IAD Dirikan Posyandu, Ning Nurul Mengapresiasi, Organisasi Wanita Pertama Membina Posyandu 

GRESIK,1minute.id – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Gresik memiliki Posyandu. Namanya, Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu (Posyandu) Melati. Posyandu binaan istri jaksa itu berada di Balai Rukun Warga (RW) 05 di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Posyandu Melati binaan IAD itu diresmikan Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani pada Selasa,12 Juli 2022.

Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani mengapresiasi berdirinya Posyandu Melati itu. Sebab, baru kali pertama ada organisasi wanita di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki binaan Posyandu. Berdirinya Posyandu Melati ini menunjukkan kepedulian dan juga kemauan dari salah satu organisasi wanita untuk peduli terhadap Posyandu khususnya di Kabupaten Gresik,”katanya.

Hadirnya Posyandu penting karena salah satu sarana pendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar pada masyarakat di tingkat paling bawah, khususnya bagi ibu dan balita. Tujuannya untuk mengurangi angka kematian ibu dan kualitas tumbuh kembang balita.

“Di Kabupaten Gresik sendiri terdapat kurang lebih 1.500 Posyandu, dan disitu kita harus bisa merangkul semuanya dan memastikan bahwa 1.500 Posyandu ini bisa berjalan dengan baik. Jadi dengan adanya organisasi wanita yang peduli dengan Posyandu akan memberi dampak yang sangat baik,”imbuh Ning Nurul yang juga Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Gresik ini.

Ketua ikatan Adhyaksa Dharmakarini Gresik Idar Hamdan, sepakat bahwa Posyandu memiliki peran yang sangat penting di tengah masyarakat. “Meski identik dengan bayi dan balita, tetapi sebenarnya peran Posyandu tidak hanya sebatas itu. Hadirnya Posyandu ditengah masyarakat merupakan penunjang pelayanan masyarakat yang terjangkau, masyarakat memperoleh kemudahan informasi disamping pertumbuhan balita bisa terpantau,”ujar istri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik ini.

“Kami mengaharapkan Posyandu Melati binaan ikatan Adhyaksa Dharmakarini ini menjadi lebih baik dan bermanfaat dalam meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil dan balita khususnya di wilayah Kecamatan Kebomas,”harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Husnah mengataka Posyandu Melati binaan ikatan Adhyaksa Dharmakarini yang diresmikan hari ini terdapat 100 balita dan 4 ibu hamil sebagai sasarannya. Tingkat kehadiran ibu hamil dan balita di Posyandu ini juga cukup tinggi, yakni mencapai 80%. “Ini bukti dengan tingginya antusiasme masyarakat sekitar untuk menerima pelayanan Posyandu begitu selesai diresmikan hari ini,”katanya. (yad)

IAD Dirikan Posyandu, Ning Nurul Mengapresiasi, Organisasi Wanita Pertama Membina Posyandu  Selengkapnya

Kampung Pecinan Bakal Semakin Elok, Pemkab Lakukan Pengecatan Rumah Warga 

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi Kampung Pecinan berlanjut. Pasca revitalisasi infrastruktur jalan Kampung dan eksterior lampu penerangan jalan berornamen khas warga Tionghoa. 

Kini, revitalisasi menyasar bangunan rumah milik warga di kawasan heritage di Jalan Setiabudi, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Bangunan rumah warga Kampung Pecinan itu bakal dilakukan pengecetan. Untuk Mempercantik kawasan itu, Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik menggandeng pabrik cat Nippon Paint. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala DCK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dan Asisten General Manager Nippon Paint Wirya Atmaja mengawali melakukan pekerjaan pengecatan di kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL) itu. Rumah yang menjadi kali pertama dilakukan milik Mustafa. 

Kampung Pecinan, salah satu kawasan heritage di Gresik Kota Lama (GKL). Kawasan ini memiliki bangunan ikonik yakni Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) atau Klenteng Kiem Hien Kiong yang diklaim berdiri sejak 1 Agustus 1153 atau 869 tahun lalu itu. Kawasan ini juga dikenal multietnis yakni Arab, Tionghoa dan Melayu (warga pribumi). Mereka hidup rukun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, revitalisasi tujuh kawasan di Gresik Kota Lama dibiayai oleh pemerintah pusat, dan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. APBN 2022 mengalokasikan anggaran Rp 47 miliar. “Anggaran APBD untuk Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) untuk jalan lingkungan, ornamen lampu,”katanya didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kadis CK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah. 

