Kapal Motor Cantika Persada Karam, 16 Awak Selamat, 1.600 Ton Pupuk Tenggelam


GRESIK,1minute.id – Kamar motor Cantika Persada mengangkut  1.600 pupuk karam di sekitar 11 mil perairan Gresik, Sabtu, 30 Januari 2021.
Beruntung, 16 anak buah kapal (ABK) selamat. Sementara, ribuan ton pupuk tidak bisa diselamatkan.

Seluruh awak kapal dinakhodai Mohammad Zamroni dievakuasi oleh kapal Patroli Polisi Air (Polair) Polres Gresik menuju kantor syahbandar di Pelabuhan Gresik.  Informasi yang dihimpun KM Cantika Persada berangkat dari Gresik dengan tujuan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Kapal itu memuat 1.600 ton pupuk SP-36 dan ZA. Sekitar pukul 10.30 kondisi angin dan arus dari selatan ke utara kencang. 

Nakhoda Mohammad Zamroni berusaha mengendalikan laju kapalnya itu. Namun, kapal dengan 16 awak termasuk nakhoda Zamroni ditabrak kapal lainnya. Lambung kapal bolong. Air laut masuk ke dalam kapal. Kapal tidak bisa terselamatkan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatpolair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan KM Cantika Persada karam karena arus kencang dari arah selatan ke utara. Kemudian ditabrak kapal lainnya di bagian lambung sisi kiri depan.bLokasinya sekitar 11 mil dari pelabuhan Petrokimia. 

Kapal mengalami kebocoran, air masuk ke dalam kapal kemudian miring, ABK langsung kita evakuasi menggunakan kapal Sat Polair Polres Gresik. “Ada 16 ABK, Alhamdulilah kondisinya semua selamat,”kata Ade.

Kondisi kapal yang miring perlahan tenggelam di bagian depan itu, mengangkut pupuk dari PT. Petrokimia Gresik sebanyak 1.600 ton pupuk terdiri dari pupuk SP-36 dan ZA. 

Sebanyak 16 kru kapal bersama barang-barang yang masih bisa diselamatkan seperti surat-surat, pakaian dan barang lainnya langsung dievakuasi menuju kantor Sat Polair Polres Gresik di Jalan R.E Martadinata, Kecamatan Gresik. 

“Setelah ini, para kru langsung dibawa ke Syahbandar, untuk pupuk sudah tenggelam di air. Kerugian masih belum bisa ditafsirkan,”kata alumnus Akpol 2007 itu.

Kecelakaan ini menambah panjang jumlah kecelakaan di perairan Gresik Sebelumnya, kapal tugboat menarik kapal tongkang pengakut minyak kelapa sawit tenggelam. Tiga dari delapan awak TB selamat. (*)

Kapal Motor Cantika Persada Karam, 16 Awak Selamat, 1.600 Ton Pupuk Tenggelam Selengkapnya

Diduga Terpapar Corona, Bumil dibantu Keluarga Kabur, Digagalkan Satpam Rumah Sakit

GRESIK,1minute.id – Seorang pasien ruang bersalin RSUD Ibnu Sina Gresik melarikan diri dari rumah sakit, Kamis 28 Januari 2021.   Hasil tes usap perempuan 21 tahun itu diduga terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Hasil swab itu ditengarai sebagai penyebab pasien asal Kecamatan Bungah, Gresik memilih kabur dari ruang isolasi rumah sakit milik Pemkab Gresik itu. 
Beruntung, satpam rumah sakit berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu sigap.

“Pasien sudah di IGD, sekarang sudah masuk ruang bersalin,”ujar Humas RSUD Ibnu Sina Gresik Hariyanto dikonfirmasi 1minute.id,  pada Kamis malam, 28 Januari 2021.

Informasi yang dihimpun, perempuan berusia 21 tahun asal Kecamatan Bungah, Gresik sedang hamil. Dia menjalani perawatan di ruang bersalin RSUD Ibnu Sina Gresik. Saat menjalani pemeriksaan, tenaga kesehatan (nakes) melakukan tes usap. Hasil swab test itu terindikasi terpapar corona. 

Ibu hamil itu pun menjalani isolasi. Orang tua pasien yang tidak disebutkan identitasnya pun waswas. Kamis sore, 28 Januari 2021, ayah pasien menjemput anaknya di rumah sakit berlokasi di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. 

