Manajemen RBNP Bantah Sediakan Tempat Esek-esek, Polisi Gerebek Apartemen Icon Gresik 

GRESIK,1minute.id – Manajemen PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP), pengembang kawasan komersial Iconmall akhirnya angkat bicara terkait pengerebekan polisi dugaan adanya prostitusi terselubung di apartemen Icon ersebut. 

Direktur RBNP David Yurianto menegaskan, pihaknya tidak menyediakan tempat untuk bisnis yang melanggar aturan hukum maupun peraturan daerah. Antara lain, melarang pemilik unit  tempat esek-esek, narkoba dan minuman berakohol (mihol). ” Pihak kami mengetahui aturan sesuai perda di kabupaten Gresik. Dan sudah aturan tertulis adanya larangan terkait hal tersebut dan ada kausulnya,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 1 November 2023. David didampingi Building Manager Wisnu Kusuma Wardana melanjutkan, sebagai pengelola pihaknya telah melakukan tindakan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).  Kalau terkait sewa menyewa kamar menjadi tanggungjawab pemilik Unit.

“Pihak kami tidak bisa melarang, seharusnya pihak pemilik unit harusnya melapor. Kedepan akan memperketat aturan. Kedepanya akan membuat fingger print bagi pengunjung yang masuk,” tegasnya. Untuk diketahui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menggerebek sejumlah kamar di apartemen Icon, Kecamatan Kebomas.  Dalam penggrebekan itu, aparat mengamankan seorang wanita diduga mucikari berinisial N, 23 tahun serta mengamankan empat perempuan muda yang diduga berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK). Penyidik menetapkan mucikari N sebagai tersangka.

KLARIFIKASI: (kiri) Direktur RBNP David Yurianto, Building Manager Apartemen Icon Wisnu Kusuma Wardana (tengah) ketika memberikan klarifikasi kepada wartawan terkait penggerebek salah satu kamar apartemen yang diduga untuk bisnis esek-esek pada Rabu, 1 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Apartemen Icon memiliki 770 unit kamar. Sebanyak 600-an unit telah terjual. Dari 600-an unit yang terjual itu yang terisi 300-an unit. Sebanyak empat unit dari 300-an unit yang telah ditempati disinyalir digunakan untuk bisnis esek-esek.

Building Manager Icon Apartement Gresik Wisnu Kusuma Wardana mengatakan pihak kami sudah membuat aturan – aturan untuk pemilik unit dan bagi penyewa. “Atas kejadian tersebut itu oknum – oknum pribadi. Kalau terkait penyewaan kamar kemarin itu ada transaksi sendiri sama pemilik dan tidak ada laporan ke pihak kami,” ucapnya. 

Saat ditanya apakah ada sanksi untuk pemilik unit, Wisnu Wardana menuturkan terkait sanksi hanya memberikan himbauan saja terkait larangan protitusi, mabuk mabukan dan kriminalitas. “Hanya teguran dan meberikan himbauan terkait aturan SOP di apartemen harus di patuhi,” tuturnya. 

Lebih lanjut Wisnu Wardana mengungkapkan bahwa sebenarnya sistem keamanan di apartemen itu sudah cukup ketat. Mulai dari pendataan penghuni atau penyewa unit hingga para tamu. Termasuk patroli rutin petugas keamanan. “Untuk keamanan security sudah hafal pemilik apartemen apabila ada orang yang tidak kenal pengunjung tapi tetap dimintai data diri,” pungkasnya. (yad)

Manajemen RBNP Bantah Sediakan Tempat Esek-esek, Polisi Gerebek Apartemen Icon Gresik  Selengkapnya

Festival Mangrove Jawa Timur, Wabup Gresik : Tindakan Preventif Menjaga Kestabilan Ekosistem Pantai

GRESIK,1minute.id – Festival Mangrove ke-V Jawa Timur digelar  Romokalisari Adventure Land Surabaya terasa spesial bagi Kabupaten Gresik. Sebab, festival mangrove itu meneguhkan komitmen Pemkab Gresik dalam melestarikan lingkungan. Kabupaten Gresik menjadi salah satu daerah di Jawa Timur dengan kelestarian kawasan mangrove yang memiliki kerapatan tinggi. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan piagam penghargaan itu kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa, 31 Oktober 2023. Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Gresik menyebut, luas kawasan Mangrove di Kabupaten Gresik mencapai 2.854,32 hektar yang tersebar di sepuluh kecamatan.