BANTUAN : (ki-ka) Asisten GM Nippon Paint Wirya Atmaja, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menyaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bantuan cat kepada warga di Kampung Pecinan pada Senin, 11 Juli 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Revitalisasi di Kota Bandar Gresik ini, adalah salah satu program Nawa Karsa, Gresik Lestari. Kota Bandar Gresik ini karena di kawasan ini terdapat 4 peradaban yakni kolonial, Arab, China dan Melayu. “Mudah-mudaha kawasan heritage kedepan semakin baik. Sehingga menjadi identitas Kota Gresik,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Revitalisasi Kotaku ini melibatkan masyarakat. Tujuannya, mengajak masyarakat untuk ikut merawat lingkungan serta menggandeng Nippon Paint. Bentuk CSR, Nippon Paint memiliki komitmen, kepedulian terhadap lingkungan. 

“(Rumah warga) di cat. Saya hakul yakin akan bertambah bagus, dan akan menambah daya tarik wisatawan. Mudah-mudahan bisa menjadi kebangkitan ekonomi kreatif, UMKM bisa tumbuh di lingkungan ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Program Kotaku di kawasan GKL bakal berlanjut untuk tahun depan. “Tahun ini selesai dianggaran Rp 47 miliar, tahun depan ada tambahan anggaran dari pusat Rp 22 miliar dan APBD. sehingga desa di sekitar bisa ikut berkontribusi melakukan pembenahan disebuah kawasan heritage,”harapnya. 

Asisten GM Nippon Paint Wirya Atmaja menambahkan, pihaknya sangat senang  dilibatkan acara seperti ini (revitalisasi kawasan heritage). Kita akan support kampung lain. Termasuk heritage,”tegas Wirya Atmaja. Untuk pengecatan rumah warga di kawasan Pecinan ini, pihaknya telah menyediakan cat kualitas premium. “Cat ini minimal bisa bertahan sampai 5 tahun. Warna cat tidak akan memudar,”lanjutnya. Untuk mendapatkan hasil berkualitas itu, lanjut Wirya Atmaja, pihaknya akan melakukan pendampingan dalam proses pengecetan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahandan Kawasan Permukiman Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) pengecatan rumah warga. “Mereka bakal dibekali pelatihan hingga proses pelaksanaan pengecatan,”katanya. “Suatu kawasan akan bertambah cantik bila rumah warga juga cantik,”tambahnya. (yad)

Kampung Pecinan Bakal Semakin Elok, Pemkab Lakukan Pengecatan Rumah Warga  Selengkapnya

Pandemi Covid-19, Petrokimia Gresik Bukukan Laba sebesar Rp 1,94 triliun, Kinerja Positif untuk Indonesia 

GRESIK,1minute.id – PT Petrokimia Gresik genap berusia 50 tahun. Perusahaan Solusi Agroindustri itu telah memberikan kinerja positif dan kontribusi lebih bagi Indonesia sepanjang 2021.

Capaian tersebut tidak lepas dari semangat “Beyond Infinity” yang kemudian diusung sebagai tema ulang tahun emas Petrokimia Gresik. Dimana setiap insan Petrokimia Gresik harus mampu melewati tantangan, dan tidak boleh cukup berpuas pada target dan tanggung jawab semata.

“Tahun 2021 kemarin, Indonesia masih menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 lantaran munculnya varian Delta. Sejumlah negara juga masih membatasi akses perdagangan mereka untuk mencegah penularan Covid-19. Alhamdulillah di tengah tantangan ini, Petrokimia Gresik masih bisa memberikan kinerja yang memuaskan,”tandas Dwi Satriyo dalam upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 pada Senin, 11 Juli 2022.

Petrokimia Gresik berhasil membukukan laba sebesar Rp1,94 triliun atau 175% dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) sebesar Rp1,11 triliun dengan laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Begitu juga realisasi tingkat Kesehatan Perusahaan yang memperoleh skor 81,50 dengan predikat Sehat AA atau lebih tinggi dibandingkan skor RKAP sebesar 76,00 predikat Sehat A.

