Wakil Bupati Gresik Dorong Aparatur Desa Perkuat Kolaborasi Turunkan Angka Kemiskinan 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong aparatur desa untuk melakukan kolaborasi menurunkan angka stunting dan kemiskinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Ojo nyambut gawe dewe-dewe. Karena jika kita bekerja sendiri-sendiri, hasilnya tidak akan maksimal,” tegas Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam acara sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) Aparatur Desa se-Kecamatan Sidayu pada Senin, 8 Mei 2023. Bimtek di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 7 Mei 2023.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengharapkan aparatur desa untuk mementingkan ego sektoral maupun individu. Perlu ada toleransi bermakna saling memahami adanya kekurangan satu sama lain dan menekan sifat sombong.

“Hal nyata yang sudah kita buktikan bersama adalah masalah penanggulangan stunting. Kita bayangkan, awal pak bupati dan saya masuk angka stunting kita ada di angka 28%. Dalam tahun berikutnya hanya turun 3%. Tetapi, setelah kita bersama-sama berkolaborasi dari tingkat bawah sampai atas maka hasilnya bisa kita lihat angka stunting kita turun ke 10.7%,” kata Bu Min.

Bukti nyata ini, menurut Wabup perempuan berlatar pendidik itu menjadi modal dasar dalam penanggulangan berbagai masalah yang ada di Kabupaten Gresik, utamanya kemiskinan.

“Mari kita berkolaborasi bersama-sama seperti halnya saat kita bersama-sama menurunkan angka stunting,” tegasnya. Sebagai informasi, kegiatan Sosialisasi dan Bimtek SID aparatur desa se-Kecamatan Sidayu diikuti oleh 21 desa. SID sendiri menjadi salah satu hal yang vital pada tingkat desa, terutama di era perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Lewat SID, berbagai data profil desa dan penduduk bisa di update dan di akses secara mudah dan berkesinambungan.

Kemudahan data ini tentunya akan mempermudah perancang kebijakan di daerah dalam merumuskan kebijakan. Sehingga kebijakan yang lahir akan tepat sasaran dan mengena sasaran yang dituju. (yad)

Wakil Bupati Gresik Dorong Aparatur Desa Perkuat Kolaborasi Turunkan Angka Kemiskinan  Selengkapnya

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Stunting masih menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan hasil survei status gizi di Indonesia tahun 2022 prevelensi stunting berada di angka 21,6%.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada acara penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penyerahan bantuan pangan kepada keluarga resiko stunting. Kegiatan digelar di Balai Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin, 8 Mei 2023.

Menurut Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, sampai hari ini penyebaran kasus baru stunting dengan kasus kesembuhan cenderung lebih tinggi angka sembuhnya. “Apakah stunting dapat dicegah ? kita punya gerakan pemberian tablet penambah darah kepada usia remaja setiap hari Jum’at. Ini artinya ada pencegahan para calon pengantin muda agar saat menikah bayi yang dilahirkan tidak berisiko stunting,” ungkapnya.

Selain itu, gerakan bapak asuh ini sangat luar biasa. Mereka mengajak para dermawan menjadi dokter atau bapak asuh, dengan menyisihkan 10 ribu rupiah perhari, untuk kebutuhan protein hewani yang diberikan kepada anak berisiko stunting.

“Treatmentnya selama 90 hari dengan memberikan tambahan gizi secara stimulan kepada anak berisiko stunting. Serta rutin melakukan pengukuran secara berkala oleh kader dengan didukung alat yang memadai, “tutur Gus Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik tidak tinggal diam, kami bersinergi dengan Kantor Pos. Sebagai operator pendistribusian penyaluran bantuan pangan nasional berupa 10 butir telur dan 1 potong ayam dan dari Baznaz Gresik berupa sembako, kacang hijau, susu, dan beras.

“Ada 38 kasus stunting di Desa Randuagung. Ini harus diselesaikan dengan pendataan, menimbang bayi secara rutin serta memberi tambahan makanan yang banyak mengandung protein pada anak, “tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA)  Gresik Titik Ernawati menyampaikan tujuan pada kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman tentang 1000 HPK dalam penurunan stunting kepada TPK maupun keluarga resiko stunting.

“TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting,” terangnya. Selain itu ada penyerahan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 39 keluarga resiko stunting berupa 1 ekor ayam, 1 pack telur (10 butir) dan sembako dari Baznaz Kabupaten Gresik.

“Peserta kegiatan terdiri dari 21 tim pendamping keluarga dan 39 orang penerima manfaat, “pungkasnya. Selanjutnya dilakukan penyaluran bantuan cadangan pangan nasional secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada keluarga penerima manfaat.

Kegiatan turut dihadiri Camat Kebomas, Yusuf Ansori, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Gresik, Muhammad Mujib, Kepala Kantor Pos Cabang Gresik, Maestro Yunan, dan Kepala Desa Randuagung Khambali.(yad)

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru Selengkapnya

Dua Anak Perempuan Ditemukan Tewas Di Waduk Desa Tenggor Balongpanggang 

GRESIK,1minute.id – Dua anak perempuan ditemukan tewas tenggelam di waduk Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada Minggu sore, 7 Mei 2023. Dua korban itu bernama Saskhirana Zahwa Pramesti alias Kirana, 12 dan Siti Hardianti Fulansari atau Wulan, 11. Keduanya warga Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang. Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun Minggu, 7 Mei 2023 sekitar pukul 09.30 WIB tiga anak perempuan asal Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang pergi bersama dengan naik sepeda onthel. Mereka adalah Meliza Angga Medila, 11, Saskhirana Zahwa Pramesti, 12, dan Siti Hardianti Fulansari, 11. Mereka naik sepeda onthel sendiri-sendiri. Tujuan awalnya membeli mi ayam di dekat waduk Desa Tenggor.

Ditengah perjalanan Meliza tertinggal di belakang karenakan sepeda ontelnya tidak bisa lari kencang. Ketika tiba di lokasi waduk Tenggor yang memiliki kedalaman lebih kurang 3 meter itu, Meliza tidak menemukan Kirana dan Wulan. Hanya dua sepeda dan sandal milik korban yang ada di dekat waduk. 

Meliza celingukan. Ia pun memanggil nama dua temannya itu. Namun, tidak jawaban. Meliza memutuskan untuk kembali balik ke rumah dan mengurungkan niat untuk membeli mi ayam. Meliza pulang. Ia pun tidak memiliki firasat apa pun. Maklum bocil alias bocah cilik yang masih polos. 

Sekitar pukul 14.30 WIB, Jamin, seorang petani Desa Tenggor melintasi waduk. Lelaki berusia 62 tahun itu melihat ada pemandangan yang mencurigakan di sekitar waduk tersebut. Ia melihat dua unit sepeda ontel, kerudung dan sendal di pinggir waduk. Jamin celingukan. Tidak menemukan ada orang di sekitar waduk. Sejurus kemudian dia memanggil sejumlah warga melakukan pencarian di darat dan air waduk. Selama hampir 30 menit pencarian. Mata warga melihat sosok mayat mengambang. Mayat itu belakangan diketahui bernama Kirana dan Wulan.

Kabar penemuan mayat itu langsung menyembar seantero desa. Polisi dan Muspika setempat mendapatkan kabar itu langsung menuju lokasi kejadian. Aparat bersama warga setempat melakukan evakuasi kedua korban. “Ketika ditemukan korban sudah meninggal,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Muhammad Zainuddin dikonfirmasi  1minute.id pada Minggu malam, 7 Mei 2023. Camat Balongpanggang Muhammad Amri juga membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi diduga dua korban terpeleset ketika berada di bibir waduk yang memiliki kedalaman lebih kurang 3 meter. Kedua korban ditengarai tidak bisa berenang. 

