Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar

GRESIK,1minute.id – Elvin Magata , 23, warga Desa Madulumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik meninggal dunia setelah motor NMAX yang dikendarainya bertabrakan dengan truk boks bernopol W 9052 NU hingga terbakar di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar pada Jumat, 30 April 2021.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga bermula Firman Yulistiawan, sopir truk boks nopol W 9052 NU hendak mendahukui truk gandeng tidak dikenal dari arah kanan hingga melewati marka garis tunggal putih.

Dari arah berlawanan muncul pengemudi motor NMAX nopol W 4767 DJ dikendarai Elvin Magata. Karena jarak terlalu dekat sopir truk boks berusia 24, Warga asal Perum Pondok Sidokare Asri, Kelurahan Sidokare, Sidoarjo tabrakan tidak bisa dihadiri.

Motor NMAX masuk kolong truk boks dan terseret beberapa meter. Elvin meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, truk boks terbakar di depan gerbang masuk kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatlantas AKP Yanto Mulyanto mengatakan penyebab terbakarnya truk boks diduga karena terdapat gesekan antara kendaraan roda dua dengan mobil sehingga bahan bakar minyak tumpah.

“Kemungkinan, terbakar adalah sepeda motor berada di bawah mobil boks, BBM tumpah. Bergesekan sehingga terjadi kebakaran,”ujar AKP Yanto Mulyanto pada Jumat, 30 April 2021.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossi Eka Prasetya menanbahkan kronologis kecelakaan awalnya dari arah selatan ke utara melintas mobil boks dengan kecepatan sedang. Lalu truk itu bermaksud mendahului dari sisi sebelah kanan. “Ada truk gandeng tidak dikenal yang berjalan serah didepannya, pengemudi mobil boks saat mendahului kendaraan,”kata Yossi. 

Petugas Damkar Pemkab Gresik memadamkan truk boks yang terbakar setelah bertabrakan pengendara motor di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Jumat , 30 April 2021 (foto : ist )

Ditambahkan Yossi truk boks mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka utuh tunggal, kemudian bertabrakan dengan kendaraan roda dua yang dikemudikan Elvin Magata yang berjalan dari arah berlawanan. Kendaraan korban bahkan terseret hingga beberapa meter.

Terpisah kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan pihaknya telah berhasil memadamkan api di kendaraan pukul 13.50. “Laporan yang kami terima pukul 12.30,”kata Eka. (yad)

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar Selengkapnya

Jelang Sahur, Warung Soto Pak Pur Hangus Terbakar, Diduga Elpiji Ngowos

GRESIK,1minute.id – Warung Soto Ayam pak Pur dilahap si jago merah nenjalang sahur perdana Ramadan pada Senin malam, 12 April 2021.

Kebakaran yang terjadi pukul 23.58 itu diduga akibat elpiji ngowos. Seluruh bangunan warung di depan Mapolres Gresik Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik hangus. 

Warung soto itu belum lama beroperasi. Pak Pur menyewa lahan depan jalan nasional itu. Kabarnya , pemilik warung itu sedang pulang untuk megengan atau padusan menyambut Ramadan. Sehingga warung kondisi tutup.
Tidak ada korban dalam kebakaran kali ketiga di bulan April 2021 ini. 

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gresik Eka Prapagasta mengatakan, warung dalam kondisi kosong ketika terbakar. “Kami dapat laporan dari polisi yang sedang berjaga,”kata Eka. 

Sekitar pukul 23.58 laporan masuk. Satu tim melucur ke lokasi. Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 01.10. “Sekitar satu jam api bisa kami kuasai. Tidak ada korban karena warung kosong,”imbuh Eka.

Eka mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada karena memasuki musim kemarau. “Bulan ini sudah ada tiga kebakaran di Gresik,”ujar Eka. (yad)

Jelang Sahur, Warung Soto Pak Pur Hangus Terbakar, Diduga Elpiji Ngowos Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik bergerak cepat meringan penderitaan korban gempa bumi di Malang. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1.000 paket sembako pada Minggu, 11 April 2021.

Koordinator Satgas Tanggap Bencana BUMN Jawa Timur (Jatim) itu membagikan ribuan paket sembako melalui Pemkab Malang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan gempa  berkekuatan magnitudp 6,1 ini telah menyebabkan aktivitas perekonomian warga terhenti, sehingga para korban bencana membutuhkan bantuan cepat. 