Capaian tersebut tentu bisa diraih Petrokimia Gresik karena didukung oleh terobosan-terobosan  insan di perusahaan. Sepanjang  2021 inovasi Petrokimia Gresik mampu menciptakan nilai tambah atau value creation riil sebesar Rp 240,68 miliar. Capaian ini merupakan sumbangsih dari 82% karyawan yang terus berpikir improvement.

Sejumlah inovasi tersebut juga telah  menarik perhatian dunia melalui empat predikat “3 Stars” atau kategori tertinggi dalam ajang konvensi inovasi internasional “26th Asia Pacific Quality Organization (APQO).

“Artinya, karya inovasi Petrokimia Gresik tidak hanya berdampak pada perolehan laba bagi perusahaan, tapi juga menginspirasi dan mampu membawa prestasi hingga level internasional,”tegas Dwi Satriyo.

Satu kebanggaan Petrokimia Gresik mampu mengambil peran besar melebihi apa yang menjadi tanggung jawabnya, selama pandemi Covid-19 berlangsung. Petrokimia Gresik mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur. Dalam menjalankan tugasnya, Petrokimia Gresik berhasil menjadi solusi pada saat krisis oksigen medis terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan, dengan reaktivasi Unit Produksi Oksigen – Air Separation Plant (ASP).

“Kita buktikan bersama, Petrokimia Gresik sangat mampu menjadi inisiator dalam mendukung pemerintah melakukan pencegahan penularan Covid-19 dan menanggulangi dampaknya,”ujar Dwi Satriyo.

Upaya perusahaan dalam menanggulangi dampak Covid-19 juga terlihat dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2021. Petrokimia Gresik menyelaraskan TJSL dengan upaya pemerintah dalam percepatan kebangkitan ekonomi di masa pandemi dengan memberikan perhatian pada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pada 2021, Petrokimia Gresik telah mendukung 613 pelaku UMKM yang menjadi Mitra Kebanggaan (Mangga) yang tersebar Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY

Bantuan diberikan berupa modal usaha, pembinaan dan pendampingan untuk UMKM yang bergerak di sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, peternakan, perikanan, industri, dan jasa. Adapun total nilai penyaluran program Mangga tahun 2021 mencapai Rp 42,97 miliar. Salah satu program unggulan Petrokimia Gresik di bidang ini adalah Literasi (Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi) yang ada di Kabupaten Lamongan.

“Dukungan terhadap kemajuan UMKM mengantarkan Petrokimia Gresik masuk ke dalam daftar “17 Perusahaan Paling Berkontribusi bagi UMKM” di Indonesia versi International Council for Small Business (ICSB) Indonesia,” ungkapnya.

Program TJSL 2021 Petrokimia Gresik juga memberikan porsi besar  pada bidang bina lingkungan. Petrokimia Gresik telah merealisasikan anggaran senilai Rp10 miliar untuk mendorong kelestarian lingkungan. Dalam implementasinya Petrokimia Gresik selalu mengedepankan prinsip keberlanjutan.  Atas komitmen di bidang lingkungan, Petrokimia Gresik berhasil mendapatkan Propernas Emas yang merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

 “Coverage area program TJSL Petrokimia Gresik tidak hanya dibatasi untuk masyarakat sekitar perusahaan, tapi lebih dari itu karena Petrokimia Gresik berkomitmen untuk maju bersama masyarakat dengan semangat Beyond Infinity,” ujar Dwi Satriyo. 

Launching Buku “Beyond Infinity”

Dalam rangkaian HUT,  Petrokimia Gresik juga meluncurkan buku berjudul “Beyond Infinity” yang menceritakan perjalanan 50 tahun Petrokimia Gresik bertransformasi. Buku ini dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi Insan Petrokimia Gresik dan masyarakat Indonesia untuk memahami perjalanan industri pupuk di tanah air, khususnya Petrokimia Gresik.

“Perjalanan Petrokimia Gresik tidak bisa dilepaskan dari berdirinya Republik Indonesia, dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemajuan pertanian. Semoga buku ini bermanfaat dan mengisnpirasi,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Pandemi Covid-19, Petrokimia Gresik Bukukan Laba sebesar Rp 1,94 triliun, Kinerja Positif untuk Indonesia  Selengkapnya

Layanan OPD di Pemkab Gresik Kini Dipantau Warga, Bupati Gresik Teken Sukma-e 

GRESIK,1minute.id – Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik bakal semakin diawasi masyarakat. Pelayanan harus semakin baik. Sebab, Pemkab Gresik telah menandatangani komitmen dan penerapan replikasi inovasi pelayanan publik Survei Kepuasan Masyarakat Elektronik Jawa Timur (SuKMa-e Jatim) pada Senin, 11 Juli 2022.

