Bus Wisata Bandar Grissee Beroperasi, Susur Kawasan Heritage Kolonial sampai Kampung Arab

GRESIK,1minute.id – Bus wisata Bandar Grissee mulai beroperasi pada Sabtu, 20 Januari 2024.  Bus susun berkapasitas 40 tempat duduk itu menyusuri sejumlah ruas jalan di Gresik Kota Lama (GKL). Harga tiket Rp 5 ribu. 

Guide Susur Bandar Grissee Imam Wahyu mengatakan, bus susun memiliki kapasitas 40 tempat duduk. Lantai satu dan lantai dua yang tanpa kap. ” Untuk keamanan penumpang hanya diisi 35 penumpang,” kata Wahyu di konfirmasi 1minute.id pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Bus wisata Bandar Grissee ini, start depan GNI Jalan Pahlawan, Alun-alun Jalan KH Wachid Hasyim, Jalan Raden Santri- kawasan heritage Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat- A.K.S Tubun, kamping Arab di Jalan KH Zubair – Jalan Agus Salim dan finish GNI. “Bus hanya berhenti di Bandar Grissee sebentar. Tapi, penumpang tidak turun,” kata Wahyu yang ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gresik itu.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id  sekitar pukul 16.40 WIB, bus wisata Bandar Grissee belum penuh. Penumpang didominasi ibu-ibu dan anak memilih untuk duduk di bagian lantai dua bus tersebut. Cuaca mendung ditambah semilir angin menjadi sebuah sensasi baru naik bus tanpa kap itu.

Berdasarkan flayer Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik bus wisata beroperasi dua hari selama sepekan yakni Sabtu dan Minggu. Tiga kali trip, 15.00 WIB – 17.30 WIB ;  pukul 18.30 WIB – 19.30 WIB dan terakhir, pukul 19.30 WIB – 21.00 WIB. Sedangkan tiket dewasa Rp 5 ribu dan anak-anak atau pelajar Rp 3 ribu. “Untuk sementara ini, trip pendek,” tegas Wahyu. (yad)

Bus Wisata Bandar Grissee Beroperasi, Susur Kawasan Heritage Kolonial sampai Kampung Arab Selengkapnya

Pol PP Gresik Gerebek Homestay Diduga Tempat Prostitusi Online Sita Kondom Bekas Pakai

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik menggelar razia homestay pada Jumat malam, 19 Januari 2024. Penginapan tersebut ditengarai sebagai tempat “eksekusi” bagi pakerja seks komersial liar berbasis online. 

Dalam operasi dengan sandi Penertiban Prostitusi berbasis online itu yang dipimpin oleh Kepala Satuan Pol PP Gresik Agustin Halomoan Sinaga itu mengamankan sejumlah pasangan ditengarai bukan muhrim dan sejumlah kondom bekas dan belum terpakai serta serta krem pelumas. Bila terbukti praktik prostitusi mereka akan dijerat dengan Perda No. 22 tahun 2004 tantangan Larangan Pelacuran dan perbuatan cabut.

“Kita akan terus lakukan razia untuk menegakkan Perda Larangan Pelacuran dan Perbuatan Cabul,” kata Sinaga pada Sabtu, 20 Januari 2024. Penggerebekan penginapan berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelumnya, aparat penegak peraturan daerah melakukan pengintaian cukup lama. Meski, tempat penginapan itu berada dalam kompleks rumah dan toko (ruko). 

Namun, masyarakat kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengaku  risih melihat ada banyak perempuan dan laki-laki masuk dan keluar dari homestay itu. Masyarakat menduga homestay alias penginapan itu digunakan sebagai tempat prostitusi liar. Apalagi dalam aplikasi perpesanan berasal dari Singapura yang berdiri sejak 2018 itu banyak mengarah ke homestay tersebut sebagai tempat pertemuan. Di Indonesia, aplikasi MiChat ini, populer untuk “percintaan” semalam.

Sinaga mengatakan, banyak keluhan dari masyarakat terkait dugaan aktivitas prostitusi liar itu. “Kami butuh waktu lebih seminggu melakukan pengintaian,” ujar mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik itu. (yad)

Pol PP Gresik Gerebek Homestay Diduga Tempat Prostitusi Online Sita Kondom Bekas Pakai Selengkapnya

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan

GRESIK,1minute.id – Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Randuagung, Kecamatan Kebomas yang dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terasa beda. Sebab, tidak sekedar seremonial. Tapi, dikemas dengan temu wicara dengan warga. Acara pun gayeng. 