“Untuk itu melalui program CSR Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi ini, kami ingin membantu meringankan beban para korban sekaligus upaya pemulihan kondisi pasca bencana,”ujar Dwi Satriyo.

Paket sembako itu berupa, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram dan mie instan 3 bungkus). Bantuan CSR ini diserahkan melalui pemkab setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada korban di beberapa wilayah.

“Meskipun wilayah operasional perusahaan berada di Gresik, kami sangat prihatin dengan apa yang dialami korban bencana gempa bumi di Malang dan sekitarnya,”kata Dwi Satriyo.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban para korban, dan kami berharap kondisi segera pulih,”tandasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021. Gempa itu dirasakan di 16 kabupaten/kota hingga Jogjakarta, Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). BNPB mencatat lebih dari 300 rumah rusak dan 8 orang meninggal dunia.  (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang Selengkapnya

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat satu unit rumah di Gresik mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021.

Sementara itu, update data terakhir Sabtu malam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi. 

“Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan resminya pada Sabtu, 10 April 2021. 

BNPB mengimpun sejumlah data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Jawa Timur terkait dampak yang diakibatkan gempa tersebut. 

Dari hasil penghimpunan BNPB, total rumah yang mengalami kerusakan berat sebanyak 11 unit; rusak dengan kategori sedang sebanyak 194 unit dan rusak kategori ringan 126 unit.

“Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1,”katanya.

Sedangkan korban meninggal dunia akibat gempa tersebut, BNPB masih menunggu verifikasi data dari BPBD. Dari data yang diperoleh sementara, korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, luka berat dua orang, dan luka ringan 10 orang.

“Data meninggal dunia berjumlah 7 jiwa, luka berat 2, dan luka ringan 10. Korban meninggal dunia di Kabupaten Malang 3 jiwa, Lumajang 2 dan di wilayah perjalanan Lumajang – Malang 2. Korban luka-luka teridentifikasi di wilayah Kabupaten Lumajang,”katanya. (yad)

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur Selengkapnya

Diduga Rem Blong , Dump Truck Muatan Pasir Terjun Bebas Menimpah Rumah Warga

GRESIK,1minute.id – Dump truck bermuatan pasir terjun bebas dari jalan turunan Jalan Mayjend Sungkono, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Kamis, 18 Maret 2021.

Bodi dump truck bernomor polisi (nopol) W 8624 UT menimpah rumah Syamsuri, 49, warga setempat. Hampir separoh bangunan berdinding bata putih yang belum di pelester dengan semen hancur tertimpah bak dump truck berwarna biru itu. 

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pukul 11.00 itu. Sopir dump truck nahas bernama Agus Joko Susilo, 40, warga Jalan Pemuda Nglames, Desa Ngalames, Kacamatan/Kabupaten Madiun selamat.

Informasi yang dihimpun dump truck berumuatan pasir itu berangkat dari  Surabaya tujuan Manyar, Gresik. Agus Joko Susilo memilih jalan alternatif yakni kawasan industri Mayjend Sungkono daripada masuk Tol Romokalisari, Surabaya.

Jalan Mayjend Sungkono berliku, dan menanjak. Jalan kabupaten itu menurun tajam di depan Balai Rukyat Condrodipo. Agus Joko Susilo panik ketika rem dump truck nopol W 8624 UT sulit kendalikan. Beberapa pemuda 39 tahun itu mencoba mengurangi kecepatan. Akan tetapi, dump truck dengan bak jungkitan warna biru itu terus melaju ke arah Masjid Agung Gresik. 

Pemuda asal Jalan Pemuda Nglames, Desa Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun membanting stir ke kiri. Truk menabrak tiang pembatas. Serudukan kendaraan berat membuat tiang pembatas dari beton itu patah. Dump truck pun meluncur dan terjum bebas dari ketinggian sekitar 3 meteran. 

Dibagian bawah jalan itu, ada sejumlah rumah warga. Antara lain, Syamsuri. Rumah lelaki kelahiran Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Gresik. Syamsuri baru membangun rumah itu pada 2019. Dinding rumah terbuat dari batu bata putih belum di pelester semen. “Waktu kejadian saya dan istri masih di sawah,”kata Syamsuri.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menegaskan tidak korban jiwa. “Diduga human error,”kata Yanto didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossi Eka Prasetyo. (*)

Diduga Rem Blong , Dump Truck Muatan Pasir Terjun Bebas Menimpah Rumah Warga Selengkapnya

Kali Pertama, Puluhan Anggota PWI Jalani Vaksinasi Covid bersama Polri dan Pelayan Publik Gresik

GRESIK,1minute.id –  Puluhan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik menjalani vaksinasi pada Selasa, 23 Februari 2021. Vaksinasi coronavirus disease 2019 itu digelar di lantai 2 Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohosudo, Kecamatan Kebomas. Vaksinasi tahap dua ini bersamaan dengan 825 anggota Polres Gresik dan Aparat Sipil Negara (ASN) di Polres Jajaran Gresik.

Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat vaksinasi yang peruntukkan antaran lain anggota TNI, Polri san pelayan publik secara serentak berkisar 1.500-2.000 pada hari ini. Sebelum mendapatkan vaksin buatan Sinovac itu, peserta vaksinasi harus menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, suhu badan dan pertanyaan seputar tentang kesehatan calon penerima vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan sebanyak 825 anggota dan ASN Polres Gresik melakukan vaksin secara serentak ini. Mereka terbagi menjadi tiga gelombang.  Gelombang pertama diikuti dari anggota Bagian, Satuan, Seksi dan SPKT Polres Gresik. 

Gelombang kedua dari Polsek Jajaran Rayon Barat dan Selatan dan Gelombang ke tiga di ikuti dari Polsek Jajaran Rayon Tengah dan Utara. “Kepada anggota yg telah divaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan 5M pada setiap kegiatan dan vaksinasi lanjutan bagi anggota Polres Gresik akan dilakukan 2 minggu mendatang,”kata alumnus Akpol 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan alasannya memfasilitasi vaksinasi kepada wartawan karena insan yang memiliki mobilitas tinggi. Sehingga mereka juga merupakan salah satu profesi yang rentan.

“Karena itu kami prioritaskan vaksinasi bagi teman-teman wartawan, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada pers dunia,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan pers punya peran penting dalam kehidupan berdemokrasi, juga dalam upaya mendukung vaksinasi dan penanganan penanganan Covid-19.

Terpisah, Ketua PWI Gresik Sholahudin mengapresiasi kegiatan vaksinasi kepada petugas publik, salah satunya wartawan. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jurnalis, yang kinerjanya memang cukup rentan dengan penularan Covid-19. Khusus untuk vaksinasi kepada wartawan, insya Allah barupertama Indonesia.

“Vaksinasi masal wartawan tentu sangat membantu antisipasi penularan Covid-19 kepada pekerja pers,”ujarnya. Dalam hal ini PWI berterimakasih kepada Pemkab Gresik, khususnya dinkes. Pasalnya tak dipungkiri sudah banyak teman-teman jurnalis di Indonesia yang terpapar Covid-19.

“Kami PWI Gresik merasa terpanggil untuk dilakukan vaksinasi kepada teman-teman wartawan sebagai upaya menghindari paparan Covid-19,”imbuhnya. Lingkungan organisasi profesi wartawan di Indonesia yang baru mejalani vaksinasi adalah anggota PWI Gresik. ” Semoga teman-teman wartawan atau pekerja media lain yang belum segera tervaksin, dan program vaksinasi segera tuntas. Insya Allah harapan pandemi bisa segera berakhir segera terwujud,”katanya. (*)

Kali Pertama, Puluhan Anggota PWI Jalani Vaksinasi Covid bersama Polri dan Pelayan Publik Gresik Selengkapnya

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI


GRESIK,1minute.id -Sholihul Huda, jurnalis kali pertama di Indonesia mendapatkan vaksin Sinovac. Vaksinasasi bertepatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hari ini, Selasa 9 Februari 2021.

Pemberian vaksin asal Tiongkok ini hasil sinergitas Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan PWI Gresik. Pemberian vaksinasi di kalangan jurnalis itu disaksikan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik.
Forkopimda terdiri Plt Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto.

Ada juga, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, Kepala Sat Pol PP Gresik Abu Hasan. “Saya dukung penuh vaksinasi terhadap jurnalis, karena mereka termasuk dalam pelayanan publik. Mobilitas mereka tinggi, harus bertemu dengan orang banyak, tidak mengenal kalangan manapun,”ujar Syaifudin Ghozali.

Vaksinator mempersiapkan suntik vaksinasi untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN 2021 digelar PWI Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk jurnalis lainnya, Ghozali menargetkan bulan ini untuk semua wartawan Gresik. “Vaksinasi kepada jurnalis secara simbolis ini berharap menjadi contoh bagi dearah lainnya,”kata Ghozali.