Penandatanganan komitmen replikasi dan penerapan inovasi pelayanan publik SuKMa-e tersebut dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Biro Organisasi Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Ramliyanto disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman di ruang rapat Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Inovasi SuKMa-e Jatim merupakan sebuah Aplikasi guna memudahkan dalam mengukur tingkat kepuasan terhadap pelayanan publik di suatu Pemerintah Daerah. “Dengan aplikasi ini diharapkan masyarakat lebih mudah menyampaikan penilaiannya saran dan kritik,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya 

“Semakin canggihnya teknologi di era milenial saat ini menuntut kita untuk mampu mengikuti permintaan masyarakat yang cepat, efektif dan efisien dalam hal pelayanan publik,”tambahnya.

Dengan memanfaatkan penerapan Aplikasi SuKMa-e Jatim ini, seluruh unit pelayanan publik di perangkat daerah se-Kabupaten Gresik dapat dinilai oleh masyarakat secara langsung. “Saran dan masukan dari masyarakat tersebut menjadi bahan evaluasi kita sebagai pemberi pelayanan,”ungkapnya.

“Dengan adanya penerapan Aplikasi SuKMa-e Jati di Pemerintah Kabupaten Gresik merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam rangka upaya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bupati berharap melalui Aplikasi SuKMa-e Jatim mampu memberikan layanan yang cepat, efisien dan efektif yang diinginkan masyarakat saat ini. Sehingga kualitas pelayanan publik di Kabupaten Gresik semakin meningkat seiring meningkatnya nilai atau indeks kepuasan masyarakat,”tuturnya.

SURVEI KEPUASAN: Indeks kepuasan masyarakat dalam survei melalui sukma-e . (FOTO: Skrenshot/1minute.id)

Sebelumnya Biro Organisasi Pemprov Jatim Ramliyanto mengatakan, sebuah aplikasi sederhana namun mempunyai kelebihan dimana aplikasi berbasis IT tersebut mengetahui indeks kepuasan masyarakat sehingga langkah-langkah peningkatan kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan mengikuti kecepatan tuntutan aspirasi masyarakat.

“Aplikasi ini mudah dilakukan, ketika masyarakat dibutuhkan responnya dalam pelayanan publik untuk mengukur nilai kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik pemerintah daerah secara praktis,”katanya. “Selain praktis dan mudah, hasil yang didapat juga akuntabel dan laporannya bisa real time,”tambahnya.

Bagaimana cara masyarakat memberikan penilaian tingkat kepuasan pelayanan kepada masyarakat. Dalam pengamatan 1minute.id masyarakat harus login terlebih dulu di sukma.jatimprov.go.id. Setelah itu, memilih Kabupaten/kota. Berikutnya, pilih dinas/instalasi. Selanjutnya, pilih UPT/bagian. (yad)

Layanan OPD di Pemkab Gresik Kini Dipantau Warga, Bupati Gresik Teken Sukma-e  Selengkapnya

Disapu Ombak, Tongkang Muatan Tiang Listrik dan Tiang Pancang Tenggelam, 1 Kru Meninggal 

GRESIK,1minute.id – Satu unit tongkang muatan tiang pancang dan tiang listrik beton tenggelam di sekitar 4 mil laut dari Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Tenggelamnya Tongkang MR 01 mengakibatkan satu orang meninggal. Korban bernama Mahmud, 32, asal Lor Melati RK 27 Belawan, Sumatera Utara. 

Informasi yang dihimpun, pada Jumat, 8 Juli 2022 sekitar pukul 09.15 WIB tongkang AR 01 mengangkut tiang listrik dan tiang pancang berangkat dari Pelabuhan Gresik. Tongkang ditarik Tag Boat (TB) Baiduri A. 

Kondisi cuaca di perairan Gresik dan Bawean baik. Selama 4 perjalanan atau sekitar pukul 14.37 WIB tiba-tiba cuaca berubah memburuk. Ombak di perairan Pulau Bawean mencapai ketinggian diatas 2 meter. Empasan ombak membuat tongkang AR 01 berguncang keras. Puluhan biji tiang pancang dan tiang listrik yang akan dibawah ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan berjatuhan ke laut. 

