PTV, KEK JIIPE Gelar Tefa, Wabup Gresik Aminatun Habibah : Perda Gresik Amanatkan 60 Persen Naker Gresik Di Setiap Perusahaan

GRESIK,1minute.id – Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) di Jawa Timur dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik menggelar Inisiasi Teaching Factory atau (Tefa) di Ruang Rapat Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 6 Mei 2024.

Kegiatan itu bertujuan menyatukan suara antara Pemerintah Kabupaten atau PemkabbGresik, PTV, dan pimpinan perusahaan Gresik khususnya KEK JIIPE ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min

Dalam diskusi  membaha kurikulum pendidikan vokasi, Bu Min mengharapkan pendidikan vokasi menyesuiakan kebutuhan lapangan.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Kabupaten Gresik memiliki sekitar 603 perusahaan. Melihat hal ini, kata Bu Min perusahaan dapat menyerap tenaga kerja ber-kartu tanda penduduk atau KTP Gresik minimal 60 persen.

“Kita sudah ada peraturan daerah tentang penyerapan tenaga kerja pada Nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan tenaga kerja lokal minimal 60 persen di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Pudak Gresik,” tegas wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Selanjutnya, setiap perusahaan memaparkan terkait kebutuhan lapangan yang nantinya akan disesuaikan dengan pola pengajaran di PTV. Salah satu faktor yang menyebabkan masih kurangnya penyerapan di setiap perusahaan yaitu SDM yang memang belum siap bekerja.

“Sekarang masih banyak siswa-siswi yang siap untuk lulus tetapi tidak siap untuk bekerja. Maka dari itu, penyesuaian kurikulum juga menjadi hal penting,” jelas Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto. 

Selain itu, penerapan Teaching Factory yang merupakan model pembelajaran  dengan suasana industri ke sekolah sehingga sekolah bisa menghasilkan produk berkualitas industri masih menjadi langkah yang tepat, namun tetap harus membentuk SDM yang memiliki mental siap kerja.

“Harapannya tidak hanya mendapat link, tapi anak-anak Gresik bisa masuk ke perusahaan-perusahaan yang ada di Gresik,” tutur Achmad Washil, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik.

Menjawab suara yang disampaikan oleh para buruh pada May Day di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Pemerintah Kabupaten Gresik terus mengupayakan penyerapan tenaga kerja ber-KTP Gresik dapat maksimal, salah satunya dengan diskusi yang juga dihadiri oleh Heddy R. Agah selaku Ketua Pakar Tim Ekosistem Kemitraan Daerah, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Ditjen Pendidikan Vokasi serta para pimpinan perusahaan di KEK JIIPE. (yad)

PTV, KEK JIIPE Gelar Tefa, Wabup Gresik Aminatun Habibah : Perda Gresik Amanatkan 60 Persen Naker Gresik Di Setiap Perusahaan Selengkapnya

Guru Up Date Ilmu, Wabup Gresik : Anak Lebih Pintar, Cita-cita Guru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min mengajak keluarga besar dunia pendidikan untuk banyak bersyukur. Bentuk rasa syukur bisa terus melakukan up date ilmu pengetahuan. 

“Bentuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita, adalah dengan terus menambah ilmu untuk menjadikan anak-anak kita semakin berilmu,” kata Bu Min saat menghadiri Nada dan Dakwah dalam rangka Halal bihalal bersama Tutur Irama Grup KH KH. Abdul Muttholib atau Kiai Kerah Sakti dari Sidoarjo di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Senin, 6 Mei 2024.

Acara tersebut menghadirkan ratusan guru, kepala sekolah, pengawas, dan penilik yang tergabung dalam keluarga besar Dinas Pendidikan Wilayah Kerja (Wilker) IV dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini mengusung tema “Sucikan Hati Menjalin Silaturahim bersama Menuju Pribadi yang Lebih Baik”.

“Anak lebih pintar daripada gurunya itu memang cita-cita kita sebagai guru, namun bukan berarti kita tidak berusaha untuk mengikuti perkembangan zaman,” imbuh Wakil Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Upaya mengupdate ilmu pengetahuan tersebut bagi wabup suatu kewajiban bagi guru ditengah pesatnya perkembangan zaman. Ia bercerita ditengah padatnya jadwal masih menyempatkan diri untuk membaca. 

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto menyampaikan berbagai pencapaian yang diraih dinas pendidikan di tahun 2023. Capaian tersebut, di antaranya meraih predikat sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah atau SAKIP AA yang mana merupakan tertinggi nilai SAKIP yang diperoleh Dinas Pendidikan.

