Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar 

GRESIK,1minute.id – Kamar dagang dan Industri (Kadin)  Indonesia Kabupaten Gresik dan Jawa Timur serta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB) di Poedak Galery pada Senin, 12 Desember 2022.

Pelatihan selama seminggu diikuti 19 peserta ini menggandeng IHK Trier (Kadin) Jerman ini dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Pelatihan kali ketiga yang dilakukan oleh Kadin Gresik dalam kurun waktu setahun terakhir ini sebagai  program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk mengupdate keterampilan sehingga bisa relevan dengan kebutuhan perusahaan. Saat ini, Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar (AdAIB). 

“Seperti yang kita tahu, Gresik adalah Kota industri. Disamping itu, pada tahun 2022 investasi di Gresik juga cukup tinggi. Ini artinya bahwa Kabupaten Gresik ini akan membutuhkan banyak sumber daya manusia yang mumpuni,” ungkap Bu Min-sapaan-Wabup Gresik Aminatun Habibah itu.

Ia melanjutkan dengan adanya rancanga  peraturan daerah (raperda)  Penyelenggarakan Ketenagakerjaan, maka saat ini yang harus benar-benar disiapkan adalah kompetensi SDM. “Jangan sampai kesempatan yang ada, tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Gresik lantaran kompetensinya yang belum mumpuni. Lantas, kesempatan tersebut akhirnya diambil oleh masyarakat wilayah lain,” ujarnya.

Ketua  Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menambahkan, Kabupaten Gresik sangat strategis dan dengan banyaknya investasi dan industri yang muncul di sini. “Tujuan kegiatan kita hari ini adalah untuk memperoleh tenaga kerja yang betul-betul kompeten. Yang melatih nanti dari IHK Tier Jerman, dan yang menguji juga dari Jerman. Oleh karena itu, nantinya sertifikat yang diterima peserta juga bertaraf internasional, berstandar Jerman,” tegasnya.

Diikuti oleh 19 peserta, pelatihan ini akan berjalan mulai tanggal 12 – 18 Desember 2022. Sejatinya, kegiatan pelatihan bersama IHK Tier Jerman hari ini merupakan kali ketiga diadakan di Kabupaten Gresik. 

Sementara itu, Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal berharap, peserta setelah mendapatkan sertifikat Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar, diharapkan peserta bisa melanjutkan mengikuti pelatihan sehingga mendapatkan sertifikat master training. “Semoga pelatihan ini bisa berjalan lancar dan hasilnya bisa membanggakan,” harap Rizal. (yad)

Kadin Gresik Gandeng IHK Tier Jerman Gelar Pelatihan Pelatih Kerja Internasional Versi Dasar  Selengkapnya

PC Muslimat NU Gresik Ingin Dirikan Pondok Lansia

GRESIK1minute.id – Ketua III Pengurus Wilayah (PW)  Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur Lilik Nur Kholidah Badrus melantik Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Pelantikan pengurus organisasi kemasyarakatan, salah satu Badan Otonom Jamiyah Nahdlatul Ulama masa bakti 2022-2027 diketahui oleh Aliyah Ghozali ini dilakukan di Aula Giri Loka Aston Inn Gresik pada Minggu, 11 Desember 2022.

PC Muslimat NU sepakat akan mengedepankan program pondok lansia yang belum terealisasi sejak tahun lalu. Hal ini disampaikan oleh ketua baru PC Muslimat NU Gresik Aliyah Ghozali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan berusaha memberikan kemudahan dalam menjalankan program PC Muslimat NU Gresik. “Saya sangat mendukung dengan pembangunan pondok lansia ini. Karena di Gresik sendiri masih sedikit rumah lansia. Dan itu juga bukan milik muslimat. Maka, ayo Muslimat NU Gresik bersama pemerintah saling bersinergi untuk mewujudkannya,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Bupati juga mengatakan, selama persyaratan lengkap, pondok lansia akan mudah untuk didirikan.”Karena era sekarang itu seluruh perizinan dapat diakses dengan mudah secara online. Yang penting kita selalu berkoordinasi, apa yang dibutuhkan langsung kita diskusikan.” sambungnya.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga menambahkan, selain pondok lansia, Muslimat NU Gresik juga harus berkembang. Mulai dari pendidikan, kesejahteraan, dan kesehatan.

