GRESIK,1minute.id – Petugas pemadam kebakaran (damkar) dari Gresik, Surabaya dan Lamongan masih terus berusaha menjinakkan amuk si jago merah yang melahap pabrik pengeringan kayu, UD Karya Mandiri. Polisi masih belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran di pabrik pengeringan kayu berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu.
“Ini masih terus dilakukan pemadaman,”kata Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jati Negara di konfirmasi 1minute.id pada Rabu, 13 Oktober 2021. Akan tetapi, imbuh mantan Kapolsek Kedamean itu, dugaan awal kebakaran akibat korsleting. “Nanti kepastian menunggu tim labfor setelah api sudah padam,”imbuh Jati Negara. Sekitar pukul 09.30, polisi mendapatkan kabar adanya kebakaran di pabrik pengeringan kayu, UD Karya Mandiri itu. Diperkirakan api mulai membesar pukul 09.00.
Ratusan bahkan ribuan kubik kayu berbagai jenis mulai pinus, sengon , merbahu menjadi arang. Petugas damkar kewalahan. Sebab, kondisi kayu sudah kering sehingga mudah terbakar. Ditambah distribusi air yang kurang lancar membuat petugas damkar kesulitan untuk memadamkan api.
Dalam pantauan 1minute.id, terlihat sejumlah truk tangki air berjajar di depan pabrik yang terbakar. Polisi lalu lintas mengatur jalan untuk mencegah terjadinya kemacetan lalu. Pasalnya, UD Karya Mandiri berlokasi di dekat jalan raya sehingga membuat masyarakat maupun pengendara yang sedang melintas mengurangi kecepatan. Sebagian lainnya berhenti untuk melihat kebakaran. “Kami minta bantuan truk tangki air untuk stand by di dekat lokasi. Harapannya, suplai air bisa lancar,”kata Jati Negara.
Menurut saksi mata kebakaran bermula dari bagian kedi atau oven pengeringan kayu. Ada sepuluh oven di pabrik pengeringan kayu itu. Kedi-1 lokasinya sebalah barat. (yad)
GRESIK,1minute.id – Jasa pengeringan kayu, UD Karya Mandiri terbakar. Ratusan kubik kayu hangus. Ribuan kubik kayu menjadi arang. Kebakaran diketahui mulai pukul 09.00. Hingga pukul 14.30 petugas pemadam kebakaran (damkar) belum bisa menguasai amuk si jago merah di berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu.
Ratusan bahkan ribuan kubik kayu berbagai jenis hangus diamuk si jago merah. Nasrukan, salah satu pekerja di pabrik pengeringan kayu, UD Karya Mandiri menceritakan sekitar pukul 09.00 melihat percikan api di bagian kedi atau oven pengeringan kayu -1 memercikkan api. Dalam hitungan detik percikan api berubah menjadi bara api. “Api langsung membesar,”kata Nasrukan yang terlihat basah kuyup karena kena air.
Lidah api semakin membesar. Ia bersama sejumlah pekerja lainnya berusaha memadamkan api menggunakan APAR (alat pemadam api ringan). Namun, usaha sia-sia. Api semakin membesar. Melihat kondisi api semakin liar petugas keamanan pabrik menghubungi pemadam kebakaran. Ada tiga tim Damkar yang tiba di lokasi kejadian. Kali pertama Damkar Pemkab Gresik yang dipimpin langsung oleh Kasi Damkar Gresik Eka Prapagasta Widya Darma. Selang beberapa menit kemudian Damkar Surabaya dan Lamongan tiba di lokasi.
KOBONGAN: petugas damkar ketika melakukan upaya pemadam kebakaran di pabrik pengeringan kayu di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Rabu, 13 Oktober 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Mereka berpencar untuk melakukan pemadaman. Sebab, lidah api sudah menjilat di sejumlah bagian. Bagian tempat penyimpanan bahan baku dan bagian lainnya. Bagian atap gudang penyimpanan berada di sisi selatan dari aluminium ambruk tidak kuat menahan panas. Tumpukan kayu membara. Sebagian menjadi arang. Lalu, api merambat di bagian luar sebelah utara. Di bagian ini terdapat tumpukan kayu yang siap untuk dikeringkan. Ada kayu sengon, bengkirai, pinus, merbahu dan lainnya.
