Diduga Percikan Api Las, Gudang Besi Tua di Roomo, Manyar Ludes Terbakar

 GRESIK1minute.id – Gudang besi tua milik Mat Rui ludes terbakar pada Sabtu sore, 19 Maret 2022. Sejumlah pekerja di gudang berlokasi di Jalan Raya Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu semburat menyelamatkan diri. 

Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 16.00 beberapa orang pekerja beraktivitas di gudang besi tua, CV Sabar Manunggal milik Mat Rui tersebut. Pekerja ada melakukan pemotongan besi tua dengan menggunakan mesin las.  Tidak diketahui secara pasti, tiba-tiba api menyambar bagian yang mudah terbakar di gudang berlokasi di Jalan Raya Roomo, Kecamatan Manyar itu.

Teriakan histeris sejumlah pekerja menambah kepanikkan warga sekitar. Karena api cepat besar karena ada bahan bakar yang berada di lokasi kebakaran. Dua unit mobil Damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik tiba di lokasi kejadian. Selama 20 menit petugas Damkar berhasil menjinakkan amuk si jago merah. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin H.Sinaga dikonfirmasi membenarkan kejadian kebakaran gudang besi tua, CV Sabar Manunggal itu. “Tapi bisa dipadamkan anggota tidak lebih 30 menit. Sekitar pukul 16.20,”kata Sinaga dikonfirmasi melalui seluler usai memimpin 14 anggota melakukan pemadaman api pada Sabtu, 19 Maret 2022. 

Sebanyak 3 unit mobil yakni 2 mobil Damkar dan 1 unit mobil suplai air. “Pembasahan bari selesai menjelang Mahrib tadi,”imbuh mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu. Menurut Sinaga, dugaan awal kebakaran dipicu dari percikan api las. “Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibsh ini,”ujar Sinaga. (yad)

Diduga Percikan Api Las, Gudang Besi Tua di Roomo, Manyar Ludes Terbakar Selengkapnya

Nyalakan Lilin, Rumah Hangus Terbakar

GRESIK,1minute.id- Rumah Eko Cahyono di Desa Dungus, Kecamatan Cerme  Gresik ludes di amuk si jago merah pada Selasa malam, 15 Maret 2022. Kebakaran yang diduga dipicu dari lilin itu membuat warga panik. Mereka semburat keluar rumah untuk menyelamatkan barang berharganya. 

Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik cepat tiba di lokasi Kebakaran sehingga lidah api tidak sampai menjilat rumah warga lainnya. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 22.45 rumah Eko Wahyudi terlihat gelap. Karena listrik rumah padam. Eko kemudian menyalakan lilin untuk penerangan rumahnya. Diduga setelah menyalakan lilin Eko keluar rumah untuk mencari angin. Karena kondisi dalam rumah yang sederhana itu terasa panas. Nah, saat itu lilin terguling dan menyambar perabot rumah. 

Api langsung membesar, Eko Cahyono panik dan teriak minta tolong. Kebakaran…Kebakaran. Dalam sekejab suasana kampung riuh. Warga berusaha memadamkan amuk si jago merah itu menggunakan air dengan wadah seadanya. Namun, api yang sudah membesar sulit dikendalikan. 

Dua unit mobil Damkar dengan 12 petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.25. Api sudah melahap hampir semua isi rumah Eko Cahyono. “Kami baru dapat laporan dari warga sekitar pukul 22.55 WIB,”kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Agustin H.Sinaga dikonfirmasi selulernya pada Rabu, 16 Maret 2022. 

Sebanyak 12 anggota dari grup II dan III tiba di lokasi sekitar pukul 23.25 WIB. Pada Rabu dini hari, pukul 01.56 ,petugas balik kanan. “Menurut keterangan sejumlah warga setempat, kebakaran diduga karena lilin. Karena sejak Siang, aliran listrik di rumah korban diputus oleh petugas PLN,”kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu.

Berdasarkan catatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik, mulai 1 sampai 15 Maret 2022 terdapat 4 kali kejadian kebakaran. (yad)

Nyalakan Lilin, Rumah Hangus Terbakar Selengkapnya

KH Muchtar Djamil, Mustasyar PCNU Gresik Wafat

WAFAT : KH Muchtar Djamil (kanan) bersama santrinya, Muhammad Tajuddin memegang keris peninggalan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Mendung menyelimuti langit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Senin, 14 Maret 2022. K.H Muchtar Djamil wafat di usia 86 tahun. Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Gresik meninggal di rumah sakit Semen Gresik sekitar pukul 13.50. 