AKP Muhammad Zainuddin menambahkan hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan tim kesehatan dari Puskesmas Balongpanggang tidak ditemukan luka atau tanda-tanda penganiayaan. “Keluarga korban tidak berkenan di lakukan otopsi dalam dikuatkan dengan pernyataan di atas materai.Keluarga korban menerima atas meninggalnya korban dan musibah,” kata AKP Zainuddin. (yad)

Dua Anak Perempuan Ditemukan Tewas Di Waduk Desa Tenggor Balongpanggang  Selengkapnya

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik memiliki kepala desa (kades) baru. Ia bernama Choirul Umam. Choirul Umam ditetapkan sebagai Kades setelah memenangi pemilihan kepala desa antarwaktu di Balai Desa setempat pada Minggu, 7 Mei 2023.

Ada dua calon yang muncul dalam pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Dooro itu. Yakni, Choirul Umam mendapatkan  33 suara dan rivalnya, Siti Maria Ulfa mengantongi 14 suara. Jumlah pemilih 47 orang, terdiri dari Unsur Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Perempuan, Perwakilan Perajin, Perwakilan Pendidikan, Perwakilan Pemuda.

Terpilih Choirul Umam sebagai kades antarwaktu mengakhiri masa kekosongan jabatan orang nomor satu di sistem pemerintahan desa (pemdes) Dooro tersebut. “Hasil pemilihan ini akan kami laporkan kepada pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red). Nanti, pak bupati yang memberikan SK-nya,” kata Camat Cerme Umar Hasyim dikonfirmasi selulernya pada Minggu, 7 Mei 2023. 

Pemilihan kepala desa antarwaktu ini, lanjutnya, berlangsung demokrasi dan lancar. Pemilihan kepala desa antarwaktu dihadiri  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hasan, Kapolsek Cerme AKP Musihram dan Danramil Cerme Lettu Toyib. “Sisa masa jabatan kades antarwaktu terpilih sekitar 2 tahunan,” kata Umar Hasyim yang ditunjuk sebagai penanggungjawab pemilihan kepala desa antarwaktu di Desa Dooro itu. 

Untuk diketahui, kepala desa Dooro nonaktif, Mat Jai tersandung perkara dugaan korupsi  penggunaan dana desa periode 2017 – 2019. Ia divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya selama 1 tahun. Terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 100 juta dan mengganti uang kerugian negara Rp 253 juta.

Terdakwa Mat Jai kemudian menempuh upaya banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Hakim PT menambah masa hukuman 6 bulan menjadi 1 tahun dan 6 bulan atau 1,5 tahun. Terdakwa Mat Jai melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hakim agung menguatkan putusan PT Jatim yakni hukuman penjara 1,5 tahun, denda Rp 100 juta dan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 253 juta. 

Pada 25 Juli 2022 jaksa eksekutor dari Seksi Pidana Khusus dan Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gresik melakukan eksekusi hasil putusan MA. Mat Jai saat ini menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun. (yad)

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu  Selengkapnya

Bupati dan Wabup Gresik Wacanakan Memisahkan KBM Putra dan Putri Jenjang SD dan SMP Negeri Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SDN 6 Gresik dan UPT SMPN 1 Gresik bakal menjadi lokasi pilot project pemisahan kegiatan belajar mengajar (KBM) putra dan putri. Bila tidak aral melintang ujicoba akan dimulai tahun ajaran baru untuk siswa kelas 1 Sf dan kelas VII SMP. Masing-masing jenjang dua rombongan belajar (rombel)

Wacana pemisahan sistem pembelajaran putra dan putri di sekolah pada jenjang sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama negeri terus dimatangkan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka wacana baru pemisahan pembelajaran putra dan putri saat menggelar halalbihalal di rumah dinas di Pendapa Bupati Gresik beberapa waktu lalu. 

Wacana itu kembali muncul ketika Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menggelar halalbihalal bersama Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Gresik.di rumah dinas wabup di Jalan Basuki Rahmat akhirnya pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sedang melakukan kajian mendalam untuk melakukan pemisahan kegiatan belajar mengajar (KBM) putra dan putri. “Gus Yani  (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) juga sedang memikirkan rencana tersebut setelah melakukan perjalanan umrah,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Pemisahan rombongan belajar (rombel) ini bertujuan untuk menghindari kasus-kasus asusila yang terus terjadi dan bergulir.