Fandi Akhmad Yani menyebut Pustu sebagai pondasi dasar public service kesehatan. Alasannya karena pustu saat ini telah tersebar di hampir seluruh desa se Kabupaten Gresik. Ini berarti, akses kesehatan akan lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Pustu ini dapat menjadi tempat dalam pelayanan public service, khususnya di bidang kesehatan. Pemerintah Kabupaten Gresik terus konsisten dalam rangka peningkatan infrastruktur kesehatan. Ini harus terus berjalan sehingga kita dapat menyajikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Kamis, 18 Januari 2024.

Pembangunan bidang kesehatan, merupakan prioritas utama Kabupaten Gresik yang diwujudkan melalui Nawa Karsa Gresik Sehati. Selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, telah mendirikan berbagai macam fasilitas kesehatan. Mulai dari rumah sakit, puskesmas dan Pustu. Selanjutnya untuk tahun ini Gresik akan berproses dalam pembangunan labolatorium kesehatan daerah.

“Alhamdulillah sudah terbangun RS Gresik Sehati di Kedamean yang akan segera beroperasi. 2 Puskesmas di Kecamatan Cerme dan Dukun sudah terbangun dan telah dimanfaatkan masyarakat sekitar. Ada pula 4 Pustu di Desa Tambakberas di Kecamatan Cerme, Desa Randuboto,  Kecamatan Sidayu, Desa Klumpang Gubug, Kecamatan Tambak,  Pulau Bawean. Dan hari ini pustu Desa Randuagung,” urainya. 

Seluruh Faskes tersebut semuanya telah terakreditasi. Sebanyak 20 rumah sakit pemerintah dan swasta, 32 puskesmas dan 61 klinik pelayanan kesehatan sudah terakreditasi 90% dengan hasil paripurna. Gus Yani juga menjlentrehkan kembali program pengobatan gratis Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan sejak tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat menikmati semua fasilitas kesehatan dan memudahkan akses masyarakat dalam berobat.

Faskes untuk mewujudkan masyarakat sehat, Gus Yani meminta untuk seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menurunkan angka stunting. “Kita ajak semua pihak untuk menurunkan angka stunting. Maka kita bersama-sama dengan seluruh pihak, baik itu pemerintah, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan pustu bekerjasama mewujudkan Gresik bebas stunting,” ujarnya. (yad)

Satu Lagi Faskes Pustu Beroperasi, Cara Bupati Gresik Wujudkan Pemerataan Akses Kesehatan Selengkapnya

Pol PP Gresik Rajin Tegakkan Perda, Halau PKL Bahu Jalan, Penguna Jalan Lega

GRESIK,1minute.id – Ada semangat baru di Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik. Organisasi perangkat daerah dibawah Komando Agustin Halomoan Sinaga ini mulai rajin menegakkan peraturan daerah (Perda]. Setelah merazia warung pangku yang menyediakan minuman beralkohol (mihol), menertibkan anak-anak punk. 

Pada Selasa, 16 Januari 2024, Pol PP Gresik menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan trotoar sepanjang Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Petugas Pol PP melakukan penertiban secara persuasif.  “Penertiban ini, bagian dari opstibum (operasi penertiban umum) terhadap PKL yang menempati bahu jalan dan trotoar,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Agustin Halomoan Sinaga.

Opstibum ini dilakukan di sepanjang Jslan Gubernur Suryo, Gresik dekat Pasar Baru Gresik. “Kami memberikan himbauan, teguran terhadap PKL untuk tidak berjualan di atas trotoar dan bahu jalan,” imbuh mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik itu. 

Penertiban PKL ini berlangsung kondusif. Karena para pedagang suka rela meringkisi barang dagangan untuk pindah masuk ke Pasar Baru Gresik. (yad)

Pol PP Gresik Rajin Tegakkan Perda, Halau PKL Bahu Jalan, Penguna Jalan Lega Selengkapnya

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berbenah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik. Caranya, menyediakan tempat khusus parkir (TKP) untuk kendaraan berat. TKP Dump truk dan sejenisnya itu berada di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan “kantong” parkir kali pertama yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Gresik itu pada Jumat, 12 Januari 2024. Beroperasi TKP diatas lahan seluas 1,4 hektar yang bisa menampung 100 unit kendaraan ini, diharapkan tidak ada lagi kendaraan berat memarkir di bahu jalan ketika jam sibuk. Yakni,  pagi pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan disediakannya TKP tersebut, untuk mengurangi kemacetan. Terutama saat jam sibuk, yakni pada pagi mulai pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB. Untuk diluar jam tersebut, truk-truk besar baik dalam kota maupun luar kota yang akan parkir tetap dilayani.