Dua anak buah atau kru tongkang yakni Abdul Rahman dan Ririn, kelasi yang terjun bebas ke laut bisa terselematkan. Namun, Mahmud, bernasib sial. Tubuh Mahmud, 32 tahun asal Belawan, Sumatera Utara terjepit kren. Badai ombak yang menewaskan satu kru itu membuat rencana tongkang balik arah. Urung melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Operator TB Baiduri A akhirnya memutuskan sandar di Pulau Bawean serta melakukan evakuasi korban. 

Kasat Polair Polres Gresik AKP Poerlaksono melalui Kanit Gakkum Aiptu Hajar Widagdo dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Korban Mahmud sudah dilakukan visum et Repertum di RSUD Ibnu Sina Gresik. “Keluarga korban membuat surat pernyataan tidak melakukan penuntutan. Karena kejadian akibat musibah ombak,”kata Hajar dikonfirmasi melalui selulernya pada Senin, 11 Juli 2022. (yad)

Disapu Ombak, Tongkang Muatan Tiang Listrik dan Tiang Pancang Tenggelam, 1 Kru Meninggal  Selengkapnya

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK 

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat muslim di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada Minggu, 10 Juli 2022. Hari Raya Idul kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Meski begitu antusiasme masyarakat tetap tinggi. 

Mereka salat berjamaah. Dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik sebanyak seribu lebih jemaah. Di masjid Baitul Islah di Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) di Kecamatan Kebomas dan Masjid Jamik  Alun-alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim bagai lautan manusia untuk salat Idul Adha.

HEWAN KURBAN: Suasana penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Jamik Alun-alun Gresik pada Minggu, 10 Juli 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, imam dan khatib adalah Prof Abd  Rahman Assegaf, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.  Sementara itu, suasana penyembelihan hewan kurban di tengah wabah penyakit PMK berlangsung lancar.  Sebab, sebagian besar, panitia penyembelih hewan kurban memanfaatkan jasa jagal sapi.  Di masjid Jamik Alun-alun Gresik, misalnya. Ada empat jagal yang ikut melakukan penyembelihan hewan kurban. Sehingga, kebersihan tempat dan tata cara dijamin Halal. (yad)

Umat Muslim Antusias Rayakan Hari Raya Idul Adha, Panitia Gunakan Jasa Jagal Hewan Kurban Ditengah Wabah PMK  Selengkapnya

Dokkes Semprot Disinfektan Cegah PMK, Pemdes Dapet Sosialisasi Penyembelihan Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dokter kesehatan (Dokkes) Polres Gresik turun tangan untuk mencegah persebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah hukum Polres Gresik. Diantaranya, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat penampungan hewan kurban di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu, 9 Juli 2022.

”Penyemprotan disinfektan ini sebagai upaya pencegahan PMK di Gresik,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Sabtu, 9 Juli 2022. Penyemprotan disinfektan dilakukan menyeluruh ke setiap sudut kandang agar selalu terjaga kebersihan. Pihaknya juga memantau sejumlah kadang peternakan hewan di Gresik untuk mencegah atau mengetahui sejak dini ternak yang terjangkit PMK. 

“Menjelang Idul Adha, di mana hewan kurban harus kondisi sehat bebas PMK,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

SOSIALISASI PMK : (ki-ka) Danramil Balongpanggang Kapt Inf Erik Tjahya, Camat Balongpanggang Muhammad Amri dan Kades Dapet, Kecamatan Balongpanggang Siswadi dalam sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Idul Adha 1443 H ( Foto: istimewa)

Sementara itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Dapet, Kecamatan Balongpanggang menggelar sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Idul Adha 1443 H ditengah Wabah PMK.Kepala Desa Dapet Siswadi saat membuka acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari rakor Forkopimda Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak  Pemerintah Desa kolaborasi mencegah persebaran wabah PMK. Sebab, pencegahan lebih baik daripada mengobati. 

Siswadi meminta kepada para peternak untuk menjaga kebersihan hewan dan kandang, Pola minumnya ternak harus diperhatikan bila perlu menggunakan air hangat. “Pola makan hewan ternak hendaknya dijaga dan perlu menggunakan makanan yang mempunyai fungsi peningkatan imun dan makanan yang mampu membunuh virus seperti tumbuhan meniran, toga yang dicampur dengan gula aren dan terakhir pemberian vaksin hewan, pungkasnya sembari menjelaskan bagaimana penularan PMK itu terjadi,”kata Siswadi menirukan ucapan Prof Suprapto Ma’at dari Unair Surabaya. 