Kecamatan Ujungpangkah memiliki luasan mangrove yang paling tinggi, ditetapkan sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) yang berada di 3 wilayah administrasi yaitu Desa Pangkahwetan, Pangkahkulon dan Banyuurip. Selain itu, mangrove juga terdapat di Kecamatan Penceng, Bungah, Manyar, Sidayu, Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, dan dua di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Keberadaan ekosistem mangrove dapat menyerap polutan, menyimpan karbon 4-5 kali lebih banyak daripada hutan tropis daratan, dan bisa sebagai wisata edukasi. Selain itu juga menyehatkan pesisir dan konservasi keanekaragaman hayati yang ada.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tanaman mangrove selain sangat penting guna menekan abrasi, juga untuk menjaga kestabilan ekosistem pantai.

“Juga sebagai tindakan preventif dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya perairan laut terhadap setiap aktivitas yang mengancam kerusakan lingkungan dan sumber daya laut pesisir pantai,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Penghargaan tersebut, lanjutnya, merupakan sebuah motivasi sebagai upaya untuk terus berkomitmen menjaga dan melestarikan Mangrove di Kabupaten Gresik. “Saya berharap agar semua pihak memiliki kewajiban yang sama, yakni turut berperan aktif dalam menjaga konservasi Mangrove di Kabupaten Gresik,” harap Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah menambahkan bahwa pihaknya siap untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan para pihak untuk terus menjaga dan melestarikan ekosistem Mangrove di Kabupaten Gresik. “Seperti penanaman mangrove yang dilaksanakan bersama-sama, memberikan pagar laut di wilayah pesisir, hal tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dalam rangka memelihara ekosistem mangrove dan mendukung program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional,” kata Sri Subaidah. (yad)

Festival Mangrove Jawa Timur, Wabup Gresik : Tindakan Preventif Menjaga Kestabilan Ekosistem Pantai Selengkapnya

Jelang Pemilu, 3 Kasat, 2 Kapolsek Berganti Wajah baru, Kapolres Gresik: Ciptakan Kamtibmas Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Rotasi pejabat utama di Kepolisian Resor Gresik kembali bergilir. Sebanyak tiga kepada satuan dan dua kapolsek berganti wajah baru. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom yang memimpin langsung serah terima jabatan (sertijab) di Mapolres Gresik pada Selasa, 31 Oktober 2023.

AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Gresik. mutasi jabatan adalah sebuah rangkaian tour of duty dan tour of area dan sebuah tradisi dalam sistem pembinaan karier anggota polri. Proses mutasi jabatan merupakan bentuk penyegaran, promosi dan sekaligus menunjukan telah berlangsungnya regenerasi kepemimpinan yang berjalan secara profesional dari sumber daya manusia Polri.

“Kepada pejabat lama, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Gresik. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” kata AKBP Adhitya Panji Anom..

Perwira dua melati di pundak itu, meminta kepada pejabat baru, dapat segera menyesuaikan diri dan bekerja dengan baik. “Saya berharap kepada seluruh pejabat baru untuk dapat meningkatkan kinerja Polres Gresik, khususnya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Gresik juga menghadapi pemilihan umum 2024,” tegas mantan Kapolres Blitar itu.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/1543/X/KEP./2023 tertanggal 11Oktober 2023 tentang pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim dan Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor : ST/1564/X/KEP./2023 tertanggal 13 Oktober 2023 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jatim itu adalah Kasat Lantas dari AKP Mulya Sugiharto diserahtugaskan kepada AKP Derie Fradesca.

Selanjutnya Kasat Samapta AKP Sugeng Sulistiyono kepada Iptu Heri Nugroho, sementara Kasat Polair AKP Poerlakso kepada AKP Winardi. Sedangkan, jabatan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik AKP Nur Sugeng Ari Putra kepada kepada AKP Windu Priyo Prayitno, Kapolsek Manyar Manyar di jabat AKP Tatak Sutrisno dan Kasat Narkoba di jabat Iptu Joko Supriyanto. (yad)

Jelang Pemilu, 3 Kasat, 2 Kapolsek Berganti Wajah baru, Kapolres Gresik: Ciptakan Kamtibmas Kondusif  Selengkapnya

Tari Beskalan Putri dan Cucuk Lampah Sambut  Pol Imam Sugianto, Kapolda Jatim baru

SURABAYA,1minute.id – Tongkat komando Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur resmi berganti, dari Irjen Pol Toni Harmanto kepada Irjen Pol Imam Sugianto. Kedatangan Irjen Pol Imam Sugianto beserta istri di Markas Polda Jatim disambut oleh Waka Polda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Pejabat Utama Polda Jatim serta pasukan dari TNI-Polri.