“Semoga dengan adanya kantong parkir ini, dapat mengurai kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan di jalur utara,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat. 12 Januari 2024.

Dikatakan, kemajuan Kabupaten Gresik terus meningkat, tentu ada dampak positif dan negatif. Dampak positifnya perekonomian terus bangkit, dampak negatifnya salah satunya kemacetan. Apalagi jalan raya Deandels Gresik – Lamongan menjadi jalan alternatif.

Selain itu, lanjut Gus Yani, dampak pembangunan dari kemajuan daerah akan berkembang pesat di jalur wilayah utara. Apalagi banyak proyek strategis nasional (PSN). Untuk itu TKP ini menjadi solusi terkait kepadatan kendaraan utamanya saat jam operasional.

“Saya berharap, Dinas Perhubungan terus konsisten dalam pengawasan jam operasional kendaraan besar agar memberikan kesempatan kepada masyarakat. Utamanya anak-anak sekolah dan aktifitas warga lainnya,” tegasnya.

Menurut dirinya, harmonisasi ini bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pengusaha dan masyarakat. Dengan tetap mementingkan hak masyarakat. Untuk wilayah selatan tidak perlu kantong parkir karena sudah ada jalan tol.

“Ini masih dalam uji coba, kedepan retribusi parkir khusus ini akan menggunakan digitalisasi agar tidak timbul isu pungutan liar. Karena parkir ini menjadi kontribusi pendapatan daerah,” ungkapnya. Tampak hadir dalam peresmian TKP Ngawen ini adalah Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini dan para undangan lainnya. 

Untuk menambah kenyamanan para kru kendaraan berat itu, Pemkab Gresik akan menambah sejumlah fasilitas lainnya. Diantaranya, air bersih melalui sumur bor akan di bangun oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik, toilet dan tempat istirahat para sopir akan dibangun oleh Dinas Perhubungan Gresik. TKP Ngawen bakal mirip rest area yang aman dab nyaman untuk para sopir. 

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua stakeholder. Yang telah membantu dan mensuport terbangunnya TKP di Desa Ngawen ini,” pungkasnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, TKP ini meneruskan Perda lama. Jika tidak disediakan maka akan menimbulkan kemacetan jika di parkir di tepi-tepi jalan. “Truk dari dalam kota ataupun luar kota yang akan parkir di TKP ini akan dikenakan tarif parkir sesuai peraturan daerah yang ada,” tandasnya. (yad)

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan  Selengkapnya

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2024 dipusatkan di smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) Gresik, Jawa Timur.  Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah yang membuka Peringatan Bulan K3 pada Jumat, 12 Januari 2024.

Menaker Ida Fauziyah mengingatkan kembali akan pentingnya menanamkan budaya keselamatan dan kesehatan di tempat kerja untuk meningkatkan produktifitas, sehingga dapat meningkatkan daya saing. 

“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja,” kata Menaker Ida Fauziyah. 

Kehadiran Menaker di smelter terbesar di Indonesia berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik disambut oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi serta Kepala Teknik Tambang PTFI Carl Tauran. 

Menaker melanjutkan keberhasilan program K3 akan menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia, menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan serta peningkatan daya saing nasional di era global. “Saya mengajak semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi, sinergi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan kemandirian berbudaya K3 dengan terus menggelorakan K3 di setiap kesempatan,” katanya. 

BK3N 2024 mengangkat tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga  Keberlangsungan Usaha”. Bulan K3.berlangsung selama satu bulan, mulai  12 Januari-12 Februari 2024. Pembukaan BK3N 2024 di kawasan Smelter PTFI diawali senam pekerja sehat, pemeriksaan kesehatan, peragaan alat berat yang dilakukan oleh operator alat berat proyek Smelter PTFI, dilanjutkan dengan apel peringatan BK3N, serta atraksi pekerjaan dalam ruang terbatas (confined space).

Tinjau Smelter PTFI

Usai membuka BK3N 2024, Menaker meninjau proyek pembangunan smelter yang telah mencapai 90,5 persen, sesuai target linimasa kurva-S dari pemerintah. Ida mengapresiasi PT Freeport Indonesia atas capaian lebih dari 25 juta jam kerja selamat pada proyek pembangunan smelter PTFI. “Itu semua bisa terlaksana karena PT Freeport Indonesia telah melaksanakan syarat-syarat K3 sesuai ketentuan perundang-undangan, maka pelaksanaan Bulan K3 Nasional kami tempatkan di PT Freeport Indonesia,” kata Ida.

