Pabrik Pengolahan Minyak Ludes Diamuk Si Jago Merah, Asap Hitam Terlihat sampai Radius 300 Meter


GRESIK,1minute.id – Pabrik pengolahan minyak kelapa, PT Sionchem Global Indo ( SGI) terbakar pada Selasa, 20 Juli 2021. Kebakaran itu nyaris meruntuhkan seluruh bangunan pabrik berlokasi di Jalan Raya Kedamaean nomor 99, Kecamatan Kadamean, Gresik itu. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diduga akibat korsleting itu. 

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.30 asap muncul dari bagian gudang bahan baku pengolahan minyak. Ada nyebut bahan baku berupa kopra. Asap hitam membumbung tinggi hingga terlihat sampai radius 300 meteran. 

Sugeng, Kepala Regu Keamanan pabrik itu bergegas menuju lokasi asap. Sebab, pabrik  sedang tidak produksi. Libur nasional, Hari Raya Idul Adha. Namun, Sugeng mengurungkan niat mendekati gudang bahan baku itu. Pasalnya dari jarak 100 meter hawa disekitar gudang sangat panas karena lidah api semakin besar.  Sugeng kemudian meminta bantuan PMK Gresik. 

Sekitar pukul 11.00, delapan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Gresik tiba di lokasi kejadian. Amuk si jago merah merembet ke bagian mesin pengolahan minyak. Tempat produksi. Sejumlah mesin pabrik hangus terbakar. Atap baja pabrik runtuh karena tidak kuat menahan panas. 

Petugas Damkar sempat kesulitan untuk memadamkan api. Sebab, tiuapan angin serta tumpukan bahan baku kopra membuat si jago cepat membesar. Butuh waktu 4 jam, korp dengan tagline “Pantang Pulang Sebelum Padam” itu akhirnya menguasai amuk si jago merah di pabrik milk Andik Sasongko itu.

ASAP HITAM PEKAT : Pabrik pengolahan minyak PT SGI terbakar pada Selasa, 20 Juli 2021 ( Foto : ist)

Kepala UPT  Pemadaman Kebakaran Gresik Eka Prapangasta dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran pabrik pengolahan minyak itu. “Ini anggota masih melakukan pemadaman,”kata Eka dikonfirmasi sekitar pukul 14.00. 

Sebenarnya, imbuh Eka, api sudah sempat padam. Namun, kembali membara. “Sekarang tahap pembasahan dan memastikan tidak ada api dalam tumpukan bahan baku,”kata Eka dikonfirmasi melalui selulernya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebutKerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah  karena seluruh isi gudang bahan baku ludes terbakar dan mesin penggilingan kopra ikut ludes terbakar. (yad)

Pabrik Pengolahan Minyak Ludes Diamuk Si Jago Merah, Asap Hitam Terlihat sampai Radius 300 Meter Selengkapnya

Antusiasme Warga Kota Santri Menikmati Gerhana Bulan di Pelabuhan

GRESIK,1minute.id – Fonomena Gerhana Bulan Total menarik perhatian masyarakat Kota Santri pada Rabu, 26 Mei 2021. Puluhan warga menikmati fonomena langka itu di Pelabuhan Gresik badal Maghrib. Mereka mengamati Gerhana Bulan Total duduk di tepi pelabuhan sambil diiringi deburan ombak.

Menurut Wakil Ketua Lajnah Falakiyah PCNU Gresik Muchyiddin Hasan . Gerhana Bulan total atau disebut dengan Super Blood Moon ini terjadi selama 14 menit, 42 detik.

“Di wilayah Indonesia bagian Barat tidak bisa menyaksikan detik-detik awal terjadinya gerhana karena saat awal terjadinya gerhana Bulan masih belum terbit,”kata Muchyiddin dalam akun instagramnya @muchyiddin_hasan.

Seorang berceloteh akan lompat-lompat Bulan mulai terlihat. “Saya tak lompat-lompat biar cepat tinggi seperti ayah,”celoteh seorang bocah perempuan yang turut mengamati Gerhana Bulan di dermaga Pelabuhan Gresik. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Antusiasme Warga Kota Santri Menikmati Gerhana Bulan di Pelabuhan Selengkapnya

Duyung Terdampar lalu Mati di Pantai Mayangkara

GRESIK,1minute.id – Seekor Duyung atau dugong adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau sapi laut terdampar di Pantai Mayangkara Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Badan hewan mamalia yang bisa bertahan hidup dan mampu mencapai usia 22 sampai 25 tahun itu penuh luka dan mati. Luka seperti tertusuk benda tajam. Mulut dan mata sebelah kiri berdarah. Diduga muat dugong diburu oleh pemburu liar ketika berada di laut lepas. 