Farawell parade pergantian Semeru Satu-sebutan lain-Kapolda Jatim itu digelar di halaman Mapolda Jatim Jl.Ahmad Yani 116 Surabaya dimulai dari Pedang Pora hingga digelarnya kesenian tari tradisional untuk menyambut Kapolda Jatim yang baru pada Senin, 30 Oktober 2023.

Selain kesenian Reog Ponorogo dan tarian Garuda, tari Beskalan Putri Malang yang merupakan salah satu aset kebudayaan seni tari khas kota Malang juga turut memeriahkan penyambutan. 

Tari Beskalan Putri ini secara khusus disiapkan dalam penyambutan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, yang juga merupakan asli putra daerah dari Malang. Imam Sugianto juga mantan Kapolres Gresik.

Seperti yang disampaikan Ragil Alfan, Ketua Sanggar Tari Gong Prada, yang juga turut membantu menyusun rangkaian Penyambutan ini. Ia mengatakan tarian ini sengaja di sajikan untuk Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto. 

“Tari Beskalan dari Malang, cuman kita memang tidak menggunakan kostum asli dari Malang, karena memang permintaannya dari Bapak Kapoldanya seperti itu. Mintanya memang dikreasikan dan dibikin semenarik mungkin untuk acara ini,” jelasnya. 

Ragil menambah, tarian Beskalan ini memang tarian untuk penyambutan tamu. Sedangkan tarian cucuk lampah yang di bawakan penari dengan kostum Garuda, ini merupakan filosofi dari Pancasila. “Kalo kesenian Reog Ponorogo sendiri tujuannya untuk menunjukkan keragaman kesenian yang ada di Jawa Timur,” pungkasnya. (*)

Tari Beskalan Putri dan Cucuk Lampah Sambut  Pol Imam Sugianto, Kapolda Jatim baru Selengkapnya

Truk Muatan Tabung Gas SNG Kosong Terbakar di Tol KLBM, APAR Macet, Damkarmat Pun Turun Tangan

GRESIK,1minute.id – Sebuah truk muatan gas SNG kosong terbakar di ruas jalan Tol KLBM tepatnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 27 Oktober 2023. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir truk bernama Nazarin Nyarianto, 53, asal Blora, Jawa Tengah selamat.

Informasi yang didapat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik, Jumat, 27 Oktober 2023 sekitar pukul 23.00 WIB truk bermuatan gas SNG melaju dengan kecepatan tinggi dari gerbang Tol  Krian, Legundi, Bunder dan Manyar (KLBM) dari Kediri. Tujuannya ke Kabupaten Gresik.

Setelah menempuh perjalanan panjang,  truk yang disopiri oleh Nazarin Nyarianto mengalami gangguan. Nazarin Nyarianto kemudian mengurangi kecepatan truk dengan nomor polisi (nopol) D 9300 YB . Lelaki 53 tahun itu mengijak pedal rem. Saat menginjak rem itu menimbulkan percikan api. Kemudian, muncul bara api dari dekat ban belakang. Sopir asal Blora, Jateng itu turun. Ia mencoba memadamkan bara api dengan menggunakan alat pemadam ringan (APAR). Namun, Nazarin apes, APAR macet. 

Seorang pengendara yang sedang melintas kemudian berinisiatif meminta bantuan pemadaman kebakaran melalui call center 112. “Anggota kami tiba di lokasi 10 menit pascamerima laporan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Sabtu, 28 Oktober 2023.

Petugas damkar yang berpakaian lengkap akhirnya bisa menjinakkan amuk si jago merah yang melahap trul muatan tabung gas SNG kosong itu menjelang dini hari, Sabtu, 28 Oktober 2023 pukul setengah satu atau 00.30 WIB. “Tidak ada korban jiwa,” tegas Sinaga. (yad)

Truk Muatan Tabung Gas SNG Kosong Terbakar di Tol KLBM, APAR Macet, Damkarmat Pun Turun Tangan Selengkapnya

Optimalisasi Eksplorasi Minyak Bumi di Papua Barat, Petrokimia Gresik Suplai 36 Ribu Liter Green Surfactant