“Selain itu, capaian penilaian Ombudsman yang diraih dinas pendidikan juga semakin membaik. Kita menargetkan di tahun 2024 ini kita mendapatkan predikat Sangat Baik dalam penilaian Ombudsman,” kata S. Hariyanto. (yad)

Guru Up Date Ilmu, Wabup Gresik : Anak Lebih Pintar, Cita-cita Guru Selengkapnya

Wabup Gresik Takziah Rumah Adam Surya Pratama, Kader PMII, Korban Perahu Tenggelam di Bawean

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Adam Surya Pratama di Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Kamis, 2 Mei 2024. Ketua Ketua Komisariat Akar Bumi, Al Azhar Menganti, Gresik yang ditemukan meninggal karena tenggelam di Pulau Gili Noko, Pulau Bawean pada Selasa lalu, 30 April 2024.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik turut berduka atas meninggalnya putra panjenengan, semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” tutur Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat takziah ke rumah duka pada Kamis, 2 Mei 2024.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu takziah ke rumah duka didampingi oleh Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Sukardi, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik, serta Forkopimcam Menganti badal Salat Duhur. 

Wabup menceritakan, dirinya kaget ketika mendengar berita duka tersebut. Hal ini lantaran area kecelakaan laut tersebut sering menjadi destinasi wisata di Pulau Bawean dan durasi penyeberangan ke lokasinya juga tidak lama.

“Kemarin, begitu mendengar kabar duka kita bergerak untuk memberikan bantuan. Kita koordinasi dengan RSUD Umar Mas’ud di Bawean untuk pemulasaran dan pemulangan jenazah ke rumah duka. Dengan bantuan semua pihak, jenazah bisa dipulangkan menggunakan kapal pada hari Selasa malam (30 April 2024),” terangnya.

Untuk diketahui perahu 14 orang penumpang terbalik di perairan Pulau Bawean tepatnya di Pulau Gili Noko di Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.  Pulau Gili Noko, salah satu tempat destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Pulau Gili Noko, dikenal memiiki pasir putih. Bagai sebuah surga yang tersembunyi. Wisatawan bisa melakukan snorkeling di perairan yang biota lautnya ciamik itu.

Untuk menuju Pulau Gili Noko, wisatawan harus menaik perahu penyeberangan dengan waktu tempuh 45 menit dari dermaga apung di Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura. Selama perjalanan wisatawan bisa menikmati biota laut, terumbu karang dan ikan beraneka jenis dan warna-warni dari atas perahu sehingga perjalanan 45 menit terasa begitu cepat. Ombak di perairan Gili Noko itu juga landai. 

Namun, nahas perahu yang ditumpangi Adam Surya Pratama, salah satu kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu terbalik ketika hendak sandar di Dermaga Pamona, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura. Musibah perahu terbalik diduga kelebihan penumpang. Adam Surya Pratama, Ketua Komisariat Akar Bumi, Al Azhar Menganti pun tenggelam. Saat ditemukan Adam sudah tidak bernyawa kemudian dibawah ke RSUD Ibnu Sina, Bawean. Kabar meninggalnya Adam Surya Pratama membuat duka yang mendalam di organisasi PMII. Serta, orang tua korban. (yad)

Wabup Gresik Takziah Rumah Adam Surya Pratama, Kader PMII, Korban Perahu Tenggelam di Bawean Selengkapnya

Inginkan Titel KLA Tidak Sekadar Administratif, Wabup Gresik Inisiasi Wujudkan DRPPA

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik berharap titel Kabupaten Layak Anak tidak sekadar administratif. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan predikat KLA Nindya yang disandang oleh Kabupaten Gresik terwujud merata.

“Kita ingin agar titel Kabupaten Layak Anak itu tidak hanya sekadar administratif, melainkan aksi di masyarakat juga betul-betul layak kepada anak. Jadi, kita berharap dengan adanya DRPPA ini mulai dari desa sudah ada perhatian kepada perempuan dan anak. Perlindungannya pun tidak di KBPPPA saja, melainkan sudah bisa di mulai di desa,” harap  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan Advokasi dan Inisiasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 30 April 2024.

Kegiatan yang prakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik ini diikuti para perangkat desa, anggota PKK, serta organisasi Fatayat dan Aisyiyah. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah meminta perangkat desa untuk membuat Peraturan Desa (Perdes) dan menyiapkan anggaran. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan sosialisasi dan penyediaan infrastruktur yang ramah anak, perempuan dan disabilitas.