Terik matahari membuat tumpukan kayu itu semakin mudah terbakar. Asap hitam menyembul ke angkasa hingga ketinggian 25 meter. Asap hitam itu bisa terlihat hingga depan kantor Kejaksaan Negeri Gresik di Jalan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas.
Abdul Mukhid, koordinator Tagana (Taruna Tanggap Bencana) Jawa Timur terlihat ikut membantu petugas damkar untuk memadamkan amuk si jago merah. Tiba-tiba terdengar suara air habis dari handytalky petugas. Petugas pun mundur. Menunggu suplai air. Api yang semula mulai dikuasai semakin membara.
Kasi Damkar Gresik Eka Prapagasta Widya Darma ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya kesulitan mendapatkan suplai air. “Suplai air menjadi kendala sehingga kami kesulitan memadamkan api,”kata Eka ditemui di lokasi kebakaran. Dalam pantauan 1minute.id, pabrik pengeringan kayu ini memiliki sepuluh oven. Semuanya dalam kondisi penuh kayu yang sudah kering. Hingga pukul 14.30, petugas damkar masih bisa melokalisir amuk si jago merah agar tidak merambat ke kedi/oven lainnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Sosial dan tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Gresik dalam mengentas kemiskinan mendapatkan apresiasi dari Pemprov Maluku, Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan, Pemprov Maluku mengutus sebelas orang dari lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menimbah ilmu ke Gresik.
Rombongan disambut oleh Plt Kadinsos GresikMahfud Ahmadi dan Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Gresik Lestari Widodo. Pertemuan dilakukan di ruang rapat Dinsos Gresik berada di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Pertemuan terasa gayeng.
Ketua Tim Pemprov Maluku dipimpin Kabag Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Maluku Usman Manidja’a menyatakan, kunjungan kerja ke Dinsos Gresik atas rekomendasi dari Kementerian Sosial. “Kunjungan ini dalam rangka menggali potensi dan inovasi pengurangan angka kemiskinan melalui pengendalian bantuan sosial (Bansos) PKH,”kata Usman.
“Kami ingin belajar, mengetahui resep dan menggali inovasi Kabupaten Gresik bisa meraih berbagai penghargaan tingkat nasional,”imbuhnya. Sementara Plt Kepala Dinsos Gresik Mahfud Ahmadi melalui Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Gresik Lestari Widodo mengatakan, pendamping PKH di Gresik dalam mengembangkan inovasi sesuai potensi dan kearifan lokal masing-masing wilayah binaan.
“Inovasi tersebut didasarkan atas kepedulian SDM PKH dengan adanya jerat rentenir, potensi-potensi kelompok, dan itu semua termasuk wujud nyata atau hasil dari edukasi P2K2/FDS dalam Modul Ekonomi,”kata Widodo. P2K2/FDS (Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga/Family Development Session) yang juga dikenal KPM dengan istilah ‘Sekolah PKH’, adalah kegiatan wajib untuk diikuti seluruh penerima bansos PKH.
P2K2/FDS merupakan komponen penting dari PKH yang memperkaya aspek jangkauan/ outreach program dengan mengajarkan para penerima manfaat tentang keterampilan hidup yang penting seperti cara meningkatkan nutrisi, kesehatan dan cara mengasuh anak serta pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih baik, serta pentingnya kesejahteraan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas berat.
Widodo menyebut, kunci kesuksesan inovasi dan penggalian potensi tidak lain adalah sinergi dan kekompakan seluruh SDM PKH dalam mensukseskan Program Nawa Karsa yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam rangka satu langkah bergerak mengurangi angka kemiskinan.
“Kunci suksesnya adalah bisa bersinergi dengan Program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam rangka satu langkah bergerak mengurangi angka kemiskinan di Gresik, kemudian merubah pola pikir atau mindset, kompak dalam tim, bersinergi, dan berinovasi adalah kata kuncinya,”tuturnya.
Dijelaskan, wujud nyata dari edukasi dan inovasi pemberdayaan pendamping PKH Gresik salah satunya adalah terbentuknya koperasi bagi kelompok-kelompok binaan sosial di salah satu kecamatan Balongpanggang. “Salah satu inovasi pemberdayaan terbentuknya koperasi KPPS di Balongpanggang,”ungkap Widodo.