Kabar meninggalnya tokoh agama yang juga budayawan sejarah Islam di Kabupaten Gresik langsung menyebar begitu cepat. Kabar meninggal ulama yang juga ketua Pusat Informasi Sejarah Islam dan Pusat Dakwah (Puisi Pudak) Gresik dibenarkan Muhammad Tajuddin, salah satu santrinya. “Inggih kiai wafat,”kata Tajuddin dikonfirmasi selulernya pada Senin, 14 Maret 2022.

Pada Selasa, 8 Maret 2022, Kiai Tar-begitu biasa disapa, masih terlihat bugar. Kiai Tar masih ikut berziarah ke makam Waliyullah dalam peringatan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik.  Kiai Tar didampingi Tajuddin berziarah ke makam Sunan Giri, Sunan Prapen dan Maulana Malik Ibrahim. 

Di makam Sunan Giri, Kiai Tar sempat memegang keris dan mencium sajadah peninggalan Sunan Giri. “Sajadah ini meski tidak diberi pengharum. Tapi, baunya sangat harum,”kata pengurus Yayasan Makam Sunan Giri waktu itu pada Selasa, 8 Maret 2022.

Kiai Tar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Asisten Abu Hassan mencium sajadah Sunan Giri itu. Saat itu, Kiai Tar terlihat bugar. Namun, tuhan berkehendak lain. Kiai Tar wafat meninggalkan seorang istri bernama Sri Astutik, dan anak semata wayang dr. Fakhruddin Fakhri. (yad)

KH Muchtar Djamil, Mustasyar PCNU Gresik Wafat Selengkapnya

15 Kali Rescue Dilakukan Petugas Damkar Gresik Jinakkan Ular


GRESIK,1minute.id –  Petugas rescue Dinas pemadam kebakaran Gresik harus berjibaku menjinakkan ular selama dua hari belakangan ini, Sabtu dan Minggu, 12-13 Maret 2022. Musim penghujan yang belum berakhir membuat hewan melata jenis ular Piton itu keluar dari habitat dan masuk ke rumah warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, tadi pagi sekitar pukul 08.00, Sofyan, seorang warga di Jalan Taman Brantas, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik melapor ada seekor ular piton masuk ke rumah tetangganya, Dwi Laksono.  Ular jenis Piton panjangnya sekitar 3 meteran. 

Pagi itu, anak pemilik rumah sedang mencuci mobilnya. Ketika asyik bersih-bersih melihat ular keluar dari selokan depan rumah. Pemilik rumah spontan teriak minta tolong. Teriak itu mengagetkan tetangganya. Suasana kompleks perumahan semula lenggang mendadak riuh. Warga perumahan semburat keluar rumah. Namun, mereka hanya melihat dari jarak sekitar 20 meteran. 

Ketika putugas Rescue Dinas Pemadam Kebakaran tiba mereka lega.  Selama kurun lebih 45 menit petugas mengubek-ubek selokan rumah warga perumahan itu. Ular belontang-belonteng itu akhirnya bisa dijinakkan.  Sehari sebelumnya, sekitar pukul 05. 50 seekor ular Piton masuk warung kopi di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 12 Maret 2022. Ular Piton sudah berada di tangga warung. “Kali pertama mengetahui ada ular itu adalah Riska, pengelola warkop,”kata Kadis Damkar Gresik A.H.Sinaga pada Minggu, 13 Maret 2022.

Ia melanjutkan dalam kurun waktu 1 sampai 13 Maret 2022 ada 15 kejadian upaya penyelamatan yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Damkar Gresik. “Rescue menjinakkan ular. Sedangkan, rescue kebakaran hanya sekali,”kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu. (yad)

15 Kali Rescue Dilakukan Petugas Damkar Gresik Jinakkan Ular Selengkapnya

3 Kali, Perabot di Eks Gedung Pengadilan Negeri Gresik Terbakar 

GRESIK, 1minute.id – Perabot di gedung eks Pengadilan Negeri (PN) Gresik di Jalan Panglima Sudirman, Gresik terbakar pada Sabtu dini hari, 26 Februari 2022. Kebakaran kali ketiga kurun waktu 2021 – Februari 2022. Beruntung petugas Damkar Gresik cepat tiba di lokasi sehingga amuk si jago merah bisa cepat dikuasai. 