“Yang paling sederhana adalah disediakannya jalur khusus kursi roda di kantor-kantor desa. Bisa juga disiapkan ruang laktasi bagi ibu menyusui,” ujar wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Digandengnya PKK serta organisasi Fatayat dan Aisyiyah dalam mewujudkan DRPPA juga tanpa alasan. Ini karena organisasi perempuan yang sudah dikenal luas kiprahnya di masyarakat dan juga menjangkau hingga di desa-desa. Dengan begitu, diharapkan aksi-aksi yang ramah anak dan perempuan bisa didukung pelaksanaannya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati menjelaskan bahwa kegiatan advokasi dan inisiasi DRPPA di Kecamatan Manyar ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan desa dalam mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak.

“Kecamatan Manyar ini menjadi kecamatan pertama yang kami sasar dan rencananya akan kita adakan di semua kecamatan di Kabupaten Gresik. Dengan DRPPA maka kedepan pembangunan di tingkat desa harus memperhatikan kebutuhan-kebutuhan anak, perempuan, dan disabilitas,” kata Titik Ernawati. Selain itu, ia berharap terbentuknya DRPPA bisa melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum.  ” Nantinya bisa melakukan pendampingan di tingkat desa,” imbuhnya. 

Untuk diketahui, penghargaan KLA dari Kementerian PPPA ini terdiri dari peringkat Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan yang tertinggi kategori KLA. Pada 2017 dan 2018 Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan kategori Pratama. Pada 2019 dan 2021 penghargaan menjadi ketegori Madya. Pada 2022, naik level menjadi peringkat Nindya. Pada 2023, Pemkab Gresik menargetkan kategori Utama. (yad)

Inginkan Titel KLA Tidak Sekadar Administratif, Wabup Gresik Inisiasi Wujudkan DRPPA Selengkapnya

Persetujuan Kemendagri Keluar, 143 ASN Dilantik Ulang, Bupati Gresik : Tidak Ada Perubahan, Formasi Sama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik ulang 143 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 April 2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelantikan atau mutasi merupakan hal yang biasa dan tidak perlu dibuat gaduh. Secara administrasi menurut Kemendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pelantikan pada 22 Maret 2024 lalu sudah benar, hanya saja cara pandangnya yang berbeda.

“Pejabat yang dilantik ulang hari ini tidak ada perubahan. Tetap sama dengan formasi yang dilantik pada 22 Maret lalu. Ini sesuai arahan Mendagri dan KASN,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 April 2024.

Menurutnya, sebelum dan sesudah pelantikan memang banyak dinamika. Pengambilan keputusan seperti ini termasuk proses yang harus diambil pimpinan daerah. “Mutasi ini penting dan strategis, karena menjadi suatu kebutuhan organisasi,” tegasnya. 

Seperti diberitakan, pada 22 Maret 2024 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah 143 ASN. Rinciannya, 4 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II ;  74 pejabat struktural eselon IV dan II. Serta,  65 pejabat fungsional yang menduduki jabatan Kepala Puskesmas, Kepala UPT SDN, Kepala UPT SMPN, dan Pengawas Sekolah.

Pelantikan ini menjadi polemik pascakeluarnya surat edaran Mendagri pada 29 Maret 2024. Surat itu isinya, diantaranya kepala daerah yang akan menggelar Pilkada, tidak diperbolehkan melakukan mutasi, rotasi dan demosi, tanpa seizin Mendagri. Jika dilihat dari jadwal tahapan Pilkada serentak 2024, tanggal 22 Maret 2024 merupakan 6 bulan sebelum penetapan bakal pasangan calon menjadi Calon Kepala Daerah, tetap dilaksanakan tanggal 22 September 2024.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik melakukan koordinasi dengan Kemendagri di Jakarta. 

Berkaitan dengan pelayanan publik, lanjut  Gus Yani tersebut, bisa saja dalam beberapa bulan ke depan akan dilakukan pelantikan kembali terkait penataan struktur organisasi untuk Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) yang ada di Kecamatan Kedamean. “Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat tidak akan terwujud. Jika tata kelola rumah sakit salah satunya belum adanya penataan struktur organisasi,” ungkap Gus Yani. (yad)

Persetujuan Kemendagri Keluar, 143 ASN Dilantik Ulang, Bupati Gresik : Tidak Ada Perubahan, Formasi Sama Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tatkala Halal Bihalal dengan  Guru dan Kepala Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada kepala sekolah untuk menggelola bosda dengan baik sehingga menjadi keberkahan dengan mengedepankan keterukuran dan keadilan. 