Pihaknya juga menjalin kerjasama dengan pemangku kebijakan dari berbagai sektor untuk menggali potensi berbagai program yang bisa dimanfaatkan oleh keluarga penerima manfaat (KPM). Seperti program Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM), program beasiswa pendidikan, maupun program lainnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Satu lagi destinasi wisata hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Destinasi itu bernama Kebun Pak Inggih (KPI). Lokasinya di samping destinasi wisata Selo Tirta Giri (Setigi).
Destinasi KPI dan Setigi ini milik pemerintah desa (Pemdes) Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Destinasi wisata anyar itu dilengkapi dengan Monumen Ratu Agro yang diresmikan pada Selasa, 12 Oktober 2021. “Dibangunnya Monumen Ratu Agro ini memiliki tujuan agar nantinya para pengunjung mudah mengingat agrowisata KPI (Kebun Pak Inggih),”ujar Kepala Desa (Kades) Sekapuk Abdul Halim saat meresmikan monumen bersama seluruh perangkat desa, BPD, Bumdes, PKK, RT/RW, Pokdarwis dan Karang Taruna itu.
Ratu Agro, kata Abdul Halim, adalah Ratu yakni wanita yang memimpin atau istri pemimpin. Namun maksud di sini dengan harapan wisata ini bisa menyajikan kecantikan tata ruang, dan keanggunan taman yang tertata rapi agar pengunjung lebih santai.
“Sedangkan, Agro memiliki arti tanah, dengan harapan agar semangat masyarakat dan pengunjung membuat tanah yang kami bangun ini bisa lebih produktif dan lebih bermanfaat dari sebelumnya,”ungkap AHA-julukan-Abdul Halim. Ia menjelaskan, makna detail bangunan dari Monumen Ratu Agro. Ada anak tangga yang berjumlah sebelas (sewelas), menggambarkan setiap menapaki langkah untuk naik harus dapat ‘welasan’ (izin/ dukungan) dari lingkungan dan dari yang Maha Berkehendak.
Sedangkan tiga titik surya di monumen Ratu Agro terdapat bergambar Trisula yang bermakna sebagai pengingat kita bersama. Trisula yakni sebuah tombak bermata tiga, yang maksudnya adalah bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu.Sekaligus tiga sifat penting yang harus diterapkan untuk menjalani proses, yaitu: benar, lurus, dan jujur.
Tugu utama dengan jumlah 9 tingkat/pilar untuk mengingatkan jika tlatah ini berada di kawasan dakwah 9 wali (wali songo).Tugu 4 yang mengelilingi dan satu tugu utama ( berjumlah 5 tugu ) menggambarkan 4 arah mata angin, sehingga kita bisa melangkah dengan tepat dan tidak lupa dengan kiblat.
“Jumlah lima tugu itu mengingatkan 5 waktu dengan keutamaan salat subuh, bumi seisinya akan diserahkan untuk kita yang menunaikan,” jlentreh Kades yang berhasil mengubah Desa Tertinggal menjadi Desa Miliarder ini.
Sementara air mancur kelopak bunga dengan tujuh (pitu) tumpuk itu untuk mengingatkan sehebat apapun diri kita masih butuh pitulung, pitutur, pituduh, serta sumber itu adalah pemberian yang Kuasa, kapan pun bisa melimpah dan sebaliknya. Mengingat area KPI dulunya dikenal tidak ada sumber, bahkan dulunya ada perkampungan sampai pindah, sebab hilangnya sumber air.