“Kita juga harus mengembangkan jangkauan kita. Fokus memberikan pendidikan mulai dari RA/TK, menjaga kesehatan terutama pengendalian AIDS, serta membantu pemerintah dalam mendata masyarakat miskin melalui DTKS,” ujar wabup.

Tidak hanya itu saja, kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, juga menginginkan agar Muslimat NU Gresik dapat mandiri dan produktif. Sehingga, dapat menjadi sumber perekonomian yang dapat membantu anggotanya dan masyarakat sekitar.

“Jadilah muslimat yang produktif, karena isu kemiskinan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak cukup pemerintah memberikan bantuan, tapi masyarakatnya juga harus menjadi lebih produktif dan kreatif.” tandasnya.

Disisi lain, untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik juga telah berupaya dalam membantu mendirikan kantor Muslimat NU Gresik. Kantor tersebut akan menjadi markas utama para ibu-ibu muslimat dalam merencanakan serta menjalankan program-programnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, saat ini tantangan muslimat adalah era perkembangan teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang terlampau cepat dapat mempengaruhi tumbuh kembang generasi muda. Dimana hal ini merupakan salah satu misi dari Muslimat NU untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas.

“Tantangan Muslimat hari ini sangat berbeda dengan Muslimat 5-10 tahun yang lalu. Hari ini tantangan terbesar adalah masifnya perkembangan digital. Terutama yang dialami oleh anak-anak,” tuturnya. (yad)

PC Muslimat NU Gresik Ingin Dirikan Pondok Lansia Selengkapnya

Masyarakat Gresik Deklarasi Siap Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan di Halaqah Ulama dan Umara 

GRESIK,1minute.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar Halaqah Ulama dan Umara di Aula Masjid Agung Gresik (MAG) pada Sabtu, 10 Desember 2022. Acara bertajuk “Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan” menghadirkan pembicara 

Sekan FISIP UIN Sunan Ampel Dr. Abdul Chalik itu, dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua Tanfidziyah PCNU KH Mulyadi, Ketua Pengadilan Agama Rachmad Hidayat, dan Asisten I Suyono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pada kesempatan tersebut menyampaikan, sejarah tidak mencatat atau membuat prasasti nama-nama netizen yang suka mencela, mencaci maki apalagi menghasut. “Di era digital dan kemajuan teknologi saat ini, setiap lapisan masyarakat menjadi bagian dari pengguna teknologi termasuk media sosial,” ungkap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Dikatakan Bupati, apabila menemukan persoalan atau perselisihan, sebaiknya jangan disampaikan melalui media sosial terlebih dulu, apalagi permasalahan yang seharusnya tidak disebarluaskan. Ditambah lagi dengan maraknya aksi gangster akhir-akhir ini yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

“Melalui forum ini, pemerintah daerah, kiai, ulama dan umara, sudah menunjukkan perannya dalam ikut menjaga kondusifitas di Kabupaten Gresik,” katanya. Gus Yani mengapresiasi MUI dan seluruh pengurusnya, yang sudah menyelenggarakan acara ini. Menurutnya tema yang diangkat sangat pas dengan kondisi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terjadi baru-baru ini.

“Mari bersinergi, bersama – sama kita jaga kondusifitas di Kabupaten Gresik,” tutup Bupati Gresik Gus Yani. Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik KH Mansoer Sodiq mengatakan, tugas MUI yang terberat adalah menyatukan umat dengan Islam washatiyah.

“Munculnya kelompok yang menyebarkan ajaran Islam yang extrim dan radikal. Berpengaruh kepada situasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka dari itu perlu kita jaga kerukunan,” kata Kiai Mansoer Sodiq.

Dikatakan, dalam waktu dekat akan menghadapi tahun politik yang berpotensi berpengaruh pada stabilitas keamanan. Karena ada kelompok yang memancing situasi ditengah perhelatan kontestasi politik. “Melalui Halaqoh ulama dan umara ini, kita duduk bersama, untuk membuat hidup damai tanpa saling menyalahkan,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir menambahkan, pemerintah daerah bertanggung jawab, dalam penyelenggaraan toleransi kehidupan bermasyarakat, dan melindungi setiap orang dari gangguan ketertiban pada lingkungan masyarakat di daerah. “Ini sudah tertuang dalam Perda 16 tahun 2020, tentang toleransi kehidupan bermasyarakat, “katanya.