“Ini kejadian kali pertama kurun waktu 15-20 tahun. Sebelumnya ada duyung tersangkut jaring nelayan tapi masih hidup,”ujar Abrari, salah satu warga Pulau Bawean dihubungi 1minute.id pada Selasa, 18 Mei 2021.

Terpisah , Camat Tambak Agung membenarkan bahwa ada ikan dugong sepanjang dua meter   terdampar di Pantai Mayangkara. “Saat ditemukan keadaan sudah mati,”kata Agung pada Selasa, 18 Mei 2021.

Duyung atau Dugong ditemukan terdampar di Pantai Mayangkara pada Minggu malam, 16 Mei 2021. Penemuan hewan mamalia dengan panjang 2 meter menghebohkan warga di Pulau Putri itu. Pemerintah Desa Kepuhteluk, Kecamatan Tambak , anggota Polair Bawean dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang berada di Bawean sudah mengecek ke lokasi memastikan kondisi Duyung. 

“Sudah dikubur pada Senin (17/5) pukul 09.00 di sekitar pantai, kemarin juga ada dari mahasiswa Brawijaya mau lakukan penelitian tapi SOP dari pihak terkait langsung di kuburkan dikarenakan bukan bahan penelitian,”tegas Agung. 

Perlu diketahui bahwa dugong merupakan salah satu hewan mamalia laut yang langka dan dilindungi oleh Negara melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan jenis Tumbuhan dan Satwa dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No 79 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Konservasi mamalia laut, dimana di dalamya termasuk dugong. (yad)

Duyung Terdampar lalu Mati di Pantai Mayangkara Selengkapnya

Gudang bahan Baku Tekstil untuk Kain Pel dan Selimut terbakar


GRESIK,1minute.id – Gudang bahan baku pembuat tekstil PT Lexim Global Indo ludes terbakar pada Minggu, 16 Mei 2021. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di pabrik anak usaha dari PT Panji Mas Textile berlokasi di Jalan Raya Driyorejo Km 32 Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik itu.

Polisi masih menyelidiki penyebab terbakarnya pabrik spesialis membuat benang pel dan selimut yang sudah di ekspor ke-35 negara itu. Informasi yang dihimpun Minggu sore itu sejumlah pekerja masih beraktivitas di dalam perusahaan. Mereka melihat asap hitam menyembul di bagian mesin penghancur kapas dan motor silinder vanbell. Asap itu muncul sekitar pukul 17.00. Asap berubah menjadi bara api. 

Api cepat membesar. Kemudian merembet ke bagian gudang bahan baku pembuat tekstil itu. “Kami baru mendapatkan laporan sekitar pukul 17.22,”kata Kapala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta dikonfirmasi pada Senin, 17 Mei 2021. 

Api saat itu sudah besar. Bersama dengan petugas damkar dari 4 perusahaan sekitar api berhasil dikuasai 6 jam kemudian atau sekitar pukul 22.51. (yad) 

Gudang bahan Baku Tekstil untuk Kain Pel dan Selimut terbakar Selengkapnya

Diduga Korsleting, Toko Elektrik Damai Terbakar


GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali menghiasi Gresik. Tadi pagi, Toko Damai,  penjual barang elektrikal di Jalan J.A. Suprapto, Gresik diamuk si jago merah Kamis, 13 Mei 2021. Sehari sebelumnya, toko maianan anak di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti terbakar mengakibatkan anak berumur 5 tahun tewas terbakar.

Kebakaran kali lima di bulan ini terjadi sekitar pukul 01.30 ketika masyarakat Kota Santri masihsEeeeee mengumandangkan takbir di masjid sedan musala. Lalu lintas juga masih tergolong ramai karena masyarakat masih menyambut kemenangan setelah 30 hari berpuasa di bulan suci Ramadan.

Tiba-tiba muncul asap dari dalam toko peralatan listrik itu. Sejak api membesar. Saat terbakar toko tutup. Karena semua pegawai toko elektrikal itu dikabarkan telah mudik. 

Kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan, sekitar pukul 01.50 ada telepon dari seorang warga bernama Feby. Satu tim damkar diterjunkan. Petugas mengalami kesulitan karena barang yang terbakar cukup banyak. Gulungan kabel listrik dan lainnya menumpuk. 

“Petugas kami baru bisa menguasai api sekitar pukul 06.20,”ujar Eka pada Kamis, 13 Mei 2021. Api diduga akibat korsleting. (yad)

Diduga Korsleting, Toko Elektrik Damai Terbakar Selengkapnya

Main Korek Api, Toko Mainan Terbakar, Satu Korban Ditemukan Tewas


GRESIK,1minute.id – Toko mainan anak di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik hangus diamuk si jago merah pada Rabu, 12 Mei 2021. Kebakaran kali keempat di bulan ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Korban adalah anak laki-laki berusia 5 tahun.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah petugas Damkar Pemkab Gresik berhasil memadamkan amuk si jago merah sekitar pukul 13.48 tadi.

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 11.50 korban anak bermain korek api dalam toko yang menjual aneka jenis permaian anak. Mulai mobil-mobilan, hingga permainan anak-anak perempuan. Semua bahan terbuat dari plastik. 

Korban bermain sendiri korek api. Tiba-tiba karek menyambar salah satu mainan. Kondisi cuaca terik, angin dan bahan mudah terbakar api membesar. Bocah 5 tahun itu panik. Tapi, api sudah mengepung seluruh bangunan. Jalan Raya Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik macet. Karena masyarakat berjubel untuk melihat kebakaran di siang bolong itu.

Kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan, pihaknya kali pertama mendapatkan laporan masyarakat pukul 12.01. Satu tim damkar dikerahkan. Dibantu damkar dari Surabaya. “Api bisa kami kuasai pukul 13.48. Satu jam lebih karena media terbakar plastik mainan anak,”kata Eka dikonfirnasi WhatsApp pada Rabu, 12 Mei 2021.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno mengatakan, dugaan awal terbakarnya toko mainan karena korek api. “Anak pemilik toko diduga mainan korek api. Kemudian terbakar,”kata Tatak. Satu korban meninggal dunia akibat kebakaran itu. “Korban anak laki-laki usianya diperkirakan 5 tahun,”tegas mantan Kapolsek Cerme itu. (yad)

Main Korek Api, Toko Mainan Terbakar, Satu Korban Ditemukan Tewas Selengkapnya

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar

GRESIK,1minute.id – Elvin Magata , 23, warga Desa Madulumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik meninggal dunia setelah motor NMAX yang dikendarainya bertabrakan dengan truk boks bernopol W 9052 NU hingga terbakar di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar pada Jumat, 30 April 2021.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga bermula Firman Yulistiawan, sopir truk boks nopol W 9052 NU hendak mendahukui truk gandeng tidak dikenal dari arah kanan hingga melewati marka garis tunggal putih.

Dari arah berlawanan muncul pengemudi motor NMAX nopol W 4767 DJ dikendarai Elvin Magata. Karena jarak terlalu dekat sopir truk boks berusia 24, Warga asal Perum Pondok Sidokare Asri, Kelurahan Sidokare, Sidoarjo tabrakan tidak bisa dihadiri.

Motor NMAX masuk kolong truk boks dan terseret beberapa meter. Elvin meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, truk boks terbakar di depan gerbang masuk kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatlantas AKP Yanto Mulyanto mengatakan penyebab terbakarnya truk boks diduga karena terdapat gesekan antara kendaraan roda dua dengan mobil sehingga bahan bakar minyak tumpah.

“Kemungkinan, terbakar adalah sepeda motor berada di bawah mobil boks, BBM tumpah. Bergesekan sehingga terjadi kebakaran,”ujar AKP Yanto Mulyanto pada Jumat, 30 April 2021.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossi Eka Prasetya menanbahkan kronologis kecelakaan awalnya dari arah selatan ke utara melintas mobil boks dengan kecepatan sedang. Lalu truk itu bermaksud mendahului dari sisi sebelah kanan. “Ada truk gandeng tidak dikenal yang berjalan serah didepannya, pengemudi mobil boks saat mendahului kendaraan,”kata Yossi. 