Sosialisasi dIhadiri Forkopimcam yakni Camat Balongpanggang Muhammad Amri, Danramil Kapten Inf Erik Tjahya dan Kapolsek Balongpanggang AKP  Muhammad Zainudin ini diikuti semua stakeholder di Desa tersebut. (yad)

Dokkes Semprot Disinfektan Cegah PMK, Pemdes Dapet Sosialisasi Penyembelihan Hewan Kurban Selengkapnya

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua 

GRESIK,1minute.id – Merayakan Idul Adha 1443 H, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 423 hewan kurban yang terdiri dari 160 sapi dan 263 kambing senilai Rp4,32 miliar. Penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 138 lokasi, meliputi masjid, yayasan, pondok pesantren, instansi serta pemukiman masyarakat yang berada di sekitar operasional perusahaan SIG. 

Penyaluran hewan kurban dari SIG dilakukan secara bertahap mulai pada Jumat, 1 Juli 2022 hingga hari ini, Sabtu, 9 Juli 2022. Wilayah penyaluran antara lain Gresik dan Tuban (Jatim), Rembang dan Cilacap (Jateng), Narogong (Jabar), Jakarta Selatan (DKI Jakarta), Gading Cempaka (Bengkulu), Padang (Sumbar), Karo (Sumut), Katibung (Lampung Selatan), Dumai (Riau), Pangkep (Sulawesi Selatan), Mamuju (Sulawesi Barat), Balikpapan dan Samarinda (Kalimantan Timur), Banjarmasin Barat (Kalimantan Selatan), Nusaniwe (Ambon), Aceh Besar (Aceh) dan Sorong (Papua Barat).

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk saling berbagi dengan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan. Penyaluran hewan kurban ini juga sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Bantuan ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami atas pencapaian perusahaan selama ini, serta apresiasi kepada masyarakat yang mendukung dan tumbuh bersama SIG. Semoga melalui penyaluran bantuan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki bagi masyarakat atas perusahaan serta senantiasa mendoakan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” kata Edy Saraya.

Menurutnya bantuan hewan kurban yang disalurkan oleh SIG melibatkan UMKM peternak lokal dengan harapan mampu meningkatkan ekonomi UMKM. “Kami memastikan seluruh hewan kurban telah melalui serangkaian tes kesehatan sehingga aman untuk di konsumsi. SIG juga memastikan hewan kurban tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga tepat sasaran,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidorukun, Kabupaten Gresik Djuli Aspug, berterima kasih dengan adanya bantuan hewan kurban berupa sapi untuk masyarakat desanya. Menurutnya, SIG rutin memberikan bantunan hewan kurban setiap Iduladha di desanya. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, dan akan melakukan penyembelihan di Balai Desa Sidorukun Gresik untuk dibagikan kepada 60 kepala keluarga,”ujarnya. 

Selain pemberian hewan kurban, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan di desa Sidorukun Gresik. “Semoga SIG terus berkembang, dan memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat seperti selama ini,” kata Djuli Aspug. (yad)

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua  Selengkapnya

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan

GRESIK,1minute.id – Pelaksanaan ibadah haji 1443 hijriah atau 2022 Masehi memasuki fase puncak, wukuf di Arafah. Sebanyak 1 juta lebih jemaah berkumpul di Padang Arafah. Menteri Agama (Menang) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tahun ini ada 51 jemaah yang dibadalhajikan dan 136 jemaah yang disafariwukufkan.

“Sesuai komitmen pemerintah, semua jemaah haji yang berhalangan, harus dibadalhajikan atau disafariwukufkan,”terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Arafah dilansir dari kemenag.go.id padaJumat, 8 Juli 2022.

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Haji Alam Agoga Hasibuan menambahkan 51 jemaah yang dibadalhajikan terdiri atas 29 badal haji karena wafat, 22 jemaah dibadalhajikan karena sakit berat. Mereka yang sakit berat ini 10 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 12 dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

“Untuk jemaah safari wukuf, sebanyak 31 jemaah disafariwukufkan dengan berbaring di bus, 104 jemaah dengan posisi duduk di bus, dan ada 1 jemaah yang disafariwukufkan oleh pihak Rumah Sakit Arab Saudi,”terangnya.