Menurut Qodir, MUI merupakan rumah besar umat Islam, bertugas membimbing umat sekaligus sebagai mitra pemerintah daerah. “Baik buruknya umat ditentukan ulama dan umara, disini letak tugas ulama dan umara sesuai peran dan fungsinya,” ujarnya. Usai sambutan dilakukan penandatanganan deklarasi halaqoh ulama dan umara “Masyarakat Gresik Siap Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan”. (yad)

Masyarakat Gresik Deklarasi Siap Hidup Damai Tanpa Saling Menyalahkan di Halaqah Ulama dan Umara  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Siapkan Solusi Alternatif Pupuk Bersubsidi bagi Petani

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik telah menyediakan pupuk ZA Plus, Phosgreen, dan Petroganik Premium sebagai substitusi alternatif bagi petani yang membutuhkan pupuk ZA, SP-36, dan Petroganik yang sekarang sudah tidak lagi masuk dalam skema subsidi. 

Petrokimia Gresik juga memiliki pilihan NPK Phonska Plus dan Urea nonsubsidi bagi petani yang jatah pupuk bersubsidinya sudah habis, atau bagi petani yang tidak mendapatkan jatah subsidi, karena tidak terdaftar dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) atau tidak memenuhi persyaratan mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan pemerintah.

“Pupuk nonsubsidi Petrokimia Gresik memiliki kandungan lebih lengkap sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman. Dari sisi harga memang sedikit lebih tinggi dibandingkan pupuk subsidi, tapi hasil panen yang diperoleh petani bisa melimpah, sehingga pendapatan yang diperoleh juga lebih tinggi,” ujar Dwi Satriyo.

Sementara itu, Petrokimia Gresik tahun ini mendapatkan amanah penyaluran pupuk bersubsidi sebanyak 3,87 juta ton atau 49 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi Pemerintah di tahun 2022, yaitu 7,77 juta ton. Jumlah yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik ini paling besar diantara anggota holding Pupuk Indonesia lainnya.

“Hingga bulan Desember ini kami optimis dapat menuntaskan tanggung jawab ini hingga 100 persen. Apalagi, akhir tahun ini banyak petani yang melakukan pemupukan. Ini adalah komitmen Petrokimia Gresik dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Dwi Satriyo.

Dwi Satriyo kembali menekankan bahwa Petrokimia Gresik selalu siap mendukung ketercapaian ketahanan pangan nasional, dengan menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai regulasi dan pupuk nonsubsidi. Pupuk menjadi salah satu agro input yang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian di tengah keterbatasan lahan pertanian di Indonesia.

Ia juga mengimbau kepada distributor dan kios pupuk bersubsidi untuk menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan pemerintah. Apabila terdapat distributor dan kios yang tidak patuh pada aturan pemerintah, Petrokimia Gresik tidak segan untuk menghentikan kerja sama distribusi.

“Saya juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga di tangan petani. Kalau menemukan pelanggaran, masyarakat dapat langsung melaporkanya ke Aparat Penegak Hukum,” tandas Dwi Satriyo.

Sementara, guna memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran, Petrokimia Gresik selama ini terus meningkatkan pengawasan distribusi melalui penerapan sejumlah sistem dan aplikasi digital, seperti Warehouse Management System (WMS) dan Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO) agar distribusi pupuk dapat semakin cepat dan terpantau oleh sistem dengan semakin baik.

“Kami ingin memastikan proses distribusi di seluruh lini yang menjadi tanggung jawab Petrokimia Gresik berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.  Dengan digitalisasi sistem yang terintegrasi, diharapkan dapat meminimalisasi potensi penyimpangan dalam jaringan distribusi,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Siapkan Solusi Alternatif Pupuk Bersubsidi bagi Petani Selengkapnya

Pemkab Gresik Raih Predikat Baik di Ajang Penghargaan Meritokrasi 2022 dari KASN

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresikl meraih predikat “BAIK”, dalam Anugerah Meritokrasi tahun 2022 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Penghargaan diterima Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Kamis, 8 Desember 2022. Wabup Aminatun Habibah didampingi  Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Nasriyah.

Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik, dalam pemenuhan kebutuhan akan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkualitas. Tujuan tersebut dicapai dengan penerapan sistem merit dalam manajemen ASN di lingkungan Pemkab Gresik.  

Menurut Wabup Gresik Aminatun Habibah, penghargaan merupakan apresiasi sekaligus motivasi bagi Kabupaten Gresik untuk terus melakukan perbaikan ke depan. Penerapan sistem merit merupakan pelaksanaan amanat undang-undang nomor 5 tahun ASN.