“Tujuannya ini, tentunya untuk menciptakan Gresik sebagai kabupaten ramah anak. Kabupaten yang nyaman dan kabupaten yang bisa menjadi kebanggaan bagi warga,” kata Wabup perempuan berlatar pendidik itu. Sejumlah kasus asusila hingga kasus pembunuhan diduga dilakukan ayah kepada anak berusia 9 tahun membuat Bu Min merasa prihatin. Dia berharap kasus tersebut tidak terjadi lagi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Sebagai Kabupaten ramah anak, Gresik selalu mencoba yang terbaik untuk siswa. Program ini akan diuji coba terlebih dahulu, jika efektif akan diaktifkan ke seluruh Sekolah,” terangnya. 

Dinas Pendidikan (Dispendik) masih melakukan penyusunan dan kajian sebelum terobosan anyar duet Bupati-Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah diberlakukan di sekolah  negeri. Meski, sebenarnya kebijakan pemisahan tempat pembelajaran ini bukan baru karena lembaga pendidikan swasta dan pondok pesantren (Ponpes) telah menerapkan sistem pembelajaran belajar mengajar yang memisahkan putra dan putri. 

Misalnya, Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee Gresik telah menerapkan pembelajaran terpisah dengan nama MINU Tratee Putra da MINU Tratee Putri. Ada juga Madrasah Maarif Banin- Banat NU. Jika ujicoba pemisahan sistem belajar mengajar yang terpisah putra dan putri di lembaga pendidikan negeri di bawah naungan Dispendik Gresik adalah kali pertama di Gresik. Mungkin juga se- Indonesia.  “Pilot project yakni UPT SDN 6 Gresik dan UPT SMPN 1 Gresik,” kata Bu Min. (yad)

Bupati dan Wabup Gresik Wacanakan Memisahkan KBM Putra dan Putri Jenjang SD dan SMP Negeri Gresik Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah: Guru Penggerak Bangun Atmosfer Segar Bagi Dunia Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap para guru penggerak mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar. Nantinya, guru penggerak dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan memiliki profil pelajar Pancasila.

Hal ini disampaikan Wabup saat membuka Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 Bagi Wilayah Mitra Provinsi Jawa Timur di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 7 Mei 2023.

“Mudah-mudahan lokakarya ini juga dapat membangun atmosfer segar bagi dunia pendidikan. Dengan menciptakan ide-ide kreatif dalam mendorong pelaksanaan pengajaran yang berorientasi pada perubahan atau transformasi pendidikan,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Ia juga mengajak PGP bergerak bersama dengan berkolaborasi serta mendorong terwujudnya pendidikan di Kabupaten Gresik yang lebih baik lagi. “Terus tingkatkan kinerja, produktivitas serta karya nyata kita demi mendukung percepatan dan suksesnya pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Di tempat sama mewakili Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur M. Toni Satria Dugananda menyampaikan, program guru penggerak merupakan bagian muara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dari segi pengajar. “PGP merupakan metode pengembangan profesionalisme bagi para guru yang terdiri dari pelatihan dan pendampingan,” ujar Toni.

Dirinya mengatakan, desain program ini dibuat untuk menciptakan pembelajaran yang praktis. Selain itu dapat diaplikasikan di lapangan dengan mengadopsi pendekatan andragogi, pembelajaran berbasis pengalaman, kolaboratif dan reflektif.

“Pelaksanaan PGP dilakukan melalui kombinasi metode daring sebanyak 70% dan luring 30%. Program ini terdiri dari paket modul yang berlangsung selama 6 bulan dengan total 310 jam pelatihan,” ungkapnya.