“Untuk Bosda, Saya berharap pengelolaannya dilakukan sebaik mungkin sehingga membawa keberkahan bagi kita semua. Saya menitip pesan agar pengelolaannya juga mengedepankan keterukuran dan keadilan,” tutur Bupati Fandi Ahmad Yani saat menghadiri Halal bihalal dengan ratusan guru dan kepala se-wilayah kerja (wilker) III pada Selasa, 30 April 2024.

Untuk diketahui Bantuan Operasional Sekolah Daerah alias BOSDA dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Pemkab Gresik telah dikucurkan kepada 686 lembaga pendidikan swasta, baik tingkat dasar dan menengah. Pencairan BOSDA kepada lembaga pendidikan swasta di Gresik ini dilakukan sebelum cuti bersama libur lebaran.

Selain Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, halal bihalal se-wilker III meliputi Kecamatan Driyorejo, Menganti, Kedamean, dan Wringinanom ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta Forkopimcam Menganti ini menyinggung tentang sekolah ramah anak. 

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu juga menyinggung tentang berbagai kasus perundungan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, hal tersebut bisa di minimalisir dengan menjadikan lingkungan sekolah menjadi lingkungan yang ramah anak. 

“Kita upayakan diri kita menjadi sosok idola bagi anak-anak, dengan begitu semoga pendidikan di Kabupaten Gresik menjadi lebih maju, zero bullying, dan mencetak generasi berakhlakul karimah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal wilayah kerja III Gresik Selatan Wonaji mengungkapkan acara ini dihadiri ratusan tenaga pendidik dari wilayah kerja III. Mereka terdiri dari tenaga pendidik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Gresik Selatan (Driyorejo, Menganti, Kedamean, dan Wringinanom).

“Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar guru dan pihak terkait di bidang pendidikan di wilayah kerja III, serta bersama-sama memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” terangnya. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Tatkala Halal Bihalal dengan  Guru dan Kepala Sekolah  Selengkapnya

60 Menit, Tumpeng Seribu Nasi Krawu Ludes Diserbu Warga

GRESIK,1minute.id – Tumpeng Nasi Krawu setinggi 3 meter itu langsung ludes tidak lebih dari 60 menit. Ada seribu nasi krawu bungkus yang di tempelkan di tumpeng raksasa itu. Event Tumpeng Nasi Krawu Raksasa itu dihelat Komunitas Wartawan Gresik dalam rangkaian Peringatan Hari Pers itu digelar di Hall Gresmall pada Kamis, 25 April 2024.

Ribuan bungkus nasi krawu itu, kemudian dibagikan kepada warga oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Kasdim 0817/Gresik Mayor Siari, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah dan Direktur Utama Rumah Sakit Fathma Medika dr Asluchul Alif. Warga yang sudah menunggu satu per satu menerima satu bungkus nasi krawu sehingga tertib. Tidak rebutan seperti kali pertama event itu dilakukan tahun lalu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, selain Nasi Krawu,  Gresik juga memiliki ikon lainnya, seperti Heritage Bandar Grissee. “Terimakasih KWG yang rutin menjaga Nasi Krawu sebagai ikon Gresik. KWG boleh pakai ruang terbuka yang dibangun Pemkab. Seperti Bandar Grissee atau Masjid KH Robbah Ma’sum di Balongpanggang,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan. 

Nasi Krawu tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, adalah kuliner khas  sehingga menjadi salah satu ikon Gresik. Dia Warisan Budaya Tak Benda Indonesia lainnya adalah Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan Damarkurung yang dipopulerkan oleh almarhumah Mbah Masmundari. 

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mendorong setiap kecamatan memiliki destinasi lokal. Yang tentu saja akan meningkatkan kearifan lokal dan pendapatan masyarakat setempat, melalui UMKM nya.”Tujuan dibangunnya destinasi di setiap kecamatan, agar warga tidak harus jauh jauh bila ingin berwisata,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sementara itu. Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah mengatakan, Tumpeng Nasi Krawu Raksasa ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, banyak stan UMKM yang juga dipadati pengunjung. “Inilah yang disebut multiplayer efek, dan ini sangat positif bagi masyarakat dan Kabupaten Gresik,” tegasnya. (yad)

60 Menit, Tumpeng Seribu Nasi Krawu Ludes Diserbu Warga Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah  : 28 Tahun Otoda Berikan Dampak Positif

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXVIII di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 25 April 2024. 

Hari Otoda rahun ini, mengusung tema Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”. Dalam amanat Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tema hari otonomi daerah ini dipilih untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran pemerintah daerah akan amanah serta tugas untuk membangun berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Selain itu, mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik melanjutkan setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif. Berupa meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskal daerah.