Alam menjelaskan, proses safariwukuf menggunakan 10 bus dan satu bus cadangan. Selain tim kesehatan, setiap bus ditugaskan seorang khatib dan dua pembimbing ibadah. “Nantinya di bus akan dilakukan proses safari wukuf, mulai dari khutbah wukuf hingga salat jamak qashar Zuhur dan Asar, serta talbiyah, zikir, dan doa,” jelas Alam.

Kasi Bimbingan Ibadah Haji, Daker Makkah Anshor menambahkan, ada 30 tim safari wukuf dan sejumlah tim medis dari KKHI Daker Makkah yang diterjunkan. Mereka antara lain bertugas mulai dari membimbing niat thaharah/bersuci jemaah, termasuk tayammum. Tim Kesehatan KKHI juga membantu wudlu jemaah uzur. Bagi jemaah yang tidak bisa berwudlu, mereka dibantu bisa bertayamum.

“Tim KKHI juga membantu jemaah mengenakan pakaian ihram, baik untuk laki laki atau perempuan,” jelas Anshor. Sementara tim bimbingan ibadah, mereka membantu melafalkan doa berihram, membimbing melafalkan niat salat sunnah ihram, membimbing niat haji, serta membimbing talbiyah sampai memasuki Arafah.

“Di setiap bus, ada petugas yang membacakan khutbah wuquf dan imam salat jamak qashar Zuhur dan Asar,”ujar Anshor. “Mereka juga membimbing jemaah uzur untuk memperbanyak talbiyah, zikir, dan doa selama berada di Arafah,”tambahnya. Anshor menambahkan, proses safari wukuf, sejak keberangkatan dari KKHI menuju Arafah, lalu kembali ke KKHI ditargetkan berlangsung maksimal tiga jam. (yad)

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan Selengkapnya

Petugas Perketat Perbatasan Cegah Hewan Kurban Tanpa SKKH Masuk Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melarang hewan kurban tanpa SKKH dari luar Kabupaten/kota masuk Gresik. Namun, sejumlah pedagang  mokong. Setelah tiga pilar di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. 

Kini, giliran petugas gabungan dari Koramil 0817/03, Polsek Kedamean dan petugas UPT Dinas Pertanian Gresik mengamankan truk dan pikap tertangkap basah mengangkut hewan kurban masuk ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka ditengari melakukan kucing-kucing dengan petugas di Pos Pam PMK Legundi, Kecamatan Driyorejo. 

Kendaraan pengangkut hewan kurban dari luar Gresik diperkirakan semakin banyak karena Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah semakin dekat. Menghitung hari. Akan tetapi, tiga pilar yang terdiri dari TNI, Polri dan Dinas Pertanian Gresik semakin rajin melakukan penyekatan. Tujuan, menahan laju persebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)

Setiap kendaraan yang dicurigai mengangkut hewan kurban dihentikan. Semua dokumen antara lain surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dipelototi untuk memastikan secara langsung kondisi  kesehatan hewan  yang ada didalam kendaraan.

Babinsa Koramil 0817/03 Kedamean Pelda Didik bersama Aiptu Munif serta Mustajab dari UPT Pertanian Wringinanom, memastikan secara langsung kondisi  kesehatan hewan  yang ada didalam kendaraan serta memeriksa SKKH. “Kami yang berada di Pos Pam PMK akan bersikap tegas tetapi tetap mengarahkan secara sopan dan humanis, hal ini bertujuan tidak adanya hewan yang masuk di Gresik dalam kondisi terpapar penyakit PMK,”kata Pelda Didik.

Selama di Pos Pam PMK, petugas konsentrasi untuk memantau setiap kendaraan yang membawa hewan ternak. “Memang kondisi masyarakat saat ini berharap bisa menjual hewan ternaknya diberbagai tempat, tetapi kami harap tetap mengikuti ketetapan yang sudah ada, saya harap himbauan yang kami sampaikan dapat diterima oleh masyarakat, kalaupun ada yang membandel tetap kita arahkan balik kanan,”katanya. (yad)

Petugas Perketat Perbatasan Cegah Hewan Kurban Tanpa SKKH Masuk Gresik Selengkapnya