Lewat sistem merit, kebijakan dan manajemen ASN akan didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi. Penerapan sistem merit ini memiliki fungsi yang penting, ini karena penerapannya akan membuat SDM terdorong untuk berprestasi kerja.

Ketua KASN Prof. Agus Pramusinto, menyebutkan, periode kali ini pihaknya menetapkan 174 instansi pemerintah yang memperoleh kategori pelaksanaan sistem merit “Sangat Baik” dan “Baik”. Adapun rinciannya, terdiri atas 30 instansi pemerintah yang meraih kategori “Sangat Baik” dan 144 peraih predikat “Baik”.

“Keberhasilan instansi pemerintah dalam mencapai penerapan sistem merit kategori “Baik” dan “Sangat Baik” merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran di instansi pemerintah yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam manajemen ASN-nya. Selain itu, keberhasilan tersebut juga merupakan hasil dari komitmen instansi pemerintah untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi melakukan pembinaan dengan KASN dan Instansi paguyuban dalam menerapkan sistem merit,” ucap Agus dalam sambutannya.

Sementara itu, Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Abdullah Azwar Anas, mengapresiasi segenap instansi pemerintah yang telah berhasil mendapatkan predikat baik dan sangat baik implementasi sistem merit.

“Saya ingin mengucapkan selamat dan sukses bagi 174 instansi pemerintah baik kementerian atau lembaga atau pemerintah daerah yang telah ditetapkan KASN untuk mendapatkan penghargaan sistem merit dengan predikat sangat baik dan baik. Saya sangat mengapresiasi komitmen ini. Mudah-mudahan teman-teman yang mendapatkan predikat baik dan sangat baik akan menularkan kepada pemda dan instansi atau lembaga yang penilaiannya masih buruk atau kurang baik dan seterusnya,” urai Menteri Anas.

Sebagai informasi, sejak 2019 hingga akhir 2022 ini, KASN telah menilai penerapan sistem merit terhadap 100% kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK); 81% pemerintah provinsi, dan 70% pemerintah kabupaten/kota. Secara total, KASN sudah menilai sistem merit di 460 instansi pemerintah dengan hasil 60 instansi pemerintah ditetapkan dalam kategori “Sangat Baik” dan 157 instansi pemerintah dalam kategori “Baik”. (yad)

Pemkab Gresik Raih Predikat Baik di Ajang Penghargaan Meritokrasi 2022 dari KASN Selengkapnya

PN Gresik Mendelegasikan PN Jember Gelar Persidangan Setempat untuk Membuktikan Objek Gugatan 

GRESIK,1minute.id – Pengadilan Negeri (PN) Gresik telah mendelegasikan PN Jember untuk melakukan Persidangan Setempat (PS) atas obyek tanah gugatan yang berada di Desa Grenden dan  Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember pada Jumat, 9 Desember 2022. 

PS dengan majelis hakim yang terdiri dari Totok Yanuarto, Frans Kornelisen dan Aryo Widiatmoko ini dilakukan untuk membuktikan keberadaan aset/objek tanah yang menjadi harta bersama antara penggugat (perkaranya saat ini proses persidangan di PN Gresik)  Ahmad Fathoni Chasan dan tergugat Siti Maghfirotunnimah yang merupakan istri dari penggugat.

“Kami mengajukan PS ke PN Jember (delegasi dari PN Gresik) untuk membuktikan bahwa aset/objek yang dimasukkan dalam gugatan sebagai harta bersama ada dan tidak mengada-ada,” jelas Kuasa hukum tergugat, Supirman.

Masih menurutnya, setelah di lakukan PS maka aset/objek yang berada di Desa Grenden dan  Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember merupakan harga bersama. Tanpa izin kedua belah pihak jika ada perbuatan hukum terkait aset/objek tersebut harus dihentikan karena perbuatan itu merupakan perbuatan melawan hukum.

“Kami sebagai tergugat secara sukarela memberikan kewenangan seluas-luasnya tanpa adanya persyaratan menyerahkan sepenuhnya kepada penggugat,” tambah Supirman.

“Dasar kepemilikan tanah tersebut adalah pembelian dari para pemilik asal juga dikuatkan dengan Putusan Pengadilan Negeri Gresik Nomor: 20/Pdt.G/2013/PN.Gsk yang telah diputus tanggal 7 April 2014 Jo Banding PT Surabaya Nomor: 470/PDT/2014/PT.SBY yang telah diputus tanggal 22 September 2014 Jo kasasi MA Nomor: 270/K/Pdt/2016 yang telah diputus tanggal 02 Nopember 2016 Jo Peninjauan Kembali Nomor: 118 PK/Pdt/2019 yang telah diputus tanggal 10 April 2019,” tegas Supirman.