Penyebab terbakarnya perabot dan berkas-berkas kertas itu diduga dibakar oleh orang gila. Eks kantor PN Gresik ini suwung sejak boyongan ke kantor PN baru di Jalan Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Tidak penjaga ketika malam hari. 

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik A.H. Sinaga, pihaknya sekitar pukul 02.30 menerima laporan kebakaran tersebut.  Pelapor Achmad Fauzi, warga sekitar lokasi kejadian. Dini hari itu, Sinaga masih stand by di kantor.  Sekitar pukul 02.35 dua mobil Damkar tiba di lokasi kejadian. “Api membakar bagian dalam,”kata mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu.

“Di dalam masih ada berkas-berkas dan perabotan kursi dan meja. Ini kebakaran yang ketiga di Kantor eks PN. Yang sebelumnya pada Desember 2021,” jelasnya. Menurut informasi gedung eks PN Gresik itu suwung. Tidak ada penjaganya. Ketika malam gedung eks orang mencari keadilan itu kerap digunakan tidur oleh pengamen , anak jalanan (anjal) hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Karena tanpa penerangan, penghuni nomaden itu biasanya menyalakan lilin atau bakar sampah. Nah, Sabtu dini hari, diduga ada ODGJ yang bakar-bakar. Api menjalar ke perabotan dan kertas yang berada di gedung eks PN Gresik itu. Sekitar pukul 03.50 atau menjalang Subuh, petugas berhasil menguasai si jago merah. “Beruntung tidak ada korban jiwa. Catatan kami, gedung ini (eks PN Gresik,Red) sudah tiga kali terbakar,”ujar Sinaga di lokasi kejadian. (yad)

3 Kali, Perabot di Eks Gedung Pengadilan Negeri Gresik Terbakar  Selengkapnya

Pasar Sidayu, Dibangun Zaman Kolonial, Kios yang Terbakar Dulu Lahan Parkir

GRESIK,1minute.id – Pasar Sidayu terbakar pada Minggu pagi, 30 Januari 2022. Ratusan kios ludes terbakar. Ratusan kios dahulunya tempat parkir kendaraan pengunjung pasar tradisional berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Pasar Sidayu memiliki memiliki historis cukup panjang. Sebab, pasar yang berlokasi disisi utara Alun-alun Sidayu itu dibangun pada masa Kolonial Belanda. Saat itu, Sidayu masih menjadi kadipaten dengan seorang pemimpin yang juga tokoh agama bernama Raden Adipati Suryo Diningrat (pada versi lain dikenal juga dengan Suryo Adiningrat), putra Sayid Abdur Rohman Sinuwun Solo dinobatkan menjadi Bupati di Sidayu dengan gelar Kanjeng Sepuh Sidayu pada 1817 Masehi.

Kanjeng Sepuh lahir pada 1784 Masehi. Pada masa kekuasaannya, Kanjeng Sepuh dikenal sebagai sosok yang berani dalam menentang diskriminasi yang dilakukan Belanda terhadap pribumi. Selain pemimpin yang berani, Kanjeng Sepuh juga dikenal sebagai pemuka agama. Makam Kanjeng Sepuh berada di dalam Kompleks Masjid Jamik Sidayu atau sisi barat Alun-alun Sidayu. Jaraknya tidak lebih dari 1 kilometer Pasar Sidayu. 

Menurut Kepala Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu Sujari, Pasar Mriyunan ini dibangun sejak pemerintah Kanjeng Sepuh. “Zaman kolonial Belanda,”katanya ditemui 1minute.id di lokasi Pasar Sidayu pada Minggu, 30 Januari 2022. Pasar Sidayu dahulu berbentuk huruf U. “Bagian kios yang terbakar itu, dulunya tempat parkir,”imbuh Sujari.