Pembangunan Smelter PTFI merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam hilirisasi tambang. Smelter akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2024 dan secara bertahap akan meningkatkan produksi hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024. Pabrik peleburan dan pemurnian tembaga yang memiliki kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) konsentrat tembaga ini, akan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.

Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi mengatakan aspek keselamatan adalah yang utama dalam seluruh kegiatan operasi PTFI. Setiap karyawan menjalankan nilai-nilai SINCERE dalam bekerja, dan menempatkan Safety sebagai prioritas utama. “Perusahaan memastikan karyawan menjunjung tinggi keselamatan dalam menjalankan setiap aktivitas perusahaan,” katanya.

SINCERE merupakan singkatan dari nilai-nilai inti perusahaan, yang terdiri dari Safety/Keselamatan, Integrity/Integritas, Commitment/Komitmen, Respect/Rasa Hormat, dan Excellence/ Keunggulan. Nilai-nilai ini menjadi pedoman perilaku yang diinternalisasi dalam bisnis dan budaya perusahaan, serta terintegrasi pada semua level unit bisnis.

Sementara itu peringatan BK3N 2024 juga berlangsung di area kerja PT Freeport Indonesia, di Kabupaten Mimika, Papua. Upacara BK3N 2024 dilaksanakan di area pabrik pengolahan bijih (SAG #3 Mile Post 74) dan dihadiri oleh perwakilan karyawan, kontraktor, dan perusahaan mitra PTFI.

Kepala Teknik Tambang PTFI, Carl Tauran menyampaikan pesan serupa, menekankan pentingnya keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas. “Kerja sama yang erat antar karyawan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan budaya kerja yang sehat dan selamat. Masing-masing kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan diri kita, rekan kerja, dan seluruh entitas perusahaan kita bekerja dengan selamat,” kata Carl. (yad)

Menaker Apresiasi 25 Juta Jam Kerja Selamat Proyek Pembangunan Smelter PTFI Gresik Selengkapnya

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat 

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan SPBU Nelayan (SPBUN) di Desa Lumpur, Kecamatan Gresik pada Kamis, 11 Januari 2024. Keberadaan SPBUN ini, merupakan bentuk nyata program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik yakni Gresik Agropolitan untuk mewujudkan nelayan berdaulat.

“Alhamdulillah, satu persatu kami menuntaskan program Nawa Karsa yang salah satunya adalah Gresik Agropolitan lewat pembangunan SPBUN. Tujuannya tidak lain adalah agar nelayan berdaulat. Berdirinya SPBUN ini bisa terwujud berkat sinergitas bersama Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Gresik Migas dengan PT. Pertamina Patra Niaga. Hal ini juga tidak lepas dari peran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Untuk diketahui bagi nelayan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah faktor produksi yang sangat penting dalam kegiatan penangkapan ikan. Komponen biaya BBM yang mereka gunakan berkisar 50-70% dari seluruh biaya operasional aktivitas penangkapan ikan.

Total nelayan Kelurahan Lumpur dan Kelurahan Kroman berdasarakan usulan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik sebanyak 528 Nelayan. Untuk total surat rekomendasi pembelian solar subsidi yang masuk sampai dengan tanggal 09 januari 2024 sebanyak 430 orang. Sedangkan, total penjualan solar subsidi khusus nelayan selama 2023 sebanyak 16.590,95 liter/16 kilo liter ( 24 November s/d 31 Desember 2023) dan secara grafik terus meningkat

Disinilah SPBUN yang merupakan unit usaha Gresik Migas mitra PT. Pertamina Patra Niaga mengambil peran. Dengan tugas utama menjual bahan bakar minyak solar bersubsidi kepada masyarakat nelayan khususnya untuk kebutuhan bahan bakar, ongkos produksi dari komponen BBM bisa dipangkas.

Tidak berhenti disitu, Pemerintah Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Fandi Akhmad Yani juga telah menyiapkan anggaran untuk berdirinya dua SPBUN lagi di tahun ini.