Dijelaskan, proporsi kegiatan belajar PGP terdiri dari 70% belajar di sekolah (on the job learning), 20% belajar bersama rekan sejawat dan 10% belajar belajar dengan aktor dalam PGP yakni Instruktur, Fasilitator, dan pengajar Praktik. “PGP ibarat sebuah janin selama 6 bulan ini di inisiasi dengan Learning Management System (LMS) digunakan sebagai sarana bagi para pihak yang terlibat. Sehingga saat kelahiran dapat diterima di dunia untuk berinteraksi dalam pembelajaran kolaboratif secara langsung,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto menambahkan, guru penggerak bukan organisasi yang eksplosif namun organisasi yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah. “PGP ini dikemas untuk bisa menjadi kepala sekolah, pengawas, dan fasilitator yang harus mampu menjadikan pembelajaran yang unggul dan profesional, “singkatnya.

Kegiatan ini juga menampilkan tari Remo, Jula Juli dan Tembang Mocapat dari peserta lokakarya dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa stand yang menampilkan kreatifitas dan inovasi dalam mengajar dari seluruh peserta Lokakarya. Hadir dalam kegiatan, Asisten I Suyono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Gresik. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah: Guru Penggerak Bangun Atmosfer Segar Bagi Dunia Pendidikan Selengkapnya

Miris! Banyak Bangunan di Gresik Belum Kantongi SLF,  DPMPTSP Gresik Baru Keluar 249 SLF

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PTSL) Gresik secara simbolis menyerahkan dan memasang sertifikat laik fungsi (SLF) pada bangunan gedung dalam kompleks PT Smelting. Di Kabupaten Gresik belum banyak bangunan yang memiliki SLF. 

Peraturan Pemerintah (PP) 16/2021 tentang bangunan gedung mengatur berbagai ketentuan antara lain, persetujuan bangunan gedung. Sejak UU Cipta Kerja berlaku Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diganti dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Setelah mengantongi PGB akan diterbitkan SLF.

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah daerah atau pemerintah pusat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum bangunan gedung tersebut dimanfaatkan. 

“Apa yang dilakukan manajemen Smelting kami apresiasi semoga bisa diikuti oleh perusahaan lainnya,” kata Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Utomo dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 5 Mei 2023. Data yang didapat 1minute.id  DPMPTSP Gresik baru mengeluarkan 249 SFL berasal dari 32 pemilik. Ratusan bahkan jutaan bangunan berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bangunan rumah tinggal dan nonrumah tinggal. 

“Hotel baru satu yang memiliki SLF yakni Front One,” tegas Agung. Mantan Camat Gresik itu mengatakan semua bangunan harus mengantongi SLF. Untuk bangunan rumah tinggal berumur 20 tahun dan bangunan  nonrumah tinggal atau gedung perkantoran, hotel, apartemen berumur 5 tahun. 

Agung menyampaikan, sejumlah OPD dilibatkan dalam pemrosesan SLF. Misalnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) , Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP),  Dinas Perhubungan (Dishub) dan lainnya. Untuk saat ini, pemohon SLF mengurus rekomendasi tersebut di kantor OPD lainnya.

“Dalam waktu dekat ini, petugas rekomendasi SLF dari OPD akan ditempatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP,” tegasnya. (yad)

Miris! Banyak Bangunan di Gresik Belum Kantongi SLF,  DPMPTSP Gresik Baru Keluar 249 SLF Selengkapnya

Kinerja Positif, Laba SIG Kuartal I Tahun 2023 Tumbuh 11,1 % Menjadi Rp 562 Miliar  

GRESIK,1minute.id – Kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kuartal I Tahun 2023 kinclong. SIG melaporkan kinerja keuangan konsolidasian pada kuartal I tahun 2023 dengan ringkasan sebagai berikut: Pendapatan tercatat sebesar Rp 8,94 triliun , Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 6,49 triliun, EBITDA tercatat sebesar Rp 1,88 triliun dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 562 miliar. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pada kuartal I tahun 2023 SIG mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 4,5 % menjadi Rp 8,93 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,55 triliun. 

Kenaikan pendapatan juga disertai dengan pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 11,1% menjadi Rp 562 Miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 506 miliar.  