KOKOH : Konstruksi bangunan Pasar Sidayu masih terlihat kokoh. Pasar Sidayu yang ludes terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022 ini dibangun pada zaman Kolonial Belanda (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Purnomo, salah satu setempat setali tiga uang dengan Sujari. Ia mengatakan berdirinya Pasar Sidayuberbarengan dengan Pasar Keputran, Surabaya. “Setahu Saya pasar Sidayu ini dibangun sekitar 1881,”katanya pada Minggu, 30 Januari 2022.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id, bekas bangunan memiliki konstruksi sangat kokoh. Tiang penyangga dari cor. Sedangkan atap berbahan kayu jati. Pada 2007, Pemkab Gresik menambah ratusan kios baru. Kios di bangun belakang gerbang pintu masuk bergaya Kolonial Belanda.  Bangunan baru berkonstruksi tiang baja dan tanpa penyekat. Kios baru tidak tersentuh api. Selamat. 

Selain bangunan baru, ada penambahan lapak atau kios di dalam area pasar. Akibatnya, parkir kendaraan pedagang atau pengunjung pasar berada di luar pasar. Dekat Alun-alun Sidayu. (yad)

Pasar Sidayu, Dibangun Zaman Kolonial, Kios yang Terbakar Dulu Lahan Parkir Selengkapnya

Sebanyak 257 Kios Hangus, Kebakaran di Pasar Tradisional Sidayu 

GRESIK,1minute.id – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Gresik masih terus melakukan pembasahan pada Minggu, 30 Januari 2022. Sebagian kios di Pasar Sidayu yang terbakar masih terlihat api dan asap. 

Hampir separoh kios di pasar tradisional berlokasi Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu ludes dilahap si jago merah. Berdasarkan data UPT Pasar Sidayu jumlah kios berjumlah 527 uni. Sebanyak 259 kios hangus menjadi arang. Ratusan kios yang ludes terbakar itu sebagian menempati bagian bangunan kuno.

Menurut polisi kali pertama yang mengetahui pasar tradisional Sidayu terbakar adalah Ainul Wafa. Pagi itu, sekitar pukul 04.00 lelaki 40 tahun hendak Salat Subuh. Ainul Wafa melihat nyala api sudah membakar atap salah satu kios. Tiupan angin pagi membuat api cepat membesar. Apalagi bangunan kios semi permanen, papan dan kayu.

PEMBASAHAN: Petugas Pemadam kebakaran Dinas Damkar Gresik melakukan pembasahan di Pasar Sidayu pada Minggu, 30 Januari 2022 (FOTO : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Api terus membesar dan meluluhlantakkan ratusan kios. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di pasar yang bangunan utamanya berarsitektur Kolonial Belanda itu. Menurut Purnomo, Pasar Sidayu berdirinya berbarengan dengan pasar Keputran, Surabaya. “Setahu Saya pasar Sidayu ini dibangun sekitar 1881,”katanya. 

Dalam pengamatan 1minute.id, asap masih terlihat menyembul di tumpukan barang dagangan yang hangus terbakar. Petugas mobil tangki membawa air masih hilir mudik menyuplai air hingga pukul 11.50 WIB. Sejumlah pedagang pasar terlihat ada yang mengais sisa barang di kios yang terbakar. 

Seperti diberitakan Pasar tradisional Sidayu ludes terbakar tadi pagi, Minggu,30 Januari 2022. Puluhan kios terbakar. Aparat masih menyelidiki kebakaran pasar di musim hujan itu. Kebakaran ratusan kios pasar Sidayu, Kecamatan Sidayu, Gresik itu terbakar pukul 04.00 WIB. (yad)

Sebanyak 257 Kios Hangus, Kebakaran di Pasar Tradisional Sidayu  Selengkapnya

Pasar Sidayu Ludes Terbakar, Pedagang Semburat

GRESIK,1minute.id- Pasar tradisional Sidayu ludes terbakar tadi pagi, Minggu,30 Januari 2022. Puluhan kios terbakar. Aparat masih menyelidiki kebakaran pasar di musim hujan itu. 

Informasi yang dihimpun kebakaran kios pasar Sidayu, Kecamatan Sidayu, Gresik itu terbakar pukul 04.00 WIB. Saat itu, pedagang pasar ada sudah berjualan. Pembeli mulai berdatangan badal Salat Subuh. Tiba-tiba salah pedagang berteriak-teriak kebakaran. Pedagang dan calon pembeli berhamburan menyelamatkan diri. 