“Komitmen kami, memberikan kemudahan nelayan untuk mengakses bahan bakar subsidi. Karenanya di tahun ini kita rencanakan dua pembangunan SPBUN lagi di Gresik Utara. Dan tahun depan, kita sudah sampaikan ke Kementerian KKP untuk dibantu pembangunan di wilayah Bawean,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Menteri Kelautan dan Perikanan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Mayjend TNI Edi Juardi. Disampaikan bahwa BBM mempunyai peranan penting dalam peningkatan produktifitas usaha perikanan khususnya perikanan tangkap.

“Penyediaan BBM yang memadai dari sisi kualitas, harga, dan kemudahan akses sangat dibutuhkan agar nelayan dapat menggunakan BBM sesuai kebutuhan operasionalnya,” terang Edi Juardi. (yad)

SPBUN Lumpur Resmi Beroperasi, Ikhtiar Bupati Gresik Wujudkan Nelayan Gresik Berdaulat  Selengkapnya

Harga Cabai Semakin Pedas, TP PKK Gresik Gaungkan Gerakan Menanam Cabai di Pekarangan 

GRESIK,1minute.id – Harga semakin pedas. Di pasar tradisional harga cabai menembus Rp 100 ribu per kilogram. Emak-emak harus pandai memanajemen uang belanja. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani turun tangan. 

Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali melakukan  penguatan ketahanan pangan dengan cara menanam ratusan bibit pohon cabai di Desa Kisik, Kecamatan Bungah pada Rabu, 10 Januari 2024. Masyarakat pun antusias menyambut gerakan menanam cabai tersebut. 

Menurut Ning Nurul, menanam cabai dipilih karena telah menjadi salah satu bahan pangan utama di Indonesia. Sehingga harga cabai sangat mudah mengalami inflasi karena kurang dapat memenuhi permintaan. “Kenapa kita menanam cabe? Karena hari ini kita tahu cabe sedang mahal-mahalnya. Bahkan 1 kg cabai bisa mencapai Rp. 100.000. Dan ini dipicu oleh kenaikan inflasi, maka kita harus bisa berinovasi dan mengoptimalkan apa yang kita punya untuk menanam sayuran seperti pekarangan rumah,” ujar istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Saat penanaman, Ning Nurul didampingi oleh beberapa Kepala Bappeda Edy Hadisiswoyo, Kepala Dinas Pertanian Eko Anindito Putro, Kepala Dinas PMD Abu Hasan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah, Kepala Dinas Perikanan Moh. Nadlelah, Kepala Diskominfo Ninik Asrukin, Forkopimcam Bungah, dan seluruh Ketua TP PKK Desa se Kecamatan Bungah.

Agenda menanam tersebut merupakan salah satu program unggulan PKK Pokja 3 Gerakan Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Program ini merupakan gerakan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan kegiatan produktif yang bisa mengupayakan ketersediaan pangan dan menambah nilai ekonomi dalam keluarga.

Pada kesempatan itu, ibu dua anak itu, menyerahkan secara simbolis benih cabai dari Dinas Pertanian kepada Desa Kisik. Total benih yang diberikan adalah 600 polibag diameter 30cm benih tumbuh, 5 nampan benih tumbuh dengan masing-masing nampan berisi 100 benih cabai, 150 tanaman cabai besar dan kecil dengan rincian 75 batang berukuran tinggi dan 75 batang berukuran tanggung.

Selain itu, Desa Kisik juga merupakan salah satu desa pilot project program Gerakan Bank Sampah Menjadi Berkah (Gerbank Sajadah) yang digagas PKK Gresik. Gagasan ini muncul karena sampah sekarang bisa menghasilkan nilai ekonomi. Sampak organik bisa diolah sebagai pupuk atau kompos, juga bisa diolah menjadi eco enzim yang kaya manfaat. Sedangkan sampah anorganik dapat dijual untuk didaur ulang.

“Panjenengan semua sudah melihat bahwa Desa Kisik ini sebagai salah satu pilot project Gerbang Sajadah. Ini luar biasa karena desanya bersih, rapi, dan ditunjang komitmen masyarakat yang menunjang kegiatan PKK. Semoga ini bisa diadopsi di desa yang lain,” katanya.

Menurut Ning Nurul, program pilot project Gerbank Sajadah ini tidak bisa terlaksana tanpa adanya kerjasama dari berbagai pihak. Dia menyebut program ini sebagai program kroyokan karena banyak yang terlibat, tidak hanya PKK dan OPD, tapi juga seluruh elemen masyarakat. (yad)

Harga Cabai Semakin Pedas, TP PKK Gresik Gaungkan Gerakan Menanam Cabai di Pekarangan  Selengkapnya

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 910 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN – BBK) di Kabupaten Gresik. Ratusan mahasiswa itu akan disebar di Kecamatan Kebomas, Cerme, Benjeng dan Menganti.