Dari simbol tersebut, kita ingatkan kebesaran-Nya dan bersyukur kita punya 7 panutan dalam memahami kebenaran, yakni Rasul beserta empat sahabatnya Abubakar, Umar, Usman, Ali dan empat Mahzab Imam Syafii, Maliki, Hambali, dan Hanafi serta adanya waktu 7 hari, langit 7 lapis, bumi 7 lapis, dan air 7 warna. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Gresik menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Fandi Akhmad Yani berpesan agar dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, diisi dengan kegiatan yang positif dan tentu saja harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan dalam rangka ikhtiar besar kita bersama untuk menjaga kesehatan. “Kuncinya adalah kesehatan, karena kesehatan adalah modal awal kita untuk melakukan ibadah,”ujar GusYani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Momen Maulid Nabi, imbuhnya, merupakan pengingat bagi kita, untuk terus menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan. Selain itu, juga untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah seraya tetap berusaha dan bersabar dalam menghadapi segala ujian. “Pandemi Covid-19 sejatinya juga merupakan ujian sekaligus peringatan bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri Ketua PC Muslimat NU Gresik Hj. Nafiatus Saadah dan undangan Muslimat NU se-Kabupaten Gresik dengan penceramah Hj. Nurul Abidah itu.
Gus Yani kembali mengingatkan kembali tentang kondisi pandemi Covid-19 sekitar 2 bulan yang lalu. Dimana setiap hari ada saudara-saudara kita yang terinfeksi Covid-19, hingga hampir setiap hari ada berita duka. “Mudah-mudahan kita bisa benar-benar menjaga dan mendukung, karena disiplin protokol kesehatan adalah kunci keselamatan bersama dalam menghadapi pandemi. Sehingga pandemi bisa terus mereda dan Covid-19 hilang dari sekitar kita,”sambungnya.
Dalam kesempatan ini,Gus Yani, menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dimana acara ini merupakan bentuk kecintaan kita terhadap Nabi Besar Muhammad SAW. (yad)
GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Manyar, Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021. Pabrik pemurnian tembaga dan emas dibangun dengan investasi USD 4 miliar atau setara Rp 42 triliun diatas lahan seluas 100 hektare.
Presiden Jokowi menyebutkan, untuk pembangunan pabrik pemurnian tembaga ini akan menyerap 40 ribu tenaga kerja. Belum nanti pabrik peleburan dan pemurnian tembaga ini beroperasi. “Menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan ini gol yang penting bagi rakyat dan tentu saja membuat bangsa kita semakin Mandiri semakin maju,”ujar Jokowi yang dikutip melalui saluran YouTube Biro Pers,Media dan Informasi
Sekretariat Negara pada Selasa, 12 Oktober 2021. Smelter yang dibangun oleh PT Freeport Indonesia ini mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun dan 480 ribu ton logam tembaga. “Saya dapat laporan smelter yang akan dibangun ini dengan desain single line ini terbesar di dunia, karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun,”kata Presiden Jokowi.
Presiden menalogikan 1,7 juta ton konsentrat tembaga itu bila diangkut dengan truk kapasitas muatan 3-4 ton akan berjajar 600 ribuan unit truk di KEK Gresik. “Coba bayangkan,”selorohnya. Potensi kekayaan sumber daya alamtersebut, ujar Presiden, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi Indonesia, bagi kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai kita memilki tambang,konsentrat, hilirisasinya ada di negara lain, seperti tadi disampaikan pak Menteri ada di Spanyol, ada di Jepang, nilai tambahnya berarti yang menikmati mereka. Inilah kenapa smelter yaitu di provinsi Jawa Timur karena itu pemerintah sebuah kebijakan strategis,”ujar Presiden Jokowi.
KUNKER PRESIDEN: (ki-ka) Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Joko Widodo dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK, Manyar, Gresik pada Selasa, 12 Oktober 2021 ( foto : ist )
Hilirisasi hasil industri dilakukan dengan harapan Indonesia menaikkan pendapatan negara. “Ini memperkuat hilirisasi industri akan perintah satu per satu perusahaan apapun, swasta maupun BUMN yang berkaitan dengan tambang Minerba untuk masuk ke hilirisasi agar komoditas kita lebih tinggi nilainya tidak kirim dalam bentuk material memberikan nilai tambah bagi negara,”ujar Presiden Jokowi.
Groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK Gresik dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Arifin Tasrif , Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan setelah pemerintah Indonesia menguasai 51 persen saham PT Freeport Indonesia, kinerja, inovasi dan transformasi terus berlangsung. Pertumbuhan pendapatan Freeport mengalami kenaikan 100 persen dibanding tahun lalu. Pada 2020 pendapatan Freeport Rp 50 triliun, tahun ini, kata Erick Thohir, diestimasikan menjadi Rp 105 triliun. Keuntungan bersih pada 2020 Rp 10 triliun, pada tahun ini diestimasikan menjadi Rp 40 triliun. “Pertumbuhan itu karena harga copper naik dan terus dilakukan efisiensi,”kata Erick Thohir. (yad)
GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 12 Oktober 2021. Kunjungan Jokowi akan mendapatkan pengamanan ketat dari TNI-Polri. Sebanyak 1.600 personel disiagakan untuk pengamanan R.I-1 itu.