PELUK PEDAGANG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menenangkan salah satu pedagang Pasar Sidayu yang layaknya ludes terbakar pada Minggu, 30 Januari 2022. (FOTO : Ist)

Pedagang membawa barang yang ada didekatnya untuk menyelamatkan asetnya. Tiupan angin membuat bara api semakin membesar. Lidah api menjilat kios-kios bangunan semi permanen itu dengan cepat. Pedagang hanya bisa melongo melihat layaknya terbakar. 

Sekitar pukul 07.10, petugas Damkar berhasil menguasai si jago merah. Camat Sidayu Nuryadi masih belum bisa memastikan berapa lapak yang hangus. “Nanti perkembangan saya Informasikan. Ini pak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) masih di lokasi kebakaran,”katanya. (yad)

Pasar Sidayu Ludes Terbakar, Pedagang Semburat Selengkapnya

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus

GRESIK,1minute.id – Angin puting beliung menerjang rumah warga Dusun Terongbangi, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme pada Minggu sore, 17 Oktober 2021. Sebanyak tujuh rumah, dua kandang ayam dan sejumlah pohon peneduh ambruk.

“Tidak ada korban jiwa,”kata Camat Cerme Suyono dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 17 Oktober 2021. Menurut Suyono, sekitar pukul 15.30 Cerme diguyur hujat lebat disertai angin. Hujan disertai angin itu tidak lebih 30 menit. Hembusan angin itu mengakibatkan atap, genteng rumah berhamburan di sapu angin lesus. 

Data yang dihimpun Kecamatan terdapat tujuh rumah yang terdampak angin puting beliung itu. Rinciannya,  empat unit rumah rusak sedang dan tiga rumah rusak berat. Selain itu, ada dua kandang ayam ikut di sapu angin. “Dua kandang itu mengalami rusak berat,”kata mantan Camat Gresik itu. Selain itu, ada dua pohon peneduh yang roboh.

Sejumlah warga setempat bersama TNI, Polri dan Trantib Kecamatan melakukan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin lebat itu. “Perbaikan dilakukan setelah hujan reda,”imbuh Suyono. (yad)

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus Selengkapnya

Diduga Korsleting, Amuk Si Jago Merah di Pabrik Pengeringan Kayu

GRESIK,1minute.id – Petugas pemadam kebakaran (damkar) dari Gresik, Surabaya dan Lamongan masih terus berusaha menjinakkan amuk si jago merah yang melahap pabrik pengeringan kayu, UD Karya Mandiri. 
Polisi masih belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran di pabrik pengeringan kayu berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu.

“Ini masih terus dilakukan pemadaman,”kata Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jati Negara di konfirmasi 1minute.id pada Rabu, 13 Oktober 2021. Akan tetapi, imbuh mantan Kapolsek Kedamean itu, dugaan awal kebakaran akibat korsleting. “Nanti kepastian menunggu tim labfor setelah api sudah padam,”imbuh Jati Negara. Sekitar pukul 09.30, polisi mendapatkan kabar adanya kebakaran di pabrik pengeringan kayu, UD Karya Mandiri itu. Diperkirakan api mulai membesar pukul 09.00. 

Ratusan bahkan ribuan kubik kayu berbagai jenis mulai pinus, sengon , merbahu menjadi arang. Petugas damkar kewalahan. Sebab, kondisi kayu sudah kering sehingga mudah terbakar. Ditambah distribusi air yang kurang lancar membuat petugas damkar kesulitan untuk memadamkan api. 

Dalam pantauan 1minute.id, terlihat sejumlah truk tangki air berjajar di depan pabrik yang terbakar. Polisi lalu lintas mengatur jalan untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu. Pasalnya, UD Karya Mandiri berlokasi di dekat jalan raya sehingga membuat masyarakat maupun pengendara yang sedang melintas mengurangi kecepatan. Sebagian lainnya berhenti untuk melihat kebakaran. “Kami minta bantuan truk tangki air untuk stand by di dekat lokasi. Harapannya, suplai air bisa lancar,”kata Jati Negara.

Menurut saksi mata kebakaran bermula dari bagian kedi atau oven pengeringan kayu. Ada sepuluh oven di pabrik pengeringan kayu itu. Kedi-1 lokasinya sebalah barat. (yad)

Diduga Korsleting, Amuk Si Jago Merah di Pabrik Pengeringan Kayu Selengkapnya