”Kinerja positif yang dicatatkan SIG pada kuartal I tahun 2023 menunjukkan keberhasilan strategi bisnis yang diterapkan oleh Perusahaan, sehingga mampu menjaga profitabilitas di tengah persaingan pasar yang ketat, pelemahan permintaan semen domestik, serta peningkatan biaya energi sebagai akibat dari tingginya harga batu bara dan bahan bakar minyak,” kata Vita Mahreyni. 

Untuk mengatasi permintaan pasar yang terkontraksi dan tingginya biaya komoditas, SIG fokus mengelola permintaan di pasar pada level mikro dengan kehati-hatian melalui pendekatan yang unik, sesuai dengan karakteristik masing-masing pasar di setiap daerah yang dilayani dan didukung optimalisasi jaringan distribusi serta pengelolaan pelanggan. 

Dalam pelaksanaannya, strategi tersebut terbukti tepat sasaran, serta membantu SIG dalam melakukan pengelolaan biaya dan pendapatan secara maksimal yang berkontribusi pada peningkatan profitabilitas Perusahaan. SIG berhasil menekan beban operasional yang ditopang oleh penurunan beban penjualan. Kemampuan dalam mengelola arus kas juga telah membuat SIG berhasil menekan beban keuangan di tengah naiknya tingkat bunga pasar.  

Selain itu, SIG juga berhasil memitigasi dampak kenaikan harga batu bara dengan mengamankan pasokan batu bara pada harga pasar domestik (DMO), sehingga postur biaya dapat lebih terkendali. Upaya ini dibarengi dengan pemanfaatan sumber energi alternatif secara lebih intensif dari limbah industri maupun sampah perkotaan, serta pemanfaatan teknologi panel surya. 

Menangkap Peluang Industri Bahan Bangunan pada 2023 

Bagi SIG, prospek industri bahan bangunan, khususnya semen, di tahun-tahun mendatang masih menjanjikan, baik di segmen semen kantong maupun semen curah, meskipun masih terdapat situasi kelebihan pasokan. Untuk semen kantong, pertumbuhan penduduk Indonesia sekitar 1% per tahun akan menjadi pendorong permintaan fasilitas perumahan dalam jangka panjang. Terlebih lagi angka backlog perumahan telah mencapai lebih dari 12 juta unit pada 2022.  

Sementara itu, pertumbuhan di segmen semen curah akan didorong oleh program-program pembangunan infrastruktur yang terus dilanjutkan oleh Pemerintah Indonesia. Program besar yang akan menjadi salah satu faktor penggerak bagi segmen ini adalah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Menurut Vita Mahreyni, untuk menangkap prospek pasar tersebut, SIG telah menyiapkan strategi bisnis di tahun 2023 yang akan menyempurnakan strategi bisnis di tahun 2022 lalu. Secara umum, SIG akan mengoptimalkan utilisasi produksi, baik melalui penjualan di pasar domestik maupun ekspor, dan terus berinovasi menciptakan diversifikasi produk, hingga peningkatan keunggulan operasional.  

“SIG akan semakin sensitif terhadap kebutuhan pembangunan yang terus berkembang, sehingga mendorong Perusahaan untuk terus berinovasi melengkapi portofolio produk. Keberadaan fasilitas produksi dan distribusi yang kuat dan luas, serta kekuatan finansial yang solid akan mendukung SIG dalam menjalankan operasional yang efektif dan efisien,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Kinerja Positif, Laba SIG Kuartal I Tahun 2023 Tumbuh 11,1 % Menjadi Rp 562 Miliar   Selengkapnya

Tersangka Pembunuh Anak Sehat Jasmani Rohani, 4 Hari Merenung Mencari Cara Mengirim Anak Ke Surga 

GRESIK,1minute.id – Sejumlah psikiater telah melakukan diagnosis emosional hingga perilaku  tersangka Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan. Dalam pemeriksaan emosional hingga perilaku tersangka berusia 29 tahun yang keji menghabisi buah hatinya- sebut saja- Delima, 9, itu tidak mengalami gangguan kejiwaan. Afan sehat jasmani dan rohani. Tersangka Afan juga mengaku tidak menyesali perbuatannya. Pengakuan yang tidak bisa di nalar oleh akal sehat.