Ribuan personel gabungan dari TNI-Polri untuk pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo melakukan apel di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 11 Oktober 2021. Gelar apel pasukan gabungan tersebut dilaksanakan dalam rangka pengecekan dan pemberian tugas serta tanggungjawab, agar dalam pelaksanaan tugas pengamanan semua pasukan bisa dijalankan secara maksimal.
Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, gabungan personel pengamanan di tiga titik lokasi tersebut terdiri dari Kodim Sidoarjo, Kodim Surabaya Selatan dan Utara, Satlantas Polres Sidoarjo, Satlantas Polres Surabaya, Satlantas Polres Gresik, Dalmas Polres Gresik, Yon Arhanud 8 Sidoarjo. “Pengamanan sudah disiapkan sesuai dengan prosedur dan hasil rakor Pam VVIP, pasukan diterjunkan untuk pengamanan,”katanya.
Dalam kunjungan kerja Presiden Jokowi kali ini, TNI-Polri menurunkan sebanyak 1600 personel untuk mengamankan di tiga titik sepanjang rute Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo menuju Gresik. “Untuk total kurang lebih 1600 personel dan dibagi tiga titik, meliputi di jalur yang dilewati Presiden, lokasi yang dituju Presiden, dan sisanya di bandara Juanda,”ungkapnya.
Letkol Inf Taufik menjelaskan bahwa kunjungan Presiden RI merupakan hal biasa. Kendati demikian, seluruh pasukan yang diterjunkan untuk pengamanan harus memahami tugas dan tanggungjawab di masing-masing sasaran.”Pahami sesuai tugas dan tanggung jawabnya di sasaran masing-masing karena kegiatan kunjungan Presiden RI sudah hal biasa sehingga tetap utamakan protokol kesehatan Covid-19,”tandasnya.
Hadir dalam pelaksanaan apel, Asops Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Andy Mustafa Akad, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail selaku Komandan Apel, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Aziz, serta para Dansub Satgas Pamwil dan serta prajurit yang terlibat dalam pengamanan VVIP.
Informasi yang dihimpun 1minute.id, Presiden Joko Widodo akan melaksanakan kunjungan kerja ke Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar. Kawasan industri terintegrasi di Gresik itu akan ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). (yad)
GRESIK,1minute.id – Menjelang bergulirnya Liga 3 Zona Jawa Timur skuad Gresik United melakukan pemusatan latihan di Pantai Utara Gresik. Selama lima hari, mulai Minggu, 10 Oktober 2021, Laskar Joko Samudro digebleng fisik dan teknik. Yellow Power digembleng fisik habis-habisan. ”Tiap pagi kami akan adakan latihan fisik di pantai,” jelas Pelatih Gresik United Subangkit dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Senin, 11 Oktober 2021.
Dia mengatakan pemusatan latihan ini sangat penting. Selain ingin mencapai fisik yang prima dan bisa bermain full selama 90 menit dalam pertandingan, para pemain juga akan dibekali materi taktikal. ”Jadi tiap hari akan ada diskusi soal taktik, sorenya bakal diterapkan di lapangan,”ungkapnya.
Subangkit berharap dalam waktu lima hari, pemain bisa menerapkan apa yang diinginkan olehnya di kompetisi nanti. Agar target untuk lolos Liga 2 bisa tercapai. ”Waktu sudah sangat mepet. Saya berharap pemain bisa berkembang setelah dari pemusatan latihan ini,” tegasnya.
Selain lewat pemusatan latihan, imbuh pelatih asal Pasuruan itu berharap kekompakan pemain terjaga. Para pemain baru yang bisa cepat beradaptasi. ”Dengan suasana baru, mereka bisa saling mengenal satu sama lain. Agar lebih kompak lagi,”paparnya.