Sementara itu, Sholihul Huda mengatakan tidak merasakan apa-apa selepas mendapatkan satu dosis vaksin Sinovac. Ia juga mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi jurnalis, mengingat profesi jurnalis sangat rentan terpapar Covid 19.

“Profesi sebagai jurnalis merupakan profesi yang rentan terpapar Covid -19 karena kita tahu jadi wartawan tidak ada jamnya tidak ada batasan siapa yang ditemui. Bahkan orang yang terkonfirmasi Covid pun itu kita harus cari, bukan malah menghindari,”ujar bapak dua anak berusia 35 tahun itu. 

Vaksinator menunjukkan dosis vaksin Sinovac yang disuntikkan untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN di Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia pun mendorong bagi jurnalis lainnya untuk mua divaksin. “Saya mendorong bagi wartawan lainnya untuk melakukan vaksinasi. Jangan khawatir, aman dan halal. Ada petugas yang mendampingi,”tegasnya. Vaksinasi simbolis ini rangkai peringatan HPN 2021 yang digelar PWI Gresik.  Perhelatan tahunan dilakukan secara sederhana. Tasyakuran dan pemberian santunan kepada anak yatim. Acara tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Ketua PWI Gresik Sholahudin, vaksinasi untuk jurnalis ini kali pertama. “Bahkan, mungkin kali pertama di Indonesia bertepatan peringatan HPN 2021 ini,”kata Sholahudin dalam sambutannya. (*)

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI Selengkapnya

Menolak Memberi “Jatah” , Mantan Suami Aniaya Istri Siri


GRESIK,1minute.id – Nafsu Tarsam sudah diatas ubun-ubun. Lelaki 47 tahun mendatangi mantan istri sirinya, Dewi Yuliani, 37. Tujuannya, meminta “jatah” terakhir. Keinginan lelaki yang telah beristri itu langsung ditolaknya oleh perempuan asal  Kecamatan Glagah Lamongan itu.

Tarsam pun murka. Kepala mantan istri sirinya yang kos di Manyar itu dibenturkan ke dinding tembok. Lengan perempuan yang dinikahi secara siri sejak 2018 itu diciak alias digigit.

Korban pun teriak kesakitan. Tarsam kabur melarikan diri. Beruntung anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Manyar sigap. Sehingga, Tarsam bisa ditangkap.
“Setelah mendapatkan laporan anggota langsung memburu dan menangkap pelaku,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana di Mapolsek Manyar pada Senin, 8 Februari 2021.

Menurut Kapolsek Manyar Iptu Bima, pelaku dan korban menjalin nikah siri sejak 2018. Pada akhir Januari 2021, hubungan mereka sudah retak. Mereka pisah ranjang. 

Sebelum terjadi penganiayaan, pelaku mendatangi kos korban di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik menanyakan surat-surat pernikahan sirinya. Namun, oleh korban sudah dibakar.

Pelaku tidak mempermasalahkan asalkan korban mau memberi “jatah” berhubungan badan kali terakhir. Korban menolak mentah-mentah. Karena sudah tidak ada ikatan suami-istri. Penolakan korban itu membuat emosi Tarzam membuncah. 

“Pelaku emosi dan menganiaya korban. Mereka sempat berebut kunci kamar kos hingga menyebabkan celana korban robek,”kata Bima. 

Atas kejadian tersebut, korban lapor ke Polsek Manyar. Anggota Unit Reskrim mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. “Pelaku kami amankan kurang dari satu minggu di warung kopi wilayah Manyar,”imbuh mantan Kasatreskrim Polres Trenggalek itu. (*)

Menolak Memberi “Jatah” , Mantan Suami Aniaya Istri Siri Selengkapnya

Diduga Mengantuk, Tronton Muat 26 Ton Tepung Nabrak Pohon, Satu Meninggal


GRESIK,1minute.id – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jaalan Raya Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Jumat pagi, 5 Februari 2021. Sebuah truk tronton menabrak pohon peneduh. Ngadiyo, 56, sopir tronton nomor polisi K 1412 HS diduga mengantuk. Kecelakaan pukul 06.00 itu mengakibatkan Fathur Rozi, 19, warga Jl. Pala LK.III Bandar Utama Tebingtinggi Sumatra Utara diduga kernet tronton meninggal dunia. 

Informasi dihimpun 1minute.id matahari belum beranjak dari ufuk. Kondisi Jalan Raya Duduksampeyan masih lengang.  Satu unit truk tronton nomor polisi K 1412 HS melaju dari arah Lamongan menuju Surabaya. 
Sekitar pukul 05.00 tronton sarat muatan itu memasuki Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik. Perjalanan jauh Jakarta menuju Surabaya diduga membuat sopir tronton kecapekan. Sopir mengantuk. 