Kedatangan ratusan mahasiswa itu disambut langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Selasa, 9 Januari 2024. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Fandi Akhmad Yani mengucapakan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan Unair Surabaya yang telah memilih Kabupaten Gresik sebagai tempat KKN-BBK ke-3 tahun 2024 yang mengusung empat isu, yaitu ;  pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. “Tema itu selaras dengan program sembilan prioritas pembangunan atau Nawa Karsa Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani.

Menurutnya empat isu tersebut perlu didorong kembali oleh anak-anak muda mahasiswa Universitas Airlangga. Sambil belajar, memberikan bimbingan, dan pendampingan kepada masyarakat. Sekecil apapun permasalahan kesehatan, pendidikan, lingkungan dan ekonomi akan bermanfaat baik bagi masyarakat atau pun mahasiswa.

“Kalian akan langsung berinteraksi dengan masyarakat, bimbing mereka berikan karya terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.  Ia pun berharap, kedepannya sinergitas program, serta visi misi antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Universitas Airlangga Surabaya selaras agar tercipta keharmonisan dan kerjasama yang berkelanjutan. 

Sebelumnya, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga Prof Gadis Meinar Sari mengatakan, BBK ke-3 merupakan kegiatan konversi dari KKN menjadi BBK. Prinsipnya sama, kegiatan akademik yang dilaksanakan di luar studi.

“KKN-BBK ini dimulai dari tanggal 9 Januari hingga 3 Februari 2024. Sebanyak 1.800 mahasiswa diterjunkan dan disebar di 3 kabupaten dan kota. Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya,” terangnya.

Dikatakan, mahasiswa yang melaksanakan KKN-BBK ini adalah sebagai pembelajaran di masyarakat. Bukan untuk semata-mata menggurui atau mengajar kepada masyarakat. Tetapi lebih kepada belajar dengan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat untuk di pahami dan di kaji bersama.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang sudah menerima 910 mahasiswa Unair yang akan menjalani KKN di 4 kecamatan dan disebar di 91 desa. Kami mohon bimbingan dan arahan saat bersama masyarakat,” tandasnya. (yad)

910 Mahasiswa Unair Surabaya KKN-BBK, Bupati Gresik : 4 Program Selaras Nawa Karsa  Selengkapnya

Razia Warkop Karaoke, Pol PP Gresik Sita Miras dan Amankan Wanita Penjaga Warkop

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja Gresik menunjukkan taring lagi menegakkan peraturan daerah (Perda). Razia warung-warung “pangku” yang menyediakan tempat karaoke dan minuman beralkohol (mihol) alias minuman keras (miras). Dalam razia di tiga lokasi yakni Jalan Tridharma ; Jalan Veteran dan Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kecamatan Kebomas berhasil menyita puluhan botol miras.

Razia warung yang dilengkapi fasilitas karaoke ini dipimpin langsung oleh Agustin Halomoan Sinaga, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik dilakukan pada Jumat malam, 5 Januari 2024. Dalam razia ini, petugas di bagi tiga tim. Mereka bergerak serantak di tiga lokasi yang menjadi tempat berkedok warung kopi. 

Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, razia warung bersandi Operasi Yustisi Penertiban Warung Karaoke dan Miras dimulai badal Isya hingga pukul 23.00 WIB. Ada sejumlah warung kopi berada di Jalan Tridharma ; Jalan Veteran dan Jalan Kapt Darmo Sugondo. Semuanya di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Keberadaan warung kopi yang menyediakan tempat karaoke banyak dikeluhkan warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sebab, warung-warung itu ditengarai juga menyediakan miras.

“Dugaan masyarakat benar. Dalam operasi yustisi itu, ada dua warung kopi yang menjual miras,” kata mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik itu. Pol PP Gresik menyita pluhan botol miras berbagai merek sebagai barang bukti.  Aparat penegak Perda itu mengangkut 10 orang yakni penjaga dan pemilik warung atau kafe untuk menjalani pemeriksaan. “Mereka diperiksa oleh PPNS Gakda (Penegak Perda),” kata Sinaga. (yad)

Razia Warkop Karaoke, Pol PP Gresik Sita Miras dan Amankan Wanita Penjaga Warkop Selengkapnya