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendukung optimalisasi produksi minyak bumi dalam negeri dengan berkontribusi pada proyek injeksi “huff and puff” di Lapangan Walio, Kabupaten Sorong, Papua Barat, menggunakan Green Surfactant. Proyek ini ditandai dengan pemberangkatan Green Surfactant oleh SEVP Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya, mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

 Petrokimia Gresik merupakan satu-satunya industri dalam negeri yang mampu menghasilkan Green Surfactant. Petrokimia Gresik saat ini memiliki dua Pabrik Asam Sulfat dengan kapasitas total 1.170.000 ton/tahun. Salah satu produk intermediate dari pabrik tersebut adalah gas SO3 yang merupakan bahan baku Green Surfactant dengan jumlah yang melimpah dan kualitas yang stabil.

Pabrik Green Surfactant Petrokimia Gresik yang berdiri sejak 2020 ini memiliki kapasitas produksi sebesar 600kL/tahun. Saat ini pabrik tersebut telah melakukan banyak sekali improvement, sehingga produk Green Surfactant yang hasilkan jauh lebih stabil dan telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam IOR/EOR, atau sesuai dengan permintaan pasar. Kedepan, diproyeksikan pada tahun 2026 kapasitas produksi pabrik Green Surfactant Petrokimia Gresik dapat mencapai 5500kL/tahun.

 Terpisah, Dwi Satriyo menyampaikan bahwa, proyek Huff & Puff di Lapangan Walio dengan skema No Cure No Pay ini dimulai pada bulan November 2023. Petrokimia Gresik berkolaborasi bersama beberapa pihak, dimana Petrokimia Gresik bertugas menyuplai Green Surfactant sebanyak 36.000 liter. Selanjutnya Green Surfactant tersebut diformulasikan oleh PT Dunia Kimia Jaya dan diinjeksikan di lapangan oleh PT Enerproco Global Indonesia

“Green Surfactant sebelum mengikuti proyek ini telah melewati beberapa tahapan uji coba yang dipersyaratkan, yaitu IFT 10-3 dan Windsor type III pada uji phase behavior serta dalam uji imbibisi, Green Surfactant mampu menghasilkan nilai recovery yang cukup menjanjikan,” ungkap Dwi Satriyo pada Jumat, 27 Oktober 2023.

Lebih lanjut Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menambahkan bahwa Green Surfactant produksi Petrokimia Gresik ini merupakan satu-satunya produk surfaktan ramah lingkungan yang dihasilkan di dalam negeri untuk mengoptimalkan eksplorasi minyak bumi dengan metode Improved Oil Recovery (IOR) dan Enhanced Oil Recovery (EOR).

“Pada proses Huff and Puff kali ini, Green Surfactant diformulasi dengan chemical lain dan diinjeksikan pada sumur minyak, lalu didiamkan (soaking) beberapa waktu. Dalam beberapa waktu kemudian diproduksikan kembali pada sumur tersebut. Proses injeksi ini dapat memisahkan minyak bumi yang masih menempel pada bebatuan sehingga meningkatkan perolehan minyak bumi,” tambah Digna Jatiningsih.

SEVP Operasi Petrokimia Gresik I Ketut Rusnaya, usai memberangkatkan suplai Green Surfactant menyampaikan bahwa Produk Green Surfactant tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas sumur minyak bumi, tetapi juga mampu mengeluarkan minyak mentah dari lapangan atau sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi lagi. 

“Pengeboran minyak suatu saat akan turun produktivitasnya, meskipun cadangan yang ada di dalam sumur masih banyak. Ini terjadi karena minyak terjebak pada bebatuan atau lainnya. Dengan menggunakan Green Surfactant akan ada peningkatan produksi minyak yang awalnya tertinggal karena susah terproduksikan sekarang bisa dioptimalisasi. Huff and Puff Green Surfactant di Lapangan Walio nantinya diharapkan berlanjut menjadi pilot project EOR yang dapat semakin menunjukkan kualitas dari produk kami,” ujar Ketut.