Lebih lanjut dikatakan, hasil dari pemeriksaan setempat masing-masing pihak baik penggugat maupun tergugat membenarkan bahwa lokasi yang ditunjukkan oleh penggugat merupakan objek yang ada dalam materi gugatan. Masing-masing pihak tidak ada yang keberatan terkait objek yanng tertuang dalam gugatan.

Sementara itu, Teguh Endi Widodo, selaku kuasa hukum penggugat mengatakan bahwa gugatan perbuatan melawan hukum ini dilayangkan dikarenakan tergugat tidak mampu mengelola dan mengamankan aset/obyek dalam gugatan.

“Untuk itu dalam gugatan kami meminta kepada Majelis hakim agar semua objek yang tertera pada materi gugatan sebagai harta bersama. Segala bentuk perbuatan hukum telah disepakati saat ini diserahkan sepenuhnya pada penggugat yakni Achmad Fathoni,” tegasnya.

Seperti diberitakan, Achmad Fathoni Chasan melalui kuasa hukumnya Teguh Endi Widodo,  melayangkan gugatan perbuatan melawan hukum kepada Siti Magfirotunnimah selaku tergugat yang telah mengalihkan, melimpahkan dan menyerahkan dan/atau melepaskan hak atas objek sengketa milik penggugat berupa saham-saham dan beberapa bidang tanah. Akibatnya, penggugat menderita kerugian baik secara materiel maupun immaterial.

Dalam gugatan disebutkan, penggugat meminta ganti rugi secara materiel sebesar Rp  300 miliar dan secara immaterial sebesar Rp 1 miliar.

Penggugat memohon kepada majelis hakim untuk meletakkan sita jaminan atas objek dan memohon untuk objek tersebut sebagai harta bersama antara penggugat dan tergugat.

Menyatakan menurut hukum bahwa tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa mengalihkan, melimpahkan dan menyerahkan dan/atau melepaskan hak atas tanah-tanah dan saham-saham obyek a quo milik penggugat dan tergugat (harta bersama) tanpa persetujuan penggugat.

Menghukum Tergugat atau siapa saja yang menguasai obyek sengketa berupa tanah untuk menyerahkan kepada penggugat dengan seketika dalam keadaan kosong. (yad)

PN Gresik Mendelegasikan PN Jember Gelar Persidangan Setempat untuk Membuktikan Objek Gugatan  Selengkapnya

Bupati Gresik Teken Perbup 35/2022, Perusahaan Wajib Merekrut Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki kesempatan sama untuk bisa masuk dunia industri maupun instansi pemerintah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah meneken Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 Tahun 2022. Perbup yang merujuk pada Undang-Undang (UU) nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas.

Sebanyak 46 anak berkebutuhan khusus telah bekerja. Mereka tersebar di 21 perusahaan dan instansi pemerintah maupun badan usaha milik daerah (BUMD). “Mudah-mudahan tahun depan ada lonjakan signifikan karena Perbup sudah ada,” harap Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhi Hendro Wijaya usai Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan, Disnaker Gresik di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022.

Ia pun meminta kepada semua stakeholder, termasuk jurnalis dan Dinas Pendidikan untuk mensosialisasikan Perbup gres ini. Sehingga, bisa semakin cepat untuk diketahui oleh pelaku usaha dan industri.  “Perbup anyar ini memberikan dasar hukum bagi perusahaan, BUMD dan instansi pemerintah memberikan kesempatan kerja kepada adik-adik penyandang disabilitas,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Dalam aturan itu, lanjutnya, perusahaan, industri atau instansi pemerintah berkewajiban merekrut penyandang disabilitas minimal 1 persen. “Saat ini, sudah ada 46 anak-anak disabilitas yang sudah mendapatkan kesempatan bekerja,” terang Gus Yani. 

Para penyandang disabilitas itu, telah lulus sekolah menengah atas luar biasa (SMALB). Mereka telah mendapat pelatihan keahlian. Ada yang bekerja sebagai office boy (OB), cleaning service hingga teknologi informasi (IT). 

Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dimeriahkan penampilan puluhan anak berkebutuhan khusus (ABK). Ada penyandang disabilitas tuna netra, tuna rungu dan lain. Meskipun, mereka memiliki keterbatasan fisik, namun penampilan mereka sangat apik. Bahkan, penampilan Marsyah Mutiara Iskandar dan Nur Aisyiyah Maulidi membuat haru para undangan. 

Suara merdu dua siswa tuna netra kelas VI Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Cerme, Kabupaten Gresik dalam menyanyikan lagu berjudul Mother Who Are You Today menyentuh hati para undangan. Antara lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhy Hendro Wijaya serta undangan lainnya dari puluhan perusahaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menitikkan air. 

Sementara itu, Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya menambahkan, pihaknya akan terus mendorong perusahaan maupun BUMD untuk merekrut para penyandang disabilitas ini. “Saat ini, masih ada 154 alumni penyandang disabilitas yang tersebar di 7 lembaga pendidikan,”kata Andhi Hendro Wijaya. 

Keberadaan ULD Bidang Ketenagakerjaan, imbuhnya, tidak sebagai fasilatator bagi sekolah dengan dunia usaha. “Akan tetapi, kami juga memberikan pelatihan bersertifikasi bagi anak-anak disabilitas,” tegasnya. (yad)

Bupati Gresik Teken Perbup 35/2022, Perusahaan Wajib Merekrut Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Terharu, Dua Siswa Tuna Netra Nyanyikan Mother Who Are You Today di Launching ULD

GRESIK,1minute.id – Lagu Mother, How are you today itu mengalun apik di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022. Lagu yang dipopularkan oleh Maywood itu dinyanyikan oleh Marsyah Mutiara Iskandar 

dan Nur Aisyiyah Maulidi. Dua siswa tuna netra kelas VI Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Cerme, Kabupaten Gresik. 

Diiring musik angklung yang dimainkan oleh siswa penyandang tuna rungu, suara merdu Marsyah dan Aisyiyah membuat para undangan, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Gresik Andhy Hendro Wijaya serta undangan lainnya dari puluhan perusahaan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menitikkan air. 

Terharu. Mereka terlihat berulangkali mengusap air mata. Begini lirik lagu tersebut Mother, how are you today?//Here is a note from your daughter//
With me everything is OK// Mother, how are you today?//…

Kehadiran para penyandang disabilitas di kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu untuk menghadiri Launching Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan, Disnaker Gresik. 

BERSAMA DISABILITAS: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) ,Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya berdialog bersama penyandang disabilitas usai launching ULD di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 9 Desember 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Layanan anyar untuk memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas di inisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk bisa mendapatkan kesempatan kerja di industri dan instansi pemerintah. Merujuk aturan undang-undang (UU) nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas serta Peraturan Bupati (Perbup) Gresik Nomor 53 Tahun 2022.

“Perbup anyar ini untuk memberikan dasar hukum bagi perusahaan, BUMD dan instansi pemerintah memberikan kesempatan kerja kepada adik-adik penyandang disabilitas,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad didampingi Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya usai acara pada Jumat, 9 Desember 2022.

Dalam aturan itu, lanjut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, perusahaan atau instansi pemerintah berkewajiban merekrut penyandang disabilitas minimal 1 persen. “Saat ini, sudah ada 46 anak-anak disabilitas yang sudah mendapatkan kesempatan bekerja,” terang Gus Yani. Puluhan anak-anak berkebutuhan khusus itu bekerja di 21 perusahaan dan instansi pemerintah. 

“Mudah-mudahan tahun depan ada lonjakan signifikan karena Perbup sudah ada,” harap Gus Yani. Ia pun meminta kepada semua stakeholder, termasuk jurnalis dan dinas pendidikan untuk untuk mensosialisasikan Perbup gres ini. “Sehingga, bisa semakin cepat untuk diketahui oleh pelaku usaha dan industri,” katanya. 

Sementara itu, Kadisnaker Gresik Andhi Hendro Wijaya menambahkan, pihaknya akan terus mendorong perusahaan maupun BUMD untuk merekrut para penyandang disabilitas ini. “Saat ini, masih ada 154 alumni penyandang disabilitas yang tersebar di 7 lembaga pendidikan,”kata Andhi Hendro Wijaya. 