Ketika memasuki Jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan laju tronton mulai oleng. Rasa kantuk semakin menyergap. Memasuki tingkungan Jalan Raya Tebaloan tidak bisa menguasai kemudinya. Tronton menabrak pohon peneduh pinggir jalan. Benturan bodi tronton sangat kuat.

Membuat bodi tronton bagian depan rusak berat. Ngadiyo tergencet di belakang kemudi tronton yang dikendarai. Sedangkan, Fatkhur Rozi, kernet meninggal di lokasi kejadian. 

Satlantas Polres Gresik membutuhkan dua truk untuk proses evakuasi tronton bermuatan 26 ton tepung. “Tadi mau dipanggilkan tukang las untuk evakuasi sopir,”kata Amin, pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yosi Eka Prasetya mengatakan penyebab kecelakaan tunggal terjadi diduga human error. “Sopir mengantuk,”kata Yosi.  (*)

Diduga Mengantuk, Tronton Muat 26 Ton Tepung Nabrak Pohon, Satu Meninggal Selengkapnya

Gangsir Tembok, Penjahat Spesial Pembobol Minimarket Gagal Kuras Minimarket, Dibekuk Polisi


GRESIK,1minute.id – Tembok Alfamart di Desa Samiplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik bolong.Lubang gangsiran berdiameter 50 centimeter. Pelaku melubangi tembok itu menggunakan linggis.  

Nahas, aksi penjahat spesialis pembobol minimarket gagal. Sebab, aksi mereka tepergok pegawai minimarket itu.  Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap anggota reserse kriminal (reskrim) Polsek Duduksampeyan. Dia bernama Sukriyadi. Umurnya 38 tahun asal Desa/Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso. Seorang lagi, berinisial A melarikan diri dan polisi masih memburunya. 

Selain mengamankan Sukriyadi,  anak buah AKP Sugeng Ari Putra, Kapolsek Duduksampeyan menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi N 9115 EW (diduga palsu), sebuah linggis dengan panjang 90 centimeter dan sebuah obeng. 

Informasi yang dihimpun Rabu dini hari pukul 01.00, Alfamart tutup. Tiga orang pegawai minimarket berlokasi di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan itu masih berada di dalam minimarket itu.  Tiga pegawai itu adalah Ali Murtadho,  23 dan Mohammad Rizal Basori, 21. Keduanya warga Kecamatan Duduksampeyan. Serta,  Pi’i, 25, asal Kecamatan Panceng.

Pagi itu mereka sedang memasang harga produk displai minimarket itu. Tiba-tiba mereka mendengar suara gaduh. Dak…Duk.. Dak…Duk. Rizal merasa curiga mendekati suara itu. Ali Murtadho dan Pi’i keluar lewat pintu depan untuk memastikan situasi. 

Barbuk : Selain mengamankan pelaku. Polisi mengamankan mobil, linggis dan pelat nomor dari pelaku spesialis pembobol minimarket pada Rabu, 3 Februari 2021

Hitungan menit tembok minimarket sudah bolong. Dua pelaku, Sukriyadi dan temannya berinisial A masuk minimarket itu. Mereka kaget. Sebab,  di dalam minimarket berdiri Rizal, penjaga minimarket.

Sukriyadi dan temannya balik kucing. Kabur. Polisi datang ke lokasi. Sekitar 300 meter dari lokasi minimarket ada mobil Daihatsu Xenia nomor polisi N 9115 EW. 

Tiga anggota Reskrim Polsek Duduksampeyan yakni Aiptu Supriyanto, Aipda Choirul Anam dan Aipda Ariyanto menanyakan menanyakan pemilik Xenia itu. “Tidak ada yang mengakui.Empat ban mobil lalu digembosi oleh polisi,”ujar sumber di kepolisian.

Polisi lalu melakukan pencarian pelaku sekitar lokasi kejadian. Selama 4 jam polisi mengubek-ubek hingga area tambak sekitar lokasi dan menemukan Sukriyanto. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa mengatakan, anggota masih melakukan pencarian pelaku lainnya. “Masih satu yang diamankan. Satu pelaku masih dilakukan pencarian,”ujarnya pada Rabu, 3 Februari 2021. (*)

Gangsir Tembok, Penjahat Spesial Pembobol Minimarket Gagal Kuras Minimarket, Dibekuk Polisi Selengkapnya