Lebih lanjut Ketut mengungkapkan Green Surfactant memiliki potensi pasar yang besar mengingat harganya lebih kompetitif dan lebih ramah lingkungan. Di sisi lain sumur migas di Indonesia juga sangat banyak. “Kerja sama ini menjadi salah satu wujud dan peran bersama dalam membangun kemandirian bangsa serta dalam rangka mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan bahan penolong, seperti Surfaktan,” tutup Ketut. (yad)

Optimalisasi Eksplorasi Minyak Bumi di Papua Barat, Petrokimia Gresik Suplai 36 Ribu Liter Green Surfactant Selengkapnya

RSNU Segera Berdiri di Cerme, Pelatakan Batu Pertama pembangunan Dilakukan Wakil Gresik 

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Gresik memasuki babak baru. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit berada di Kecamatan Cerme itu pada Kamis, 26 Oktober 2023. 

Aminatun Habibah mengharapkan hadirnya RSNU Gresik dapat memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Semoga dengan ini pelayanan kesehatan di masyarakat semakin dekat, dan cepat. Sehingga masyarakat Gresik bisa semakin sehat agar bisa mendukung program penting pemerintah untuk masyarakat,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan tokoh NU lainnya itu.

Menurutnya, rumah sakit merupakan salah satu hal yang vital dan paling berpengaruh. Maka dari itu, dirinya berharap agar pembangunan RSNU Gresik ini kedepan menjadi manfaat bagi masyarakat. RSNU itu lahir atas inisiasi warga Nahdliyin di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada PCNU Gresik yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Gresik. Pembangunan rumah sakit NU di Gresik akhirnya dapat terlaksana dimulai peletakan batu pertama. Mudah-mudahan bisa mensupport pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya. (yad)

RSNU Segera Berdiri di Cerme, Pelatakan Batu Pertama pembangunan Dilakukan Wakil Gresik  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadikan sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sekolah dipimpin oleh ohammad Salim itu menjadi jujugan pegiat lingkungan untuk melakukan studi tiru. 

Antara lain, tim Penyuluh Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Sebanyak 27 orang dari berbagai organisasi, diantaranya, pusat telaah dan informasi regional (Pattiro) Gresik; Aosiasi bank sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecoton. Selain itu, ada juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Rombongan tiba di UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Gresik sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka kemudian melakukan diskusi di ruang perpustakaan sekolah. Diskusi pun gayeng. Karena mereka memiliki tujuan sama Gresik bebas sampah.  “Tim penyuluh itu melakukan kunjungan ke sekolah untuk studi tiru pengelolaan sampah di sekolah,” kata Mohammad Salim pada Rabu, 25 Oktober 2025.  Tim penyuluh diajak ke pusat sampah yakni kantin sekolah. 

STUDI TIRU : Peserta diskusi studi tiru di sekolah zero waste UPT SMP Negeri 2 Gresik ( Foto : Istimewa)

“Kantin kami sudah tersertifikasi halal sehingga sumber sampah sudah dapat di minimalisir dan sehat,” ujar Salim didampingi humas sekolah Titien Harfutien. Kemudian, tim menuju tempat penanganan komposter dan bank sampah sekolah yang sudah aktif berjalan sejak program Adiwiyata digulirkan. ” Skarang tertanam pada karakter hidup bersih dan pulah sampah,” tegasnya. 

Titien Harfutien menambahkan, kehadiran orang tua dan studi tiru itu diharapkan mampu memberikan kontribusi pada program zero waste. “Orang tua bisa berkontribusi membuat sekolah zero waste dengan tidak memakai plastik saat mengirim makanan anaknya ke sekolah, ini kita periksa di pos pintu masuk,” kata Titien Harfutien. Peran aktif siswa menciptakan sekolah zero waste ini, melalui kelompok cinta lingkungan. “Sekolah audah terbentuk tim kelompok cinta lingkungan ( KCL) yang sebagai kader model dan duta penyuluh lingkungan,” kata Inggar, bagian kesiswaan UPT SMP Negeri 2 Gresik. 

Partisipasi semua insan sekolah itu, menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi Sekolah Zero Waste, pertama di Kabupaten Gresik. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru  Selengkapnya

Gus Yani : Alumnus Pesantren Suarakan Islam Moderat Lewat Medsos

GRESIK,1minute.id – Ribuan santri mengikuti apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di lapangan Gembus, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada 22 Oktober 2023. Apel dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Semua peserta memakai sarung dan kopiyah. Mereka adalah para santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, sejak dulu, peran kaum santri dalam membangun NKRI sangatlah besar. Mulai dari melawan penjajah hingga menjadi penggerak mobilisasi masyarakat. Di era modern, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, peran santri menjadi semakin beragam. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi, sudah tentu menjadi tugas para santri sebagai penyeimbang nilai agama dan moralitas agar masyarakat tidak sampai kebablasan.