Keberadaan ULD Bidang Ketenagakerjaan, imbuhnya, tidak sebagai fasilatator bagi sekolah dengan dunia usaha. “Akan tetapi, kami juga memberikan pelatihan bersertifikasi bagi anak-anak disabilitas,” tegasnya. (yad)

Terharu, Dua Siswa Tuna Netra Nyanyikan Mother Who Are You Today di Launching ULD Selengkapnya

Dukung Pertumbuhan Ekosistem Akuakultur Indonesia, Cargill Luncurkan Tiga Varian Produk Pakan Udang Bergizi

GRESIK,1minute.id – Cargill Indonesia terus berinovasi. Bisnis Aqua Nutrition dari Cargill Indonesia mulai memproduksi Shrimp Feed micro pellet pada Rabu, 7 Desember 2022.  Pakan udang yang dapat membantu pelaku industri akuakultur berkembang dengan mencapai pertumbuhan budidaya udang tahap awal yang lebih berkelanjutan. 

Terbuat dari tepung ikan dan cumi, vitamin, dan mineral, Shrimp Feed micro pellet mampu mengoptimalkan perkembangan udang sejak dini dan mempercepat masa budidaya dengan hasil yang melimpah. 

Pakan ini diproduksi menggunakan teknologi ekstruder, yang menjadikan Cargill sebagai salah satu dari sedikit perusahaan akuakultur dengan teknologi canggih tersebut. Micro pellet produk khusus untuk udang Vannamei serta Litopenaeus Vannamei – udang ekspor unggulan di Indonesia, yang juga telah menjadi primadona pasar ekspor karena memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibanding jenis udang lainnya.

Untuk diketahui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi udang di Indonesia mencapai 2 juta ton pada tahun 2024. Udang, komoditas ekspor terbesar di sektor perikanan, diharapkan dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi. 

Pemerintah menargetkan produksi udang 80 ton per hektar per tahun, dan sebagian besar produksi akan dialokasikan untuk ekspor. Pada tahun 2020, volume ekspor perikanan mencapai 1,26 miliar kilogram (kg) dengan nilai USD 5,2 miliar, dan udang merupakan komoditas ekspor terbesar dengan volume 239,28 juta kg dan nilai USD 2,04 miliar.

“Cargill berkomitmen untuk meningkatkan mata pencaharian dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Kami meningkatkan operasional dan produk kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan melalui formulasi dan inovasi baru,” kata Chia-Ye Siam, Managing Director Direktur Cargill Aqua Nutrition untuk Malaysia dan Indonesia dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Kamis, 8 Desember 2022.

“Kali ini, kami memperkenalkan Shrimp Feed micro pellet baru yang sangat penting untuk tahap awal pengembangan, karena dapat memaksimalkan efisiensi nutrisi dalam proses pemberian pakan dan mengoptimalkan pertumbuhan udang. Selain itu, pakan tersebut juga dapat membantu menghasilkan udang berkualitas tinggi dalam waktu budidaya yang lebih singkat dan dalam jumlah yang lebih banyak, sehingga dapat meningkatkan mata pencaharian para petambak sekaligus mendukung target pemerintah untuk meningkatkan produksi udang,” imbuh Chia-Ye Siam.

Menemukan pakan auto feeder yang baik dapat menjadi tantangan bagi pembudidaya air di Indonesia karena pilihan yang terbatas, tingkat kelangsungan hidup udang pada tahap awal yang rendah, serta masa budidaya yang panjang. Shrimp Feed micro pellet  menghasilkan pencucian dan limbah nutrisi yang lebih sedikit sehingga kualitas air terjaga dan ramah lingkungan.

Cargill memproduksi tiga varian Shrimp Feed: Shrimp Feed Premium, Shrimp Feed Regular, Shrimp Feed S, dengan keunggulan yang berbeda. Baik Shrimp Feed Premium maupun Shrimp Feed Reguler dibuat khusus untuk budidaya udang Vannamei secara intensif, dan dibuat untuk menjawab kebutuhan petambak udang dimana mendukung pertumbuhan udang mencapai tingkat optimal lebih cepat.

Shrimp Feed dari Cargill memungkinkan panen yang menguntungkan bagi para petambak. Selain itu, kedua pakan tersebut juga diformulasikan menggunakan Cargill Nutrition System yang canggih, sehingga dapat memberikan dan menyeimbangkan nutrisi optimal yang dibutuhkan oleh udang, serta dilengkapi dengan kandungan imun yang dapat memperkuat kekebalan tubuh udang, sehingga dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dan ketahanan udang terhadap penyakit.

