sampai setelah dirapikan, kondisinya kembali semrawut. Ke depan, kita ingin seluruh kabel di Kota Gresik tidak lagi terlihat menggantung di udara, tetapi sudah tertata rapi di bawah tanah,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemkab Gresik menargetkan peningkatan keamanan, kenyamanan, dan estetika lingkungan, serta memperkuat infrastruktur kota dalam jangka panjang, seiring dengan komitmen menuju tata kelola kota yang modern, tertib, dan berkelanjutan. (yad)

Goodbye Kabel Semrawut, Tahap Awal Pemkab Gresik Tanam Kabel di Kawasan Heritage  Selengkapnya