“Santri saat ini dihadapkan dengan situasi yang berat, dengan adanya perubahan global yang begitu masif. Maka santri harus mampu beradaptasi dengan zaman dengan tetap mempertahankan nilai agama yang didapatkan selama menjadi santri,” ujarnya.

Santri diperlukan dalam menyebarluaskan buah pemikiran para ulama dan kiai. Gagasan inilah yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia untuk mempertahankan nilai-nilai agama yang mulai terkikis. “Maka saya berharap lulusan pesantren harus lebih masif menyuarakan ajaran islam yang moderat. Sebarkan melalui semua media yang tersedia seperti facebook, instagram, twitter, dan lainnya,” katanya.

Gus Yani juga berharap agar para santri dapat mengisi ruang strategis di Indonesia. Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ini dihadiri diantaranya ⁸Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Gresik Nanang Setiawan serta tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat sekitar Bungah. Pada kesempatan itu  Gus Yani juga memenyerahkan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) kepada RSI Mabarrot MWCNU Bungah. (yad)

Gus Yani : Alumnus Pesantren Suarakan Islam Moderat Lewat Medsos Selengkapnya

Komisi III DPRD Gresik Semakin Rajin Sidak, Pastikan Proyek Pembangunan Sesuai Spesifikasi 

GRESIK,1minute.id – Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik semakin aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak). Melaksanakan fungsi pengawasan. Dalam sepekan terakhir ada tiga proyek pembangunan yang di sidak oleh komisi bidang pembangunan itu.

Yakni, Gedung Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan proyek peningkatan Jalan Cerme Lor-Punduttrate  dan ruas Jalan Cerme Lor – Metatu. Seluruh proyek pembangunan telah dikerjakan dan beberapa hampir selesai. Untuk memastikan pembangunan sesuai spesifikasi.

Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan pembangunan Jalan Cerme Lor (Kecamatan Cerme) – Punduttrate (Kecamatan Benjeng) telah mencapai 95 lebih. Saat ini, kontraktor pelaksana tinggal melalukan finishing saja. “Saat kami kesana, kontraktor tinggal merapikan hasil pekerjaan,” ujarnya.

Dikatakan, pelaksanaan proyek Jalan Cerme Lor – Punduttrate sudah baik. Padahal, kontraknya masih satu bulan lagi proyek sudah hampir selesai. “Sudah baguslah tidak molor,” kata dia.

Dari hasil pantauan, pelaksanaan sudah cukup bagus. Hanya saja, pihaknya melihat ada sejumlah acian dibeberapa titik mengelupas. Pihaknya langsung meminta diperbaiki. “Karena panas cukup menyengat makanya sampai mengelupas. Kami sudah diminta diperbaiki,” terang dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkeliling ke lapangan untuk memastikan seluruh proyek berjalan baik dan tepat waktu. Terutama yang saat ini baru dimulai pelaksanaannya. “Misal Jalan Menganti – Lakarsantri. Karena ini ruas utama dan padat kendaraan kami akan pantau. Agar pelaksanaanya tidak ada masalah,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Dinas PU Gresik menggelontor anggaran Rp 6,8 miliar untuk pembangunan ruas Jalan Cerme Lor-Punduttrate. Lelang proyek tersebut dimenangkan CV Dwi Mulya Jaya dengan nilai kontrak Rp 5,7 miliar.

SIDAK : Komisi III DPRD Gresik melakukan sidak di proyek pembangunan Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang untuk memastikan pembangunan sesuai spesifikasi (Foto: Istimewa)

Selain proyek infrastruktur jalan, Komisi III DPRD Gresik juga melakukan sidak ke proyek pembangunan Gedung Islamic Center. Bangunan pertama yang akan difungsikan sebagai masjid itu memiliki empat lantai. Lantai satu berfungsi sebagai ruang pengelolaan, lantai dua untuk jemaah laki-laki, lantai tiga untuk jemaah putri dan lantai empat atau rooftop tempat santai. Anggaran untuk pembangunan kubah pertama sebesar Rp 6,03 miliar berasal dari APBD Gresik 2023. Sedangkan, pembangunan kubah kedua dan ketiga rencananya dikerjakan pada tahun depan, 2024. (yad)

Komisi III DPRD Gresik Semakin Rajin Sidak, Pastikan Proyek Pembangunan Sesuai Spesifikasi  Selengkapnya