Pulang paksa. Jarum infus menancap di tangan dicabut secara paksa. Darah mengucur. Bapak dan anak itu bergegas turun dan naik angkutan kota. Aksi nekat itu diketahui satpam rumah sakit dan mengejarnya. 

Baru beberapa meter, tepatnya di depan gerbang kantor Pemkab Gresik angkot dihentikan. Nakes memakai hazmat dan anggota Polsek Kebomas membujuk pasien dan keluarga untuk kembali ke rumah sakit. “Pasien dan keluarganya berhasil kembali ke IGD,”tegas Hariyanto. (*)

Diduga Terpapar Corona, Bumil dibantu Keluarga Kabur, Digagalkan Satpam Rumah Sakit Selengkapnya

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac


GRESIK, 1minute.id – 
Sejarah baru dicetak Pemkab Gresik dalam ikhtiar pencegahan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Gresik tercatat sebagai kabupaten pertama yang melaksanakan vaksinasi Covid-19.  Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak di Ruang Poli VIP RSUD Ibnu Sina Gresik, Jumat 15 Januari 2021. Pencanangan vaksin buatan Sinovac asal Tiongkok itu disuntikkan kepada sepuluh pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali, pejabat kali pertama yang mendapatkan vaksin Sinovac itu. Urutan kedua, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.  Menurut Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak, vaksin ini, salah satu perjuangan dan ikhtiar dalam mengentaskan pandemi Covid-19. Vaksin asal Tiongkok ini sudah melalui berbagai proses. Pemerintah menjamin keamanan dengan telah terbitnya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Juga, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa vaksin COVID-19 halal dan suci. “Vaksin ini sudah melalui berbagai uji klinis dan dijamin keamanannya. MUI juga sudah menyatakan halal terhadap vaksin ini,”katanya. Emil memantau langsung vaksinasi di rumah sakit milik Pemkab Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Gresik ini. 

PANTAU VAKSINASI : Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak memantau pencanangan vaksinasi di RSUD Ibnu Sina Gresik didampingi forkopimda Gresik, Jumat 15 Januari 2021

Emil melanjutkan masyarakat tidak perlu khawatir dan merasa waswas terhadap vaksinasi yang dilakukan. “Saya sebagai orang pertama di Jawa Timur yang disuntik vaksin kemarin (Kamis, 14/01). Kenapa saya lebih dulu? Karena saya ingin memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa vaksin ini benar-benar aman,”imbuhnya. Pelaksanaan vaksinasi kali ini, tambahnya, pemerintah memfokuskan pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan (Nakes). Sebab mereka adalah garda terdepan di bidang pelayanan kesehatan dan harus di vaksin terlebih dulu. Selanjutnya adalah masyarakat dengan usia rentan.

Kedatangan Emil disambut Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poentjoadmodjo Iswinarno dan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali. 
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menambahkan  sepuluh orang yang mengawali vaksinasi COVID-19 di Gresik merupakan pionir untuk menjadi contoh dan menyebarkan semangat bervaksin. “Untuk dijadikan semangat, contoh, dan dapat menyebarkan kebaikan dari vaksin ini,” ucap Wabup Qosim. (*)

Kadinkes Pertama, Ketua DPRD Kedua Disuntik Vaksin Sinovac Selengkapnya

16 RS Rujukan Covid-19, Sisakan 100 Tempat Tidur , Dinkes Sepakat PSBB

Stadion Gelora Joko Samudro untuk Pondok Rehabilitasi Covid-19 di Gresik (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Jumlah kasus Covid-19 meningkat tajam sepekan terakhir. Peningkatan hampir dua kali lipat. Akibatnya, hampir semua rumah sakit rujukan coronavirus disease 2019 nyaris penuh. 

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pengetatkan lalu lintas manusia, operasi yustisi dan penerapan jam malam bakal dilakukan oleh Pemkab Gresik untuk menahan laju persebaran pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyatakan jumlah pasien Covid 19 di Gresik saat ini meningkat tajam. “Semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Gresik hampir penuh. Termasuk yang ada rumah sakit lapangan di Stadion Gelora Joko Samudro yang kami peruntukkan untuk pasien OTG dan pasien Covid ringan,” kata Ghozali dalam rakor di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Kamis 7 Januari 2021.