Nah, nanti sebanyak 28 pemain yang ikut pemusatan latihan juga akan mendapat satu laga uji coba. Tepatnya pada Kamis, 14 Oktober 2021. ”Di uji coba itu saya juga melihat apa kekurangan tim. Langsung diperbaiki agar Gresik United tidak punya kelemahan lagi saat bertanding di kompetisi nanti,”jelasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi umat muslim yang memiliki niat untuk ibadah umrah. Kementerian Agama (Kemenag) mendapatkan lampu hijau dari kerajaan Arab Saudi untuk pelaksanaan umrah.
Bagaimana kesiapan kantor Kemenag Gresik? Kepala Kemenag Gresik Markus menyatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk kabar mekanisme atau petunjuk pelaksanaan pemberangkatan dari perintah pusat tentang pelaksanaan umrah di masa pandemi Covid-19.
“Iya kemarin Kementerian RI sudah melakukan pertemuan dengan Dubes Arab Saudi tentang umrah. Tentunya hal ini baik untuk kita semua yang akan melakukan ibadah umrah,”kata Markus kepada wartawan pada Senin, 11 Oktober 2021.
Markus menjelaskan, tugas Kemenag Gresikdalam hal ini hanya memberikan rekomendasi pembuatan paspor saja. Adapun terkait jumlah jamaah ada di travel umrah masing-masing. “Kemenag Gresik hanya membuat rekomendasi pembuatan paspor saja,”tegasnya.
Pihaknya berharap agar kabar mekanisme pelaksanaan pemberangkatan jamaah umrahsegera disosialisasikan. Harapannya, jamaah umrah khususnya dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik segera mempersiapkan diri untuk melaksanan ibadah umrah ke tanah suci. “Mudah-mudahan kabar baik ini bisa terselenggara, sehingga umat Islam di Gresik khususnya di Indonesia bisa melaksanakan ibadah umrah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Fasilitas kesehatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin lengkap. Kini, warga Gresik memiliki rumah sakit Islam. Namanya, Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih (RSI NAP). Rumah sakit tipe C inilokasinya di Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Peresmian rumah dulunya bernama Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nyai Ageng Pinatih itu dilakukan oleh Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Muhammad pada Sabtu, 9 Oktober 2021.
Sejumlah tokoh Nahdliyin hadir dalam peresmian gedung dan pergantian nama rumah sakit tersebut. Diantaranya, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar , Pemangku pondok pesantren (Ponpes) Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo KH Agoes Ali Masyhuri dan KH Muchtar Djamil serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Menurut Muhammad Nuh, perubahan nama dari RSIA menjadi RSI NAP itu dimaksudkan untuk meningkatkan cakupan dan kualitas layanankesehatan kepada masyarakat sekaligus tempat pembelajaran bagi mahasiswa kedokteran dan kesehatan, khususnya bagi mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
“Kami akan memperluas cakupan layanan dan kualitas kesehatan dan karenannya kamitingkatkan dari Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSIA) menjadi Rumah Sakit Umum tipe C, dengan kapasitas 107 tempat tidur. Layanannya kami perluas dan kualitas kami tingkatkan,”kata M.Nuh.
Sejak 19 Oktober 2019 RSIA Nyai Ageng Pinatih secara resmi bergabung dengan Yarsis. Penggabungan RSIA Nyai Ageng Pinatih Gresik ke dalam Yarsis Bersama-sama RSIS A.Yani dan RSIS Jemursari dan Unusa dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dan berbagi sumberdaya, dengan harapan mampu memberikan layanan maksimal kepada masyarakat Gresik dan sekitar.
Dengan berbekal pengalaman dan sumberdaya yang dimiliki, melalui kerjasama dengan PCNU, Muslimat, akan terus mengembangkan Rumah Sakit di beberapa daerah. Ini semua dilakukan karena layanan kesehatan masih sangat terbatas dan harus ditingkatkan. Layanan kesehatan masih sangat terbatas dan harus ditingkatkan.
Pihaknya berupaya terus mengembangkan rumah sakit di beberapa daerah melalui skema kerjasama dengan PCNU-Muslimat, sekaligus kita dedikasikan dalam rangka 100 tahun Nahdlatul Ulama. RSI NAP berdiri diatas lahan seluas 3 ribu meter persegi (m²) ini mengusung konsep Small in Modernity (Kecil namun modern).