“Kondisi kejiwaan klien (Qo’dad Af’alul Kirom, Red) normal. Klien tidak mengalami gangguan kejiwaan,” kata Penasehat hukum (PH) tersangka Afan, Sulton Sulaiman dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 3 Mei 2023. Selain pemeriksaan psikiater swasta, tersangka Afan juga menjalani pemeriksaan psikologi di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Saya masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater dari RS Bhayangkara Polda Jatim,” katanya. 

Sulton mengaku ikut mendampingi tersangka Afan menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh  psikiater. Afan menjawab semua pertanyaan dengan lancar. Ia mengaku sempat tidak percaya perbuatan Afan yang sadis menghabisi anak semata wayangya-sebut saja Delima, 9 tahun dengan 24 tusuk menggunakan pisau dapur ketika sedang tidur di rumah kontrakkan di Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu. Perbuatan Afan  tergolong sadis itu menjadi perhatian publik. 

“Klien secara sadar karena sangat kecewa dengan istrinya,” tegasnya. Di mata Afan, prilaku istrinya diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) telah membuat anaknya harus menanggung malu dan menjadi korban bullying teman-temannya. Afan mengaku tidak tega kepada Delima. “Selama 4 hari, klien tidak bisa tidur. Termenung mencari cara untuk mengirim anaknya ke surga,” imbuh Sulton. 

Seperti diberitakan, Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan begitu dingin. Padahal lelaki 29 tahun itu baru saja menghabisi buah hatinya, sebut saja Delima, 9 tahun. Sebanyak 24 tusukan, tiga diantaranya bagian punggung hingga mengenai organ jantung putrinya. Namun, Afan seakan tidak menyesali perbuatannya. 

Pepatah Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Setelah menikam anaknya menggunakan pisau dapur dengan panjang 30 centimeter, Afan melarikan diri. Ia berencana pulang ke rumahnya di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya. Namun, keluarga Afan menyarankan untuk menyerah diri ke Polsek Tandes, Surabaya. 

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Gresik kemudian menjemput Afan di Mapolsek Tandes, Surabaya. “Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung. Menggunakan pisau dapur,” ujar Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Tersangka Pembunuh Anak Sehat Jasmani Rohani, 4 Hari Merenung Mencari Cara Mengirim Anak Ke Surga  Selengkapnya

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Buruh Internasional Gresik kondusif pada Senin, 1 Mei 2023. Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra memimpin langsung pengamanan dan pengawalan ribuan buruh menuju ke Grahadi Surabaya  

Dalam arahannya Waka Polres Kompol Erika Purwana Putra mengatakan berkenaan dengan Hari Buruh Internasional, personel Polres Gresik untuk stand by dan on call.  “Kita harus siap dalam setiap situasi, termasuk apabila ada panggilan mendadak, untuk itu personel Polres Gresik  stand by,” ujarnya di Mapolres Gresik pada Senin, 1 Mei 2023.

Mantan Kasat Lantas Polres Gresik itu menjelaskan selain itu, personel Polres Gresik untuk tetap laksanakan kegiatan rutin dalam memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Polres Gresik juga mengawal  buruh yang akan melakukan unjuk rasa ke Surabaya.

“Ini bentuk pelayanan Polri kepada buruh untuk memastikan kelancaran dan keamanan berangkat ke Surabaya,” jelasnya. Ratusan  buruh turun jalan. Mereka berasal dari Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Pekerjaan/Serikat Buruh (SP/SB) Gresik sekitar pukul 12.00 WIB mulai konvoi menuju Kota Pahlawan, Surabaya untuk bergabung dengan buruh lainnya di Jawa Timur. Konvoi dengan kawalan aparat kepolisian itu melewati perbatasan Gresik – Surabaya. 

“Selama pemberangkatan berlangsung berjalan dengan aman dan tertib. Suasana kondusif. Karena gencarkan patroli dan monitor perkembangan di wilayah Hukum Polres Gresik,” pungkasnya. (yad)

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya  Selengkapnya