Rapat itu dipimpin Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Ghozali menambahkan dari 16 rumah sakit rujukan Covid di Gresik dengan kapasitas 500 tempat tidur, sudah terisi 400 tempat tidur. “Sedangkan 100 tempat tidur disiapkan untuk isolasi khusus, misalnya pasien anak, bedah dan melahirkan,”terangnya. 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt)  Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Zainul Arifin, Sp.OT menambahkan saat ini pihaknya tengah merawat 75 pasien Covid 19 yang parah dan sedang. “Bahkan saat ini  di pelayanan IGD RS sudah ada 13 antrian pasien Covid-19,”katanya. 

Terpisah, update data Covid-19 Gresik, Kamis 7 Januari 2022 tercatat penambahan kasus baru 17 konfirmasi corona menjadi 4.288 kasus. Sedangkan, sembuh bertambah 11 kasus menjadi 3.877 kasus.

Dan meninggal dunia bertambah 2 kasus menjadi 455 kasus ( meninggal probable 173 kasus dan RT-PCR 282 kasus) (*)

16 RS Rujukan Covid-19, Sisakan 100 Tempat Tidur , Dinkes Sepakat PSBB Selengkapnya

Ulurkan Bantuan, Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir Kali Lamong

Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar (kanan) dan Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto membagikan sembako kepada masyarakat terdampak banjir Kali Lamong, Selasa 5 Januari 2021

GRESIK, 1minute.id – Banjir Kali Lomong tidak hanya berdampak ekonomi bagi masyarakat di Gresik Selatan. Kesehatan masyarakat mulai terganggu.

Polres Gresik dan Satuan Pengamanan (Satpam) yang merayakan HUT ke-40 turun tangan untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir Kali Lamong itu.

Selain membagikan sembako dan tim dokkes melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di tiga desa yakni Munggungianti, Deliksumber dan Sedapurklagen. Semuanya di Kecamatan Benjeng.

Bantuan sosial dan bakti sosial ini dipimpin Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar (*)

Ulurkan Bantuan, Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Diduga Korsleting, Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar

DIDUGA KORSLETING : Gudang barang bekas di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Gresik terbakar ,Selasa dini hari


GRESIK,1minute.id – Sebuah gudang barang bekas di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Sidayu ludes diamuk si jago merah, Selasa 5 Januari 2021.

Kebakaran kali pertama di awal tahun di musim hujan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sholikin, pemilik gudang mengalami kerugian ratusan juta rupiah. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 01.40 seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Gresik melihat asap kemerahan menyembul dari dalam sebuah gudang barang bekas. 

Tiuapan angin membuat si jago merah cepat membesar. Apalagi, barang di dalam gudang tergolong mudah terbakar. Plastik, diantaranya. 

Menurut Kepala Unit Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik Eka Prapagasta, pihaknya baru menerima laporan dari masyarakat  sekitar pukul 02.15. “Saksi Amri menghubungi Damkar Gresik,”kata Eka Prapagasta, Selasa 5 Januari 2021.

Saksi melihat ada kobaran api di dalam gudang barang bekas berlokasi di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Gresik. Saat itu, gudang tidak berpenghuni. 

Sejumlah petugas damkar sif III atawa malam dikerahkan untuk menjinakkan amuk si jago merah di musim penghujan itu. “Api baru bisa kami padamkan 06.50. Dugaan kami diduga korsleting,”terang Eka. 

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sidayu Aiptu Aziz menambahkan pihaknya belum bisa memastikan penyebab gudang itu terbakar. “Saat kejadian tidak ada aktivitas di dalam gudang itu,”ujar Aziz.  (*)

Diduga Korsleting, Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar Selengkapnya

Akses Jalan ke KUA Banjir, Calon Mempelai Jalan Kaki Menembus Luapan Kali Lamong Setinggi Paha


GRESIK,1minute.id – Eri Afandi dan Ernawati terlihat semringah, Senin 28 Desember 2020. Meski wajah mereka tertutup masker dalam video viral di medsos itu calon pasangan suami-istri terlihat bahagia. 

Meski harus jalan kaki dan menembus genangan air setinggi paha akibat Kali Lamong kembali meluap sekitar pukul 08.30.
Dalam video yang viral di media sosial itu,  Eri dan Erna berjalan kaki menuju kantor urusan agama (KUA) di Kecamatan Benjeng karena akses jalan terendam luapan Kali Lamong.