Cargill telah memproduksi Shrimp Feed S, pilihan lain bagi pembudidaya yang ekonomis. Pakan ini menawarkan tingkat protein yang cukup dan mudah dicerna untuk siklus udang Vannamei. Selain itu, Shrimp Feed S juga dapat menjaga tingkat kualitas air yang untuk membantu lingkungan dalam waktu yang lama.

Selama lebih dari 47 tahun di Indonesia, Cargill menciptakan peluang bagi para petambak untuk tumbuh dan berkembang, serta tetap berkomitmen untuk meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan keberlanjutan bagi bumi. (yad)

Dukung Pertumbuhan Ekosistem Akuakultur Indonesia, Cargill Luncurkan Tiga Varian Produk Pakan Udang Bergizi Selengkapnya

Viral Manusia Kawin dengan Kambing, Mahar Rp 22 Ribu Mulai Disidangkan di PN Gresik

GRESIK,1minute.id –  Kursi Nur Hudi Didin Ariyanto di ruang paripurna DPRD Gresik dibiarkan kosong. Hanya, papan nama yang terpasang di meja.  Kemana anggota legislatif itu. Nurhudi sedang kesandung perkara pidana. 

Sidang perdana perkara dugaan penistaan agama dan UU ITE atas terdakwa Nurhudi Didin Arianto, Saiful Fuad alias Arif Saifullah, Sutrisno alias Gus Krisna dan Saiful Arif digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Kamis, 8 Desember 2022. Agenda sidang dengan ketua majelis hakim M.Fatkur Rochman itu adalah pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik yakni Nurul Istianah, Aliffian Fahmi dan Danu Bagus Pratama. 

Jaksa penuntut mendakwa ke empat terdakwa menjadi 3 dakwaan (split) dan disidangkan secara terpisah berdasarkan peran masing-masing. Sidang dilakukan secara daring. Keempat terdakwa tetap berada di Rutan Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Pertama, terdakwa Saiful Arif selaku pengantin pria dan Sutirsno alias Krisna yang berperan sebagai penghulu didakwa dengan pasal 156a Jo pasal 55 Ayat (1) ke1 KUHP.  Keduanya didakwa telah melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

HANYA NAMA : Nur Hudi Didin Ariyanto, anggota legislatif tetap terpasang di meja ruang paripurna DPRD Gresik pada Rabu, 7 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, terdakwa Nur Hudi Didin Ariyanto selaku pemilik tempat pesanggrahan Kramat Ki Ageng Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik dan juga yang merencakan pernikahan manusia dengan kambing didakwa dengan 156a Jo pasal 55 ayat (1)ke1 KUHP.

Sedangkan terdakwa Saiful Fuad selalu pembuat konten, pemilik konten tiktok Sangar Cipta Alam yang mengaplod peristiwa sakral pernikahan manusia dengan kambing itu didakwa oleh JPU dengan Pasal 45 A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam dakwaan diuraikan bahwa pada hari Minggu, 5 Juni 2022 sekitar pukul 15.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Juni 2022 atau setidak-tidaknya masih dalam tahun 2022, bertempat di Pesanggrahan Kramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik telah melakukan pernikahan manusia dengan kambing dan prosesi itu di uplaod akun tiktok Sanggar Cipta Alam dan telah ditonton masyarakat. 

Sepanjang prosesi pernikahan antara manusia dengan domba/kambing betina saksi Saiful Fuad berperan sebagai orang yang mengambil dokumentasi atau merekam acara pernikahan tersebut dengan menggunakan satu unit handphone merk Samsung M30. Kemudian setelah acara pernikahan tersebut selesai seekor domba/kambing betina warna putih (pengantin wanita) diikat di pohon belakang Pesanggrahan sedangkan untuk uang mahar sebesar Rp 22.000 dimasukan ke kotak amal masjid.

Perbuatan itu dinilai telah melakukan penodaan pada agama Islam karena proses pernikahan dilakukan layaknya syariat Islam. Akan tetapi yang menjadi pengantin perempuan adalah seekor kambing. Majelis hakim yang diketua M.Fatkur Rochman ditunda minggu depan dengan agenda eksepsi.

“Kami berikan kesempatan pada terdakwa untuk mengajukan keberatan atau eksepsi atas dakwaan dari Jaksa minggu depan,” kata Fatkur Rochman. (yad)

Viral Manusia Kawin dengan Kambing, Mahar Rp 22 Ribu Mulai Disidangkan di PN Gresik Selengkapnya