“Peningkatan tersebut diharapkan agar dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Sehingga dapat meningkatkan angka IPM, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektifitas serta akses infrastruktur yang baik,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Ia mengharapkan Hari Otoda ini  menjadi momentum mengevaluasi sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah dan pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memperhitungkan aspek keadilan sosial dan pelestarian lingkungan, bermuara kepada kesejahteraan masyarakat. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah  : 28 Tahun Otoda Berikan Dampak Positif Selengkapnya

Jari Telunjuk Anak 5 Tahun Bengkak Terjepit Cincin, Tim Rescue Damkar Gresik Turun Tangan

GRESIK,1minute.id – Jari telunjuk kiri Kania terlihat bengkak. Bocah 5 tahun itu kesulitan melepas cincin melingkar di jari. Bocah yang tinggal di Jalan dr Soetomo, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik terus menangis karena kesakitan. 

Kokok Kurnianto akhirnya membawa anaknya itu ke Pos Kota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik pada Rabu, 24 April 2024. Sekitar pukul 09.00 WIB mereka yang berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu. 

Sebanyak enam orang petugas rescue dari Damkarmat Gresik bergegas turun tangan. Ada yang menyiapkan alat pemotong cincin, dan peralatan lainnya. Dalam hitungan menit, cincin di jari telunjuk kiri Kania terlepas. Kania dan kedua orangtuanya lega. Melihat Kania bisa tersenyum, kedua orangtua Kania ikut semringah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Suyono menceritakan awalnya cincin di pakai di jari manis Kania. Namun, Kania memindahkan ke jari telujuk kirinya. Akhirnya cincin tidak bisa di lepas  mengakibatkan bengkak dan merasa kesakitan. “Kania di temani orang tua langsung datang ke pos Damkar kota untuk meminta bantuan pemotongan cincin tersebut. Alhamdulillah, bisa cepat tertangani,” ujar Suyono. (yad)

Jari Telunjuk Anak 5 Tahun Bengkak Terjepit Cincin, Tim Rescue Damkar Gresik Turun Tangan Selengkapnya

Di Kenduri Desa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ajak Kades Peduli Korban Gempa Bawean 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengetuk hati para kepala desa untuk ikut peduli kepada korban gempa bumi di Pulau Bawean. Ajakan tersebut disampaikan  saat menghadiri Halal Bihalal dan Kenduri Desa atas lahirnya UU Desa 2024.

Dikatakan, sebagai saudara, sudah sewajarnya AKD juga turut peduli dan bertanggung jawab dalam membantu meringankan beban korban gempa bumi di Pulau Bawean.

“Atas kerjasama dan keikhlasan seluruh kepala desa yang tergabung dalam AKD Saya mengucapkan terima kasih. Semoga bantuan yang diberikan tersebut bermanfaat untuk masyarakat Bawean,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 22 April 2024.

Kenduri itu diikuti 330 kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) se-Kabupaten Gresik digelar di salah satu hotel di Batu, Malang.

Selain itu, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berharap lahirnya Undang-undang (UU) Desa 2024 berdampak bagi keseluruhan masyarakat desa, bukan hanya kepala desa. Dampak UU tersebut harus berpihak baik dari sisi ekonomi, pembangunan, pendidikan dan juga infrastruktur desa dapat berkembang.

“Mudah-mudahan UU Desa mampu mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera untuk memberikan kontribusi guna terwujudnya cita-cita Indonesia emas 2045,” ungkap suami Nurul Haromaini Ali itu. Pada kesempatan itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu menyinggung terkait Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024. Ia mengimbau para kepala desa (Kades) dan perangkat desa untuk menjaga netralitas pada rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Menurutnya, kedudukan kepala desa dan perangkat desa sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa dan daerah. Karenanya, mereka harus fokus pada pelayanan umum. “Kepala desa tidak boleh menghalang-halangi pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati saat berkampanye di desa. Ini agar pelaksanaan pilkada berjalan secara fair dan menjaga kondusifitas di Kabupaten Gresik,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik Nurul Yatim menambahkan, momentum halal bihalal sengaja dirangkai dengan kenduri atau syukuran atas lahirnya UU Desa 2024. Diketahui, salah satu poin krusial dalam revisi UU Desa yakni mengatur masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 8 tahun, maksimal 2 periode.

“Lahirnya UU ini atas gerakan bersama sama seluruh kepala desa se Indonesia. Alhamdulillah. Ini patut kita syukuri, mudah-mudahan 8 tahun masa jabatan berdampak pada kesejahteraan masyarakat desa,” kata Nurul Yatim yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu. (yad)

Di Kenduri Desa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ajak Kades Peduli Korban Gempa Bawean  Selengkapnya