Mengenakan baju pengantin warna putih. Mereka menyincing jarik hingga setinggi paha. Erna, calon istri Eri pun tersenyum. Usai akad nikah, melangsungkan resepsi pernikahan di rumah Eri di Dusun Balong Wangon, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng.

“Hanya akses jalan menuju kantor KUA saja yang tergenang banjir,”ujar Camat Benjeng Suryo Wibowo, Senin 28 Desember 2020. Rumah mempelai laki-laki tidak banjir. 

BAHAGIA : Pasutri asal Benjeng usai akad nikah terlihat bahagia meski harus menembus luapan Kali Lamong setinggi paha, Senin 28 Desember 2020 ( foto : tangkapan layar facebook)

Seperti diberitakan, Kali Lamong kembali meluap untuk kali ketiga selama Desember 2020 ini. Akan tetapi, banjir kiriman lebih besar dibanding dua luapan sebelumnya.  
Selain melumpuhkan jalur transportasi, menggenangi ratusan rumah, ratusan hektare sawah dan tambak.

Banjir luapan Kali Lomong “tradisi” tahun ini telah memakan tiga korban jiwa selama Desember 2020.  Yakni siswi SMP di Kecamatan Benjeng ; siswa SMP di muara Kali Lamong di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas dan seorang maniak memancing asal Sidoarjo tenggelam di Kecamatan Cerme.  (*)

Akses Jalan ke KUA Banjir, Calon Mempelai Jalan Kaki Menembus Luapan Kali Lamong Setinggi Paha Selengkapnya

Seorang Pemancing Tenggelam di Waduk Gajah di Desa Ngabetan


GRESIK, 1minute.id – Luapan Kali Lamong kembali memakan korban jiwa. Kurun waktu dua pekan ini, sudah tiga orang meninggal karena terseret arus dan tenggelam. 

Teranyar, korban bernama Hafidl Zarkoni, 32, asal Desa Cangkring Turi, Kecamatan Prambon, Mojokerto. Jasad penggemar mancing itu ditemukan di Waduk Gajah Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu 20 Desember 2020.

Untuk diketahui sejak dua pekan terakhir, Kali Lamong meluap. Air bah menerjang puluhan desa di tiga kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Ratusan rumah terendam air. Banjir juga menenggelamkan ratusan hektare sawah dan tambak.

Sejak itu muncul pemancing dadakan. Mereka beradu nasib maupun melampiaskan hobi mencari ikan di aliran Kali Lamong itu. 

Diantaranya, Hafidl Zarkoni,  32, asal Prambon, Sidoarjo ; Hamzah Rangkuti, 36, warga Pakis Gunung, Sawahan, Surabaya; dan Verdi Karmirangga,  21, asal Krian, Sidoarjo. Mereka memancing di Waduk Gajah di Desa Ngabetan, Kacamatan,  Cerme, Gresik. 

Hafidl berangkat dari rumahnya di Desa Cangkringturi, Kecamatan Prambon, Sidoarjo mengendarai Honda Scoopy nopol W 4751 US. Berangkat dari rumah pukul 05.30. Hafidl langsung menuju waduk Gajah di Desa Ngabetan, Cerme.

Di lokasi sudah ada sejumlah pemancing lainnya. Diantaranya, Hamzah Rangkuti dan Verdi Karmirangga.  Beberapa kali, kail dilemparkan. Akan tetapi, Hafidl belum mendapatkan ikan. 

Pemuda 32 tahun seakan melihat banyak ikan di bagian tengah waduk itu. Hafidl pamit nyemplung. “Saat itu mungkin korban mengira waduk tidak dalam,”duga pemancing lainnya. 

Dugaan Hafidl keliru. Kondisi air waduk cukup dalam. Korban Hafidl lalu teriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, saksi Nova Faltomi langsung nyemplung untuk menolong Hafidl. 

Saat akan ditolong Hafidl panik membuat Nova nyaris ikut tenggelam. Nova akhirnya melepaskan tubuh Hafidl tersebut. “Saya nyaris tenggelam karena terus berontak. saya akhirnya pegangan pohon eceng gondok untuk menyelamatkan diri,”kata Nova kepada polisi. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Cerme AKP Moh Nuramin mengatakan, korban berhasil dievakuasi pukul 07.30. “Korban dalam kondisi meninggal dunia,”kata Nuramin. 