Petugas Damkar Pemkab Gresik memadamkan truk boks yang terbakar setelah bertabrakan pengendara motor di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Jumat , 30 April 2021 (foto : ist )

Ditambahkan Yossi truk boks mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka utuh tunggal, kemudian bertabrakan dengan kendaraan roda dua yang dikemudikan Elvin Magata yang berjalan dari arah berlawanan. Kendaraan korban bahkan terseret hingga beberapa meter.

Terpisah kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan pihaknya telah berhasil memadamkan api di kendaraan pukul 13.50. “Laporan yang kami terima pukul 12.30,”kata Eka. (yad)

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar Selengkapnya

Jelang Sahur, Warung Soto Pak Pur Hangus Terbakar, Diduga Elpiji Ngowos

GRESIK,1minute.id – Warung Soto Ayam pak Pur dilahap si jago merah nenjalang sahur perdana Ramadan pada Senin malam, 12 April 2021.

Kebakaran yang terjadi pukul 23.58 itu diduga akibat elpiji ngowos. Seluruh bangunan warung di depan Mapolres Gresik Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik hangus. 

Warung soto itu belum lama beroperasi. Pak Pur menyewa lahan depan jalan nasional itu. Kabarnya , pemilik warung itu sedang pulang untuk megengan atau padusan menyambut Ramadan. Sehingga warung kondisi tutup.
Tidak ada korban dalam kebakaran kali ketiga di bulan April 2021 ini. 

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gresik Eka Prapagasta mengatakan, warung dalam kondisi kosong ketika terbakar. “Kami dapat laporan dari polisi yang sedang berjaga,”kata Eka. 

Sekitar pukul 23.58 laporan masuk. Satu tim melucur ke lokasi. Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 01.10. “Sekitar satu jam api bisa kami kuasai. Tidak ada korban karena warung kosong,”imbuh Eka.

Eka mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada karena memasuki musim kemarau. “Bulan ini sudah ada tiga kebakaran di Gresik,”ujar Eka. (yad)

Jelang Sahur, Warung Soto Pak Pur Hangus Terbakar, Diduga Elpiji Ngowos Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik bergerak cepat meringan penderitaan korban gempa bumi di Malang. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1.000 paket sembako pada Minggu, 11 April 2021.

Koordinator Satgas Tanggap Bencana BUMN Jawa Timur (Jatim) itu membagikan ribuan paket sembako melalui Pemkab Malang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan gempa  berkekuatan magnitudp 6,1 ini telah menyebabkan aktivitas perekonomian warga terhenti, sehingga para korban bencana membutuhkan bantuan cepat. 

“Untuk itu melalui program CSR Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi ini, kami ingin membantu meringankan beban para korban sekaligus upaya pemulihan kondisi pasca bencana,”ujar Dwi Satriyo.

Paket sembako itu berupa, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram dan mie instan 3 bungkus). Bantuan CSR ini diserahkan melalui pemkab setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada korban di beberapa wilayah.

“Meskipun wilayah operasional perusahaan berada di Gresik, kami sangat prihatin dengan apa yang dialami korban bencana gempa bumi di Malang dan sekitarnya,”kata Dwi Satriyo.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban para korban, dan kami berharap kondisi segera pulih,”tandasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021. Gempa itu dirasakan di 16 kabupaten/kota hingga Jogjakarta, Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). BNPB mencatat lebih dari 300 rumah rusak dan 8 orang meninggal dunia.  (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang Selengkapnya

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat satu unit rumah di Gresik mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021.

Sementara itu, update data terakhir Sabtu malam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi. 

“Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan resminya pada Sabtu, 10 April 2021. 

BNPB mengimpun sejumlah data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Jawa Timur terkait dampak yang diakibatkan gempa tersebut. 

Dari hasil penghimpunan BNPB, total rumah yang mengalami kerusakan berat sebanyak 11 unit; rusak dengan kategori sedang sebanyak 194 unit dan rusak kategori ringan 126 unit.

“Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1,”katanya.

Sedangkan korban meninggal dunia akibat gempa tersebut, BNPB masih menunggu verifikasi data dari BPBD. Dari data yang diperoleh sementara, korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, luka berat dua orang, dan luka ringan 10 orang.

“Data meninggal dunia berjumlah 7 jiwa, luka berat 2, dan luka ringan 10. Korban meninggal dunia di Kabupaten Malang 3 jiwa, Lumajang 2 dan di wilayah perjalanan Lumajang – Malang 2. Korban luka-luka teridentifikasi di wilayah Kabupaten Lumajang,”katanya. (yad)

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur Selengkapnya