Kamar Operasi misalnya, menggunakan kamar operasi berbasis MOT (Modular Operating Theater) dengan dual pressure, bisa memilih yang bertekanan negative atau positif. Ini sangat dibutuhkan, khususnya saat Pandemi Covid.
“Kami bertekad untuk meningkatkan modernitas tersebut melalui kualitas infrastruktur, alat kesehatan, sistem informasi dan layanan, serta kualitas para dokter, tenaga kesehatan dan tenaga pendukung lainnya,”kata mantan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) itu. Untuk diketahui pembangunan gedung baru (empat lantai) ini dilakukan selama satu tahun sejak peletakan batu pertama (ground breaking) pada 18 Okober 2020.
Disamping melayani layanan kesehatan bagi masyarakat, RSI NAP ini juga sebagai tempat pembelajaran bagi mahasiswa Unusa, khususnya mahasiswa Kedokteran dan Kesehatan. Di kamar Operasi misalnya, dilengkapi dengan peralatan yang memungkinkan mahasiswa Unusa yang berada di Surabaya bisa mengikuti secara langsung proses operasi yang sedang di lakukan di RSI Nyal Ageng Pinatih. Demikian juga mahasiswa di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang lain.
DIALOG : Bupati Gresik Fandi Akhmad, Sekda Gresik Washil Miftachul Rachman dan Direktur RSI NAP drg A.Zayadi di peresmian gedung pada Sabtu, 9 Oktober 2021
Intinya, Rumah Sakit yang kami bangun, tidak hanya untuk layanan kesehatan, tetapi sekaligus sebagai saranan pembelajaran. Diantara alat-alat canggih yang frekuensi penggunaannya paling tinggi adalah Ultrasonografi (USG) 4 Dimensi. Sama seperti USG 2 dimensi atau 3 dimensi, dengan USG 4 dimensi ini dapat menampilkan kondisi kehamilan, mulai dari keadaan rahim, wujud janin, hingga gangguan yang terjadi didalam kandungan.
“Kami berharap, kehadiran RSI Nyai Ageng Pinatih bisa menjadi kebanggaan masyarakat Gresik-sekitarnya, khususnya warga Nahdliyin, sekaligus sebagai ikhtiar untuk merawat dan mengembangkan warisan para sesepuh NU yang telah merintisnya sejak 1970-an,”harap mantan Ketua Dewan Pers ini.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas berbagai pihak dalam hal kemaslahatan umat. “Di era pandemi Covid-19 ini kita mampu berdiri bersama-sama, kekompakan, sinergitas, kolaborasi yang tinggi sehingga Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih ini bisa berdiri,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Bupati Yani juga berpesan kepada seluruh MWC di Kabupaten Gresik untuk bergeser dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. “Saya berharap MWC memiliki klinik- klinik kecil yang bisa bersinergi dengan Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih,” harapnya.
Sebab, menurutnya, yang harus dikedepankan di era pandemi saat ini adalah pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. “Mudah-mudahan ini bisa segera diawali. Di MWC Kebomas, dan untuk Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih semoga bisa bermanfaat kepada masyarakat,”harap Bupati Yani.
Senada dengan Bupati Yani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Ashta Triyono, pentingnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa perkembangan kebutuhan layanan dunia kesehatan butuh rumah sakit yang berkualitas, cepat, tepat dan akurat. “Dengan adanya rumah sakit yang memanfaatkan teknologi, cepat dan tepat merupakan nilai tambah sehingga nantinya bisa menambah derajat kesehatan masyarakat,”ungkapnya.
Selepas prosesi sambutan dan penandatanganan prasasti, Bupati Yani dan undangan keliling Rumah Sakit untuk melihat sarana prasarana dan fasilitas yang ada. Diawali masuk ruang ICU. Bupati Fandi Akhmad Yani, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Syuriah PBNU KH. Ali Agus Masyhuri, Ketua PWNU Jatim KH. Marzuki Mustamar, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil, Plt Kadinkes Gresik Mukhibatul Khusnah, Camat Gresik Agung Endro serta Direktu RSI NAP drg Ach Zayadi. (yad)