Korban lalu dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum. “Tapi, keluarga korban menolak jenazah di otopsi. Keluarga mengikhlaskan kepergian korban,”kata Nuramin (*)

Seorang Pemancing Tenggelam di Waduk Gajah di Desa Ngabetan Selengkapnya

Tiga Hari Pencarian, Siswa Hanyut di Kali Lamong Desa Sukorejo Ditemukan

Tim Polair Polres Gresik ketika mengevakuasi Aditya, 13, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik, Rabu 16 Desember 2020

GRESIK,1minute.id – Alfareno Eka Aditya, pelajar kelas VII yang hanyut di Kali Lamong ditemukan tim SAR, Rabu 16 Desember 2020.

Aditya-sapaan-Alfareno Eka Aditya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Aditya adalah korban meninggal sejak Kali Lamong meluap sejak Minggu dini hari. Korban pertama adalah Nusifah, 13, pelajar asal Benjeng. 

Sekitar pukul 06.00, tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Gresik dan Polair Polres Gresik kembali melakukan pencarian. Pencarian hari ketiga itu baru sekitar 30 menit.

Petugas SAR yang dibantu nelayan Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik mendapatkan kabar adanya benda mencurigakan di sekitar 7 kilometer dari lokasi Aditya hanyut.

Aditya hanyut Senin 14 Desember 2020 di aliran Kali Lamong di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik sekitar pukul 16.30. Sore itu, korban hendak berenang bersama tiga teman sebayanya. 

Kondisi Kali Lamong yang meluap membuat arus cukup kuat. Arus itu menghanyutkan tubuh remaja 13 tahun itu.

Petugas SAR gabungan melakukan penyisiran hingga sekitar muara Kali Lamong di Surabaya. Akan tetapi, belum membuahkan hasil. Memasuki hari ketiga, petugas akhirnya bisa menemukan Aditya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 06.30. “Korban mengambang di sekitar 7 kilometer dari lokasi awal hanyut,”kata AKP Mashyur Ade, Rabu 16 Desember 2020. (*)

Tiga Hari Pencarian, Siswa Hanyut di Kali Lamong Desa Sukorejo Ditemukan Selengkapnya

MDMC Dirikan Dapur Umum, NH Zakatkita Suplai Logistik untuk Masyarakat

Relawan menyalurkan bantuan untuk korban terdampak luapan Kali Lamong di Kecamatan Benjeng


GRESIK,1minute.id – Meluapnya Kali Lamong membuat ribuan jiwa di tiga kecamatan yakni Balongpanggang , Benjeng dan Cerme itu semakin menderita. Apalagi, dampak pandemi corona virus disease 2019 belum tuntas. Kini, sawah dan tambak mereka tergenangi air bah luapan Kali Lamong.

Kondisi itu menjadikan sejumlah organisasi kemasyarakatan turun tangan untuk meringan sedikit beban hidup masyarakat terdampak banjir tahunan itu.  Diantara ormas yang memberikan bantuan korban luapan Kali Lamong itu, diantaranya,  Ansor , Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan NH Zakatkita. 

AMM yang dikoordinasi oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu telah mendirikan posko dan dapur umum di Perguruan Muhammadiyah Benjeng sejak Minggu, 13 Desember 2020.

“Kami mengajak semua elemen kekuatan masyarakat untuk bekerja sama dengan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan mendesak masyarakat,”ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqulloh A.Ahmady dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 14 Desember 2020.

Kondisi Jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme ( foto : chusnul cahyadi)

Sementara itu, NH Zakatkita Gresik-Lamongan  memberikan logistik untuk kebutuhan dapur umum di Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem Benjeng.

“Logistik dapur umum sudah habis, Pak. Tinggal air minum saja. Tiap hari ibu-ibu menyediakan 500 nasi bungkus untuk dua kali makan,”ungkap Penanggungjawab dapur umum Munir, Selasa 15 Desember 2020.

Bantuan kepada masyarakat perkirakan akan mengalir ke desa-desa terdampak banjir luapan Kali Lamong.

Informasi yang dihimpun 1minute.id, air bah luapan Kali Lamong itu sudah masuk ke Desa Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme. Ketinggian di jalan desa sudah setinggi ban motor. (*)

MDMC Dirikan Dapur Umum, NH Zakatkita Suplai Logistik untuk Masyarakat Selengkapnya